Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6528

BP Batam Mulai Kembali Pekerjaan IPAL Bulan Desember 2022

0
IPAL
BP Batam pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022. Foto: BP Batam untuk Batam Pos 

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022 setelah disetujuinya perpanjangan waktu hingga September 2024 oleh The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) Korea selaku lender (pihak peminjam)

Hal ini disampaikan oleh General Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek IPAL BP Batam, Jumat (18/11/2022).

“Dari target 114 km jaringan pipa primer dan sekunder, Tahap 1 yang belum tersambung sekitar 3,7 km 7 titik lokasi, yaitu Pasir Putih, Royal Grande, Citra Indah, Baloi Ditpam, Eden Park, Kembang Sari, dan Grand Orchid. Setelahnya, dilanjutkan penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (SR) bulan Desember 2022,” ujar Iyus.

Proyek IPAL Tahap 1 ini memiliki area pelayanan di Batam Center dengan total 43 perumahan dengan lokasi IPAL berada di Bengkong Sadai.

Baca Juga: PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Hingga Akhir Tahun

Pengerjaan Proyek IPAL dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan dari air limbah domestik yang mengalir ke waduk maupun perairan pantai.

Progres proyek IPAL sampai saat ini telah mencapai 90,8 persen dengan rincian sebagai berikut:
1. Pembangunan IPAL di Bengkong Sadai telah rampung 100 persen

2. Pembangunan 5 stasiun pompa telah rampung 100 persen

3. Jaringan pipa keseluruhan mencapai 93,8 persen

4. Sambungan Rumah (depan rumah/samping drainase) mencapai 10.000 SR sebesar 69,4 persen.

Baca Juga: Miris, Data BP3MI : Lebih 40 Kali Penindakan PMI Ilegal di Kepri
 
“Pekerjaan sambungan rumah ada dua fase. Fase 1 sambungan rumah di depan rumah/samping drainase sudah terpasang 10.000 SR, sedangkan Fase 2 sambungan rumah ke septic tank masih 0 karena menunggu jaringan pipa primer diselesaikan terlebih dahulu,” terang Iyus.

Iyus mengatakan, pekerjaan konstruksi mengalami penundaan sejak awal tahun 2020 akibat pandemi covid-19 dan kendala teknis di lapangan yang merubah metode kerja, misalnya pekerjaan jaringan pipa yang awalnya menggunakan metode open cut berubah menjadi Pipe Jacking (Boring) akibat ketidakstabilan tanah di lokasi, perubahan metode pekerjaan ini membutuhkan tambahan biaya yang harus direviu terlebih dahulu.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Selain itu, saluran pipa yang melewati sungai, perumahan warga, dan membelah Pengalokasian Lahan (PL) milik warga, dilakukan pemetaan kembali jalur pipa (re-route).

Iyus menegaskan bahwa proyek pemasangan tidak terbengkalai atau mangkrak, dimana dalam progres konstruksi BP Batam selalu melakukan koordinasi rutin dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan RI melalui rapat monitoring dan evaluasi.

Proyek IPAL Tahap 1 ini merupakan proyek yang akan menjadi percontohan bagi daerah lain. Selain itu, proyek ini telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“BP Batam juga secara aktif berkoordinasi dengan EDCF, Hansol EME Korea selaku kontraktor, dan Sunjin Eng & Arch Korea selaku konsultan, untuk memastikan bahwa proyek ini dapat berjalan dengan baik,” kata Iyus.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

“Hingga saat ini Hansol selaku kontraktor masih melakukan monitoring serta perbaikan aset-aset proyek meskipun pekerjaan konstruksi tertunda,” lanjutnya.

Termasuk mengajukan perpanjangan waktu ke Kementerian Keuangan RI dan Bappenas, yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan RI dengan mengirimkan permohonan resmi ke The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) dan telah disetujui, dengan penyelesaian proyek hingga bulan Juni 2024 dan Loan Closing Date pada bulan September 2024.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk mengerjakan sisa pekerjaan proyek IPAL sebesar Rp 112,5 miliar yang berasal dari Pinjaman Luar Negeri (Loan) yang telah sudah tersedia.

Baca Juga: Nilai Ekspor Kepri Naik 5,89 Persen

Adapun anggaran tersebut akan digunakan untuk penyelesaian pekerjaan 3,7 km di 7 lokasi, pengadaan peralatan pendukung operasional, penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (ke septic tank), penyelesaian mekanikal dan elektrikal, serta commissioning & training yang akan dimulai kembali pada awal Desember 2022, dan akan beroperasi di sebagian area pada bulan Oktober 2024.

“Dari kegiatan-kegiatan tersebut kami pastikan bahwa proyek tidak mangkrak dan masih terus berjalan hingga waktu yang ditetapkan,” tutup Iyus.(*)

BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menanggapi beberapa informasi yang keliru pada sejumlah pemberitaan terkait kelebihan pembayaran dari pekerjaan proyek Pengembangan Pavement Runway Service Performance yang dilaksanakan oleh BP Batam, maka Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah informasi hoax atau tidak benar.

“Kami perlu luruskan bahwa informasi yang beredar itu salah. Potret table yang digambarkan dalam sebuah berita yang seolah menggambarkan bahwa temuan BPK sejumlah 1 Milliar itu tidak valid. Yang benar itu seratus Sembilan Belas Juta, bukan 1 M.” Kata Tuty.

Baca Juga: Imigrasi Batam Terbitkan 2 Ribuan Paspor Dalam Sepekan

Bersama Tuty, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 5127) Boy Zasmita menyampaikan bahwa Pengembangan Pavement Runway di Bandara Hang Nadim, telah selesai dilaksanakan sesuai kontrak BP Batam dengan kontraktor Waskita Karya.

“Probity audit dari BPK yang benar adalah 119 juta (seratus sembilan belas juta rupiah). Dan dari hasil audit tersebut, pihak kontraktor telah bertanggung jawab menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran secara langsung kepada negara dalam hal ini Kementerian Keuangan (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sehingga angka 1 M itu sungguh tidak benar. Semua bukti transfer kontraktor kepada rekening negara (Kemenkeu) dan hasil audit BPK, kami siap publikasikan jika diperlukan.” Kata Boy.

Lebih lanjut ,Boy menerangkan dengan rinci dalam pelaksanaannya, proyek harus dilaksanakan addendum dengan pertimbangan sebagai berikut :

a. Pekerjaan di bandara harus dioperasikan di malam hari, agar tidak menganggu kegiatan kebandarudaraan pada siang hari. Tim bekerja full di runway panjangnya 4.025 m. Sehingga tidak boleh mengganguu waktu take off dan landing.

b. Kemudian, dalam pelaksanannya setelah selesai, dilaksanakan pemeriksaan oleh BPK RI terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Hasil audit BPK sendiri sebesar Rp. 119.060.317. Pihak kontraktor telah mengembalikan uangnya kepada negara melalui rekening Kementerian Keuangan atau sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak.” Lanjut Boy merinci dengan bukti transfer.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Pria berkacamata ini juga menambahkan, bahwa pada setiap proses keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan perbandingan hasil pada final quantity yang dilakukan oleh kontraktor, sesuai dengan aturan yang berlaku juga dikenakan sanksi denda, yang harus dibayarkan pihak kontraktor kepada Negara dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Mereka ini semua sudah bayar secara langsung kepada kemenkeu, dibayarkan kepada PNBP kementerian Keuangan sehingga tidak ada kerugian negara. Sebaliknya negara mendapatkan penambahan PNBP.” Ungkap Boy Zasmita.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Selanjutnya Boy juga menegaskan bahwa Pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak dan semua pelaksanaan pekerjaan bandara dikontrol dan diasistensi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Bandar Udara, Panel Ahli Kementerian Perhubungan, Tim Pengamanan Proyek Strategis Nasional dari Kajati Kepri dan Ahli Kontrak dari LKPP.

“Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Pungkas Boy Zasmita.(*)

BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menanggapi beberapa informasi yang keliru pada sejumlah pemberitaan terkait kelebihan pembayaran dari pekerjaan proyek Pengembangan Pavement Runway Service Performance yang dilaksanakan oleh BP Batam, maka Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah informasi hoax atau tidak benar.

“Kami perlu luruskan bahwa informasi yang beredar itu salah. Potret table yang digambarkan dalam sebuah berita yang seolah menggambarkan bahwa temuan BPK sejumlah 1 Milliar itu tidak valid. Yang benar itu seratus Sembilan Belas Juta, bukan 1 M.” Kata Tuty.

Baca Juga: Imigrasi Batam Terbitkan 2 Ribuan Paspor Dalam Sepekan

Bersama Tuty, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 5127) Boy Zasmita menyampaikan bahwa Pengembangan Pavement Runway di Bandara Hang Nadim, telah selesai dilaksanakan sesuai kontrak BP Batam dengan kontraktor Waskita Karya.

“Probity audit dari BPK yang benar adalah 119 juta (seratus sembilan belas juta rupiah). Dan dari hasil audit tersebut, pihak kontraktor telah bertanggung jawab menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran secara langsung kepada negara dalam hal ini Kementerian Keuangan (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sehingga angka 1 M itu sungguh tidak benar. Semua bukti transfer kontraktor kepada rekening negara (Kemenkeu) dan hasil audit BPK, kami siap publikasikan jika diperlukan.” Kata Boy.

Lebih lanjut ,Boy menerangkan dengan rinci dalam pelaksanaannya, proyek harus dilaksanakan addendum dengan pertimbangan sebagai berikut :

a. Pekerjaan di bandara harus dioperasikan di malam hari, agar tidak menganggu kegiatan kebandarudaraan pada siang hari. Tim bekerja full di runway panjangnya 4.025 m. Sehingga tidak boleh mengganguu waktu take off dan landing.

b. Kemudian, dalam pelaksanannya setelah selesai, dilaksanakan pemeriksaan oleh BPK RI terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Hasil audit BPK sendiri sebesar Rp. 119.060.317. Pihak kontraktor telah mengembalikan uangnya kepada negara melalui rekening Kementerian Keuangan atau sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak.” Lanjut Boy merinci dengan bukti transfer.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Pria berkacamata ini juga menambahkan, bahwa pada setiap proses keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan perbandingan hasil pada final quantity yang dilakukan oleh kontraktor, sesuai dengan aturan yang berlaku juga dikenakan sanksi denda, yang harus dibayarkan pihak kontraktor kepada Negara dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Mereka ini semua sudah bayar secara langsung kepada kemenkeu, dibayarkan kepada PNBP kementerian Keuangan sehingga tidak ada kerugian negara. Sebaliknya negara mendapatkan penambahan PNBP.” Ungkap Boy Zasmita.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Selanjutnya Boy juga menegaskan bahwa Pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak dan semua pelaksanaan pekerjaan bandara dikontrol dan diasistensi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Bandar Udara, Panel Ahli Kementerian Perhubungan, Tim Pengamanan Proyek Strategis Nasional dari Kajati Kepri dan Ahli Kontrak dari LKPP.

“Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Pungkas Boy Zasmita.(*)

Terkait Prostitusi Anak, Manager Hotel di Batam Diperiksa Polisi

0
HL WhatsApp Image 2022 11 14 at 23.22.52 e1668491579986
Polisi menggerebek prostitusi di bawah umur, dan menangkap dua muncikari di Hotel 999, Batam, Senin (14/11). Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang memeriksa manager Hotel 999 Seipanas, Batam Kota, Jumat (18/11/2022). Pemeriksaan ini terkait kasus prostitusi anak di hotel tersebut.

Informasi yang didapatkan, manager hotel berinisial A tersebut diperiksa di Unit I Satreskrim Polresta Barelang. Pemeriksaan berlangsung selama 2 jam.

“Ia tadi sudah diperiksa,” ujar salah seorang penyidik.

Ia menjelaskan pemeriksaan mengarah kepada keterlibatan pihak hotel dalam kasus prostitusi anak tersebut. Sebab, korban NR, 16, sudah menempati Hotel 999 selama 2 bulan.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

“Tadi pemeriksaan tentang identitas yang digunakan korban saat check-in,” katanya.

Diketahui, NR mengenal mucikari atau maminya saat tinggal di hotel tersebut. Saat itu, korban tak mempunyai uang untuk membayar sewa perpanjangan kamar hotel.

“Dari situ mami kenal dengan korban. Jadi dibantu untuk mencarikan pelanggan,” ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman membenarkan adanya pemeriksaan manager hotel tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pengiriman PMI Ilegal dari Batam, Korban Bayar Jutaan Rupiah

“Benar (ada pemeriksaan). Nanti disampaikan detailnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang berhasil mengungkap praktik prostitusi atau perdagangan anak dibawah umur. Prostitusi ini melibatkan remaja 16 tahun, NR dengan modus melayani pelanggan di Hotel 999, Seipanas, Batam Kota.

Baca Juga: Dua Terdakwa Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Minta Dibebaskan

Dalam kasus ini, polisi menangkap 2 orang tersangka yang terdiri dari mucikari, dan resepsionis hotel. Mucikari berinisial IT, dan M merupakan resepsionis hotel.

Hotel ini sudah dikenal sebagai tempat menginapnya para pekerja seks komersial (PSK) online. Bahkan, pada akhir pekan, hotel ini juga kerap dikunjungi anak remaja.

Reporter: Yofi Yuhendri

Imigrasi Batam Terbitkan 2 Ribuan Paspor Dalam Sepekan

0
Imigrasi paspor
Ilustrasi. Salah seorang warga mengurus paspor di kantor Imigrasi Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam menyebutkan angka penerbitan paspor di Kota Batam masih tinggi. Saat ini, penerbitan paspor biasa maupun paspor elektronik dalam satu pekan sebanyak 2.000 hingga 2.200.

Kebid Teknologi Informasi dan Komunikasi Informasi Imigrasi Batam, Tessa Harumdila, mengatakan, ada sejumlah faktor penyebab dalam peningkatan permohonan pembuatan paspor tersebut. Salah satunya adalah momentum libur natal dan tahun baru.

“Biasanya pada akhir tahun banyak yang liburan ke luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga: PHRI Fest 2022 Resmi Dibuka, Luki: Ini Pasti Menjadi Daya Tarik Bagi Wisatawan

Ia melanjutkan, selain momentum libur akhir tahun, tingginya permohonan paspor di Kantor Imigrasi Batam ini setelah dibukanya seluruh pelabuhan internasional. Terutama Pelabuhan Harborfront Singapura.

Baca Juga: Miris, Data BP3MI : Lebih 40 Kali Penindakan PMI Ilegal di Kepri

“Kita prediksi untuk permohonan paspor ini terus meningkat sampai bulan Desember nanti,” tuturnya.

Adapun sebagian besar permohon pembuatan paspor dilakukan oleh masyarakat secara daring atau online melalui aplikasi M Paspor.

Mereka juga lebih memilih membuat paspor elektronik dibandingkan paspor biasa.

“Sebagian besar mengajukan dengan aplikasi M Paspor secara online. Selain itu, hampir 90 persen permohonan paspor ini, proses permohonanya adalah e-paspor,” jelasnya.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Terjadi di Ponpes Dapur 12

Sementara itu, dengan meningkatnya animo masyarakat dalam pembuatan paspor, Kantor Imigrasi Batam memastikan ketersediaan pasokan blanko paspor tetap terpenuhi.

Pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan kantor pusat agar stok blanko paspor ini selalu tersedia.

“Stok blanko paspor masih aman. Kita sudah antisipasi untuk terus melayani masyarakat Kota Batam,” imbuhnya.

Baca Juga: Nilai Ekspor Kepri Naik 5,89 Persen

Menurut data yang dihimpun di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, jumlah penerbitan paspor pada bulan September sebanyak 10.105 paspor. Kemudian di bulan Oktober, jumlahnya 9.596 paspor.

Sementara pada awal tahun sebelum dibukanya pelabuhan internasional, dalam 5 bulan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam hanya menerbitkan 17.000 paspor.

Dengan rincian, Januari 2022 sebanyak 1.910 paspor, Februari sebanyak 1.372 paspor, Maret 3.277 paspor, April 5.214 paspor dan Mei sebanyak 5.200 paspor yang diterbitkan Kantor Imigrasi Batam. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

0
bp batam batuampar
Kendaraan saat hendak memasuki Pelabuhan Batu Ampar. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Tim Strategis Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mengganjar Pelabuhan Batuampar dengan raport merah.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar mengungkapkan, Stranas PK memang mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan dan penyehatan terhadap pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Saat ini, sebanyak 14 pelabuhan di Indonesia tengah diawasi oleh Stranas PK.

“Sebagian pelabuhan memang sudah menjadi hijau, Batam ini belum pernah hijau, memang Batam ini statusnya masih merah,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Ia melanjutkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan rapat dengan Tim Stranas PK dan Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi.

Ia menegaskan, proses untuk merubah penilaian Pelabuhan Batuampar menjadi hijau tengah dijalankan.

“(Di pelabuhan itu) Bukan hanya BP Batam, ini semua stakeholder. Di pelabuhan ini seperti yang kita ketahui ada Custom (Bea Cukai), Imigrasi, Karantina dan Otoritas Pelabuhan,” bebernya.

Dijelaskannya, untuk penilaian dari Stranas PK itu, ada 8 kriteria yang harus dilihat. Mulai dari Singel Submission Karantina dan Bea Cukai, kemudian pelayanan yang harus efisien dan transparan serta beberapa kriteria lainnya.

Baca Juga: Kapolsek KKP Imbau Masyarakat dan Agen Pelayaran Waspada Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, lanjut Dendi, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sudah menyampaikan kriteria yang menjadi penilaian itu sudah selesai. Namun, kembali lagi, penilaian ini dilakukan oleh Stranas PK.

“Memang ada beberapa yang disampaikan oleh KSOP hampir semuanya sudah clean. Tapi tetap yang menilai adalah stranas PK, jadi kita terus berbenah,” katanya.

Untuk itu, terkait raport merah yang diberikan ke Pelabuhan Batuampar, diakuinya jika sawt ini masih merah. Namun, seluruh stakeholder yang berada di Pelabuhan Batuampar yang salah satunya BP Batam terus berbenah.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

“Tapi penyelenggara terus melengkapi sarana dan prasarana dan pelayanan. Saat ini bisa dicek, disana mulai dioperasikan tempat pemeriksaan fisik terpadu yang didalamnya Karantina dan Bea Cukai. Itu salah satu persyaratannya. Sistemnya semua terconnectkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai penilaian untuk Pelabuhan Batuampar ini adalah KSOP. BP Batam, hanya bisa membantu menjawab apa yang menjadi bagian dari BP Batam.

Baca Juga: Kata Warga Batam Mengenai Bundaran Simpang Basecamp dan Barelang

“Yang bisa menjawab ini lebih pasnya nanti KSOP, kalau kita hanya membantu menjawab bagian yang menjadi porsi kita, salah satu kewajiban kita menyediakan sarana dan pra sarananya,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

0
bp batam batuampar
Kendaraan saat hendak memasuki Pelabuhan Batu Ampar. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Tim Strategis Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mengganjar Pelabuhan Batuampar dengan raport merah.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar mengungkapkan, Stranas PK memang mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan dan penyehatan terhadap pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Saat ini, sebanyak 14 pelabuhan di Indonesia tengah diawasi oleh Stranas PK.

“Sebagian pelabuhan memang sudah menjadi hijau, Batam ini belum pernah hijau, memang Batam ini statusnya masih merah,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Ia melanjutkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan rapat dengan Tim Stranas PK dan Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi.

Ia menegaskan, proses untuk merubah penilaian Pelabuhan Batuampar menjadi hijau tengah dijalankan.

“(Di pelabuhan itu) Bukan hanya BP Batam, ini semua stakeholder. Di pelabuhan ini seperti yang kita ketahui ada Custom (Bea Cukai), Imigrasi, Karantina dan Otoritas Pelabuhan,” bebernya.

Dijelaskannya, untuk penilaian dari Stranas PK itu, ada 8 kriteria yang harus dilihat. Mulai dari Singel Submission Karantina dan Bea Cukai, kemudian pelayanan yang harus efisien dan transparan serta beberapa kriteria lainnya.

Baca Juga: Kapolsek KKP Imbau Masyarakat dan Agen Pelayaran Waspada Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, lanjut Dendi, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sudah menyampaikan kriteria yang menjadi penilaian itu sudah selesai. Namun, kembali lagi, penilaian ini dilakukan oleh Stranas PK.

“Memang ada beberapa yang disampaikan oleh KSOP hampir semuanya sudah clean. Tapi tetap yang menilai adalah stranas PK, jadi kita terus berbenah,” katanya.

Untuk itu, terkait raport merah yang diberikan ke Pelabuhan Batuampar, diakuinya jika sawt ini masih merah. Namun, seluruh stakeholder yang berada di Pelabuhan Batuampar yang salah satunya BP Batam terus berbenah.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

“Tapi penyelenggara terus melengkapi sarana dan prasarana dan pelayanan. Saat ini bisa dicek, disana mulai dioperasikan tempat pemeriksaan fisik terpadu yang didalamnya Karantina dan Bea Cukai. Itu salah satu persyaratannya. Sistemnya semua terconnectkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai penilaian untuk Pelabuhan Batuampar ini adalah KSOP. BP Batam, hanya bisa membantu menjawab apa yang menjadi bagian dari BP Batam.

Baca Juga: Kata Warga Batam Mengenai Bundaran Simpang Basecamp dan Barelang

“Yang bisa menjawab ini lebih pasnya nanti KSOP, kalau kita hanya membantu menjawab bagian yang menjadi porsi kita, salah satu kewajiban kita menyediakan sarana dan pra sarananya,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

33 Ribu Lamaran Saat Job Fair Masih Didata 

0
bursa kerja 2022
Suasana hari pertama Job Fair Batam 2022, Senin (7/11/2022). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batamposJob Fair Batam 2022 sudah selesai seminggu yang lalu. Namun, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam masih melakukan pendataan terhadap 33 ribu lamaran pencari kerja yang masuk.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, pendataan dilakukan karena adanya perubahan format job fair.

“Awalnya seluruh lamaran diterima oleh perusahaan yang membuka lowongan kerja. Namun, akibat adanya kisruh di hari pertama job fair. Akhirnya seluruh lamaran diterima dan dipilah oleh Disnaker,” katanya, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pengiriman PMI Ilegal dari Batam, Korban Bayar Jutaan Rupiah

Ia menjelaskan, hasil penghitungan terakhir, ada 33 ribu lamaran yang masuk.

“Aturannya satu pelamar boleh memasukan dua lamaran, sehingga bisa diasumsikan ada sebanyak 16.500 pencaker yang datang ke job fair Batam 2022,” paparnya.

Ia mengatakan hingga saat ini pendataan dan pemilahan masih dilakukan.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Terjadi di Ponpes Dapur 12

Dari informasi yang didapat Batam Pos, sampai saat ini tim Job Fair Batam 2022 baru bisa memilah lamaran untuk 23 perusahaan.

Masih ada sisa sebanyak 9 perusahaan lagi, yang belum dipilah.

Selain pemilahan lamaran. Disnaker juga mendata berapa jumlah pelamar KTP Batam dan luar Batam.

Namun dari penghitungan dari 23 perusahaan yang ada, sebagian KTP Batam dan sebagian lainnya KTP luar Batam.

Baca Juga: Warga Nongsa Keluhkan Truk Tanpa Penutup, Jalan Baru Jadi Kotor

Diserbunya job fair Batam 2022 oleh pencaker dari luar Batam ini, membuktikan ucapan Kadisnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti beberapa waktu lalu.

“Kenapa ramai, karena tidak hanya dari Batam. Tapi juga dari luar Batam, seperti Bintan,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Hingga Akhir Tahun

0
PLN Batam listrik
Ilustrasi. Dua petugas PT PLN Batam melakukan pengecekan sistem kelistrikan. PT PLN Batam menjamin tidak akan ada pemadaman bergilir hingga akhir tahun 2022. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – PLN Batam menjamin tak ada pemadaman listrik bergilir hingga akhir tahun 2022. Hal itu dikarenakan PLN Batam telah melakukan perawatan rutin pembangkit listrik beberapa bulan lalu.

Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, mengatakan, perawatan pembangkitan terakhir dilakukan pada awal November lalu.

“Untuk pasokan listrik aman karena sudah lewat masa perawatan rutin. Karena itu tak ada jadwal pemadaman listrik hingga akhir tahun,” ujar Bukti.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Terjadi di Ponpes Dapur 12

Dikatakan Bukti, PLN Batam juga baru menambah pembangkit listrik di wilayah Tanjunguncang sebesar 25 Megawatt.

Penambahan itu memperkuat pasokan listrik untuk dialirkan ke pelanggan di Batam. Apalagi pihaknya memiliki cadangan listrik, 10 persen dari kebutuhan.

“Ada penambahaan pembangkit listrik baru. Sehingga kami bisa memastikan pasokan listrik hingga akhir tahun ini aman. Kecuali terjadi gangguan alam, seperti petir dan lainnya,” jelas Bukti.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

Dikatakan Bukti, di Kota Batam PLN Batam memiliki total jumlah pelanggan 350 ribu. Jumlah itu terdiri dari pelanggan industri, bisnis, rumah tangga dan lainnya.

“Untuk total pasokan listrik ke pelanggan 538 Megawatt, jumlah itu dialiri pembangkit listrik, dari PLTU, PLTD dann PLTG dan PLTMG” sebut Bukti.(*)

Reporter: Yashinta

Wisatawan Singapura Serbu Kota Batam

0
Wisatawan 2 F Cecep Mulyana scaled e1656306278254
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan yang baru tiba berjalan di area pelabuhan Internasional Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ratusan wisatawan asing asal Singapura menyerbu Batam pada Jumat (18/11/2022). Kedatangan mereka sempat membuat jalur kedatangan di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter padat.

Geri, salah satu penumpang asal Batam mengatakan, jalur ke datangan sempat antre panjang. Hal itu disebabkan banyaknya rombongan wisatawan yang datang dalam dua kapal.

“Untuk sampai cap paspor antre banget. Ratusan orang juga tadi. Mungkin lebih dari 500 orang,” ujar Geri.

Baca Juga: PT Capella Dinamik Nusantara Luncurkan Aplikasi My Capella Aps

Asisten Manager Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Sobri, membenarkan adanya rombongan warga Singapura yang datang ke Batam. Rombongan tersebut diberangkatkan menggunakan dua kapal feri.

“Sekitar 500 orang lebih penumpang dengan dua kapal Sindo. Mereka Singapura lokal, bukan Tiongkok,” ujar Sobri.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

Menurut dia, arus penumpang pada akhir pekan memang lebih ramai dibanding hari biasa. Rata-rata jumlah penumpang pada akhir pekan bisa 5000-7000 orang.

“Kalau ramainya memang pada akhir pekan, cuma belum sampai 10 ribuan. Paling cuma 5000-7000-an,” sebut Sobri.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Disinggung ekstra trip, kata Sobri sampai sore hari kermarin belum ada pengajuan dari operator kapal. Namun diakuinya setiap akhir pekan biasanya ada extra trip satu kapal.

“Ekstra trip belum ada, tapi lihat besok,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta