batampos – Persoalan pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur jalan masih menjadi aspirasi paling banyak yang diterima legislatif dari masyarakat Bintan dan Lingga. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) II Bintan Lingga saat sidang reses kedua 2022.

Anggota DPRD Kepri Dapil II, Hanafi Ekra menjelaskan aspirasi masyarakat yang diterimanya itu sebenarnya sudah lama namun belum terpenuhi jumlahnya cukup banyak mulai dari pendidikan, fasilitas umum, pertanian, hingga fasilitas kesehatan.
Permasalahan pendidikan di Bintan saat ini masih ditemukan akses jalan menuju sekolah belum memadai, kemudian sarana dan prasarana sekolah khususnya SMA dan SMk masih perlu diperhatikan.
“Banyak sekolah kita di Bintan dan Lingga yang butuh perbaikan seperti SMA 1 Singkep, SMA Kuala Raya,” kata Hanafi, Rabu (2/11).
Kemudian bidang kesehatan, Hanafi meminta gubernur agar menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap di pulau-pulau yang ada di Bintan dan Lingga sebab masyarakat kesulitan jika harus datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (Tabib).
“Sebab hampir setiap hari rumah sakit provinsi selalu didatangi oleh warga yang berasal dari pulau,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Hanafi infrastruktur jalan juga tidak kalah penting agar segera diperbaiki. Banyak jalan yang rusak bahkan putus yang sudah memakan korban jiwa, seperti Jalan Sungai Buluh, Jalan Marok Tua yang merupakan jalan provinsi.
“Termasuk jalan dari Tanjungpinang menuju Kijang, Bintan yang sempit sementara pengendara ramai sehingga sering terjadi kecelakaan,” tambahnya.
Masalah listrik dan air di beberapa pulau di Bintan seperti Pulau Batang, Tanjung Bungsu sangat perlu perhatian, walaupun penyelesaian persoalan listrik berat namun tetap harus diusahakan.
“Jangan sampai mereka merasakan seperti sebelum merdeka,” tambahnya. (*)
Reporter : Peri Irawan








