Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6721

Terbukti Lakukan Kekerasan di Sekolah, Anggota Polda Kepri Hanya Divonis 1 Bulan

0
WhatsApp Image 2021 11 19 at 11.23.45 1 e1638545426434
Ilustrasi: Orangtua korban dugaan kekerasan di SMK Dirgantara Batam saat mendatangi Polda Kepri.

batampos – Erwin Depari, polisi aktif di Polda Kepri dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Rabu (9/11). Pria berpangkat Aiptu ini pun dijatuhi hukuman 1 bulan penjara karena dinilai terbukti melakukan kekerasan terhadap siswa SPN Dirgantara Batam. Hukuman ini lebih ringan 7 bulan dari 8 bulan tuntutan jaksa penuntut umum Abdullah.

Vonis hukuman terhadap Erwin dibacakan oleh majelis hakim yang dipimpin hakim Jeily didampingi dua hakim anggota. Dalam vonis, hakim Jeily mengatakan sependapat dengan JPU, yang mana terdakwa Erwin terbukti bersalah melanggar dakwaan Subsidair Pasal 80 Jo Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan unsur “setiap org dilarang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”.

Terbuktinya perbuatan terdakwa bersalah, disimpulkan dari fakta-fakta dipersidangan. Mulai dari barang bukti, keterangan saksi hingga terdakwa.

“Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Erwin Depari dengan 1 bulan penjara serta denda Rp 70 juta, yang apabila tak dibayar ganti satu bulan kurungan,” jelas Jeily.

Baca Juga: Gelper Beroperasi Lagi, Kapolres: Akan Kami Tindak dan Sikat Seluruh Bentuk Perjudian

Tidak hanya itu, terdakwa Erwin Depari juga diwajibkan membayar restitusi kepada keluarga korban sebesar Rp 14.694.900. Restitusi itu wajib dibayar dalam kurun waktu 14 hari terhitung sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap (Inchra).

Atas putusan itu, terdakwa Erwin Depari yang didampingi kuasa hukum menyatakan pikir-pikir. Begitu dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdullah, yang langsung pikir-pikir karena vonis lebih ringan dari tuntutan.

Meski dinyatakan bersalah dan vonis 1 bulan, majelis hakim tak memerintah Erwin Depari yang tidak ditahan untuk langsung ditahan.

Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra mengatakan pihaknya masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim. Alasannya, akan berkoordinasi dengan Kejati Kepri, karena perkara tersebut adalah perkara Kejati Kepri.

“Kami masih pikir-pikir, akan berkoordinasi dengan Kejati,” sebut Riki.

Baca Juga: Belasan Ribu Berkas Lamaran Masuk Pada Kegiatan Job Fair 2022

Diketahui, Aiptu Erwin Depari, anggota polisi aktif Polda Kepulauan Riau (Kepri), yang menjabat sebagai pembina di SPN Dirgantara Batam, menjadi tersangka kasus penganiayaan setelah sejumlah orang tua siswa di sekolah tersebut membuat laporan ke Mapolda Kepri.

Erwin Depari ditetapkan sebagai tersangka sudah melalui proses penyelidikan yang cukup panjang dan sesuai prosedur yang berlaku. Penyidik juga telah memeriksa belasan saksi yang terdiri dari saksi ahli, saksi dari psikologi dan 5 orang korban.

Dalam kasus ini, sebanyak 9 orang siswa diduga menjadi korban kekerasan di SMK SPN Dirgantara Batam. Kasus tersebut dilaporkan dan teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP-B/138/XI/2021/SPKT-Kepri. LP itu dibuat pada 19 November 2021 lalu.

Kasus serupa pernah heboh pada tahun 2018 lalu, hanya saja tidak ada ketegasan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait hal ini.

Kini kasus tersebut kembali terjadi usai beredar foto siswa yang diborgol, dirantai pada lehernya serta diikat di ranjang tempat tidur sehingga kasus tersebut mencuat dan dilaporkan oleh sejumlah orang tua siswa ke Mapolda Kepri.

Dalam dakwaan jaksa, Erwin dijerat dengan dakwaan Subsidair Pasal 80 Jo Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 ttg Perlindungan Anak dgn unsur “setiap org dilarang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”. Atau dakwaan Primair Pasal 80 Jo Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 ttg Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, dgn unsur “telah melakukan beberapa kejahatan, setiap org dilarang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”. Erwin juga tidak di tahan, karena ancaman hukuman dalam pasal yang didakwakan dibawah 5 tahun. (*)

 

 

 

Reporter : Yashinta

RUU KUHP, Pasal Penyerangan Martabat Presiden Alami Perubahan

0
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Hiariej, menyebut penjelasan pasal 278 mengenai penyerangan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden dalam naskah RUU tentang Kitab Hukum Pidana (RUU KUHP) versi 9 November mengalami perubahan. (Antara)

batampos – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Hiariej, menyebut penjelasan pasal 278 mengenai penyerangan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden dalam naskah RUU tentang Kitab Hukum Pidana (RUU KUHP) versi 9 November mengalami perubahan.

Hal itu dia katakan usai menyerahkan naskah RUU KUHP hasil dialog publik dan sosialisasi itu kepada Komisi III DPR dalam rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

“Ya, kami tambahkan di naskah terbaru,” kata dia.

Ia mengatakan, perubahan dalam pasal penyerangan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden tersebut berupa tambahan penjelasan, di antaranya penjelasan bahwa penyerangan harkat dan martabat yang dimaksudkan adalah menista atau memfitnah.

Kemudian, kata dia, dalam pasal 278 draf RUU KUHP teranyar itu dikatakan pula pasal itu tidak dimaksudkan menghalangi kebebasan berpendapat, maupun berdemokrasi dan berekspresi, sehingga di dalam penjelasan itu, ujarnya lagi, pemerintah ingin menyatakan bahwa unjuk rasa itu tidak menjadi persoalan ataupun masalah.

“Makanya mengapa kita membunyikan, kalau dia menyampaikan ekspresi atau pendapat itu dalam bentuk unjuk rasa sesuatu yang tidak ada masalah, begitu,” ujarnya.

Ia pun mengaku terbuka terhadap masukan anggota Komisi III DPR terkait pasal-pasal di dalam naskas RUU KUHP yang diserahkan pihaknya hari ini agar dimasukkan ke dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) untuk ditindaklanjuti dalam agenda pembahasan pada 21 dan 22 November mendatang.

“Tadi usulan dari Pak Taufik Basari tadi ada penambahan lagi beberapa hal untuk mencegah jangan sampai ada multi interpretasi,” kata dia.

Sebelumnya dalam raker, anggota Komisi III DPR, Taufik Basari menyampaikan masukannya agar pasal mengenai penyerangan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden dalam naskah RUU KUHP dibatasi yakni menyangkut bentuk fitnah.

“Supaya tidak meluas lagi tafsirnya, maka saya mengusulkan agar yang dimaksud dengan menyerang harkat dan martabat presiden ini kita batasi dengan bentuk fitnah yaitu tuduhan yang diketahuinya tidak benar,” katanya.

Menurut Basari pembatasan dalam pasal tersebut diperlukan guna menjaga marwah negara demokrasi, serta mencegah agar tidak dipergunakan sewenang-wenang oleh pemerintah yang otoritarian.

“Hal yang sama juga terkait dengan pasal yang mengatur tentang penghinaan terhadap pemerintah dan penghinaan terhadap kekuasaan umum dan oleh karena itu ini pun kita batasi bahwa yang dimaksud penghinaan adalah perbuatan berupa fitnah,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan batasan penjelasan yang objektif dalam pasal tersebut agar lebih terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi biar jelas dan pembuktiannya pun juga objektif, kalau penghinaan kan subjektif, ya,” kata dia. (*)

Reporter: JP Group

Berikut Daftar Obat yang Dimusnahkan BPOM Karena Tercemar EG dan DEG

0
Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, dari penelusuran tersebut, diperoleh informasi bahwa pelarut itu juga digunakan di beberapa industri farmasi lain. (dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan daftar produsen obat dan industri yang menggunakan bahan baku pelarut Propilena Glikol yang tercemar Etilena Glikol dan Dietilena Gkikol (EG dan DEG) sebagai senyawa pemicu gagal ginjal akut pada anak. BPOM menarik obat dan memusnahkam obat-obatan tersebut.

BPOM menemukan industri farmasi yang tidak memenuhi syarat, yaitu PT YF, PT Universal Pharmaceutical Industries (PT UPI), dan PT Afi Farma (PT AF) yang sebelumnya telah diumumkan.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan dari penelusuran tersebut, diperoleh informasi bahwa pelarut itu juga digunakan di beberapa industri farmasi lain.

Penny juga mengatakan, BPOM segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan sampling dan pengujian produk jadi dan bahan baku pelarut dari industri farmasi tersebut, yaitu PT Ciubros Farma (PT CF) dan PT Samco Farma (PT SF).

Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan adanya cemaran EG dan DEG yang melebihi ambang batas dalam produk jadi dari kedua industri farmasi tersebut. Kepada PT CF dan PT SF, BPOM memerintahkan penarikan obat sirop dari peredaran di seluruh Indonesia dan pemusnahan terhadap seluruh bets produk sirup obat yang mengandung cemaran EG dan DEG melebihi ambang batas, serta larangan produksi dan distribusi seluruh sirup obat dari kedua industry farmasi tersebut.

Berikut obat sirop yang produksi PT CF lalu ditarik dan dimusnahkan:

1. Citomol (obat demam), bentuk sediaan sirup kemasan dus, botol plastik @60 mL dengan nomor izin edar DBL9304003837A1.

2. Citoprim (antibiotik), bentuk sediaan suspensi kemasan dus, botol plastic @60 mL dengan nomor izin edar DKL9604004633A1.

Berikut obat sirop yang produksi PT SF yang ditarik dan dimusnahkan. Apa saja?

1. Samcodryl (obat batuk), bentuk sediaan sirup kemasan dus, botol plastik @60 ml dan @120 ml dengan nomor izin edar DTL8821904637A1.

2. Samconal (obat demam), bentuk sediaan sirup kemasan dus, botol plastik @60 ml dengan nomor izin edar DBL8821905137A1.

Penarikan mencakup seluruh gerai, antara lain PBF, Instalasi Farmasi Pemerintah, Apotek, Instalasi Farmasi Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, Toko Obat, dan praktik mandiri tenaga kesehatan. Pemusnahan semua persediaan obat dilakukan dengan disaksikan oleh Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM dengan membuat Berita Acara Pemusnahan.

“Di samping pemberian sanksi administratif, BPOM akan melakukan pendalaman terhadap potensi pelanggaran hukum lainnya,” kata Penny.

Apa itu Propilena Glikol?

Adalah pelarut atau salah satu bentuk produk turunan alkohol seperti halnya EG dan DEG. Propilena Glikol memiliki sifat fisika (bentuk dan tampilan) dan kimia yang sama dengan EG dan DEG serta dapat berfungsi sebagai pelarut, namun memiliki toksisitas yang sangat berbeda. EG dan DEG memiliki efek lebih berbahaya dibanding Propilena Glikol.

Ambang batas aman cemaran EG dan DEG pada bahan baku Propilena Glikol telah ditetapkan kurang dari 0,1 persen. Dan ambang batas aman atau Tolerable Daily Intake (TDI) untuk cemaran EG dan DEG pada obat sirop tidak melebihi 0,5 mg/kg berat badan per hari. (*)

Reporter: JP Group

Covid-19 Varian XBB Terkonfirmasi di Kepri

0
Kadiskes Kepri M Bisri e1631265651785 955x500 1
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Varian XBB terkonfirmasi ada di Kepri. Varian ini merupakan kelas baru di Covid-19 jenis Omicron. Varian ini termasuk dalam jejeran BQ.1.1, BQ.1, BQ.1.3, dan BA.2.3.20.

Virus XBB diklaim merupakan versi hibrida dari dua jenis BA.2 bentuk Omicron. “Sebelum terakhir sudah beredar di Kepri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. Mohammad Bisri, Rabu (9/11).

Ia mengatakan naiknya kasus Covid-19 hingga 300 persen, salah satunya disebabkan oleh varian baru XBB. Sebab, penularannya cukup tinggi.

“Sebulan ini di Kepri itu, ada XBB, ada Omicron BA.2,” ungkap Bisri.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang

Saat ditanya seberapa bahaya XBB ini? Bisri mengatakan semua varian virus Covid-19 karakteristiknya hampir sama. Hanya saja, bagi yang sudah mendapatkan vaksin atau pernah positif, varian baru ini tidak terlalu berbahaya.

Namun, bagi yang belum pernah positif dan vaksin. Varian baru ini cukup berbahaya. “Dampaknya beda, antara yang sudah vaksin atau belum,” tuturnya.

Bisri berharap masyarakat yang belum vaksin, bisa segera mendatangi pusat-pusat pelayanan kesehatan. “Segeralah vaksin, bagi yang belum booster. Segeral booster,” ujarnya.

Baca Juga: 1.137 Turun dan 621 Penumpang Naik

Ia mengatakan Dinkes Kepri terus mengusahakan mendatangkan vaksin, agar masyarakat bisa mendapatkan booster.

Selain vaksin, masyarakat juga perlu memperhatikan beberapa protokol kesehatan. Salah satunya sering-sering mencuci tangan. Jika tidak ada air, bisa menggunakan hand sanitizer.

“Masyarakat saya harap aktif menerapkan protokol kesehatan, dan vaksinasi,” ucapnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

Puluhan Agen Travel Wisata Datang ke Kepri, Luki: Jadi Ajang Promosi Wisata yang Strategis

0
Plt Kadispar Kepri, Luki Zaiman Prawira. F.Kiriman Aprizal

batampos- Lebih 90 orang perwakilan perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata akan menghadiri Asita Kepri Travel Mart (AKTM) Ke-4 yang berlangsung di Batam dan Bintan pada 10 hingga 12 November 2022.

Sebagian peserta adalah agen perjalanan wisata dalam dan luar negeri seperti Malaysia, Singapore, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Medan, Padang, Bangka Belitung, Bali, Kendari, Sulawesi, Sumatra Selatan, Lampung dan Palembang.

Selain itu, perusahaan biro perjalanan wisata, hotel, atraksi wisata, ferry operator, bank, perusahaan atau organisasi lain di sektor wisata di Kepri.

BACA JUGA:Porprov Kepri 2022, Roby Ajak Kontingen Kunjungi Objek Wisata dan Borong Produk UMKM Bintan

Selama di Kepri, peserta akan menghadiri kegiatan bisnis to bisnis yang diadakan di Batam. Kegiatan ini merupakan ajang mengenalkan produk atau jasa yang berkaitan sektor pariwisata.

Setelah dari Batam, peserta akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Bintan seperti Lagoi Bay, Treasure Bay dan Bintan Mangrove Tour.

Mereka pun diperkenalkan sejumlah objek wisata unggulan yang ada di Bintan antara lain Danau Biru, Gurun Pasir Bintan dan daerah Wisata Lagoi.

Ketua Asita Kepri, Eva Betty mengatakan, pihaknya berkomitmen menyukseskan kegiatan ini.

Plt Kadis Parwisata Kepri, Luki Zaiman Prawira mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mendukung kegiatan ini karena menjadi ajang promosi pariwisata yang strategis.

Kesempatan lain, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan ini.

Apalagi, Provinsi Kepri mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata.

“Kami siap menyambut para travel agent dari Malaysia, Singapore dan seluruh Indonesia datang ke Kepri,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Disnaker Catat Ada 18 Ribu Pencaker di Batam, Rudi: Wirausaha Lebih Baik

0
bursa kerja 2022
Suasana hari pertama Job Fair Batam 2022, Senin (07/11).
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Job fair yang digelar Pemko Batam di Lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung belum bisa mengakomodir semua kebutuhan lapangan kerja masyarakat di Kota Batam. Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mencatat ada sekitar 18 ribuan orang yang berusaha mendapatkan lowongan kerja sepanjang tahun 2022.

Jumlah pencaker ini jauh tidak seimbang dengan lowongan pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan di Kota Batam. Job Fair yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin (7/11) hanya bisa mengakomodir sedikit pekerja saja. Masih ada belasan ribu pencaker di Batam yang terus berusaha mendapatkan pekerjaan hingga saat ini.

Baca Juga: Belasan Ribu Berkas Lamaran Masuk Pada Kegiatan Job Fair 2022

“Pencaker sekitar 18 ribu an-orang. Lowongan kerja masih sangat terbatas,” kata kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti di lokasi Job Fair, Rabu (9/11).

Diakuinya jumlah pencari kerja tidak sebanding dengan lowongan kerja (loker) yang tersedia. Pengurusan kartu AK1 atau kartu kuning yang dikeluarkan Dinasker Batam sebanyak 100 kartu per harinya.

“Jika dibandingkan antara pencari kerja dan lowongan yang tersedia, masih belum sebanding,” katanya.

Baca Juga: BP Batam Mengaku Sudah Kirim Dokumen ke Pemprov Kepri

Meskipun demikian Pemko Batam, kata Rudi, terus berupaya keras untuk mengurangi angka pengangguran di kota ini. Pemko Batam terus memantau perkembangan industri di Kota Batam dan berkoordinasi dengan pelaku industri untuk terus mengutamakan putera-puteri daerah sebagai pekerja. Jika karyawan belum memiliki keahlian khusus, perusahaan diminta untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) agar menjadi pekerja profesional sesuai bidang yang dibutuhkan.

“Kita juga berharap masyarakat lebih aktif dengan usaha kemandirian agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan tidak bergantung dengan perusahaan,” harapnya.

Rudi menambahkan selama tiga hari Job Fair total diperkirakan lebih dari 12.000 berkas pelamar yang masuk ke meja petugas. Jumlah itu tidak sebanding dengan lowongan yang dibuka 32 perusahan.

Baca Juga: Gelper Beroperasi Lagi, Kapolres: Akan Kami Tindak dan Sikat Seluruh Bentuk Perjudian

“Total lowongan kerja Job Fair sebanyak 1.880 lowongan kerja. Hampir 60 persen dibutuhkan operator. Tidak semua pelamar dipanggil. Tergantung dari ketentuan perusahan dalam mencari kandidat yang tepat. Kalau tidak punya pengalaman atau tidak ada sertifikat perusahan tidak mau terima,” jelasnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Upaya Pemko Batam untuk mengurangi angka pengangguran terus dilakukan. Selain dengan mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan perekrutan tenaga kerja, Rudi juga mengajak masyarakat untuk bisa mandiri. Membuka usaha sendiri dan menciptakan lowongan kerja bagi warga lain yang membutuhkannya.

“Wirausaha lebih baik ketimbang jadi karyawan. Buka usaha sendiri sehingga tidak bergantung dengan perusahaan,” imbau Rudi. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Panas Dingin Ansar-Marlin

0

Hubungan antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina kembali memanas. Pemicunya, menurut kubu Marlin, adalah larangan Ansar kepada Marlin melakukan road show ke SMA dan SMK se-Kepri. Kubu Ansar menyebutkan, larangan itu muncul karena dalam kunjungannya Marlin melakukan kampanye terselubung untuk Pilkada 2024.

Panas Dingin Ansar-Marlin: Pihak Marlin Mengaku Dilarang Ansar Kunjungi SMA/SMK, Kubu Ansar Sebut Kunjungan Berbau Kampanye

0

 

batampos – Hubungan antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina kembali memanas. Pemicunya, menurut kubu Marlin, adalah larangan Ansar kepada Marlin melakukan road show ke SMA dan SMK se-Kepri. Kubu Ansar menyebutkan, larangan itu muncul karena dalam kunjungannya Marlin melakukan kampanye terselubung untuk Pilkada 2024.

Pada Senin (7/11/2022) pagi, Marlin berkunjung ke SMAN 8 Batam di Bengkong. Dalam video singkat yang beredar luas di media sosial, Marlin terlihat berdialog dengan pelajar di lapangan sekolah. “Dalam pemilihan wali kota Batam setuju nggak kalau ibu kaderisasi (menggantikan-red) dari Pak Rudi?” tanya Marlin kepada para siswa. Muhammad Rudi merupakan wali kota Batam saat ini. Ia adalah suami Marlin.

Oleh para pendukungnya, Marlin telah dideklarasikan sebagai calon wali kota Batam 2024 dan Muhammad Rudi sebagai calon gubernur Kepri 2024.

SMAN 8 Batam bukanlah sekolah pertama yang dikunjungi Marlin. Jauh sebelum itu, Marlin sudah mampir di sejumlah sekolah, di antaranya SMAN 3 Batam, SMAN 5 Batam, SMAN 2 Karimun, dan SMAN 1 Lingga.

Sedianya, pada Selasa (8/11/2022), Marlin berencana berkunjung ke SMAN 4 Karimun. Namun, menurut seorang pegawai yang biasa mengiringi perjalanan Marlin, agenda itu batal sebab ada larangan dari Gubernur Ansar Ahmad melalui Kepala Dinas Pendidikan Andi Agung. “Nggak boleh lagi masuk ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Gubernur Ansar menolak menanggapi masalah tersebut. “Saya no comment,” ujarnya saat ditemui di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (9/11/2022). Ansar sempat menjelaskan beberapa hal terkait polemik yang tengah mencuat itu. Hanya saja, ia tak mau keterangannya dikutip di media. “Kalau di-up di media, nanti tambah runcing (masalahnya),” katanya.

Staf khusus Gubernur Kepri, Hendri Sanopaka, mengatakan kunjungan Marlin ke SMAN 8 Batam nyata berbau kampanye dan politik praktis.

“Sampai saat ini, sekolah ataupun perguruan tinggi adalah wilayah yang bebas dari politik praktis,” ujar Hendri, Rabu (9/11/2022), di Tanjungpinang.

Menurut dia, sangat tidak etis menjadikan sekolah atau kampus untuk kegiatan politik praktis.

“Kapasitas datang sebagai wakil gubernur Kepri sah-sah saja. Namun ketika mendeklir maju sebagai calon wali kota tentu sangat tidak etis,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika kegiatan tersebut dilakukan di luar wilayah sekolah, tidak terlalu dipersoalkan. Sebab, sampai saat ini, secara formal sekolah atupun perguruan tinggi harus bebas dari politik praktis.

Politisi Partai Nasdem Kepri, Yusrizal, membantah Marlin berkampanye di sekolah-sekolah. “Saya yakin Ibu Marlin tak bermaksud kampanye. Ini ibarat orangtua ketemu anaknya, lalu semangat menyampaikan pembangunan Batam, sehingga tercetus kata-kata itu,” ujar Yusrizal, kepada Batam Pos, Rabu (9/11/2022) malam.

 

Sikap KPU dan Bawaslu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam kompak mengatakan tidak ada aturan yang dilanggar jika seseorang berkampanye di sekolah sekarang ini. Sebab, hingga saat ini, belum ada penetapan peserta pemilu.

Ketua Bawaslu Kota Batam, Reza Syailendra, mengatakan tahapan masih jauh. “Saat ini masih tahapan faktual,” kata Reza saat dihubungi, Rabu (9/11/2022).

Ia mengatakan, belum ada partai ataupun peserta pemilu. Sehingga, kata dia, Bawaslu pun tidak bisa mengambil tindakan atas itu.

Saat ditanya soal etika, Reza mengatakan bahwa Bawaslu berlandaskan aturan. Dan, saat ini, belum ada aturannya.

Hal senada disampaikan komisioner KPU Batam, William Seipattiratu. Ia mengatakan bahwa kampanye merupakan kegiatan yang dilakukan peserta pemilu atau pihak lainnya. Kampanye berisikan untuk meyakinkan pemilih, dengan menawarkan visi, misi, program atau citra diri peserta pemilu.

“Nah, sampai saat ini tahapan Pemilu 2024 memang sudah berjalan. Tetapi peserta pemilu belum ada,” ungkapnya.

 

Konflik sejak Awal

Memanasnya hubungan Ansar-Marlin bukan kali ini saja. Minggu, 4 September lalu, saat menghadiri pelantikan paguyuban Samosir Nauli di Golden Prawn, Bengkong, Wali Kota Batam Muhammad Rudi ketika memberi kata sambutan menyampaikan bahwa istrinya, Marlin Agustina, tidak pernah diberi tugas oleh Gubernur Ansar.

“Bukan tidak mau masuk kantor, memang tidak dikasih kerjaan. Ya, sudah,” kata Rudi.

“Masuk kantor kalau nggak ada kerja, ngapain, Pak. Bagus di rumah saja. Lebih baik kembangkan di Batam. Manalah tahu, tahun 2024 maju (calon) wali kota, jadi pula wali kota bapak ibu sekalian. Suaminya gubernur, istrinya wali kota,” papar Rudi.

Pernyataan ini kemudian ditangkis Ansar. Ia mengatakan, tugas gubernur dan wakil gubernur sudah diatur secara jelas oleh undang-undang dan peraturan lainnya. “Semuanya sudah jelas. Banyak yang bisa dikerjakan,” katanya.

Perpecahan pasangan ini, sejatinya, sudah terasa tak lama setelah pelantikan 25 Februari 2021. Pemicunya diduga terkait kesepakatan soal bagi-bagi jabatan yang tak tercapai. Hal itu terungkap dari rencana aksi Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) Kota Batam yang merencanakan menggelar demonstrasi di Graha Kepri, Batam Center, Senin (12/4/2021).

Aksi ini menuntut janji Ansar terhadap Marlin yang kabarnya akan memberikan empat posisi strategis kepada orang-orang Marlin di Pemerintah Provonsi (Pemprov) Kepri.

Empat posisi itu adalah Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepri dan tiga kepala dinas. Ormas yang mendukung Marlin ini tak terima Ansar tak menepati janjinya terhadap Marlin. Apalagi kesepakatan antara keduanya itu terjadi sebelum Pilkada Gubernur Kepri 2021.

Terbukanya janji politik Ansar kepada Marlin, dibalas oleh kelompok pendukung Ansar melalui organisasi sayap Partai Golkar, Garda Nasional (Garnas) Kota Batam. Ketua Garnas Batam, Ryan Jimmi Siburian, kepada media menyatakan justru Rudi-lah yang berutang janji politik pada Ansar dan Golkar.

Janji itu disepakati dalam pertemuan di Hotel Radisson, Batam, beberapa waktu menjelang Pilkada 2020. Menurut Ryan, ada tiga janji politik Rudi yang diingkari, yakni pertama, Golkar mendukung Rudi di Batam, Rudi dengan Nasdem mendukung Apri Sujadi dan Roby Kurniawan di Bintan. Namun kenyataannya Rudi bersama Nasdem justru memajukan calon lain di Bintan.

Kedua, Batam dan Karimun harus menjadi target Nasdem untuk memenangkan Ansar-Marlin. Kenyataannya, suara Rudi besar, sebaliknya Ansar-Marlin kalah di Batam. Mereka berada di posisi buncit perolehan suara di Batam. Ketiga, Rudi punya komitmen mendukung kader Golkar Ade Angga maju dalam kursi eksekutif di Tanjungpinang, namun kenyataannya mentah.

Menyikapi kabar permintaan jabatan itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang merupakan suami dari Marlin angkat bicara. Apalagi isu berkembang bahwa dia diduga ada di balik permintaan jabatan strategis itu melalui istrinya.

Rudi pun membantah ada permintaan khusus untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan tiga jabatan kepala dinas di Pemprov Kepri kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (*)

Raffi Ahmad Pernah Berantem dengan Baim Wong Gara-Gara Uang untuk Bisnis Club Malam

0
Raffi Ahmad dan Baim Wong (Instagram Baim Wong)

batampos – Raffi Ahmad & Baim Wong pernah berantem gara-gara masalah uang Rp350 juta untuk bisnis club malam di Bali. Saat itu, Raffi dan Baim yang bersahabat sampai tak saling sapa satu sama lain gara-gara masalah uang tersebut.

Baca juga:Tips Merawat Sepeda Motor Listrik Agar Tetap Awet

“Gue berantem masalah duit,” kata Raffi Ahmad, di lansir tabloitnyata dari akun YouTube Noice, Senin (7/11) lalu.

“Bahaya tuh. Cuma memang benar, ada lah ya masalahnya. Berantem, kanan kiri kok ke arah kita berdua ya?” kata Baim Wong menimpali.

Suami Nagita Slavina itu pun mengaku bahwa kala itu ia yang masih berusia 18 tahun nekat menginvestasikan uangnya untuk membangun sebuah club malam di kawasan Bali bersama Baim Wong.

“Inget banget waktu itu gue ngasih duit sama iklan Rp 500 juta. Terus yang di Bali, disuruh setor Rp 350 juta. Langsung lah sama si Baim bikin ‘My Room club’,” kata ayah Rafathar itu.

Sayangnya Raffi yang masih muda waktu itu kurang paham cara berbisnis, sehingga uangnya hangus begitu saja. Padahal diketahui club malam tersebut ramai peminat.

“Awalnya clubnya laku nih, nah kan gue nggak paham sama operasional. Gue tanya, Im duitnya kemana? Nggak tau nih. Lah loe gimana sih? Wah langsung berantem kita,” katanya lagi.

Meski Raffi Ahmad dan Baim Wong sempat perang dingin, kejadian tersebut faktanya tidak mematahkan persahabatan mereka yang telah terjalin sejak 2002 itu.

“Pernah berantem sampai nggak ngomong, tapi tau-tau balik lagi. Intinya dulu karena kita nggak ngerti bisnis aja,” kata Raffi.

Kini, keduanya memutuskan untuk tidak lagi berbisnis bersama kedepannya. “Gue sama Baim, sudah lah nggak usah bisnis-bisnis daripada ribut,” tutup Raffi.

Raffi Ahmad dan Baim Wong dikenal sebagai sahabat dekat. Bahkan kedekatan keduanya sudah terhitung dari 20 tahun lalu, semenjak mereka baru meniti karier di dunia hiburan Tanah Air. (*)

Reporter : jpgroup

Quartararo Kecewa dengan Mesin Baru Yamaha untuk MotoGP 2023

0
Fabio Quartararo menjajal motor baru 2023 di tes post-season di Valencia Selasa (8/11). (MotoGP.com)

batampos – Yamaha seperti tak bergerak maju dalam pengembangan motor MotoGP mereka. Itu diketahui setelah hari pertama uji coba post-season di Valencia, Selasa (8/11).

Fabio Quartararo merasa mesin yang digebernya justru lebih pelan dibanding versi baru yang pernah dijajalnya pada tes tengan musim di Misano September lalu.

Dia merasa motor 2023 di tes Valencia sama saja dengan versi 2022. Tidak ada kemajuan.

Baca Juga: Tangis Perpisahan Alex Rins Usai MotoGP Valencia

Tentu saja fakta tersebut mengecewakannya. ”Aku terkejut karena sebenarnya kami berharap mesin ini sedikit lebih cepat dari tes di Misano dan Barcelona,” ungkapnya dikutip Crash.

”Tapi aku merasa ini sama dengan (mesin 2022) yang aku pakai dua hari lalu (GP Valencia).”

”Khususnya di kualifikasi. Kami membandingkan kecepatannya (dengan mesin 2022) dan hasilnya sama. Jadi kami harus mempelajari apa yang terjadi.”

”Karena kami melakukan dua tes, lalu Cal (Crutchlow) melakukannya di Motegi dan Jerez. Hasilnya, tim menemukan ada perbedaan pada mesin baru (lebih bertenaga).”

Baca Juga: Drawing 16 Besar Liga Champions, Pertemuan 3 Final di 5 Musim Terakhir

Ternyata, kondisi tersebut juga dikonfirmasi rekan satu timnya Franco Morbidelli.

”Ini terasa aneh, karena kami memprediksi mesin baru ini lebih bertenaga. Ternyata itu tidak terjadi,” tandasnya.

Tidak bertambahnya power mesin Yamaha diketahui dari perbandingan top speed mereka dengan para rival.

Quartararo mencatat top speed 327,4 kilometer per jam. Bandingkan dengan top speed yang diraih Bagnaia di hari yang sama, yakni 335,4 kilometer per jam.

Ada defisit sekitar 8 kilometer per jam. Gal tersebut sama saja dengan yang dicatat sepanjang musim 2022.

Baca Juga: Pebulu Tangkis Top Diangkat Jadi PNS, Termasuk Ginting dan The Daddies

Sebelumnya, di MotoGP Valencia, rata-rata top speed Quartararo adalah 328,2 kilometer per jam dan puncaknya 330,5 kilometer per jam.

Situasi seperti ini harus segera dicarikan solusinya jika Yamaha ingin tetap bersaing di MotoGP musim depan. Karena nantinya, hanya Yamaha yang menggunakan mesin empat silinder segaris.

Itu setelah Suzuki memutuskan out dari MotoGP di akhir tahun 2022.

Sementara yang lain menggunakan V4 yang secara teori lebih bertenaga. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup