Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 6553

Penjelasan Polri Rekonstruksi Tak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun

0
Tersangka dan saksi memperagakan sejumlah adegan saat rekonstruksi tragedi Kanjuruhan di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (19/10). (Didik Suhartono/Antara)

batampos – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memberi penjelasan alasan tak menyajikan adegan penembakan gas air mata ke tribun saat melakukan rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu (19/10).

Dari pantauan, pada adegan ke-19 hingga ke-25 diperagakan penembakan gas air mata. Adegan penembakan gas air mata itu atas perintah tersangka Danki 3 Satuan Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Seluruh tembakan yang diperagakan mengarah ke settle ban atau pinggir lapangan. Sementara kesaksian suporter Arema FC, Aremania, dan sejumlah rekaman video yang beredar luas beberapa tembakan gas air mata diarahkan ke tribun penonton.

“Secara materi itu penyidik akan disampaikan. Kalau tersangka menyampaikan itu, dia punya hak. Penyidik yang akan mempertanggungjawabkan dari kejaksaan maupun persidangan,” ujarnya.

Pada rekonstruksi ini tiga tersangka Kabagops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi memperagakan 30 adegan.

Dedi mengatakan fokus rekonstruksi terhadap tiga tersangka, yakni atas nama WS, PS, dan H. Terkait pasal persangkaan 359 dan atau 360 KUHP ini menjadi fokus. Penyidik menghadirkan 54 orang saksi maupun peran pengganti. Ada 30 adegan rekonstruksi.

“Peran tiga tersangka dilihat juga teman-teman jaksa. Apa yang masih belum jelas akan semakin lebih jelas direkonstruksi ini. Secara teknis rekonstruksi akan dibuat berita acara dan diberi berkas nantinya,” pungkas Dedi. (*)

Reporter: JP Group

Porsi APBD Kepri untuk Kabupaten/Kota Timpang. Ketua Komisi III DPRD Kepri Protes

0
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho turun melihat pembangunan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) di Kota Batam belum lama ini. F. Humas DPRD Kepri

batampos-Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi Nugroho yang membidani Pembangunan dan Infrastruktur protes dengan rancangan anggaran pembangunan Pemprov Kepri TA 2023 mendatang. Menurutnya, sebaran pembangunan untuk Kabupaten/Kota timpang.

“Rancangan anggaran pembangunan Pemprov Kepri antar daerah tahun depan sangat tidak proporsional,” ujar Widiastadi Nugroho, Rabu (19/10/2022) di Tanjungpinang.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, rancangan anggaran yang akan diplot tersebut terlihat sangat timpang.
Misalnya, Batam yang memiliki separuh populasi penduduk Provinsi Kepri. Mendapatkan alokasi yang nilainya kurang ideal.

“Banyak tanggungjawab Pemprov Kepri di Kota Batam yang belum tuntas. Seperti pembangunan jalan yang mangrak, namun porsinya hanya 1/4 dari jatah untuk Kota Tanjungpinang,” jelasnya.

BACA JUGA: DPRD Kepri Dorong Penyusun Perda Energi Daerah, Minta Masukan Dewan Energi Nasional

Menurutnya, saat ini, sedang dalam pembahasan anggaran untuk rancangan 2023. Tidak proporsionalnya pembagian anggaran ini menjadi sorotan DPRD Provinsi Kepri.

Pria yang juga sebagai Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kepri tersebut menyebutkan, dalam rancangan Pemprov Kepri, Batam akan mendapatkan bagian Rp26,4 miliar.

“Tanjungpinang diplot anggaran Rp91,4 miliar. Bintan sebesar Rp13,1 miliar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Karimun mendapatkan bagian Rp27,4 miliar. Kemudian Lingga sebesar Rp14,9 miliar. Berikutnya Natuna berjumlah Rp9,5 miliar.

“Sedangkan Anambas mendapatkan porsi Rp2 miliar. Sorotan ini, harus menjadi evaluasi bagi Pemprov Kepri,” tutupnya.

Sementara itu, dari informasi di lapangan, pembahasan rancangan APBD Kepri TA 2023 antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri dengan Komisi-Komisi di DPRD Kepri berjalan alot. Karena banyak catatan yang diberikan oleh DPRD Kepri. (*)

reporter: Jailani

Sambo Perintahkan Musnahkan Rekaman CCTV

0
Terdakwa Ferdy Sambo tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk menjalani persidangan perdana perkara kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10/2022). Ferdy Sambo dkk didakwa melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Polri menetapkan Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf, Bripka Ricky Rizal, Bharada Eliezer dan Putri Candrawathi sebagai tersangka. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo meminta kepada para anak buahnya untuk menghancurkan CCTV di sekitar rumah dinasnya. Sebab, CCTV itu membuktikan dirinya berbohong soal kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Agus Nurpatria disebutkan jika Sambo menyampaikan tewasnya Yosua karena baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E. Peristiwa itu terjadi sebelum Sambo tiba di rumah dinas.

Namun, dari rekaman CCTV yang dilihat oleh Arif Rachman, Chuck Putranto, Baiquni Wibowo dan eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ridwan Soplanit menunjukan fakta berbeda. Dalam CCTV Yosua masih memasuki rumah dinas setelah Sambo datang.

Temuan ini dilaporkan oleh Arif Rachman kepada Hendra Kurniawan dan langsung diajak bertemu Ferdy Sambo di ruang kerjanya untuk menjelaskan apa yang dilihat dari CCTV.

“Namun terdakwa Ferdy Sambo tidak percaya dan mengatakan ‘masa sih’,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10).

Ferdy Sambo berusaha menyakinkan Hendra Kurniawan dan Arif Rahman Arifin bahwa ceritanya adalah benar. Setelah itu, Ferdy Sambo bertanya kepada keduanya soal siapa saja yang sudah melihat hingga di mana keberadaan rekaman CCTV tersebut.

Setelah diberitahu soal adanya empat orang yang sudah melihat rekaman CCTV tersebut, Ferdy Sambo akhirnya memerintahkan agar mereka tutup mulut untuk tidak membocorkan isi rekaman CCTV itu. “Berarti kalau ada bocor dari kalian berempat,” kata Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo kemudian meminta Arif Rachman untuk menghapus dan memusnahkan bukti tersebut. “Kamu musnahkan dan hapus semuanya’,” kata Sambo

Sambo memerintahkan Hendra Kurniawan untuk memastikan bahwa perintahnya tersebut berjalan sesuai rencana.

Diketahui, terdakwa kasus dugaan obstruction of justice Agus Nurpatria didakwa terlibat dalam obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Agus berperan sebagai sosok yang memerintahkan AKP Irfan Widyanto mengambil 2 CCTV kunci di sekitar rumah dinas.

Agus awalnya diperintah oleh Mantan Karo Paminal Div Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan untuk mengamankan CCTV di sekitar rumah dinas. Dari 20 CCTV yang ada, Hendra berujar kepada Agus hanya mengambil yang penting-penting saja.

Agus kemudian memerintahkan Irfan mengambil 2 CCTV. Pertama di lapangan basket depan rumah dinas Sambo dan di rumah eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit.

“Agus Nurpatria Adi Purnama meminta kepada saksi lrfan Widyanto agar DVR CCTV yang berada di rumah Ridwan Rhekynellson Soplanit diambil diganti dengan yang baru,” ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10).

Atas dasar itu, Agus didakwa Pasal 48 juncto Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal 223 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsidair Pasal 221 Ayat (1) ke-2 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Tingkatkan Pasokan Bahan Pokok di Batam, Disperindag Jalin Kerja Sama Daerah Penghasil

0
Sayuran ff Iman Wachyudi
Warga belanja sayuran di pasar. Pemko Batam kerja sama dengan daerah penghasil guna menambah pasokan komoditi pokok di Batam. F.Iman Wachyudi

batampos – Pemerintah Kota Batam meningkatkan kerja sama dengan daerah penghasil guna menambah pasokan bahan pokok di Batam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan saat ini Batam tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kediri dan Lombok.

Jenis komoditi yang akan dipasok adalah cabai kering merah, cabai rawit besar, komoditi lainnya jenis kentang, lengkuas, jeruk, telur, dan sejumlah bahan lainnya.

Baca Juga: Pasar Murah di Tiban Baru, 3 Komoditi Ini Jadi Primadona

Kerja sama itu bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan tersebut di Kota Batam.

“Lagi dalam tahap PKS dengan Kediri dan Lombok. Insha Allah pasokan kita akan bertambah dah harga menjadi stabil. Sehingga daya beli bisa terjaga,” ujarnya, Rabu (19/10).

Kerja sama yang terjalin itu juga merupakan langkah Pemko Batam mengatasi inflasi sekaligus mengontrol harga bahan pangan di Batam.

Baca Juga: Ini Cara dan Syarat Menjadi Peserta BPJS Kesehatan Gratis

“Di Kediri lebih dominan cabe dan kentang. Dikirim pakai pesawat. Harga komoditi dari sana sudah murah. Usaha kita adalah mencari harga jual ke kita yang paling murah. Nanti kalau dijual di sini Rp35 ribu di sini masih laku,” tuturnya.

Gustian berharap, ketersediaan bahan pangan itu akan terus terjalin hingga tak ada lagi potensi kenaikan harga yang meresahkan masyarakat. Di akhir tahun nanti, komoditi pangan tidak menjadi penyumbang inflasi di Kota Batam.

“Untuk data inflasi terbaru komoditi aman, kita harapkan di akhir tahun juga begitu nanti,” imbuhnya. (*)

 

 

 

Reporter: YULITAVIA

PDIP Ingatkan Ganjar Tak Lakukan Gimik Politik

0
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyatakan siap maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. (Dok JawaPos.com)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyatakan siap maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Hasto, pernyataan Ganjar soal pencapresan dan pilpres 2024 tersebut tidak seharusnya dijadikan gimik politik.

“Apa yang disampaikan Pak Ganjar jangan sampai jadi gimik politik, karena di dalam berpartai seperti itu semua siap ditugaskan,” kata Hasto di Sekolah PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Rabu (19/10).

Hasto juga menekankan, setiap kader PDIP memang harus siap ditugaskan untuk bangsa dan negara. Hal ini pun tidak hanya berlaku bagi Ganjar Pranowo, tetapi juga bagi kader PDIP lainnya.

“Saya lihat kalau dari jawaban Pak Ganjar setiap kader partai kalau untuk bangsa dan negara, ya semua siap. Pak Djarot siap buat bangsa dan negara, Bu Risma siap buat bangsa dan negara, ada Mba Puan, ada Mas Pram (Pramono Anung), ada Pak Anas (Azwar Anas). Misalnya Pak Djarot itu ditugaskan ke Aceh, itu siap untuk bangsa dan negara seluruh kader partai menyatakan siap,” ucap Hasto.

Menurut, PDIP belum memutuskan tokoh yang akan diusung pada Pilpres 2024. Saat ini skala prioritas partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini membantu pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

“Untuk presiden dan wapres skala prioritas saat ini adalah membantu Presiden Jokowi mengatasi berbagai persoalan ekonomi, turun ke bawah termasuk desain untuk berdaulat di bidang pangan,” tegas Hasto.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap maju menjadi capres 2024. “Untuk bangsa dan negara ini, apa sih yang kita tidak siap,” ucap Ganjar, Selasa (18/10).
Ganjar menjelaskan, dirinya sudah menjadi anggota partai sejak 1990-an saat PDI Perjuangan masih bernama PDI. “Bahkan sejak mahasiswa. Masih PDI. Setelah itu berganti PDI Perjuangan. Saya di partai tahun 90-an, maka kalau kita bicara dalam kondisi dua realitas yang ada itu, maka sebenarnya kalau untuk bangsa dan negara, apa sih yang kita tidak siap,” papar Ganjar.

 

Mengenai dukungan dari Partai Politik, di tengah sejumlah parpol di luar PDIP yang sudah menyatakan dukungan terhadap sosok capres, Ganjar mengaku menghormati proses yang terjadi di dalam partai politik. Ganjar menambahkan, ketika partai nantinya telah membahas keseluruhan dan mencari sosok capres terbaik untuk bangsa, maka semua kalangan harus siap.

“Saya itu anggota partai. Ada dua realitas. Pertama, proses politik di dalam partai yang harus kita hormati. Kedua, lembaga survei. Biarkanlah kita kasih kesempatan kepada partai yang menentukan untuk mereka berdialog, mereka berkomunikasi untuk mengambil yang terbaik,” pungkas Ganjar. (*)

Reporter: JP Group

RSUD Embung Fatimah Pantau Kasus Gagal Ginjal Akut di Batam

0
rsudef
Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji terus memantau penyakit gagal ginjal akut pada anak usia dibawa lima tahun. Sejauh ini belum ada satupun pasien dengan penyakit tersebut yang pernah ataupun sedang berobat di sana.

“Kita sudah lihat semua catatan medis untuk anak-anak yang berobat sepanjang tahun ini, belum ada untuk pasien penyakit gagal ginjal akut tersebut,” ujar Humas RSUD Embung Fatimah Batam Elim Sumarni, Rabu (19/10).

Baca Juga: Dua Anak di Batam Mengalami Ginjal Akut

Namun demikian, pihak RSUD kata Ellin tetap memantau penyebaran penyakit tersebut. Setiap anak yang berobat ke sana diperiksa secara detail untuk memastikan ada atau tidaknya penyakit tersebut. “Tetap kita pantau juga dan semoga tak ada. Biar anak-anak kita bisa berkembang dengan baik,” ujar Ellin.

Seperti diketahui penyakit gagal ginjal akut untuk anak dibawa lima tahun mulai bermunculan di berbagai wilayah di Indonesia. Menurut catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kasus ini melonjak di 14 provinsi termasuk Kepri sepanjang tahun 2022 ini.

Baca Juga: 1 Anak di Batam Meninggal Akibat Gagal Ginjal Misterius

Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K), mengungkapkan ada 14 provinsi termasuk Kepri yang sudah melaporkan kasus gagal ginjal. Pasien gagal ginjal akut misterius pada anak umumnya berusia di bawah lima tahun (balita).

Namun, ada juga yang mencapai usia delapan tahun. Karenanya ia mengingatkan para orang tua untuk segera memeriksakan anak ke rumah sakit jika sang anak mengalami penurunan volume buang air kecil. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

TEI 2022 Bidik Transaksi USD 10 Miliar

0
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat menghadiri Trade, Tourism, and Invesment (TTI) Forum pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta)

batampos – Event pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI) yang ke-37 resmi dibuka kemarin (19/10). Salah satu event pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut digelar secara hybrid. Dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, TEI 2022 mentargetkan untuk dapat mengantongi kontrak ekspor senilai USD 10 miliar.

Presiden menyampaikan bahwa Indonesia patut bersyukur bahwa di tengah-tengah krisis, di tengah-tengah resesi, ekonomi Indonesia pada kuartal II masih tumbuh 5,44 persen. “Ini wajib kita syukuri. Kita termasuk negara yang memiliki growth, pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi di antara negara- negara G20 maupun negara-negara lainnya,” ujar Jokowi, dalam sambutannya kemarin.

Pada bulan Agustus 2022, lanjut Presiden Jokowi, inflasi masih bisa dikendalikan sebesar 4,6 persen dan inflasi kuartal II tercatat 4,9 persen, tapi karena kenaikan BBM kemarin, inflasi naik sedikit di angka 5,9 persen. ”Masih bisa kita kendalikan. Kemudian, tolong nanti dibandingkan inflasi kita dengan negara-negara lain, pertumbuhan kita dibandingkan dengan negara-negara lain,” bebernya.

Selain itu, Jokowi juga menyebutkan bahwa sudah 29 bulan Indonesia terus mengalami surplus neraca perdagangan. Pada Januari-September 2022 surplus neraca perdagangan mencapai USD 39,8 miliar. ”Negara kita harus tetap optimis, tapi memang harus tetap waspada, harus hati-hati karena badainya itu sulit dihitung, sulit diprediksi, sulit dikalkulasi. Akan menyebar sampai ke mana, imbasnya ke kita seperti apa,” ujar Jokowi.

Trade Expo Indonesia merupakan pameran dagang terbesar di Indonesia yang digelar setiap tahun oleh Kementerian Perdagangan. TEI 2022 mengusung tema “Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery”.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa TEI 2022 menampilkan produk yang terbagi dalam tujuh zona kategori yaitu manufaktur, fesyen dan aksesoris, perawatan kesehatan dan kecantikan, peralatan kesehatan, dekorasi rumah dan furnitur, produk jasa digital, serta makanan dan minuman.

Zulhas mengatakan bahwa TEI kali ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari para eksportir. Terbukti sebanyak 795 pejuang ekspor telah menempati stan yang telah disediakan. Selain itu, sebanyak 2.288 buyer dari 176 negara telah terdaftar mengikuti pameran.

Mendag menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri, perwakilan Kadin Indonesia dan Kamar Dagang Negara sahabat yang telah berupaya maksimal dalam menjaring pembeli mancanegara.

Zulhas menyebutkan, dalam pelaksanaan TEI juga dilakukan penandatanganan sejumlah komitmen misi pembelian (buying mission). ”Sebelum pembukaan TEI 2022, sudah ada kontrak senilai USD 1,5 miliar. Oleh karena itu, kami dari Kementerian Perdagangan yakin selesai pameran ini mudah-mudahan kita bisa dapat kontrak dari hasil ekspor ini mudah-mudahan kita bisa mencapai USD 10 miliar,” pungkasnya.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Indonesia Juan Permata Adoe mengamini bahwa TEI sangat penting dalam industri dan perdagangan bagi Kadin dan anggotanya. Asosiasi membutuhkan TEI untuk meningkatkan ekspor. ”Untuk itu konsistensi dalam pameran ini sangat penting dan diharapkan gelaran ini menjadi agenda dunia,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Diintimidasi saat Minta Otopsi, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Lapor ke Kontras

0
Pengunjung Stadion Kanjuruhan berdoa di depan Patung Singa. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

batampos – Berdasar temuan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang meminta otopsi mendapatkan intimidasi dari polisi, lurah, dan camat.

”Camat, lurah, dan kades mendampingi polisi menemui D untuk membuat surat pernyataan yang menolak otopsi,” tutur Andi Irvan, Sekjen Federasi Kontras, Rabu (19/10).

D merupakan Suporter Arema yang kehilangan 2 putri dan mantan istrinya saat tagedi pecah di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10). Atas kepedihan itulah D meminta otopsi. Apalagi tak ada keterangan penyebab kematian saat jasad putrinya dipulangkan dari RSUD Kanjuruhan Malang.

Nggak ada (surat penyebab kematian). Cuma surat keterangan kematian,” ungkan Irvan.

Karena itu, dia ingin mengetahui penyebab kematian putrinya yang masih duduk di bangku SMA itu. Namun, proses otopsi tak juga dilakukan.

Rencananya, polisi melakukan otopsi dengan proses ekshumasi. Proses itu merupakan identifikasi dengan menggali makam korban. Tujuannya untuk mengetahui penyebab kematian.

Saat dikonfirmasi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya masih berkomunikasi dengan keluarga untuk proses ekshumasi. Berdasar aturan, proses ekshumasi harus mendapat persetujuan dari keluarga korban.

”Ekshumasi sampai dengan hari ini (19/10) dari pihak penyidik bersama Polhukam nanti akan bertemu dengan pihak keluarga. Sesuai dengan pasal 134 KUHP, penyidik harus melakukan komunikasi dulu dengan pihak keluarga,” tegas Dedi.

Dia berjanji penyidik bakal secepatnya menemui keluarga korban untuk meminta persetujuan dilakukannya ekshumasi. Berdasar rekomendasi, pihaknya harus melakukan ekshumasi setidaknya terhadap dua korban tragedi Kanjuruhan, Malang.

”Yang diotopsi rekomendasinya dua orang, tapi masih dikomunikasikan,” terang Dedi. (*)

Reporter: JP Group

Tarif Reklame di Batam Naik 60 Persen

0
papan reklame
Ilustrasi. Bapenda Kota Batam akan melakukan penyesuaian tarif reklame. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam berencana melakukan penyesuaian tarif reklame, guna mengoptimalkan capaian pendapatan asli daerah dari sektor pajak. Kenaikan tarif reklame diperkirakan mencapai 60 persen dari harga sebelumnya.

Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, penyesuaian tarif terakhir kali dilakukan 2011 lalu. Untuk itu setelah pihaknya melakukan peninjauan, perlu dilakukan penyesuaian tarif.

“Setelah kami survei ternyata tarif di Batam yang paling rendah, bila dibandingkan Jakarta, dan beberapa daerah lainya. Termasuk Tanjungpinang. Untuk itu kenaikan ini kami samakan dengan Tanjungpinang dulu, kami mencari daerah yang setara untuk perbandingan,” ujarnya, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: Ini Cara dan Syarat Menjadi Peserta BPJS Kesehatan Gratis

Raja menyebutkan setelah melakukan survei, pihaknya melakukan penyesuaian tarif sebesar 60 persen dari tarif sebelumnya. Untuk itu, pihaknya menggelar sosialisasi kepada mitra kerja yang selama ini menjadi pemasang reklame.

“Hari ini (kemarin,red) kami sosialisasikan dulu. Tujuannya agar informasi rencana penyesuaian tarif bisa tersampaikan,” ujarnya.

Selain itu, Azmansyah menuturkan penataan reklame menjadi bagian penting dalam menyesuaikan estetika pembangunan Kota Batam.

Ia mengakui meskipun bukan penyumbang pajak tertinggi, reklame tetap memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD) Batam.

Baca Juga: Begini Situasi di SMKN 1 Batam Setelah Kepsek Jadi Tersangka Korupsi

“Penyesuaian tarif ini menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Reklame sampai saat ini masih menjadi media untuk promosi. Untuk itu, perlu dilakukan penyesuaian,” kata dia.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Muhamad Kamaluddin, dalam acara tersebut berharap upaya-upaya Bapenda Batam dalam peningkatan PAD terus ditingkatkan. Selama ini, fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD Kota Batam, juga disertai masukan-masukan untuk mendorong peningkatan PAD.

“Ini adalah upaya untuk mengoptimalkan PAD. Tadi disampaikan ternyata dibanding daerah lain Batam termasuk yang terendah. Tarif yang digunakan sekarang juga sudah lama sekali, jadi menurut saya wajar ada penyesuaian,” tutur Kamaluddin.

Saat ini banyak sekali objek pajak yang seharusnya menjadi wajib pajak dan menyumbang PAD, namun tidak atau belum terealisasi. Untuk itu, pihaknya selalu mengimbau agar Bapenda bisa mengoptimalkan peluang yang ada.

“Kalau tidak bisa ambil semua, maka jangan ditinggal semua. Itulah sebabnya hadir kebijakan relaksasi yang dilakukan Bapenda Kota Batam,” kata Kamaluddin lagi.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Demi Hasfinul Nasution, menyampaikan reklame tidak hanya sebagi sumber pendapatan saja. Namun juga memegang fungsi atraksi yang menjadi penarik bagi batam.

“Di samping itu, penataan reklame juga untuk fungsi keselamatan,” kata Demi.(*)

Reporter: Yulitavia

Kenalkan Tv Edukasi, Bintan Channel Diharapkan Lahirkan Program Edukasi

0
Kadisdik Bintan, Tamsir mendampingi Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat memperkenalkan Tv Edukasi, Bintan Channel di Kijang, Rabu (19/10). F.Adi

batampos- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan memperkenalkan Bintan Channel sebagai televisi edukasi.

“Inovasi teknologi dibutuhkan untuk membantu proses belajar mengajar siswa,” kata Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir saat memperkenalkan Bintan Channel di Gedung LAM Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (19/10).

BACA JUGA: Tuntaskan Persoalan Daya Tampung, Disdik Kepri Targetkan Bangun 137 RKB

Dia juga mengatakan, hadirnya Bintan Channel merupakan terobosan dalam menjawab tantangan inovasi teknologi di dunia pendidikan yang saat ini terus berkembang pesat.

Dengan adanya Bintan Channel, dia berharap proses kreatif dapat terus berjalan dan konsisten dalam hal produksi program edukasi yang menarik bagi pelajar.

“Kita harap adanya program ini akan mampu melahirkan program-program edukasi yang bermanfaat bagi pelajar di Bintan,” ujarnya.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menuturkan bahwa proses perkembangan digitalisasi dunia pendidikan menjadi sangat penting di era modern saat ini.

Untuk itu ia sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Disdik Bintan terkait adanya Tv Edukasi bagi siswa pelajar.

Selain itu, ia juga mengharapkan agar hadirnya Tv Edukasi, Bintan channel ini hendaknya benar-benar dapat konsisten dalam menyiarkan terkait perkembangan dunia pendidikan yang ada di Bintan.

“Sekarang Bintan telah memiliki wadah edukasi yang namanya Bintan Channel, sebaiknya kita semua dapat  bersinergi dan berkomitmen dalam membangun dan mengembangkan ini demi kemajuan pendidikan di Bintan,” katanya. (*)

reporter: Slamet