Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 6540

Migrasi ke TV Digital Berlaku Malam Ini

0
Ilustrasi: Siaran TV digital. f. BBC

batampos – Mulai nanti malam (2/11) pemerintah memberlakukan migrasi tayangan TV analog ke digital atau analogue switch-off (ASO). Salah satu pembeda yang signifikan adalah gambar menjadi lebih jernih. Namun, pemerintah tidak berhenti pada kualitas gambar, tetapi juga kualitas konten.

Pengamat kebijakan publik Lina Miftahul Jannah mengatakan, televisi tidak sebatas media hiburan.

Tetapi juga media edukasi untuk masyarakat. ”Jangan berhenti pada kualitas gambar yang lebih jernih, tapi masyarakat harus disuguhi tontonan berkualitas,” tuturnya di Jakarta kemarin (1/11).

Konten-konten tayangan yang berkualitas untuk memenuhi peran edukasi, ujar Lina, harus diperbanyak. Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sangat penting untuk mengawal terwujudnya konten-konten tayangan TV berkualitas.

Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) itu menceritakan sudah sekitar tiga bulan menikmati tayangan TV digital. ”Kualitas gambarnya jauh lebih jernih. Sama seperti TV berlangganan, tapi ini gratis,” jelas warga Kota Depok tersebut.

Lina sudah memiliki TV yang built-in dekoder sehingga tidak perlu membeli set top box (STB). Namun, beberapa waktu lalu dia juga sempat membeli perangkat STB untuk TV model lama milik keluarganya. Harga STB itu sekitar Rp 200 ribu per unit.

Lina menyatakan, distribusi perangkat STB memang menjadi tantangan tersendiri dalam migrasi ke TV digital. Namun, itu tidak berarti jatuh tempo pelaksanaan ASO diundur lagi. ”Kalau diundur lagi, nanti masyarakat mengentengkan lagi,” tuturnya. Dia berharap batas penetapan ASO tetap dijalankan seperti aturannya.

Program ASO diatur dalam Pasal 60A UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah melalui UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pasal itu menyebutkan bahwa proses peralihan siaran televisi analog ke digital ditetapkan pada 2 November 2022 sebagai batas terakhir.

Kementerian Kominfo menyebutkan, ada 222 wilayah yang menjalankan ASO sesuai jadwal per hari ini. Kemudian, ada 292 kabupaten/kota yang masih menunggu kesiapan. Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong mengatakan, salah satu tantangan ASO di 292 kabupaten/kota itu adalah pendistribusian perangkat STB. Perangkat tersebut berguna untuk menangkap siaran digital.

Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan pembagian STB gratis. Program itu dikhususkan untuk masyarakat kategori miskin ekstrem. Acuannya sesuai dengan data penyasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE). Syarat lainnya, berada di wilayah terdampak ASO, memiliki TV analog, dan punya kartu identitas atau KTP.

Di bagian lain, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa migrasi TV analog ke digital tidak perlu ditunda lagi. ”(ASO) sudah tidak perlu ditunda lagi. Harus dilaksanakan,” tegasnya. Migrasi dari TV analog ke TV digital itu, tutur dia, sudah menjadi perintah undang-undang.

Ma’ruf menyatakan, Kementerian Kominfo sudah melakukan sejumlah persiapan untuk menjalankan program ASO. Termasuk penerapan migrasi secara bertahap untuk daerah-daerah tertentu di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari meminta pemerintah menyosialisasikan dengan masif terkait ASO. ”Masalah sosialisasi ASO ini perlu ditingkatkan agar tidak salah persepsi di tengah masyarakat,” ucapnya.

Menurut Kharis, masyarakat masih belum sepenuhnya mengerti terkait program ASO yang dijalankan pemerintah. Masih ada persepsi bahwa program tersebut berbayar tiap bulan sehingga masyarakat merasa terbebani.  (*)

Reporter : JP GROUP

Selain Jakarta, 9 Kota di Indonesia Ini Juga Sering Mengeluh Macet

0
Antrian sejumlah kendaraan bermotor yang tersendak macet disepanjang Jalan Cikini, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos- Bukan rahasia lagi kalau Jakarta menjadi daerah yang paling banyak dikeluhkan mengenai situasi lalu lintasnya. Hal ini dikarenakan selain sebagai Ibu Kota Negara, DKI Jakarta juga merupakan pusat ekonomi dan perdagangan di Indonesia. Sehingga membuat kehidupan masyarakatnya bertumpuk di satu tempat.

Keluhan soal macet juga sering dicurahkan warganet di platform media sosial (medsos) Twitter. Berdasarkan analisis real-time dari Internet Live Stats, dikutip dari blog resmi Twitter, setiap detik rata-rata ada sekitar 6.000 tweets di Twitter, lebih dari 350.000 tweets per menit, 500 juta tweets per hari, dan sekitar 200 miliar tweets per tahun.

Di antara ratusan juta pengguna itu, mayoritas (94 persen) pengguna menyatakan tertarik dengan kejadian teraktual. Selain itu, 85 persen pengguna memakai layanan berbasis mikroblog itu untuk menonton, membaca, atau mendengarkan berita setidaknya sekali dalam sehari.

Oleh sebab itu, sering kali Twitter menjadi medium untuk penyampaian aksi, kampanye, atau inisiatif tertentu untuk menggalang massa dan/atau dukungan. Namun, tidak jarang pula Twitter menjadi alat serupa untuk keperluan individual sekalipun, tak terkecuali untuk berkeluh kesah terkait kemacetan.

Menganalisis topik terkait kemacetan, tech startup lokal Pacmann merilis laporannya tentang percakapan warganet mengenai isu macet di media sosial Twitter. Berdasarkan laporan itu, terdapat nyaris setengah juta tweets yang memuat kata kunci macet di Twitter.

Pacmann juga menganalisis tweets tersebut dengan machine learning model Named-Entity Recognition untuk mendeteksi daerah mana saja yang warganet paling sering keluhkan soal macet dari 1 Januari hingga 21 Oktober 2022.

“Model kami berhasil mendeteksi lebih dari 6.000 daerah di Indonesia mulai dari tingkat Desa / Kelurahan hingga provinsi,” ujar Adityo Sanjaya, CEO dan Chief of Data Scientist di Pacmann dalam rilis laporannya.

Terungkap, Jakarta menjadi daerah yang paling banyak warganet keluhkan soal macet dengan mention lebih dari 30.000 kali dari total lebih dari 110.000 tweets yang terdeteksi memuat nama daerah.

“Fakta ini sebetulnya tidak mengagetkan, mengingat Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan pusat ekonomi memang menjadi magnet tersendiri bagi para perantau dari berbagai kota di Indonesia,” tutur pria yang akrab disapa Adit itu lebih lanjut.

Kemudian, di tempat kedua serta ketiga ada Bandung dan Yogyakarta dengan frekuensi mention masing-masing sekitar 8.000 dan 4.000. Melengkapi daftar lima besar, tweets yang memuat Bogor dan Bekasi masing-masing berjumlah 3.500-an.

Selain sembilan daerah di atas, daerah-daerah administrasi di tingkat lebih rendah yang juga terdeteksi di tweets tentang macet antara lain Ciputat, Cikarang, Manggarai, dan Cileungsi. Terlepas dari urutannya, hasil analisis model Named-Entity Recognition juga relatif selaras dengan laporan dari ‘The 2021 Global Traffic Scorecard”‘dari INRIX.

Menurut laporan itu, lima besar kota paling macet di Indonesia adalah Surabaya, Jakarta, Denpasar, Malang, dan Bogor. Lantas, mengapa hasil analisis Pacmann menempatkan Jakarta di posisi pertama?

“Merujuk ke survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia 2022, tingkat penetrasi internet di DKI Jakarta itu tertinggi; 83,4 persen. Jadi kami pikir, wajar juga apabila Jakarta berada di posisi pertama di analisis kami karena memang pengguna media sosial di Jakarta sangat banyak,” kata Adit.

Selain memakai machine learning model Named-Entity Recognition, Pacmann juga menganalisis kata-kata apa saja yang paling berdekatan dengan kata macet dengan cara merepresentasikan semua kata di dalam data menjadi vektor.

Singkat cerita, metode ini menerapkan model jaringan saraf (neural network) yang dirancang untuk memperhitungkan asosiasi kata di dalam data tekstual seperti tweets. Diketahui, kata-kata yang paling berdekatan di dalam data yang Pacmann analisis antara lain jam, banjir, jalan, tol, pulang, hujan, mudik, pagi, capek, kerja, arus, mobil, dan berangkat.

“Kalau kita perhatikan, ada sekelompok kata-kata yang bertetangga dengan kata macet yang berkaitan erat secara semantik dalam konteks jam berangkat dan pulang kerja,” ujar Ghifari Adam, pengajar di Pacmann sekaligus Data Scientist di Valiance. (*)

Reporter : JP GROUP

Operasi Pasar Digelar, Harga Komoditi di Batam Tetap Tinggi

0
Operasi Pasar 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam diserbu masyarakat. Namun sebagian masyarakat mengeluhkan harga komoditi di Batam yang tetap tinggi. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Operasi pasar yang digelar Pemko Batam sejak dua pekan lalu, ternyata tak mempengaruhi harga komoditi di pasaran Batam. Harga-harga sejumlah komoditi masih tetap tinggi, meski operasi pasar telah digelar di sejumlah Kecamatan Kota Batam.

Marya, warga Nongsa mengatakan operasi pasar sama sekali tak berpengaruh terhadap harga di pasaran.
Sebab, saat ia berbelanja kebutuhan di pasar sekitar Nongsa, harga komiditi tetap seperti sebelum digelar pasar murah.

“Katanya operasi pasar untuk mempengaruhi harga di pasaran, tapi nyatanya harga-harga di pasar masih tetap tinggi. Tak ada pengaruhnya,” jelas Marya.

Bahkan, ia meyayangkan, gelaran pasar murah yang dilaksanakan hanya beberapa jam saja. Begitu juga dengan lokasi, yang hanya digelar di dua tempat.

“Cuma beberapa jam saja, semua pada habis. Untuk stoknya kata teman saya juga tak banyak. Saya datang jam 11 kurang sudah pada habis, padahal pasar murah iinfo jam 9 pagi,” imbuh Marya.

“Infonya buka jam 9, jam 11 datang sudah pada ha

Pantauan harga komoditi di pasar Botania Batamcenter misalnya, harga cabai merah keriting dijual Rp 60-70 ribu per kg, sedangkan cabai rawit merah atau dikenal cabai setan Rp 70-80 ribu per kg, cabai rawit Rp 50 ribu per kg.

Begitu juga dengan harga telur ayam buras Rp 47-55 ribu per papan. Ayam potong segar Rp 38 ribu, daging sapi beku Rp 95 ribu.
Sedangkan sayuran, jenis wortel Rp 15-17 ribu per kg, tomat Rp 15 ribu per kg , bayam dan kangkung Rp 12 ribu per kg.

Amir, salah satu pedagang mengatakan harga cabai relatif masih tinggi, meski sudah ada turun dibanding beberapa bulan lalu.

“Beberapa bulan lalu, harga cabai sempat diatas Rp 100 ribu. Tapi sejak satu bulan terakhir harga cabai sudah dibawah Rp 100 ribu dan diatas Rp 50 ribu. Bisa dikatakan masih tinggi, karena biasanya paling Rp 50 ribu per kg, tapi sekarang belum ada segitu,” jelasnya.

Sementara gelaran operasi pasar yang dilaksanakan di kawasan Bengkong Selasa (1/11) , diserbu warga. Banyak warga berbondong-bondong ke lokasi untuk mendapatkan harga komoditi murah. Namun sayang, sejumlah warga pun mengeluh, karena untuk beberaa komiditi sepeti cabai, cepat hqbis.

“Nyampe lokasi ternyataa cabai sudah pada habis, jadi saya tak tahu berapa harga cabai,” terang Cece.

Cece berharap agar pelaksanaan pasar murah dapat berlangsung setiap minggu. sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan warga.

“Ya kalau bisa dilasanakan setiap minggu, jangan sekali setahun atau dua kali setahun. Biar manfaat untuk masyarakat lebih terasa,” ungkap Cece. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

PDIP Tegaskan Capres Pilihan Megawati dan Jokowi Tak Akan Berbeda

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat kabinet. (Istimewa)

batampos- Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto memastikan, calon presiden (capres) pilihan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan berbeda pada Pilpres 2024 mendatang.
Menurutnya, budaya di dalam partai berlambang kepala banteng moncong putih itu seluruh kader harus selalu manut terhadap setiap keputusan Megawati.

“Itulah yang orang enggak paham tadi. Karena kau melihatnya dari luar. Tidak pernah merasai kultur yang ada di PDIP. Kan saya selalu ngomong, nanti kalau (capres) beda dengan Pak Jokowi gimana? Enggak akan beda,” kata pria yang karib disapa Bambang Pacul kepada wartawan, Rabu (2/11).

Menurut Pacul, desakan dari publik atau relawan yang ingin Megawati segera mengumumkan nama capres hanya dianggap sebagai sebuah aspirasi.

“Reaksi publik, itu yang ngomong satu orang yang kau beritakan banyak. Seolah pemberitaan 10 orang bertanya, seolah-olah seluruh republik. Belum tentu seperti itu,” ungkap Pacul.

“Karena sesungguhnya publik ini kalau berdemokrasi diwadahi dalam partai. Kan gitu. Kalau memang relawan ini mau menyampaikan aspirasi, kalau kira-kira partai-partai tidak memenuhi mereka, mereka juga boleh bikin partai kok. Monggo,” tegasnya.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi disebut bakal menggelar pertemuan intens untuk membahas penentuan calon presiden atau capres 2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto menjelaskan, momentum pengumuman capres 2024 dari partainya akan diawali dengan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

Tak hanya itu, kata Hasto, dalam pertemuan itu, turut juga dihadiri ketua umum partai politik yang akan berkoalisi dengan PDIP.

“Nanti akan ada pertemuan-pertemuan yang intens antara Ibu Mega, Pak Jokowi,” kata Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (30/10).

“Kemudian pertemuan dengan para ketua umum yang akan bersama-sama membangun kerja sama,” pungkas Hasto. (*)

Reporter : JP GROUP

DPRD Kepri Tolak Teken MoU KUA PPAS, Rencana Belanja Pemprov Tidak Realistis

0

batampos-DPRD Provinsi Kepri menolak untuk melakukan MoU KUA PPAS APBD TA 2023. Karena rancangan belanja yang dibuat Pemprov Kepri dinilai terlalu gemuk dan tidak realistis.

“Kita minta Pemprov Kepri melakukan penyesuaian atas rencana belaja TA 2023. Karena nilainya kurang realistis, meskipun ada penambahan,” ujar Anggota Banggar DPRD Kepri,” ujar Anggota Banggar DPRD Kepri, Irwansyah, Selasa (/11) di Tanjungpinang.

Politisi PPP Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, Banggar sudah meminta TAPD Pemprov Kepri untuk melakukan perbaikan. Menurutnya, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kepri sudah menjadwalkan ulang untuk MoU KUA PPAS.

BACA JUGA: Jaga Keseimbangan Energi Batam-Bintan, DPRD Kepri Dorong PLN Bangun PLTG di Pulau Bintan

“Kita harapkan perbaikan selain besok. Karena, Kamis (3/11) besok jadwal paripurnanya,” jelas Irwansyah.

Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara, f. Peri Irawan

Sementara itu, Sekdaprov Kepri, Adi Prihantara menyampaikan, APBD Provinsi Kepri tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp 4,1 triliun. Angka tersebut naik, bila dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya sebesar Rp 3,767 triliun.

“Sejatinya penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Kepri tahun 2023, sudah dijadwalkan akan dilaksanakanoleh DPRD Kepri pada hari ini, Senin (31/10), namun hal tersebut batal dilaksanakan,” ujar Adi Prihantara,

Ketua TAPD Pemprov Kepri tersebut menyebutkan, rencana belanja diangka Rp 4,2 triliun, sedangkan belanja yang diproyeksikan Rp4,1 triliun. Sehingga harus dilakukan penyerasian belanja APBD Kepri tahun 2023. Sehingga APBD TA 2023 tidak mengalami defisit.

“Biar tidak defisit dan akhirnya punya utang. Nanti malah wan prestasi namanya, tidak bisa menyelesaikan tanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Kepri, Andri Rizal mengatakan, pembahasan APBD TA 2023 dilakukan secara maraton. Baik itu TAPD dengan Banggar maupun OPD dengan komisi-komisi di DPRD Provinsi Kepri.

“Deadline pengesahan APBD TA 2023 adalah pada 30 November mendatang. Kita optimis, ini bisa tuntas tepat waktu,” ujar Andri Rizal.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, KUA PPAS pendapatan Provinsi Kepri di TA 2023 diproyeksikan sebesar Rp 3,674 triliun. Kemudian untuk belanja daerah adalah sebesar Rp 3,767 triliun. (*)

reporter: Jailani

 

Minta Relawan Ikut Jaga Situasi Tetap Kondusif, Ganjar: Jangan Membenturkan Antar Pihak!

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Istimewa)

batampos- Politikus PDI Perjuangan Ganjar Pranowo meminta para relawan yang mengatasnamakan sebagai pendukung dirinya agar ikut menjaga situasi kondusif jelang memasuki tahun politik, dikutip dari ANTARA.

“Ini kan bahaya, apalagi dia pakai nama Ganjar lagi. Wong saya tidak pernah membentuk itu (relawan), maka tolong jaga kondusivitas agar demokratisasi berjalan makin baik dan matang,” kata Ganjar di sela melakukan kunjungan kerja, di Jakarta, Selasa (1/11).

Dirinya juga meminta semua pihak menahan diri, serta tidak boleh lagi ada pihak apalagi yang mengatasnamakan relawan Ganjar Pranowo yang membentur-benturkan satu pihak dengan pihak lain atau membenturkan partai politik.

Hal itu disampaikan terkait adanya relawan yang mengatasnamakan Ganjar Pranowo yang melaporkan Puan Maharani ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini, termasuk upaya membenturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDIP.

“Sudah saya sampaikan, di tengah proses demokratisasi yang berjalan, saya minta semuanya menahan diri. Jangan membentur-benturkan,” ujarnya pula.

Oleh karena itu, dirinya berharap semua pihak bersabar dan memberikan proses seleksi yang ada sepenuhnya pada partai politik

Bahwa relawan nanti akan berkontribusi, iya, tapi nanti, bukan sekarang. Nanti bisa kok, jadi jangan buat isu yang nggak baik,” katanya lagi.

Ganjar menyesalkan apa yang terjadi saat ini, awalnya dirinya mengaku hanya diam saja, namun karena banyaknya informasi yang diterima, akhirnya buka suara.

“Karena tiap hari saya dapat informasi itu, lama-lama ya saya harus ngomong juga. Janganlah membentur-benturkan apalagi membenturkan Pak Presiden Jokowi dengan partai termasuk dengan partai saya di PDIP. Kedua, kemarin ada yang melaporkan Mbak Puan ke KPK. Saya cari itu orangnya,” katanya menegaskan pula. (*)

Reporter : JP GROUP

Mendagri Minta Pemda Optimalkan BTT dan Bansos dalam Mengatasi Inflasi

0
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan belanja tak terduga (BTT) dan bantuan sosial (Bansos) dalam rangka mengendalikan inflasi. Menurut Tito, pada sisa dua bulan tahun anggaran, Tito meminta Pemda untuk mengoptimalkan anggaran BTT dan Bansos agar segera direalisasikan.

Tito menegaskan, upaya itu dilakukan untuk mengendalikan perekonomian agar tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

“Untuk Belanja Tak Terduga yang sudah ada arahan dari Bapak Presiden, dan sudah ada edaran dari kami untuk dapat membelanjakan untuk intervensi dalam rangka inflasi, dari 12T lebih sekarang baru terpakai 2T lebih. Berarti masih ada lebih kurang 10T lebih, (waktu) tinggal 2 bulan. BTT ini digunakan untuk hal-hal yang tak terduga, misalnya bencana, tapi juga sebagian bisa dialokasikan untuk penanganan inflasi,” kata Tito dalam keterangannya, Rabu (2/11).

Tito menyampaikan, sejumlah Pemda telah merealisasikan BTT dengan cukup baik. Dia menyebut, daerah tersebut di antaranya Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Sedangkan untuk daerah provinsi yang realisasi BTT-nya masih di bawah 2 persen per 28 Oktober 2022 adalah Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, dan Bengkulu.

Tito juga meminta Pemerintah Kabupaten/Kota memberikan perhatian terhadap realisasi BTT yang dinilai masih rendah di daerah Kabupaten Sukoharjo, Bengkulu Selatan, Indragiri Hulu, Kota Palembang, Palopo, Kupang, dan daerah lainnya yang memiliki nilai realisasi rendah.

“BTT-nya yang masih 0 atau di bawah 2 persen, (tolong) digunakan BTT-nya,” ucap Tito.

Mantan Kapolri ini juga menyoroti realisasi Bansos di seluruh Pemda sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak inflasi.

“Bansos juga salah satu instrumen untuk menjaga sosial safety net. Jaring pengaman sosial bagi masyarakat kita yang betul-betul mereka perlu dibantu karena ada kenaikan harga-harga, barang dan jasa,” ungkap Tito.

Tito membeberkan, dari alokasi APBD Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, jumlah alokasi anggaran bansos sebesar Rp 12,032.97 triliun. Namun angka tersebut baru terealisasi sebesar 49,68 persen atau Rp 5,977.52 triliun per 28 Oktober 2022.

Angka itu didapat dari realisasi di tingkat provinsi sebesar 52,55 persen atau Rp 3,309.50 triliun, realisasi kabupaten 47,11 persen atau Rp 2,165.56 triliun, dan realisasi di tingkat kota sebesar 44,18 persen atau Rp 502,46 miliar.

“Itu dari 12 triliun lebih seluruh Pemda terpakai lebih kurang hampir separuh, (atau) 50 persen. Masih ada dua bulan lagi (untuk) bisa dialokasikan untuk membantu masyarakat,” pungkas Tito.  (*)

Reporter : JP GROUP

Memotret Tren CMIIW, Kuy, Cans, dan Gemay di Kalangan Muda

0

Penelitian yang hasilnya dituangkan menjadi jurnal memperlihatkan para remaja mengefisiensikan penggunaan kata agar lebih akrab dengan lawan bicara. Bahasa walikan pun kini tak cuma populer di Malang Raya.

LAILATUL FITRIANISurabaya

BERSELANCAR di media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian Anisyah Dwi Anggraini. Suatu hari di tengah keasyikan scrolling reels Instagram, ide menghinggapi setelah menyaksikan sebuah video. Video tersebut menunjukkan seorang kreator konten sedang memarodikan cara bicara cece-cece Surabaya dengan mencampur tiga bahasa: bahasa Jawa Suroboyoan, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Dia pun meluncur ke TikTok untuk mendapatkan lebih banyak konten serupa. Dari sana, mahasiswa akhir Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair) itu akhirnya menemukan titik terang untuk skripsinya. Skripsi yang rencananya dijuduli Campur Kode dalam Video Konten Cece Surabaya pada Akun TikTok @brandonlilhere: Kajian Sosiolinguistik tersebut saat ini tengah dalam proses.

”Video di TikTok-nya @brandonlilhero kan benar-benar booming banget. Aku merasa bahasa yang digunakan di situ banyak code switching dan code mixing. Fenomena yang menarik ya, trilingual,” tutur Nisya, sapaan akrabnya.

Remaja 22 tahun itu pun memulai penelitiannya.

Salah satu yang dia temukan, perbedaan usia ternyata memengaruhi cara berbahasa. ”Ada video yang situasinya anak ngobrol sama ortunya. Ternyata, cece-cece lebih condong menggunakan bahasa Jawa, Indonesia, dan Inggris, sedangkan mamanya lebih banyak mixing dengan kosakata Hokkian daripada bahasa Inggris,” ujarnya.

Untuk membuktikan asumsinya, Nisya pergi ke salah satu mal di Surabaya Barat. Dia banyak mendengar dan menyimak. Dugaannya tepat, golongan remaja yang paling banyak mencampur bahasa Inggris. Meski Nisya Jawa tulen, dia jadi tersadar bahwa selama ini juga kerap mencampur bahasa dalam percakapan sehari-hari.

”Sedikit banyak aku relate. Sebagai yang sama-sama pengguna bahasa arek, aku sering banget mixing dengan bahasa Indonesia, kadang juga bahasa Inggris disisip-sisipkan,” imbuhnya.

Bukan hanya Nisya atau di Surabaya saja. Belakangan muncul juga tren bahasa Jaksel. Bahasa gaul ala anak Jakarta Selatan itu mencampurkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam satu kalimat, bahkan satu kata. Kepopuleran bahasa Jaksel tidak hanya di kalangan anak muda ibu kota, tetapi sudah meluas ke kota-kota lain di tanah air.

”Kayak BTW (by the way), FYI (for your information), realize, basically, itu kan akrab banget dengan sehari-hari dan sudah sering kita pakai. Bahkan, adikku yang kosakatanya masih belum kompleks sudah menggunakannya. Kalau bapak ibukku masih butuh penjelasan apa itu OTW, BTW,” papar Nisya.

Dalam sosiolinguistik, fenomena itu disebut alih kode dan campur kode. Dosen Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Unair Ni Wayan Sartini melihatnya sebagai fenomena kebahasaan masyarakat. Hasil pemikiran atau ide kreatif anak muda.

”Tidak akan menjadi masalah jika masyarakat menggunakan bahasa yang bercampur. Selama penggunaannya berada dalam situasi yang tepat. Sebagai bahasa pergaulan, sah-sah saja,” jelasnya seperti dikutip dari laman Unair.

Tren bahasa Jaksel hanya satu di antara sekian bahasa gaul yang hype di generasi Z. Media sosial membuat penyebarannya semakin cepat dan luas. Karena itu, tiga dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menelaah ekspresi remaja melalui penggunaan bahasa gaul di media sosial.

”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pembentukan bahasa gaul dan penggunaannya. Sebagai upaya mendokumentasikan perkembangan bahasa di masyarakat,” ujar Fida Pangesti, satu di antara ketiga dosen.

Fida bersama dua rekannya, Daroe Iswatiningsih dan Fauzan, mengumpulkan data dari lima belas remaja yang aktif menggunakan bahasa gaul saat berkomunikasi. Ketiganya memantau media sosial 15 responden tersebut, baik Facebook, Twitter, Instagram, maupun WhatsApp.

Ekspresi Remaja Milenial melalui Penggunaan Bahasa Gaul di Media Sosial, demikian hasil penelitian mereka yang kemudian ditampilkan di KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol 7 No 2, Oktober 2021. ”Itu diambil dalam kurun waktu lima bulan, sejak 10 Februari hingga akhir Juli tahun lalu. Hasil yang kami temukan sangat banyak dan beragam,” ujarnya.

Di antaranya, bahasa gaul berupa singkatan, akronim, pemendekan kata yang dipelesetkan, kata yang mengalami pergeseran makna, dan pembalikan kata. Bahasa yang digunakan pun beragam, mulai bahasa daerah, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, hingga campur kode bahasa Indonesia dan bahasa asing.

Kalangan remaja dinilai kerap menyingkat kata dan membuat akronim. Misalnya, PC (private chat), CMIIW (correct me if I’m wrong), OTW (on the way), mager (malas gerak), kepo (knowing every particular object), baper (bawa perasaan), bucin (budak cinta), gabut (gaji buta), dan gercep (gerak cepat).

”Pola pembentukan persekutuan mengambil suku pertama di masing-masing kata. Namun demikian, bentuk akronim tersebut sudah menjadi kesepakatan bersama pemakainya,” lanjutnya.

Fida menyebut pemendekan dan pemelesetan kata menjadi pola pembentukan bahasa gaul yang unik dan menarik untuk dikaji mendalam. Para remaja mengefisiensikan penggunaan kata agar lebih akrab dengan lawan bicara. Misalnya, cans (cantik), lur (dulur), dan sans (santai).

’’Penutur remaja juga terlihat berupaya melakukan permainan bahasa atau pemelesetan kata. Contohnya, mehong (mahal), sotoy (sok tahu), gemay (gemas), keleus atau keles (kali),” tambahnya.

Dalam bahasa gaul, lanjut Fida, juga terjadi pembalikan kata. Bahasa walikan pun kini tidak hanya populer di kawasan Malang Raya. Namun, juga digunakan penutur daerah lain seperti kata sabi (bisa) dan kuy (yuk).

Sebagai generasi Z yang aktif bermedia sosial, Nisya sendiri mengaku gampang terbawa tren. Kosakata baru di media sosial kerap dia bawa dalam komunikasi di lingkungannya.

”Secara alamiah switching ke bahasa anak Twitter misalnya. Komunikasi sama teman gitu aku pakai bahasa-bahasa di medsos itu. Kayak seru gitu feel-nya,” ungkap remaja asal Sidoarjo itu.

Menurut dia, tren bahasa tersebut bukan suatu penyimpangan. Apalagi bahasa bersifat dinamis sehingga akan terus berkembang. Bagi Nisya, yang terpenting adalah cara menyikapinya.

”Fenomena ini justru memunculkan variasi bahasa. Fine-fine aja asalkan kita dapat menempatkan posisi sesuai konteks dan situasi,” ucapnya. (*)

PKS Minta NasDem Untuk Tidak Terburu-buru Deklarasi Capres dan Cawapres

0
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos- Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) meminta Partai NasDem tidak terburu-buru melakukan deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada 10 November 2022. Juru Bicara PKS Muhammad Kholid menegaskan, sampai saat ini belum ada kesepahaman terkait capres dan cawapres yang akan diusung Koalisi Perubahan, di antaranya NasDem, Demokrat, dan PKS.

“Kami menghormati usulan Partai Nasdem terkait usulan deklarasi 10 November mendatang. Namun, pekerjaan rumah di tim kecil, antara Nasdem, Demokrat, dan PKS harus dituntaskan terlebih dahulu,” kata Kholid kepada wartawan, Rabu (2/11).

Kholid menyampaikan, terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan tim kecil bentukan PKS, NasDem dan Demokrat. Hal ini terkait program perjuangan, desain pemerintahan ke depan, dan strategi kemenangan.

“Ini yang paling krusial, pasangan capres-cawapres yang akan kita usung bersama. Ini harus kita tuntaskan dahulu, sebelum kita bicara waktu deklarasi,” ungkap dia.

Menurut Kholid, PKS juga saat ini terus memperjuangkan Ahmad Heryawan atau Aher sebagai cawapres yang mendampingi Anies Baswedan yang diusung Nasdem sebagai capres. Sementara di sisi lain, PKS menyadari, Partai Demokrat juga mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

“Tentu kami juga menghormati calon-calon sahabat kami dari Partai Demokrat misalnya mengusulkan Ketum AHY. Atau Partai Nasdem yang sudah memiliki preferensi kepada calon tertentu,” ujar Kholid.

Oleh karena itu, Kholid mengatakan perlu membahas cawapres secara terbuka, rasional dan obyektif dengan mengedepankan rasa kebersamaan untuk kepentingn bangsa lebih tinggi di atas kepentingan politik.

“Tentu pembahasan di tim kecil tersebut, kami DPP PKS akan melaporkan ke majelis syuro dan kami akan menunggu keputusan majelis syuro, terkait koalisi capres dan cawapers,” pungkasnya. (*)

Reporter : JP GROUP

Jadikan Gerakan Global, Diadopsi Agenda Tetap G20

0
 Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (kiri) bersama Sekjen Liga Muslim Dunia Syekh Mohammed Al-Issa di lokasi R20 di Nusa Dua, Bali (1/11). (LTN PBNU)

batampos – Salah satu side event jelang penyelenggaraan KTT G20 adalah Religion Forum (R20). Kegiatan yang digagas Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf ini, digelar di Nusa Dua Bali hari ini sampai besok (2-3/11). Gus Yahya menekankan pelaksanaan R20 adalah gerakan global untuk menghasilkan solusi persoalan dunia dari pandangan agama.

Dalam paparannya sehari menjelang penyelenggaraan R20 kemarin (1/11), Gus Yahya mengatakan R20 tidak boleh jadi even biasa saja. Kegiatan R20 harus diadopsi oleh negara-negara anggota G20 lainnya. Dia besyukur Presiden Joko Widodo selaku ketua G20 periode sekarang, menyetujui pelaksanaan R20 menjadi bagian dari side event G20. “Kami ingin kegiatan R20 ini diadopsi dan jadi agenda (tetap) G20 dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Gus Yahya mengatakan R20 berupaya mengumpulkan para pemimpin agama dunia. Bersama-sama membangun dialog yang jujur dan lugas mengenai dua topik mendasar. Yaitu bagaimana menyikapi realitas problem relasi komunal antarkelompok agama yang berbeda. Menurut dia pada kenyataannya, kondisi ini masih menjadi situasi yang sangat problematis dalam berbagai krisis di dunia.

Lalu yang kedua adalah adalah bagaimana para pemuka agama dapat mengembangkan visi tentang agama. Sehingga dapat menjadi sumber solusi atas berbagai permasalahan global. Upaya yang mewujudkan dua topik besar itu adalah, dengan menanamkan nilai luhur serta spiritual agama, ke dalam dinamika politik dan ekonomi internasional.

“Gagasan diadakannya konferensi para pemuka agama internasional ini, dikembangkan oleh PBNU tepat setelah kongres nasional Desember (2021) lalu,” jelas dia. Baginya G20 Presidensi Indonesia adalah sebuah kesempatan besar. Dia menyampaikan lagi, Presiden Jokowi menyetujui R20 masuk dalam rangkaian kegiatan atau forum G20.

Dia mengakui bahwa usaha menghasilkan gerakan global dalam R20 bukan hal sepele. Untuk itu dia menggandeng Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL). Dia berharap dengan sumber daya dan jaringan Liga Muslim Dunia, upaya membuat gerakan global itu bisa terwujud. “MWL merupakan entitas terpenting dengan predikatnya sebagai organisasi Islam internasional,” jelasnya.

Sekjen Liga Muslim Dunia Syekh Mohammed Al-Issa menyambut baik kolaborasi R20 itu. “Dari Bali-lah akan ada aksi nyata mewujudkan perdamaian antarpemeluk agama,” katanya. Al-Issa mengatakan agenda R20 sangat penting dalam membangun pemahaman antara budaya dan peradaban. Baginya, peradaban dan budaya itu juga dalam sejarahnya dibentuk dari agama.

Dia menekankan bahwa begitu banyak masalah di dunia ini yang dilatari agama. Sehingga sudah seharusnya umat beragama secara bersama-sama mewujudkan perdamaian. “Tugas kita membangun, mewujudkan perdamaian di antara semua kalangan,” katanya.

Baginya forum R20 dalam rangkaian G20 Presidensi Indonesia harus bisa mewujudkan gagasan perdamaian dunia secara nyata. Sebab baginya, dialog yang ada selama ini masih dalam tataran konsep. Saat ini adalah momentum membuat langkah nyata.

Seperti diketahui, R20 digelar di Bali pada 2-3 November 2022. Acara ini dihadiri lebih dari 400 undangan dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah para pemimpin agama, sekte, dan aliran kepercayaan dari berbagai negara dengan jutaan pengikut. Forum ini mengusung semangat harmoni agar antaragama saling menghargai dan tidak saling mereduksi. Serta mendorong terjadinya dialog yang dapat mengkristalisasi upaya perdamaian dunia. Rencananya hari ini gelaran R20 dibuka oleh Presiden Jokowi secara langsung. (*)

Reporter: JP Group