Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 68

Kasus Serangan Jantung Meningkat di Usia Muda karena Gaya Hidup dan Abaikan Gejala

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.
batampos – Kasus serangan jantung yang terjadi secara mendadak, termasuk pada usia muda, belakangan menjadi perhatian serius. Namun, secara medis, kondisi ini sebenarnya jarang terjadi tanpa sebab.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa penyebab utama serangan jantung umumnya adalah penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah jantung (aterosklerosis).
“Prosesnya terjadi perlahan. Lemak, kolesterol, gula, dan zat radang menumpuk di dinding pembuluh darah. Lama-lama bisa pecah dan membentuk bekuan darah yang menghentikan aliran ke jantung,” ujarnya, Jumat (17/4).
Ia menegaskan, serangan jantung bukanlah kondisi yang benar-benar datang tiba-tiba tanpa tanda. Dalam banyak kasus, gejala awal sudah muncul namun sering diabaikan oleh penderita.
“Biasanya ada keluhan seperti nyeri dada ringan yang hilang timbul, sesak saat aktivitas, mudah lelah, atau nyeri yang menjalar ke lengan kiri dan rahang. Tapi sering dianggap hanya masuk angin atau kelelahan,” jelasnya.
Menurut Didi, faktor gaya hidup memegang peranan sangat besar dalam memicu serangan jantung. Bahkan, sekitar 70 hingga 80 persen kasus berkaitan dengan pola hidup yang tidak sehat.
Beberapa faktor utama yang sering ditemukan pada pasien antara lain pola makan tinggi lemak jenuh dan gorengan, kurang aktivitas fisik, obesitas, diabetes, hipertensi, serta kolesterol tinggi.
“Ini yang kita sebut sebagai ‘silent killer’, karena prosesnya berjalan diam-diam tanpa disadari,” katanya.
Ia juga menyoroti kebiasaan konsumsi gorengan yang masih sangat dominan di masyarakat. Makanan yang digoreng berulang kali mengandung lemak trans dan radikal bebas yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Selain itu, konsumsi minuman manis dan makanan tinggi karbohidrat sederhana turut memperburuk kondisi kesehatan jantung.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Didi menegaskan, merokok menjadi salah satu faktor risiko terkuat.
“Merokok merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat penyumbatan. Risikonya bisa meningkat dua sampai empat kali lipat,” ujarnya.
Sementara konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, mengganggu ritme jantung, serta menyebabkan kerusakan jangka panjang pada organ tersebut.
Fenomena meningkatnya kasus serangan jantung di kalangan usia produktif juga menjadi sorotan. Jika sebelumnya kasus banyak terjadi pada usia di atas 50 tahun, kini usia 30 hingga 40 tahun sudah banyak terdampak.
Hal ini dipicu oleh kombinasi gaya hidup sedentari (kurang gerak), konsumsi makanan instan dan ultra processed food, stres tinggi, kurang tidur, serta kebiasaan merokok sejak usia muda.
“Stres kronis juga sangat berpengaruh. Hormon kortisol meningkat, tekanan darah naik, dan akhirnya mempercepat kerusakan pembuluh darah,” jelas Didi.
Kurang tidur dan pola hidup tidak teratur turut memperparah risiko. Tidur kurang dari 5–6 jam per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, memicu gangguan metabolisme, hingga menyebabkan obesitas dan diabetes.
Didi mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda awal serangan jantung. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain nyeri dada seperti ditekan, sesak napas, nyeri menjalar ke lengan kiri atau leher, keringat dingin, mudah lelah ekstrem, serta jantung berdebar tidak normal.
“Jangan tunggu sampai parah. Banyak pasien datang terlambat karena mengabaikan gejala awal,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Batam mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat. Di antaranya berhenti merokok, mengurangi konsumsi gorengan, gula dan garam, serta memperbanyak sayur, buah, dan protein sehat.
Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk aktif bergerak minimal 30 menit per hari, rutin memeriksakan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta mengelola stres dengan baik dan menjaga kualitas tidur.
“Serangan jantung pada dasarnya bisa dicegah. Kuncinya ada pada perubahan gaya hidup yang sederhana, tapi dilakukan secara konsisten,” tutup Didi.(*)

Artikel Kasus Serangan Jantung Meningkat di Usia Muda karena Gaya Hidup dan Abaikan Gejala pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelabuhan Perikanan Antang Resmi Dikelola Pemkab Anambas, Dongkrak Potensi PAD

0
Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Perikanan Antang yang kini resmi dikelola Pemkab Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Antang resmi diserahkan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyambut baik penyerahan kewenangan tersebut. Ia optimistis, pengelolaan pelabuhan oleh pemerintah daerah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Anambas. Kita akan kelola dengan baik agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Aneng, Jumat (17/4).

Selama ini, Pelabuhan Perikanan Antang dikenal sebagai lokasi transit kapal-kapal nelayan, khususnya dari Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Aktivitas sandar dan distribusi hasil perikanan berlangsung cukup ramai dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok sektor kelautan.

Dengan pengelolaan yang kini berada di tangan pemerintah kabupaten, Aneng memastikan operasional pelabuhan akan berada di bawah Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Anambas.

Ia menjelaskan, potensi PAD dari pelabuhan tersebut cukup besar, mulai dari retribusi sandar kapal, jasa tambat, bongkar muat, hingga pemanfaatan fasilitas pendukung lainnya.

“Retribusi dari kapal, bongkar muat, hingga fasilitas penunjang itu semua bisa menjadi pemasukan daerah,” katanya.

Selain itu, sumber pendapatan juga bisa diperoleh dari penyewaan lapak, kantin, serta fasilitas yang digunakan nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Tak hanya fokus pada peningkatan pendapatan, pemerintah daerah juga berencana melakukan pembenahan fasilitas pelabuhan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

Beberapa fasilitas yang akan ditingkatkan antara lain area sandar kapal, kantin, hingga tempat pengisian bahan bakar bagi kapal nelayan.

“Kita akan benahi fasilitasnya agar aktivitas di pelabuhan semakin nyaman,” ujar Aneng.

Ia berharap, dengan fasilitas yang lebih baik, Pelabuhan Antang dapat menjadi pilihan utama bagi kapal-kapal nelayan untuk bersandar dan beraktivitas.

Lebih lanjut, Aneng menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki posisi strategis dalam sektor perikanan di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, Anambas menjadi satu-satunya daerah di Kepri yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan pelabuhan transit perikanan.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan daerah,” tutupnya. (*)

Artikel Pelabuhan Perikanan Antang Resmi Dikelola Pemkab Anambas, Dongkrak Potensi PAD pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus HIV di Batam Didominasi Usia Produktif, Dinkes Temukan 103 Kasus Baru Awal 2026

0
Ilustrasi. HIV/AIDS (JawaPos.com)

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat sebanyak 103 kasus baru HIV ditemukan sepanjang Januari hingga Maret 2026. Temuan ini didominasi kelompok usia produktif, khususnya rentang usia 25 hingga 49 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan mayoritas kasus berasal dari laki-laki dengan jumlah 79 orang, sementara perempuan tercatat sebanyak 24 orang.

“Dari total 103 kasus yang ditemukan, kelompok usia 25 hingga 49 tahun menjadi yang paling dominan dengan 74 kasus. Ini menunjukkan bahwa penularan masih banyak terjadi pada usia produktif,” ujar Didi, Jumat (17/4).

Ia merinci, pada kelompok usia 20 hingga 24 tahun terdapat 17 kasus, disusul usia di atas 50 tahun sebanyak 7 kasus. Sementara itu, usia 15 hingga 19 tahun tercatat 4 kasus, usia 5 hingga 14 tahun 1 kasus, dan tidak ditemukan kasus pada usia di bawah 4 tahun.

Didi menjelaskan, tingginya angka pada usia produktif menjadi perhatian serius karena kelompok ini memiliki mobilitas tinggi serta aktivitas sosial yang lebih luas, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa edukasi dan pencegahan harus lebih masif, terutama menyasar kelompok usia produktif,” tegasnya.

Menurutnya, penemuan kasus ini merupakan bagian dari upaya aktif pemerintah dalam melakukan skrining dan deteksi dini sesuai target indikator yang diatur dalam kebijakan nasional penanggulangan HIV/AIDS.

Dinkes Batam, lanjut Didi, terus menggencarkan berbagai langkah pencegahan, mulai dari sosialisasi, tes HIV secara sukarela (VCT), hingga pendampingan bagi orang dengan HIV (ODHIV).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan. Semakin cepat diketahui, maka penanganan bisa segera dilakukan dan kualitas hidup penderita tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menghilangkan stigma terhadap ODHIV agar mereka tidak takut untuk memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan.

“Penanganan HIV tidak hanya soal medis, tetapi juga dukungan sosial. Tanpa stigma, upaya pengendalian akan jauh lebih efektif,” tutupnya.(*)

Artikel Kasus HIV di Batam Didominasi Usia Produktif, Dinkes Temukan 103 Kasus Baru Awal 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Golkar Kepri Siap Gelar Musda V, Pendaftaran Bacalon Ketua Dibuka 20 April

0
Panitia menyampaikan jadwal Musda V dan pemilihan Ketua DPD Golkar Kepri di Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – DPD Partai Golkar Kepulauan Riau akhirnya memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V setelah sempat tertunda beberapa bulan.

Musda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center.

Ketua Organizing Committee (OC), Aziz Martindas, mengatakan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Kepri akan dibuka sehari sebelum pelaksanaan Musda.

“Pendaftaran dibuka pada 20 April mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB di Kantor DPD Golkar di Jalan Bintan Center,” ujarnya, Jumat (17/4).

Ia menjelaskan, Musda ke-V ini rencananya akan dibuka langsung oleh Muhammad Sarmuji. Sejumlah tokoh nasional juga dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut.

“Selain Sekjen, akan hadir juga Wakil Ketua Komisi IX dan Komisi II DPR RI,” tambahnya.

Setelah pembukaan, agenda utama Musda akan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua DPD Golkar Kepri yang baru.

Sementara itu, Bendahara Panitia OC, Daniel Yudhistira, menyebut terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi kader untuk dapat maju sebagai calon ketua.

Di antaranya, telah menjadi anggota aktif Partai Golkar minimal lima tahun berturut-turut, berpendidikan minimal strata satu (S1), memiliki rekam jejak baik, serta menunjukkan dedikasi dan disiplin dalam berorganisasi.

Selain itu, calon juga diwajibkan memiliki kapabilitas, telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Golkar, serta pernah menjadi pengurus di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

“Bakal calon juga harus mendapat dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara, dibuktikan dengan surat dukungan,” jelas Daniel.

Ia menambahkan, bagi kader yang tidak memenuhi persyaratan tertentu, tetap dimungkinkan maju sebagai calon dengan syarat mendapat persetujuan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Pelaksanaan Musda ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Golkar Kepri ke depan. (*)

Artikel Golkar Kepri Siap Gelar Musda V, Pendaftaran Bacalon Ketua Dibuka 20 April pertama kali tampil pada Kepri.

Pelaku Penganiayaan di Bengkong Ditangkap, Korban Sempat Dikeroyok di Pinggir Jalan

0
Pelaku penganiayaan ditangkap Polsek Bengkong. F. Dok Polsek Bengkong untuk Batam Pos

batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong menangkap Aw (26), pelaku penganiayaan terhadap seorang pemuda di kawasan Bengkong Garama, Batam. Pelaku diamankan pada Kamis (16/4) malam setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan aksi kekerasan yang sempat menghebohkan warga.

Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra mengatakan tersangka ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Kami memastikan setiap kasus yang meresahkan masyarakat akan ditangani secara cepat, tepat, dan profesional guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Kasus tersebut menimpa korban berinisial S.F. (21) yang saat itu melintas menggunakan sepeda motor di bahu jalan depan Bakso Gondrong, Bengkong Garama, Rabu (15/4) sekitar pukul 22.20 WIB. Saat melintas, korban tiba-tiba dipepet oleh pelaku.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul mata kanan korban sebanyak dua kali menggunakan tangan kosong. Serangan mendadak itu membuat korban kehilangan keseimbangan dan panik di lokasi kejadian.
Korban berusaha menyelamatkan diri dengan turun dari sepeda motor lalu berlari ke sekitar warung. Namun pelaku terus mengejar dan menendang punggung korban hingga terjatuh ke tanah di pinggir jalan.

Setelah korban tersungkur, pelaku kembali melakukan kekerasan dengan memijak dan menendang bagian kepala belakang serta wajah korban. Akibatnya, korban mengalami luka serius hingga mengeluarkan darah dan harus menjalani visum di Puskesmas Tanjung Buntung.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Polisi kemudian menetapkan A.W. sebagai tersangka setelah gelar perkara dan menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan tindak kekerasan di lingkungan sekitar.(*)

Artikel Pelaku Penganiayaan di Bengkong Ditangkap, Korban Sempat Dikeroyok di Pinggir Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kinerja BP Batam Triwulan 1 2026: Sektor Logistik Menguat, Volume Peti Kemas Tembus 187 Ribu TEUs

0
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. F. Istimewa

batampos – Kinerja logistik ini turut didukung oleh aktivitas bongkar muat general cargo yang mencapai 2,9 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama sebesar 2,6 juta ton tahun lalu. Dimana, Terminal Curah Cair Kabil menjadi kontributor terbesar dengan volume 1,09 juta ton dan pertumbuhan sebesar 21%.

Di sisi kunjungan kapal, tercatat sebanyak 27.170 call atau meningkat 4% dibandingkan Triwulan I 2025 sebesar 26.138 call. Selain itu, ukuran kapal yang bersandar juga menunjukkan peningkatan, dengan total Gross Tonnage (GT) mencapai 19,6 juta GT atau naik 15% dari sebelumnya 16,9 GT. Angka ini, tentunya menjadi gambaran bahwa semakin banyaknya kapal berkapasitas besar yang beroperasi di perairan Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian ini sebagai bukti nyata, semakin kuatnya peran Batam sebagai simpul logistik strategis di kawasan.

“Pertumbuhan di sektor logistik ini menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya sebagai hub konektivitas regional. Kami akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas secara berkelanjutan,” ujar Amsakar, Kamis (16/4/2026).

Selain kinerja logistik, sektor layanan penumpang juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah penumpang di terminal ferry domestik dan internasional wilayah kerja BP Batam tercatat mencapai 2.507.630 orang atau meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Rute internasional masih mendominasi dengan 1.316.495 penumpang atau tumbuh 11%, khususnya menuju Singapura dan Malaysia. Sementara itu, penumpang domestik mencatat pertumbuhan lebih tinggi sebesar 20% menjadi 1.191.135 orang. Terminal Ferry Internasional Batam Centre dan Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur menjadi titik tersibuk dalam melayani mobilitas tersebut.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, peningkatan kinerja harus diiringi dengan kualitas layanan yang semakin baik, sejalan dengan perluasan cakupan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kami mendorong layanan kepelabuhanan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa, terlebih dengan semakin luasnya wilayah kerja KPBPB Batam. Dengan dukungan regulasi tersebut, kami optimistis layanan akan semakin terintegrasi sehingga manfaat pertumbuhan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia.

Anggota Deputi/Bidang Pengusahaan, Denny Tondano yang membawahi Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi antar-stakeholder serta mengoptimalkan layanan di seluruh pelabuhan guna menjaga konsistensi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong digitalisasi layanan, termasuk pembenahan e-ticketing dan integrasi sistem antar terminal, sehingga layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Denny. (EI)

Artikel Kinerja BP Batam Triwulan 1 2026: Sektor Logistik Menguat, Volume Peti Kemas Tembus 187 Ribu TEUs pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

0
Tim terpadu menertibkan bangunan liar di kecamatan Sei Binti, Jumat (17/4/2026). f istimewa

batampos – Dalam rangka mendorong pengembangan dan penataan kawasan di Kota Batam, Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (16/4).

Lebih dari 400 personel gabungan dari Ditpam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, Kelurahan dan Kecamatan setempat ikut melaksanakan kegiatan.

Kegiatan dipimpin langsung Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Putu mengatakan penertiban dilakukan terhadap 23 bangunan di atas lahan yang telah dialokasikan BP Batam kepada perusahaan.

“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut sehingga taraf hidup masyarakat bisa meningkat,” katanya.

Putu menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara humanis dan terukur melalui tahapan-tahapan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Penertiban turut dibantu dua excavator dan lori untuk memindahkan barang pemilik bangunan.

BACA JUGA: Bawaslu Batam Ingatkan Peserta Pilkada untuk Patuhi Aturan Masa Tenang
“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif hingga upaya administratif melalui SP 1,2,3 dan SP Bongkar telah dilaksanakan,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan miliknya. Sebelumnya, di kawasan yang sama lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima sagu hati dan bersedia pindah dari lahan tersebut. (*)

Artikel Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti pertama kali tampil pada Metropolis.

PSDKP Batam Hentikan Aktivitas di Ruang Laut, Segel Tersus Ilegal di Lingga

0
Penyegelan terminal khusus yang menyalahi aturan. F. Dokumentasi PSDKP untuk Batam Pos
Batampos – Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam mengambil tindakan tegas dengan menyegel pemanfaatan ruang laut tanpa izin di Dusun Penarik, Desa Kelumu, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (16/4). Langkah ini dilakukan terhadap terminal khusus milik PT HP yang diduga beroperasi tanpa dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).
Penyegelan tersebut menjadi sorotan karena lokasi terminal khusus itu berada di kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan. Aktivitas pembangunan yang dilakukan perusahaan disebut telah menjorok ke area laut dan berpotensi mengubah ekosistem pesisir jika tidak dikendalikan sesuai aturan.
Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Semuel Sandi Rundupadang, mengatakan tindakan penghentian sementara dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Aduan itu sebelumnya ramai disampaikan warga melalui media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
“Setiap kegiatan pemanfaatan ruang laut wajib mengantongi dokumen perizinan PKKPRL. Untuk itu, operasional terminal khusus ini sementara kami hentikan untuk mencegah potensi kerusakan lingkungan,” ujar Semuel saat dikonfirmasi, Kamis.
Sebelum penyegelan dilakukan, Polisi Khusus Kelautan PSDKP Batam telah melakukan inspeksi langsung ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan ditemukan timbunan tanah dan batu yang membentuk daratan baru menjorok ke perairan, serta adanya aktivitas bongkar muat alat berat dan material konstruksi untuk pembangunan akses jalan menuju terminal tersebut.
Selain pemeriksaan lapangan, tim pengawas juga melakukan analisis citra satelit. Dari hasil pemantauan, teridentifikasi adanya pemanfaatan ruang laut seluas sekitar 0,063 hektare di luar garis pantai yang diduga belum memiliki izin resmi dari pemerintah pusat.
Saat dimintai dokumen legalitas, pihak perusahaan belum dapat menunjukkan izin operasional terminal khusus tersebut. Perwakilan perusahaan hanya menyampaikan bahwa dokumen PKKPRL masih dalam proses pengurusan, meski kegiatan fisik di lokasi telah berjalan.
Atas temuan itu, PT HP diduga melanggar Pasal 16 dan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pelanggaran tersebut dapat berujung pada sanksi administratif hingga proses hukum lebih lanjut.
“Dari hasil temuan tersebut, Ditjen PSDKP telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara kegiatan melalui pemasangan segel dan garis pengawasan sampai pelaku usaha memenuhi dokumen perizinannya,” tegas Semuel.
Pangkalan PSDKP Batam menegaskan pengawasan terhadap ruang laut di wilayah Kepulauan Riau akan terus diperketat. Pemerintah ingin memastikan seluruh kegiatan usaha di kawasan pesisir berjalan sesuai aturan agar tidak merugikan negara sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut bagi masyarakat pesisir di masa mendatang.(*)

Artikel PSDKP Batam Hentikan Aktivitas di Ruang Laut, Segel Tersus Ilegal di Lingga pertama kali tampil pada Metropolis.

Motor Masuk Parit, Pengendara Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan RE Martadinata

0
Aprinaldi yang ditemukan di dalam parit di Jalan RE Martadinata, Sekupang, Jumat (17/4) pagi. Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal hingga sepeda motor yang dikendarainya ikut terperosok ke dalam parit.

batampos – Sebuah insiden kecelakaan tunggal diduga menjadi penyebab tewasnya seorang pria bernama Aprinaldi (47) di Jalan RE Martadinata, tepatnya di seberang SPBU Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Jumat (17/4) pagi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah berada di dalam parit sempit bersama sepeda motor miliknya.

Seorang saksi mata Dika menyebutkan, kondisi korban saat itu sudah dalam posisi terduduk di dalam parit, dengan sepeda motor yang ikut terperosok dan menghimpit tubuhnya.

“Pas kami lihat, korban sudah di dalam parit, seperti posisi duduk. Motor juga ada di situ, terjepit sama korban. Kami kira masih hidup, tapi ternyata sudah meninggal,” ujar saksi.

Motor yang berada di lokasi diketahui jenis Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi BP 6690 IE. Posisi kendaraan yang ikut masuk ke dalam parit menguatkan dugaan kecelakaan tunggal.

Jenazah Aprinaldi selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan, laporan dari masyarakat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 06.30 WIB.

“Benar, ada penemuan korban di parit. Untuk penanganan lebih lanjut saat ini ditangani oleh Satlantas Polresta Barelang,” ujarnya.

Dari informasi awal yang dihimpun, korban diduga melaju dari arah simpang lampu merah Sungai Harapan menuju Pelabuhan Domestik Sekupang sebelum akhirnya mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam parit.

Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk kemungkinan faktor penyebab seperti kondisi jalan maupun kelalaian saat berkendara.(*)

Artikel Motor Masuk Parit, Pengendara Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan RE Martadinata pertama kali tampil pada Metropolis.

Dari Batam ke Ajang Puteri Indonesia, Zefanya Yosinta Siap Promosikan Daerah

0
Zefanya Yosinta, wakil Provinsi Kepri di ajang Puteri Indonesia 2026. Foto: Disbudpar untuk Batampos

batampos – Gemerlap panggung nasional segera menanti. Zefanya Yosinta, Duta Wisata Cik dan Puan Kota Batam 2024, dipercaya mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada ajang Puteri Indonesia 2026 yang malam puncaknya akan digelar di Jakarta, 24 April 2026.

Perempuan yang akrab disapa Anya itu mengaku haru sekaligus bangga atas kesempatan tersebut. Ia bertekad membawa nama daerah sekaligus mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Kepulauan Riau di tingkat nasional.

“Saya merasa bangga dan terharu dapat mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Tentunya saya akan mempromosikan keelokan pariwisata dan budaya Provinsi Segantang Lada ini serta berusaha keras untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Baca Juga: Investasi Masuk, Lapangan Kerja Masih Terbuka

Anya juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari pemerintah provinsi hingga pemerintah Kota Batam.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, serta Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Sebagai anak daerah kelahiran Batam, saya juga ingin menyampaikan berbagai program pemerintah kepada peserta dan panitia,” tambahnya.

Pada malam penampilan kategori National Costume, Anya akan mengenakan busana yang terinspirasi dari legenda Pulau Putri di Nongsa, Batam, salah satu pulau terdepan Indonesia. Busana tersebut merupakan karya desainer Indra yang juga anggota Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) Kota Batam.

Malam puncak Puteri Indonesia 2026 akan digelar di Plenary Hall JCC, Jakarta, dengan diikuti 45 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengaku bangga dan bersyukur karena wakil Kepulauan Riau di ajang tersebut kembali berasal dari Duta Wisata Cik Puan Kota Batam selama dua tahun berturut-turut.

Baca Juga: MTQH Batam Ditutup, Kecamatan Sagulung Juara Umum

“Sebagai kepala dinas, saya bersyukur dapat mengantarkan Duta Wisata Cik Puan Kota Batam hingga ke ajang Putri Indonesia mewakili Kepri dua tahun berturut-turut. Semoga prestasi ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Ardiwinata juga menambahkan bahwa Pemilihan Duta Wisata Cik Puan Kota Batam 2026 saat ini tengah memasuki tahap pra-karantina. Sebanyak 20 peserta terbaik telah terpilih dari ratusan pendaftar yang mengikuti audisi.

Rencananya, malam puncak pemilihan akan digelar pada 9 Mei 2026 di Harmoni One Hotel. Ia berharap ajang tersebut terus melahirkan generasi muda yang mampu menjadi wajah pariwisata Batam sekaligus membawa nama daerah ke kancah nasional. (*)

Artikel Dari Batam ke Ajang Puteri Indonesia, Zefanya Yosinta Siap Promosikan Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.