Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 6522

Luiz Inacio Lula da Silva Menang di Pilpres Brazil

0
Mantan presiden dan kandidat presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva memberi isyarat pada pertemuan di malam pemilihan putaran kedua pemilihan presiden Brazil, di Sao Paulo, Brazil, 30 Oktober 2022. (ANTARA/REUTERS/Carla Carniel/as)

batampos – Presiden Brazil ke 35, Luiz Inacio Lula da Silva berhasil mengalahkan petahana sayap kanan Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden Brazil pada Minggu (30/10).

Lula akan menjadi presiden ke-39 Brazil pada 1 Januari 2023 setelah sebelumnya menjabat sebagai presiden ke-35 negara itu pada 2003-2010.

“Saya menganggap bahwa saya memiliki proses kebangkitan dalam politik Brazil. Mereka mencoba mengubur saya hidup-hidup, dan sekarang saya di sini untuk memerintah negara. Dalam situasi yang sangat sulit, tetapi saya yakin bahwa dengan bantuan rakyat, kita akan menemukan jalan keluar dan memulihkan perdamaian,” tulisnya di Twitter.

Selama masa jabatan sebelumnya, Lula membantu mengangkat sekitar 30 juta warga Brazil keluar dari kemiskinan dengan sejumlah program sosial.

Mantan presiden sayap kiri itu tetap menjadi pemimpin populer yang pernah mencatatkan ekonomi kuat dengan tingkat persetujuan publik yang tinggi, ketika dia meninggalkan kantor kepresidenan pada 31 Desember 2010.

BACA JUGA: Resto Flambo Brazilian Grill Diresmikan Atraksi Mengiris Daging di Depan Tamu

Lula, mantan pemimpin serikat pekerja, mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2018 sampai hukuman korupsi dan pencucian uang membatasi aspirasi politiknya. Dia dikirim ke penjara dan Bolsonaro, mantan kapten tentara, memenangi kursi kepresidenan.

Pada 2019, Lula dibebaskan dari penjara setelah vonis terhadapnya dibatalkan Mahkamah Agung, yang memungkinkan dia untuk mencalonkan diri lagi.

Dengan 99,55 persen suara selesai dihitung, Lula telah unggul 50,88 persen dengan mengumpulkan 60.048.560 suara, menurut data dari Mahkamah Agung Pemilihan.

Sementara itu, Bolsonaro memperoleh 49,12 persen atau 57.976.538 suara.

Sekitar 156 juta pemilih memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden di negara itu, di mana mencoblos adalah kewajiban.

Lebih dari 697.000 warga Brazil yang tinggal di luar negeri juga berhak memilih, menurut kantor berita publik nasional Agencia Brasil. (*)

reporter: antara

BNPB Ingantkan Ancaman Cuaca Ekstrem

0
Ilustrasi. Dampak banjir bandang di kampung nelayan Prigi, Trenggalek, Rabu (12/10). (Antara)

batampos – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memaparkan ringkasan kejadian bencana dalam satu minggu terakhir, 24-30 Oktober 2022. Berdasar catatan BNPB, dalam kurun waktu tersebut, setidaknya masih ada 67 kali kejadian bencana di Indonesia. Di mana, bencana hidrometeorologi basah berupa banjir masih mendominasi.

“Sebenarnya ini berkurang dari minggu-minggu sebelumnya yang rata-rata di atas 70 kali kejadian bencana,” ungkap Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari secara virtual, Senin (31/10).

Hanya saja, dikatakan Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, pihaknya masih belum bisa secara optimal mengurangi jumlah korban meninggal dunia. Di mana, untuk minggu ini, setidaknya masih ada sebanyak delapan orang meninggal dunia akibat bencana. Kemudian, dua luka-luka dan 13.093 rumah terdampak dengan total mengungsi 60.000 jiwa.

“Jadi, dalam satu bulan berturut-turut setiap minggu ada 13 orang, 10 orang, dan 7 orang. Kemudian, di minggu terakhir ini ada 8 saudara kita yang meninggal dunia akibat bencana,” ucapnya.

Satu di antara korban meninggal tersebut, dikatakan Aam, merupakan korban kejadian bencana cuaca ekstrem. Sedangkan, lainnya korban bencana banjir dan tanah longsor. Menurut Aam, di akhir November, frekuensi kejadian cuaca ekstrim dan intensitasnya memang sedikit bertambah. Sehingga dampak ke infrastruktur rumah cukup mendominasi.

Dikatakan Aam, kejadian bencana hidrometeorologi basah dalam sepekan terakhir masih banyak terjadi di Jawa dan Sulawesi. Sedangkan, di Sumatera sudah berkurang signifikan, kecuali di Sumatera bagian selatan dan sedikit di utara. Bahkan, untuk di Tanggamus dan Lampung Selatan, banjir masih belum surut.

“Lampung Selatan ini yang cukup signifikan, ada 4 jiwa meninggal dunia. 2 di antaranya itu adalah anak-anak yang terseret arus waktu bermain di tempat terbuka,” jelasnya.

Banjir yang terjadi di Lampung Selatan, dikatakan Aam, tidak ada menunjukkan tren seperti di tempat lain. Kemudian, untuk tinggi air juga antara 80-100 cm. Hanya, memang air lambat surut. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena adanya beberapa faktor lingkungan. Yakni kerusakan lingkungan di daerah aliran sungai dan daerah hulunya.

“Kalau misalkan dulu banjirnya satu, dua jam atau maksimal 6 jam surut, tapi sekarang dua hari tiga hari enggak surut-surut, kita harus lihat ke hulunya, pasti itu sangat dipengaruhi oleh kondisi di hulu,” terangnya.

Hanya, untuk cuaca ekstrem, lanjut Aam, Lampung Selatan memang memiliki tren yang cukup tinggi. Di mana, pada awal tahun, Januari hingga April memang menunjukkan tren yang sangat dominan terjadi. Bahkan, Lampung Selatan adalah Kabupaten dengan cuaca ekstrim cukup tinggi lebih dari banjirnya. Karena itu, dia pun mengingatkan agar waspada di awal tahun.

“Dari kajian awal, kita lihat dari kondisi lingkungan, daerah terdampak banjir di Lampung Selatan itu sebenarnya bukan kawasan berisiko banjir. Lalu tiba-tiba terjadi banjir dengan intensitas cukup tinggi. Nah, pasti ada yang salah di situ,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Bea Cukai Kantongi Nama Pemilik Ribuan Mikol Ilegal

0
IMG 20221021 WA0011 e1666500928531
Barang bukti mikol yang diamankan dari kapal kayu di perairan Tanjungsengkuang, Kota Batam. Foto: Bea Cukai untuk Batam Pos

batampos – Bea Cukai Batam mengaku sudah mengantongi nama pemilik serta transporter barang ilegal minuman alkohol (mikol) selundupan yang berjumlah 8.784 botol.

“Kita sudah mengantongi nama-nama pemilik dan transporternya. Nama ini berdasarkan penyelidikan dan informasi-informasi yang berkembang,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah.

Baca Juga: Ketangguhan Batam Diuji

Rizki menjelaskan, untuk memastikan keterlibatan nama pengusaha tersebut, pihaknya akan memeriksa manifest kapal saat berada di Singapura. Diketahui, kapal mengangkut mikol ilegal dari Jurong, Singapura.

Baca Juga:

“Kapal itu dari Jurong. Maka kita berkoordinasi SPCG (Singapore Police Coast Guard) untuk memeriksa dokumennya,” katanya.

Selain itu, penyidik BC juga berkoordinasi dengan aparat lainnya untuk menelusuri transaksi keuangan terduga pemilik mikol tersebut.

Baca Juga: Banyak Event Jelang Akhir Tahun di Batam

“Tidak menutup kemungkinan kita melakukan koordinasi dengan aparat lain dan melakukan penelitian terkait transaksi-transaksi keuangannya,” ungkap Rizki.

Seperti diberitakan sebelumnya, Operasi Jaring Sriwijaya yang merupakan operasi gabungan patroli laut Bea Cukai Batam, Bea Cukai Kepri, dan dibantu Tim Patroli Lantamal IV berhasil menangkap kapal tanpa nama bermuatan minuman beralkohol ilegal di perairan Tanjung Sengkuang pada Kamis (20/10) malam.

Kapal ini mengangkut 8.784 botol mikol dari Singapura. Atau dengan nilai barang Rp4,38 miliar dengan taksiran kerugian negara sebesar Rp9 miliar.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Batam Meningkat

0
imigrasi paspor
Ilustrasi. Pegawai Imigrasi Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melayani masyarakat yang hendak membuat paspor. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam meningkat sejak diberlakukannya aturan baru tentang masa berlaku paspor menjadi 10 tahun, Rabu (12/10/2022) lalu. Dalam dua pekan tercatat sebanyak 1.984 blanko paspor terlah diterbitkan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, mengatakan, paspor yang diterbitkan itu terdiri dari paspor elektronik dan paspor 48 halaman. Dengan rincian, paspor elektronik sebanyak 336 dan paspor 48 halaman sebanyak 1.648.

“Jika dibandingkan dengan sebelumnya, jumlahnya meningkat dari biasanya sekitar 200 sampai 300 orang,” ujar Tessa, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rudi: Pemuda Saat Ini Penentu Kemajuan Bangsa Indonesia ke depan

Sebelumnya, bertambahnya masa berlaku paspor juga menimbulkan pertanyaan tentang biaya PNBP yang harus dibayarkan. Dimana hingga saat ini, aturan mengenai biaya PNBP paspor masih mengikuti aturan yang lama atau belum ada perubahan dari sebelumnya.

“Saat ini masyarakat masih membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000 untuk paspor biasa nonelektronik dan Rp 650.000 untuk paspor biasa elektronik,” ujarnya.

Tessa menjelaskan, paspor biasa baik itu paspor elektronik dan nonelektronik dengan masa berlaku paling lama 10 tahun, hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Selain kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 tahun.

Baca Juga: Ini Nomor Call Center SPAM Batam yang Baru

“Subyek yang tidak termasuk dalam ketentuan itu, diberikan Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 5 tahun,” katanya.

Selanjutnya, mengenai pemberlakuan masa berlaku Paspor biasa yang diterbitkan bagi anak berkewarganegaraan ganda tidak boleh melebihi batas usia anak tersebut untuk menyatakan memilih kewarganegaraannya.

Ia mencontohkan, anak berkewarganegaraan ganda yang berusia 18 tahun 6 bulan, maka sisa 2 tahun 6 bulan sampai batas usia 21 tahun untuk memilih kewarganegaraannya. Maka anak tersebut, diberikan paspor yang masa berlakunya sampai 2 tahun.

Baca Juga: Resesi Mengancam, Masa Mengencangkan Ikat Pinggang

Sementara untuk anak berkewarganegaraan ganda usia 20 tahun 6 bulan, maka ditunda pemberian paspornya sampai usia 21 tahun untuk memilih kewarganegaraannya.

“Karena sisa 6 bulan sampai usia yang bersangkutan 21 tahun. Maka ditunda dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), pertama kali diberlakukan paspor dengan biaya nol rupiah dengan masa berlaku paling lama 10 tahun. Untuk CPMI harys dengan disertai surat rekomendasi dari instansi terkait.

“Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 09 Tahun 2012 Tentang Penerbitan Paspor Biasa Bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia,” imbuhnya. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Wali Kota Lantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemko Batam

0
pemko batam 12
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik pejabat di lingkungan Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik pejabat pimpinan tinggi Pratama, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemko Batam.

Rudi mengatakan pejabat yang dilantik diharapkan bisa langsung bekerja dalam waktu tiga bulan usai dilantik.

“Tunjukkan kemampuan kalian semua untuk Pemko Batam. Jabatan ini hanya amanah,” kata dia, Senin (31/10/2022).

Rudi menyebutkan, jabatan ini merupakan titipan, dan jalani dengan baik.

Baca Juga: PT PLN Batam dan PT Tamarin Tandatangani MoU Penyediaan dan Pengelolaan Tenaga Listrik

Ia juga mengkritisi kinerja ASN yang masih jauh dari harapan. Termasuk perbedaan data penerima BLT, Stunting, hingga vaksin.

“Itu baru satu contoh, masih banyak yang lain,” ujarnya.

Realisasi anggaran dari pusat tidak berjalan dengan maksimal. Terutama untuk sektor kesehatan.

“Serapan anggaran masih jauh. Uang banyak tapi tidak terpakai. Makanya saya minta sampai bulan Desember harus selesai. Kalau tidak Batam bisa didiskualifikasi, dan tidak dapat bantuan dari pusat lagi,” ungkapnya.

Baca Juga: Ini Nomor Call Center SPAM Batam yang Baru

Untuk itu, Rudi menegaskan kepada ASN semuanya agar bisa bekerja dengan optimal. Termasuk soal pengelolaan anggaran sudah didapatkan

“Ini persoalan sangat penting. Kita sudah dikasih uang tapi tidak digunakan. Padahal kebutuhan banyak, terutama untuk Dinkes. Saya minta kepada Bu Sekdis ini diselesaikan,” terangnya.

Rudi meminta seluruh pejabat segera melakukan serah terima secepat mungkin. Sehingga bisa mempercepat pekerjaan di tempat yang baru.

Baca Juga: Banyak Event Jelang Akhir Tahun di Batam

“Besok (hari ini, red) sudah serah terima semua. Jangan ditunda-tunda. Karena pekerjaan banyak menanti,” tutupnya.

Berikut beberapa pejabat yang dilantik, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Ridwan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Batam, Novi Astuti.

Camat Batamkota Firman, Camat Batuaji Faisal, Sekretaris Dinkes Batam Anggraini Nawang Wulan.(*)

Reporter: Yulitavia

Wali Kota Lantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemko Batam

0
pemko batam 12
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik pejabat di lingkungan Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik pejabat pimpinan tinggi Pratama, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemko Batam.

Rudi mengatakan pejabat yang dilantik diharapkan bisa langsung bekerja dalam waktu tiga bulan usai dilantik.

“Tunjukkan kemampuan kalian semua untuk Pemko Batam. Jabatan ini hanya amanah,” kata dia, Senin (31/10/2022).

Rudi menyebutkan, jabatan ini merupakan titipan, dan jalani dengan baik.

Baca Juga: PT PLN Batam dan PT Tamarin Tandatangani MoU Penyediaan dan Pengelolaan Tenaga Listrik

Ia juga mengkritisi kinerja ASN yang masih jauh dari harapan. Termasuk perbedaan data penerima BLT, Stunting, hingga vaksin.

“Itu baru satu contoh, masih banyak yang lain,” ujarnya.

Realisasi anggaran dari pusat tidak berjalan dengan maksimal. Terutama untuk sektor kesehatan.

“Serapan anggaran masih jauh. Uang banyak tapi tidak terpakai. Makanya saya minta sampai bulan Desember harus selesai. Kalau tidak Batam bisa didiskualifikasi, dan tidak dapat bantuan dari pusat lagi,” ungkapnya.

Baca Juga: Ini Nomor Call Center SPAM Batam yang Baru

Untuk itu, Rudi menegaskan kepada ASN semuanya agar bisa bekerja dengan optimal. Termasuk soal pengelolaan anggaran sudah didapatkan

“Ini persoalan sangat penting. Kita sudah dikasih uang tapi tidak digunakan. Padahal kebutuhan banyak, terutama untuk Dinkes. Saya minta kepada Bu Sekdis ini diselesaikan,” terangnya.

Rudi meminta seluruh pejabat segera melakukan serah terima secepat mungkin. Sehingga bisa mempercepat pekerjaan di tempat yang baru.

Baca Juga: Banyak Event Jelang Akhir Tahun di Batam

“Besok (hari ini, red) sudah serah terima semua. Jangan ditunda-tunda. Karena pekerjaan banyak menanti,” tutupnya.

Berikut beberapa pejabat yang dilantik, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Ridwan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Batam, Novi Astuti.

Camat Batamkota Firman, Camat Batuaji Faisal, Sekretaris Dinkes Batam Anggraini Nawang Wulan.(*)

Reporter: Yulitavia

Warga Sei Lekop Diamankan karena Kasus Penganiayaan

0
Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Polisi mengamankan warga Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, inisial A, 49, setelah menganiaya korban berinisial MS, 39.

Penganiayaan terjadi di pinggir jalan yang terletak di jalan Nusantara Kilometer (Km) 23 Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Minggu (30/10) sekira pukul 06.45 WIB.

Informasi yang diperoleh, saat itu korban pergi ke pasar Barek Motor.

BACA JUGA: Pengungsi Asal Sudan Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Warga Kawal, Bintan

Setelah berbelanja, korban berjalan pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan pulang, korban berpapasan dengan pelaku.

Belum diketahui sebabnya, tiba-tiba pelaku menendang sepeda motor korban dan menghentikannya.

Akibatnya, korban dan pelaku sempat ribut.

Pelaku kemudian mengeluarkan parang dan mengayunkan ke arah korban hingga mengenai wajah korban.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi membenarkan kejadian ini.

Dia mengatakan, pelaku sudah diamankan sedangkan korban masih dirawat di rumah sakit.

“Kita masih menyelidiki motif dari kasus ini,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Arab Saudi Putuskan Vaksin Meningitis Tetap Wajib untuk Umrah

0
Sejumlah calon jemaah umrah menjalani vaksinasi meningitis dengan didampingi petugas KKP Kelas I Surabaya di Kantor KKP Juanda. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batampos – Aturan Arab Saudi soal vaksin Meningitis untuk umrah, berubah begitu cepat. Belum genap sepekan lalu, Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq Fawzan di Jakarta menyampaikan vaksin Meningitis tidak diwajibkan untuk jemaah umrah. Tetapi Minggu (30/10) malam, Saudi mengumumkan vaksin meningitis tetap diwajibkan.

Keputusan terbaru dari pemerintah Saudi tersebut, mendapatkan respon negatif dari asosiasi travel umrah di Indonesia. Ketua Umum Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (Bersathu) Wawan Suhada mengatakan keprihatinan atas inkonsistensi kebijakannya pemerintah Saudi itu. “Kami awalnya sangat senang sekali adanya keleluasaan atau kelenturan kebijakan (umrah) yang dijanjikan Saudi,” kata Wawan kemarin (31/10).

Wawan menyampaikan menerima keterangan resmi dari otoritas Saudi. Dalam dokumen itu, dinyatakan bahwa vaksin meningitis masih menjadi syarat yang utama dan wajib untuk jemaah umrah. Keterangan resmi tersebut berupaya meluruskan kesimpangsiuran dari statemen Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fawzan saat berkunjung di Jakarta.

“Kami sangat kaget atas keluarnya keputusan final yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi itu,” jelasnya. Wawan menyadari bahwa kesehatan adalah faktor penting dalam penyelenggaraan umrah maupun haji. Apalagi dunia masih dilanda wabah pandemi Covid-19, termasuk di Saudi dan Indonesia.

Wawan merasa heran, ketika pandemi belum selesai, justru vaksin Covid-19 yang tidak diwajibkan. Sementara vaksin meningitis masih diwajibkan. Menurut wawan, idealnya yang dilakukan Saudi adalah mewajibkan vaksin Covid-19 ketimbang vaksin meningitis. “Kami merasa sedikit ada kejanggalan,” jelasnya.

Dia khawatir keputusan Saudi itu keputusan yang tergesa-gesa. Sama seperti informasi sebelumnya yang disampaikan Menteri Tawfiq Fawzan di Jakarta bahwa vaksin meningitis tidak wajib lagi. Wawan mengatakan mereka akan tetap mengikuti aturan saudi. Dia berharap pemerintah bisa mengantisipasi kebijakan tersebut.

“Jangan sampai ada kelangkaan vaksin meningitis lagi,” tuturnya. Menurut dia, kejadian kelangkaan vaksin meningitis untuk umrah beberapa waktu lalu, bentuk kegagalan pemerintah. Dia menegaskan jangan sampai kejadian tersebut terulang. Selain itu pemerintah juga harus menyediakan layanan vaksinasi meningitis yang luas, tidak hanya di kantor KKP.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin turut mengomentari soal kebijakan vaksinasi meningitis tersebut. Dia meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau Kementerian Agama (Kemenag) mengecek dengan cermat kebijakan Saudi itu. Sebab saat dia menerima kunjungan Menteri Tawfiq, dijelaskan bahwa vaksin meningitis sudah tidak diwajibkan lagi.

Ma’ruf mengatakan vaksin meningitis adalah kebijakan yang sudah lama diterapkan oleh Saudi. “Dulu itu kalau tidak divaksin meningitis, tidak bisa masuk Saudi,” katanya. Dia mengaku senang ketika ada informasi bahwa Saudi tidak lagi mewajibkan vaksin meningitis. Soal kebijakan Saudi yang terbaru, Ma’ruf menegaskan pemerintah akan mengecek ke Saudi. (wan)

Fungsi Ginjal Membaik, Pasien Gagal Ginjal Akut di RSBP Membaik

0
RSBP Batam f Iman Wachyudi
RSBP Batam menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk menangani pasien gagal ginjal akut. Foto: Iman Wachyudi / Batam Pos

batampos – Seorang balita berusia 2,5 tahun warga Batam yang sebelumnya didiagnosa mengalami gagal ginjal akut anak, telah dinyatakan membaik oleh dokter di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Senin (31/10).

“Kondisi pasien membaik, fungsi ginjal juga sudah membaik,” ujar Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim SpJB.

Ia menyebutkan saat ini peritoneal dialysis pasien sudah dilepas. Namun demikian, pasien ini masih memakai alat bantu pernapasan.

Sebagai diketahui, continuous ambulatory peritoneal dialysis adalah metode cuci darah yang dilakukan lewat perut. Metode ini memanfaatkan selaput dalam rongga perut yang memiliki permukaan luas dan banyak jaringan pembuluh darah sebagai filter alami ketika dilewati oleh zat sisa.

“Kita akan terus pantau perkembangannya,” ungkap Afdhalun.

Ikatan Dokter Anak Indone disia (IDAI) menyatakan, penderita gangguan ginjal akut misterius pada anak kemungkinan bisa sembuh total, penanganannya tidak memerlukan terapi hemodialisis atau cuci darah.

Dalam proses penyembuhan, penderita gangguan ginjal akut bisa kembali memproduksi urine dengan normal. Sekaligus ginjalnya dapat bekerja mengeluarkan bekas sampah metabolisme.

“Secara umum gagal ginjal akut meskipun terjadi stadium tiga, ketika penyembuhan bisa pulih total. Artinya stadium tiga butuh cuci darah bisa lepas dari cuci darah ketika fungsi ginjal normal, bisa keluarkan sisa-sisa sampah,” kata Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI, Eka Laksmi Hidayati.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Batam, Melda Sari, menyebutkan, kasus gagal ginjal akut misterius pada anak di Batam berjumlah dua orang. Dimana satu anak meninggal dunia dan satu lainnya masih dirawat di rawat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

“Sampai saat ini baru dua,” ujarnya.

Ia mengungakpkan, pasien meninggal inisial AS, usia 1 tahun. Pasien sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) dan meninggal pada 10 Oktober 2022. Selanjutnya, pasien dirawat berusia 2,5 tahun dirawat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) hasil rujukan dari Rumah Sakit Bunda Halimah. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Soal Implementasi ASO, Wapres: Sudah Tidak Perlu Ditunda Lagi, Harus Dilaksanakan

0
Suti menonton siaran tv digital di rumahnya di kawasan Joglo, Jakarta Bara, Senin (31/10/2022). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengupayakan analog switch off (ASO) untuk migrasi ke tv digital bisa dilaksanakan pada 2 November 2022. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

batampos – Berkali-kali pemerintah menunda penerapan analog switch off (ASO) atau mematikan TV analog. Sampai akhirnya batas pelaksanaan ASO jatuh pada 2 November besok. Pemerintah tidak akan menunda lagi penerapan migrasi dari TV analog ke TV digital itu.

Keterangan dari pemerintah soal perkembangan pelaksanaan ASO itu disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. “Menurut saya (ASO) sudah tidak perlu ditunda lagi. Harus dilaksanakan,” katanya saat menghadiri Peringatan Hari Santri 2022 yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan OJK di Kota Depok kemarin (31/10).

Ma’ruf menjelaskan migrasi dari TV analog ke TV digital itu sudah menjadi perintah undang-undang. Dia juga menyebut Kementerian Kominfo sudah melakukan sejumlah persiapan untuk menjalankan program ASO itu. Termasuk penerapan migrasi secara bertahap untuk daerah-daerah tertentu di Indonesia.

Selain itu Ma’ruf mengatakan iklan atau sosialisasi ASO sudah dijalankan di banyak tempat. Sehingga dia berharap pelaksanaan ASO secara nasional per 2 November besok bisa berjalan lancar. Termasuk masyarakat sudah memahami soal migrasi itu. Terkait dengan penyediaan perangkat STB bagi masyarakat miskin, akan terus diupayakan pemenuhannya. “Saya kira memang sudah harus (dijalankan), sudah lama, sudah tertinggal,” jelas mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari meminta pemerintah melakukan sosialisasi yang masif terkait ASO yang akan dilaksanakan bulan ini. “Masalah sosialisasi ini perlu ditingkatkan agar tidak salah persepsi di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Kharis, masyarakat masih belum mengerti terkait program ASO yang dijalankan pemerintah. Masih ada persepsi bahwa program tersebut berbayar tiap bulan sehingga masyarakat merasa terbebani.

Saat melakukan reses, dia bertanya langsung kepada masyarakat terkait program tersebut, ternyata banyak yang belum sadar terkait adanya kebijakan peralihan siaran televisi analog ke digital. “Ketika saya tanya, mereka terkejut kalau bulan November 2022 siaran televisi analog akan berhenti dan diganti dengan siaran televisi digital,” ungkapnya.

Karena itu, dia mendorong Kemenkominfo gencar melakukan sosialisasi terkait program ASO. Jangan sampai ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya untuk menciptakan kegaduhan menjelang Pemilu 2024.

Politisi PKS itu berharap masyarakat mendukung program tersebut. Menurutnya, siaran TV Digital akan memberikan banyak keuntungan dan merupakan teknologi yang membuat penonton di rumah mendapatkan gambar yang jernih, suara yang berkualitas, serta gratis dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Program ASO diatur dalam Pasal 60A Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pasal itu menyebutkan bahwa proses peralihan siaran televisi analog ke digital telah ditetapkan pada 2 November 2022 sebagai batas terakhir. “Harus dilakukan 2 November sesuai amanat UU,” paparnya.

Sementara itu Kementerian Kominfo menyebutkan ada 222 wilayah yang menjalankan ASO sesuai jadwal per 2 November 2022. Sebanyak 222 wilayah ini termasuk Jakarta dan sekitarnya. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, pemerintah sudah membagikan STB untuk 479 ribu keluarga miskin ekstrem atau 98,44 persen dari sasaran. Sebanyak 76 persen perangkat STB disediakan pemerintah, sisanya oleh swasta.

Kemudian ada 292 kabupaten/kota yang masih menunggu kesiapan. Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong mengatakan, salah satu tantangan ASO di 292 kabupaten atau kota itu adalah pendistribusian perangkat STB. Perangkat ini berguna untuk menangkap siaran digital.

Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan pembagian STB gratis. Program ini dikhususkan untuk masyarakat kategori miskin ekstrem. Acuannya sesuai dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Syarat lainnya berada di wilayah terdampak ASO, memiliki TV analog, dan memiliki identitas atau KTP. (*)

Reporter: JP Group