Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 6487

PN Jaksel Rilis Jadwal Sidang Pekan Keempat Ferdy Sambo dkk

0
Ferdy Sambo, terdakwa otak pembunuhan Brigadir J (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali merilis jadwal sidang terdakwa Ferdy Sambo dan kawan-kawan dalam perkara pidana pembunuhan perencanaan serta menghalangi penyidikan (obstruction of justice) pembunuhan Brigadir J untuk pekan keempat.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, menyebutkan, hari Senin (7/11) sidang untuk terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, terdkawa Ricky Rizal Wibowo dan terdakwa Kuat Ma’ruf.

“Agenda ketiganya sama-sama pemeriksaan saksi,” kata Djuyamto.

Pada sidang pekan ketiga, Richard menghadapi keterangan saksi dari pihak ART Ferdy Sambo, hingga ajudan serta beberapa orang anggota Polri.

Sedangkan, Ricky dan Kuat menghadapi keterangan saksi dari orang tua serta kerabat dan penasihat hukum Brigadir J.

Kemudian pada hari Selasa (8/11) sidang untuk terdakwa Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, dengan agenda masih pemeriksaan saksi. Sama seperti Ricky dan Kuat, pasangan suami istri itu menghadapi keterangan saksi dari keluarga Brigadir J.

Selain sidang pembunuhan berencana, pada hari yang sama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga melaksanakan sidang untuk perkara pidana obstruction of justice dengan terdakwa Arif Rachman Arifin. “Agenda sidang-nya putusan sela,” kata Djuyamto.

Untuk hari Rabu, tidak ada jadwal sidang kedua perkara tersebut. Sidang dijadwalkan pada hari Kamis (10/11) untuk perkara obstruction of justice dengan terdakwa Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto, agenda sidang sama-sama putusan sela.

Sedangkan terdakwa Irfan Widyanto agenda sidang pemeriksaan saksi lanjutan. Hari yang sama, sidang untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Adi Purnama. “Agendanya juga sama-saka keterangan saksi dari penuntut umum,” kata Djuyamto.

Memasuki pekan ketiga pelaksanaan sidang Ferdy Sambo dkk, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan secara tertib dan tepat waktu menggelar sidang yang menarik perhatian luas masyarakat.

Dihubungi terpisah, Yonathan Baskoro, salah satu tim penasihat hukum keluarga Brigadir J mengapresiasi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang telah menggelar sidang secara tertib dan tepat waktu.

“Tentu kami apresiasi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang selalu on-time, tegas dan disiplin,” kata Yonathan.

Menurut Yonathan, apa yang ditampilkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan mengadili perkara pembunuhan Brigadir J sebagai wujud peradilan yang diharapkan oleh masyarakat.

“Inilah wujud peradilan yang betul-betul diharapkan masyarakat, mudah-mudahan menjadi contoh bagi pengadilan-pengadilan negeri yang ada di republik ini,” katanya. (*) 

Reporter: JP Group

Tim Gasing Kundur Barat Juarai Gasing Tingkat Kabupaten Karimun

0
Ketua perkumpulan pemain gasing Kundur Barat Zakir saat menyerahkan piala juara umum dalam festival gasing tingkat kabupaten Karimun kepada Camat Kundur Barat Khaidir Saleh.f.CAMAT KUNDUR BARAT

batampos- Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar festival gasing dan layang-layang dikawasan Coastal Area, dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Karimun yang ke23. Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, permainan tradisional ini harus tetap dilestarikan oleh generasi muda. Agar tidak tergerus oleh kemajuan teknologi saat ini.

” Seperti permainan gasing ini, anak-anak sekarang harus mengetahui. Tidak hanya permainan gadget yang diketahui, permainan tradisionalpun tidak kalah menariknya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu Ketua perkumpulan pemain gasing Kundur Barat Zakir yang memenangkan festival gasing mengatakan, dengan menjadi juara umum dalam festival gasing beberapa waktu lalu. Menjadi motivasi pihaknya untuk lebih banyak memperkenalkan permainan gasing kepada generasi muda.

” Kemarin (Jumat), sudah kita serahkan kepada Camat Kundur Barat Khaidir Saleh piala juara umum permainan tradisiona gasing. Dan, sekaligus meningkatkan talipersaudaraan dengan pimpinan wilayah dikampungnya, ” terang Zakir yang juga Ketua RT layang Kelurahan Sawang kecamatan Kundur Barat, Jumat (4/11).

BACA JUGA: Polsek Kundur Gencar Lakukan Sidak ke Sejumlah Apotek

Dan, pihaknya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Camat Kundur Barat serta Kapolsek Kuta/Kuba yang selalu mensupport kegiatan gasing. Baik, secara moril maupun materil dan sebagai contoh support beliau kepada kami pada waktu pelaksanaan berbagai kegiatan baik itu hari kemerdekaan RI maupun hari jadi kabupaten Karimun.

” Sebagai ucapan terimakasih, kami dari perkumpulan gasing Kundur Barat, memberikan kenang-kenangan kepada Camat Kundur Barat yaitu piala juara umum,” ungkapnya.

Sedangkan, Camat Kundur Barat Khaidir Saleh sangat mendukung kegiatan masyarakat, salah satunya perkumpulan gasing Kundur Barat ini. Sehingga, bisa mengharumkan nama kecamatan Kundur Barat ditingkat kabupaten. Dan, tidak tertutup kemungkinan bisa mengharumkan nama kabupaten Karimun dalam even-even ditingkat Provinsi maupun Nasional nantinya.

” Melalui permainan tradisional gasing ini, bisa mengangkat potensi wisata yang ada di tingkat kelurahan maupun kecamatan di Kundur Barat ini,” terangnya.

Sehingga, melalui perkumpulan gasing Kundur Barat ini diharapkan bisa memajukan permainan tradisional dan bisa mempromosikan wisata di kecamatan Kundur Barat. Tidak permainan gasing saja, tapi bisa permainan tradisional lainnya yang bisa menjalin talisilaturahmi dengan seluruh komponen masyarakat di kecamatan Kundur Barat/

” Pada intinya, kita sangat mendukung permainan tradisional yang ada diwilayah kecamatan Kundur Barat ini,” ucapnya.(*)

reporter: tri haryono

Usul Gelar Pahlawan Nasional untuk Mbah Bisri Gagal Lagi Tahun Ini

0
KH M. Bisri Syansuri, salah seorang pendiri NU dan pendiri Ponpes Mambaul Maarif Denanyar, Kabupaten Jombang, (istimewa)

batampos – Pada Momen Hari Pahlawan tahun ini, nama KH M. Bisri Syansuri, salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU), kembali gagal mendapat gelar pahlawan nasional. Padahal, usulan gelar pahlawan kepada ulama besar asal  Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sudah masuk disampaikan 2020 lalu.

Menurut Aziz Ja’far, ketua Ikatan Alumni PP Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat resmi penetapan gelar pahlawan terhadap Mbah Bisri. ”Jadi, tahun ini kayaknya belum dapat lagi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang (4/11).

Sejak 2019 lalu, pihaknya bersama tim sudah mempersiapkan tentang usulan pahlawan nasional untuk Mbah Bisri. Mulai persyaratan dokumen, berkas-berkas hingga sejumlah bukti otentik lainnya. ”Setelah itu, 2020 kita sudah mendapat restu dzuriyah Mbah Bisri. Langsung kita kumpulkan secepatnya, dan ada sidang-sidang,” imbuhnya.

Pada 2020 lalu, seluruh berkas juga sudah dikirim ke pemerintah pusat. Dari informasi yang masuk kepadanya, lanjut Aziz, dokumen yang dikirimkan itu dinilai sudah memenuhi syarat. ”Mulai keterlibatan Mbah Bisri dalam Kemerdekaan RI dan jasa-jasa besar beliau,’’ ungkapnya.

Sebagai ketua tim pengusul, saat itu bersama Pemkab Jombang, pihaknya optimistis gelar pahlawan nasional akan tercapai. Sebab, semua unsur telah terpenuhi. Namun, hingga masuk tiga tahun ini, Mbah Bisri belum juga mendapat gelar pahlawan nasional. ”Kami juga terus berupaya, biasanya dari pemerintah sendiri akan mengirim tembusan semisal ada kekurangan. Mudah-mudahan tahun depan,” tegas Aziz.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Jombang Hari Purnomo, beberapa waktu lalu pemerintah pusat telah mengumumjan gelar pahlawan kepada lima orang. Namun, nama Mbah Bisri tidak termasuk di dalamnya. ”Sampai saat ini, kami belum menerima pemberitahuan. Namun, sejak 2020 berproses, semua dokumen sudah dilengkapi,” ujarnya.

Hari menyebut, pengiriman dokumen dilakukan melalui Pemprov Jawa Timur, yang diteruskan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI. ”Lalu dibawa ke forum Sekretariat Kepresidenan, sampai awal tahun lalu kami belum mendapat pemberitahun,” imbuhnya.

Kini, tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat. Apakah gelar pahlawan nasional untuk Mbah Bisri tersebut disetujui atau masih ada kekurangan persyaratan yang lain. ”Karena bisa saja antrean banyak. Ternyata, sampai 2022 ini usulan permohonan belum dapat,” tambah Hari.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, selaku ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, menyampaikan, pemerintah telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh. Mereka dipilih berdasar usulan masyarakat dan melalui proses seleksi.

Kelima orang itu adalah dr HR Soeharto dari Jawa Tengah,  KGPAA Paku Alam VIII (Raja Paku Alam 1937-1989), dr Raden Rubini Natawisastra (Kalimantan Barat), H Salahuddin bin Talibuddin (Maluku Utara), dan KH Ahmad Sanusi (Jawa Barat).

Untuk diketahui, Mbah Bisri, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, dan KH Wahab Chasbullah adalah tiga ulama besar sekaligus muassis Ormas terbesar NU. Ketiganya bukan hanya berjasa pada perkembangan Islam, namun juga memiliki andil besar terhadap sejarah perjalanan bangsa. Nah, Mbah Hasyim dan Mbah Wahab sudah ditetapkan pemerintah sebagai pahlawan nasional. Namun, usulan pahlawan untuk Mbah Bisri tahun ini belum disetujui.

Dalam sebuah artikel Jejak-jejak Perjuangan KH Bisri Syansuri yang dimuat dalam buku Khazanah Islam Jawa terbitan Balai Litbang Semarang, Subhan Ridlo—penulis artikel—antara lain menceritakan bagaimana interaksi Mbah Bisri dengan tentara dan penguasa Jepang.

Penelitian Subhan mengungkap, masa pendudukan Jepang selama 3,5 tahun, membuat Mbah Bisri lebih berprihatin. Kemerdekaan telah tercapai, tetapi masalahnya adalah bagaimana mempertahankannya. Mbah Bisri mengambil jalan baru, yaitu turut aktif dalam pertahanan negara, dengan menjadi wakil ketua Markas Ulama Jawa Timur (MODT) pada 1947-1955. (Arsip Sejarah Hidup Lengkap KH Bisri Syansuri).

Markas tersebut semula berkedudukan di Waru, dekat Kota Surabaya. Namun, karena terus menerus terdesak sampai ke garis belakang, akhirnya dibubarkan dan saat pembubarannya terjadi di kala TNI telah berdiri sebagai satu-satunya angkatan bersenjata, yang bertanggung jawab atas pertahanan negara.

Antara 1947-1949, Mbah Bisrti menjadi ketua Markas Pertempuran Hisbullah Sabilillah (MPHS). Usia yang sudah menginjak 50 tahun saat itu, tidak mengurangi mobilitas dan kegesitan gerak fisiknya sama sekali.

Jenderal Purnawirawan A.H. Nasution memberikan informasi bahwa Mbah Bisri masih tetap melakukan konsultasi dengan para komandan militer di daerah pertempuran di Surabaya-Jombang, seperti Overste Kretarto dan sebagainya, bahkan setelah clash pertama sekalipun.

Apa yang memotivasi Mbah Bisri untuk terjun ke dalam perjuangan militer secara langsung, yaitu turunnya fatwa guru tercinta Mbah Hasyim Asy’ari tentang hukum jihad akbar dan perjuangan di jalan Allah bagi perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Periode kemerdekaan juga memberikan tahap baru dalam kehidupan Mbah Bisri. Yakni, keterlibatannya sebagai Kepala Staf Komando untuk menjadi penghubung antara gerakan massa yang dikerahkan oleh Bung Tomo dengan para kiai seluruh Jawa Timur menjelang peristiwa 10 November di Surabaya.

Pada Oktober 1945, Mbah Bisri memberi fatwa untuk berjihad melawan Belanda. Lalu, 1946 Mbah Bisri terlibat dalam lembaga pemerintahan dimulai dengan menjadi anggota dalam Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) mewakili unsur Masyumi, tempat NU tergabung secara politis.

Perang gerilya yang sempat membubarkan pesantrennya untuk sementara waktu, membuat keterlibatannya dalam lembaga pemerintahan terhenti. Tetapi keterlibatan itu dilanjutkan dalam keanggotaan Dewan Konstituante (1955-1959) sesudah Majelis Konstituante hasil Pemilu pertama dibubarkan. (*)

Reporter: JP Group

Ketua Umum PP Muhammadiyah Buka Sidang Pleno I Muktamar Ke-48

0
Rapat Pleno I Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Solo, Sabtu (5/11). (PP Muhammadiyah/Antara)

batampos – Muhammadiyah dan Aisyiyah resmi membuka Sidang Pleno I muktamar ke-48 yang diselenggarakan di Solo, Sabtu (5/11).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, kali ini sidang dilakukan secara hybrid atau kombinasi antara daring dengan luring. ”Insya Allah kita sudah beradaptasi dengan ini (hybrid), pembahasan dan persidangan akan berjalan lancar. Kalau pun ada kesulitan kami akan mengatasinya dengan baik,” kata Haedar Nashir seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, prosesi tersebut merupakan tonggak baru bagi persyarikatan. Meski demikian, pihaknya meminta agar Sidang Pleno I tersebut terus dikawal, bermarwah utama, memberikan uswatun hasanah, dan bermanfaat bagi semesta kehidupan.

Salah satu yang dibahas pada Sidang Pleno I tersebut yakni program Muhammadiyah 2022-2027. Haedar Nashir menjelaskan, sebagai organisasi Islam yang progresif, Muhammadiyah harus menyiapkan program-program untuk menyikapi berbagai gelombang masalah di masa depan. Upaya tersebut penting dilakukan untuk mengetahui tantangan seperti apa yang akan terjadi sehingga dapat dipersiapkan sedini mungkin.

Selain itu, yang juga dibahas yakni Risalah Islam Berkemajuan. Menurut dia, kputusan Muktamar ke-37 tahun 1968 menegaskan salah satu ciri dari masyarakat Islam yang menjadi tujuan Muhammadiyah adalah berkemajuan.

”Keputusan Muktamar tersebut akan lebih disempurnakan lagi pada Muktamar ke-48 tahun ini, di mana Muhammadiyah telah siap menyusun materi hal-hal yang berkaitan dengan corak pemikiran Risalah Islam Berkemajuan,” papar Haedar Nashir.

Dia mengatakan, Risalah Islam Berkemajuan itu tidak hanya menjadi wacana tetapi juga menjadi wujud pemikiran yang membumi. ”Kami berharap risalah ini menjadi alam pikiran, tindakan, dan gerakan bagi warga dan pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah,” ucap Haedar Nashir.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, isu-isu strategis tersebut diserap dari rangkaian masalah keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

”Problem ini diangkat untuk secara bersama-sama dicari solusinya sehingga pelaksanaan muktamar dengan tema Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta ini menemukan relevansinya,” tutur Abdul Mu’ti. (*)

Reporter: JP Group

IPW Tegaskan Peran Publik Penting untuk Tingkatkan Kinerja Polri

0
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso (Ayu Khania Pranisitha/Antara)

batampos – Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan, peran publik sangat penting dalam meningkatkan kinerja Polri. Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu takut untuk turut ambil bagian, dengan bersama-sama melakukan pengawasan terhadap Institusi Polri dan melaporkan oknum-oknum penegak hukum yang melakukan pelanggaran.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, sejak kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serangan demi serangan kepada institusi Polri diterima dengan baik sebagai kritik yang membangun. “Soal pengawasan oleh masyarakat jangan takut, kami meneliti selama Pak Listyo menjadi Kapolri, memang ada yang tahun 2021 itu ada yang ditangkap pengkritik, kemudian diperintahkan untuk lepas, itu biasanya oleh Kepolisian-kepolisian di wilayah, kritik sekeras apapun sekarang diterima tanpa serangan balik,” kata Sugeng dalam keterangannya, Minggu (6/11).

Sugeng menjelaskan, pada 2022 ini terdapat kasus yang melibatkan Alvin Lim tapi bukan ditangkap oleh polisi, melainkan terkait kasus lain. Padahal, Alfin Lim melontarkan kritik yang dapat dijadikan bahan untuk melakukan serangan balik bagi Polisi.

“Justru ada satu orang ya Alvin Lim ditangkap tapi bukan oleh polisi, tapi oleh kasus lain, bahkan dia menyerang polisi habis-habisan, Pak Sisno Adiwinoto Ketua Purnawirawan Polri mengusulkan supaya dilakukan tindakan pelaporan oleh polisi, tapi tidak dilakukan sampai sekarang. Jadi, artinya memang Pak Kapolri mendengar masyarakat itu, tidak antikritik memang dijalankan,” tutur Sugeng.

Pihaknya mengamini, pembentukan suatu instrumen yang dapat melegitimasi tindakan Kapolri agar diikuti oleh seluruh jajarannya, dengan harapan ke depan Polri menjadi institusi yang benar-benar tidak antikritik.

“Tapi ini betul harus dibentuk dalam satu instrumen setidaknya surat perintah begitu kepada seluruh pimpipinan bahwa kritik tidak boleh dibalas dengan pelaporan pidana,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kasus Aktif Covid di Karimun 9 Orang, 3 Dirawat di Rumah Sakit

0

batampos- Seiring dengan adanya jenis virus Covid-19 yang baru dengan nanam XBB, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun mulai mengumpulkan sampel pasien yang positif terpapar Covid-19.

Rachmadi

”Kita ketahui memang akhir bulan lalu dan sampai saat ini memang terjadi sedikit peningkatan kasus Covid-19. Untuk hari ini (Jumat) ada tambahan 3 kasus baru. Sehingga, jumlah kasus aktif positif Covid-19 menjadi 9 kasus. Dan tiga orang diantaranya dirawat di rumah sakit,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Karimun, Rachmadi.

Dengan adanya tambahan atau peningkatan kasus ini, katanya, maka perlu diketahui juga jenis virus Covid-19 tersebut. Khususnya, untuk mengetahui apakah pasien yang positif ini terpapar jenis virus XBB. Untuk itu, saat ini pihaknya sudah mengumpulkan sampel PCR milik pasien yang sudah positif terpapar Covid-19.

BACA JUGA: Kematian Disebabkan Covid-19 di Kepri Mendekati 2.000 Kasus

”Jumlah sampel yang sudah kita kumpulkan itu ada tiga yang berasal dari orang pasien. Dan sisanya masih dalam proses pengambilan. Setelah itu, akan kita kirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) di Batam. Karena, saat ini BTKLPP sudah bisa melakukan whole genome sequence (WGS) sampel PCR untuk mengetahui jenis virus,” jelasnya.

Jika sebelumnya, lanjut Rachmadi, untuk melakukan pemeriksaan sampel PCR dengan metode WGS, sampel harus dikirim ke Jakarta dan hasilnya butuh waktu lama. Tapi, sejak akhir bulan lalu di BTKLPP Batam sudah bisa dilakukan. Sehingga, hasilnya bisa lebih cepat.

Menyinggung tentang prediksi meningkatnya Covid-19 di Indonesia, Rachmadi menyebutkan, memang dari pusat diprediksi akan terjadi peningkatan sampai akhir tahun. ”Hanya saja, untuk Kabupaten Karimun mudah-mudahan bisa tetap terjaga. Khususnya, bagaimana mengantisipasi agar tidak terpapar masyarakat sudah mengetahui caranya,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi

Fitur Komunitas Ada di Whatsapp

0

batampos – WhatsApp resmi meluncurkan fitur Komunitas secara global. Pada awal tahun ini, telah diinformasikan bahwa WhatApps sedang membangun pembaruan besar terkait dengan cara orang-orang terhubung di dalam grup.

Kini berbagai grup dengan ketertarikan atau tema yang sama seperti orangtua murid, tetangga/perumahan hingga rekan di kantor dapat berada di dalam satu payung tanpa perlu meninggalkan grup yang ada dan percakapan dapat dikelola dengan lebih baik.

Ilustrasi fitur Komunitas pada aplikasi pesan WhatsApp (ANTARA/Ho/WhatsApp)

Untuk memulai, ketuk tab komunitas baru di bagian atas chat pada Android dan di bagian bawah di iOS. Selanjutnya, pengguna dapat memulai Komunitas baru dari awal atau menambahkan grup yang sudah ada.

Setelah masuk ke dalam komunitas, pengguna dapat dengan mudah beralih antara grup yang tersedia untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan atau saat memerlukannya. Admin pun dapat mengirimkan pembaruan penting kepada semua orang di dalam Komunitas.

“Kadang kalau ada informasi chat di WhatsApp itu kan suka tenggelam dengan respon-responnya. Sekarang informasi ini bisa tetap ada di Komunitas di papan pengumuman. Hanya admin yang bisa posting,” ujar Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia, Esther Samboh dalam media briefing WhatsApp, Rabu (2/11).

BACA JUGA: 1 Grup WhatsApp Bisa 512 Pengguna

“Nanti admin juga bisa menghapus pesan-pesan yang salah. Anggota juga bisa melihat grup apa saja yang ada di komunitas itu,” lanjutnya.

Kehadiran fitur Komunitas bertujuan untuk meningkatkan standar tentang cara organisasi berkomunikasi dengan tingkat privasi dan keamanan yang tidak akan ditemukan di platform lain.

Esther mengatakan alternatif yang tersedia saat ini memerlukan aplikasi atau perangkat lunak yang dapat dipercaya dengan salinan pesan mereka. Sedangkan Komunitas pada WhatsApp mampu memberikan semuanya dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Selain itu, WhatsApp merilis tiga fitur seperti membuat polling dalam chat, panggilan video hingga 32 orang, dan grup beranggotakan maksimum 1024 pengguna.

Platform ini juga memperbesar ukuran berbagi file hingga 2Gb yang bisa terdiri dari dokumen, video, audio maupun foto serta penghapusan pesan oleh admin, yang akan sangat berguna untuk Komunitas.

Untuk membangun fitur Komunitas, WhatsApp telah bekerja dengan lebih dari 50 organisasi di 15 negara guna memenuhi kebutuhan penggunanya.

“Kami begitu senang karena masukan yang kami terima sehubungan dengan fitur baru ini sangat membantu grup dalam mengelola dan mencapai tujuan mereka secara lebih baik,” kata Esther.

Sebelum diluncurkan secara resmi pada hari ini, Kamis (3/11), WhatsApp telah menggandeng 12 komunitas di Indonesia yang berkesempatan mencoba fitur Komunitas lebih awal, beberapa di antaranya adalah Langsung Enak, sebuah komunitas pecinta kuliner populer, dan Play:On Indonesia Community, komunitas penggemar Mini 4WD.

“Dengan menggunakan grup pengumuman di Komunitas, saya dapat dengan mudah menjangkau semua anggota komunitas hanya dari satu jendela obrolan, sehingga lebih efisien. Sebelumnya saya tidak dapat melakukannya sekaligus dan harus melakukan beberapa posting berkali-kali di grup chat yang berbeda sehingga sangat merepotkan,” kata Rangga Marvel, pendiri Play:On Indonesia Community.

Sementara itu, WhatsApp juga terus membangun dan menambahkan fitur-fitur terbaru dalam beberapa bulan mendatang. (*)

reporter: antara

Nongsa Digital Park Hasilkan 50 Lebih Karya Film

0
IMG 20211117 WA0014 e1637225760452
Nongsa Digital Park (NDP). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Keberadaan Nongsa Digital Park (NDP) yang berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kini telah memproduksi 50 karya film maupun series televisi. Didukung dengan konsep digital teknologi dan kualitas sumber daya, lahirlah karya film berkelas berskala internasional maupun lokal diproduksi di Nongsa Digital Park.

“Nongsa Digital Park mempunyai peranan penting bagi dunia perfilman. Baginya di era digital seperti saat ini, sejumlah rumah produksi sangat membutuhkan dukungan dari Nongsa Digital Park,” ujar Head Off Animation Movie Studio, John Radel Acs, Jumat (4/11/2022)

John menjelaskan, dari 50 film tersebut didominasi film animasi dan TV Series. Pihaknya pun mengapresiasi dukungan dari Pemerintah yang memberikan angin segar dengan mengundang Dubes Amerika dan Kanada.

Baca Juga: Bantu Warga Tanjunguma, Harbour Bay Ferry Terminal Salurkan Paket Sembako

Hal itu lanjutnya, tentu akan berdampak bagi pertumbuhan industri kreatif di Nongsa Digital Park.

“Sangat penting bagi kami, dan sejumlah negara juga akan merasakan dampak positif dari hadirnya NDP. Bagi kami, Indonesia akan membawa mitra di Kanada dan Amerika,” terang John.

John menyampaikan, saat ini di kawasan NDP terdapat lebih 300 orang animator asli Indonesia atau warga lokal Kota Batam. Sedangkan untuk tenaga kerja asing tergantung pada setiap proyek film yang dikerjakan.

Baca Juga: Ini Kata Menko Perekonomian Terkait Kendala Perizinan yang Dialami Investor di Batam

“Setidaknya kami membutuhkan sedikitpun 253 orang setiap kali kami melakukan satu produksi Film. Untuk tenaga animasi, mayoritas orang Indonesia termasuk pendukung produksi lainnya,” ujarnya.

Untuk produksi yang baru saja di selesaikan ialah adalah ‘Losmen Melati’. Dimana akan dijadwalkan tayang pada Januari atau Februari 2023 dan akan tayang di bioskop Indonesia.

“Sebelumnya direncanakan akan tayang pada bulan Oktober kemarin. Tetapi, sedikit ada kendala,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Jabatan Sekda dan Kadis Perkim Bintan Dilelang

0
Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan membuka seleksi lelang jabatan di lingkungan Pemkab Bintan.

Seleksi terbuka itu untuk jabatan sekretaris daerah (Sekda) dan kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman (Perkim) Bintan.

“Open bidding untuk dua jabatan yakni jabatan Sekda dan Kadis Perkim,” kata Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika selesai melepas atlet Bintan yang bakal berlaga dalam ajang Porprov V Kepri tahun 2022 di aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Jumat (4/11) siang.

Dia mengatakan, tahapan open bidding untuk dua jabatan tersebut akan berlangsung selama sebulan.

BACA JUGA: OPD Pemprov Diminta Bergegas, Proyek Senilai Puluhan Miliar Ada yang Belum Dilelang

Saat ini, pihaknya sudah membuka pendaftaran calon sekda dan calon kadis Perkim Bintan.

“Untuk pendaftaran sudah dibuka semalam secara online,” kata dia.

Ronny juga mengatakan, terkait seleksi lelang jabatan ini sudah diinformasikan ke organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bintan.

Bahkan, pihaknya mempersilakan jika ada calon dari luar Kabupaten Bintan yang berminat mendaftar untuk dua jabatan tersebut.

“Kalau ada calon yang dari luar silakan mendaftar,” kata dia.

Disinggung apakah dirinya tertarik mengikuti seleksi calon sekda Bintan, Ronny tersenyum.

“Kalau peluang itu ada, harus izin dulu dari istri,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Panitia Natal Oikoumene Provinsi Kepri 2022 Terbentuk, Wirya Silalahi jadi Ketua

0
Rapat sekaligus pelantikan panitia Natal Oikoumene Kepri 2022

batampos- Setelah vakum beberapa tahun akibat pandemi, akhirnya tahun 2022 ini, umat kristen di Kepri bisa merayakan natal oikumene bersama. Hal ini setelah panitia natal oikumene Provinsi Kepri 2022 dilantik oleh Ketua- ketua Lembaga Aras Nasional Kepri di gedung sekolah minggu HKBP Batam Centre, Jumat (4/11).

Dalam susunan kepanitaaan Natal Oikumene Provinsi Kepri 2022, Ir.Wirya Putra Silalahi yang juga anggota DPRD Kepri Dapil Batam dipilih dan dilantik sebagai ketua. Sedangkan Pdt. El Roy Manalu sebagai wakil Ketua sekaligus ketua pelaksana.

BACA JUGA: Coffee Morning MUKI-Lembaga Aras Kristen Kepri dan BKAG Batam, Sepakat Adakan Natal Oikumene

Kepanitiaan sendiri berjumlah sekitar 80 orang, sebagian besar terdiri dari kalangan pendeta dan para aktivis gereja dari berbagai dedominasi gereja yang ada di Kepri terutama di Batam.

Menurut Ketua Panitia Natal Oikumene Provinsi Kepri 2022 Ir Wirya Selalai, Oikoumene berarti gerakan Satu Rumah atau Rumah Tuhan, gabungan semua denomasi Kristen, baik antara unsur Kristen Protestan yg diwakili 5 Lembaga Aras dan Unsur Katolik yg di wakili oleh Kevikepan.

Hadir pada saat pelantikan yang diawali dengan ibadah, ketua-ketua Lembaga Aras Nasional Kepri dari Persekutuan Geraja-gereja di Indonesia Wilayah, PGIW Kepri dengan Ketum Pdt Renova Sitorus yang juga Praeses HKBP Distrik XX Kepri. Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia, PGPI dgn ketum Pdt Timbul Silalahi, Persekutuan Gereja Lembaga Injili Idonesia, PGLII dengan ketum Pdt Jimmy Loho, Pesekutuan Baptis Independan, PBI dengan ketum Pdt. Sumargono. Dan ketum Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, GMAHK Pdt. P. Hutapea serta Badan Kerjasama Antar Gereja, BKAG Kota Batam dengan ketum Pdt. dr Surya Wijaya. Seharusnya juga ikut Lembaga Aras dari Katolik atau Kevikepan Kepri dengan ketua Pastor R.D. Lucius Poya.

Seperti diketahui umat Kristiani di Kepri ada sekitar 14% atau sekitar 300.000 ribu jiwa, dan sekitar 83% atau 251.000 ribu jiwa berdomisili di Batam.

Dari ke-6 Lembaga Aras Nasional di Kepri ini, PGIW mempunyai jemaat sekitar 166.000 jiwa, PGPI sekitar 58.00 jiwa, PGLII sekitar 41.000 jiwa, PBI ada 8.000 jiwa, GMAHK ada 2.000 jiwa, dan Katolik sekitar 54.000 jiwa.

”Dengan Perayaan Natal bersama ini diharapkan makin terjadi pembinaan umat Kristiani dan semakin terjadi kerukunan sesama umat Kristiani dan membawa damai untuk masyarakat Kepri keseluruhan,” ujar Wirya seusai dilantik. (*)