Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6536

Wakil Wali Kota Batam Optimistis Batam Terhindar dari Resesi Ekonomi

0
pemko batam 2
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi IX DPR RI dan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/11/2022). Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, optimistis Batam akan terhindar dari ancaman resesi ekonomi 2023. Hal itu diutarakannya saat menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi IX DPR RI dan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/11/2022).

Anggota Komisi IX DPR RI, Ihsan Yunus, menyampaikan, situasi yang akan dihadapi ke depan.

Ia menekankan bagaimana sikap pemangku kepentingan, dalam hal ini Pemko Batam untuk menghadapi resesi 2023.

Baca Juga: Penyebaran Covid-19 Sub Varian XBB Berpusat di Batam

“Dampaknya pasti akan punya pengaruh signifikan. Pengangguran dan investasi yang tidak memenuhi target. Harus detail bagaimana menghadapai 2023,” katanya.

Menanggapi itu, Amsakar menyampaikan, di Batam bayangan resesi relatif dapat terkendali. Ia menegaskan bahwa resesi ekonomi 2023 akan jauh dari Batam.

“Ada 4 faktor kenapa saya katakan bahwa resesi ekonomi 2023 akan jauh dari Batam,” tegas Amsakar.

Baca Juga: Kerap Disewa Anak Remaja dan PSK Online, Hotel 999 Terancam Disegel

Ia menjabarkan bahwa Batam kecenderungan pertumbuhan ekonomi menggeliat. Bahkan pada saat pandemi Covid-19, Batam mampu bangkit dan terbukti ekonomi Batam tumbuh 4,75 persen.

“Batam salah satu daerah yang eksis dan bertahan di situasi pandemi,” jelasnya.

Kemudian, saat ini Batam menjalankan tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) sesuai ditetapkan pada 2021 silam.

Baca Juga: Jalan Batuaji Perlahan Dibuka Jadi Lima Lajur

“Bahkan saat ini dalam tahap pengembangan KEK Kesehatan,” tambahnya.

Selain itu, untuk tenaga kerja pihaknya terus berkoordinasi dengan investor untuk terus membuka lowongan kerja. Belum lama ini, dibuka 1.880 lowongan dari 32 perusahaan dalam Job Fair Batam 2022.

“Gambaran resesi ekonomi 2023 akan jauh, bahkan soal antara pengangguran atau PHK relatif terkendali, sekitar 500an setiap tahun tapi kesempatan kerja terus dibuka,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa yang dihadapi persoalan pengangguran yakni derasnya arus migrasi warga tiap tahunnya ke Batam.

Baca Juga: Ini Hasil Visum dan Rekaman CCTv Korban Gantung Diri di Tanjunguncang

“Warga yang datang, merupakan usia pencari kerja yang sebagian besar non skill,” katanya.

Untuk diketahui, kunker Komisi IX ini dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati dan diikuti 12 anggota lainnya dan sejumlah asosiasi tenaga kerja di Batam. Di kesempatan itu juga dilakukan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Saat kunjungan kerja itu, selain soal ketenagakerjaan, juga dibahas ancaman resesi ekonomi pada Tahun 2023.(*)

Penyebaran Covid-19 Sub Varian XBB Berpusat di Batam

0
uji sempel covid e1643272652393
Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Penyebaran Covid-19 varian Omicron sub varian XBB di Kepri berpusat di Batam. Sebanyak 20 sampel yang terkonfirmasi sub varian XBB oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) kelas I Batam semuanya berasal dari Batam.

Kepala BTKLPP Batam Budi Santosa menuturkan sejauh ini sudah ada 69 sampel yang diperiksa untuk memastikan varian dan sub varian Covid-19. Dari 69 Sampel ini sebanyak 20 sampel terkonfirmasi sub varian XBB, empat sampel varian BQ 1, 19 sampel varian BA dan 23 sampel tidak terdeteksi. “Yang XBB itu semua dari Batam. Untuk BA 5 dua dari Lingga,” kata Budi.

Untuk itu Budi berharap ini jadi perhatian seluruh masyarakat Batam untuk lebih waspada lagi kedepannya. Penetapan protokol kesehatan harus kembali diperketat.

Sebagai upaya pencegahan, BTKLPP Batam kata Budi saat ini tetap fokus dengan pemeriksaan ulang sampel pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif untuk memastikan jenis atau varian dari pasien positif tadi.

“Yang 69 Sampel tadi itu pemeriksaan sebelumnya. Yang saat ini belum lagi karena masih kami kumpulkan sampel yang dicurigai sebagai varian,” ujar Budi.

Disebutkan Budi, sampel-sampel yang masuk ke BTKLPP ini umumnya dari pasien yang sedang dirawat di rumah sakit di sekitar Batam, Tanjungpinang dan Lingga.

“Kita punya empat alat PCR, dua alat extractor dan satu unit alat WGS. Reagensia kita bisa untuk 4.757 sampel. Reagensia extrasi bisa periksa 5.266 sampel dan reagensia WGS bisa 550 sampel. Intinya kita tetap komit dengan upaya pemberantasan Covid-19 ini,” ujar Budi.

Seperti diketahui Covid-19 varian Omicron sub varian XBB telah ditemukan di sejumlah negara dan bahkan disebut jadi biang kerok kenaikan kasus di Singapura. Subvarian Omicron itu memiliki sejumlah gejala yang ditemukan pada pasien. Menurut para ahli, gejala yang disebabkan oleh XBB cenderung ringan. Yakni mulai dari batuk, pilek, dan demam. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Kepala Ombudsman Kepri Apresiasi Pelayanan PLN Batam

0
pln batam
Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, menyambut kedatangan Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra dan jajaran di kantor Ombudsman Kepri di Gedung Graha Pena. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengapresiasi pelayanan PT PLN Batam. Hal itu diutarakannya saat Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra dan jajaran melakukan kunjungan dan silaturahmi perkenalan sekaligus berdiskusi ke kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepuluan Riau (Kepri), Selasa (15/11/2022).

Dalam diskusi tersebut, Lagat mengungkapkan bahwa PLN Batam merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang peduli terhadap kualitas pelayanan, dan juga terus berkomitmen untuk menuju pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan.

”PLN Batam merupakan salah satu instansi pelayanan publik yang peduli terhadap pelanggannya. Dari awal saya perhatikan PLN Batam juga terus berbenah, siap menerima kritikan dan sigap membuat perubahan, meskipun masih belum sempurna dan ada beberapa hal dalam pelayanan yang harus lebih ditingkatkan lagi,” ujar Lagat.

Baca Juga: Perkembangan Pariwisata Diyakini Membuka Lapangan Kerja di Batam

Lagat juga menyampaikan, komunikasi yang baik antara PLN Batam dan Ombudsman selama ini berdampak positif pada penyelesaian laporan dari pelanggan terkait pelayann PLN Batam.

“Saya mengapresiasi PLN Batam yang terus menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan kami, rekan-rekan di Ombudsman Provinsi Kepri, serta dengan berbagai stakeholder PLN Batam lainnya. Sharing informasi, edukasi peraturan-peraturan kelistrikan, dan pemahaman penyebab terganggunya layanan membuat kami dapat menindaklanjuti laporan terkait PLN Batam secara seimbang dari dua sudut pandang,” lanjutnya.

PLN Batam lanjutnya, harus terus berinovasi dan bertransformasi untuk bisa menyentuh seluruh unsur lapisan masyarakat dan dapat menyerap pengaduan masyarakat dengan respon cepat.

Baca Juga: FSPMI Tolak Penetapan UMP Gunakan PP 36, Walkout Dari Rapat Dewan Pengupahan

“Terutama menyangkut pelayanan dan kebijakan terkait kelistrikan ini harus terinformasikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat agar kualitas pelayanan PLN Batam semakin baik kedepannya,” pungkas Lagat.

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansya Putra, menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri.

“Ombudsman adalah salah satu stakeholder penting yang harapannya dapat membantu PLN Batam dalam memberikan masukan terkait keluhan dari pelanggan tentang kelistrikan, termasuk hak dan kewajiban masing-masing yang berpotensi memicu konflik,” ujarnya.

Baca Juga: Pria Pengangguran di Batam Divonis 9 Tahun Penjara, Ini Kasusnya…

Ia menjelaskan, sebagai lembaga publik independen, pelanggan tentu akan menerima pendapat dan edukasi dari Ombudsman.

“Semoga semakin banyak sinergi antara PLN Batam dan Ombudsman untuk mengedukasi pelanggan di bidang kelistrikan sehingga tercapai keterbukaan informasi yang mumpuni dan PLN Batam dapat terus berbenah,” tutupnya.(*)

Untuk Pasien Prediabetes, Ubah Gaya Hidup Terlebih Dulu

0
Ilustrasi melakukan olahraga ringan 30 menit setiap hari selama 5 hari dapat, baik untuk menjaga kesehatan tubuh. (dok. jawapos)

batampos – Untuk pasien prediabetes risiko ringan, dokter menyarankan mengubah gaya hidup terlebih dulu sebagai kiat intervensi awal.

”Seperti rutin berolahraga setidaknya 150 menit seminggu atau 30 menit setiap hari selama lima hari dalam seminggu, misalnya berjalan kaki, naik sepeda, atau berenang,” ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes dari Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, Sp. PD-KEMD dalam keterangannya.

Usaha lainnya dalam mengobati prediabetes yakni berusaha mengubah pola makan dengan diet yang bergizi seimbang dan mengelola stres.

Namun pada orang dengan prediabetes dan risiko tinggi, jika setelah tiga hingga enam bulan melakukan intervensi gaya hidup belum berhasil untuk mencapai penurunan berat badan yang diinginkan, maka bisa dikombinasikan dengan intervensi farmakoterapi, sambung Pradana.

Baca juga: Rutin Minum Teh Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Diabetes

Intervensi farmakoterapi adalah pemberian obat seperti dengan kandungan zat aktif metformin sebagai terapi obat lini pertama dalam strategi pencegahan prediabetes dan diabetes.

Studi yang dilakukan Kelompok Penelitian Program Pencegahan Diabetes (DPP) menunjukkan, perubahan gaya hidup dan intervensi medis dapat mengurangi kejadian diabetes pada orang yang berisiko tinggi penyakit ini dan manfaatnya telah dikonfirmasi dalam studi jangka panjang selama 10 tahun dan 15 tahun.

Prediabetes merupakan kondisi kadar gula darah yang lebih tinggi dari nilai normal, tetapi belum menyentuh kriteria untuk didiagnosis sebagai diabetes. Pasien prediabetes memiliki risiko lebih besar menjadi diabetes dibandingkan dengan orang tanpa prediabetes.

“Namun, tidak banyak orang yang menyadari kondisi prediabetes karena memang gejalanya yang minim sampai kemudian berkembang menjadi diabetes dan menimbulkan komplikasi,” tutur Pradana.

Baca juga: Jalan Kaki 2 Menit Setelah Makan, Turunkan Risiko Diabetes

Menurut dia, tanpa upaya pencegahan yang tepat, perkembangan prediabetes menjadi diabetes tipe-2 bisa terjadi lebih cepat. Sebab data menunjukkan tujuh dari sepuluh pasien prediabetes yang tidak diberikan intervensi akan progres ke diabetes.

Selain itu tidak perlu menunggu jadi diabetes, kondisi prediabetes sendiri sudah berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular bila tidak ditangani dengan baik.

Komplikasi kardiovaskular serta progresi menjadi diabetes dapat dicegah dengan penanganan yang baik, salah satunya dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Risiko terkena diabetes tipe-2 dapat dikurangi hingga 58 persen dengan perubahan gaya hidup, seperti pola makan yang seimbang, rutin berolahraga, dan menurunkan berat badan.

Oleh karena itu Pradana menyebutkan semakin cepat menyadari risiko dan melakukan identifikasi prediabetes, semakin cepat orang-orang bisa melakukan perubahan untuk lebih sehat dan terhindar dari risiko diabetes dan komplikasi kardiovaskular.

Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin mengatakan, deteksi dini sebagai upaya pencegahan prediabetes dan diabetes menjadi penting, sehingga inilah yang melatarbelakangi Merck menyediakan platform penilaian risiko prediabetes secara daring melalui www.cekprediabetes.com.

Platform ini telah menjangkau pasien dengan risiko tinggi prediabetes dan lebih dari 174 ribu orang telah melakukan penilaian risiko prediabetes.

Dia menambahkan, dalam rangka peringatan Hari Diabetes Sedunia 2022, Merck telah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, salah satunya dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk melakukan edukasi yang dapat mendorong perubahan gaya hidup bagi para karyawan untuk memitigasi risiko diabetes. (*)

Reporter : Antara

Megawati Bertemu SBY, Jubir PKB: Semoga Akur!

0
Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono duduk satu meja di KTT G20 (Istimewa)

batampos- Dua mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk bersama di gelaran KTT G20. Kondisi ini disambut baik oleh Juru Bicara (Jubir) Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dira Martamin.

Dia menilai Mega da SBY terlihat kompak mengenakan baju warna biru.

“Dua mantan presiden yang influence-nya sangat kuat. Tapi kayaknya mereka cocok pakai warna hijau,” kata Dira kepada wartawan, Kamis (17/11).

Menurut Dira, warna hijau yang merupakan lambang kesejukan dan kedamaian akan lebih pantas dikenakan Mega dan SBY.

“Biar akur beneranlah, orang tua kok marahan lama banget,” jelasnya.

Dira berharap duduknya Mega dan SBY dalam satu meja bukan sekadar seremonial. Bukan juga sekadar kepentingan publikasi. Melainkan, untuk kepentingan bangsa.

“Jangan sampai kejadian tersebut hanya bersifat seremonial atau ngobrol sekedar basa-basi saja,” ungkapnya

Tentu, kata Dira, rakyat Indonesia sangat ingin melihat Mega dan SBY melakukan komunikasi politik kondusif dan intensif untuk kepentingan bangsa dan bukan politik pecah belah. “Harapannya pemilu berjalan kondusif, nggak ada lagi black campaign ataupun isu SARA yang digoreng, capek,” tegasnya.

Dira tidak memungkiri Mega dan SBY merupakan salah satu tokoh yang dapat menentukan politik di Indonesia berjalan kondusif atau tidak. Kedua tokoh besar yang memegang kendali di masing-masing pihak.

“Tentu masih banyak tokoh lain, seperti Pak Muhaimin, Pak Prabowo, JK. Namun, yang paling terlihat berkonflik ya Mega-SBY. Kalau mereka menurunkan ego personalnya tentu akan berimbas ke Pemilu yang kondusif,” tutupnya. (*)

Reporter : JP GROUP

PGII Menjadi Jalan Baru dalam Mengatasi Kesenjangan Infrastruktur dan Investasi bagi Negara Berkembang

0

 

batampos –  Disela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Presidensi G20 Indonesia, telah diadakan pertemuan Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII), Selasa (15/11/2022) di Bali. PGII merupakan upaya kolaboratif oleh anggota G7 (Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada dan Prancis) yang diluncurkan pertama kali pada Juni 2021 pada KTT G7 ke-47 di Inggris. PGII memiliki komitmen selama 5 tahun ke depan akan menginvestasikan USD 600 miliar dalam bentuk pinjaman dan hibah untuk proyek infrastruktur berkelanjutan bagi negara berkembang.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dan Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen menjadi tuan rumah bersama sekelompok pemimpin negara G20 yakni Jepang, Jerman, Korea Selatan, Senegal, Kanada, Argentina, Inggris dan India. Kegiatan tersebut menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan komitmen guna mempercepat investasi dalam infrastruktur yang berkualitas di negara-negara miskin dan menengah di seluruh dunia serta memperkuat ekonomi global. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mendampingi Presiden Joko Widodo.

Mengawali acara, Presiden Biden menyampaikan perkembangan dan dampak PGII hingga saat ini, mengumumkan proyek-proyek baru, dan memberikan contoh nyata peran AS dan mitranya bekerja sama untuk memobilisasi modal infrastruktur berkualitas dan pembangunan berkelanjutan.

“Pemerintah AS secara resmi mengumumkan proyek baru PGII antara lain kemitraan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang memobilisasi USD 20 miliar pembiayaan sektor publik dan swasta untuk Indonesia, Indonesia Millenium Challenge Corporation (MCC) Compact yang telah berhasil meluncurkan USD 698 juta, Trilateral Support for Digital Infrastructure melalui kemitraan Australia dan Jepang dalam mendukung proyek digital, mengamankan rantai pasokan mineral kritis di Brasil, pengembangan energi surya di Honduras, dan investasi dalam infrastruktur kesehatan India,” jelas Presiden Biden.

Pada sambutannya, Presiden Joko Widodo selaku tuan rumah KTT G20 menyampaikan bahwa Indonesia selalu mendukung penguatan pembangunan infrastruktur di negara-negara berkembang. Krisis multidimensional yang tengah dihadapi dunia membawa tantangan sendiri bagi pembangunan infrastruktur di negara berkembang, termasuk melalui penyusutan ruang fiskal. Dukungan yang diberikan PGII harus bersifat country driven dan berdasarkan kebutuhan riil negara tujuan. Selain itu, PGII juga harus menjadikan konsultasi dan dialog dengan negara penerima sebagai pedoman utama.

“Pembangunan infrastruktur perlu memberdayakan masyarakat dan ekonomi setempat agar memiliki rasa kepemilikan yang tinggi disertai dukungan bagi negara berkembang untuk membangun kapasitas dan kemampuan mandiri. Dengan demikian negara berkembang dapat lebih tangguh menghadapi tantangan global di masa mendatang,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo dalam kesempatan tersebut juga mengutarakan bahwa upaya PGII dalam mendukung pembangunan infrastruktur di negara berkembang juga harus didasarkan pada paradigma kolaborasi. PGII diminta untuk melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan termasuk sektor swasta yang dinilai akan membawa manfaat nyata. Lebih lanjut, PGII juga harus menghasilkan dukungan pembangunan berkelanjutan, termasuk lewat pembangunan hijau dan transisi energi.

Sementara itu, Presiden Von der Leyen meyakini bahwa pertemuan PGII pada sela-sela KTT G20 di Bali dapat menjadi penentu situasi perekonomian dunia. “Kami yakin kemitraan dapat menjadi penentu permainan karena dua alasan, pertama PGII tidak hanya menanamkan modal besarnya di infrastruktur, tetapi juga investasi pada kapasitas lokal mitra kami,” ujar Presiden Von der Leyen.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga bertindak sebagai moderator dan mempersilahkan Jerman, Korea Selatan, Senegal, Kanada, Argentina, Inggris, dan India untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Pada sesi akhir kegiatan, Presiden Biden menutup pertemuan PGII tersebut.

Turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Luar Negeri serta Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. (dep7/dft/fsr/hls)

Kapal Terbakar, Seluruh Penumpang-ABK Terevakuasi

0
Insiden terbakarnya KM Mutiara Timur I tidak sampai menelan korban jiwa di perairan Selat Bali kemarin. Semua penumpang dan kru kapal dinyatakan selamat. (BASARNAS BALI)

batampos- Seluruh kru dan penumpang KMP Mutiara Timur yang terbakar di perairan Karangasem, Bali, berhasil dievakuasi kemarin (16/11). Mereka dibawa ke kapal milik TNI-AL.

”Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran kapal,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada.

Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 15.30 Wita. Kapal sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. KN SAR Arjuna yang tengah bersiaga dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Pelabuhan Benoa langsung merapat ke titik koordinat kebakaran kapal yang berjarak kurang lebih 9,34 nautical mile dari daratan Karangasem.

Darmada menyampaikan bahwa laporan awal mencatat ada 271 anak buah kapal (ABK) dan penumpang. Data tersebut diperoleh setelah timnya berkomunikasi dengan kapten kapal. Namun, kemudian ada perubahan data. ”Yang semula 271 penumpang dan ABK menjadi 258 orang,” ungkap dia.

Perinciannya, sambung Darmada, 234 penumpang dan 24 ABK. Dia memastikan bahwa fokus instansinya setelah menerima laporan kebakaran kapal penumpang tersebut adalah evakuasi. Karena itu, Basarnas Bali langsung menggerakkan unsur-unsur yang mereka miliki.

Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet VI dan KAL Kadet VII milik TNI-AL yang pertama tiba di lokasi kejadian. ”Kebetulan di lokasi terdekat,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan yang diterima kemarin malam, Darmada menyatakan bahwa seluruh penumpang dan ABK KMP Mutiara Timur I sudah berhasil dievakuasi. Karena itu, operasi SAR oleh Tim SAR Gabungan secara resmi ditutup. Selain dibantu TNI-AL, evakuasi ratusan penumpang dan ABK tersebut melibatkan nelayan setempat.

Berkaitan dengan perubahan data awal jumlah penumpang dan ABK, dia meminta untuk dikonfirmasi kepada pihak yang memiliki kewenangan.

Berdasarkan catatan Jawa Pos, ada tiga kali perubahan data penumpang. Dari semula 271 penumpang dan ABK menjadi 260 penumpang dan ABK. Kemudian, data tersebut kembali berubah lantaran ada pengurangan jumlah penumpang dari 236 menjadi 234 orang.

Darmada menegaskan bahwa saat menerima laporan, pihaknya berfokus pada penyelamatan. ”Kami fokus evakuasi, mengupayakan seluruh yang berada di dalam kapal bisa diselamatkan,” tegas dia. (*)

Reporter : JP GROUP

Pengacara dan Sopir Lukas Enembe Dipanggil KPK

0
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengakui telah memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe. (istimewa)

batampos- KPK memanggil pengacara dan sopir Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua, dikutip dari ANTARA.

Kedua saksi yang diperiksa di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis, adalah Aloysius Renwarin selaku pengacara dan Darwis sebagai sopir.

“Hari ini, pemeriksaan saksi untuk tersangka LE (Lukas Enembe). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (17/11).

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan Lukas Enembe dan beberapa pihak lainnya sebagai tersangka.

Terkait konstruksi perkara, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, serta pasal yang disangkakan akan dipublikasikan saat dilakukan upaya paksa, baik penangkapan maupun penahanan, terhadap para tersangka.

Lukas Enembe telah dipanggil tim penyidik KPK, Senin (12/9), di Mako Brimob Papua, dalam kapasitasnya sebagai saksi. Namun, Lukas Enembe tidak hadir.

KPK kemudian memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/9). Lukas pun tak hadir dengan alasan sakit dan mengajukan surat untuk berobat ke Singapura.

Tim penyidik KPK lalu menemui Lukas Enembe di kediamannya di Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/11), dalam rangka pemeriksaan kasus. Selain itu, tim yang terdiri atas dokter KPK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu juga menemui Lukas Enembe untuk pemeriksaan kesehatan.

KPK juga telah menyita berbagai barang bukti dalam penyidikan kasus tersebut. Terakhir, KPK menyita dokumen terkait perkara, bukti elektronik, catatan keuangan, uang tunai dalam bentuk rupiah, dan emas batangan dari penggeledahan dua lokasi di Jakarta, yakni rumah Lukas Enembe dan sebuah apartemen. (*)

Reporter : JP GROUP

250 Penumpang KM Mutiara I Selamat, Kini Dipulangkan ke Banyuwangi

0
Evakuasi penumpang KM Mutiara Timur 1 yang terbakar di Selat Bali, Rabu (16/11). (Dispen Koarmada II)

batampos – TNI Angkatan Laut (AL) memastikan proses evakuasi para penumpang Kapal Motor (KM) Mutiara I telah selesai dilakukan. Seluruh penumpang dipastikan selamat dan dipulangkan ke pelabuhan asal.

”Sejumlah 250 penumpang yang berhasil dievakuasi KRI RE Martadinata-331, KAL Kadet 6, dan KAL Kadet 7, dibawa ke Banyuwangi tempat pelabuhan asal KM Mutiara Timur 1,” kata Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kepada JawaPos.com, Kamis (17/11).

Sementara itu, KRI Sultan Hasanudin-366 tetap bersiaga  di sekitar KM Mutiara Timur 1. KRI akan melakukan pengawasan terkait kondisi KM Mutiara I usai terbakar.

”Aksi cepat yang dilakukan TNI AL ini merupakan keberhasilan Satgasla PAM VVIP Presidensi G20 dalam melaksanakan tugas pengamanan di mana seluruh unsur-unsur Satgasla mengamankan sekeliling Pulau Bali dalam sektor-sektor patroli dengan pengamanan serta memberikan respons aksi cepat dalam keadaan darurat,” jelas Julius.

Diketahui, kebakaran dilaporkan terjadi di Kapal Motor (KM) Mutiara I rute penyeberangan Pelabuhan Katapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gili Mas Lembar, Lombok Barat. Kabar kapal yang terbakar di perairan Bali itu pun ramai beredar di media sosial.

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, proses evakuasi penumpang kapal tengah berjalan.

”Sudah ada RIB (Rigit Inflatable Boat) dari KRI. Dua RIB dari Pos SAR Karangasem,” kata Darmada, Rabu (16/11).

Proses evakuasi juga dibantu TNI AL dengan KRI Fatahillah. Kapal tersebut kebetulan tengah bersandar di Perairan Karangasem dalam rangka pengamanan KTT G20.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran terjadi. Saat ini tim di lapangan fokus melakukan evakuasi kepada para korban terlebih dahulu.  (*)


Reporter : JP GROUP

Puan Bocorkan Isi Percakapan Mega-SBY saat Duduk Semeja di Gala Dinner

0
Megawati-SBY. (Istimewa)

batampos – Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut menghadiri jamuan makan malam atau gala dinner G20 di kawasan wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Selasa (15/11) malam. Mereka tampak berada dalam satu meja. Keduanya pun terlihat mengenakan batik dengan warna yang sama, berwarna biru.

Selain SBY dan Megawati, turut hadir juga Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Puan menjelaskan, tak ada pembicaraan khusus antara Megawati dan SBY serta tokoh bangsa lainnya. Menurutnya, SBY dan Megawati hanya menanyakan kabarnya masing-masing.

“Untuk pembicaraan, itu lebih terkait dengan hal-hal yang bersifat kekeluargaan. Sudah lama tidak bertemu, ngapain saja, sehat-sehat kah? bagaimana kemudian G20 ini menghasilkan sesuatu yang baik untuk Indonesia,” kata Puan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11).

Ia menyatakan, para tokoh bangsa itu mengapresiasi gelaran G20 yang berlangsung di Bali tersebut.

“Bagaimana kita sama-sama sebagai tokoh bisa mendukung G20 ini berjalan dengan baik sesuai harapan dari seluruh negara dan tentu saja membuat Indonesia menjadi lebih hebat dan maju dan bisa menjadi satu negara yang dipertimbangkan,” ucap Puan.

Mantan Menko PMK itu mengaku bersyukur bisa berdiskusi dengan para pemimpin Indonesia. Tentunya bisa belajar banyak dari penngalaman mereka dalam membangun Indonesia.

“Kebetulan saya berada satu meja, datang juga bersamaan, dan alhamdulillah bisa bertemu dan berbincang dengan seluruh tokoh yang ada,” pungkasnya.      (*)


Reporter : JP GROUP