Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Kehadiran terminal pelabuhan Internasional Bengkong Laut tampaknya belum bisa beroperasi dalam waktu dekat. Karena Badan Pengusaha (BP) Batam sebagai pengelola unit tersebut masih dalam tahap pembahasan sisi admistrasi dan regulasinya.
“Untuk pemindahan pelabuhan internasional Batam Center belum ada pembahasan untuk pemindahan ke Pelabuhan Bengkong Laut. Kalau dipindahkan itu memakan waktu sampai dua atau tiga tahun. Kita cari jalan terbaik aja,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Selasa (22/11/2022).
Lebih lanjut, Rudi juga menyampaikan Pelabuhan Internasional Bengkong Laut memang dikelola oleh BP Batam karena itu merupakan satu unit usaha BP Batam.
“Untuk target penyelesaikan itu kita sambil jalan progress masih berjalan karena saat ini masih butuh proses administrasi nya ,” jelasnya.
Diketahui bahwa kontrak Pelabuhan Internasional Batam Center akan habis pada 2024. BP Batam kemudian memutuskan untuk membangun sendiri pelabuhan feri yang lokasinya berada di kawasan Golden Prawn, Bengkong.
batampos – Kapten sekaligus kiper Manuel Neuer, second striker Thomas Muller, gelandang serang Mario Gotze, dan bek Matthias Ginter. Keempatnya adalah barisan orang lama dalam skuad Jerman yang memenangi gelar juara Piala Dunia 2014 di Brasil. Kecuali Ginter yang tidak main, tiga nama lainnya merupakan tulang punggung Die Mannschaft, julukan Jerman, di Brasil.
Pengalaman, khususnya bagi Manu dan Muller, masih diandalkan Jerman saat mengawali perjuangan di Piala Dunia 2022 dengan menghadapi Jepang di Khalifa International Stadium malam nanti pukul 20.00 WIB).
Bagi Manu dan Muller, ini akan menjadi laga ke 17 di Piala Dunia. Laga kedua mereka melawan negara Asia setelah empat tahun lalu masuk dalam aib Jerman setelah disingkirkan Korea Selatan dalam fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia.
Berbicara kepada Kicker, Manu tidak ingin Jerman mengulang kesalahan seperti di Rusia. Apalagi, dalam laga pertama di Qatar. ”Kemenangan atas juara Asia empat kali (Jepang, red) bakal memberi kami kepercayaan diri,” ucap Manu.
”Dengan meraup tiga angka maka Anda juga bisa masuk ke pertandingan berikut dengan kepala tegak,’’ sambung penjaga gawang berusia 36 tahun tersebut.
Demi menghindari aib kedua melawan negara Asia di Piala Dunia, Manu menyebut segala cara akan dilakukan ketika berhadapan dengan Samurai Blue, julukan timnas Jepang. Termasuk jika harus bermain bertahan demi mengamankan hasil akhir.
”Itulah kenapa penting bagi kami untuk berpikir bermain defensif, membiarkan lawan bermain dalam celah yang sedikit, dan bertahan sedemikian rupa sehingga kami pun tidak bisa kebobolan gol,” beber bintang Bayern Munchen tersebut.
Bek tengah Jerman Niklas Sule menambahkan, Die Mannschaft di Rusia bersama der trainer Joachim Low tidak sama dengan Die Mannschaft di Qatar asuhan Hans-Dieter Flick. Sejumlah pemain muda yang dibawa Hansi, sapaan akrab Hans-Dieter Flick, diharapkan bisa membawa perbedaan. Salah satunya gelandang serang Jamal Musiala.
”Menurutku timnas yang sekarang punya kesempatan bermain lebih lepas karena kami tidak mendapatkan ekspektasi tinggi,” tutur Sule yang musim ini memperkuat Borussia Dortmund itu seperti dilansir dari Bild. (*)
tampilan jembatan Dompak dipercantik, apalagi kalau malam hari dengan berbagai lampu
batampos-Pemerintah Provinsi Kepri batal melaksanakan proyek penerangan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Rencana ini, baru dilanjutkan lewat APBD TA 2023 ini.
“Rencananya memang, tahun ini Pemprov Kepri akan menambah penerangan khusus di Jembatan I Dompak. Namun dengan beberapa pertimbangan, dibatalkan,” ujar Kepala UPTD Dompak, Handoko, Selasa (22/11/) di Tanjungpinang.
Menurutnya, lewat APBD TA 2022 ini, sudah dialokasikan sebesar Rp1,2 miliar. Namun, setelah dilakukan perhitungan kembali, anggaran yang tersedia tersebut belum memenuhi kebutuhan pekerjaan.
“Perhitungan terbaru yang kami lakukan, proyek pencahayaan Jembatan I Dompak membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar,” jelasnya.
Atas pertimbangan tersebut, maka tidak dilaksanakan pada tahun ini. Kebutuhan pekerjaan itu nanti, akan diplot melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri.
“Kita berharap, situasi keuangan daerah tahun depan semakin membaik. Sehingga rencana-rencana kerja terlaksana dengan baik,” jelasnya lebih lanjut.
Disebutkannya, penambahan pencahayaan di Jembatan I Dompak adalah untuk menambah nilai estetika. Pencahayaan akan diberikan pada tiga bentangan yang ada di Jembatan tersebut.
“Jembatan I Dompak adalah salah satu daya tarik wisata di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Makanya akan kita percantik,” paparnya.
Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan pembenahan di Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri akan dilakukan secara bertahap. Baik itu mengenai infrastruktur jalan maupun penataan lainnya.
“Selain infrastruktur jalan, Pemprov Kepri secara bertahap juga akan membenahi kawasan Masjid Raya Dompak, Tanjungpinang,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (*)
Ilustrasi, Personel Sat Samapta Polresta Barelang saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Pasar Tos 3000, Jodoh, Kota Batam. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos – Polsek Seibeduk menggelar apel gabungan dan patroli bersama dengan TNI, Selasa (22/11/2022). Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama di wilayah Kecamatan Seibeduk, seperti ke perumahan, pasar. Termasuk pemantauan kegiatan vaksinasi dan sosialisasi protokol kesehatan.
“Kami ingatkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih menjadi ancaman kesehatan bagi kita, oleh karena itu hendaknya kita patuhi imbauan protokol kesehatan dari Pemerintah,” ujar Babinsa Kelurahan Duriangkang, Serma Supian.
Serma Supian menambahkan, faktor kesadaran warga masyarakat terhadap protokol kesehatan sangat mempengaruhi kinerja pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19.
“Kita harapkan dengan kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan bisa mengakhiri penyebaran Covid,” katanya.
Sementara Kapolsek Seibeduk, AKP Betty Novia, mengatakan, kegiatan bersama ini meningkatkan kehadiran polisi berseragam di tengah-tengah masyarakat, sebagai pencegahan timbulnya gangguan kamtibmas maupun aksi kriminalitas.
“Dalam patroli dialogis ini lebih diutamakan dengan menjalin komunikasi antara warga dengan kepolisian secara humanis. Sehingga dapat mengetahui situasi yang berkembang dan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Betty.
Betty juga mengimbau masyarakat yang menemukan kejanggalan atau kecurigaan di sekitar lingkungannya untuk melaporkan ke Mapolsek.
“Apabila menemui hal-hal yang mencurigakan silahkan hubungi Kepolisian terdekat. Jadi sinergitas warga masyarakat dengan pihak kepolisian sangat dibutuhkan demi terwujudnya Kamtibmas di setiap lingkungannya,” tutupnya.(*)
Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Indrianto Eko Suwarso/Antara)
batampos – Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang diujicobakan di empat rumah sakit mulai September lalu sudah terlihat hasilnya. Menurut data Kementerian Kesehatan yang dipaparkan di rapat kerja komisi IX DPR RI kemarin (22/11), infrastruktur dan sarana Kesehatan di rumah sakit beragam. Untuk itu, KRIS membuat kamar memiliki standar yang sama.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin menyatakan KRIS bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, keberlanjutan sistem JKN diharapkan juga tetap baik dengan adanya KRIS.
Ada empat rumah sakit milik Kemenkes yang dijadikan tempat uji coba KRIS. Rumah sakit itu adalah RS Tajuddin Chalid di Makasar, RS Yohanes Leimena di Ambon, RS Surakarta, dan RS Rifai Abdullah di Palembang.
Dari hasil implementasi KRIS, menurut Budi ada penurunan jumlah tempat tidur. “Namun tidak mengganggu secara signifikan layanan rumah sakit,” ucapnya. Ada juga rumah sakit yang tidak mengalami penurunan jumlah tempat tidur karena memodifikasi ruangan yang sebelumya tidak terpakai. Contohnya RS Tajuddin Chalid.
“Dengan penerapan KRIS, kami tahu ada infrastuktur yang harus kita penuhi,” kata Budi. Masih di Makasar, diketahui ada tempat tidur yang tidak memiliki nurse call dan suhunya tidak sesuai. Sehingga dilakukan pemasangan nurse call dan AC.
Budi menyimpulkan kesiapan rumah sakit masih beragam dalam menerapkan KRIS. Namun, dengan implementasi KRIS dapat menyeragamkan sesuai dengan standar pelayanan.
”Kami coba perluasan uji coba KRIS ke rumah sakit daerah, swasta, dan tipe A,” tuturnya. Sebab sebelumnya uji coba dilakukan pada rumah sakit tipe B dan C. Perluasan uji coba dilakukan pada Desember. Sehinngga bisa dilihat hasilnya pada Januari.
Rencananya perluasan uji coba KRIS dilakukan ke 10 rumah sakit. Yakni RSUP dr Sardjito di Jogjakarta, RSUD Soedarso di Pontianak, RSUD Sidoarjo, RSUD Sultan Syarif M Alkadiri di Pontianak, dan RS Santosa Kopo di Bandung. Ada juga RS Santosa Central, RS Al Islam, dan RS Edelweis yang ketiganya di Bandung. Lalu RS Awal Bros Batam dan RS Ananda Babelan Bekasi.
Ketua Komisi Kebijakan Umum Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Mickael Bobby Hoelman pada kesempatan yang sama menyatakan lembaganya selalu melakukan pengawasan. Biaya penyesuaian ruang rawat inap di empat rumah sakit yang sudah melakukan uji coba KRIS beragam. Mulai dari kurang Rp 400 juta hingga Rp 4 miliar. “Penyesuaian rumah sakit umumnya berbiaya rendah,” ungkapnya.
Rekomendasi dari DJSN adalah perlunya persiapan fiskal dari pemerintah daerah. Selain itu perlu dalam perbaikan infrastruktur untuk memenuhi kriteria KRIS, perlu kebijakan afirmasi pendanaan dari perbankan untuk RS milik swasta. (*)
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan yang baru tiba berjalan di area Pelabuhan Internasional Batamcenter. Jelang Natal dan Thaun baru diprediski akan terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pelabuhan Internasional Feri Batamcenter siap menghadapi lonjakan penumpang saat natal dan tahun baru. Sejumlah fasilitas yang rusak pun tengah diperbaiki, begitu juga dengan fasilitas yang kurang akan ditambah.
Manager Operasional Pelabuhan Internasional Feri Batamcenter, Nika Astaga, tak memungkiri jika natal dan tahun baru nanti diprediksi terjadi lonjakan penumpang. Hal itu dikarenakan, negara tetangga yakni Singapura dan Malaysia memasuki hari libur.
“Kami prediksi natal dan tahun baru, bahkan jelang natal, ada lonjakan penumpang. Karena di sana libur, biasanya kalau di Singapura libur, penumpang ramai,” ujar Nika, Selasa (22/11/2022).
Karena itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan lonjakan penumpang dengan perbaikan sejumlah fasilitas yang rusak, begitu juga menambah fasilitas yang masih kurang.
Tak hanya fasilitas, dari segi keamanan untuk pengamanan saat terjadi lonjakan penumpang juga akan dipersiapkan.
“Untuk keamanan, kemungkinan minggu depan akan dirapatkan. Karena biasanya ada penambahaan keamanan dari Polresta Barelang juga,” sebut Nika.
Lalu apakah sudah ada pengajuan extra trip kapal dari operator yang ada di Pelabuhan Internasional Feri Batamcenter?, dikatakan Nika sampai kemarin belum ada.
Namun biasanya pengajuan extra trip dikirimkan perusahaan operator kapal satu minggu hingga sehari sebelum keberangkatan.
“Untuk extra trip belum ada, tapi melihat jumlah penumpang setiap akhir pekan yang tinggi, kemungkinan extra trip natal dan tahun baru itu pasti ada,” sebut Nika.
Masih kata Nika, arus penumpang pada hari biasa di Pelabuhan Batre bisa 3000-5000 penumpang untuk tujuan Singapura dan Malaysia. Arus penumpang lebih didominasi ke Singapura.
“Akhir pekan meningkat bisa 8000-an, bahkan dua minggu lalu, saat Singapura libur, penumpanh sampai 12 ribu,” kata Nika.
Nika berharap, kondisi ini bisa terus membaik, sehingga arus penumpang bisa kembali normal seperti sebelum pandemi. Meningkatnya arus penumpang tentu berdampak pada meningkatnya juga perekonomian Batam.
“Semoga semakin terus membaik kedepannya,” harap Nika.(*)
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)
batampos – Upaya KPK menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe kembali terganjal. Itu lantaran dua anggota Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP), yakni Aloysius Renwarin dan Stefanus Roy Hening urung memenuhi panggilan penyidik KPK di Jakarta untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.
Dalam keterangan tertulis, THAGP menyatakan Aloysius sejatinya siap diperiksa KPK. Namun, Aloysius meminta penyidik untuk melakukan pemeriksaan di Jayapura layaknya Lukas Enembe sebelumnya. Aloysius beralasan pihaknya saat ini tengah melakukan advokasi dan pendampingan hukum terhadap Enembe di Jayapura.
”Maka, saya meminta pada KPK untuk diperiksa di Papua,” ujar Aloysius, kemarin. Agenda pemeriksaan dua penasihat hukum sejatinya diagendakan pada Kamis (24/11) besok. Surat pemanggilan sebagai saksi sudah dilayangkan KPK kepada Aloysius dan Stefanus. Aloysius mengklaim permintaan untuk diperiksa di Jayapura tersebut sudah disetujui Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu.
Sementara Stefanus mengatakan pihaknya juga siap diperiksa sebagai saksi. Namun, Stefanus mempertanyakan pemanggilan tersebut. Menurutnya, sebagai advokat dirinya punya hak imunitas. Baik di dalam maupun di luar pengadilan sebagaimana bunyi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam permohonan perkara 26/PUU-IX/2013.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya sudah menerima permohonan pemeriksaan Aloysius di Jayapura. Namun, Ali menyebut permohonan itu belum disetujui. Dia menegaskan lokasi pemeriksaan tetap sesuai surat panggilan. Yakni di Gedung KPK di Jakarta. ”Kami mengingatkan para saksi kooperatif hadir memenuhi panggilan,” ujarnya.
Ali menambahkan, sejauh ini pemeriksaan saksi terus bergulir untuk mempercepat penanganan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait infrastruktur di Papua. Tak hanya tim kuasa hukum, KPK juga memeriksa beberapa pihak lain di Jakarta. Diantaranya pihak swasta hingga pejabat di lingkungan Pemprov Papua. (*)
Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Mabes Polri melakukan pemusnahan barang bukti berupa sabu di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11/2022). Barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 269,707 kilogram (kg) dari empat pengungkapan kasus narkotika yang berbeda. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
batampos — Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dittipid Narkotika) Bareskrim melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 269 kg atau 269.707 gram kemarin (22/11). Barang bukti tersebut didapatkan dari empat kasus berbeda yang diungkap sejak September lalu.
Problemnya, pemusnahan narkotika itu belum sesuai dengan Pasal 91 Undang-undang Narkotika nomor 35/2009. Dalam pasal itu disebutkan bahwa barang bukti narkotika harus dilaporkan seminggu setelah terungkap, lalu Kepala Kejari Setempat dan Penyidik masing-masing memiliki waktu satu minggu untuk melakukan proses pemusnahan.
Artinya, bila ditotal tiga minggu setelah kasus terungkap narkotika harus dimusnahkan. Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar menjelaskan, sesuai dengan UU narkotika memang pemusnahan diwajibkan memakan waktu tiga minggu. ”Satu minggu laporan ke kepala kejari, satu minggu kepala kejari harus menetapkan dan satu minggu setelah ditetapkan harus dimusnahkan penyidik,” ujarnya.
Namun, untuk barang bukti yang dimusnahkan kemarin, diketahui bahwa untuk kasus dengan barang bukti 21.283 gram atau 21,2 kg merupakan kasus yang diungkap 14 September lalu di Pekanbaru, Riau. Selanjutnya, kasus dengan barang bukti 179.000 gram atau 179 kg dari kasus yang diungkap 7 Oktober di Aceh.
Selanjutnya, kasus dengan bukti 50.000 gram atau 50 kg dibongkar pada 10 Oktober di Aceh Tamiang. Terakhir kasus pada 28 Oktober dengan berat 19.424 gram atau 19,4 kg diungkap di Medan, Sumut. Direktur Tindak Pidana Narkotika (Dirtipid Narkotika) bareskrim Brigjen Krisno H. Siregar mengatakan, memang penangkapannya dilakukan September dan Oktober. Seakan-akan melebihi waktu pemusnahan yang ditentukan. ”Tapi, sebenarnya kasusnya ini masih berjalan,” ujarnya.
Jadi, misalnya untuk yang diungkap 14 September lalu. Dia mengatakan, walau kasusnya dibongkar 14 September, namun hingga kini kasusnya masih terus dikembangkan. Salah satunya, dengan baru saja menerbitkan dua red notice untuk tersangka lain yang terlibat. ”Kasus narkotika ini tidak hanya sekali selesai. Tapi masih berlanjut sampai mengejar semuanya. Bisa jadi dari kasus ini ditemukan barbuk narkotika lainnya,” ungkapnya.
Apalagi, perlu diketahui bahwa kebanyakan pengungkapan kasus narkotika itu lokasinya di lautan. Tentunya, petugas berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap semuanya terlebih dahulu. ”Bisa jadi bukan hanya satu kapal, semua harus tertangkap dulu,” terangnya.
Sementara Anggota Komisi III sekaligus Ketua Panja UU Narkotika Pangeran Khairil Saleh juga menghadiri pemusnahan narkotika tersebut. Dia mengatakan, sedang melakukan pengamatan untuk bisa mendukung langkah revisi UU Narkotika. ”Saya melihat gudang penyimpanan narkotika di Bareskrim,” ujarnya.
Menurutnya, memang gudang barbuk tersebut sangat ketat. Dari proses pencatatan barbuk masuk,penyimpanan, pengambilan dan pengeluaran. Sehingga, sebaiknya Polda dan Polres segera mencontoh gudang penyimpanan barang bukti narkotika tersebut. ”Penyimpanannya juga digabung dengan barbuk lainnya. Diharapkan jangan sampai barbuk narkotika itu di gudang tersendiri. Biar pengawasannya lebih mudah,” paparnya. (*)
Pekerja melakukan aksi menolak SK Gubernur UMK Tahun 2022 dan menuntut kenaikan UMK Bintan sebesar 5 persen di depan pintu masuk kawasan Industri Bintan, Lobam, Kamis (9/12). F.Slamet Nofasusanto
batampos- Adanya aturan baru dalam membahas upah minim kabupaten (UMK), menyebabkan pembahasan belum bisa dilakukan. Hanya saja diprediksi upah akan naik mencapai Rp200 ribu.
”Ada ketentuan baru dalam membahas upah minimun 2023. Yakni, Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Upah Minimum 2023. Di dalamnya ada formula tambahan dalam menentukan upah minimum tahun depan. Selain inflasi dan pertumbuhan ekonomi, ada indikator lainnya,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah, Selasa (22/11).
Dengan adanya aturan baru tersebut, kata Ruffindy, maka ada kemungkinan upah akan naik cukup tinggi dan kenaikannya tidak lebih 10 persen. Diprediksi kenaikan UMK Karimun bisa mencapai Rp200 ribu. Dan ini hanya prediksi saja, penentuannya nanti dalam pembahasan bersama Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Karimun.
”Kita mengapresiasi kebijakan baru dari pemerintah dengan formula yang baru. Sehingga, bisa memberikan solusi apa yang diinginkan buruh atau pekerja dan juga pengusaha. Yang kita harapkan tidak lain Kabupaten Karimun tetap kondusif. Sehingga, iklim investasi tetap aman dan nyaman,” paparnya.
Dikatakannya, untuk pembahasan UMK Karimun salah satunya masih menunggu UMP Kepri yang paling lamabat akan diumumkan pada pekan depan. Setelah itu, sesuai dengan jadwal DPK Karimun akan membahasa Selasa (29/11). Dan diharapkan sebelum 7 Desember uoahnya sudah selesai. Karena, tanggal tersebut merupakan batas akhir untuk menentukan upah kabupaten. (*)
batampos – Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, membekuk pemalsu cap keimigrasian yang akan digunakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia.
Penangkapan terhadap tersangka berinisial R ini, didapatkan dari kerjasama antara pihak Imigrasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru.
Dari informasi yang dihimpun, awalnya tersangka R bersama istrinya diketahui berangkat menuju Johor Bahru, Malaysia melalui Bandara Juanda, Surabaya, Senin (3/10/2022) lalu.
Namun saat tiba di tujuan, tersangka dicurigai membawa benda yang dianggap terlarang, hingga akhirnya menjalani pemeriksaan oleh petugas Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru.
“Penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan pada 3 Oktober lalu. Disaat yang sama tersangka dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Batam Center, Batam, Kepulauan Riau,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi, Selasa (22/11/2022).
Saat tiba di Pelabuhan Batam Center, tersangka kemudian menjalani pemeriksaan lebih mendalam, dan petugas akhirnya mendapati 7 buah cap yang digunakan untuk mengesahkan dokumen perjalanan luar negeri.
Dari barang bukti yang berhasil diamankan, didapati empat buah cap berbentuk segi enam yang mirip dengan cap tanda masuk ke Indonesia, dan tiga buah cap yang mirip dengan cap tanda keluar dari Indonesia.
“Ketujuh cap ini seluruhnya palsu, walau sangat mirip dengan cap yang digunakan oleh petugas imigrasi untuk Kota Batam, Surabaya, dan Jakarta,” paparnya.
Kepada petugas, tersangka mengaku memproduksi cap palsu tersebut di wilayah Batang, Jawa Tengah.
Nantinya cap palsu tersebut akan diserahkan kepada seorang warga Indonesia berinisial S yang berada di Malaysia.
“Mereka ini sudah berjanji akan bertemu di Malaysia, dan tersangka ini akan menyerahkan seluruh cap palsu ini kepada tersangka yang saat ini masih kami selidiki keberadaannya,” ungkapnya.
Seluruh cap palsu ini, nantinya akan digunakan untuk para WNI pemegang paspor izin wisata, namun melakukan kegiatan bekerja di Malaysia.
Hal ini dilakukan, untuk membuat para WNI yang bekerja di Malaysia seolah-olah telah melakukan kegiatan keluar masuk Malaysia, walau sudah melanggar izin tinggal maksimal 30 hari bagi pemegang izin tinggal wisata.
Atas perbuatannya, tersangka R dikenakan pasal 128 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Terduga tersangka inisial R mengaku rencana setempel atau cap akan digunakan akan dimintakan kepada Pekerja sebesar 250 hingga 400 uang Ringgit setiap Cap.
” Nantinya akan mintakan 250 sampai 400 Ringgit satu kali cap kepada WNI yang mau perpanjang tinggal ” kata R inisial tersangka.
Selanjutnya tersangka inisial R dilimpahkan kepada Kejaksaan RI Batam .
” 20 hari ke depan tersangka akan di sidang karena sudah P21, ” kata Amanda, Kasi Pidum Kejari Batam.(*)