Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 6458

Jalan Batuaji Perlahan Dibuka Jadi Lima Lajur

0
Aspal Jalan Dalil Harahap 5 scaled e1668655165758
Pengaspalan di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batujai, Rabu (16/8). Pelebaran jalan di Tanjunguncang, Batuaji terus digesa. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemko Batam melanjutkan proyek pelebaran jalan ke Jalan R Suprapto Batuaji. Sebelumnya Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang mulai dari Simpang Basecamp hingga depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah telah dibuka jadi jalan lima lajur.

Pantauan di lapangan, pelabaran Jalan R Suprapto sudah berjalan dan pengerjaan sudah mendekati bagian depan pasar Melayu, Batuaji. Pinggiran jalan yang semula row jalan telah dikeruk semuanya. Alat berat dan pekerja tengah sibuk dengan proyek pelebaran jalan tersebut.

Baca Juga: Sehari, 1000 Orang Tiba di Batam

Informasi yang didapat, pelabaran akses jalan untuk jalan lima lajur di Jalan R Suprapto ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama ini sampai di depan Pasar Melayu dari simpang Basecamp.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi, sebelumnya mengakui, pemko komit dengan pembangunan infrastruktur jalan di Batuaji dan Sagulung sepanjang tahun 2022 ini. Dua persimpangan yakni simpang Barelang dan Basecamp sudah hampir rampung ditata. Akses jalan dua persimpangan itu sudah dilebarkan dan ditengah bundaran akan dibangun tugu air mancur.

“Kita tata infrastruktur jalan ini untuk menopang perekonomian masyarakat. Kalau kota sudah tertata dengan baik tentu wisatawan akan berdatangan. Itu bagus untuk kita di Batam ini,” ujar Rudi beberapa waktu lalu di Batuaji.

Baca Juga: Pengirim PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Kabil Ditangkap

Masyarakat Batuaji dan Sagulung mengapresiasi proyek peningkatan akses jalan tersebut. Masyarakat berharap agar pengerjaan proyek penataan akses jalan ini berjalan dengan baik dan tepat waktu.

“Sudah bagus dengan yang sudah dikerjakan selama ini. Semoga semuanya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kita sebagai masyarakat apresiasi dengan komitmen Pemko Batam ini,” ujar Ahmad Taufan, warga Batuaji.

Diakui warga, semenjak dua persimpangan (simpang Basecamp dan simpang Barelang) ditata, perwajahan di Batuaji dan Sagulung mulai tampak lebih baik. Arus lalulintas juga mulai berjalan lancar. Simpang Barelang misalkan sudah mengurangi tingkat kemacetan di jam sibuk sebab ruas jalan telah dilebarkan. Bundaran dan tugu air mancur dinantikan masyarakat agar persimpangan itu lebih indah lagi. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Peran Baru Lewandowksi, Ditempatkan di Belakang Nomor 9

0
Robert Lewandowski mengusung peran berbeda saat membela Polandia di Piala Dunia 2022. (GEOFF CADDICK/AFP )

batampos – Turnamen mayor bisa mengubah wajah Robert Lewandowski. Dari bomber ganas di level klub berubah bak peluru kosong begitu memperkuat timnas Polandia.

Dua kali turun di Euro (2016 dan 2020), striker yang akrab disapa Lewy itu hanya mampu mengoleksi dua gol.

Begitu pula halnya ketika membela Orly atau Si Elang –julukan timnas Polandia– di Piala Dunia 2018. Pemain terbaik dunia sekaligus peraih Sepatu Emas Eropa dua edisi terakhir itu pulang dari Rusia dengan mandul.

Baca Juga: Daftar Skuad Grup G Piala Dunia 2022: Brasil, Kamerun, Serbia, Swiss

Tahun ini Lewy kembali berkesempatan menjalani turnamen mayor, Piala Dunia Qatar. Seolah berkaca dari cerita sebelumnya, striker 34 tahun tersebut mengaku akan mengubah perannya dalam permainan Orly.

Bukan lagi sebagai target man seperti peran bersama Bayern Munchen dan FC Barcelona. Melainkan peran yang lebih banyak terlibat dalam permainan.

Dalam beberapa laga terakhir Polandia, pelatih Czeslaw Michniewicz menempatkan Lewy di belakang nomor 9 atau striker Orly lainnya. Antara Arkadiusz Milik (Juventus), Krzysztof Piatek (US Salernitana), atau Karol Swiderski (Charlotte FC).

”Aku mencoba membuat tim kami bermain lebih kolektif. Tujuannya agar kami bisa menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak kesempatan membobol gawang lawan,” tutur Lewy kepada Gol24.

Baca Juga: Daftar Skuad Grup C Piala Dunia: Arab Saudi, Argentina, Meksiko, Polandia

Taktik tersebut sekaligus upaya mengecoh lawan yang sudah banyak mempelajari permainan Lewy. Sehingga punya cara untuk meredam striker dengan 134 caps dan 76 gol itu.

Kemampuan Lewy terlibat dalam permainan diakui Michniewicz membantu tugas gelandang seperti Piotr Zielinski yang musim ini tengah moncer permainannya bersama SSC Napoli. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Industri Maritim Tetap Eksis Ditengah Resesi 2023 Mendatang

0
bp batam batuampar
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam

batampos – Ketua Aliansi Gerakan Kebangkitan Industri Maritim Batam, Osman Hasyim mengaku gembira dengan perkembangan industri maritim di Kota Batam yang sangat pesat.

Dikatakannya, mulai dari April 2021 hingga April 2022, industri maritim mengalami peningkatan sebesar 498 persen secara year on year.

“Di industri maritim, galangan kapal, pabrikasi, jasa pelayanan pelabuhan, peningkatannya ini luar biasa hampir 500 persen. Kemarin kita mendapat informasi ship to ship kita dari bulan Januari sampai September, kenaikannya 767 persen,” katanya.

“Artinya peningkatan kesejahteraan pertumbuhan di bidang galangan khususnya perkapalan terjadi peningkatan 767 persen. Terus terang saya senang sekali. Artinya, industri ini mampu menyediakan lapangan kerja buat masyarakat kita,” lanjutnya.

Baca Juga: Bendahara Sekolah Harus Paham Pengelolaan Dana BOS dan Dana SPP

Berbicara mengenai industri maritim tentunya kita tidak bisa melihat dari pendapatan PNBP.

Akan tetapi pertumbuhan industri maritim ini bisa terlihat kontribusonua atas terciptanya multiplier effect. Sebab, industri maritim ini adalah industri yang padat modal dan padat karya.

Dengan terjadinya peningkatan di industri maritim, perputaran uang di Kota Batam juga sangat luar biasa. Sehingga, hal ini lah yang sejak dari dulu diperjuangkannya.

“Bahkan pemerintah dengan kebijakan-kebijakan yang progresif dan pro industri. Ini sangat menguntungkan kita dan inilah tolak ukur kemajuan Indonesia di bidang maritim, adanya itu ya di Batam,” tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Indonesian National Shipowner Association (INSA) Kota Batam ini.

Baca Juga: Sehari, 1000 Orang Tiba di Batam

Kenapa demikian? Lanjutnya, karena Batam merupakan suatu wilayah yang sangat strategis diseluruh dunia. Jika negara lain memiliki letak strategis itu hanya satu jalur.

“Kita dari utara ke selatan dan timur ke barat, kita ditengahnya. Negara lain dia mampu memanfaatkan letak geografisnya. Kita yang di dua jalur lintang ini, harusnya jauh lebih maju dari pada mereka. Untuk itu tren positif kemajuan dunia maritim ini harus terus kita jaga,” katanya.

Ia kembali menegaskan, penggerak utama ekonomi untuk di Kota Batam itu adalah industri maritim. Karena industri ini merupakan industri padat modal dan padat karya.

Sebab, satu kapal yang masuk ke Batam, akan membayar biaya pandu, biaya tunda, PNBP hingga labuh jangkat.

Baca Juga: Pengirim PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Kabil Ditangkap

“Ini tidak kurang dari Rp 500 juta satu kapal. Bayangkan, saya baru dapat data, per bulan Oktober ada 22.000. Artinya masih separuh dari pengalaman kita yang dulu tembus 50.000. Tapi ini positif, bayangkan 22 ribu kali 500 juta dan berapa triliun yang berputar. Itu uang nyata yang dikeluarkan. Itu luar biasa,” jelasnya.

Sehingga, untuk industri maritim harus benar-benar memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh Batam. Jika ada yang pesimis dengan pertumbuhan ekonomi Batam, justru ia malah sebaliknya.

Begitu juga saat memasuki resesi global tahun 2023 mendatang. Ia justru optimis, industri maritim akan semakin eksis.

Baca Juga: Penampakan Boat Pembawa PMI Ilegal di Batam, Ukuran Kecil Dengan Mesin 200 PK

Karena pada saat ekonomi dunia turun, akan terjadi penurunan daya beli dunia. Dengan demikian, rantai logistik itu akan terputus. Sehingga, akan banyak kapal-kapal yang berhenti beroperasi.

“Tahun depan, kita ingin menjadikan Batam sebagai base, sehingga kapal yang nganggur tadi, masuk ke Batam. Dengan dia masuk, terciptanya multiplier effect,” tegasnya.

Sebab jika kapal-kapal yang berhenti operasi itu hanya labuh jangkar saja, tentunya sudah menjadi pemasukan untuk Batam.

Ada uang yang akan berputar setiap saat. Sehingga, dalam menghadapi resesi, ia sangat optimis industri maritim terus eksis.

Baca Juga: Mendagri Apresiasi Bazar Sembako Murah di Batam

“Apalagi per bulan ini saja tahun ini, kontainer saja sudah mencapai 480 dan akhir tahun bukan tidak mungkin 600 ribu. Karena rata ratanya sekitar itu kalau dibagi. Jadi itu stabil,” katanya.

Ia menambahkan, alasan kenapa industri maritim saat ini mengalami kenaikan sementara kontainer justru stabil, karena di Batam tidak menggunakan kontainer.

Baca Juga: Petir Menggelegar di Langit Batam, Warga: Kaget Banget

Industri ini, banyak menggunakan general kargo, besi dan baja yang tidak bisa dimasukkan dalam kontainer.

“Kedepan nanti kita harus bergandeng dengan BP Batam, maka potensi yang dimiliki ini dapat kita maksimalkan dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat Batam. Orang lain bisa kenapa kita tidak, optimis saja dan kita yakin,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pria Pengangguran di Batam Divonis 9 Tahun Penjara, Ini Kasusnya…

0
palu pengadilan
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – DS, pria pengangguran yang melakukan aksi asusila kepada pacarnya yang masih di bawah umur divonis 9 tahun penjara. Ia juga diminta untuk membayar denda Rp 200 juta.

Vonis yang diberikan hakim lebih ringan tiga bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan tuntutan 9 tahun dan 3 bulan penjara.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua majelis hakim, Yudith, mengatakan, DS telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Sebagai mana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) melanggar pasal 81 ayat 2 Republik Indonesia (UU-RI) nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah (PP) pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU-RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Baca Juga: Sehari, 1000 Orang Tiba di Batam

“Perbuataan terdakwa terbukti membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dengannya secara berlanjut,” ujar hakim Yudith dalam sidang yang berlangsung online dari PN Batam, Rabu (16/11/2022).

Dikatakannya, sebelum menjatuhkan vonis, majelis hakim juga telah mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan terdakwa.

Hal memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat pada umumnya, membuat anak trauma dan merusak masa depan anak. Antara korban dan terdakwa juga tak ada perdamaian. Hal meringankan terdakwa mengakui perbuataannya.

Baca Juga: Usulan UMP Kepri Tahun 2023 Rp3,1 Juta

“Karena segala unsur telah terpenuhi, maka majelis hakim memutuskan terdakwa DS (menyebut nama lengkap,red) dengan pidana 9 tahun penjara,” tegas hakim Yudith.

Tak hanya pidana badan, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta, apabila tak dibayar diganti kurungan badan enam bulan.

“Bagaimana terdakwa terhadap putusan ini,” tanya hakim kepada terdakwa yang didampingi kuasa hukum, Christopher.

Baca Juga: Petir Menggelegar di Langit Batam, Warga: Kaget Banget

“Saya terima yang mulia, ” ujar pria berusia 20 tahunan ini dari tahanan Rutan Batam.

Hal yang sama juga dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang merima vonis hakim. Sebelumnya JPU menuntut terdakwa DS dengan 9 tahun dan 3 bulan, serta denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara.

Baca Juga: Warga Sagulung Hadang Truk Pengangkut Tanah

Diketahui pencabulan terhadap korban dilakukan DS sekitar bulan Agustus lalu. Korban yang masih pelajar dibujuk untuk melakukan hubungan badan berulangkali.(*)

Reporter: Yashinta

Raih Medali Kejuaraan Asia, Pembalap Indonesia Punya Kans ke Olimpiade Paris

0
Zainal Fanani (kiri) dan Ihza Muhammad saat menyumbang emas dan perak pada nomor MTB-Cross Country Olympic (XCO) putra SEA Games 2021. (PP ISSI)

batampos – Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia Dadang Haris Poernomo mengatakan sejumlah pembalap sepeda Indonesia berpeluang lolos ke Olimpiade XXXIII/2024 di Paris, Prancis.

Salah satu di antaranya adalah Zaenal Fanani. Peluang tampil di Paris 2024 terbuka seiring prestasi Fanani dalam ajang MTB Asian Continental Championships (ACC) 2022 di di Suncheon, Korea Selatan, 19-23 Oktober.

Dia sukses membawa pulang medali perak pada nomor Cross Country Eliminator (XCE) dan perunggu pada Cross Country Olympic (XCO) Elite Putra.

“Perlombaan di ACC menjadi buruan pesepeda di Asia karena memiliki poin tertinggi di bawah Piala Dunia dan Kejuaran Dunia,” ujar Dadang dikutip dari Antara.

Baca Juga: Hasil Australian Open: 3 Senior Kompak Tumbang, 2 Junior Melaju

“Selain itu, tahun depan yang menjadi juara di ACC itu secara otomatis lolos ke Olimpiade (Paris). Jadi ACC ini memang ajang penting dan wajib diikuti, karena poinnya tinggi untuk menuju Olimpiade 2024,” tambah Dadang.

Indonesia secara keseluruhan mengantongi tiga perak dan dua perunggu dalam ajang balap sepeda gunung bergengsi di Asia itu.

Feri Yudoyono yang turun di XCO Junior Putra dan Sayu Bella Sukma Dewi di nomor XCO Under 23 Putri juga meraih perak.

Adapun untuk Fanani di nomor XCO, kata Dadang, menambah daftar pembalap Indonesia yang punya peluang menuju Olimpiade Paris.

Baca Juga: Daftar Skuad Grup H Piala Dunia 2022: Ghana, Korea Selatan, Portugal, Uruguay

Selain nomor XCO, Indonesia memiliki peluang untuk meloloskan dua atlet untuk BMX putra dan putri. Lalu juga dua atlet di nomor track endurance putra yakni Bernard Benyamin Van Aert dan Terry Yudha Kusuma. Serta ada juga untuk track endurance putri melalui Ayustina Delia Putri.

Selain itu masih di nomor track, Wiji Lestari yang merupakan pembalap sepeda spesialis sprint juga berpeluang untuk lolos ke Olimpiade Paris.

Ayustina adalah pembalap receiver kedua dari jumlah 24 pembalap di UCI Track World Championships 2022 di Prancis, 12-16 Oktober. “Bila ada dua pembalap tidak ikut, Ayustina bisa turun. Terry Yudha juga receiver keempat di Prancis,” ujar Dadang.

Kini, Dadang mengatakan timnas balap sepeda akan mengatur strategi dengan mengikuti beberapa kejuaraan yang memiliki peluang besar mengantarkan pembalap sepeda Indonesia lolos ke Olimpiade Paris.

“Persaingannya memang ketat. Bernard cukup mempertahankan saja, Ayustina dan Terry harus berjuang dan bagaimana nanti mengatur strategi peluang event yang wajib diikuti sekiranya bisa menambah poin,” kata Dadang.

“Dengan adanya Fanani yang masuk tiga besar di Korea dan Sayu Bella dengan perak, kami harus membuat rencana lagi untuk mereka. Anggaran terbatas. Meski begitu, kami harus bisa memaksimalkan dan menggunakan kesempatan ini pas sasaran,” ucap Dadang. (*)

 

 

 

Reporter: Antara

Film Princess Diaries 3 Sedang Diproduksi, Keterlibatan Anne Hathaway Masih Dirahasiakan

0
Film Princess Diaries (ANTARA/Walt Disney)

batampos – Penggemar film Princess Diaries boleh lega. Pasalnya film Princess Diaries 3 sedang dikerjakan Disney.

Cerita ditulis oleh Aadrita Mukerji. Demikian dilaporkan oleh Deadline pada Rabu.

Namun detail tentang sekuel ketiga dan keterlibatan Anne Hathaway yang di film pertama dan kedua berperan sebagai Mia serta Julie Andrews yang berperan sebagai nenek Mia masih dirahasiakan.

Tapi film baru ini disebut sebagai kelanjutan dari cerita masa lalu, bukan reboot dan Hathaway telah mengkonfirmasi ketertarikannya untuk bergabung kembali.

Baca juga: Taylor Swift Bawa Pulang 4 Piala MTV EMAs 2022

“Saya akan lebih dari sekedar menghiburnya, saya tertarik untuk itu,” kata Hathaway pada bulan lalu.

“Jika ada cara untuk melibatkan Julie Andrews, saya pikir kami akan berhasil. Kami akan pergi ke tempat dia berada dan meletakkan layar hijau di belakangnya dan mewujudkannya,” lanjutnya.

Untuk film Princess Diaries 3 ini, Debra Martin Chase, peraih nominasi Emmy dua kali, akan kembali memproduserinya. Sedangkan deretan nama seperti Melissa K. Stack, penulis naskah komedi Other Woman, Cameron Diaz, Leslie Mann, dan Kate Upton bertindak sebagai produser eksekutif.

The Princess Diaries adalah komedi dewasa berdasarkan serial novel populer karya Meg Cabot, yang dirilis Disney pada tahun 2001.

Film ini menceritakan kisah Mia Thermopolis (Anne Hathaway), seorang remaja San Francisco yang mengetahui bahwa dia adalah pewaris takhta Genovia.

Julie Andrews ikut membintangi film tersebut dan juga sekuel tahun 2004 The Princess Diaries 2: Royal Engagement sebagai nenek Mia.

Almarhum Garry Marshall menyutradarai kedua filmnya, dengan naskah ditulis oleh Gina Wendkos untuk film aslinya dan Shonda Rhimes untuk sekuelnya. (*)

Reporter : Antara

Hasil Australian Open: 3 Senior Kompak Tumbang, 2 Junior Melaju

0
Shesar Hiren Rhustavito  tumbang di babak pertama Australian Open 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Hasil berbeda didapat lima wakil Indonesia di ajang Australia Open. Dua atlet junior melaju setelah Ikhsan Leonardo Rumbay mengalahkan wakil Taiwan Lu Chia-hung (21-14, 21-12) dan Christian Adinata menundukkan wakil tuan rumah Ephraims Stephen Sam (21-4, 21-7) saat bertarung di Quay Centre, Sydney Olympic Park, Sydney, kemarin (16/11).

Sebaliknya, tiga wakil senior kompak tumbang. Yakni, Shesar Hiren Rhustavito dikalahkan wakil Jepang Kodai Naraoka (11-21, 8-21), Chico Aura Dwi Wardoyo ditundukkan atlet Tiongkok Li Shifeng (21-14, 17-21, 8-21), dan Tommy Sugiarto menyerah dari wakil Tiongkok lainnya, Lu Guangzu (18-21, 17-21).

Ikhsan mengatakan, kemenangan di laga perdana bagus buat menambah kepercayaan dirinya. ’’Ini awal yang baik. Saya bisa main dengan nyaman. Apalagi, kondisi lapangan juga nggak ada kendala. Persiapan saya juga lebih baik dibanding saat tampil di Malang dulu,’’ ujarnya kemarin.

Baca Juga: Analisis Persaingan Fase Grup A Piala Dunia 2022

Ikhsan mengungkapkan, dirinya bermain lebih tenang dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. ’’Serangan saya juga bisa tembus. Dari masuk lapangan saya begitu yakin,’’ tambahnya.

Tantangan lebih berat bakal dihadapi di babak 16 besar. Ikhsan harus melawan andalan Malaysia Soong Joo Ven. Secara ranking, lawan lebih baik dengan perbandingan 53:82. Ini juga bakal menjadi pertemuan perdana bagi keduanya.

Karena itu, Ikhsan tak ingin terlalu terbebani. ’’Saya akan tampil nothing to lose saja. Saya akan nikmati permainan. Selain itu, juga harus lebih berani,’’ ucap Ikhsan.

Hal yang sama bakal dihadapi Christian. Di babak 16 besar, dia bakal mendapat perlawanan lebih sengit dari Kodai Naraoka yang sukses mengalahkan Shesar.

’’Besok (hari ini, Red) saya harus lebih siap melawan Kodai. Untuk menghadapi dia, saya akan berdiskusi dengan pelatih, melihat video lawan, dan juga minta masukan dari senior-senior saya untuk bagaimana cara menghadapi Kodai,’’ kata Christian.

Baca Juga: Daftar Skuad Grup H Piala Dunia 2022: Ghana, Korea Selatan, Portugal, Uruguay

Di sisi lain, Shesar begitu kecewa dengan kekalahan dari Kodai. Menurut dia, permainannya tidak keluar sama sekali. Strategi untuk meredam Kodai juga tidak masuk.

Rencana strateginya adalah ingin bermain cepat. Ternyata, pola itu tidak keluar karena sepanjang laga dia terus ditekan. ’’Dari awal saya akui, pola permainan saya polos. Pola yang ingin saya terapkan tidak keluar sama sekali. Saya kecewa dengan kekalahan ini,’’ keluh Shesar.

Sementara itu, dua wakil di tunggal putri melaju mulus. Kemarin Gregoria Mariska Tunjung menggusur wakil tuan rumah Sydney Tjonadi dengan skor 21-4, 21-6. Lalu, Putri Kusuma Wardani menundukkan wakil Malaysia Soniia Cheah (21-19, 21-15).

’’Dalam pertandingan tadi (kemarin, Red), saya belum terlalu mendapat tekanan dari lawan. Bisa dibilang, lawan belum menyulitkan perjuangan saya di tengah lapangan,’’ kata Jorji –sapaan akrab Gregoria.

Baca Juga: Analisa Fase Grup B Piala Dunia Qatar: Inggris Tidak Bisa Leha-Leha

Jorji lalu memanfaatkannya untuk mencoba-coba strategi dan sekaligus beradaptasi dengan kondisi lapangan.

’’Saya mencoba semua pola yang bakal dipakai menghadapi pertandingan yang bakal berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih berat. Saya ingin bermain bagus,’’ tutur Gregoria.

Di babak kedua yang digelar hari ini (17/11), Gregoria akan bersua Supanida Katethong. Meski memiliki rekor kemenangan 4-1 atas pemain asal Negeri Gajah Putih itu, Jorji memilih untuk mengabaikannya.

’’Kemenangan itu memang bisa jadi modal. Tetapi, saya nggak mau mikir soal rekor pertemuan itu. Saya ingin bermain bagus saja,’’ ucapnya. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Tersisa 4 Korban Kapal Kayu yang Tenggelam di Batam, SAR Temukan Lagi 1 Jasad Korban

0

 

batampos – Hari ketiga pencarian korban kapal kayu pembawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan Malaysia yang terbalik di Perairan Kabil, Kota Batam oleh Basarnas Tanjungpinang bersama masyarakat kembali di temukan korban laki-laki yang meninggal dunia.

sar angkat mayat“Korban laki-laki ditemukan pukul 7.30 WIB, datanya belum diketahui karena masih fokus dalam pencarian korban lainnya,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Kamis (17/11/2022).

Sehingga data sementara total korban yang sudah ditemukan sebanyak 4 orang dengan rincian 1 orang selamat yaitu perempuan Raidah Ismail, 46, dan 3 orang meninggal dunia.

Saat ini dari total 8 korban, tersisa sebanyak 4 korban yang masih dalam pencarian satu diantaranya merupakan balita usia 3 tahun dan 3 korban lainya adalah laki-laki. (*)

 

 

 

Reporter : Peri Irawan

Kuli Bangunan Nyambi Jadi Penyalur PMI Ilegal

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – S, seorang kuli bangunan di Kota Batam menyambi sebagai penyalur Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia. Untuk setiap orang yang berangkat, ia mendapat keuntungan Rp1 juta.

Hal itu diungkapkannya saat memberikan keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (16/11/2022). Ia mengaku sudah beberapa kali menyalurkan PMI secara ilegal melalui pelabuhan internasional resmi.

“Sehari-hari kerja sebagai kuli bangunan, menyalurkan PMI sudah 3 kali, dapat untung Rp 1 juta per orang. Mereka berangkat lewat pelabuhan resmi dengan paspor,” ujar S.

Baca Juga: Sehari, 1000 Orang Tiba di Batam

Dijelaskan S, ia berbagi tugas dengan Sa terdakwa lainnya. Sa kata dia, bertugas mengantar jemput para PMI. Sedangkan ia menyediakan tempat tinggal kepada calon PMI ilegal sebelum keberangkatan. Ia juga memfasilitasi pembuataan paspor para PMI ilegal.

“Paspor ada yang bikin juga. Jadi mereka tinggal di rumah yang saya sewa, saya kasih makan juga dengan biaya dari mereka,” jelasnya.

Menurut dia, dulunya ia juga pernah bekerja sebagai PMI ilegal, yang kemudian mendapat informasi bagaimana cara menyalurkan PMI ilegal ke Malaysia dengan selamat.

Baca Juga: Pengirim PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Kabil Ditangkap

“Ada teman juga di sana (Malaysia, red) yang menampung. Saya juga pernah jadi PMI. Saya tergiur uang, makanya nekat jadi penyalur,” imbuh Saifuddin.

Sedangkan Sa mengaku hanya dapat Rp 100 ribu untuk perorang PMI yang dia jemput dan antar.

“Saya hanya mengantar jemput PMI,” ujarnya.

Baca Juga: Usulan UMP Kepri Tahun 2023 Rp3,1 Juta

Usai mendengar keterangan terdakwa, majelis hakik menunda sidang hingga minggu depan, dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmalina.

Sidang kemarin dimulai dari pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi. Ada 3 saksi yang dihadirkan jaksa, dua polisi penangkap dan 1 pemilik rental mobil yang digunakan untuk membawa PMI.

Baca Juga: Warga Sagulung Hadang Truk Pengangkut Tanah

Saksi polisi menjelaskan, penangkapan kedua terdakwa berawal dari informasi masyarakat. Yang mana dari informasi itu, pihaknya berhasil mengamankan kedua terdakwa pada 24 Agustus 2022 di kediaman terdakwa Saifufdin Bengkong Indah.

Dari rumah tersebut, berhasil diamankan 8 calon PMI ilegal yang hendak di berangkatkan ke Malaysia.(*)

Reporter: Yashinta

Bendahara Sekolah Harus Paham Pengelolaan Dana BOS dan Dana SPP

0
Ilustrasi rupiah
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos – Kerapnya temuan pengelolaan keuangan sekolah diakibatkan masih minimnya pemahaman bendaharawan sekolah terhadap pengelolaan keuangan sekolah. Sehingga, menimbulkan permasalahan hukum yang dihadapi.

Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Kepri, Irmendes mengungkapkan, seringnya temuan itu ketika dilakukan audit serta analisis dan evaluasi. Sehingga, Inspektorat melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Asistensi Bendahara Pengeluaran SMA/SMK se-Provinsi Kepulauan Riau Atas Pengelolaan Keuangan Sekolah (Dana BOS dan Dana SPP).

“Dengan asistensi ini, diharapkan semuanya punya satu persepsi yang sama. Sehingga dapat meyakinkan stake holder, tujuan organisasi dapat tercapai melalui kegiatan yang efektif dan efisien, laporan keuangan yang andal, pengamanan aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Baca Juga: Pengirim PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Kabil Ditangkap

Ia melanjutkan, FGD ini melibatkan 75 SMA Negeri dan Swasta se-Provinsi Kepri dengan jumlah sebanyak 160 orang bendahara Dana BOS dan Dana SPP. Mereka akan diberikan pembekalan selama dua hari.

Pada hari pertama mereka diberikan waktu untuk konsultasi dan hari kedua dilaksanakan pembekalan keuangan sekolah dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan materi penataan uang sekolah (Dana BOS dan Dana SPP, kewajiban perpajakan dan pertanggung jawabannya).

Kegiatan ini juga terselenggara, karena reposisi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang semula hanya identik mencari kesalahan, menjadi APIP yang melakukan penjaminan kualitas.

“Dengan turut berperan aktif dan menjadi bagian dari penyelesaian masalah yaitu fungsi arsurance dan konsulting,” katanya.

Baca Juga: Usulan UMP Kepri Rp 3.192.322, Lalu Berapa UMK Batam?

Selain itu, lanjutnya APIP juga menjadi peran strategis dari pimpinan untuk menyelesaikan berbagai masalah penyelenggara pemerintah. Bahkan audit internal juga didorong menjadi transit yang dihadapi organisasi dalam menghadapi berbagai masalah serta antisipasi berbagai resiko yang mungkin terjadi.

“Persis seperti kerja sistem imunitas pada tubuh yang akan mengalami sakit dan kalau tubuh mengalami sakit, imunitas yang turut berperan dan aktif yang menyembuhkan guna mengembalikan tubuh pada kondisi terbaiknya,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan asistensi ini juga menjadi bagian dari komitmen APIP dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih khususnya di dunia pendidikan.

“Setelah kegiatan ini kita berharap meningkatnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan sekolah yaitu dana BOS dan dana SPP,” imbuhnya.

Baca Juga: Warga Sagulung Hadang Truk Pengangkut Tanah

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Daerah Provinsi Kepri. Kegiatan ini, tentunya dilakukan untuk menyamakan persepsi semua bendaharawan bersama dengan seluruh narasumber.

“Bagaimana mengelola SPP dan dana BOS yang baik. Untuk referensinya, tentunya aturan-aturan yang ada,” katanya.

Ia menambahkan selama ini ada kemungkinan atau ketidaktahuan bahkan kesalah pahaman yang menyebabkan bendahara pengeluaran sekolah berurusan dengan persoalan hukum. Sehingga, dalam FGD ini dihadiri oleh seluruh narasumber yang berkompeten dari Kejaksaan, kepolisian BPKP hingga APIP dari Inspektorat.

“Mudah mudahan tidak pernah terjadi lagi ada kesalahan penggunaan SPP atau BOS,” imbuh Ansar. (*)

 

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah