Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. (ANTARA/HO-Kominfo Bangkalan)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mencegah Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron bepergian ke luar negeri. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan, Abdul Latif Amin Imron dicegah lantaran statusnya sebagai tersangka.
“Umumnya kalau ada pencekalan enggak mungkin kan di tingkat penyelidikan kita cekal, berarti sudah naik ke penyidikan sehingga ada upaya paksa di sana, upaya paksanya apa? Dilakukan penggeledahan dan penyitaan, sudah kita lakukan kan. Berarti statusnya udah penyidikan,” kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/10).
“Ya pasti kalau sudah ada penyidikan, sudah ada tersangkanya kan,” sambungnya.
Alex menyampaikan, kasus yang diduga melibatkan Abdul Latif Amin Imron terkait perkara suap jual beli jabatan serta pengadaan barang dan jasa (PBJ)
“Awalnya ada yang lapor terjadi jual beli jabatan, setelah didalami mungkin ada kegiatan PBJ. Kan bisa jadi. Ada terkait perizinan. Kan umumnya seperti itu,” ujar Alex.
Ditjen Imigrasi Kemenkumham sebelumnya melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Pencegahan itu dilakukan setelah pihak Imigrasi menerima surat permohonan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Abdul Latif Amin Imron dilakukan pencegahan ke luar negeri terhitung selama enam bulan. Diduga pencegahan ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang bergulir di KPK.
“Yang bersangkutan masuk daftar pencegahan atas usulan dari KPK, masa berlaku pencegahan 13 Oktober 2022 sampai dengan 13 April 2023,” kata Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh dikonfirmasi, Rabu (26/10).
Pencegahan ke luar negeri terhadap Abdul Latif Amin Imron sejalan dengan upaya paksa penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK di wilayah Pemerintah Kabupaten Bangkalan. KPK melakukan serangkaian upaya paksa penggeledahan di sejumlah tempat di Bangkalan.
Diduga penggeledahan itu terkait dugaan suap lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah pada Selasa (25/10).
Lembaga antirasuah belum memberikan informasi secara resmi terkait langkah penyidikan di Pemkab Bangkalan. Sebab, KPK baru akan menjelaskan informasi secara rinci saat upaya paksa penetapan dan penahanan tersangka. (*)
batampos- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jembatan II Dompak Tanjungpinang, Kamis (27/10) pagi. Dalam kecelakaan tersebut, seorang pengendara motor tewas.
Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang Kompol Reza Anugrah, mengatakan kecelakaan maut itu melibatkan mobil Toyota Kijang LGX BP 1573 BY dan motor Honda Scoopy BP 3963 IW.
Kecelakaan berawal saat mobil yang dikendarai PNS Pemprov Kepri, Niko Darmawan, 44 melaju dari arah Jembatan II Dompak ke arah Universitas UMRAH. Saat tiba di depan portal jembatan, melaju motor Scoopy yang dikendarai oleh honorer Pemprov Kepri yakni Rahmadhani, 34. “Saat korban menyalip mobil di depannya, ia membentur mobil hingga terjatuh,” ungkap Reza, Jumat (28/10/2022).
Saat itu, korban pengendara motor langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib (RSUD RAT) untuk mendapatkan perawatan. “Saat penanganan medis Rumah sakit, kondisi korban terus menurun. Lalu dinyatakan korban meninggal dunia,” jelas Reza.
Penyebab korban tewas, sambung Reza, diduga akibat benturan di kepala, saat korban jatuh ke aspal. “Diduga akibat benturan keras pada kepala,” tambahnya.
Saat ini, pengemudi mobil Kijang LGX Niko Darmawan masih menjalani pemeriksaan oleh anggota Satlantas Polresta Tanjungpinang. “Yang bersangkutan masih diperiksa terkait kecelakaan lalu lintas tersebut,” pungkasnya. (*)
batampos – Isu perubahan iklim (climate change) selalu santer di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama ( KKKS). Berbagai cara dilakukan untuk meminimalisir emisi karbon. Salah satunya dengan menanam pohon sebanyak mungkin, seperti yang dilakukan oleh Medco.
Foto: Fiska Juanda / Batam Pos. Perwakilan Medco Energy Climate Change Strategy, Firman Dermawan mempresentasikan kebijakan Medco terkait Low Carbon di Hotel Adimulia, Kamis (28/10/2022).
Perwakilan Medco Energy Climate Change Strategy, Firman Dermawan menyampaikan satu tahun ini sebanyak 59ribu pohon yang telah ditanam. Namun, pohon yang ditanam oleh Medco, diyakini memiliki kapasitas menyerap karbon yang cukup banyak.
“Ada jenis Meranti, kemiri, palem dan buah-buahan lainnya,” kata Firman, Kamis (28/10).
Ia mengatakan dengan menanam pohon sebanyak mungkin, dapat efektif mengurangi emisi karbon. Ia mengatakan iklim di Indonesia, dalam dikontrol melalui hutan.
“Indonesia ini kawasan hutan, makanya kami terus membantu melakukan kegiatan penghijauan. Penanaman pohon ini tidak berhenti disini saja, tapi terus ke depannya,” ungkap Firman.
Langkah yang dilakukan Medco ini, tidak terlepas dari data yang menyebutkan Indonesia ranking ke 12 dari 35 negara dengan resiko moralitas sangat tinggi.
Hal ini ditambah dengan berbagai fakta yang didapat Medco. Firman mengatakan dari pembicaraan dengan beberapa pihak, di Jawa Barat kehilangan 700 hektar akibat tenggelam jadi laut.
“The Paris Agreement, jadi titik tolak perubahan dunia. Pemerintah meningkat itu, kami pun berupaya membantu semaksimal mungkin,” ujarnya.
Firman mengakui Medco beroperasi di beberapa wilayah di Indonesia. Sehingga, pihak dari Medco melihat betapa pentingnya mitigasi risiko. Di tahun 2017 dan 2018, Medco sudah menentukan isu-isu apa yang jadi fokus salah satunya emisi gas rumah kaca.
“Kami terus berupaya mengurangi emisi saat produksi migas. Kami juga mengurangi gas keluar, dan saat ini sedang masa transisi ke energi rendah karbon seperti memberdayakan geothermal di Bali Timur dan Bali Barat,” tuturnya.
Segala upaya yang dilakukan Medco ini, tentunya dengan harapan mendukung program pemerintah penurunan emisi karbon di 2060.
Tidak hanya Medco, SKK Migas pun memulai komitmen untuk mengurangi emisi karbon. Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Syaifudin mengatakan bahwa ke depan energi dari fosil masih boleh, tapi harus bersih.
“Tentunya hal ini menjadi lebih menantang bagi investasi di bidang hulu migas,” ujar Syaifudin.
Konsep energi bersih ini, tentunya harus diadopsi setiap investor yang masuk ke Indonesia.
Selain itu, SKK Migas juga menargetkan penanaman pohon 1,7 juta setahun. Sampai saat ini sudah tercapai 70 persen.
Sr Manager Operation Engineering PHR, Erwin Sianturi mengatakan transisi energi adalah suatu keharusan. Saat ini, kata Erwin energi terbarukan masih perintis dan skala studi.
Berbagai cara dilakukan saat ini. Salah satunya menjadikan PLTS menjadi sumber daya operasional. Erwin mengatakan ada perencanaan 25 MegaWatt, dari kebutuhan PHR sebanyak 400 MegaWatt.
Kebutuhan sumber daya operasional ini di PHR itu, untuk memenuhi wilayah kerja sebanyak 175 kilometer persegi di 7 wilayah yakni Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pekanbaru dan Dumai.
Erwin mengatakan di Riau, paparan sinar mataharinya tidak terlalu tinggi seperti Jawa dan Bali. Namun, sangat bagus untuk PLTS.
“Tantangan yang kami hadapi adalah lahan. Sebab untuk 1 MegaWatt kami butuh 1 hektar. Namun, inilah bentuk komitmen kami akan transisi energi,” tuturnya. (*)
KESALAHAN frasa yang dibenarkan kadang menjadi hal yang dianggap biasa dalam karya sastra tetapi bukan berarti hal ini sengaja dilakukan untuk merusak pencitraan karya sastra.
Tentu sebuah karya sastra memiliki ikatan emosional yang sangat erat dengan karakter penulisnya sehingga apa yang disajikan bisa tertangkap atau dimaknai sebagai cerminan karakter gaya sastra dan sering diistilahkan dengan aliran sastra seorang penulis.
Dalam perjalanan dan perkembangannya, semarak kehidupan sastra memiliki dimensi yang kadang dianggap napas budaya pada masa kini. Hanya saja, kalau kita mau jujur seberapa banyak sastra ini dapat memberikan kontribusi bagi eksistensi lokalitas budaya? Sangat sulit mengukurnya secara objektif.
Karya sastra tidak lagi dianggap sebagai embrio budaya yang nilai ukurnya berbanding lurus dengan esensi nilai-nilai etika dan estetika.
Jika kita melihat atau membaca di beberapa media sosial, kata sering ditulis dengan nyastra. Hal ini tentunya bermakna ambigu dalam perbendaharaan kata baku pada tata bahasa dan masih banyak kata lain yang merusak kaidah tata bahasa (secara gramatikal).
Disadari atau tidak, pengucapan lisan dari kata-kata yang dianggap sebagai sebuah kesalahan frasa dibiarkan menjadi sebuah fenomena istilah (dianggap unik).
Harus kita akui, sebagian besar pegiat sastra dalam melahirkan karya-karyanya berjalan secara alamiah tanpa teori linguistik secara formal.
Persoalannya, kita seakan terjebak oleh sebuah situasional yang merupakan proses dinamika zaman. Sementara nilai-nilai dasar budaya dianggap sebagai sebuah kelenturan yang merupakan eksistensi tidak tertulis, substansi normatif budaya yang tertulis dalam produk hukum atau sejenisnya hanyalah sebuah kumpulan kata-kata yang begitu gampang direduksi dengan perkembangan masa atau era.
Di satu sisi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi imbas dari tuntutan era kemajuan sedangkan ilmu budaya sering dimaknai dengan sebuah perubahan metafisik yang harus diseimbangkan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sastra adalah sebuah dinamika estetika yang tentunya juga mampu membaca perubahan zaman sebagaimana pandangan masyarakat secara umum yang masih menganggap bahasa sastra adalah bahasa keindahan yang tak kalah jika dibandingkan dengan literasi filsafat.
Hanya saja, antara sastra dan filsafat, dengan konteks kebenaran pikiran, sering disalahgunakan untuk komoditas lain, contohnya untuk kepentingan politik. Artinya, riwayat sastra juga membawa sebuah revolusi dalam perubahan-perubahan masa.
Polemik masyarakat yang berjalan secara seleksi alam untuk menciptakan situasi dan kondisi perubahan akan memunculkan pemikiran-pemikiran baru, tentunya juga berimbas pada iklim sastra.
Resonansi budaya dengan dimensi ruang yang tak terbatas, meski ada banyak lokalitas budaya yang harus dipertahankan, tanpa disadari juga membuka ruang gerak sastra yang lebih kontemplatif. Hal ini karena secara normatif sastra tidak memiliki aspek legalitas formal yang bisa menjangkau perubahan dalam sruktur sosial dan budaya.
Secara fakta, yang terjadi pada semarak kehidupan sastra saat ini berlangsung secara alamiah. Artinya, akibat kondisi dan situasi yang terjadi, termasuk ada masa pandemi yang dialami masyarakat, sangat terbuka pegiat sastra untuk lebih mendorong karya sastra dengan cara membuka konsep pemikiran (kontemplasi) seluas-luasnya hingga memunculkan karya-karya sastra yang absurd (tidak masuk akal atau keluar dari akarnya).
Sebaliknya, ribuan bahkan ratusan ribu karya sastra, meski ada yang melalui dengan cara seleksi alam, bukan berarti dapat diambil sebagai sebuah tolok ukur yang objektif.
Terlepas dari berbagai sudut pandang yang mengemuka dalam argumen-argumen marjinal sastra, sangat sedikit yang berorientasi nilai-nilai masyarakat. Hal ini karena kritik sastra berjalan stagnasi (tidak jalan).
Persoalannya, karena akan muncul pertanyaan, siapakah yang berhak memberikan kritik sastra? Sebetulnya kalau melihat dari dimensi lain, meski kegiatan lomba yang sifatnya kurang objektif, bisa juga dikatakan juga sebagai sebuah kritik, yang metodenya melalui proses seleksi. Fakta lain, masyarakat kita sangat rendah dalam apresiasi nilai-nilai sastra.
Dalam beberapa abad silam, kita pernah mendengar tentang cerita-cerita sastra yang selalu dilatar-belakangi oleh nilai-nilai budaya. Saat ini kadang menjadi analog politik, karena terjadi perubahan makna tentang peran karakter masyarakat.
Sehingga, apa yang terjadi pada masa kini adalah sebuah perubahan manusia sebagai entitas (wujud) dalam membaca peradaban baru. Kecenderungan masyarakat, yang lebih cenderung pada pemikiran kapitalis, meninggalkan teks dan prinsip dalam berbahasa yang kemudian dianggap jalan pintas untuk kemajuan sastra, meski ini bukanlah tujuan yang sesungguhnya dari penjagaan eksistensi sastra dan budaya.
Menyimak serta menyoal perkembangan semarak kehidupan sastra, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Fenomena serta fakta yang berlangsung secara alamiah, ada persoalan akar budaya yang harus menjadi sumber relevansi mengikat.
Tidak hanya dibiarkan menjadi tanggung jawab masyarakat secara sosial, di sini peran birokrasi juga dibutuhkan, terutama yang membidangi aspek budaya dan bahasa.
Penjagaan norma objektif literasi, linguistik, serta riwayat sejarah sangat penting untuk tetap mempertahankan nilai-nilai potensi budaya dalam kerangka membangun bingkai kebangsaan.
Ada banyak bahasa daerah yang secara turun-temurun tetap terpelihara tetapi tidak berbanding lurus dengan eksistensi nilai-nilai etika yang telah tercatat dalam riwayat sejarah. Ini yang menjadi tidak elegan, jika memaknai dengan terjadinya sastra absurd.
Kita harus akui, bahwa saat ini kita sudah berada dan memasuki era yang penuh dengan dinamika perubahan, termasuk perubahan iklim sosial yang begitu cepat. Tentunya dibutuhkan pemahaman yang bisa menetralisir apa yang dikatakan sebagai peradaban baru.
Kalau hal ini bisa dilakukan lewat sastra, kenapa harus kita biarkan terkikis oleh perubahan ini? Pastinya ada nilai-nilai moral mendalam yang masih dimiliki oleh beberapa kelompok atau orang per orang, untuk menjawab tantangan miris dari pihak luar atau bangsa lain. (*)
Oleh: Vito Prasetyo *) Penulis adalah pegiat sastra dan peminat bahasa yang bergiat di dunia penulisan sejak 1983. Posel: [email protected].
batampos – Sejumlah karyawan dan mantan karyawan Rumah Sakit Haji Jakarta mendatangi kantor Kementerian Agama (Kemenag). Mereka melakukan protes atas beberapa persoalan yang terjadi. Seperti pesangon puluhan karyawan yang belum dibayar, maupun BPJS Ketenagakerjaan yang menunggak sejak Maret 2020.
Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie menegaskan, persoalan yang dialami karyawan Rumah Sakit Haji menjadi perhatian Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, dalam waktu dekat Menag akan memanggil Dewan Komisaris beserta jajaran Direksi dan Manajemen Rumah Sakit l Haji untuk membahas solusi atas persoalan tersebut.
“Menag sangat berempati terhadap persoalan yang dialami karyawan dan mantan karyawan RS Haji. Keberpihakan Gus Men untuk menyelesaikan hak-hak karyawan dan mantan karyawan tidak perlu diragukan,” kata Anna di Jakarta, Jumat (28/10).
“Kementerian Agama akan segera memanggil Dewan Komisaris, Direksi, dan Manajemen Rumah Sakit Haji untuk membahas langkah pemenuhan hak-hak karyawan dan mantan karyawan,” sambungnya.
Kementerian Agama, lanjut Anna, juga akan melakukan perombakan pengurus dan manajemen perusahaan. Hal itu perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan kinerja RS Haji. (*)
Ganjar Pranowo dan F.X. Rudyatmo setelah memberikan klarifikasi ke DPP PDIP pada Senin (24/10) dan Rabu (26/10). (MIFTAHULHAYAT-FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
batampos – PDIP menjatuhkan sanksi bagi kader yang berbicara tentang pencalonan presiden. Termasuk kepada Ganjar Pranowo yang menyatakan siap menjadi capres. Dalam berbagai survei, elektabilitas gubernur Jawa Tengah itu terbilang tinggi. Hampir selalu masuk tiga besar.
Dalam analisis pengamat politik Ujang Komarudin, Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP ingin mendisiplinkan para kader yang bermanuver agar tidak ada yang menyepelekan aturan partai.
Dengan pemberian sanksi, diharapkan tidak ada kader yang meremehkan keputusan partai. ”Ini upaya Megawati menjaga marwah partai,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (27/10).
Apalagi, kata dia, Megawati pernah mengeluarkan instruksi partai agar tidak ada kader yang berbicara soal capres. Juga tidak merespons terkait dengan pencalonan presiden dan wakil presiden.
Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu mengatakan, manuver-manuver politik kader terkait dengan capres akan memecah belah partai. Aksi saling dukung antara pendukung Ganjar dan Puan Maharani justru disebut akan memperlemah kesolidan partai. Nah, Megawati tentu mencermati semua pergerakan anak buahnya. ”Dengan sanksi itu, tidak boleh ada lagi yang berbicara tentang capres dan melakukan manuver,” tegasnya.
Lantas, siapa yang bakal diusung PDIP sebagai capres? Dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu menyatakan, Puan masih berpeluang besar menjadi capres. ”Puan adalah trah Soekarno. Maka, akan rugi kalau tidak mengusung Puan,” kata Ujang.
Selain karena putri mahkota, sinyal yang menunjukkan bahwa Puan akan diusung menjadi capres adalah pada rakernas PDIP lalu Megawati menunjuk Puan untuk melakukan safari politik ke para ketua umum partai lain. Puan menjadi wakil Megawati dalam melakukan komunikasi politik dengan petinggi partai lain.
Bukan hanya itu, saat konsolidasi partai di Jawa Tengah yang dihadiri Puan, PDIP sengaja tidak mengundang Ganjar. Padahal, Ganjar merupakan kepala daerah di wilayah itu. Ujang memprediksi PDIP tetap mengusung Puan. Meski, kondisi politik akan sangat dinamis.
Terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, penentuan capres merupakan kewenangan penuh Megawati. Hal itu merupakan keputusan kongres Bali pada 2019. Jadi, tidak boleh ada kader yang berbicara tentang capres dan cawapres. Pihaknya akan menindak tegas para kader yang melanggar keputusan partai.
Hasto menuturkan, pendisiplinan merupakan upaya untuk merawat para kader. Dia mengibaratkan partai seperti gerbong kereta api. ”Ada yang menganalogikan PDI Perjuangan bagaikan rangkaian gerbong kereta api dengan lokomotifnya untuk membawa Indonesia Raya kita,” kata Hasto.
Berkaitan dengan Pilpres 2024, rangkaian gerbong dipimpin sebuah lokomotif yang berada di bawah kendali Megawati Soekarnoputri. Lokomotif itu bergerak dalam fundamen kehidupan berbangsa dan bernegara. Mereka juga harus bergerak di rel yang sama sehingga kereta bisa berjalan dengan baik.
Menurut dia, pendisiplinan merupakan upaya partai agar para kader dalam gerbong itu tetap berjalan di rel yang sama. Hasto mengatakan, pihaknya akan terus membangun disiplin kader untuk menjaga marwah partai. (*)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu dengan tujuh mantan kapolri. (Mabes Polri untuk JawaPos.com)
batampos – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kepada seluruh mantan Kapolri yang telah memberikan dukungan kepada generasi penerusnya. Supaya bisa terus membawa institusi Polri menjadi lebih baik lagi.
Para Purnawirawan Jenderal tersebut menyambangi Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/10). Mereka memberikan masukan, dukungan dan pokok-pokok pemikiran kepada Kapolri dan pejabat utama untuk institusi Polri.
“Terima kasih pak atas dukungan moril pada kami semua. Dan kami adik-adik bapak sangat senang, yang tentunya akan memperkaya kami dalam melakukan langkah-langkah kebijakan baik jangka pendek ataupun jangka menengah,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat, (28/10).
Menurut Sigit, saat ini dirinya beserta jajaran Polri telah menyiapkan strategi-strategi untuk terus membawa Korps Bhayangkara menjadi lebih baik lagi. Semua langkah itu dilakukan demi kecintaan dan kebaikan terhadap institusi.
Lebih lanjut Sigit menjelaskan. hal itu dilakukan dengan mendengarkan dan menyerap seluruh aspirasi dari berbagai pihak. Tujuannya jelas, demi mewujudkan sosok polisi yang diharapkan dan dicintai oleh seluruh masyarakat.
Dengan ditambah dukungan moril dari Purnawirawan Jenderal, Sigit meyakini bahwa pada akhir tahun Polri akan mendapat meraih kembali tingkat kepercayaan publik. Itu bukan hal yang mustahil karena sebelumnya lembaga survei pernah menempatkan Polri sebagai salah satu lembaga yang paling dipercaya masyarakat.
“Dan harapan kami, akhir tahun kita bisa segera angkat. Yang kita bisa segera lakukan adalah mendengarkan apa yang sekarang ini masih dirasakan masyarakat menjadi hal-hal yang harus kami perbaiki. Itu yang terus kami lakukan supaya posisi Polri bisa kembali seperti sebelumnya,” ujar Sigit.
Sigit menegaskan akan menyampaikan kepada seluruh jajaran Polri. Baik pejabat utama, Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek, soal adanya dukungan moril dari para senior yang masih peduli dan mencintai organisasi Polri.
“Seluruh pejabat utama, seluruh Kapolda yang tentunya nanti akan kami sampaikan dan sampai dengan tingkat Polsek bahwa masih ada senior senior kami di PP Polri yang sangat peduli dan tentunya selalu menjaga institusi Polri,” ucap Sigit.
Sementara itu, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri meyakini bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu meraih lagi tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap institusi Polri.
“Insya Allah dengan apa yang disampaikan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) tadi bahwa langkah konkret sedang dilaksanakan oleh Polri di seluruh Indonesia. Mulai dari Mabes Polri hingga tingkat Polsek,” ucap Bambang.
Menurutnya, para mantan Kapolri sangat mendukung penuh dan siap memberikan masukan kepada generasi penerus Korps Bhayangkara untuk mengimplementasikan komitmen yang dilakukan.
“Kami para purnawirawan Polri menyampaikan, tolong masyarakat bisa memberikan support sepenuhnya kembali pada Polri untuk menjalankan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden,” tutur Bambang.
Mantan Kapolri lainnya, Jenderal (Purn) Tan Sri Da’i Bachtiar juga begitu. Sebab, saat bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan pejabat utama Mabes Polri lainnya, dia mendapatkan paparan soal langkah konkret untuk mengimplementasikan arahan dari Presiden Jokowi terhadap institusi Polri.
“Kami pun mengikuti, bahwa perhatian yang cukup besar dari pimpinan tertinggi Polri yaitu bapak Presiden harus dijadikan acuan untuk segera dijabarkan atau diimplementasikan di lapangan. Dan kami sudah mendengar, apa yang telah dan akan dilakukan oleh Polri sebagai bentuk implementasi dari arahan dari bapak Presiden,” papar Da’i Bachtiar.
Lebih dalam Da’i mengungkapkan bahwa para mantan Kapolri pada masanya juga telah menyampaikan dukungan, pokok pikiran, hingga masukan kepada generasi penerus di Polri untuk tindaklanjuti instruksi Presiden.
“Sehingga apa yang kita diskusikan bersama tadi, semoga melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Polri saat ini. Dan dari pandangan kami melihat, Insya Allah apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolri bahwa pada akhir tahun ini semua arahan Bapak Presiden dapat diimplementasikan,” imbuh Da’i.
Adapun para mantan Kapolri yang hadir dalam memberikan dukungan moril tersebut adalah:
1. Jenderal Pol (P) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri.
2. Jenderal Pol (P) Drs. Roesmanhadi.
3. Jenderal Pol (P) Drs. Chaerudin Ismail.
4. Jenderal Pol (P) Prof. Dr. Tan Sri Dai Bachtiar, A.O.
batampos – Peringatan hari sumpah pemuda oleh Pemrov Kepri di Tanjungpinang mengusung serangkaian acara dalam festival sumpah pemuda yang dihelat di Jalan Merdeka, Kawasan Kota Lama. Terdapat sejumlah perlombaan dan penampilan yang melibatkan para siswa dan mahasiswa selaku pemuda.
Pembukaan festival sumpah pemuda di Jalan Merdeka, Kawasan Kota Lama, Tanjungpinang, Jumat (28/10/2022). F. Peri Irawan/Batam Pos
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan peringatan hari sumpah pemuda di Kepri tahun 2022 ini mengusung tema khusus yaitu merdeka berkreasi.
Terdapat beberapa kegiatan yang dipusatkan di Jalan Merdeka dan Kawasan Kota Lama, seperti pameran foto pemuda Kepri dari masa ke masa.
“Orang yang berdiri di sini adalah pemuda masa lalu yang sudah berproses melalui organisasi yang digeluti di masa lalu, makanya kita pamerkan foto hari ini untuk memberikan semangat,” kata Ansar di Jalan Merdeka, (28/10).
Kemudian juga diadakan festival UMKM, terdapat kreasi kuliner yang dihasilkan para pemuda, juga terdapat lomba menggambar yang diikuti oleh anak-anak di sepanjang Jalan Merdeka. Terdapat perlombaan tik tok yang menampilkan kebudayaan, lomba foto dan video.
“Saat malam puncak di malam hari nanti akan ada penampilan 3 artis KDI untuk menghibur masyarakat yang hadir,” sebut Ansar.
Ansar menyebutkan kegiatan itu sengata dibuat meriah, sebab selama dua tahun kemarin tidak bisa terlaksana akibat pandemi covid-19.
Usai pagelaran itu, kata Ansar akan dilakukan evaluasi rencananya akan dijadikan kalender tahunan pariwisata dengan kemasan yang lebih menarik. Kawasan itu juga akan terus dikemas sehingga menjadi lebih rapi.
“Seperti kabel-kabel yang banyak kemarin ternyata bisa kita rapikan,” ucapnya
Semoga Kepri terus menjadi daerah kebanggaan masyarakat dan Tanjungpinang sebagai ibu kota bisa menjadi percontohan berbagai aktivitas kemasyarakatan dan pemuda.
“Semangat memperingati sumpah pemuda, pemuda maju, pemuda sukses ke depannya,” pesan Ansar. (*)
batampos – Lembagat Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV pada 30 Oktober 2022 besok. Mubes ini direncanakan akan dibuka langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Ketua LAM Kepri, Abdul Razak (kiri) bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Ketua LAM Provinsi Kepri, Abdul Razak mengatakan, Mubes LAM akan dilaksanakan di Aula Wan Sri Beni atau Aula Kantor Gubernur Kepri, di Dompak untuk memilih kepengurusan periode 2022-2027.
Dijelaskan Abdul Razak, terdapat 10 peserta yang memiliki hak suara pada Mubes. Mereka adalah utusan dari LAM Kabupaten Kota di Kepri. Selain itu juga ada Dewan Kehormatan dan Hulu Balang LAM.
“Tentu kita berharap, semua yang memiliki hak suara datang dalam Mubes itu nanti,” kata Abdul Razak, Jumat (28/10/2022).
Sebelum pemilihan Ketua LAM Provinsi Kepri priode 2022-2027, lanjut Abdul Razak tentu ada serangkaian proses yang tidak boleh ditinggalkan. Seperti penyampaian laporan kepengurusan, laporan keuangan, dan pembahasan AD ART.
“Ada atau tidaknya perubahan AD ART LAM Provinsi Kepri tergantung hasil Mubes. Selain itu juga akan dibahas rekomendasi untuk kerja LAM Provinsi Kepri ke depan,” paparnya.
Sebagian utusan dari Natuna dan Anambas, saat ini sudah berada di Tanjungpinang. Sedangkan utusan dari LAM Kabupaten Kota lainnya, besok dijadwalkan akan bergabung.
“Kita menempatkan mereka di Hotel Laguna atau Nite & Day di Jalan Bintan, Tanjungpinang. Semoga Mubes ke-IV nanti menghasilkan rencana-rencana kerja bagi LAM Provinsi Kepri ke depan,” tutup Abdul Razak. (*)
batampos – Chery, sebuah brand otomotif yang kini memposisikan diri sebagai produsen kendaraan premium, terus mempersiapkan diri menuju peluncuran perdananya di Indonesia yang akan menghadirkan TIGGO 8 PRO dan TIGGO 7 PRO yang diyakini mampu menarik perhatian besar konsumen premium pecinta SUV. Selain keunggulan teknologi pada fitur dan tampilannya yang fashionable, produk-produk Chery juga memiliki USP dari sisi layanan purnajual yang salah satunya akan diperkuat melalui program garansi. Salah satu program garansi yang akan ditawarkan Chery kepada konsumennya adalah program garansi mesin 10 tahun atau 1.000.000 km. Dengan program tersebut, Chery menjadi perusahaan otomotif pertama di Indonesia yang memperkenalkan garansi jaminan pemeriksaan perfoma kendaraan dengan durasi terpanjang.
Program ini lahir dari keyakinan Chery terhadap kualitas mesin yang dikembangkan sendiri oleh Chery secara teliti dan rinci, “Salah satu kekuatan Chery adalah adanya tim riset dan pengembangan (R&D) yang mampu mengembangkan sendiri teknologi mesin untuk produk-produk Chery, sehingga performa kendaraan menjadi bertenaga dan memiliki durabilitas yang tinggi. Sebagai brand otomotif yang menghadirkan produk premium, garansi mesin 10 tahun atau 1.000.000 km ini merupakan salah satu bentuk layanan premium yang ingin kami berikan kepada konsumen kami,” Tao Yong, President Director of PT Chery Sales Indonesia.
Adanya program garansi 10 tahun atau 1.000.000 km juga ingin menunjukkan bahwa Chery hadir dengan produk yang value for money, sehingga tidak hanya memberikan rasa bangga untuk dimiliki, tetapi juga benar-benar mendukung produktivitas dari sisi fungsional dan lifestyle.
Untuk melayani konsumennya di Indonesia, Chery juga akan memberikan layanan 6 Star yang terbagi dalam dua tipe, yaitu basic dan exclusive. Layanan 6 Star Exclusive meliputi Home Service, pelayanan pengantaran unit mobil ke rumah; Worry Free Service yang merupakan layanan dimana customer tak perlu khawatir setelah melakukan servis akan mendapatkan kendaraan dalam kondisi baik dan bersih; dan 24 jam Emergency Service, pelayanan gawat darurat 24 jam yang mampu melayani konsumen Chery dalam menghadapi kendala yang terjadi pada mobil. Layanan 6 Star Basic meliputi Active Service, sebuah pelayanan pengingat bagi konsumen untuk melakukan perawatan berkala; Heartwarming Service, pelayanan untuk konsumen dengan keramah-tamahan dari Chery dalam melayani konsumen. Chery juga memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin servis kendaraan di bengkel resmi Chery lebih efisien melalui Online Booking. Untuk ke depannya, PT Chery Sales Indonesia akan membuat program Customer Membership dan Customer Privilege untuk memantapkan pelayanan kepada konsumen di Indonesia.
###
Tentang Chery:
Chery adalah sebuah merek otomotif global dengan hasil inovasi dan teknologinya yang dinamakan “Technological Chery”. Kekuatan Chery terletak pada tim riset dan pengembangannya (R&D) yang kini terdiri dari 5.500 orang yang tersebar di enam pusat R&D di Amerika Utara, Eropa, dan Shanghai. Chery merupakan perusahaan mobil China yang pertama kali melakukan ekspor kendaraan, suku cadang CKD, mesin, dan teknologi, serta peralatan manufaktur kendaraan. Hingga kini, Chery telah melakukan ekspor kepada lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, memiliki 10 pabrik di luar wilayah China, serta 1.500 dealer dan outlet yang melayani 10 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk 1,9 juta pengguna di luar China. Dengan kekuatan produksi dan jangkauannya tersebut, Chery mampu menempati peringkat pertama dalam jumlah mobil penumpang yang diekspor dari China selama 19 tahun berturut-turut.