Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menembus final Denmark Open 2022. (Humas PP PBSI)
batampos – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mencapai final pertama tahun ini. Minions sukses menembus final Denmark Open 2022.
Berlaga di Arena Fyn, Ondense hari ini (22/10), Marcus/Kevin bermain solid untuk mengandaskan juara dunia 2022 asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Marcus/Kevin menang dalam rubber game dengan skor 21-17, 13-21, dan 21-17. Marcus/Kevin menuntaskan pertandingan dalam tempo 51 menit.
“Pertama-tama kami bersyukur, Puji Tuhan bisa kembali masuk ke final. Semoga besok bisa bermain lebih baik lagi dan meraih hasil yang lebih baik. Semoga kami bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan bisa juara,” ucap Kevin dikutip dari siaran pers PP PBSI.
“Di game ketiga, kami bermain lebih fokus, lebih siap, dan tidak banyak mati sendiri. Pada saat-saat akhir, lawan terlihat banyak melakukan kesalahan sendiri. Kembali masuk final, saat ini kami berdua kangen menjadi juara,” tambah Marcus.
Pada game pertama, pertandingan berjalan dengan sangat ketat. Saat kedudukan sama kuat 15-15, Marcus/Kevin mendapatkan momentum, terus memimpin, dan mencapai game point dengan skor 20-16. Marcus/Kevin akhirnya menutup game pertama dengan kedudukan 21-17.
Pada game kedua, Marcus/Kevin lebih banyak tertekan. Aaron/Soh terus memimpin sejak awal sampai akhir. Mereka unggul nyaman dengan skor 13-8, 19-12, dan menutup game kedua dengan skor 21-13.
Di game penentuan, laga juga berjalan ketat. Saling susul angka terjadi. Namun, ketika Aaron/Soh memimpin 15-13, Marcus/Kevin tiba-tiba melesat dan berbalik unggul 17-15. Pada akhirnya, Marcus/Kevin mengunci game ketiga dengan kemenangan 21-17. (*)
Dinni Septianingrum menanam mangrove di Taman Wisata Alam Mangrove Angke, Kapuk, Jakarta. (DOKUMENTASI SEASOLDIER)
Karena 80 Persen Sampah Laut Berasal dari Darat
Menyelesaikan problem lingkungan tak cukup hanya dibicarakan. Harus ada aksi nyata. Berbekal kepedulian yang sama, Dinni Septianingrum dan Nadine Chandrawinata mendirikan Seasoldier.
M. HILMI SETIAWAN, Jawa Pos
DINNI Septianingrum cukup cekatan memimpin kegiatan penanaman bibit mangrove di Taman Wisata Alam Mangrove, Kapuk, Jakarta Utara, pada 24 September lalu. Diawali pengarahan singkat, lalu proses pemilihan bibit yang bagus. Kemudian, sejumlah relawan dan karyawan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia nyemplung ke tempat penanaman mangrove. Airnya sekitar sepinggang orang dewasa.
Penanaman pohon mangrove berlangsung hingga tengah hari. Peserta begitu antusias ikut basah-basahan. Total ada 5.000 bibit yang ditanam. Selain di Jakarta, penanaman mangrove juga dilakukan di Tangerang, Mempawah, Bali, dan Surabaya.
’’Di daerah lain, penanaman mangrove juga melibatkan masyarakat setempat,’’ kata Dinni seusai acara.
Perempuan kelahiran Jakarta, 5 September 1985, itu menceritakan awal mula pendirian Seasoldier hingga kini memiliki sekitar 10 ribu relawan. Dinni mengatakan, sebelum mendirikan Seasoldier, dirinya melakoni hobi traveling sejak 2005. ’’Saya senang melihat keindahan alam,’’ tuturnya. Dinni sempat menjadi juru foto keliling. Dia juga pernah menjadi kontributor sebuah majalah. Aktivitas tersebut membuat Dinni mulai menyukai isu-isu lingkungan. Apalagi, dia terlibat dalam gerakan 1.000 Guru Foundation yang kegiatan utamanya mengajar di daerah pedalaman.
Sampai akhirnya pada 2011, dia bertemu dengan artis Nadine Chandrawinata. Mereka lalu berteman akrab. Setiap bertemu, mereka membahas permasalahan lingkungan. Mulai sampah, plastik di lautan, hingga ancaman hutan dan lainnya. ’’Pokoknya ngomong sampai butek,’’ katanya.
Dinni dan Nadine akhirnya menyadari bahwa persoalan lingkungan tidak cukup hanya dibicarakan. ’’Daripada nggrundel terus ngomongin lingkungan berdua doang, bagaimana kalau dikonkretkan menjadi sebuah gerakan,’’ katanya. Ide tersebut mendapat respons positif dari Nadine. Akhirnya, terbentuk gerakan Seasoldier dengan istilah kampanye yang digunakan #SEASOLDIER di media sosial.
Perempuan yang sedang menyelesaikan program magister di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, nama Seasoldier memiliki filosofi khusus. Yaitu, gerakan para tentara laut. Ide itu didasari situasi nyata bahwa 80 persen sampah di laut berasal dari daratan. Karena itu, sudah seharusnya orang-orang kota atau daratlah yang menjadi penjaga atau tentara laut. Maka, Dinni dan Nadine mulai mengajak masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan, khususnya ekosistem laut.
Dinni berharap gerakan Seasoldier dapat menjadi wadah untuk belajar bersama-sama menjaga lingkungan. Dia juga berupaya meluruskan stigma bahwa perempuan tidak memiliki kekuatan, apalagi untuk urusan lingkungan. Dia menegaskan, apa pun gendernya, semua memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin, termasuk bergerak memimpin penyelamatan lingkungan.
Penanaman mangrove melibatkan relawan dan pihak swasta. (HILMI SETIAWAN/JAWA POS)
’’Kami memiliki motivasi mengajak anak-anak muda untuk kerja bareng-bareng melakukan kegiatan ramah lingkungan setiap hari, dimulai dari diri sendiri,’’ terangnya. Dengan demikian, mereka percaya bahwa setiap kebaikan dan kegiatan menjaga lingkungan yang muncul dari hati dan tidak terpaksa akan menghasilkan dampak luar biasa.
Dinni tidak mengira tanggapan dari masyarakat terhadap Seasoldier begitu luar biasa. Sampai akhirnya gerakan Seasoldier dibuat lebih terorganisasi menjadi sebuah lembaga berupa yayasan (foundation). Tujuannya, lebih mudah untuk berkolaborasi dengan banyak pihak. Mulai pemerintah, akademisi, hingga perusahaan swasta.
Perempuan yang juga pendiri Sejuksapa itu mengatakan, sekitar 10 tahun berdiri, sudah banyak capaian yang ditorehkan Seasoldier. Kegiatan mereka tersebar di 15 provinsi dan memiliki hampir 10 ribu relawan. Selain itu, ada ribuan tim pendukung dan ratusan tim inti di seluruh Indonesia.
Selain program konservasi mangrove, mereka juga menggerakkan kegiatan lingkungan lainnya. Misalnya, bersihkan warungku di 15 kota. Lalu, ada program pendampingan pemilahan sampah untuk pelaku UMKM. Kemudian, ada program edukasi di sekolah-sekolah hingga upaya konservasi pohon atau hutan darat di kawasan Bandung, Jawa Barat.
’’Khusus konservasi mangrove sudah berjalan sekitar tiga sampai empat tahun lalu,’’ katanya. Dia memperkirakan sudah ada 25 ribuan bibit mangrove yang mereka tanam. Kegiatan itu mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Saat ini tercatat ada 30 mitra atau rekanan nasional dan internasional yang berkolaborasi dengan Seasoldier.
Lulusan program akuntansi Kwik Kian Gie School of Business itu merasa sudah seperti rumah baginya untuk belajar dan berproses. Tidak hanya soal pelestarian lingkungan. Tetapi, bagaimana menjalin koneksi dengan banyak pihak yang memiliki visi sama.
Seasoldier juga aktif kampanye wisata ramah lingkungan. Kampanye itu mereka suarakan dengan gerakan #SmartTraveling. Dengan gerakan tersebut, kegiatan wisata tetap menjaga lingkungan. Dimulai dari packing sebelum berangkat, saat wisata, hingga pulang ke rumah. ’’Contohnya, membawa botol minum sendiri, tidak terlalu banyak membawa camilan dengan bungkus plastik,’’ katanya.
Kegiatan menanam mangrove di kawasan Kapuk, Jakarta, itu juga diikuti Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia (BEI) Risa Effennita Rustam. Dia begitu antusias dengan upaya konservasi mangrove oleh Seasoldier. Dia berharap semakin banyak orang yang tergerak untuk menjaga lingkungan hidup.
’’Kami di BEI juga melakukan CSR penanaman mangrove. Khususnya di Bali, kami lakukan sebelum pandemi Covid-19 lalu,’’ tuturnya. Risa menyatakan baru mengetahui ada area konservasi mangrove yang luas dan indah di Jakarta.
Jorge Martin rebut pole position sekaligus rekor lap di kualifikasi MotoGP Malaysia, Sabtu (22/10). (MotoGP.com)
batampos – Sesi kualifikasi MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Malaysia, diisi serentetan drama yang bisa kemungkinan besar memengaruhi jalannya balapan hari ini.
Dua pesaing yang berpeluang berebut gelar, Francesco Bagnaia dan Aleix Espargaro mengalami crash di waktu hampir bersamaan. Sedangkan, Fabio Quartararo juga nyaris mengalami insiden crash sesaat kemudian.
Meski begitu, lolos dari celaka, Quartararo gagal memperbaiki catatan waktunya di Q2 dan terpuruk sebagai pembalap yang menghuni posisi terbawah Q2. Alhasil, hari ini dia akan start dari posisi ke-12.
Di kualifikasi pertama Francesco Bagnaia dan Marc Marquez berhasil lolos ke Q2.
Di awal sesi, Jorge Martin langsung melesat dan mencatat 1 menit 58,021. Itu sudah cukup baginya untuk menjadi yang tercepat. Sekaligus rekor baru di Sepang.
Waktunya lebih cepat 0,5 detik dari rider tercepat kedua Luca Marini saat itu.
Tak berapa lama Enea Bastianini memperbaiki catatan waktunya dan naik ke posisi kedua, berjarak 0,2 detik.
Memasuki paro kedua sesi, Aleix Espargaro tampak berlari keluar garasi sesaat setelah melihat layar TV.
Ternyata dia memburu slipstream di belakang Martin yang baru saja keluar. Sedangkan, Marquez mencuri slipstream di belakang Bagnaia.
Namun Bagnaia mengalami crash di tikungan 4 tepat di depan Marquez. Ini menjadi insiden kedua dalam sehari bagi pemimpin klasemen tersebut. Sedangkan berkat ‘’tarikan’’ Bagnaia, Marquez naik ke posisi ketiga.
Tak lama berselang Aleix Espargaro menyusul Bagnaia mengalami crash. Catatan waktunya hanya cukup menempatkan Espargaro di posisi ke-10.
Di percobaan terakhirnya, Martin kembali menggila dan memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 57,790 detik. Itu adalah lap tercepat yang pernah tercatat di Sirkuit Sepang.
Sedangkan, meski mengalami crash, Bagnaia tetap start di depan Quartararo. Yakni di posisi ke-9. Quartararo bakal start dari posisi ke-12. (*)
batampos – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dan Siberkreasi melakukan literasi digital.
Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, mengatakan, survei nasional oleh Kemenkominfo bersama Kata Data pada tahun 2021 menunjukkan indeks literasi digital masyarakat Indonesia berada pada level sedang dengan skor 3.49.
“Ini dihitung berdasarkan skor indek empat pilar literasi digital seperti kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital,” ujarnya saat membuka acara webinar literasi digital, kemarin.
Ia menjelaskan, kenaikan skor indeks literasi digital ini merupakan suatu peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi serupa di tahun 2020 yang menunjukkan skor 3,46.
“Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat,” ujarnya.
Berangkat dari visi tersebut, Kemenkominfo berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi kembali hadir di wilayah Sumatra dan sekitarnya untuk meningkatkan literasi digital bagi masyarakat melalui program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022”.
Program ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk webinar (seminar dan diskusi secara online), talkshow dalam format hybrid (offline dan online).
Serta special event penunjang kegiatan literasi digital dengan target penduduk di wilayah Sumatra dan sekitarnya, khususnya di segmen kelompok masyarakat atau komunitas.
Lanjutan kegiatan webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk Komunitas/Masyarakat Sumatra dan sekitarnya di bulan Oktober ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 24 Oktober 2022 pukul 08.00 – 10.00 WIB dengan tema “KONSEP BISNIS DIGITAL: PEMASARAN MELALUI WEBSITE”.
Webinar ini menghadirkan Fajria Fatmasari, Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital; Pradipta Nugrahanto, CEO & Co-Founder Paberik Soeara Rakjat; serta Tio Prasetyo, Indonesia Market Editor for FIFA+ & Praktisi Literasi Digital sebagai narasumber. Kegiatan webinar akan dilakukan dan disiarkan menggunakan platform Zoom Meeting dan anggota kelompok masyarakat atau komunitas yang ingin mengikuti webinar tersebut dapat mendaftarkan diri dengan mengisi formulir elektronik melalui link: https://bit.ly/PendaftaranSumatra2503
E-sertifikat dan beragam hadiah menarik sudah disiapkan untuk para peserta webinar. Informasi lebih lanjut mengenai program #MakinCakapDigital dapat diakses melalui Media Literasi Digital Kominfo di website: info.literasidigital.id atau event.literasidigital.id; Instagram: @literasidigitalkominfo; dan Facebook Page: Literasi Digital Kominfo. Informasi program juga dapat diakses melalui media sosial Siberkreasi di Instagram: @siberkreasi, Facebook Page: Siberkreasi, Twitter: @SiBerkreasi, TikTok: @siberkreasi.id, dan Youtube: Siberkreasi.(*)
Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menggunakan rompi orange saat ditetapkan sebagai tersangka kasus pemberian izin usaha pertambangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (28/7/2022). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming semakin dekat untuk duduk di kursi pesakitan pengadilan. Tersangka tunggal dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait dengan izin usaha pertambangan (IUP) di Tanah Bumbu tersebut telah dilimpahkan penyidik kepada jaksa penuntut umum (JPU) pada Jumat (21/10). Rencananya, sidang dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding mengungkapkan, Maming saat ini berstatus tahanan jaksa. Sembari menunggu persidangan, jaksa melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan. ”Penyerahan tersangka dan barang bukti untuk tersangka MM (Mardani Maming, Red) telah selesai dilaksanakan dari tim penyidik kepada tim jaksa,” kata Ipi kemarin (22/10).
Dia menjelaskan, berkas perkara telah diperiksa tim jaksa. Dari sisi formil maupun materiil, berkas tersebut dinyatakan terpenuhi dan layak dibawa ke tahap persidangan. ”Dari hasil pemeriksaan tim jaksa, ini (kasus Maming) layak disidangkan,” ujar Ipi.
Sesuai dengan ketentuan, jaksa memiliki waktu 14 hari kerja untuk melimpahkan berkas perkara dan tersangka ke pengadilan. Dalam rentang waktu itu, jaksa juga menyiapkan naskah dakwaan untuk dibacakan di hadapan majelis hakim. ”Sidang rencana di pengadilan tipikor pada PN Jakarta Pusat,” ungkapnya.
Terkait bantahan dan argumentasi pihak Maming sebelumnya, terutama yang berkaitan dengan kejanggalan penanganan kasus, Ipi menyampaikan bahwa pihaknya akan menguraikan dan membuktikan seluruh dugaan perbuatan Maming di pengadilan. ”Tentunya (pembuktian) berdasar alat bukti yang telah dikumpulkan selama penyidikan,” paparnya.
Dalam perkara tersebut, Maming diduga menerima suap dan gratifikasi Rp 104,3 miliar. Duit itu diterima dalam rentang waktu 2010–2020 atau saat Maming menjabat bupati Tanah Bumbu. KPK menjelaskan, Maming memberikan persetujuan IUP kepada perusahaan swasta yang terafiliasi dengan Henry Soetio. Henry yang diduga pemberi suap kini sudah meninggal. (*)
batampos – Venory Buotique & Cafe menawarkan konsep yang berbeda dari cafe lainnya cefe ini menghadirkan sensasi ngopi sambil berbelanja.
Owner Venory Buoutiquq & Cafe, Vensa Prita, menyampaikan, dengan mengusung konsep ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat Batam untuk ngopi sekaligus belanja di satu tempat.
Koleksi fashion yang ditawarkan buoutique tersebut juga tampil dengan kesan mewah namun dengan harga yang relatif terjangkau.
“Cocok untuk semua kalangan remaja atau ibu-ibu muda. Soalnya buoutique di sini lengkap, kualitas eksklusif dan harga terjangkau,” katanya, Sabtu (22/10/2022)
Vensa Prita , menambahkan tidak hanya menjajakan bahan kualitas dan harga terjangkau selama grand opening pihaknya memberikan promo khusus selama seminggu.
“Untuk baju diskon 30 sampai 50 persen. Untuk kerudung diskon 5 persen dan untuk cafenya promo beli satu gratis satu,” kata dia.
Sementara kafenya sendiri menghadirkan sajian kopi khas Bukit Tinggi (kopi kampung) dengan cita rasa yang berbeda. Menurutnya sajian kopi ini yang membedakannya dengan kopi di kafe lain.
“Kita ada kopi susu kampung jadi kopi susunya langsung dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat,” kata dia.
Pengunjung juga bisa mencicipi beragam menu lainnya.
“Kita ada promo juga untuk di kafe beli satu gratis satu, caranya follow Instagram Venory,” katanya.
Tak hanya tersedia di lokasi Venory juga menghadirkan layanan pembelian online. Para pengunjung bebas berbelanja atau sekedar santai di Ruko Bintang Raya depan Bundaran Madani,Batamcenter.
“Jam oprasionalnya Senin-Jumat buka mulai 09.00 WIB – 21.00 WIB dan Sabtu-Minggu 09.00 WIB – 22.00 WIB,” tutupnya.(*)
Irjen (Purn) Pol Maman Supratman (kanan), ayah dari AKBP Dody Prawiranegara tak percaya jika anaknya terlibat dalam kasus penjualan barang bukti narkoba jaringan Irjen Pol Teddy Minahasa. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
batampos – Irjen (Purn) Pol Maman Supratman, ayah dari AKBP Dody Prawiranegara tak percaya jika anaknya terlibat dalam kasus penjualan barang bukti narkoba jaringan Irjen Pol Teddy Minahasa. Dia menyakini ada tekanan terhadap anaknya.
“Anak saya tidak mungkin berbuat seperti itu. Saya jamin itu mungkin karena tekanan saja harus melaksanakan perintah pimpinananya,” kata Maman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (22/10).
Maman mengatakan, keluarga sangat terkejut atas penangkapan Dody. Keluarga percaya bahwa Dody tidak bersalah dalam perkara ini.
“Sekarang saya menunggu keadilan saja semoga kasus ini diproses dengan seadil-adilnya dengan melihat prestasi anak saya dan perjalanan karir anak saya,” tegas Maman.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menaikkan status hukum para pelaku penjualan narkoba yang melibatkan Irjen Pol Teddy Minahasa. Seluruhnya kini berstatus tersangka, baik itu warga sipil maupun anggota polisi.
“Total ada 11 tersangka,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa kepada wartawan, Sabtu (15/10).
Kesebelas tersangka itu adalah HE, AR, AD, KS, J, L, A, AW, DG, D, dan TM. Dari 11 tersangka ini, lima di antaranya adalah polisi. Mereka adalah Irjen Teddy Minahasa, AKBP Dody Prawiranegara, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Sitimoranh, dan Aipda AD.
Para tersanga sudah dikenakan penahan di Polda Metro Jaya. Khusus Irjen Teddy dikenakan penempatan khusus (Patsus) di Mabes Polri, sambil menjalani proses sidang kode etik. (*)
Menko PMK Muhadjir Effendy (kiri) ditemani Wali Kota Bogor Bima AArya saat diwawancarai di sela meninjau lokasi pengungsian warga terdampak longsor di Gang Barjo, Kebon Kelapa Kota bogor di Masjid Jami Nurul Ikhlas Jalan Veteran, Sabtu (22/10/2022). (ANTARA/Linna Susanti)
batampos – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy kemarin (022/10) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke apotek-apotek di Kota Bogor, Jawa Barat. Didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Muhadjir ingin memastikan pihak apotek menaati instruksi Kemenkes untuk tidak menjual obat bebas dalam bentuk sirup sementara. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury).
Ada tiga apotek yang didatangi rombongan Menko PMK. Yakni, Apotek Sehat, apotek di RS PMI Bogor, dan Apotek Villa Duta. Dari tiga apotek tersebut, Menko PMK mendapati bahwa pengelola sudah mematuhi imbauan Kemenkes untuk tidak menjual obat sirup. Mereka telah memasang pengumuman terkait tidak memperjualbelikan obat sirup untuk sementara. ”Semua yang kami lihat, alhamdulillah sudah mematuhi. Tidak lagi melayani penjualan dan resep berbentuk obat sirup,” terangnya.
Dalam sidak tersebut, dia juga mendapati bahwa apotek-apotek itu sudah menyiasati pengganti obat sirup dengan meracik obat puyer. ”Kalau ada resep dokter sudah memberikan alternatif dalam bentuk puyer, sehingga memang butuh waktu meracik lagi. Tetapi itu solusi tepat,’’ ujarnya.
Selain melakukan sidak, mantan Mendikbud itu juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengusut kasus AKI pada anak-anak tersebut. Pengusutan itu penting untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana di balik kasus tersebut. Sebab, gangguan ginjal kronis itu sudah mengancam upaya pembangunan SDM, khususnya perlindungan terhadap anak. Selain itu, adanya kemungkinan masih terdapat korban lagi.
Permintaan itu disampaikan setelah rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Yakni, Kemenkes, Kemendag, Kemenperin, dan BPOM. Rakor dihadiri oleh Menkes Budi G. Sadikin dan jajaran pejabat eselon I Kemenkes, Kepala BPOM Penny Lukito, Plt Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kemendag Ignatius Warsito, serta Direktur Impor Kemendag Sihar Pohan pada Jumat (21/10). ”Saya langsung telepon ke Pak Kapolri supaya kasus gagal ginjal akut ini diusut untuk ditelaah kemungkinan adanya tindak pidana,’’ ucapnya.
Muhadjir menegaskan, pengusutan tersebut penting lantaran bahan baku obat yang dicurigai tercemar EG dan DEG itu adalah hasil impor. Sementara itu, di negara asal tak ada kasus seperti yang tengah dialami Indonesia saat ini. ”Karena itu, perlu diadakan pelacakan mulai dari asal muasal bahan baku, masuknya ke Indonesia, hingga proses produksi obat-obat yang mengandung dua zat berbahaya itu,” jelasnya.
Masyarakat juga kembali diimbau untuk tidak mengonsumsi obat sirup untuk anak-anak. Menurutnya, bila ingin mengonsumsi obat tersebut, harus ada resep dan rekomendasi dari dokter. ’’Terutama anak-anak usia 1–15 tahun. Mohon diwaspadai betul penggunaan obat sirup,” katanya.
Selain itu, untuk mengantisipasi agar tak ada lagi korban, Muhadjir meminta pelayanan kesehatan dari tingkat terkecil di desa atau kelurahan lebih proaktif turun ke lapangan. Mereka harus melakukan penyisiran kasus. Mulai dari mengecek hingga mendata riwayat kesehatan dan obat yang dikonsumsi anak-anak. Dia tak ingin pelayanan kesehatan hanya menunggu pasien datang. Tetapi harus menyisir sampai tingkat terbawah untuk dicatat riwayat kesehatan atau pengobatannya.
’’Saya mohon kepala desa, bidan desa, dan kepala puskesmas untuk menyisir anak-anak usia 15 tahun ke bawah. Lakukan pemeriksaan secara masif, baik mereka yang sudah memakai obat sirup maupun yang belum,” tutur mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut. (*)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (jawapos.com)
batampos – Kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melarang tilang manual memunculkan harapan yang positif dari masyarakat. Yakni, bakal hilangnya praktik pungutan liar (pungli) dari oknum polantas.
Sebagaimana diberitakan, larangan tilang manual itu dituangkan dalam surat telegram nomor ST/264/X/HUM.3.4.5./2022 tertanggal 18 Oktober 2022. Dalam surat telegram itu disebutkan, untuk menggantikan tilang manual, dimaksimalkan pelaksanaan tilang berbasis elektronik, yakni (ETLE), baik statis maupun mobile.
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, kebijakan tersebut memiliki harapan tinggi untuk menurunkan pungli di bidang lalu lintas. Hal itu juga seiring dengan perkembangan teknologi yang makin canggih. Namun, tetap ada pekerjaan rumah bagi Polri. ”Problemnya soal sosialisasi ke masyarakat atau pengendara kendaraan bermotor,” jelasnya kemarin (22/10).
Salah satunya dengan memperjelas dan menambah rambu-rambu lalu lintas. Sebab, rambu-rambu itu merupakan peringatan yang bisa mencegah masyarakat merasa dijebak. ”Jangan sampai masyarakat merasa dijebak karena peraturan terus berubah,” paparnya.
Menurut dia, infrastruktur di setiap kota dan kabupaten berbeda. Baik kondisi maupun fasilitasnya. Hal itu harus diatasi bersama dengan kerja sama lintas sektoral.
Bambang berharap aturan larangan tilang manual itu dapat diberlakukan seterusnya. Dengan demikian, benar-benar tidak ada tilang manual yang sangat potensial dimainkan. Baik untuk memeras, pungli, ataupun jebakan-jebakan yang menggerus citra kepolisian.
Dia berharap ada peningkatan infrastruktur teknologi sehingga ETLE benar-benar bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara. ”Sekaligus menurunkan angka kecelakaan,” terangnya.
Terpisah, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan menjelaskan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilaksanakan. Tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat demi keselamatan saat berkendara.
Penyelesaian penegakan hukum dilakukan dengan dua cara, yaitu secara justitia dan nonjustitia. Justisia berarti penyelesaiannya melalui proses hukum sampai vonis pengadilan (tilang). ”Sedangkan nonjustitia yaitu penegakan hukum dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya patuh dan taat terhadap peraturan perundang-undangan untuk perlindungan dan keselamatan masyarakat sendiri, memberikan sosialisasi, teguran kepada para pelanggar, dan lain-lain,” paparnya dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, penegakan hukum tidak harus dengan tilang. Korlantas Polri lebih menekankan langkah edukatif agar masyarakat mengerti pentingnya keselamatan lalu lintas. (*)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menyampaikan pidato dalam kegiatan silaturahim kebangsaan dengan sejumlah doktor dan guru besar dari berbagai universitas, di Ballroom NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (22/10/2022). ( ANTARA/Tri Meilani Ameliya.)
batampos – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyampaikan alasan mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024. Dia menilai Anies merupakan sosok yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
“Sekarang, saya dukung Anies (karena) pada waktu ini, (dia) yang saya anggap tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar Surya saat menyampaikan pidato dalam kegiatan silaturahim kebangsaan dengan sejumlah doktor dan guru besar dari berbagai universitas, di Ballroom Nasdem Tower, Jakarta, Sabtu (22/10).
Oleh karena itu, ia merasa heran dengan beberapa pihak yang menilai Partai Nasdem sebagai “kadrun”, yakni julukan untuk orang-orang yang dianggap berpikiran sempit, terpengaruh gerakan ekstremisme, dan fundamentalisme dari Timur Tengah, bahkan radikal setelah mengusung Anies sebagai capres pada Pemilu 2024.
Hal yang hampir serupa, ujar Surya, terjadi pada Pilkada 2017. Pada saat itu, ia menyampaikan bahwa Nasdem mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Namun, akibat dukungan itu Partai NasDem dicap berbagai pihak sebagai partai penista agama. “Kan aneh, dukung Ahok saya dibilang penista agama, sekarang dukung Anies dibilang ini baru jadi kadrun,” ujar Surya.
Ucapannya itu disambut gelak tawa dari para pihak yang menghadiri silaturahim kebangsaan tersebut. Sebelumnya, DPP Partai Nasdem secara resmi telah mendeklarasikan dan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Surya Paloh di Ballroom Nasdem Tower pada Senin 3 Oktober 2022. Anies yang juga hadir dalam kesempatan itu menerima pencalonan tersebut. “Dengan memohon rida Allah, dengan memohon petunjuk-Nya, dan seluruh kerendahan hati, bismillahirrahmanirrahim, kami terima dan bersiap menjawab tantangan itu,” kata mantan Mendikbud itu. (*)