Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai diperiksa di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (24/10), sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan. (Willy Irawan/Antara)
batampos – Ketua Panitia Penyelenggara Arema FC Abdul Haris ditahan Kepolisian Daerah Jawa Timur terkait dengan tragedi Kanjuruhan, Malang. Peristiwa itu menewaskan 135 orang.
”Pada saat ini, Pak Haris sudah terima dengan segala risiko dijadikan tersangka dan mungkin ditahan,” kata kuasa hukum Abdul Haris, Taufik Hidayat, seperti dilansir dari Antara di Mapolda Jatim, Senin (24/10).
Ditegaskan Taufik, pihaknya tidak terima jika perkara tersebut hanya dibebankan kepada satu pihak. ”Hari ini (24/10), korban meninggal bertambah satu orang. Seharusnya meninggalnya korban itu menjadi spirit untuk menindaklanjuti proses hukum. Saya tidak tega dengan posisi Pak Haris seperti ini,” ujar Taufik.
Taufik menuntut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule ikut bertanggung jawab atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. ”Seperti yang saya sampaikan dari awal, seharusnya Ketua PSSI itu bertanggung jawab secara moral dan secara hukum karena bola ini tidak bisa terlaksana tanpa adanya stakeholder,” tutur Taufik
Taufik mengaku bingung harus berbicara kepada keluarga terkait dengan penahanan Abdul Haris. ”Saya ini, tahu Pak Haris mau ditahan, jadi saya agak bingung untuk menyampaikan kepada keluarga, anak-anaknya. Selama ini dipercayakan kepada kami walaupun beliau sudah siap dengan segala risiko. Saya kira tetap ada beban mental yang harus ditanggung keluarganya,” terang Taufik.
Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke area lapangan.
Sebanyak 135 orang dilaporkan meninggal dunia akibat patah tulang, trauma di kepala dan leher, serta asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Selain itu, dilaporkan juga ada ratusan orang yang mengalami luka ringan hingga luka berat. (*)
batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai 133 obat sirup yang aman yang dirilis Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dari propilen hingga gliserin.
“Iya benar. Sudah dirilis aman oleh BPOM. Tapi kita masih tunggu Kemenkes yang menyatakan kapan boleh meresepkan kembali obat-obatan yang aman ini,” ujar Ketua Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam dr. Fairuza Laily, Senin (24/10).
Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih berpatokan pada surat edaran Kemenkes yang meminta semua sirup dihentikan sementara penjualannya. Terkecuali, obat dengan jumlah etilen glikol dan DEG-nya melebihi ambang batas normal yang masih diperbolehkan.
“Sebelum edaran resmi Kemenkes keluar, kita memakai surat edaran lama, yakni semua obat sirup dihentikan sementara,” bebernya.
Diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan penelusuran data registrasi terhadap seluruh produk obat bentuk sirup. Dari penelusuran tersebut diperoleh data sejumlah 133 sirup obat yang tidak memakai propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol sehingga aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.
Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut ratusan produk obat sirup tersebut sudah dilakukan sampling dan pengujian oleh BPOM, sehingga dinyatakan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai.
“BPOM telah melakukan penelusuran data registrasi terhadap seluruh produk obat bentuk sirup dan drops. Dari penelusuran tersebut, diperoleh data sejumlah 133 sirup obat yang tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan atau gliserin atau gliserol,” kata Penny.
Berikut daftar 133 obat sirup yang aman digunakan masyarakat sesuai hasil pengujian sampling BPOM.
1. Aficitrin sirop obat cacing 60 ml (Afifarma)
2. Alerfed sirop obat flu 60 ml (Guardian Pharmatama)
3. Alergon sirop obat alergi 60 ml (Konimex)
4. Amoxicillin Trihydrate drops antibiotik 20 ml (Meprofarm)
5. Amoxsan drops antibiotik 15 ml (Caprifarmindo Laboratories)
Ilustrasi seorang wanita membersihkan riasan wajahnya (Pixabay)
batampos – Ada 2 langkah pembersihan untuk riasan waterproof. Dengan double cleansing ini, menurut Marketing Director barenbliss Indonesia Fivyola Hendra, hasilnya akan lebih maksimal.
Menurut Fivyola, agar double cleansing efektif, maka dibutuhkan cleanser yang berbahan dasar minyak pada urutan pertama. ”Kemudian tahap kedua menggunakan cleanser berbahan dasar air,” katanya melalui siaran pers baru-baru ini.
Pembersih berbahan dasar minyak, lanjutnya, efektif untuk menghilangkan sisa noda yang membandel seperti waterproof makeup, heavy makeup, sebum dan tabir surya.
Langkah ini dianggap dapat membantu pembersih tahap kedua untuk bekerja menghilangkan kotoran dan keringat secara lebih efektif.
”Double cleansing juga berfungsi merevitalisasi kulit yang kusam serta membantu penyerapan skincare,” terang Fivyola.
Fivyola merekomendasikan produknya, yakni double cleansing kit dengan klaim dapat membersihkan 25 detik yakni barenbliss K.O! Kombucha Omega Deep Cleansing Balm dan 10 Elements! Amino Acid Rich Foam Cleanser.
“Dan harus dipakai dalam satu rangkaian agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk membersihkan dan menutrisi kulit,” kata dia.
Kombucha merupakan teh yang telah difermentasi dengan bantuan jamur dan bakteri baik yang disebut bakteri probiotik.
Setelah proses fermentasi, kombucha akan berkarbonasi dan mengandung enzim, berbagai jenis vitamin B, probiotik, cuka, dan kandungan asam yang tinggi. Kandungan inilah yang menjadikan kombucha sebagai bahan aktif dalam banyak produk skincare.
Sifat probiotik kombucha dikatakan dapat membantu mengurangi kondisi kulit yang meradang seperti eksim, rosacea, dan jerawat. Kombucha pada skincare dikatakan dapat menghilangkan jerawat yang meradang, merah, dan nyeri saat disentuh.
Karena teh ini mengandung bakteri asam laktat, sehingga dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi hiperpigmentasi kulit. Hal ini karena asam laktat adalah pengelupas kulit yang lembut, sehingga orang-orang tak perlu khawatir tentang efek pengelupasan seperti kemerahan, atau iritasi. (*)
batampos – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Kantor DPP PDI Perjuangan (PDIP), Jakarta, Senin (24/10), untuk memenuhi panggilan partai berlambang kepala banteng itu guna mengklarifikasi pernyataannya soal siap menjadi Calon Presiden (Capres) 2024, dikutip dari Antara.
Berdasarkan pantauan Antara dari seberang Kantor DPP PDI Perjuangan, Ganjar tiba mengenakan setelan seragam partai berwarna merah dan masker berwarna merah putih sekitar pukul 15.58 WIB.
Selanjutnya, ia berjalan memasuki kantor yang didominasi oleh warna putih dan merah.
Adapun pemanggilan Ganjar ke Kantor DPP PDI Perjuangan itu tertuang dalam surat bernomor 4545/IN/DPP/X/2022 tertanggal 21 Oktober 2022 perihal untuk klarifikasi.
Undangan itu ditandatangani Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya akan memanggil Ganjar Pranowo atas pernyataannya yang siap jika ditugaskan sebagai calon presiden.
Pemanggilan itu, kata Hasto, untuk meminta Ganjar melakukan klarifikasi atas pernyataannya tersebut.
“Ya, kita tunggu saja momentumnya, Pak Ganjar pun akan kami lakukan klarifikasi terkait dengan pernyataannya,” kata Hasto di GBK Arena Senayan, Jakarta, Minggu (23/10).
Pemanggilan itu, kata Hasto, bukan tanpa alasan karena saat ini PDI Perjuangan masih fokus membantu masyarakat.
PDI Perjuangan kini belum memprioritaskan soal pencapresan untuk Pemilu 2024. Terkait dengan pencapresan akan diumumkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“PDI Perjuangan semakin menguat dalam bergerak ke bawah untuk mennyatu dengan kekuatan rakyat. Masalah capres, ya, belum diumumkan oleh Bu Mega,” ujarnya.
Selain Ganjar, Hasto menyebutkan bahwa partainya akan menegakkan disiplin organisasi terhadap Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta, Jawa Tengah, F.X. Hadi Rudyatmo.
Hal itu setelah Rudy kedapatan mendukung Ganjar yang menyatakan siap maju sebagai capres pada tahun 2024.
Tak hanya kepada dua kader partai tersebut, Hasto menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas seluruh kader yang mencoba bermanuver terkait dengan capres pada Pemilu 2024, termasuk kepada Dewan Kolonel yang dibentuk anggota Fraksi PDI Perjuangan dalam mendukung Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani sebagai capres.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi sinyal siap untuk menjadi capres pada Pemilu 2024.
Demi kepentingan bangsa dan negara, Ganjar Pranowo menyatakan siap menjadi capres. Hal itu disampaikan Ganjar dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta. (*)
Seorang perampok memiting korban (baju merah). F. Tangkapan layar CCTV
batampos- Dua perampok terekam kamera pengawas saat merampok di Toko Suhardi Pelantar II Tanjungpinang, Senin (24/10) sekitar Saat beraksi, dua perampok sempat melukai pemilik toko dan diduga membawa kabur uang jutaan.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima, awalnya terlihat salah seorang perampok mengenakan helm menyamar sebagai pembeli. Korban melayani pembeli tersebut.
Tidak berselang lama, seorang perampok lainnya yang juga mengenakan helm dan jaket, masuk ke toko dan langsung memiting leher korban dari belakang.
Setelah dipiting, korban ditarik lalu dilumpuhkan oleh perampok. Dalam rekaman CCTV, terdengar suara korban yang pasrah. “Ambil aja (uangnya),” kata korban.
Setelah melakukan aksinya, dua perampok keluar dari toko secara bergiliran. Saat ini belum diketahui apa saja yang dirampok dari toko tersebut.
Terkait kejadian itu, Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju membenarkan adanya kejadian pencurian dengan kekerasan. Saat ini, kata Ronny, kasus itu telah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota. “Masih proses penyelidikan oleh Polsek Tanjungpinang Kota,” ungkapnya. (*)
Dir Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad David (dua dari kanan) dan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhadt (tiga dari kiri) dan personel Ditresnarkoba Polda Kepri memperlihatkan barang bukti berupa narkotika jenis sabu. Foto: Azis Maulana/Batam Pos
batampos – Ditresnarkoba Polda Kepri mengungkap kasus pengiriman narkotika jenis sabu seberat 26,6 kilogram (Kg) yang akan dikirim dari Batam ke Tembilahan, Riau. Satu orang diamankan beserta barang bukti sebanyak 25 bungkus kantong sabu dibungkus dengan kemasan teh China bewarna hijau, lalu uang tunai Rp 252 ribu, 462 Ringgit Malaysia.
“Jajaran tim opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan operasi silent di perairan pelabuhan rakyat Batu Besar, Nongsa pada 14 Oktober, Jumat lalu. Setelah mendapatkan informasi bahwa ada masyarakat yang diduga membawa narkotika jenis sabu dengan menggunakan speedboat,” ucap Direktur Reserse Narkoba (Dir Narkoba) Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad David.
Berdasarkan informasi tersebut tim melalukan pemantauan dan pada Rabu 19 Oktober 2022 tim yang dipimpin langsung oleh Dir Nakoba Polda Kepri melihat satu speedboat yang dicurigai membawa barang haram tersebut.
“Namun speedboat tersebut mencoba untuk melarikan diri dan tekongnya loncat ke laut. Tapi masih ada satu orang di boat yaitu pelaku berinisial M alias Y alias A,’ katanya
Kombes Pol Ahmad David melanjutkan, barang haram itu akan dibawa ke Tembilahan, Riau. Setelah pengiriman ke Riau, pelaku juga akan melakukan pengiriman kedua ke Palembang.
“Dia disuruh oleh warga Malaysia berinisial N yang masuk dalam pencarian. Tekong boat biasa dipanggil kapten juga akan kita cari,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 dan atau 112 ayat 2 UU 35 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup, atau penjara maksimal 15 tahun paling singkat 5 tahun.
Sementara itu, pelaku berinisial M mengaku dijanjikan upah senilai Rp10 juta per bungkus yang berhasil ia bawa.
“Saya baru sekali, tidak tahu rute. Hanya ikut tekong. Upahnya Rp10 juta per bungkus,” tutupnya. (*)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Kris/am)
batampos – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengimbau serta mengingatkan seluruh jajarannya dan keluarganya untuk memiliki kepekaan menghadapi krisis dengan hidup secara sederhana tanpa menampilkan kemewahan meskipun berasal dari keluarga berada.
“Saya tau mungkin rekan-rekan juga berangkat dari orang berada, tapi saat ini bukan waktunya untuk dipamer-pamerkan,” kata Sigit dikuti dari akun Instagram resmi miliknya @listyosigitprabowo di Jakarta, Senin (24/10).
Kepada jajarannya, Sigit menyampaikan bahwa apa yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar anggota Polri punya kepekaan terhadap krisis dan tidak gagah-gagahan karena punya kendaraan yang bagus serta motor gede.
“Saya kira masalah kebiasaan-kebiasaan menggunakan mobil-mobil bagus, motor gede, situasi lagi tidak baik,” pesannya.
Jenderal bintang empat itu juga meminta seluruh jajaran Polri mulai dari tingkat kapolsek, kapolres, kapolda hingga perwira tinggi (pati) untuk mengurangi risiko menjadi sorotan dengan menyesuaikan diri dengan keadaan dan sesuai aturan yang ada.
Termasuk dalam hubungan dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkompimda) saat melaksanakan dinas, para perwira Polri diminta menyesuaikan diri atau malah menyamakan model atau jenis kendaraan yang digunakan. Sehingga tidak terlihat mencolok karena perbedaan, hingga memunculkan dianggap hendonis.
“Saya kira surat telegram terkait dengan bagaimana gaya hidup sesuai dengan kepolisian sudah dilaksanakan itu,” ujarnya.
“Memang sulit, tapi harus dilakukan. Ingatkan keluarga karena memang apa pun yang terjadi dengan keluarga sorotannya tetap kepada Polri, sorotannya terhadap institusi Polri,” sambung Sigit.
Dihubungi terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan arahan Kapolri terkait anggota Polri hidup sederhana tersebut disampaikan dalam video konferensi (vicon) dengan seluruh kapolsek, kapolres, kapolda dan Mabes Polri pada Jumat (21/10).
“Itu saat vicon Jumat lalu arahan dari tingkat polsek, polres, polda dan mabes,” ucap Dedi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada seluruh perwira tinggi Polri dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/10), agar menahan diri dalam hal gaya hidup, tidak menampilkan kemewahan agar di tengah situasi sulit tidak terjadi letupan sosial dan kecemburuan sosial ekonomi.
“Hati-hati sehingga saya ingatkan kapolri, kapolda, seluruh pati, ‘ngerem’ total masalah gaya hidup, jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil bagus dan moto gede bagus, hati-hati saya ingatkan hati-hati,” ujar Presiden. (*)
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Istimewa)
batampos – Partai Gerindra turut menyoroti penyakit gagal ginjal akut yang menyerang ratusan anak Indonesia. Karena itu, Fraksi Gerindra DPR RI berencana memanggil Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin guna meminta penjelasan terkait masalah penyakit gagal ginjal akut tersebut.
“Hari ini kita sebagai orang tua dibuat khawatir dengan persoalan penyakit gagal akut yang menyerang 200 lebih anak-anak Indonesia. Sebagai partai politik kami memiliki tanggung jawab serta kepedulian terhadap masalah ini dengan bermaksud memanggil dan meminta penjelasan Menteri Kesehatan ketika masa sidang nanti,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani dalam keterangannya, Senin (24/10).
“Apa sebabnya ratusan anak-anak kita terkena gagal ginjal akut. Penyakit apa? Apakah ada obatnya? Kami paham saat ini ibu-ibu semua sedang resah, kita ingin melindungi anak-anak kita dengan sedikit kekuasaan yang kita miliki. Kita ingin memberikan ketenangan kepada setiap orang tua di Indonesia atas persoalan ini,” sambungnya.
Menurut Muzani, partai politik sejatinya tidak hanya bekerja terkait masalah politik. Karena itu, Partai Gerindra ingin menunjukkan bahwa partai politik juga memiliki tugas dalam memberikan kepedulian terhadap apa yang menjadi kepentingan dan persoalan rakyat.
“Itu sebabnya kami juga akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait obat-obat apa saja yang dilarang untuk dikonsumsi anak-anak. Apa saja kandungan dalam obat-obat itu? Karena kita ingin anak-anak kita terlindungi,” jelas Wakil Ketua MPR itu.
“Ini kita lakukan dengan cara politik untuk melindungi seluruh anak-anak kita dan seluruh rakyat Indonesia. Inilah kekuasaan politik, ketika rakyat resah dengan berbagai persoalan, kami berinsiatif memanggil pejabat berwenang terkait untuk meminta penjelasan dan kita cari solusi bersama,” imbuhnya.
Muzani juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota DPRD provinsi, kota dan kabupaten dari Partai Gerindra untuk melakukan upaya-upaya perlindungan serta pencegahan terhadap masalah penyakit gagal ginjal akut ini.
“Misalnya dengan mendesak seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak yang terindikasi terkena penyakit gangguan ginjal akut ini,” tegas Muzani.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan bahwa kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak di Indonesia kini telah mencapai total 245 kasus. Sebanyak 141 pasien di antaranya meninggal dunia. (*)
Tangkapan CCTV lift apartemen tempat Rudolf mengeksekusi Icha. (Istimewa)
batampos – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih mengembangkan kasus pembunuhan Ade Yunia Rizabani alias Icha, 36, oleh Christian Rudolf Tobing, 36. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku memang sudah berniat membunuh Icha.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, Rudolf sempat mencari informasi di internet, perihal membunuh orang. Selama tiga hari, hal itu dipelajari hingga eksekusi kepada Icha pun terlaksana.
“Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari,” kata Panji kepada wartawan, Senin (24/10).
Cara itu yang akhirnya dipakai Rudolf saat membunuh Icha. Korban tewas usai ditampar hingga dicekik oleh Rudolf. Cara membunuh dipelajari oleh Rudolf karena batal memakai jasa pembunuh bayaran.
“Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,” jelas Panji.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap pria inisial R, 36, pelaku pembunuhan perempuan inisial AYR, 36, yang jasadnya ditemukan di kolong Tol Becakayu, Pondok Gede, Bekasi. Dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku merupakan rekan kerja korban. Motif pelaku melakukan aksi nekatnya itu karena yang bersangkutan merasa sakit hati.
“Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, yang bersangkutan telah membunuh korban dengan motif tersangka sakit hati,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Jumat (21/10).
Menurut Kombes Hengki, aksi pembunuhan terjadi di sebuah apartemen di kawasan Pramuka, Jakarta Timur, pada Senin (17/10). Awalnya, korban dan tersangka berbincang membahas soal podcast. Namun saat obrolan berlanjut tiba-tiba keduanya cekcok mulut.
Korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka. Hingga akhirnya tersangka naik pitam dan langsung melakukan pembunuhan terhadap korban.
Awalnya, cekcok mulut. Korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka hingga naik pitam dan melakukan pembunuhan terhadap korban. (*)
batampos – Krisis air bersih kembali dialami warga di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Suplai air dari PT Moya ngadat sudah hampir sebulan ini. Untuk dapatkan air bersih mereka harus merogok kocek lebih dalam lagi untuk beli air galon isi ulang di luar wilayah tempat tinggal mereka.
“Sama sekali tak ngalir. Sudah mau sebulan ini. Sudah kami sampaikan keluhan mulai dari kelurahan, kecamatan, anggota dewan dan PT Moya sendiri tapi sampai sekarang masih ngadat,” ujar Burhan, warga Tanjunguncang.
Bowo warga lainnya menuturkan, sebelum ngadat total, air sempat hanya ngalir di malam hari dan itupun dengan volume yang sangat kecil. Warga pun masih maklum sebab bisa saja ada gangguan pipa dengan proyek pelebaran jalan di simpang Basecamp dan lain sebagainya.
Namun, warga mulai tak berdaya ketika pasokan air stop total. Mereka menjerit dan mengadu ke DPRD Kota Batam. Mereka berharap agar keluhan mereka Ini segara ditanggapi sebab air adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi setiap hari.
“Tolonglah masalah air ini masalah utama. Tidak bisa ditunda. Sudah cukup sengsara kami selama ini,” ujar Bowo.
Lurah Tanjunguncang Tengku Akbar mengakui persoalan yang dialami masyarakatnya itu. Dia sudah menyurati Pemko Batam dan juga DPRD Kota Batam untuk mendesak PT Moya untuk segera mengatasi persoalan krisis air bersih tersebut.
“Kami sendiri juga sudah menyampaikan ke PT Moya langsung. Semoga secepatnya ditanggapi,” ujar Tengku. (*)