batampos -DPRD Kepri akan mengawal pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Minyak dan Gas Bumi untuk mengejar pendapatan participating interest (PI) 10 persen. Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin menjelaskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembentukan BUMD Migas sangat beprotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) dengan nilai triliunan per tahun.
Foto: Peri / Batam Pos Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin.
Sekarang ranperda pembentukan BUMD baru itu diusulkan oleh Pemprov Kepri ke DPRD melalui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2023.
“Komisi II akan segera menggesa pembahasannya awal Januari 2023, karena semuanya harus selesai bulan November oleh BPH Migas” kata Wahyu Wahyudin di Tanjungpinang, Jumat, (25/11).
Sebagai Ketua Komisi yang membidangi masalah ekonomi, Wahyudin menyambut baik pembentukan BUMD Migas sebagai upaya Pemprov Kepri untuk mendapatkan PI 10 persen atas pengelolaan sumber daya alam migas.
PI 10 persen adalah besaran maksimal 10 persen pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.
“Seperti Jawa Barat yang telah memperoleh pendapatan rata-rata Rp 2 triliun per tahun dari PI 10 persen. Kepri juga bisa apalagi luas blok migas kita lebih besar dari mereka,” sebutnya.
Menurutnya PI 10 persen menjadi peluang bagus bagi Pemprov Kepri untuk meningkatkan PAD, sebab selama ini pendapatan murni daerah hanya mengandalkan pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan hasil sekitar Rp 1 triliun lebih per tahun.
Meskipun pembentukan BUMD Migas itu tentu akan berdampak terhadap penyertaan modal yang cukup besar, hal itu dapat dicarikan solusi bersama melalui kerja sama dengan berbagai pihak terkait hingga membuka saham penyertaan modal di BUMD Migas.
“Saya yakin, kalau ada kemauan pasti ada jalan. Tinggal bagaimana usaha kita bersama mendorong ini harus sukses,” imbuhnya. (*)
batampos – Seorang siswi SMA di Batam digagahi dua pria yang baru dikenalnya. Modus pria yang bekerja sebagai supir travel ini mengajak pelajar tersebut jalan-jalan kemudian dijanjikan nikah.
Perbuatan bejat kedua pria tersebut terungkap setelah orang tua korban membuat laporan ke polisi. Berawal dari kecurigaan orang tua korban karena anaknya tak pulang semalaman.
Padahal dari rumah anaknya yang masih berusia 16 tahun itu izin ke rumah teman. Namun ternyata, sang anak dibawa oleh dua pria yang baru dikenal dan dicabuli. Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Kemarin kedua pria yang diduga mencabuli remaja putri itu duduk sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Mereka adalah Sa dan REP, yang bekerja sebagai supir salah satu travel di Batam.
Agenda sidang yakni keterangan saksi korban dan orang tua korban. Namun proses persidangan berlangsung tertutup karena korban masih di bawah umur.
“Agenda sidang keterangan saksi dari korban dan orang tuanya,” ujar kuasa hukum terdakwa Cristopher Ef Silitongga usai sidang.
Dikatakannya, keterangan saksi korban menjelaskan bagaimana pencabulan itu terjadi. Berawal dari perkenalan saksi korban dengan salah satu terdakwa dari media sosial. Dari perkenalan itu, mereka pun semakin dekat dan akhirnya memutuskan bertemu.
“Saat bertemu, satu terdakwa membawa rekannya juga. Mereka mengajak korban keliling Batam, ke Barelang dan lainnya,”sebut Cristopher.
Ternyata dalam perjalanan itu kedua terdakwa sudah berniat untuk mencabuli korban. Mereka kemudian membawa korban ke sebuah hotel kawasan Pelita. Di sana korban digilir secara bergantian.
“Awalnya korban dicabuli oleh Sa, usai Sa keluar masuk REP, yang juga mencabuli korban. Korban diiming-imingi akan dinikahi oleh salah satu terdakwa,” jelas Cris lagi.
Keterangan para saksi menurut Cris dibenarkan oleh kedua terdakwa. Sidang yang dipimpin majelis hakim David Sitorus akhirnya ditunda Minggu depan.
Sebelum ditunda majelis hakim meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Karya So Immanuel menyiapkan tuntutan terhadap terdakwa.(*)
batampos– Pekerjaan proyek strategis Intergrasi Pelantar I-II Tanjungpinang terus digesa. Mengingatkan, waktu pekerjaan sudah masuk fase kritis.
“Pekerjaan integrasi Pelantar I-II Tanjungpinang dikerjakan oleh dua kontraktor yang berbeda,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPP) Proyek Pelantar I-II Tanjungpinang, Aziz Kasim Djou, kemarin di Tanjungpinang.
Menurutnya, pekerjaan yang ditangani oleh PT. Yudha Perkasa Utama, yakni Segmen Pelantar II, progresnya sudah pada angka 90,56 persen. Capaian ini, sudah melebihi target dalam rencana kerja.
“Pekerjaan intergasi Pelantar I-II dari segmen Pelantar II mengalami deviasi positif. Karena progresnya sudah melebihi dari rencana kerja yang dibuat,” jelasnya.
Kemudian, untuk pekerjaan dari segmen Pelantar I yang dilaksanakan oleh Progres 77,22 persen. Sementara, dalam rencana progres sampai saat ini adalah 63,87 persen.
“PT.Bintanika Jaya pekerjaannya juga mengalami deviasi positif sebesar 13,35 persen,” jelas Aziz yang merupakan Kabid Pelabuhan Dishub Provinsi Kepri tersebut.
Progres pembangunan integrasi pelantar Tanjungpinang
Ditegaskannya, melihat kondisi di lapangan sekarang ini, pihaknya optimisi proyek strategis yang dibangun dari pembiayaan PT. SMI Persero ini selesai tepat waktu. Meskipun saat ini, pekerjaan terhambat oleh cuaca.
“Kontraktor bekerja siang dan malam, semoga semua berjalan dengan baik. Tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu sisa pekerjaan kedepan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Kepri lewat kegiatan TA 2022 ini, melanjutkan proyek integrasi Pelantar I-II Tanjungpinang. Kedua kegiatan tersebut memiliki Pagu Anggaran (PA) sebesar Rp40 miliar.
Adapun untuk segmen Pelantar I PA dari APBD Kepri TA 2022 ini adalah sebesar Rp23,8 miliar. Sedangkan untuk segmen Pelantar II sebesar Rp16,2 miliar.(*)
Ilustrasi. Kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terpasang di Simpang Masjid Agung Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pelanggaran pengendara lalu-lintas masih banyak terlihat di sejumlah kawasan. Pelanggaran ini kerap dilakukan pengendara di jalanan yang jauh dari kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Diketahui, kamera pemantau yang memiliki fitur ETLE di Batam baru terpasang di 3 titik. Yakni Jalan Raja Isa (KDA), Jalan Ahmad Yani (Simpang Masjid Agung Batam Center) dan Jalan Brigjen Katamso (BNI Panbil).
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra, mengatakan untuk penindakan pelanggaran pengendara di jalanan atau diluar kamera ETLE, pihaknya sudah menggunakan ETLE mobile.
“ETLE mobile sudah ada di Batam. Tapi hanya 2 ponsel saja,” ujar Yudhi.
ETLE mobile menggunakan ponsel android khusus yang servernya tersambung langsung dengan ruang kendali posko RTMC gedung Ditlantas Polda Kepri.
Cara kerjanya, personel Satlantas akan memfoto plat kendaraan yang melanggar menggunakan ponsel tersebut. Bagi pelanggar akan mendapat surat yang diantar melalui Kantor Pos.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk tidak lagi melakukan penilangan secara manual.
Instruksi larangan menggelar tilang secara manual tersebut dimuat dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.
Adapun salah satu isi telegram itu mengatur agar jajaran Korlantas memaksimalkan penindakan melalui ETLE baik statis maupun Mobile.(*)
batampos – Perusahaan teknologi global Epson melanjutkan upayanya selama dua tahun berturut-turut guna meningkatkan kesadaran akan pemanasan global, melalui kampanye baru, yang berfokus pada masalah penghijauan Arktik, dan bagaimana bisnis dan konsumen dapat mengambil lebih banyak tindakan untuk mengurangi dampak lingkungan mereka.
Kampanye ini dibangun atas kampanye sebelumnya yang diproduksi oleh National Geographic CreativeWorks. Kampanye tahun lalu memenangkan Webby Award sebagai People’s Voice Winner dalam kategori konten media sosial yang didedikasikan untuk isu keberlanjutan, iklim, dan lingkungan.
Dalam kampanye tahun ini, Penjelajah National Geographic dan ahli ekologi Profesor Isla Myers-Smith dari University of Edinburgh menguraikan penelitiannya mengenai bagaimana kenaikan suhu dan musim pemanasan mengarah pada fenomena yang disebut ’penghijauan Arktik’.
Selama hampir dua puluh tahun, Profesor Myers-Smith telah mempelajari dampak perubahan iklim di tundra Arktik. Dalam beberapa tahun terakhir, dia dan relasinya telah mengamati tendensi yang berbeda, dengan pohon dan semak yang tumbuh lebih mudah di Arktik di mana lapisan es mencair.
Saat suhu menghangat, lapisan es mencair, melepaskan karbon yang tersimpan di dalamnya, sebagian besar dalam bentuk tanaman dan hewan purba yang membusuk. Dan saat tanah menghangat, tanaman tumbuh lebih tinggi dan lebih padat menahan salju yang berfungsi sebagai lapisan untuk melindungi tanah dan mempercepat pemanasan untuk melepaskan lebih banyak karbon.
Para ilmuwan memperkirakan lapisan es dunia akan mencair secara substansial pada tahun 2100. Pada Januari 2022, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, Nature Reviews Earth & Environment, memperkirakan pencairan lapisan es dapat melepaskan sebanyak 624 juta ton karbondioksida per tahun ke atmosfer. Prof. Myers-Smith dan relasinya mempublikasikan studi terpisah di Nature Reviews Earth & Environment, mengenai penemuan perubahan vegetasi tundra termasuk peningkatan semak dapat memainkan peran penting dalam laju pencairan lapisan es.
Profesor Myers-Smith percaya bahwa sangat penting bagi masyarakat untuk memahami implikasi penghijauan Arktik dan bagaimana membuat perubahan kecil dalam kehidupan kita sehari-hari dapat memiliki efek positif terhadap lingkungan.
”Dari menghemat energi di rumah hingga bersepeda ke kantor dan mengkonsumsi pangan lokal, kita dapat membuat perbedaan. Penting bagi kita semua untuk menyadari bagaimana pilihan kita berdampak pada lingkungan—di wilayah kita sendiri dan di seluruh planet.”
Managing Director Regional Epson Asia Tenggara, Mr. Siew Jin Kiat mengatakan bahwa ”Kami senang dapat bekerja sama dengan National Geographic CreativeWorks untuk tahun kedua dalam meningkatkan kesadaran mengenai masalah penghijauan Arktik. Keberlanjutan adalah inti dari semua yang kami lakukan, dan kami berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan kami sendiri dan membantu pelanggan kami untuk dapat melakukannya juga,” ujarnya.
Dalam hal ini, Epson telah memelopori berbagai produk printer dengan Teknologi Bebas Panas yang menggunakan energi sangat rendah dan Penggantian suku cadang yang lebih sedikit. Kampanye Epson Asia Tenggara, ’Be Cool’, mendorong masyarakat untuk beralih ke printer EcoTank yang Bebas Panas. Dengan menggabungkan teknologi sadar lingkungan dengan fitur yang efisien, pelanggan dapat menjadi lebih berkelanjutan dan produktif dalam kebiasaan mencetak sehari-hari.
Melalui kampanye ini, Epson berharap dapat mendorong bisnis dan konsumen untuk membuat pilihan teknologi yang dapat membantu mengurangi dampak karbon. Epson percaya ini hanyalah salah satu dari banyak cara di mana konsumen dan bisnis dapat membuat perubahan. (*)
Ilustrasi. Para pekerja di Kota Batam yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Wali Kota Batam, beberapa waktu lalu. Foto: Messa Haris
batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam akan segera melakukan pembahasan upah minimum kota (UMK) Batam. Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menyampaikan rapat pembahasan UMK akan dilaksanakan minggu depan.
Ia mengatakan, pembahasan akan dilakukan bersama dengan Dewan Pengupahan Kota Batam.
“Rapat nantinya akan menggunakan skema Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, tentang penghitungan upah tahun 2023. Berapanya, baru tahu nanti saat pengupahan,” ujarnya, Kamis (24/11/2022).
Ketua koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim memberikan keterangan pers usai menghadap Raja Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Selasa (22/11/2022). Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah menerima ketua-ketua gabungan partai Pakatan Harapan dan Perikatan Nasional yang menyerahkan nama calon Perdana Menteri Malaysia ke-10 di Istana Negara pada 22 November 2022. (ANTARA FOTO/Virna Puspa Setyorini/aww.)
batampos – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa Indonesia merupakan sahabat sejati Malaysia. Anwar mengatakan hubungan kedua negara di berbagai bidang mulai dari perdagangan hingga budaya dan tenaga kerja dapat semakin ditingkatkan.
“Saya tegaskan Indonesia merupakan sahabat sejati Malaysia dan saya mengharapkan hubungan dagang dan bisnis, investasi, budaya dan isu pekerja dapat ditingkatkan. Persahabatan kedua-duanya harus diperkokoh,” kata Anwar melalui akun media sosialnya, Kamis (24/11).
Anwar juga menyampaikan beberapa isu, termasuk soal tenaga kerja, dapat diluruskan dengan cara yang bersih.
Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurut Anwar, merupakan kepala negara pertama yang menghubunginya untuk mengucapkan selamat atas pengangkatannya sebagai Perdana Menteri Malaysia.
Sementara itu, di ujung telepon, Presiden Jokowi, atas nama Pemerintah dan Rakyat Indonesia, mengucapkan selamat atas terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia.
Menurut Presiden, PM Anwar Ibrahim adalah sosok yang dikenal luas dan dihormati di Indonesia.
Sementara itu, dalam keterangan persnys di Selangor, Kuala Lumpur, Anwar menyebutkan posisi penting sejumlah negara tetangga untuk dapat meningkatkan perdagangan dan investasi. Upaya yang sama juga dilakukan terhadap Amerika Serikat, Eropa, India dan negara-negara anggota ASEAN sebagai basis di kawasan.
Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah telah menyetujui pengangkatan Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia pada Kamis siang.
Upacara pemberian akta pengangkatan, dan upacara pengucapan sumpah jabatan dan kesetiaan sebagai perdana menteri telah dilaksanakan di Istana Negara pada pukul 17.00 waktu setempat. Anwar Ibrahim terlihat meninggalkan Istana Negara sekitar pukul 18.30. (*)
Salah seorang warga Lorong Bawean, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Magdalena melihat meteran air PDAM yang belum mengalir, Selasa (4/10). F. Peri Irawan
batampos- Bagi menuntaskan persoalan air di Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan). Pemprov Kepri akan menawarkan pengelolaan ke investor.
Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira mengatakan, persoalan air di Pulau Bintan menjadi salah satu atensi Pemprov Kepri. Menurutnya, dengan sistem kerjasama, penyelesaian masalah akan lebih cepat.
“Penyelesaian persoalan di Tanjungpinang dan Bintan membutuhkan biaya besar. Sementara kondisi anggaran daerah terbatas,” ujar Luki Zaiman Prawira, Kamis (24/11) di Tanjungpinang.
Dijelaskannya, skema yang akan ditawarkan adalah kerjasama. Bukan sepenuhnya diserahkan pengelolaan kepada pihak swasta. Dijelaskannya, rancangan untuk kerjasama ini, sedang disiapkan.
“Saat ini, sedang dalam penjajakan dengan pihak investor. Semoga semua berjalan sesuai dengan rencana kita,” tutupnya.
Belum lama ini, Direktur Perusda PDAM Tirta Kepri, Mamat mengatakan pihaknya sedang menjajaki peluang kerjasama dengan PT. Adya Tirta Batam (ATB) untuk pengelolaan air di Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan).
“Memang ada penjajakan kerjasama dengan ATB untuk pengelolaan air di Pulau Bintan. Namun demikian, belum ada pembicaraan lebih lanjut,” ujar Mamat.
Diakuinya, dengan kemampuan yang tersedia, PDAM tentu kesulitan untuk memberikan pelayanan yang prima. Sehingga butuh dukungan dari luar.
“Keinginan kita tentu memberikan pelayanan terbaik. Namun kondisi belum mendukung untuk itu,” jelas Mantan Kepala Cabang PDAM Tanjunguban, Bintan tersebut.(*)
Usianya masih belia, tapi sudah mampu meraih prestasi puncak. Itu yang dibuktikan Yoshie Honda di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri V Bintan 2022.
***
Yoshie Honda memamerkan medali yang diraihnya di kolam renang Fasharkan, Mentigi, Tanjunguban.
PAGI itu tak ada yang menyangka jika medali emas kategori open water swimming (OWS) cabang olah raga (cabor) renang menjadi milik perenang muda Batam. Tidak juga bagi perenang cilik Yoshie Honda.
Kategori OWS emang baru kali pertama di gelar di ajang Porprov Kepri V Bintan 2022. Lokasinya pun terbilang unik karena digelar di kolam renang terbesar se-Asia Tenggara, Treasure Bay, Jumat (11/10) lalu.
Hanya satu nomor yang dipertandingkan di OWS, yakni 3.000 m. Nomor ini dipertandingkan untuk putra dan putri.
Tak diduga perenang putri berusia 11 tahun bulan mendatang ini mampu meraih medali emas. Ia mencatatkan waktu 32.28 menit.
Prestasi Yoshie menjadi catatan tersendiri, pasalnya perenang cilik Batam kelahiran 31 Desember 2011 mampu mengalahkan lawannya yang terbilang usianya berada di atasnya.
Tak hanya itu, di kategori renang kolam Yoshie juga mampu meraih sejumlah medali. Lima medali dipersembahkannya bagi Kota Batam.
Tercatat dua emas, dua perak, dan satu perunggu berhasil disabet siswi SD Kallista ini. Emas dipersembahkan di nomor 100 m gaya kupu-kupu dan 4×100 m estafet gaya bebas.
“Perak di 200 m gaya bebas dan 50 m gaya punggung. Perunggu di nomor 100 m gaya punggung,” kata Yoshie, Minggu (20/11). Total tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu menjadi koleksi Yoshie yang didapatkan dari ajang multievent terbesar di Kepri itu.
Siswi kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Kallista ini mengaku bahwa dirinya tak menyiapkan diri secara khusus untuk berlaga di Porprov. Ia hanya berlatih rutin setiap hari menjelang gelaran Porprov.
Sedikitnya Yoshie berlatih selama empat jam dalam satu hari. “Dua jam saat pagi, kemudian sekolah, dan dua jam lagi di sore hari.”paparnya. Dengan berlatih secara rutin setiap hari ini hal ini membuatnya siap untuk turun berlaga setiap saat.
Ia mengaku sangat terbantu dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh sekolah saat dirinya mempersiapkan diri menghadapi Porprov. SD Kallista, tempat Yoshie menuntut ilmu, memberikan kelonggaran saat mempersiapkan diri jelang Porprov.
“Semakin fokus berlatih setelah mendapat izin dari sekolah. Kepala sekolah SD Kallista Muharman Hakimi memberikan kelonggaran untuk penyesuaian kegiatan belajar,” kata dia. “Minggu libur latihan, dengan latihan fisik sebanyak tiga kali dalam satu minggu,” tambah Yoshie.
Yoshie sendiri terbilang anak yang disiplin. Orang tuanya menyebut Yoshie pandai mengatur waktunya sendiri. Dikatakannya Yoshie mengatur sendiri jadwal kegiatannya. “Kapan harus berlatih, sekolah, atau dengan kegiatan lainnya,” kata Renny, ibunda Yoshie.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kebijakan yang diberikan sekolah. “Terima kasih atas perhatian dan dukungan dari guru-guru dan Kepala Sekolah SD Kallista Muharman Hakimi sehingga Yoshie bisa meraih prestasi maksimal.
Di setiap harinya, Yoshie berlatih pagi mulai pukul 4.30 WIB hingga pukul 06.30. Mulai pukul 08.00-14.00 adalah jadwal Yoshie untuk mengikuti pelajaran.
Selanjutnya, pukul 16.00-18.00 WIB Yoshie kembali melakukan latihan. Dan semuanya ini dijalani Yoshie dengan senang hati.
“Aktivitas harian Yoshie terbilang padat. Hanya longgar di hari Minggu,” katanya.
Ketertarikan Yoshie di dunia renang berawal di tahun 2019. Berawal dari basic berenang, Yoshie jatuh hati dan menggemari cabang olahraga air ini.
Saat pandemi Covid-19 2020 lalu, Yoshie malah semakin intens dengan renang. Ia bahkan ikut berlatih dengan WDS Aquatic Swimming Club, sebuah klub renang yang berada di Tangerang Selatan.
“Saat itu untuk menemani abang yang berlatih renang di Jakarta, akhirnya sekalian ikut berlatih juga,” kata dia.
Yoshie adalah adik dari Hirofumi Honda, salah satu perenang putra Kota Batam. “Saat itu hanya ikut program latihan untuk dua minggu sekaligus berlibur,” urai Yoshie.
“Ternyata keterusan ikut berlatih sampai sekarang,” tambahnya.
Di bidang akademis, prestasi yang diraih Yoshie terbilang cemerlang. Hingga menginjak kelas 6 ini Yoshie selalu mencatatkan ranking pertama.
Lalu kemana langkah akan membawa Yoshie? Menjadi atlet atau tertarik dengan bidang lain?
Mendapat pertanyaan ini, Yoshie menjelaskan cita-cita yang diimpikannya semenjak kecil. Ternyata peraih emas OWS ini mendambakan menjadi scientist di kemudian hari.
Renang ternyata bagi Yoshie hanya menjadi bagian hobi. “Tidak ada target khusus harus menjadi atlet, tetapi kemudian bisa berprestasi adalah bonus tersendiri,” tegasnya.
Akademis juga menjadi fokus perhatian bagi masa depan Yoshie. Ia terus berjuang semaksimal mungkin untuk bisa meraih mimpinya.
Keberhasilan Yoshie meraih prestasi di ajang Porprov, menjadi langkah awal untuk bisa mengukir prestasi di tingkat Sumatra atau nasional. Yoshie sendiri mengaku tak juga memasang target khusus di renang.
“Mengalir, hanya mengikuti proses saja. Fokusnya sebenarnya hanya giat berlatih setiap hari,” ucapnya. “Mengikuti proses saja, sampai ke jenjang mana nantinya,” ujar Yoshie.
Di hari senggangnya, Yoshie memiliki kegemaran lain. Yakni berkuda dan piano. “Sangat suka sekali dengan kuda,” tutup Yoshie. (***)
batampos – Sementara menyiapkan tanggapan dan jawaban untuk sidang gugatan praperadilan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga terus melakukan serangkaian penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi AKBP Bambang Kayun Bagus PS. Tak hanya memeriksa sejumlah saksi, KPK juga melakukan pemblokiran rekening milik Bambang dan pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan ada beberapa rekening milik Bambang dan pihak-pihak lain yang diblokir. Hanya, Ali tidak menyebutkan besaran nominal uang dalam setiap rekening yang diblokir tersebut. Termasuk siapa saja nama-nama pemilik rekening lain yang turut diblokir. ”Pemblokiran tentu dalam rangka kebutuhan proses penyidikan,” ujarnya, kemarin (24/11).
Ali menambahkan, tim penyidik kemarin juga menjadwalkan pemeriksaan saksi untuk penyidikan perkara gratifikasi terkait dengan pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT Arya Citra Mulia (ACM) tersebut. Saksi yang diperiksa adalah Boy Prayana Sidhi dan Farhan. Keduanya dijadwalkan diperiksa di Polda Kalimantan Barat (Kalbar).
Sementara terkait klaim bahwa kasus dugaan gratifikasi Bambang Kayun merupakan limpahan dari Bareskrim Polri, Ali menegaskan bahwa penyidikan yang dimulai pada awal November lalu tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan pengaduan masyarakat ke KPK. Hanya, Ali tidak menjelaskan secara spesifik kapan pengaduan tersebut diterima KPK.
Pernyataan Ali itu menjawab klaim Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo yang mengatakan bahwa Dittipidkor Bareskrim Polri sebelumnya sempat mengusut dugaan suap dan gratifikasi Bambang Kayun. Dedi juga menyebut Dittipidkor dan KPK terus berkoordinasi terkait dengan pelimpahan penanganan kasus tersebut.
”Adapun yang pertimbangannya (pelimpahan kasus ke KPK, Red) adalah dalam rangka transparansi di dalam penyidikan perkara dengan objek yang sama,” kata Dedi pada Rabu (23/11) lalu.
Seperti diberitakan, KPK menetapkan AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi. Anggota Divisi Hukum Polri itu ditengarai menerima duit bernilai miliaran dan kendaraan dari dua tersangka Bareskrim Polri. Penetapan Bambang Kayun mencuat setelah yang bersangkutan mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Mengutip Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel, Bambang mendaftarkan gugatan pada Senin (21/11) lalu. Dia menggugat penyidikan dan penetapan tersangka yang dilakukan KPK. Bambang Kayun diduga menerima gratifikasi dari pasangan suami istri (pasutri) Hermansyah dan Emylia Said.
Dalam perkara gratifikasi ini, Bambang Kayun dalam kapasitas sebagai Kepala Subbagian Penerapan Pidana dan HAM Bagian Penerapan Hukum Biro Bantuan Hukum (Bankum) Divisi Hukum Polri 2013-2019.
Kasus dugaan gratifikasi Bambang Kayun itu bermula dari perselisihan hak ahli waris antara pihak Emylia Said-Hermansyah dengan Dewi Arianti. Emylia-Hermansyah adalah anak dan menantu tiri dari Dewi Arianti. Hak waris yang dipersoalkan berkaitan dengan saham di PT ACM yang didirikan M. Said Kapi, suami Dewi Arianti. Persoalan itu bergulir sejak September 2016 lalu. (*)