Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6467

Jom, Kelola Sampah Laut Sempena Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan

0

 

batampos – Sempena mewujudkan pariwisata berkelanjutan, jom kita kelila sampah laut dengan baik. Seperti yang kita telah ketahui pencemaran plastik di laut merupakan masalah yang kompleks dan tidak mengenal batas wilayah atau negara. Permasalahan datang tidak semata- mata langsung dari laut, namun lebih jauh ke hulu, seperti bagaimana industri memproduksi dan mendistribusikan produk plastik, hingga yang terpenting adalah bagaimana konsumen atau masyarakat menangani sampah yang dihasilkan. Hal tersebut merupakan rantai panjang dari daur nilai plastik (life cycle). Kita di Kepri memiliki keindahan laut yang harus dijaga.

Yok Yok Ayok Daur Ulang! (disingkat YYADU!) yang merupakan program advokasi dan edukasi daur ulang plastik terus berupaya untuk menghadirkan solusi dan meningkatkan kesadaran penanganan serta pengelolaan sampah melalui kolaborasi penta helix yang melibatkan beberapa pihak, yakni pemerintah, masyarakat dan komunitas, akademisi, industri, dan juga publikasi / media.

Melalui seminar “Yok Yok Ayok Daur Ulang: Kelola Sampah Laut untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan” Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa menurut Sustainable Travel Report, 83% wisatawan menganggap perjalanan berkelanjutan itu penting dan 62% wisata global lebih memilih destinasi dan akomodasi yang bersertifikasi ramah lingkungan. Kemenparekraf mencoba menyikapi adanya perubahan tren global pariwisata dengan mengembangkan destinasi wisata menjadi smart- green destination.

“Adanya ketimpangan antara sosial-budaya serta ekonomi dan lingkungan menjadi PR (pekerjaan rumah), di mana salah satunya adalah pengelolaan sampah responsible atau bertanggungjawab. Untuk mewujudkan aksi nyata tersebut, perlu dilengkapi melalui proses komunikasi, informasi, edukasi, dan sosialisasi,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno.

Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjokorda Oka Artha atau yang akrab disapa Cok Oka dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa sektor pariwisata di Bali saat ini sedang dalam pemulihan. Masa transisi kembalinya wisatawan ke Bali ini harus diimbangi dengan kesiapan destinasi wisata dari aspek-aspek seperti salah satunya kebersihan.

“Merawat lingkungan sudah menjadi kewajiban masyarakat Bali sejak dulu untuk menjaga kearifan Bali. Namun, seiring terjadinya transformasi mata pencaharian, terjadi kevakuman tanggung jawab. Kewajiban ini perlu diingat dan diimplementasikan kembali di masa sekarang,” jelas Prof. Tjokorda Oka Artha, Wakil Gubernur Provinsi Bali.

Lingkungan termasuk pantai memiliki banyak fungsi bagi masyarakat Bali yang sebagian besarnya dikelilingi oleh pantai, mulai dari fungsi budaya, konservasi, transportasi, dan lain-

lain. Namun, persoalan-persoalan terkait pencemaran sampah tidak dapat dihindari, mulai dari sampah kayu pada musim-musim tertentu, limbah cair, bahkan limbah minyak di daerah- daerah pelabuhan.

“Menanggapi hal tersebut, kami sudah berusaha dari hulu ke hilir memperhatikan masalah lingkungan, dari gunung, danau, sungai, mata air hingga ke pantai dan laut, karena berbicara lingkungan itu sifatnya multi-sektor. Berdasarkan kebijakan Gubernur terkait pengelolaan sampah berbasis sumber, kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait implementasinya,” jelas I Made Teja, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali

Bergabungnya pihak pemerintahan melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, masyarakat dan komunitas melalui Bali Waste Cycle, Bali Tourism Board, dan Greeneration Foundation, publikasi media melalui Jaringan Jurnalis Peduli Sampah, serta industri melalui PT Trinseo Materials Indonesia dalam program advokasi dan edukasi YYADU! diharapkan dapat menghadirkan solusi penanganan sampah, khususnya di Bali yang saat ini berfokus pada sampah laut.

“Saat ini, setiap harinya kami (Bali) selalu kedatangan visitor, baik domestik maupun mancanegara sebanyak 40.000 pengunjung melalui jalur udara, laut, dan darat. Perjalanan laut yang umumnya dilakukan dengan cruise selalu menjadi potensi pencemaran sampah di laut,” ujar Ida Bagus Agung, Ketua Bali Tourism Board.

Dalam upayanya mengembangkan destinasi wisata berkelanjutan, Bali Tourism Board juga menambahkan bahwa kebersihan menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan, terutama dalam hal kelola sampah. Namun, mengatasi permasalahan sampah perlu dilihat secara menyeluruh atau holistik. Faktanya, data dari beberapa sumber mengatakan saat ini 80% sampah laut di Indonesia berasal dari daratan dan 30% dikategorikan sebagai sampah plastik. Kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah akan mendukung ekosistem tata kelola sampah sehingga sampah tidak berujung mencemari lingkungan. Selain itu, sampah yang dikelola dengan baik mampu menghasilkan nilai tambahan (added value) yang mampu mendorong ekonomi sirkular.

“Melalui Bali Waste Cycle ini kami mengedukasi, melakukan pengangkutan, pengumpulan, sampai pada pengolahan. Sehingga sinergitas berbagai pihak perlu dilakukan. Sampah yang sudah dipilah dan dikelola dengan baik, akan memudahkan untuk proses selanjutnya, yaitu daur ulang guna menjaga Provinsi Bali yang benar-benar BALI, Bersih, Asri, Lestari, dan Indah,” kata Putu Ivan Yunatana, Founder Bali Waste Cycle.

Mengacu pada Undang Undang No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, tanggung jawab sampah ini tidak hanya tanggung jawab satu pihak saja (pemerintah), namun juga produsen sebagai penghasil sampah untuk turut serta bergabung dalam ekosistem kelola dan daur ulang sampah yang juga tertuang jelas pada Pasal 15, di mana produsen bertanggung jawab terhadap kemasannya.

Mewakili pihak industri, Hanggara Sukandar selaku Director of Environment & Sustainability Affairs Responsible Care® Indonesia juga menyatakan bahwa proses

pemilahan sampah plastik akan mendukung proses daur ulang yang saat ini sudah dapat dilakukan dengan terus berkembangnya teknologi.
“Sudah banyak jenis plastik yang dapat didaur ulang, mulai dari PET, PS, PP, dan lain-lain. Namun, sosialisasi tentang kegiatan pengelolaan dan pemilahan jenis sampah plastik ini masih perlu dilakukan karena belum semua masyarakat memahami hal tersebut,” ucap Hanggara Sukandar, Responsible Care® Indonesia.

Kegiatan sosialisasi sebagai cara yang dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sampah yang berpengaruh terhadap kebersihan atau kesehatan di lokasi pariwisata dapat dilakukan oleh siapa saja, salah satu yang juga dilakukan oleh organisasi lingkungan, Greeneration Foundation yang menyampaikan bahwa lokasi pariwisata juga perlu menjadi sorotan utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih.

“Sebagai salah satu organisasi yang berfokus pada lingkungan, telah banyak kegiatan lapangan yang kami lakukan. Program pembersihan pantai hasil dari sampah laut juga banyak yang kami jalankan, meskipun saat ini masih berfokus pada pulau Jawa. Namun kami melihat Bali sebagai destinasi pariwisata yang selalu menjadi sorotan bagi wisatawan lokal dan mancanegara, dan kami tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan ini kedepannya,” kata M. Fahrian Yovantra, Head of Programs Greeneration Foundation.

Berbagai pihak mendukung untuk terlibat dalam menanggulangi permasalahan sampah. Salah satunya pihak media menjadi tempat penyampaian pesan kepada masyarakat luas untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah.

“Kita harus mendukung dari segi publikasi untuk menyampaikan solusi yang telah dihadirkan oleh industri dan teman-teman pegiat di lapangan. Namun di satu sisi, pemerintah juga perlu bertindak tegas menerapkan reward and punishment terhadap regulasi-regulasi yang mengatur tentang kegiatan kelola sampah.” tutup Agustinus Apollo Daton, Kepala Jaringan Jurnalis Peduli Sampah.

******

Tentang Trinseo

Trinseo (NYSE: TSE) adalah sebuah perusahaan global penyedia material dan produsen plastik, perekat lateks, dan karet sintetis. Trinseo berfokus dalam memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk membantu para pelanggan menciptakan produk yang bersifat intrinsik terhadap bagaimana kita hidup – produk yang menyentuh kehidupan setiap hari di berbagai pasar akhir seperti otomotif, elektronik konsumen, peralatan, perangkat medis, penerangan, listrik, karpet, kertas dan papan, bangunan dan konstruksi, serta ban. Trinseo memiliki sekitar $3,0 miliar penjualan bersih, dengan sekitar 2.600 karyawan yang tersebar secara global pada 2020.

Tentang Program “Yok Yok Ayok Daur Ulang!”

“Yok Yok Ayok Daur Ulang!” adalah sebuah program yang diluncurkan pada 2019 yang bertujuan untuk mengadvokasi penggunaan dan daur ulang polistirena (PS, yang dikenal dengan Styrofoam di Indonesia). PS merupakan bahan kemasan makanan berkelanjutan yang aman, serta paling memungkinkan untuk didaur ulang melalui aliansi produsen, restoran, konsumen, asosiasi daur ulang dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia. Hal ini dapat diwujudkan dengan kerja sama semua organisasi pendukung dan pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan dalam ekonomi sirkuler.

Usianya Sudah 37 Tahun, Modric Buka Opsi Tampil di Euro 2024

0
Luka Modric salah satu pemain veteran Kroasia yang tetap diandalkan. (Worldfootball)

batampos – Usianya sudah 37 tahun. Namun, saat menghadapi Brasil di laga perempatfinal, Luka Modric seolah masih berusia 27 tahun.

Dia tampil selama 120 menit dan menjadi salah satu algojo adu penalti. Menurut laporan Opta, saat laga melawan Brasil Jumat lalu, Modric adalah pemain dengan jumlah umpan dan sentuhan terbanyak.

Dia juga menjadi kreator serangan terciptanya gol penyama kedudukan Bruno Petkovic pada menit ke-117, tiga menit sebelum perpanjangan waktu berakhir.

Baca Juga: Singkirkan Portugal, Maroko Tim Afrika Pertama yang ke Semifinal Piala Dunia

Gol itu memaksa pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti. Kroasia, yang punya rekor tak terkalahkan dalam babak tos-tosan, akhirnya menang adu penalti dengan skor 4-2.

’’Sensasinya luar biasa (menang atas Brasil, Red),’’ kata Modric ketika menjawab pertanyaan Marca di mixed zone Education City Stadium. ’’Kami senang sekali bisa melaju ke semifinal lagi,’’ lanjutnya.

Nah, performa ciamik Modric menimbulkan sejumlah pertanyaan. Mampukah dia bermain di Piala Eropa 2024 mendatang di Jerman?

’’Saya tidak tahu, mari kita lihat,’’ kata Modric. ’’Saya fokus apa yang ada saat ini, saya belum berpikir soal masa depan. Mari kita lihat apa yang terjadi setelah laga semifinal,’’ imbuh peraih penghargaan The Best FIFA Men’s Player 2018 itu kepada Marca.

Baca Juga: Wanita Ini Janji Bugil kalau Kroasia Juara Piala Dunia

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic juga berharap Modric masih eksis di Euro 2024. ’’Sulit dipercaya bagaimana dia bermain jika melihat usianya. Dia tidak lelah,’’ kata Dalic.

’’Dia kembali menunjukkan sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Saya pikir, alasan terkuat dia seperti itu, karena profesionalismenya. Dia pemain dan pribadi yang fantastis,’’ pungkas Dalic. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

 

 

 

Sukses Maroko di Piala Dunia juga Dirayakan di Palestina dan Negara Arab Lainnya

0
Fans merayakan keberhasilan Maroko mengalahkan Portugal dan menembus semifinal Piala Dunia 2022 (Jorge Saenz/AP)

batampos – Warga Maroko berkumpul di Casablanca dan sejumlah tempat lainnya pada Sabtu (10/12) malam merayakan keberhasilan timnas mereka yang membuat sejarah di Piala Dunia. Maroko sukses melangkah ke semifinal Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Portugal. Maroko menjadi negara Afrika pertama yang berhasil menembus semifinal Piala Dunia.

Ada juga perayaan di dunia Arab dan di Eropa setelah Maroko mengalahkan Portugal 1-0 di Qatar untuk menjadi tim Afrika atau Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia. “Tim yang luar biasa, stamina yang luar biasa, pencapaian yang luar biasa,” kata Ilham El Idrissi, seorang wanita Casablanca berusia 34 tahun, kepada AFP.

Baca Juga: Wanita Ini Janji Bugil kalau Kroasia Juara Piala Dunia

Dia tidak sendirian memuji tim yang berjuluk Singa Atlas yang akan menghadapi juara bertahan Prancis untuk memperebutkan satu tempat di final Piala Dunia Qatar 2022. “Saya pikir saya sedang bermimpi. Cubit saya! Sungguh kebanggaan yang besar. Saya berterima kasih kepada mereka dari lubuk hati saya,” kata Mouad Khairat, 29, seorang eksekutif di sebuah call center.

“Tim Maroko telah berhasil melakukan hal yang mustahil. Kami menginginkan piala itu sekarang,” imbuhnya.

Perayaan besar begitu peluit akhir pertandingan menjadi kebiasaan di seluruh negara kerajaan itu. “Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola, itulah keajaiban olahraga ini”, kata mantan pemain internasional Maroko Abderrazak Khairi kepada AFP.

Baca Juga: Portugal Out, Fernando Santos Tak Menyesal Cadangkan Ronaldo

Khairi mencetak dua gol dalam kemenangan mengejutkan 3-1 atas lawan yang sama, Portugal, di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Maroko menjadi negara Afrika pertama yang mencapai babak sistem gugur.

Tidak ada negara Afrika atau Arab yang berhasil melampaui perempat final. Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010 nyaris mencapai empat besar turnamen paling bergengsi itu. “Tim Maroko telah berhasil melakukan hal yang mustahil. Kami menginginkan piala sekarang,” kata Ali Gyme, 24.

Di Casablanca, “kuil” sepak bola Maroko, orang-orang berkaos tim nasional dan bendera merah dengan bintang hijau, terlihat di mana-mana di jendela, kios, pasar. Lukisan dinding raksasa yang memperlihatkan penyerang Chelsea Hakim Ziyech dan pelatih Walid Reragui, yang telah disamakan sebagai pahlawan nasional.

Reragui mengambil alih tim kurang dari tiga bulan sebelum kompetisi dimulai setelah Vahid Halilhodzic dipecat.

Baca Juga: Prancis Kalahkan Inggris 2-1, Hadapi Maroko di Semifinal

Di luar perbatasan kerajaan, keberhasilan tim Maroko juga disambut di benua Afrika dan dunia Arab. Setelah kemenangan atas Spanyol, penyiaran Al Jazeera menyebut tentang gelombang euforia di seluruh dunia Arab.

“Sorakan terdengar dari Tunis, Beirut, Bagdad, Ramallah dan kota-kota lain saat orang-orang Arab berkumpul untuk bersukacita atas kemenangan tak terduga atas Spanyol, kontras dengan perbedaan politik yang telah lama memecah belah negara-negara Arab,” kata situs TV Qatar.

Pada Sabtu (10/12) malam, di Yerusalem Timur, Ramallah, dan Gaza, warga Palestina merayakannya dengan kembang api, sorakan, dan membunyikan klakson.

Di jalan-jalan Maroko, para penggemar sepak bola mengibarkan bendera Palestina di samping bendera mereka sendiri.

Di Aljazair, meski ada ketegangan dengan negara tetangga Maroko, situs sepak bola DZfoot memuji tim Singa Atlas. “Heroik, sensasional. Selamat, selamat,” katanya.

Di Paris, para penggemar Maroko berkumpul di Champs Elysees, tempat Prancis merayakan kemenangan Piala Dunia mereka, dan meledak dengan kegembiraan saat peluit akhir berbunyi.

Baca Juga: Konfrontasi, Lionel Messi ke Rombongan Belanda: Apa Lihat-lihat!

“Ini merupakan kebanggaan besar bagi semua negara Arab, bagi seluruh Afrika,” kata Maamar, 27, yang mengibarkan bendera Maroko tetapi mengaku aslinya adalah orang Aljazair.

“Apa pun yang terjadi, kami telah berada di empat tim terbaik di dunia,” katanya.

Dounia, 23, warga keturunan Perancis-Maroko, mengatakan lolos ke semifinal adalah pencapaian hebat. “Hari ini juga hari ulang tahunku, aku tidak bisa mendapatkan hadiah yang lebih baik,” sebutnya.

Mengibar-ngibarkan bendera Maroko, Aljazair, Syria, dan Palestina serta bernyanyi dalam bahasa Arab, para penggemar sepak bola yang gembira berbaur dengan turis yang memadati jalan ikonis ibu kota Prancis itu pada malam musim dingin. (*)

 

 

Reporter: Antara

Ribuan Pelari Meriahkan HUT ke-17 Korem 033/Wira Pratama di Batam

0
WhatsApp Image 2022 12 11 at 15.50.12 e1670768837450
Pelepasan peserta lomba lari HUT ke-17 Korem 033/Wira Pratama yang dilaksanakan di Alun-alun Engku Putri Batamcenter, Minggu (11/12/2022).

batampos – Ribuan warga Batam memeriahkan kegiatan lomba lari yang dilaksanakan di Alun-alun Engku Putri Batamcenter, Minggu (11/12/2022). Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Korem 033/Wira Pratama.
Tercatat ada tiga kategori lomba lari yang dipertandingkan. Antara lain kategori umum 10 kilometer (K) putra dan putri, TNI-Polri 10 K dan pelajar 5K putra dan putri.

Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto,, disela-sela lomba tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Ulang tahun ke-17 Korem 033 Wira Pratama. Dimana dia mencanangkan ini dalam bulan ‘Kejuangan Korem 033 Wira Pratama’.

“Kenapa kita sebut demikian, karena di bulan ini ada momen-momen penting. Diantaranya Hari Juang kartika, Hari Infanteri dan tanggal 30 Desember adalah Hari Ulang tahun ke-17 Korem 033 Wira Pratama. Sehingga dalam rangka Kejuangan itulah kami mengajak masyarakat untuk ambil bagian. salah satunya dalam kegiatan lomba lari 10K Korem 033 Wira Pratama,” ujar Danrem.

Baca Juga: Gangguan Suplai Air, Warga Batam Terpaksa Beli Air Galon Untuk Mandi

Kegiatan ini, tambahnya, juga menjadi salah satu cara dalam rangka mencari bibit-bibit atlet berbakat dan berkualitas dalam cabang olahraga lari.

“Dalam momen ini juga diharapkan muncul talenta-talenta baru dalam olahraga lari. Dan nantinya bisa menjadi pembinaan bersama untuk menjadi atlet lari yang tangguh,” jelasnya.

Selain kegiatan lomba lari 10K Korem 033 Wira Pratama, juga digelar berbagai kegiatan sosial lainnya yang bersempena dengan Hari Ulang tahun ke-17 Korem 033 Wira Pratama. Diantaranya, Bakti sosial di Batam dan Tanjungpinang, sunatan masal, sosialisasi pencegahan stunting hingga upacara dan acara syukuran nantinya.

Baca Juga: Perayaan Unik Ultah Ikamba Batam, Gelar Syukuran Khas Bangka

“Intinya, TNI bersama rakyat akan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dan harapan kami kedepannya adalah, keberadaan kami di Kepri ini akan menjadi satu dengan rakyat dan bermanfaat bagi rakyat. Mengingat kita mewarisi sifat-sifat kejuangan yang sudah dicanangkan oleh sesepuh Kita. Dan sampai kapan pun, keberadaan kita akan seperti itu,” tegasnya. (*)

 

 

Reporter: Iman Wachyudi

Gangguan Suplai Air, Warga Batam Terpaksa Beli Air Galon Untuk Mandi

0
IMG 20221210 WA0009 e1670756132713
Warga Perumahan Bukit Raya Batamcenter terpaksa beli air untuk penuhi kebutuhan air bersih, karena air dari SPAM Batam tidak mengalir. F. Ully untuk Batampos

batampos – Gangguan suplai air bersih masih terus berlangsung di Kota Batam. Kali ini menimpa warga yang ada di Perumahan Bukit Raya, Batamcenter.

Gangguan suplai air sudah terjadi selama beberapa hari di pekan kedua bulan Desember ini. Warga pun mengeluhkan pelayanan air bersih yang terus memburuk di pengujung 2022 ini. Warga bahkan harus rela merogoh kocek mereka untuk membeli air galon, agar kebutuhan mereka bisa terpenuhi.

Ully, warga Perumahan Bukit Raya, Batamcenter mengatakan bagi warga air merupakan kebutuhan mutlak. Demi tetap bisa beraktivitas warga terpaksa harus membeli air.

“Kayak gimana lagi, nanti anak-anak mandi gimana. Jadi terpaksa lah kami beli ya. Walau harus keluar uang lagi. Dari pada gak mandi sekeluarga,” ujarnya, Minggu (11/12).

Baca Juga: Perayaan Unik Ultah Ikamba Batam, Gelar Syukuran Khas Bangka

Ia menceritakan sebagian warga ada yang memiliki tidak mandi, karena tidak air di rumah. Hal ini wajar saja, karena suplai air di sini tidak pernah mati. Sehingga warga juga tidak menyangka air bakal mati selama dua hari ini.

“Kalau mereka gak isi bak mandi ya wajar. Karena selama 10 tahun tinggal di sini tidak pernah air mati. Sekarang malah mati dua hari, ya bingung juga dengan pelayan air bersih sekarang ini. Bukan makin baik, malah makin buruk,” beber ibu satu anak ini.

Ia heran kenapa PT Moya Indonesia tidak kunjung memperbaiki layanan, malah gangguan suplai air semakin meluas. Padahal selama ini tidak pernah ada masalah.

“Kemarin di Tanjunguncang, Bengkong, Tiban, dan sekarang Batamcenter. Sekarang perumahan kami pula,” ujarnya.

Baca Juga: Terkait Penetapan UMK Batam 2023, Apindo Tunggu Putusan Dari Mahkamah Agung

Ully mengungkapkan akibat gangguan suplai air ini, ia sampai harus mandi menggunakan air galon. Ia berharap PT Moya sebagai penanggung jawab bisa memperbaiki layanan.

“Hari ini beli air galon untuk mandi. Besok kalau tidak hidup juga, berapa lagi uang yang harus kami keluarkan untuk beli air. Masalahnya setiap bulan kita bayar, kalau beli begini, bertambah lah pengeluaran kami,” bebernya.

Hingga berita ini ditulis, PT Moya Indonesia belum bisa dihubungi. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Perayaan Unik Ultah Ikamba Batam, Gelar Syukuran Khas Bangka

0

batampos – Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menggelar perayaan ulang tahun yang ke-26 di sekretariatnya di Ruko Cemara Asri Blok BB Nomor 10 Sagulung, Minggu (12/11/2022). Perayaan berlangsung meriah dan diselingi dengan beragam kegiatan seperti Nganggung yang merupakan tradisi masyarakat Bangka, pertunjukan barongsai serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.

“Di ultah ke-26 Ikamba Batam kali ini, kami menggelar syukuran dan mengundang seluruh masyarakat Bangka di Batam. Kegiatan yang kami gelar seperti budaya tradisional masyarakat Bangka berupa Nganggung,” ujar Ketua Ikamba Kota Batam, Jupri.

Baca Juga: Terkait Penetapan UMK Batam 2023, Apindo Tunggu Putusan Dari Mahkamah Agung

Jupri menjelaskan, Nganggung adalah sebuah kegiatan berupa membawa dulang berisi makanan. “Nganggung merupakan rangkaian kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, saling membantu antar warga dalam suatu desa atau kampung,” katanya.

Nganggung sendiri, lanjutnya, sering disebut juga sepintu sedulang. Karena setiap rumah (sepintu atau satu pintu) membawa satu dulang (sedulang), yaitu wadah kuningan maupun seng yang digunakan untuk mengisi makanan dan kemudian ditutup dengan penutup dulang, yaitu tudung saji.

WhatsApp Image 2022 12 11 at 15.49.46 e1670754825985
Kota Batam menggelar perayaan ulang tahun yang ke-26 di sekretariatnya di
Ruko Cemara Asri Blok BB Nomor 10 Sagulung, Minggu (12/11/2022). F.Iman Wachyudi

Kata dia, kegiatan yang digelar Ikamba ini mengaplikasi falsafah spirit kebersamaan antar etnis Tionghoa dan Melayu yang disebut Fan Ngin Tong Ngin Jit Jong, Tongin Fan Ngin Cingyin yang berarti Tionghoa Melayu sama, Tionghoa Melayu bersatu.

“Itu artinya antara masyarakat Melayu dengan masyarakat Tionghoa sama, terjalin harmonisasi atau terjaganya kerukunan hidup antar masyarakat yang begitu dekat. Tidak ada pengotak-kotakan antara Tionghoa dengan Melayu, mereka bersatu, hidup rukun dalam perbedaan yang disatukan dengan Bhineka Tunggal Ika,” terangnya lagi.

Baca Juga: Memakan Korban, Penyelaman Barang Antik Disoroti Masyarakat Pulau

Di usia Ikamba yang ke -26 Jupri juga berharap dan mengajak agar seluruh masyakat Bangka yang tinggal di Batam saling bersatu padu, tolong-menolong dan terus memberikan kontribusi kebersamaan dalam membangun Batam melalui kehidupan sehari-hari. Seperti hidup rukun damai, berdampingan dengan masyarakat lainnya di Kota Batam.

Ketua panitia acara, Adon, menjelaskan, peringatan Ultah Ikamba Batam kali ini sengaja digelar dengan sederhana dan memperkenalkan kembali budaya tradisional masyarakat Ikamba kepada generasi muda masyarakat Bangka dan Batam. Salah satunya Nganggung.

“Kami gelar pawai nganggung dengan diiringi barongsai. Kami memperkenalkan kepada generasi-generasi muda masyarakat Bangka dan Batam. Agar mereka tahu jati diri sebagai masyarakat Bangka yang tetap menjalin keharmonisan, menerima perbedaan adat, budaya dan agama sebagai satu kesatuan yang rukun dalam bermasyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Alumni ITS Siap Bangun Provinsi Kepri, Infrastruktur Sektor Maritim Jadi Perhatian Serius

Ia juga menjelaskan selain menggelar acara syukuran Ikamba Kota Batam juga memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada anggota Ikamba yang layak untuk menerima seperti lansia dan dan yatim piatu. “Ada 170 paket sembako yang kita bagikan ke dewan pimpinan cabang Ikamba di setiap kecamatan yang nantinya akan disalurkan kepada warga Ikamba yang layak menerima bantuan ini,” ujar Adon.

Selain rangkain acara di atas, Ikamba Kota Batam nantinya juga akan menggelar kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan di One Mall Batam pada tanggal 17 Desember 2022 mendatang. Kegiatan tersebut digelar untuk membantu PMI dalam menggalang stok darah yang selalu berkurang karena kebutuhan darah yang sangat tinggi.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kepri Dukung Event Indie MarketPlace Batam Vol.3

Ketua panitia donor darah Puji Astuti mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin dari pengurus Ikamba Kota Batam. Kegiatan ini nantinya merupakan yang ke- 3 di tahun 2022. “Ini kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Sama dengan kegiatan sebelumnya, pesertanya cukup banyak,” ujar Puji.

Puji menjelaskan donor darah ini nantinya akan berlangsung selama sehari. Kegiatan ini diikuti pengurus Ikamba Kota Batam, pengunjung mal dan masyarakat Batam. “Kantong darah yang didapatkan tergantung banyaknya peserta. Kami berharap nantinya kami dapat mengumpulkan 200 kantong darah,” kata Puji. (*)

 

 

Reporter: Iman Wachyudi

Memakan Korban, Penyelaman Barang Antik Disoroti Masyarakat Pulau

0
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Kematian Anang, nelayan Pulau Abang yang tenggelam saat menyelam barang antik di perairan Laut China Selatan beberapa waktu lalu masih jadi perbincangan hangat masyarakat pulau. Masyarakat berharap aktifitas eksploitasi barang antik secara ilegal ini segera dihentikan.

“Sangat beralasan karena sifatnya ekspolitasi tentu merugikan negara. Kedua sudah banyak makan korban jadi memang harus dihentikan biar tak ada lagi korban berikutnya,” ujar Hasan, masyatakat Pulau Bulang.

Dijelaskan sumber di lapangan, penyelaman barang antik ataupun harta karun di perairan dalam sudah jadi rutinitas sebagian masyarakat di wilayah Kecamatan Galang, khususnya nelayan-nelayan pulau di sana. Mereka terpaksa melakukan karena tergiur dengan upah yang tinggi.

Baca Juga: Kenali Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita dan Risikonya

Penyelaman barang antik ini bermodalkan peralatan selam ala kadarnya saja. Pemodal penyelaman disebutkan kolektor barang antik asal Batam. Barang antik dari lautan dalam lokasi kapal karam diangkat kemudian dijual lagi ke peminat barang antik dengan harga yang tinggi.

Yang lebih parahnya lagi aktifitas ilegal ini disebutkan sudah banyak memakan korban nyawa karena peralatan selam yang sederhana. Kecelakaan ini sengaja didiamkan karena banyak pihak terlibat dengan aktifitas tersebut. Sebagian nelayan yang prihatin akhirnya angkat suara berharap Anang adalah korban yang terakhir.

“Harapannya agar ini segera dihentikan. Pengawasan terhadap kegiatan ilegal di laut tidak saja pencurian ikan atau udang tapi juga barang antik ini,” harap Ijal, warga lainnya.

Baca Juga: Polda Kepri Amankan Tersangka Penggelapan Miliaran Uang Konsumen

Seperti diketahui Anang, seorang nelayan asal Pulau Abang, Kecamatan Galang tewas tenggelam di Perairan Laut China Selatan, Minggu (5/12). Pria 50 tahun ini tenggelam saat selam mencari harta karun dan barang antik. Nyawanya tak tertolong sebab saat dievakuasi ke kapal yang ditumpangi sudah meninggal dunia.

Informasi yang didapat, korban menyelam bersama beberapa penyelam lainnya sebagai orang upahan dari seorang pengusaha di Kota Batam yang memang menampung barang antik. Diinformasikan alat bantu pernapasan korban saat berada di laut dalam macet dan korban terjebak dalam bangkai kapal karam. Korban meninggal karena kehabisan oksigen.

“Sudah sering terjadi seperti itu. Penyebabnya macam-macam. Kadang oksigen habis karena kompresor macet, kadang kejepit juga juga di bangkai kapal. Sudah banyak korban cuman jarang terekspose selama ini,” ujar sumber di lapangan yang tak mau namanya disebutkan. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Alumni ITS Siap Bangun Provinsi Kepri, Infrastruktur Sektor Maritim Jadi Perhatian Serius

0
Alumni ITS
Pengukuhan pengurus Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Auditorium Politeknik Negeri Batam. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun daerah khususnya di Provinsi Kepri. Salah satu aspek yang menjadi perhatian serius para Alumni ITS di Kepri adalah infrastruktur sektor industri maritim.

“Jumlah alumni ITS di Kepri ini hampir 600 orang lebih. Untuk itu, kita sedang mencoba untuk mengimplementasikan program kolaborasi dan aksi yang ada dengan menggelar pelatihan di bidang kemaritiman,” ujar Ketua IKA ITS Provinsi Kepri periode 2022-2026, Awang Sasongko, di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Minggu (11/12).

Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Terus Berlanjut Pada 2023

Ia menuturkan, pihaknya juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Batam terkait suplai sumber daya manusia (SDM) untuk kebutuhan dosen ke depan.

Ia berharap, sejumlah program IKA ITS Kepri yang ada dapat menunjang kemajuan sektor kemaritiman Provinsi Kepri, khususnya di Kota Batam.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kepri Dukung Event Indie MarketPlace Batam Vol.3

“Kita sangat siap untuk membangun daerah. Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pungkasnya.

Sementara, Ketua IKA ITS Kepri periode 2018-2022, Muhammad Tibiyani, berharap pengurus baru bisa terus aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam rangka kemajuan pembangunan ke depan.

“Di kepengurusan sebelumnya, kita menguatkan perihal jejaring. Untuk pengurus baru diharapkan dapat membuat program kolaborasi lebih konkret ke depannya. Pengurus harus bisa melibatkan masyarakat untuk membangun Kepri,” ujarnya.

Saat pengukuhan pengurus IKA ITS Kepri periode 2022-2026, hadir pula Sutopo Kristanto yang merupakan Ketua umum IKA ITS Pusat.

Ia berpesan, seluruh alumni ITS dapat berperan aktif dalam membangun Indonesia.

Baca Juga: Kenali Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita dan Risikonya

“Yang penting adalah kolaborasi dan aksi dari seluruh pengurus wilayah di Indonesia agar Indonesia maju. Pesan saya, kolaborasi dan aksi itu kita isi dengan melakukan inovasi teknologi dari ITS seperti keramba apung yang tahan terhadap ombak besar,” ujarnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

ICW Sebut Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia Semakin Terpuruk

0
Kurnia Ramadhana.

batampos – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 layak disikapi dengan rasa berkabung atas runtuhnya komitmen negara dan robohnya harapan masyarakat. Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menyatakan, setelah menggempur habis-habisan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui revisi UU KPK, kali ini hukuman kepada pelaku korupsi pun berhasil dipangkas melalui pengesahan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal 603 KUHP baru, mengatur terkait tindak pidana korupsi, dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. “Keseluruhan problematika tersebut dihasilkan dengan jalur politik, khususnya pembentukan undang-undang yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo bersama segenap anggota legislatif di DPR,” kata Kurnia dalam keterangannya, Minggu (11/12).

Aktivis antikorupsi ini juga menilai, pada bagian lain struktur hukum seperti KPK, Kepolisian, Kejaksaan, maupun lembaga kekuasaan kehakiman praktis memburuk setiap tahunnya. Performa KPK sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi juga semakin terpuruk di bawah komando Firli Bahuri.

“Masalah ini praktis semakin mengikis kepercayaan masyarakat terhadap KPK,” cetus Kurnia.

Tak kalah buruk, Kepolisian turut menunjukkan tren serupa. Berdasarkan catatan ICW, Korps Bhayangkara hanya mampu menyelesaikan tujuh persen dari total target 813 kasus sepanjang semester pertama tahun 2022.

Problematika lain juga, lanjut Kurnia, berada di Kejaksaan. Sekalipun banyak mengungkap perkara besar, namun kabar pemulihan kerugian keuangan negara jarang terdengar. Ditambah wacana pengampunan pelaku korupsi melalui restorative justice yang belakangan waktu terakhir kerap disampaikan Kejaksaan tanpa ada basis argumentasi.

“Apalagi kekuasaan kehakiman, ragam vonis ringan disertai pertimbangan ganjil hingga penetapan dua hakim agung sebagai tersangka menunjukkan bobroknya wajah pengadilan di Indonesia,” ujar Kurnia.

Dia mengungkapkan, dari aspek politik urgensi menghentikan laju korupsi belum menunjukkan upaya strategi dan hasil yang maksimal. Berdasarkan data penindakan KPK, sepertiga pelaku korupsi yang diungkap selama 18 tahun terakhir berasal dari lingkup politik, baik legislatif (DPRD maupun DPR RI) dan kepala daerah dengan jumlah 496 orang.

“Data ini semestinya menjadi alarm yang harus disambut dengan pembenahan menyeluruh pada sektor politik, terutama dalam lingkup partai politik dan pemilu,” tegas Kurnia.

Dia menegaskan, partai politik melalui fraksi-fraksi di DPR yang seharusnya menjalankan fungsi check and balances justru kompak menunjukkan kesewenang-wenangan dalam penyusunan regulasi bermasalah. Tak cukup itu, konflik kepentingan dengan balutan penunjukkan Penjabat Kepala Dearah tampak terang benderang dipertontonkan oleh pemerintah.

“Atas dasar itu, tak salah jika kemudian masyarakat melontarkan kritik tajam atas praktik kesewenang-wenangan tersebut,” papar Kurnia.

Di tengah kondisi korupsi terus merajalela dan tidak ada keseriusan pemerintah dalam memberantasnya, masyarakat semakin berada pada posisi yang sulit. Satu sisi, masyarakat semakin merasakan dampak dari korupsi dan kebijakan bermasalah. Di sisi lain, masyarakat juga dihadapkan pada ancaman kriminalisasi saat melapor dugaan korupsi atau menyuarakan kritik atas kebijakan yang semakin tidak menunjukkan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Hakordia tahun 2022 yang mengambil tema ‘Indonesia Pulih Bersatu Melawan Korupsi’ diharapkan bukan sekadar jargon, kegiatan seremonial, atau upaya bersolek pemerintah untuk meraup simpati masyarakat. “Momen ini harus digunakan sebagai momentum serius pembenahan aspek politik dan hukum dari seluruh cabang kekuasaan untuk mengembalikan ruh pemberantasan korupsi seperti sedia kala,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Wanita Ini Janji Bugil kalau Kroasia Juara Piala Dunia

0
Pakaian Ivana Knoll yang dianggap melanggar aturan di Qatar. (INSTAGRAM IVANA)

batampos – Model sekaligus mantan Miss Kroasia Ivana Knoll terus menebar sensasi. Apalagi setelah negara kesayangannya tampil di semifinal untuk melawan Argentina.

Sebelumnya, model 30 tahun itu sudah menyita perhatian. Sebab, selama berada di Qatar, dia mengabaikan saran panitia. Yakni, para suporter perempuan memakai baju tertutup saat berada di ruang publik.

Bukannya taat, dia malah memakai baju superseksi setiap datang ke stadion menyaksikan Kroasia bertanding.

Baca Juga: Konfrontasi, Lionel Messi ke Rombongan Belanda: Apa Lihat-lihat!

Bajunya selalu memiliki model belahan dada nyaris terbuka. Coraknya pun selalu sama, yakni warna dengan motif bendera Kroasia.

Dalam wawancara dengan salah satu media Jerman, Knoll mengaku datang ke Qatar tanpa tahu informasi bahwa ada aturan batasan mengenakan pakaian bagi perempuan.

Tapi, toh sama saja. Setelah tahu, dia juga tak berniat untuk mengikuti aturan tersebut.

Baca Juga: Portugal Out, Fernando Santos Tak Menyesal Cadangkan Ronaldo

Bahkan, saat ditanya apa yang akan dilakukan seandainya Luka Modric dkk bisa menjadi juara di Qatar, dia membuat satu janji yang makin bikin ”heboh”.

”Jika itu benar terjadi, bendera (baju, Red) yang melekat di tubuhku ini akan aku lepas untuk merayakannya,” ucap Knoll seperti dilansir Sportbible. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup