Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 654

PBB: Setiap 10 Menit, Satu Perempuan Dibunuh oleh Orang Terdekat Sepanjang 2024

0
Ilustrasi. F. via SAPDA.

batampos – Satu perempuan terbunuh setiap 10 menit oleh orang terdekatnya sepanjang 2024, menurut laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dilansir AFP, temuan ini kembali menegaskan bahwa femisida atau pembunuhan terhadap perempuan karena gendernya, masih menjadi masalah serius tanpa tanda-tanda perbaikan.

Laporan gabungan UNODC dan UN Women, dirilis bertepatan dengan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan pada 25 November 2025, mencatat sekitar 50.000 perempuan dan anak perempuan dibunuh pasangan atau anggota keluarga mereka pada 2024.

PBB menyebutkan bahwa 60 persen perempuan yang dibunuh di seluruh dunia tewas di tangan orang terdekat, mulai dari pasangan, ayah, paman, ibu hingga saudara laki-laki. Sebagai perbandingan, hanya 11 persen korban pembunuhan laki-laki yang dibunuh oleh orang yang mereka kenal.

Angka 50.000 itu berasal dari data 117 negara. Jika dirata-rata, ini berarti 137 perempuan dibunuh per hari, atau satu perempuan setiap 10 menit.

Meski angka tersebut lebih rendah dibanding data 2023, PBB menegaskan penurunan ini tidak mencerminkan adanya perbaikan nyata. Perbedaan ini lebih disebabkan oleh variasi ketersediaan data antarnegara, bukan penurunan jumlah kasus.

“Femisida terus merenggut puluhan ribu nyawa perempuan setiap tahun tanpa adanya kemajuan. Rumah tetap menjadi tempat paling berbahaya bagi perempuan dari risiko pembunuhan,” tulis laporan tersebut.

Tidak ada satu pun wilayah dunia bebas dari femisida. Negara-negara di Afrika kembali mencatat jumlah tertinggi tahun lalu, dengan 22.000 kasus, menjadikannya wilayah dengan femisida terbanyak.

Direktur Kebijakan UN Women, Sarah Hendricks, menegaskan bahwa femisida tidak terjadi secara tiba-tiba.

“Femisida tidak berdiri sendiri. Ia sering berasal dari rentetan kekerasan yang dimulai dari kontrol, ancaman, hingga pelecehan, termasuk secara daring,” kata Hendricks.

Laporan tersebut juga menyoroti perkembangan teknologi yang memperburuk kekerasan terhadap perempuan, termasuk penyebaran gambar tanpa izin, doxxing, dan video deepfake, yang menjadi bentuk kekerasan digital baru.

“Kita memerlukan penegakan hukum yang memahami bagaimana kekerasan muncul dalam kehidupan perempuan, baik online maupun offline, dan memastikan pelaku bertanggung jawab sebelum berubah menjadi tragedi,” ujar Hendricks. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel PBB: Setiap 10 Menit, Satu Perempuan Dibunuh oleh Orang Terdekat Sepanjang 2024 pertama kali tampil pada News.

AJI Batam Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga di Rempang

0
Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra (paling kanan) bersama warga Rempang di Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam untuk pertama kalinya menggelar pelatihan jurnalisme warga bagi masyarakat Rempang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 November 2025, dipusatkan di Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama AJI Batam dengan Lembaga Studi dan Bantuan Hukum (LSBH) Masyarakat Kepulauan (MK) serta Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar-GB). Program tersebut menyasar warga lokal yang selama ini aktif menyuarakan kondisi kampung mereka melalui media sosial.

Ketua Panitia Ahmad Fauzi mengatakan pelatihan ini bertujuan membekali warga dengan kemampuan dasar jurnalistik sehingga mereka dapat menulis dan mengangkat berita mengenai kampung halaman secara lebih terstruktur dan informatif.

“Harapannya, warga mampu mengabadikan dan menyebarkan informasi tentang kampung yang mereka cintai dengan standar penulisan jurnalistik yang baik. Ke depan, kegiatan ini akan diadakan secara berkala,” ujarnya, Selasa (25/11).

Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra, menyampaikan bahwa pelatihan ini penting karena masyarakat Rempang sejatinya sudah lama melakukan kerja-kerja jurnalisme warga, namun belum memahami sepenuhnya prinsip dasar jurnalistik, termasuk verifikasi dan etika penyebaran informasi.

“Selama ini mereka sudah memberitakan informasi tentang kampung kepada dunia luar lewat media sosial. Kami di AJI diminta membantu agar karya-karya yang diproduksi warga dapat mengikuti prinsip jurnalisme warga yang benar, sehingga tidak memicu hoaks,” kata Yogi.

Menurut Yogi, pelatihan di Rempang menjadi program perdana AJI Batam dalam memperkuat kapasitas jurnalisme warga. Ia membuka peluang kegiatan yang sama untuk kelompok masyarakat lainnya, seperti aktivis lingkungan, mahasiswa, pelajar, hingga nelayan.

“Kami melihat banyak masyarakat yang lantang menyuarakan pendapat mereka di media sosial. Suara-suara itu perlu diarahkan agar dapat tersampaikan melalui pendekatan jurnalisme warga yang tepat,” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Rempang untuk menghasilkan informasi yang kredibel, akurat, dan bermanfaat, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel AJI Batam Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga di Rempang pertama kali tampil pada Metropolis.

84 Ribu Warga Batam Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kadinkes: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

0
SMPN 20 Tiban saat menjalani program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menyasar seluruh siswa aktif, dimulai dari SMP Negeri 20 Batam di Tiban, Sekupang, sebagai pilot project pada tahap awal. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kota Batam tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Kesehatan Kota Batam per 20 November, sebanyak 84.041 warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan, atau 98,77 persen dari total yang mendaftar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dalam laporan harian tanggal 20 November saja, ada 284 warga yang mendaftar dan 282 hadir mengikuti pemeriksaan, dengan tingkat kehadiran 99,30 persen. Ini membuktikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat,” ujar Didi, Selasa (25/11).

Baca Juga: Pelajar Batam Ramai Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Program Terus Berlanjut

Secara kumulatif, target sasaran peserta CKG mencapai 1.276.930 penduduk. Hingga tanggal 20 November, 85.090 warga telah mendaftar, dengan persentase pendaftaran sebesar 6,66 persen dari total sasaran.

Program melibatkan 21 puskesmas di seluruh Kota Batam, dan semuanya tercatat mampu melaksanakan layanan CKG secara penuh (100 persen). Beberapa puskesmas dengan jumlah kunjungan pemeriksaan tinggi antara lain Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Tanjung Buntung, Puskesmas Sei Beduk, Puskesmas Nongsa dan Puskesmas Botania.

“Seluruh puskesmas telah menjalankan CKG setiap hari. Pemeriksaan mencakup skrining kesehatan umum, pengecekan risiko penyakit kronis, hingga asesmen kesehatan usia produktif dan lanjut usia,” jelas Didi.

Dari analisis grafik, peserta terbanyak berasal dari kelompok usia produktif, disusul kelompok lanjut usia. Pemuda dan anak-anak menunjukkan partisipasi yang terus meningkat seiring proses sosialisasi di sekolah dan lingkungan.

Didi Kusmarjadi mengajak masyarakat yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan untuk segera memanfaatkan momentum ini.“CKG tidak dipungut biaya sama sekali. Kami ingin mendorong kesadaran masyarakat bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.

Program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju masyarakat Batam yang lebih sehat dan sadar akan pola hidup preventif. Pemeriksaan rutin, menurut Dinas Kesehatan, akan membantu menekan risiko penyakit kronis sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 84 Ribu Warga Batam Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kadinkes: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

X Rilis Fitur Transparansi Baru ‘About This Account’ untuk Redam Bot dan Akun Palsu

0
F. x.com/TechTicia.

batampos – Platform media sosial X meluncurkan fitur baru bernama “About This Account” untuk meningkatkan transparansi dan membantu pengguna membedakan akun asli dari bot maupun akun palsu.

Seperti dikutip dari TechCrunch dan Economic Times, fitur ini menampilkan sejumlah informasi dasar terkait sebuah akun, yakni negara asal akun, tanggal pembuatan akun, frekuensi dan waktu terakhir perubahan username serta sumber unduhan aplikasi X (App Store atau Google Play).

Menurut X, fitur ini dirancang untuk mengurangi engagement tidak autentik, termasuk aktivitas bot atau akun yang berpotensi menyebarkan disinformasi.

“Kami membuka detail identitas akun agar pengguna bisa menilai lebih bijak apakah akun tersebut asli atau menunjukkan tanda-tanda mencurigakan,” ujar Kepala Produk X, Nikita Bier, dikutip Selasa (25/11).

X juga memberikan opsi bagi pengguna untuk menampilkan lokasi negara secara spesifik atau hanya tingkat benua. Perusahaan bahkan tengah menguji penanda khusus untuk akun yang terdaftar menggunakan VPN, agar pengguna memahami bahwa lokasi yang tertera mungkin tidak akurat.

Meski demikian, sejumlah pengguna melaporkan ketidakakuratan lokasi akun. X menjelaskan bahwa hal itu terjadi akibat penggunaan VPN saat proses pendaftaran.

Beberapa pengguna menilai fitur baru ini belum sepenuhnya mampu menghentikan bot atau penipu yang menyamar sebagai akun asli.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel X Rilis Fitur Transparansi Baru ‘About This Account’ untuk Redam Bot dan Akun Palsu pertama kali tampil pada Lifestyle.

Lajur Sempit dan Minim Rambu, Jalan Trans Barelang Rawan Kecelakaan

0
Ilustrasi. Jalan Trans Barelang.

batampos – Jalan Trans Barelang kerap terjadi kecelakaan saat malam hingga pagi hari. Kawasan ini dilalui truk angkutan dengan kecepatan tinggi dan pengendar motor yang ugal-ugalan.

Rizki, warga Tembesi mengatakan truk angkutan dengan kecepatan tinggi tersebut biasanga melaju dari arah Barelang menuju Batam. Sopir memanfaatkan situasi jalan yang sepi dan lurus.

“Setiap bulan itu terjadi kecelakaan. Karena truk angkutan ini ngebut sekali kalau malam dan subuh-subuh,” ujarnya.

Selain truk, ia menilai kecelakaan di jalan ini juga banyak disebabkan pengendara motor yang ugal-ugalan.

“Kalau malam itu juga banyak motor yang ugal-ugalan tanpa lampu,” katanya.

Menurut dia, dibeberapa titik jalan ini hasus dipasang pita penggaduh. Sehingga, kendaraan yang melintas bisa mengurangi kecepatannya.

“Karena pita penggaduh hanya ada di depan Danyon saja,” katanya.

Sementara Imron, warga lainnya meminta rambu dab penerangan jalan kawasan ini untuk ditingkatkan. Sehingga, kejadian keceakaan bisa diminimalisir.

“Jalannya masih satu lajur, rambu juga masih kurang,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Lajur Sempit dan Minim Rambu, Jalan Trans Barelang Rawan Kecelakaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Cocok Pas Cuaca Hujan, 5 Miso Paling Enak di Batam dengan Kuah Hangat Bikin Ketagihan

0
Miso kuah. F. Tangkapan layar YouTube @eandchomemade551.

batampos – Cuaca hujan dan udara dingin jadi waktu yang pas untuk menikmati semangkuk miso hangat. Hidangan berkuah khas Sumatera Utara ini dikenal dengan citarasa gurih, kuah kaldu yang kuat, serta topping melimpah mulai dari ayam suwir, bawang goreng, soun, hingga sambal pedas.

Di Kota Batam, ada banyak pilihan kedai miso dengan rasa autentik dan variasi topping yang bisa jadi tujuan kuliner. Berikut lima rekomendasi miso paling nikmat yang bisa menghangatkan badan saat musim hujan.

Berikut rekomendasi 5 miso di Batam dengan kuah nikmat dan topping melimpah:

1. Miso Medan Bang Joni

Kedai ini cocok bagi pencinta miso berkuah aromatik dan kaya rempah. Porsinya besar dan mengenyangkan. Miso Medan Bang Joni memiliki cabang di Bengkong dan Simpang Kara.

2. Sop Durian dan Miso Ummi Fattah

Topping ayam yang melimpah menjadi ciri khasnya. Ditambah soun dan kerupuk yang membuat rasa miso semakin kaya. Lokasinya berada di Ruko Mitra Center, Blok A No. 3, Batu Aji.

3. Raja Miso

Miso ini menggunakan bumbu rempah khas rendang sehingga kuahnya lebih berkarakter. Sudah berjualan lebih dari 12 tahun, dengan cabang di Batu Aji dan KDA Junction.

4. Warkop Miso RI

Pelanggan bisa memilih bihun ataupun Indomie sebagai isian. Toppingnya variatif, mulai dari ayam, tahu, hingga telur rebus. Terletak di Komp. Sriwijaya Abadi, Jl. Lubuk Baja 1 No. 8/9 Blok B, Lubuk Baja.

5. Mieso Legend

Miso khas Tanjung Balai Karimun ini punya kuah kaldu yang kuat dan topping bakso sebagai ciri khasnya. Lokasinya di Komplek Hup Seng, Jl. Engku Putri No.14 Blok A, Batam Kota.

Kuah hangat, rasa gurih, serta pilihan topping yang berlimpah membuat miso menjadi salah satu kuliner yang paling dicari saat musim hujan. Batam menawarkan banyak pilihan miso dengan karakter rasa berbeda sesuai selera.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Cocok Pas Cuaca Hujan, 5 Miso Paling Enak di Batam dengan Kuah Hangat Bikin Ketagihan pertama kali tampil pada Metropolis.

Biaya Haji 2026 Resmi Ditetapkan, Jemaah Embarkasi Batam Bayar Rp54,125 Juta

0
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi.

batampos – Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 Hijriah/2026 M melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34 Tahun 2025. Besaran biaya yang ditanggung jemaah berbeda pada setiap embarkasi, dan untuk Embarkasi Batam, jemaah haji reguler ditetapkan sebesar Rp54.125.422.

Besaran tersebut sedikit lebih rendah dibanding biaya haji reguler 2025 yang mencapai Rp54.331.751. Pemerintah menyebut penetapan ini mempertimbangkan efisiensi layanan, nilai manfaat, serta stabilitas keuangan haji dalam jangka panjang. Keppres tersebut merupakan tindak lanjut amanat UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah serta UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi, mengatakan pemerintah pusat juga telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji yang mengatur teknis pelunasan bagi jemaah reguler.

Baca Juga: Jadi Syarat Utama Sebelum Keberangkatan, Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji Batam Dimulai

“Semua ketentuan pelunasan sudah jelas, mulai dari jadwal, kategori jemaah yang berhak melunasi, hingga mekanisme pengajuan pendamping. Kami meminta semua jemaah aktif mengikuti informasi resmi agar tidak melewati batas waktu pelunasan,” ujar Syahbudi, Selasa (25/11).

Surat edaran tersebut merujuk pada tiga regulasi teknis yang menjadi landasan pelaksanaan penyelenggaraan haji 2026 yakni Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Nomor 6 Tahun 2025 mengenai Kuota Haji Reguler. Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 30 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pengisian Kuota dan Pelaksanaan Pembayaran Pelunasan Bipih dan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler.

Menurutnya, dalam surat edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji menjelaskan bahwa pelunasan biaya haji tahun 2026 akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama 24 November – 23 Desember 2025, pukul 08.00–15.00 WIB. Diperuntukkan bagi jemaah haji reguler yang telah lunas tetapi tertunda keberangkatan, jemaah yang masuk alokasi kuota 2026 dan jemaah prioritas lanjut usia.

Sementara itu untuk tahap II pelunasan Bipih reguler dilakukan setiap hari kerja mulai tanggal 2 Januari 2026 sampai 9 Januari 2026. Tahap kedua ini dialokasikan untuk jemaah yang gagal pelunasan Tahap I, pendamping lansia, jemaah penyandang disabilitas dan pendampingnya, jemaah terpisah mahram/keluarga, serta jemaah cadangan sesuai nomor urut.

Terkait besaran BPIH Embarkasi Batam, Syahbudi menjelaskan bahwa Rp54.125.422 bukanlah biaya yang dibayar sekaligus tahun ini. Dimana seluruh jemaah telah membayar setoran awal sebesar Rp25 juta ketika pertama kali mendaftar haji.

“Dengan setoran awal tersebut, maka sisa biaya yang harus dilunasi jemaah sekitar Rp29, 1juta,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas satuan kerja untuk memastikan jemaah mendapatkan informasi tepat waktu.“Kita juga akan menyampaikan informasi ini ke calon jemaah. Sosialisasi harus terus berjalan agar pelunasan tidak menumpuk di akhir,” tambahnya.

Kemenag Kota Batam menyatakan membuka layanan konsultasi terkait pelunasan haji dan administrasi keberangkatan. Jemaah dapat mengurus pelunasan di bank penerima setoran dengan membawa dokumen pendukung, seperti nomor porsi, KTP, dan bukti setoran awal.

Sementara itu, KBIH di Batam juga mulai menyiapkan program pendampingan manasik bagi jemaah yang telah menyelesaikan pelunasan. Pelaksanaan manasik haji diperkirakan dimulai setelah penetapan kuota pasti dan jadwal keberangkatan oleh Kementerian Agama.

Dengan penetapan biaya yang telah dipastikan sejak awal, Syahbudi berharap jemaah dapat mempersiapkan diri lebih matang, baik secara administrasi maupun kesehatan.

“Ibadah haji bukan hanya kesiapan biaya, tetapi juga fisik dan mental. Kami berharap semua jemaah Batam bisa melunasi tepat waktu dan menjalani pembinaan hingga siap berangkat ke Tanah Suci pada 2026,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Biaya Haji 2026 Resmi Ditetapkan, Jemaah Embarkasi Batam Bayar Rp54,125 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Jimmy Cliff Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun, Dunia Reggae Berduka

0
Jimmy Cliff. F. x.com/PopBase.

batampos – Dunia musik internasional kehilangan salah satu ikon terbesarnya. Jimmy Cliff, legenda reggae asal Jamaika yang melahirkan lagu-lagu abadi seperti Many Rivers to Cross dan You Can Get It If You Really Want, meninggal dunia pada Senin (24/11) di usia 81 tahun.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh istrinya, Latifa Chambers, melalui akun Instagram resmi @jimmycliff.

“Dengan kesedihan mendalam, suami saya telah berpulang akibat kejang pneumonia. Kepada para penggemarnya, dukungan kalian adalah kekuatan Jimmy. Kekasihku, beristirahatlah dengan damai,” tulisnya.

Profil Singkat Jimmy Cliff

Lahir dengan nama James Chambers pada 30 Juli 1944, Jimmy Cliff memulai karier musik pada era 1960-an. Namanya melesat setelah membintangi film dan merilis album The Harder They Come (1972), karya monumental yang memperkenalkan musik reggae ke panggung dunia.

Selama karier panjangnya, Jimmy Cliff menciptakan banyak lagu yang kini menjadi standar musik reggae, antara lain: Many Rivers to Cross, You Can Get It If You Really Want, The Harder They Come, Sitting in Limbo dan I Can See Clearly Now.

Prestasinya juga diakui lembaga musik dunia. Dikutip dari The Guardian, Jimmy Cliff menerima sejumlah penghargaan bergengsi: Rock & Roll Hall of Fame (2010), Grammy Awards untuk album reggae terbaik (dua kemenangan dari tujuh nominasi) dan Order of Merit (OM) dari Pemerintah Jamaika, penghargaan tertinggi negara tersebut.

Jimmy Cliff dikenal sebagai musisi lintas genre yang berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti The Rolling Stones, Sting, hingga Tim Armstrong dari band punk Rancid.

Album terakhirnya, Refugees (2022), dibuat bersama Wyclef Jean dan menambah panjang diskografinya yang mencapai lebih dari 30 album studio.

Selain musik, Jimmy Cliff juga aktif di dunia film. Ia kembali tampil di layar lebar lewat Club Paradise (1986) bersama Robin Williams dan Rick Moranis.

Kepergian Jimmy Cliff menyisakan duka mendalam bagi komunitas musik global. Ia dikenang sebagai tokoh yang menjembatani reggae ke dunia internasional tanpa kehilangan identitas Jamaika yang kuat.

Musisi yang bukan hanya berkarya, tetapi juga menjaga akar budaya negaranya hingga akhir hayat. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Jimmy Cliff Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun, Dunia Reggae Berduka pertama kali tampil pada Lifestyle.

Angin Kencang Robohkan Tenda VIP Kepri Art & Culture, Lokasi Porak-Poranda

0
Kondisi atap tenda kegiatan ambruk setelah diterjang angin kencang pada Selasa (25/11) dini hari. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Atap tenda utama untuk kegiatan Kepri Art & Culture International ambruk setelah diterjang angin kencang pada Selasa (25/11) dini hari. Struktur berukuran besar itu porak-poranda dan roboh ke arah jalan.

Pantauan Batam Pos di lokasi, rangka besi tenda tampak melengkung, sementara terpal penutup terlepas tersapu angin. Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.40 WIB, hanya beberapa jam sebelum acara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung malam ini, dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon serta penampilan band Wali.

Seorang pekerja, Roni, mengatakan kejadian itu nyaris menimpa para petugas yang sedang berjaga. “Hampir menimpa para pekerja termasuk saya,” ujarnya.

Roni menjelaskan, angin kuat datang dari arah laut Kota Tanjungpinang dan langsung menghajar atap tenda yang rencananya digunakan untuk tamu VIP.

Saat ini, para pekerja tengah melakukan perbaikan cepat. “Ini kita sedang mencari solusi untuk memperbaiki, karena acaranya malam ini dimulai,” kata Roni.

Pihak panitia belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini tenda maupun kesiapan acara.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Angin Kencang Robohkan Tenda VIP Kepri Art & Culture, Lokasi Porak-Poranda pertama kali tampil pada Kepri.

Guru Hebat dan Tantangan Ekosistem Pendidikan Indonesia Masa Kini

0
Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom

PERUBAHAN sosial yang berlangsung cepat dalam satu dekade terakhir telah mengguncang hampir seluruh sendi kehidupan, termasuk pendidikan yang kini berada di persimpangan antara tuntutan zaman dan kesiapan sistemik.

Di ruang kelas, guru menghadapi realitas yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Para pendidik berhadapan dengan peserta didik yang membawa masalah psikososial, tekanan keluarga, intensitas penggunaan gawai, serta pola interaksi digital yang sering kali mengganggu proses belajar.

Sementara itu, masyarakat menuntut hasil pendidikan yang lebih tinggi dan instan, seakan seluruh tanggung jawab pembentukan karakter dan kompetensi hanya bertumpu pada guru.

Dalam momentum Hari Guru Nasional 2025, tema Guru Hebat Indonesia Kuat bukan sekadar semboyan seremonial, tetapi penegasan bahwa keberlanjutan kualitas peradaban sangat bergantung pada kemampuan negara dan masyarakat menciptakan ekosistem yang adil, aman, dan profesional bagi para guru.

Pertanyaan yang patut diajukan secara kritis adalah apakah ekosistem pendidikan yang kita miliki telah menyediakan ruang yang memadai bagi guru untuk menjalankan mandat besarnya tanpa tekanan yang tidak proporsional.

Pertanyaan tersebut relevan karena profesi guru di Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai agen perubahan dan penjaga nilai moral bangsa. Namun perjalanan profesi ini tidak pernah terlepas dari ketidakseimbangan antara tuntutan yang besar dan dukungan sistemik yang terbatas.

Berbagai kebijakan seperti sertifikasi pendidik, peningkatan kualifikasi akademik, dan penguatan program pelatihan telah memberi kontribusi terhadap profesionalisasi guru.

Akan tetapi perubahan sosial yang berlangsung cepat, mulai dari digitalisasi pembelajaran hingga penetrasi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, memunculkan bentuk-bentuk tuntutan baru yang tidak selalu diimbangi oleh reformasi kebijakan yang memadai.

Dalam perspektif teori peran, ketidakselarasan antara beban kerja dan dukungan institusional akan memunculkan ketegangan struktural yang pada akhirnya berdampak pada kualitas kinerja dan kesehatan mental pelaku profesi.
Fenomena ini kini nyata terlihat di banyak sekolah. Beban administratif yang berlebihan mengalihkan fokus guru dari proses pembelajaran, sementara kesenjangan kompetensi digital antarwilayah menghambat pemerataan kualitas pendidikan.
Guru dituntut kreatif, inovatif, dan adaptif, tetapi sering kali berjuang sendiri dalam konteks yang tidak memberi ruang untuk berkembang secara berkelanjutan.

Profesi guru, berdasarkan berbagai kajian sosiologi profesi, termasuk kelompok pekerjaan yang paling rentan karena berada pada persimpangan antara ekspektasi publik yang tinggi dan keterbatasan kendali terhadap faktor eksternal.

Guru berhadapan dengan peserta didik yang membawa persoalan kompleks seperti tekanan sosial ekonomi, gangguan emosional, serta paparan media digital yang membentuk perilaku secara tidak proporsional.

Pada saat yang sama, guru juga menghadapi risiko kriminalisasi akibat miskomunikasi dengan orang tua atau ketidaktepatan dalam menangani kasus disiplin.

Kasus-kasus serupa yang muncul di berbagai daerah menunjukkan bahwa beban moral yang ditanggung guru sangat tinggi sementara sistem perlindungan masih lemah.

Kondisi ini menguatkan argumen bahwa perlindungan profesi guru tidak boleh dipandang sebagai wacana normatif, tetapi menjadi kebutuhan strategis agar guru memiliki keamanan psikologis dalam menjalankan tugasnya.

Dalam konteks teori ekologi pendidikan Bronfenbrenner, kondisi kerja guru dipengaruhi oleh interaksi berbagai lapisan sistem mulai dari kebijakan nasional, tata kelola sekolah, kondisi keluarga, hingga dinamika komunitas lokal.

Jika salah satu lapisan ini tidak berfungsi, maka beban penyesuaian akan jatuh sepenuhnya pada guru, memunculkan ketegangan dan berdampak pada kualitas pembelajaran.

Fenomena lain yang perlu dicermati adalah paradoks antara peningkatan program pengembangan kapasitas guru dengan realitas lapangan yang masih penuh hambatan.

Pelatihan pedagogik digital, PPG, atau program Rekognisi Pembelajaran Lampau terbukti memberi dampak positif terhadap kualitas pembelajaran.

Namun pada saat yang sama, masih banyak guru honorer yang menghadapi ketidakpastian status dan kesejahteraan, sementara beban administratif terus bertambah akibat tuntutan dokumentasi yang tidak selaras dengan kebutuhan kelas.

Konsep overload administratif dalam manajemen pendidikan menjelaskan bagaimana tuntutan administratif yang tidak proporsional dapat menggerus kualitas interaksi guru dengan peserta didik.

Ketika energi guru tersedot untuk laporan yang berulang, maka esensi pendidikan sebagai proses humanisasi justru terpinggirkan.

Dalam situasi ini, pembenahan ekosistem pendidikan harus dilakukan secara sistemik, bukan melalui program fragmentaris yang menambah beban baru tanpa menyelesaikan akar persoalan.

Di tingkat lokal, Kota Batam memiliki dinamika sosial yang sangat khas sebagai kota industri dan pusat mobilitas regional. Perubahan demografis yang cepat, tingginya keragaman sosial, serta tekanan kerja masyarakat turut mempengaruhi situasi sekolah.

Dewan Pendidikan Kota Batam melihat bahwa tantangan tersebut harus dijawab dengan membangun sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan sektor industri.

Penguatan kompetensi digital guru menjadi kebutuhan mendesak, mengingat Batam merupakan salah satu kota dengan tingkat penetrasi industri teknologi yang kuat.

Selain itu, perlindungan profesi guru harus diperkuat melalui mekanisme pendampingan hukum yang mudah diakses, penyediaan psikolog sekolah, layanan konseling yang memadai, serta sistem pelaporan berbasis digital yang memungkinkan deteksi dini terhadap potensi masalah di sekolah.

Model ini sejalan dengan pendekatan governance dalam manajemen pendidikan yang menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam menciptakan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan lokal.

Pada akhirnya, penguatan profesi guru adalah investasi lintas generasi yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Ketika tuntutan terhadap guru terus meningkat tanpa didukung sistem perlindungan dan dukungan yang memadai, kualitas pendidikan akan terus berada dalam kondisi timpang.

Namun ketika negara, pemerintah daerah, dan masyarakat berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang adil, aman, dan berpihak pada guru, maka transformasi pendidikan yang berkelanjutan akan lebih mudah dicapai.

Peringatan Hari Guru Nasional bukan hanya ruang apresiasi, tetapi ruang refleksi kritis untuk menilai apakah kebijakan benar benar menempatkan guru sebagai pusat perubahan. Meski tantangan besar, optimisme tetap relevan.

Indonesia yang kuat akan tumbuh dari guru yang dihargai, dilindungi, dan diberdayakan. Ketika komitmen ini diwujudkan dalam kebijakan yang konsisten, maka fondasi peradaban bangsa akan berdiri jauh lebih kokoh. Selamat Hari Guru Nasional, Guru Hebat Indonesia Kuat. (*)

Oleh: Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam

 

Artikel Guru Hebat dan Tantangan Ekosistem Pendidikan Indonesia Masa Kini pertama kali tampil pada News.