Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 663

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 79 Koli Pakaian Bekas Lewat Modus Barang Penumpang

0

Koper berisi pakaian yang ditangkap Bea Cukai karena masuk dalam kategori penyelundupan.

batampos– Upaya Bea Cukai Batam dalam memperketat jalur masuk barang larangan dan pembatasan melalui pelabuhan internasional kembali membuahkan hasil. Sepanjang November 2025, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 79 koli pakaian bekas (ballpress) yang diduga berasal dari luar negeri.

Barang-barang tersebut diamankan melalui modus titip barang penumpang dengan memanfaatkan porter hingga jalur bagasi penumpang internasional.

Penindakan terbaru dilakukan pada 29 November 2025 setelah petugas mencurigai 39 koli pakaian bekas yang dibawa masuk melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan seluruh barang merupakan pakaian campuran dalam jumlah banyak dan tidak wajar untuk kategori barang bawaan pribadi. Penumpang yang membawa barang juga memilih meninggalkan paket tersebut ketika diminta hadir untuk klarifikasi, sehingga petugas langsung mengamankan dan melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil pengawasan intensif petugas lapangan di terminal kedatangan internasional. Selain pemeriksaan fisik, pihaknya turut melakukan analisis profiling penumpang serta penggunaan x-ray pada bagasi asal Singapura dan Malaysia.

“Seluruh rangkaian penanganan dilakukan secara teliti sebagai bentuk komitmen kami dalam mencegah pemasukan pakaian bekas secara ilegal,” ungkap Zaky.

Menurutnya, pemasukan pakaian bekas dari luar negeri merupakan aktivitas yang secara tegas dilarang undang-undang. Larangan tersebut tertuang dalam UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta Permendag Nomor 40 Tahun 2022 mengenai Barang Dilarang Ekspor dan Impor. Barang-barang bekas yang masuk tanpa izin berpotensi merugikan industri dalam negeri dan mengancam keselamatan konsumen.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani, juga menegaskan bahwa penindakan ini merupakan langkah nyata perlindungan terhadap pelaku usaha domestik, khususnya sektor tekstil dan UMKM. Ia mengatakan, keberadaan pakaian bekas ilegal dapat menekan produksi lokal dan mengurangi daya saing produk industri nasional.

“Dengan tindakan tegas seperti ini, kami ingin memastikan produk dalam negeri memiliki ruang berkembang yang sehat,” ujarnya.

Selain berdampak pada ekonomi, pakaian bekas impor tanpa proses sterilisasi yang tepat juga berpotensi membawa bakteri hingga jamur penyebab penyakit. Hal tersebut membuat peredaran pakaian bekas impor ilegal menjadi ancaman kesehatan publik. Bea Cukai Batam berharap masyarakat semakin memahami risiko yang ditimbulkan, serta tidak ikut terlibat dalam peredaran barang larangan tersebut.

Zaky menambahkan, berbagai pihak diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyelundupan atau distribusi pakaian bekas ilegal. Menurutnya, dukungan publik merupakan elemen penting dalam menjaga keamanan ekonomi dan perdagangan, terutama bagi produk dalam negeri.

“Kami ingin masyarakat menjadi garda terdepan dalam mendukung pemakaian hasil produksi nasional,” ucapnya.

Bea Cukai Batam memastikan akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan intelijen serta memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum dan kementerian terkait. Sinergi ini dinilai penting untuk memberantas seluruh praktik penyelundupan barang ilegal dan memastikan perlindungan maksimal terhadap masyarakat serta pelaku usaha dalam negeri. Bea Cukai berkomitmen menciptakan perdagangan yang sehat dan aman di wilayah perbatasan Indonesia. (*)

 

Reporter: Rengga

 

 

 

Artikel Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 79 Koli Pakaian Bekas Lewat Modus Barang Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.

UNIBA dan UiTM Malaysia Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lintas Negara lewat PKM Internasional

0
Perwakilan Universitas Batam (UNIBA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Segamat berfoto bersama usai pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Segamat, Malaysia, 19–20 November 2025. Foto Uniba untuk Batam Pos.

batampos – Universitas Batam (UNIBA) bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Segamat resmi menuntaskan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional pada 19–20 November 2025

Program dua hari ini mengangkat tema “Strengthening Cross-Border Community Empowerment Through Innovation, Technology, and Sustainable Development”, yang menjadi wujud nyata kolaborasi lintas negara dalam pemberdayaan komunitas dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Gemereh Segamat dan UiTM Cawangan Segamat. Sebanyak enam tim PKM internasional dari UNIBA bersama tim mitra UiTM terlibat dalam serangkaian program tematik berbasis kebutuhan masyarakat, dunia pendidikan, serta penguatan kapasitas generasi muda.

Selama dua hari pelaksanaan, rangkaian program edukatif dan inovatif digelar dengan pendekatan yang menyesuaikan kebutuhan siswa dan komunitas di Segamat. Di SMK Gemereh, tim UNIBA dan UiTM memberikan pembekalan kesehatan dan kebersihan pribadi kepada para pelajar, sekaligus mengajak mereka memahami pentingnya perawatan diri sejak usia remaja.

BACA JUGA: Makin Bertambah Daftar Parpol Dukung Amsakar Ahmad – Li Claudia Candra, Kini Giliran PKN

Di waktu yang sama, pelatihan Smart English for Future Leaders juga berlangsung, menghadirkan metode belajar berbasis teknologi untuk memperkuat kemampuan komunikasi internasional para siswa. Pendekatan interaktif turut digunakan dalam sesi edukasi hukum dan ekonomi, sehingga siswa dapat memahami konsep dasar kedua bidang tersebut dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Di UiTM Segamat, kegiatan berlanjut dengan Cross-Border Youth Innovation, sebuah workshop lintas negara yang membahas konstruksi berkelanjutan, pemasaran kreatif, serta edukasi kesehatan. Kegiatan ini dirancang untuk membangun kapasitas siswa sebagai calon inovator masa depan.

Program lain yang mendapat perhatian besar adalah kampanye Be a Buddy, Not a Bully, yang mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, peduli, dan bebas perundungan.

Pemanfaatan Additive Manufacturing (3D Printing) sebagai alternatif pengurangan limbah plastik rumah tangga.

Serumpun dalam Pengetahuan, diskusi akuntansi, hukum, dan kenotariatan dalam perspektif Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan mendapat sambutan hangat dari siswa, guru, mahasiswa, dan masyarakat Segamat. Sesi-sesi pelatihan dirancang aplikatif, sehingga memudahkan peserta memahami materi sekaligus mempraktikkannya.

Wakil Rektor III Universitas Batam, Dr. Mohamad Gita Indrawan, ST., MM, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti komitmen UNIBA memperkuat jejaring internasional dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat lintas negara.

Pimpinan UiTM Segamat Profesor Madya Dr. Saunah Zainon, juga menilai kolaborasi ini strategis dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa dan kontribusi universitas bagi pengembangan komunitas.

Sementara itu, Wakil LPPM Universitas Batam, Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuanita FD Sidabutar, ST., M.Si, menyampaikan bahwa ini merupakan PKM internasional pertama UNIBA yang dilaksanakan di luar negeri, serta melibatkan perwakilan dari seluruh program studi.

“Program ini sekaligus mendukung penguatan akreditasi program studi dan universitas menuju predikat unggul,” kata dia

Profesor Yuanita mengaska bahwa melalui kolaborasi yang menitikberatkan pada inovasi, literasi teknologi, kreativitas, kesehatan, hingga solusi ramah lingkungan, UNIBA dan UiTM berharap kegiatan ini menjadi fondasi kerja sama jangka panjang.

“Semangat serumpun Indonesia-Malaysia menjadi landasan dalam membangun generasi muda yang kompeten, peduli lingkungan, dan siap bersaing secara global,” kata Prof Yuanita.

UNIBA dan UiTM juga berkomitmen melanjutkan program PKM internasional setiap tahun sebagai kontribusi berkelanjutan bagi pemberdayaan masyarakat serta penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan. (*)

Reporter: Syaban

Artikel UNIBA dan UiTM Malaysia Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lintas Negara lewat PKM Internasional pertama kali tampil pada Metropolis.

HARRIS Barelang Batam Siapkan Momen Natal, Tahun Baru, dan Staycation yang Tak Terlupakan di Desember 2025

0

batampos-HARRIS Barelang Batam resmi meluncurkan rangkaian lengkap penawaran akhir tahun 2025, mulai dari perayaan Starlit Christmas dan Tropical Fiesta New Year’s Eve hingga dua paket staycation terbaru: Weekday Escape dan Weekend Escape. Penawaran ini dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi para tamu yang ingin berlibur, bersantai, atau merayakan momen spesial bersama keluarga.

Perayaan Starlit Christmas kembali hadir pada 25 Desember 2025 dengan suasana Natal yang meriah. Tamu akan menikmati BBQ Dinner mewah, dekorasi Natal, kids buffet, serta hiburan spesial seperti pertunjukan sulap dari Rio the Magician dan kehadiran Santa & Santarina.

Tiket dimulai dari IDR 450.000 nett dengan harga early bird hingga pertengahan Desember. Untuk yang ingin menginap, paket kamar dimulai dari IDR 2.200.000 nett per malam.

Perayaan Tropical Fiesta akan berlangsung pada 31 Desember 2025 dan menghadirkan gala dinner bertema tropis, live band, DJ performance, face painting, magician, serta HARRIS Mini Games menjelang hitungan mundur Tahun Baru. Harga paket dinner dimulai dari IDR 800.000 nett dengan diskon 10% hingga 10 Desember 2025. Paket kamar dimulai dari IDR 3.500.000 nett per malam.

BACA JUGA: Makan Malam Natal Spesial di HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center

Selain acara perayaan, HARRIS Barelang Batam juga meluncurkan dua paket liburan pendek yang berlaku pada 1–20 Desember 2025:

Weekday Escape

Tersedia mulai Minggu hingga Jumat, Weekday Escape dibanderol mulai dari IDR 1.100.000 nett sudah termasuk kamar Garden View, sarapan untuk keluarga, tiga kelapa muda di Rocksalt Beach Club, serta satu jam pengalaman electric scooter di area resort. Tamu juga dapat menambah Garden BBQ hanya dengan IDR 250.000 untuk dua orang.

Weekend Escape

Berlaku khusus hari Sabtu, Weekend Escape ditawarkan mulai dari IDR 1.400.000 nett dan sudah termasuk sarapan, voucher Barelang Night Market, serta satu jam penggunaan electric scooter — cocok untuk keluarga yang mencari liburan singkat dan menyenangkan.

Kutipan dari Manajemen

“Menjelang musim perayaan, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi tamu kami — baik yang ingin merayakan, bersantai, maupun menikmati staycation singkat,” ujar Bart Van Jan den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.

“Acara Natal dan Tahun Baru kami telah menjadi ciri khas HARRIS Barelang, dan dengan paket Escape ini, kami memperluas pengalaman bagi tamu yang ingin menikmati liburan lebih awal,” sebutnya lagi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email [email protected]. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang. (*)

Artikel HARRIS Barelang Batam Siapkan Momen Natal, Tahun Baru, dan Staycation yang Tak Terlupakan di Desember 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Mayat Lansia Ditemukan di Gubuk di Kavling Cendrawasih Sekupang

0

Ilustrasi.

batampos– Kisah pilu menyelimuti warga Kavling Cendrawasih, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang.Ini setelah penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dalam kondisi seorang diri di sebuah gubuk tua, Rabu (3/12) sore. Korban diketahui bernama Desmui bin Sarbanu, berusia 82 tahun, asal Kendal, Jawa Tengah.

Selama hampir 27 tahun, Desmui hidup menyendiri di gubuk berdinding seng yang berdiri tepat di samping Pondok Tahfidz Darul Huffazh Sekupang. Warga setempat menyebut, almarhum tidak memiliki anggota keluarga atau kerabat yang mereka ketahui selama tinggal di lingkungan tersebut.

BACA JUGA: Patroli KSOP Batam Evakuasi Mayat Tanpa Identitas dari Perairan Batu Ampar

“Korban diketahui sudah lama tinggal sendirian,” ungkap Kanitt Polsek Sekupang, Ipda Riyanto.

Penemuan jasad Desmui berawal saat dua warga mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat berkerumun di sekitar gubuk sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika disenter dari luar, warga memastikan sumber bau berasal dari bagian dalam gubuk. Temuan tersebut lalu dilaporkan kepada Ketua RW dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Patam Lestari.

Tak lama setelah itu, personel Polsek Sekupang bersama Tim Inafis Polresta Barelang tiba dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan.

Riyanto menambahkan, kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap warga lanjut usia yang hidup sendiri tanpa dukungan keluarga.

“Ini menjadi refleksi bagi kita semua. Jika mengetahui ada warga yang hidup sendirian dan membutuhkan bantuan, mari saling peduli dan berkoordinasi dengan perangkat lingkungan,” ucapnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Mayat Lansia Ditemukan di Gubuk di Kavling Cendrawasih Sekupang pertama kali tampil pada Metropolis.

Diskusi PKS Anambas dan Wartawan Bahas Isu Toleransi dan Keluhan Transportasi

0
Suasana diskusi yang digelar PKS Anambas bersama wartawan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Anambas menggelar diskusi bersama wartawan di Tarempa, Kamis (4/12). Pertemuan santai ini menjadi ruang diskusi untuk menyerap berbagai isu yang tengah mengemuka di masyarakat.

Salah satu persoalan yang dibahas adalah rencana pembangunan Gereja HKBP di Desa Tarempa Selatan yang masih menuai penolakan sebagian warga. PKS menegaskan mendukung kenyamanan seluruh umat beragama dalam beribadah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua PKS Anambas, Marjohan, menyebut aturan pembangunan rumah ibadah tetap harus mengacu pada persyaratan dukungan dari jemaat dan masyarakat sekitar.

“Harus sesuai persyaratan, yakni 90 KTP jemaat dan 60 KTP dukungan warga sekitar,” ujarnya.

Ia mengatakan toleransi antarumat beragama di Anambas selama ini berjalan baik dan diharapkan terus terjaga lewat komunikasi dan musyawarah tanpa pemaksaan kehendak.

Terkait kemungkinan pembahasan persoalan ini melalui DPRD, Marjohan mengaku belum ada rencana mengarah ke Rapat Dengar Pendapat.

“Kalau urusan itu baiknya di Kementerian Agama, belum ada arah ke RDP,” katanya.

Selain soal rumah ibadah, para jurnalis juga menyampaikan isu lain yang banyak dikeluhkan masyarakat, seperti tarif angkutan darat dan laut yang belum memiliki dasar penetapan jelas.

PKS turut menerima masukan terkait penataan anggaran publikasi pemerintah daerah agar lebih transparan dan profesional.

Marjohan menegaskan PKS akan menyuarakan berbagai aspirasi tersebut dalam momentum politik yang tepat. Ia menyebut media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi kepada masyarakat.

“Kami PKS ingin berada di tengah-tengah masyarakat dan berkolaborasi dengan media, karena media yang tahu isu-isu di lapangan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Diskusi PKS Anambas dan Wartawan Bahas Isu Toleransi dan Keluhan Transportasi pertama kali tampil pada Kepri.

Kubangan Tambang Pasir Ilegal Bermunculan di Bintan, Polisi Razia di 4 Lokasi

0
Tim gabungan melakukan razia tambang pasir ilegal di Bintan, Kamis (4/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Tim gabungan Polres Bintan bersama TNI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta ESDM Kepri kembali merazia sejumlah titik tambang pasir ilegal di wilayah Bintan, Kamis (4/12).

Namun bukannya aktivitas penambangan, tim justru mendapati banyak kubangan besar bekas galian yang dibiarkan menganga.

Lokasi yang disisir meliputi Galang Batang dan Kampung Banjar di Kecamatan Gunung Kijang. Tim juga bergerak ke area dekat Pulau Nikoi, Desa Teluk Bakau serta tambang pasir yang diduga berkedok program ketahanan pangan di Desa Malang Rapat.

Di tiap titik, kondisi serupa terlihat. Tumpukan pasir dan lubang-lubang raksasa bekas pengerukan tanah menjadi bukti kuat aktivitas tambang ilegal pernah berjalan. Namun pekerja dan alat berat tak lagi ditemukan di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu Fikri Rahmadi mengatakan razia dilakukan setelah maraknya laporan aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan. Meski tidak mendapati penambangan aktif, polisi tetap memasang garis polisi di sejumlah titik.

“Kita akan lacak pemilik tambang dan proses lebih lanjut,” tegasnya. Ia memperingatkan police line tidak boleh dilepas tanpa izin kepolisian karena ada mekanisme penanganan yang harus dipenuhi.

Fikri memastikan pengawasan akan terus dilakukan, terutama di lokasi-lokasi rawan yang masih meninggalkan bekas kerusakan lingkungan.

Sementara itu, Staf Dinas ESDM Kepri Rubi menyampaikan pihaknya berperan hanya dalam pembinaan dan pengawasan soal izin pertambangan. Penindakan aktivitas PETI (Pertambangan Tanpa Izin) menjadi kewenangan Satgas khusus.

“Tambang ilegal ini bukan hanya merusak alam, tapi juga tidak memberi pendapatan bagi daerah,” katanya.

Razia ini menjadi alarm bahwa meski aktivitas berhenti, ancaman bahaya lingkungan dari kubangan tambang pasir ilegal di Bintan terus mengintai warga sekitar. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Kubangan Tambang Pasir Ilegal Bermunculan di Bintan, Polisi Razia di 4 Lokasi pertama kali tampil pada Kepri.

Ratusan PTK Non-ASN di Kepri Dirumahkan, Disdik: Belum Ada Solusi Penggajian

0
ilustrasi. Sumber: freepik

batampos – Ratusan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai dirumahkan. Mereka tidak bisa lagi bertugas karena belum ada mekanisme penggajian yang jelas untuk tahun anggaran 2026.

Total ada 530 PTK non-ASN yang terdampak kebijakan ini, terdiri dari 291 guru dan 239 pegawai tata usaha SMA/SMK negeri di Kepri. Kondisi itu dikhawatirkan memicu kekurangan guru di sekolah negeri.

Selama ini, mereka digaji melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta bantuan dari Baznas Kepri. Namun aturan penggunaan BOS untuk tahun 2026 belum jelas sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk membayar honorer.

“Total ada 530 PTK non-ASN yang dirumahkan. Sebagian guru dan sebagian lagi tenaga pendidik,” ujar Sekretaris Disdik Kepri, Supardi, Kamis (4/12).

Supardi enggan menjelaskan lebih jauh terkait solusi agar mereka dapat tetap mengajar, terutama guru yang selama ini penting untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

Sementara itu, Kadisdik Kepri Andi Agung mengatakan kebijakan ini terpaksa diambil karena masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah pusat.

“Mau tidak mau kami serahkan ke komite atau mencari pekerjaan lain sambil menunggu formasi CPNS baru,” ucapnya.

Baznas Kepri selama ini turut membantu menutupi kebutuhan gaji guru honorer SMA/SMK di Kepri. Namun Wakil Ketua II Baznas Kepri, Pauzi, mengaku belum bisa menjamin bantuan tersebut dapat dilanjutkan tahun depan.

“Jika target zakat dan sedekah tercapai, kemungkinan besar kita bantu lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan guru honorer masih bisa masuk kategori penerima bantuan Baznas karena tanpa gaji mereka berpotensi menjadi bagian dari keluarga miskin baru.

“Guru ini memang boleh dibantu Baznas karena mereka masuk dalam asnaf miskin dan fisabilillah,” tutupnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Ratusan PTK Non-ASN di Kepri Dirumahkan, Disdik: Belum Ada Solusi Penggajian pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Cabai Meroket, Pemprov Kepri Siapkan Pasokan Alternatif

0
Pedagang bahan pokok di Pasar Bintan Center Tanjungpinang. Harga makin mahal pasca-bencana di Sumatra. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai, kembali meroket di Kota Tanjungpinang. Kenaikan diduga dipicu bencana alam di wilayah pemasok utama dari Sumatera yang mengganggu distribusi.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) segera mengambil langkah antisipasi.

“Nanti akan kita periksa dulu apa saja yang sedang langka sekarang ini,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (4/12).

Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Forkopimda akan membahas alternatif pasokan sebelum kelangkaan semakin parah, terutama untuk komoditas cabai.

Selama ini, pasokan bahan pokok di Kepri tidak hanya mengandalkan produksi lokal. Kerja sama dengan provinsi lain akan diperkuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita siap bekerja sama dengan provinsi lain untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Penting bagi kita untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan yang cukup,” katanya.

Saat ini, harga cabai nano di pasar Tanjungpinang telah menembus Rp120 ribu per kilogram. Cabai rawit berada di kisaran Rp110 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah mencapai Rp98 ribu per kilogram.

Kenaikan signifikan ini menambah kekhawatiran warga, mengingat cabai merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan dalam kebutuhan sehari-hari. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Harga Cabai Meroket, Pemprov Kepri Siapkan Pasokan Alternatif pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Terancam Minus LPG, Amsakar Minta Pertamina Tambah Pasokan

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam bergerak cepat memastikan kebutuhan gas LPG 3 kilogram terpenuhi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Instruksi tegas ini disampaikan menyusul laporan adanya potensi kekurangan pasokan sebesar 2.774 kiloliter atau sekitar 472 tabung hingga akhir tahun.

Pmenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada periode peningkatan aktivitas rumah tangga di momentum Nataru. Ia tak ingin terjadi gejolak di lapangan akibat kelangkaan gas subsidi tersebut.

“Saya minta follow up lagi Pertamina. Bila perlu, surati kembali terkait kekurangan gas elpiji 3 kilogram ini. Saya tidak mau ada gejolak di momen Nataru, jangan sampai warga mengeluhkan gas 3 kilogram langka,” katanya, dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda, Rabu (3/12).

Peningkatan aktivitas masyarakat pada akhir tahun harus diantisipasi secara serius. Oleh karena itu, dia minta seluruh perangkat daerah menjaga stabilitas stok dan distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk LPG.

“Soal banyak yang mudik atau seperti apa itu tidak penting. Fokus kita adalah menjaga pemenuhan kebutuhan, stok, dan pasokan ke Batam,” kata Amsakar.

Ia kembali menginstruksikan Disperindag Batam untuk mengirimkan surat resmi kepada Pertamina terkait angka kekurangan yang diprediksi tidak dapat dipenuhi dari sisa kuota tahun berjalan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menjelaskan, realisasi distribusi LPG 3 kilogram hingga Oktober 2025 telah mencapai 42.084 kiloliter atau 97 persen dari total kuota Triwulan IV sebesar 43.310 kiloliter. Dengan rata-rata penggunaan bulanan sekitar 3.826 KL, kebutuhan pada Desember diperkirakan mencapai 4.000 KL.

“Sehingga total kebutuhan LPG 3 kg hingga akhir tahun 2025 sebesar 46.084 KL. Maka diprediksi kuota LPG 3 kg tahun ini tidak tercukupi,” ujarnya.

Dari hitungan itu, Batam diproyeksikan mengalami minus pasokan sekitar 2.775 KL. “Kami sudah menyurati Pertamina agar bisa memenuhi kekurangan elpiji di bulan Desember ini,” lanjut Gustian.

Selain LPG, Disperindag juga mengantisipasi kenaikan harga dan kebutuhan komoditas cabai akibat terganggunya rantai pasok dari Pulau Sumatera yang tengah dilanda bencana. Pemerintah daerah telah mencari alternatif pasokan dari daerah penghasil lain untuk mencegah kelangkaan bahan pokok selama Nataru.

Meski begitu, sejumlah komoditas lain tercatat aman. Stok beras yang tersedia di gudang distributor mencapai 2.935 ton, dinilai mencukupi kebutuhan Batam. Harga beras medium berada di angka Rp12.000 dan premium Rp14.000 per kilogram, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk BBM jenis pertalite, Gustian menyebut kondisinya surplus dan mampu memenuhi kebutuhan hingga akhir Desember 2025. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Terancam Minus LPG, Amsakar Minta Pertamina Tambah Pasokan pertama kali tampil pada Metropolis.

Aksi Maling Gondol Motor di Bengkong Permai Terekam CCTV, Polisi Kejar Pelaku

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Batam. Dua pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri motor milik warga di Perumahan Bengkong Permai, Blok B No. 48, dekat SPBU, Kamis (4/12) sekitar pukul 03.38 WIB.

Dalam rekaman yang beredar, salah satu pelaku tampak duduk di atas motor sambil mengutak-atik bagian kunci, diduga menggunakan kunci palsu untuk menyalakan mesin. Ia terlihat tenang, seolah sudah memahami kondisi sekitar yang sepi.

Sementara seorang pelaku lainnya berdiri tak jauh dari motor lain yang terparkir. Ia diduga bertugas mengawasi situasi agar aksi berjalan mulus di tengah suasana lingkungan yang gelap dan minim aktivitas.

Korban, Toniazisokhi Ndruru, baru mengetahui motornya hilang usai bangun pagi. Ia kemudian mengecek CCTV hingga terlihat jelas proses pencurian terjadi pada dini hari.

Rekaman itu langsung disebar ke warga sekitar sebagai peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan bersama.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.

“Benar, pelapor atas nama Toniazisokhi Ndruru sudah melapor. Kasus masih kami dalami untuk mengungkap identitas dan mengejar pelaku,” ujarnya.

Polisi kini mengolah rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri keberadaan kedua pelaku. Masyarakat diminta segera melapor bila melihat kendaraan yang dicurigai.

Kasus ini menambah daftar curanmor yang kerap terjadi pada jam rawan, khususnya menjelang subuh saat pengawasan menurun.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin sebelumnya telah mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan kendaraan pribadi.

“Pastikan motor terkunci ganda dan terparkir di lokasi yang aman serta diawasi. Kewaspadaan sangat penting dalam mencegah tindak kriminal,” tegasnya.

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Aksi Maling Gondol Motor di Bengkong Permai Terekam CCTV, Polisi Kejar Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.