Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6529

Pebalap Astra Honda Mengejar Asa Juara ARRC 2022

0
Para pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap berjuang dan memperebutkan gelar juara di Ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022. Foto: AHM untuk Batam Pos

batampos – Para pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap berjuang dan memperebutkan gelar juara di Ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022.

Menghadapi seri terakhir di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, 19-20 November 2022, motivasi tinggi menyelimuti seluruh persiapan para pebalap muda demi membanggakan nama Bangsa Indonesia.

Berdasarkan pencapaian hingga saat ini, tiga pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang turun di kelas Asia Production (AP)250 memiliki peluang menjadi juara. Para pebalap di kelas ini yaitu M Adenanta Putra (peringkat ke-3), Rheza Danica Ahrens (pos ke-4), dan Herjun Atna Firdaus (ke-5), sangat terbuka untuk meraih hasil maksimal musim ini.

Mereka telah mencatat tiga kemenangan dan tiga podium dalam empat balapan terakhir. Adenanta menjadi pebalap yang punya peluang paling besar menjadi juara.

Selain jarak poin dengan peringkat pertama hanya 27 poin, pemuda asal Magetan, Jawa Timur itu terus menunjukkan penampilan yang semakin membaik dengan selalu meraih poin dan merengkuh dua kemenangan pada tiga balapan terakhir.

”Saya optimistis mampu meraih hasil terbaik di Thailand pada seri terakhir. Apalagi saat putaran awal di Buriram, saya sudah memiliki pengalaman yang cukup bagus, meskipun gagal finis karena kendala teknis. Saya akan memberikan kemampuan terbaik,” kata Adenanta.

Juara ARRC kelas AP250 tahun 2018, Rheza Danica Ahrens, juga masih menggenggam asa mengulang prestasi gemilang. Baginya, seri terakhir menjadi penyemangat untuk melakukan yang terbaik.

Apalagi, pada putaran pertama Maret lalu, Rheza berhasil naik podium pada dua balapan, hasil dari finish di urutan pertama dan ketiga.

“Peluang juara masih sangat terbuka bagi saya. Tidak ada pilihan lain kecuali meraih kemenangan dan poin sempurna di putaran terakhir ini,” ujarnya.

Sementara itu, di kelas Supersports (SS)600, Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) saat ini mengisi peringkat kedua klasemen dan juga masih punya harapan membawa pulang trofi utama.

Pada seri pertama di tempat yang sama, pemuda asli Bulukumba, Sulawesi Selatan itu memenangi balapan perdananya di kelas Super Sports 600cc.

”Di putaran terakhir ini, target saya adalah balapan sebaik-baiknya dan meraih hasil semaksimal mungkin. Peluang juara Asia masih terbuka,” kata Gilang.

Di kelas SS600, saat ini Andi berada di peringkat kedua klasemen, tertinggal 32 poin dari pemuncak. Secara tim, AHRT juga masih memiliki peluang meraih gelar juara di dua kelas yang diikuti.

Di kelas AP250, AHRT memimpin dengan 186 poin. Sedangkan di kelas SS600, AHRT berada di peringkat kedua dengan selisih 45 poin dari posisi pertama. Andi Gilang bersama Irfan Ardhiansyah akan bahu-membahu menyumbang poin demi gelar tertinggi.

Dua balapan terakhir ARRC musim ini akan diselenggarakan pada Sabtu (19/11/2022) dan Minggu (20/11/2022). Masing-masing balapan akan dilaksanakan pada pukul 14:00 WIB (Sabtu) dan 14:15 WIB (Minggu). Sedangkan kelas SS600 dilangsungkan pukul 14:50 WIB (Sabtu) dan 15:05 WIB (Minggu).(*)

Hoops Station Melaju ke Babak Final

0
Dua tim berlaga pada kejuaraan bola basket Gubernur Cup Kepri 2022 yang digelar di Hi-Test Arena, Kota Batam. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Tim Hoops Station Thailand memastikan diri melaju ke babak final pada turnamen Gubernur Cup Kepri 2022 setelah menundukkan Harimau Malaysia dengan skor akhir 85-56.

Ketua Perbasi Kepri, Asmin Patros, mengatakan, permainan kedua tim ini terlihat alot di awal-awal pertandingan. Namun memasuki quarter ketiga Hoops Station jauh lebih unggul dibandingkan Harimau Malaysia.

“Hoops Station memimpin dengan 50 poin dan Harimau Malaysia 23 poin,” ujarnya, Sabtu (19/2022).

Ia menjelaskan, Hoops Station Thailand dipastikan melaju ke babak final setelah pada quarter terakhir berhasil unggul dari Harimau Malaysia.

“Hoops Station Thailand berhak maju ke final. Sementara Harimau Malaysia, akan merebutkan juara tiga dan empat. Skor akhir tadi 85 untuk Hoops Station Thailand dan 56 untuk Harimau Malaysia,” jelasnya.

Pada pertandingan kedua lanjutnya, akan berhadapan antara Kepri Indonesia dengan Thungsan Singapura.(*)

PLN Batam Gelar Senam Sehat Bersama Pelanggan

0
pln batam 1
PT PLN Batam menyelenggarakan Senam Sehat Electrizen Lifestyle bersama pelanggan di Kantor Unit Business Services, Superblock Imperium, Batam Center. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam menyelenggarakan Senam Sehat Electrizen Lifestyle bersama pelanggan di Kantor Unit Business Services, Superblock Imperium, Batam Center pada Jumat pagi, 18 November 2022.

Selain senam sehat, kegiatan yang juga didukung oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam ini juga memberikan bantuan peralatan elektronik untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan juga melaksanakan cek kesehatan gratis bagi pelanggan PT PLN Batam.

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra dalam sambutannya, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL), PLN Batam berkewajiban melakukan kegiatan pengabdian dan program untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat serta perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Perusahaan Galangan Kapal Batam Butuh 5 Ribu Tukang Las

“Seperti kegitan kita pada pagi hari ini, merupakan salah satu program Peduli Kesehatan, dengan tujuan menyehatkan masyarakat, utamanya pelanggan kami agar tetap sehat dan aktif berkontribusi untuk Pulau Batam sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ucap Irwansyah.

“Selain Program Kesehatan pada tahun ini kami juga gencar untuk Program Kemitraan, salah satunya dengan melakukan pembinaan terhadap beberapa UMKM di Kota Batam untuk menjadi mitra binaan PT PLN Batam yang hingga saat ini ada 26 UMKM binaan PT PLN Batam,” ujarnya lagi.

Irwansyah menambahkan bahwa meningkat atau menurunnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya UMKM.

Baca Juga: BP Batam Mulai Kembali Pekerjaan IPAL Bulan Desember 2022

Maka dari itu PLN Batam sebagai perusahaan BUMN ikut berperan aktif dalam pengembangan UMKM melalui program kemitraan TJSL maupun menyediakan platform seperti (PaDi) Pasar Digital UMKM.

“Pada pagi hari ini PLN Batam akan memberikan bantuan peralatan elektronik berupa mixer dan vacuum sealer kepada beberapa UMKM yang telah dipilih melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) Pemko Batam, semoga bantuan kami dapat bermanfaat dan menunjang ekonomi masyarakat.” harap Irwansyah.

Sementara itu, Kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Pemko Batam, Zulkarnain mengatakan sejak menurunnya pandemi Covid-19, kegiatan olahraga di Batam bangkit kembali.

Baca Juga: BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

“Kami mengucapkan terimakasih kepada PLN Batam karena sudah berpartisipasi bagi kita semua dengan mengadakan kegiatan senam sehat ini, salah satu tujuan dan tantangan kedepan untuk tahun 2040, adalah bagaimana menjadi bagian dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat dan bugar,” kata Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain, saat ini masih sedikit masyarakat yang senang olahraga. Oleh karena itu Pemko Batam mendukung event dan kegiatan senam sehat seperti yang diselenggarakan PLN Batam ini hingga ke tingkat RT/RW, termasuk bagi masayarakat yang ada di pulau. Sehingga dapat meningkatkan semangat berolahraga, membangun Batam yang sehat jasmani dan rohani.

Baca Juga: Wisatawan Singapura Serbu Kota Batam

“Seperti yang kita ketahui, saat ini pembangunan Kota Batam begitu pesat. Pelabuahan, Bandara, Rumah Sakti dan jalanan semua butuh listirk. Maka dari itu kami mengharapkan partisipasi PLN Batam dalam menyediakan listrik yang handal untuk kebutuhan pelayanan. Semoga silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kita bersama dapat bersinergi untuk mewujudkan Batam yang terang pelayanan kepada pelanggan semakin handal dan meningkat baik,” harap Zulkarnain.

Dalam kegiatan senam sehat kali ini juga diadakan lucky draw dengan ragam hadiah menarik.

Seluruh peserta yang terlibat pada kegiatan resmi tahunan ini diberikan kupon undian untuk mendapat kesempatan membawa pulang bingkisan serta memenangkan aneka ragam doorpize yang sudah disediakan.(*)

Mata Juling Ternyata Bisa Dioperasi

0
Ilustrasi seorang pasien menjalani operasi mata juling (Istimewa)

batampos– Mata juling adalah sebuah kondisi di mana bola mata tidak berada pada posisi yang sejajar satu sama lain. Kondisi ini seringkali membuat seseorang tak percaya diri. Ada pula sebagian yang mengalami bully karena kondisi ini.

Dalam keterangan resmi JEC, sebuah studi terbaru melaporkan prevalensi mata juling atau secara medis dikenal dengan strabismus secara global diperkirakan mencapai 1,93 persen. Angka ini menunjukan bahwa setidaknya 148 juta orang di seluruh dunia menyandang strabismus. Sementara, hasil pemeriksaan mata lengkap terhadap 3.009 anak usia 6-72 bulan di Singapura memperlihatkan bahwa 15 persen di antaranya mengalami strabismus.

Apa Penyebabnya?
Direktur Medik RS Mata JEC Kedoya Dokter Subspesialis Konsultan Strabismus JEC Eye Hospitals & Clinics Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K) mengatakan strabismus terjadi akibat gangguan atau kelemahan pada kontrol otak terhadap otot mata sehingga bola mata tidak berada pada posisi yang sejajar satu sama lain (neuromuscular weakness). Terjadinya strabismus pada anak juga berisiko pengaruhi perkembangan fungsi penglihatannya.

“Bahkan, tanpa penanganan yang tepat, penyandang strabismus bisa berisiko terkena mata malas (ambliopia) dan gangguan perkembangan binokularitas yakni gangguan pada pembentukan kemampuan penglihatan tiga dimensi/binokular,” ungkapnya baru-baru ini.

Stigma dan Bully
Menurutnya, penyandang mata juling tidak hanya berisiko terdampak dari sisi kesehatan penglihatannya saja. Strabismus juga memberi dampak yang menyulitkan penyandangnya mendapatkan hidup berkualitas. Masyarakat masih melihat penyandang strabismus sebagai kelompok yang berbeda.

“Prasangka, kesalahpahaman, dan perlakuan negatif akibat stigma yang keliru turut meningkatkan tekanan sosial yang mau tak mau sering penyandang strabismus alami,” paparnya.

Temuan lain, kata dia, menyebut penyandang strabismus berisiko mengalami gangguan mental 10 persen lebih tinggi. Mereka lebih rentan terhadap gangguan psikologis seperti keinginan bunuh diri, depresi, ansietas, fobia sosial, hingga skizofrenia.

“Setiap orang berhak mendapatkan penglihatan optimal dan hidup yang berkualitas. Penyandang strabismus juga tak berbeda, berkesempatan yang sama. Hidup mereka secara psikososial tak berhenti lantaran menyandang strabismus. Mereka harus kita dorong untuk bisa bangkit,” ujarnya.

Mata Juling Bisa Dioperasi
Salah satu solusi menangani masalah mata juling dapat dilakukan melalui operasi mata juling, sehingga mampu semakin berkembang dan maju menggapai masa depan yang lebih baik. Dokter Spesialis Mata dr. Darwan M. Purba, SpM(K) mengatakan mata juling bisa ditangani dan diperbaiki. (*)

reporter: antara

Perusahaan Galangan Kapal Batam Butuh 5 Ribu Tukang Las

0
IPERINDO Ali Ulai
Ketua DPC IPERINDO Kepri Ali Ulai. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepri menyebutkan perusahaan galangan kapal di Batam kekurangan tenaga kerja di bidang pengelasan atau welding. IPERINDO yang memiliki 30-an anggota membutuhkan sekitar 5.000 tenaga welding yang sesuai.

“Galangan kapal Batam kekurangan tenaga welding. Tukang las mungkin sudah banyak yang pindah ke luar Batam atau pulang kampung saat Covid-19 beberapa waktu lalu. Kami kewalahan sekarang cari tukang las yang sesuai,” ujar Ketua DPC IPERINDO Kepri Ali Ulai, Sabtu (19/11/2022).

Job fair Batam yang digelar oleh Pemko Batam beberapa waktu lalu di Sagulung belum mengatasi masalah kekurangan tenaga tukang las tersebut.

Baca Juga: Pemkab Grobogan Siap Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI

Ribuan pencaker yang berjubel di sana umumnya ke bagian operator di perusahaan elektronik dan lainnya.

“Tukang las tak ada sama sekali. Banyak anggota kami yang buka stand (di lokasi job fair) tapi banyak yang tak dapat (tenaga kerja welding),” ujar Ali Ulai.

Padahal kata Ali, perusahaan galangan kapal yang masuk dalam anggota IPERINDO banyak menerima job pembuatan kapal dari perusahaan kelapa sawit, nikel dan Batubara namun, job ini agak tersendat karena kekurangan tenaga tukang las tadi.

Baca Juga: BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

Welder, fitter dan helper itu mulai kurang sekali di Galangan Kapal. Padahal itu yang paling dibutuhkan. Sampai tahun 2023 untuk job pengerjaan kapal masih aman untuk Batam ini,” kata Ali.

Terkait persoalan ini, IPERINDO Kepri akan gelar diskusi dengan Pemko Batam dalam waktu dekat ini untuk pemecahan masalah yang dihadapi oleh anggota IPERINDO tersebut.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

“Karena kemarin kita lihat di berita, angka pengangguran di Batam ini banyak sekali. Lowongan kerja kurang, tapi nyatanya kami kekurangan tenaga kerja saat ini. Kita akan diskusi lagi dengan Pemerintah Daerah untuk masalah ini” ujar Ali.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Pemkab Grobogan Siap Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI

0
sar angkat mayat
Petugas mengevakuasi korban yang meninggal akibat kecelakaan kapal kayu pembawa PMI ke Malaysia yang terbalik di Perairan Kabil Batam, Selasa (15/11). Foto: Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menyatakan kesiapannya, untuk memulangkan salah seorang PMI yang tenggelam di Perairan Kabil beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BP3MI Kepri, Kombes (Pol) Amingga M Primastito.

“Ada korban perempuan asal grobogan, Jawa Tengah. Pemkabnya sudah menyatakan untuk membantu memfasilitas kepulangan jenazah,” kata Amingga, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: BP Batam Mulai Kembali Pekerjaan IPAL Bulan Desember 2022

Namun, pihak keluarga dari korban, meminta kepulangan jenazah ini menunggu penemuan jenazah balita berusia 4 tahun.

Amingga mengatakan bahwa jenazah perempuan yang telah ditemukan di hari pertama pencarian, membawa seorang anak.

Hal ini diperkuat juga dari keterangan korban yang selamat dari tenggelamnya kapal kayu tersebut.

Baca Juga: BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

“Pemulangan jenazah perempuan itu masih menunggu kabar keberadaan anaknya. Jika ditemukan, maka akan dipulangkan bersama-sama,” ungkap Amingga.

Kepala Basarnas Kepri, Slamet Riyadi mengatakan sampai saat ini pencarian masih dilakukan. “Hari ini sudah masuk pencarian hari ke 4,” ucapnya.

Sampai saat ini, dari 8 orang yang ikut dalam kapal kayu nahas itu. Sebanyak 6 orang sudah ditemukan. Satu ditemukan dalam keadaan hidup, dan 5 orang lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: 33 Ribu Lamaran Saat Job Fair Masih Didata 

“5 orang yang meninggal dunia itu terdiri dari 2 perempuan dan 3 laki-laki,” ungkap Slamet.

Sedangkan yang masih dalam pencarian sebanyak dua orang, satu laki-laki dewasa dan satu orang balita.(*)

Reporter: Fiska Juanda

BP Batam Mulai Kembali Pekerjaan IPAL Bulan Desember 2022

0
IPAL
BP Batam pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022. Foto: BP Batam untuk Batam Pos 

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022 setelah disetujuinya perpanjangan waktu hingga September 2024 oleh The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) Korea selaku lender (pihak peminjam)

Hal ini disampaikan oleh General Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek IPAL BP Batam, Jumat (18/11/2022).

“Dari target 114 km jaringan pipa primer dan sekunder, Tahap 1 yang belum tersambung sekitar 3,7 km 7 titik lokasi, yaitu Pasir Putih, Royal Grande, Citra Indah, Baloi Ditpam, Eden Park, Kembang Sari, dan Grand Orchid. Setelahnya, dilanjutkan penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (SR) bulan Desember 2022,” ujar Iyus.

Proyek IPAL Tahap 1 ini memiliki area pelayanan di Batam Center dengan total 43 perumahan dengan lokasi IPAL berada di Bengkong Sadai.

Baca Juga: PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Hingga Akhir Tahun

Pengerjaan Proyek IPAL dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan dari air limbah domestik yang mengalir ke waduk maupun perairan pantai.

Progres proyek IPAL sampai saat ini telah mencapai 90,8 persen dengan rincian sebagai berikut:
1. Pembangunan IPAL di Bengkong Sadai telah rampung 100 persen

2. Pembangunan 5 stasiun pompa telah rampung 100 persen

3. Jaringan pipa keseluruhan mencapai 93,8 persen

4. Sambungan Rumah (depan rumah/samping drainase) mencapai 10.000 SR sebesar 69,4 persen.

Baca Juga: Miris, Data BP3MI : Lebih 40 Kali Penindakan PMI Ilegal di Kepri
 
“Pekerjaan sambungan rumah ada dua fase. Fase 1 sambungan rumah di depan rumah/samping drainase sudah terpasang 10.000 SR, sedangkan Fase 2 sambungan rumah ke septic tank masih 0 karena menunggu jaringan pipa primer diselesaikan terlebih dahulu,” terang Iyus.

Iyus mengatakan, pekerjaan konstruksi mengalami penundaan sejak awal tahun 2020 akibat pandemi covid-19 dan kendala teknis di lapangan yang merubah metode kerja, misalnya pekerjaan jaringan pipa yang awalnya menggunakan metode open cut berubah menjadi Pipe Jacking (Boring) akibat ketidakstabilan tanah di lokasi, perubahan metode pekerjaan ini membutuhkan tambahan biaya yang harus direviu terlebih dahulu.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Selain itu, saluran pipa yang melewati sungai, perumahan warga, dan membelah Pengalokasian Lahan (PL) milik warga, dilakukan pemetaan kembali jalur pipa (re-route).

Iyus menegaskan bahwa proyek pemasangan tidak terbengkalai atau mangkrak, dimana dalam progres konstruksi BP Batam selalu melakukan koordinasi rutin dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan RI melalui rapat monitoring dan evaluasi.

Proyek IPAL Tahap 1 ini merupakan proyek yang akan menjadi percontohan bagi daerah lain. Selain itu, proyek ini telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“BP Batam juga secara aktif berkoordinasi dengan EDCF, Hansol EME Korea selaku kontraktor, dan Sunjin Eng & Arch Korea selaku konsultan, untuk memastikan bahwa proyek ini dapat berjalan dengan baik,” kata Iyus.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

“Hingga saat ini Hansol selaku kontraktor masih melakukan monitoring serta perbaikan aset-aset proyek meskipun pekerjaan konstruksi tertunda,” lanjutnya.

Termasuk mengajukan perpanjangan waktu ke Kementerian Keuangan RI dan Bappenas, yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan RI dengan mengirimkan permohonan resmi ke The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) dan telah disetujui, dengan penyelesaian proyek hingga bulan Juni 2024 dan Loan Closing Date pada bulan September 2024.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk mengerjakan sisa pekerjaan proyek IPAL sebesar Rp 112,5 miliar yang berasal dari Pinjaman Luar Negeri (Loan) yang telah sudah tersedia.

Baca Juga: Nilai Ekspor Kepri Naik 5,89 Persen

Adapun anggaran tersebut akan digunakan untuk penyelesaian pekerjaan 3,7 km di 7 lokasi, pengadaan peralatan pendukung operasional, penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (ke septic tank), penyelesaian mekanikal dan elektrikal, serta commissioning & training yang akan dimulai kembali pada awal Desember 2022, dan akan beroperasi di sebagian area pada bulan Oktober 2024.

“Dari kegiatan-kegiatan tersebut kami pastikan bahwa proyek tidak mangkrak dan masih terus berjalan hingga waktu yang ditetapkan,” tutup Iyus.(*)

BP Batam Mulai Kembali Pekerjaan IPAL Bulan Desember 2022

0
IPAL
BP Batam pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022. Foto: BP Batam untuk Batam Pos 

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pastikan pekerjaan kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali bulan Desember tahun 2022 setelah disetujuinya perpanjangan waktu hingga September 2024 oleh The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) Korea selaku lender (pihak peminjam)

Hal ini disampaikan oleh General Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek IPAL BP Batam, Jumat (18/11/2022).

“Dari target 114 km jaringan pipa primer dan sekunder, Tahap 1 yang belum tersambung sekitar 3,7 km 7 titik lokasi, yaitu Pasir Putih, Royal Grande, Citra Indah, Baloi Ditpam, Eden Park, Kembang Sari, dan Grand Orchid. Setelahnya, dilanjutkan penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (SR) bulan Desember 2022,” ujar Iyus.

Proyek IPAL Tahap 1 ini memiliki area pelayanan di Batam Center dengan total 43 perumahan dengan lokasi IPAL berada di Bengkong Sadai.

Baca Juga: PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Hingga Akhir Tahun

Pengerjaan Proyek IPAL dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan dari air limbah domestik yang mengalir ke waduk maupun perairan pantai.

Progres proyek IPAL sampai saat ini telah mencapai 90,8 persen dengan rincian sebagai berikut:
1. Pembangunan IPAL di Bengkong Sadai telah rampung 100 persen

2. Pembangunan 5 stasiun pompa telah rampung 100 persen

3. Jaringan pipa keseluruhan mencapai 93,8 persen

4. Sambungan Rumah (depan rumah/samping drainase) mencapai 10.000 SR sebesar 69,4 persen.

Baca Juga: Miris, Data BP3MI : Lebih 40 Kali Penindakan PMI Ilegal di Kepri
 
“Pekerjaan sambungan rumah ada dua fase. Fase 1 sambungan rumah di depan rumah/samping drainase sudah terpasang 10.000 SR, sedangkan Fase 2 sambungan rumah ke septic tank masih 0 karena menunggu jaringan pipa primer diselesaikan terlebih dahulu,” terang Iyus.

Iyus mengatakan, pekerjaan konstruksi mengalami penundaan sejak awal tahun 2020 akibat pandemi covid-19 dan kendala teknis di lapangan yang merubah metode kerja, misalnya pekerjaan jaringan pipa yang awalnya menggunakan metode open cut berubah menjadi Pipe Jacking (Boring) akibat ketidakstabilan tanah di lokasi, perubahan metode pekerjaan ini membutuhkan tambahan biaya yang harus direviu terlebih dahulu.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Selain itu, saluran pipa yang melewati sungai, perumahan warga, dan membelah Pengalokasian Lahan (PL) milik warga, dilakukan pemetaan kembali jalur pipa (re-route).

Iyus menegaskan bahwa proyek pemasangan tidak terbengkalai atau mangkrak, dimana dalam progres konstruksi BP Batam selalu melakukan koordinasi rutin dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan RI melalui rapat monitoring dan evaluasi.

Proyek IPAL Tahap 1 ini merupakan proyek yang akan menjadi percontohan bagi daerah lain. Selain itu, proyek ini telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“BP Batam juga secara aktif berkoordinasi dengan EDCF, Hansol EME Korea selaku kontraktor, dan Sunjin Eng & Arch Korea selaku konsultan, untuk memastikan bahwa proyek ini dapat berjalan dengan baik,” kata Iyus.

Baca Juga: Pembahasan UMP Kepri Selesai, Kota Batam Siap Bahas UMK

“Hingga saat ini Hansol selaku kontraktor masih melakukan monitoring serta perbaikan aset-aset proyek meskipun pekerjaan konstruksi tertunda,” lanjutnya.

Termasuk mengajukan perpanjangan waktu ke Kementerian Keuangan RI dan Bappenas, yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan RI dengan mengirimkan permohonan resmi ke The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) dan telah disetujui, dengan penyelesaian proyek hingga bulan Juni 2024 dan Loan Closing Date pada bulan September 2024.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk mengerjakan sisa pekerjaan proyek IPAL sebesar Rp 112,5 miliar yang berasal dari Pinjaman Luar Negeri (Loan) yang telah sudah tersedia.

Baca Juga: Nilai Ekspor Kepri Naik 5,89 Persen

Adapun anggaran tersebut akan digunakan untuk penyelesaian pekerjaan 3,7 km di 7 lokasi, pengadaan peralatan pendukung operasional, penyelesaian 11.000 Sambungan Rumah (ke septic tank), penyelesaian mekanikal dan elektrikal, serta commissioning & training yang akan dimulai kembali pada awal Desember 2022, dan akan beroperasi di sebagian area pada bulan Oktober 2024.

“Dari kegiatan-kegiatan tersebut kami pastikan bahwa proyek tidak mangkrak dan masih terus berjalan hingga waktu yang ditetapkan,” tutup Iyus.(*)

BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menanggapi beberapa informasi yang keliru pada sejumlah pemberitaan terkait kelebihan pembayaran dari pekerjaan proyek Pengembangan Pavement Runway Service Performance yang dilaksanakan oleh BP Batam, maka Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah informasi hoax atau tidak benar.

“Kami perlu luruskan bahwa informasi yang beredar itu salah. Potret table yang digambarkan dalam sebuah berita yang seolah menggambarkan bahwa temuan BPK sejumlah 1 Milliar itu tidak valid. Yang benar itu seratus Sembilan Belas Juta, bukan 1 M.” Kata Tuty.

Baca Juga: Imigrasi Batam Terbitkan 2 Ribuan Paspor Dalam Sepekan

Bersama Tuty, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 5127) Boy Zasmita menyampaikan bahwa Pengembangan Pavement Runway di Bandara Hang Nadim, telah selesai dilaksanakan sesuai kontrak BP Batam dengan kontraktor Waskita Karya.

“Probity audit dari BPK yang benar adalah 119 juta (seratus sembilan belas juta rupiah). Dan dari hasil audit tersebut, pihak kontraktor telah bertanggung jawab menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran secara langsung kepada negara dalam hal ini Kementerian Keuangan (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sehingga angka 1 M itu sungguh tidak benar. Semua bukti transfer kontraktor kepada rekening negara (Kemenkeu) dan hasil audit BPK, kami siap publikasikan jika diperlukan.” Kata Boy.

Lebih lanjut ,Boy menerangkan dengan rinci dalam pelaksanaannya, proyek harus dilaksanakan addendum dengan pertimbangan sebagai berikut :

a. Pekerjaan di bandara harus dioperasikan di malam hari, agar tidak menganggu kegiatan kebandarudaraan pada siang hari. Tim bekerja full di runway panjangnya 4.025 m. Sehingga tidak boleh mengganguu waktu take off dan landing.

b. Kemudian, dalam pelaksanannya setelah selesai, dilaksanakan pemeriksaan oleh BPK RI terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Hasil audit BPK sendiri sebesar Rp. 119.060.317. Pihak kontraktor telah mengembalikan uangnya kepada negara melalui rekening Kementerian Keuangan atau sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak.” Lanjut Boy merinci dengan bukti transfer.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Pria berkacamata ini juga menambahkan, bahwa pada setiap proses keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan perbandingan hasil pada final quantity yang dilakukan oleh kontraktor, sesuai dengan aturan yang berlaku juga dikenakan sanksi denda, yang harus dibayarkan pihak kontraktor kepada Negara dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Mereka ini semua sudah bayar secara langsung kepada kemenkeu, dibayarkan kepada PNBP kementerian Keuangan sehingga tidak ada kerugian negara. Sebaliknya negara mendapatkan penambahan PNBP.” Ungkap Boy Zasmita.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Selanjutnya Boy juga menegaskan bahwa Pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak dan semua pelaksanaan pekerjaan bandara dikontrol dan diasistensi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Bandar Udara, Panel Ahli Kementerian Perhubungan, Tim Pengamanan Proyek Strategis Nasional dari Kajati Kepri dan Ahli Kontrak dari LKPP.

“Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Pungkas Boy Zasmita.(*)

BP Batam Jelaskan Pekerjaan Pavement Runway Bandara Selesai Sesuai Kontrak

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menanggapi beberapa informasi yang keliru pada sejumlah pemberitaan terkait kelebihan pembayaran dari pekerjaan proyek Pengembangan Pavement Runway Service Performance yang dilaksanakan oleh BP Batam, maka Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah informasi hoax atau tidak benar.

“Kami perlu luruskan bahwa informasi yang beredar itu salah. Potret table yang digambarkan dalam sebuah berita yang seolah menggambarkan bahwa temuan BPK sejumlah 1 Milliar itu tidak valid. Yang benar itu seratus Sembilan Belas Juta, bukan 1 M.” Kata Tuty.

Baca Juga: Imigrasi Batam Terbitkan 2 Ribuan Paspor Dalam Sepekan

Bersama Tuty, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 5127) Boy Zasmita menyampaikan bahwa Pengembangan Pavement Runway di Bandara Hang Nadim, telah selesai dilaksanakan sesuai kontrak BP Batam dengan kontraktor Waskita Karya.

“Probity audit dari BPK yang benar adalah 119 juta (seratus sembilan belas juta rupiah). Dan dari hasil audit tersebut, pihak kontraktor telah bertanggung jawab menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran secara langsung kepada negara dalam hal ini Kementerian Keuangan (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sehingga angka 1 M itu sungguh tidak benar. Semua bukti transfer kontraktor kepada rekening negara (Kemenkeu) dan hasil audit BPK, kami siap publikasikan jika diperlukan.” Kata Boy.

Lebih lanjut ,Boy menerangkan dengan rinci dalam pelaksanaannya, proyek harus dilaksanakan addendum dengan pertimbangan sebagai berikut :

a. Pekerjaan di bandara harus dioperasikan di malam hari, agar tidak menganggu kegiatan kebandarudaraan pada siang hari. Tim bekerja full di runway panjangnya 4.025 m. Sehingga tidak boleh mengganguu waktu take off dan landing.

b. Kemudian, dalam pelaksanannya setelah selesai, dilaksanakan pemeriksaan oleh BPK RI terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Hasil audit BPK sendiri sebesar Rp. 119.060.317. Pihak kontraktor telah mengembalikan uangnya kepada negara melalui rekening Kementerian Keuangan atau sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak.” Lanjut Boy merinci dengan bukti transfer.

Baca Juga: Pelabuhan Batuampar Dapat Raport Merah

Pria berkacamata ini juga menambahkan, bahwa pada setiap proses keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan perbandingan hasil pada final quantity yang dilakukan oleh kontraktor, sesuai dengan aturan yang berlaku juga dikenakan sanksi denda, yang harus dibayarkan pihak kontraktor kepada Negara dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Mereka ini semua sudah bayar secara langsung kepada kemenkeu, dibayarkan kepada PNBP kementerian Keuangan sehingga tidak ada kerugian negara. Sebaliknya negara mendapatkan penambahan PNBP.” Ungkap Boy Zasmita.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

Selanjutnya Boy juga menegaskan bahwa Pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak dan semua pelaksanaan pekerjaan bandara dikontrol dan diasistensi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Bandar Udara, Panel Ahli Kementerian Perhubungan, Tim Pengamanan Proyek Strategis Nasional dari Kajati Kepri dan Ahli Kontrak dari LKPP.

“Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Pungkas Boy Zasmita.(*)