Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6803

Gerindra Siap Lawan Anies Baswedan dalam Kompetisi Pilpres 2024

0
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi diusung Partai Nasdem sebagai capres dalam Pilpres 2024 (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Partai Gerindra menyatakan siap berkompetisi dengan calon presiden (capres) dari Partai NasDem Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

’’Kami siap berkompetisi secara sehat. Ini kan kita tidak berkompetisi untuk saling menjatuhkan,” kata politikus Partai Gerindra Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa,(4/10).

Gerindra sudah menyatakan akan mengusung Ketua Umum Prabiwo Subianto sebagai capres. Karena itu, Habiburokhman menegaskan, Gerindra siap memberikan perlawanan terbaik guna berkompetisi dengan Anies Baswedan.

’’Kampanye dengan cara-cara yang baik dengan penuh kegembiraan sehingga kita tidak saling menegasikan,” ucap Habiburokhman.Anggota Komisi III DPR RI ini juga menyatakan, Partai Gerindra tidak hanya siap melawan Anies. Namun, Gerindra juga siap melawan capres yang diusung partai lain di Pilpres 2024.  ’’Siap-siap saja. Melawan siapapun kita siap,” tegas Habib.

Sebelumnya, Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan untuk diusung menjadi calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024 mendatang. Anies nampak duduk mendampingi Surya Paloh saat pengumuman deklarasi di Tower NasDem, Jakarta, Senin (3/10).

Deklarasi terhadap Anies Baswedan ini dilakukan Partai NasDem setelah menentukan dari tiga bakal calon presiden (Bacapres) hasil rapat kerja nasional (Rakernas), mereka di antaranya Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

“Telah hadir Bung Anies, saya bersyukur sekali dan telah menominasikan tiga bacapres pada rakernas yang akan diputuskan menjadi satu capres definitif pada hak kewenangan yang diberikan kepada saya dalam rakernas itu,” kata Surya Paloh.

Paloh menjelaskan, pihaknya sudah mendapat banyak masukan dari berbagai kalangan untuk menentukan capres 2024 yang akan diusung Partai NasDem. Lantas, Surya secara tegas menyanpaikan Anies Baswedan akan diusung menjadi capres dari Partai NasDem. “Akhirnya NasDem memilih seorang sosok Anies Rasyid Baswedan,” demikian Surya Paloh menandaskan. (*)
Reporter: JP Group

 

Kapolda Jatim Akhirnya Minta Maaf Soal Tragedi di Kanjuruhan Malang

0
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. (Polda Jatim for JawaPos)

batampos – Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengaku menyesal dan menyampaikan permintaan maaf atas banyaknya korban di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu malam (30/9). Dia pun berjanji akan mengevaluasi aparat di bawahnya atas insiden tersebut.

Sebelum minta maaf, Kapolda Jatim ini sempat memunculkan kontroversi dengan pernyataannya soal penembakan gas air mata sudah sesuai SOP polisi.

“Saya sebagai Kapolda ikut prihatin, menyesal, sekaligus minta maaf di dalam proses pengamanan yang berjalan ada kekurangan,” kata Nico dalam konferensi pers, Selasa (4/10/).

Sebagai Kapolda, dia mengaku akan melakukan evaluasi dengan panitia pelaksana laga dan juga dengan PSSI. “Ke depan kami akan mengevaluasi bersama-sama dengan panitia pelaksana, kemudian PSSI, sehingga harapannya pertandingan sepakbola ke depan, pertandingan sepakbola yang aman, nyaman dan bisa menggerakkan ekonomi,” ungkapnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Seperti diketahui, Kapolda Jatim sempat menyulut kontroversi dengan memastikan bahwa penembakan gas air mata kepada suporter Aremania di atas tribun saat terjadi kericuhan sudah sesuai prosedur.

Menurut Nico, hal itu sebagai upaya menghalau serangan suporter yang merangsek turun ke lapangan dan berbuat anarkis. “Sehingga, para suporter berlarian ke salah satu titik di pintu 12 Stadion Kanjuruhan. Saat terjadi penumpukan itulah banyak yang mengalami sesak napas,” ungkapnya dalam konferensi pers di Polres Malang. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Minim Petunjuk Pembuangan Bayi di Bengkong

0
ilustras bayi
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Polisi hingga kini belum berhasil mengungkap orangtua maupun pembuang bayi perempuan di Komplek Ruko Green Town, Bengkong Laut. Alasannya, polisi minim petunjuk.

“Minim petunjuk. Kita periksa CCTv disekitar lokasi tidak ada yang mengarah ke tempat pembuangan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Hardian, Selasa (4/10) siang.

Rio menjelaskan selain CCTv yang tidak mengarah ke lokasi, pihaknya juga tidak menemukan keterangan saksi yang melihat pembuangan bayi tersebut.

Baca Juga: Gadis 16 Tahun Kabur dari Rumah, Apabila Melihat Hubungi Nomor 0778-321744

Dalam kasus ini, polisi hanya meminta keterangan 2 saksi. Saksi tersebut yakni driver ojek online (ojol) yang menemukan bayi, serta pemilik ruko sekitar. “Saksi juga hanya 2 orang. Tidak ada yang melihat pelaku saat membuang,” katanya.

Rio menambahkan untuk mengetahui ciri-ciri dan identitas orangtua maupun pelaku pembuangan bayi tersebut, pihaknya turut melakukan pemeriksaan terhadap warga sekitar. Termasuk mendata ke bidan dan puskesmas setempat.

“Di sekitar lokasi memang banyak kos-kosan. Penghuninya sudah kita data, belum ada yang dicurigai,” ungkapnya.

Baca Juga: Bawa Kendaraan, Anak di Bawah Umur Bisa Didenda Rp1 Juta

Dengan kejadian ini, Rio mengimbau kepada masyarakat yang mencurigai warga disekitar lingkungannya untuk melaporkan ke Mapolsek terdekat.

“Mungkin saja lokasi itu hanya dijadikan tempat pembuangan. Bukan di lakukan warga sekitar,” paparnya.

Sebelumnya, bayi perempuan yang masih hidup ditemukan driver ojol di dalam tempat pembuangan sampah di Komplek Ruko Green Town, Bengkong Laut, Minggu (25/9) malam, sekitat pukul 16.30 WIB.

Saat ditemukan, bayi ini masih tertempel ari-ari, dibungkus kain bedong, dan ditutupi kertas koran. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Gadis 16 Tahun Kabur dari Rumah, Apabila Melihat Hubungi Nomor 0778-321744

0
WhatsApp Image 2022 10 04 at 13.34.21 e1664878553588
Noviza Dwi Hartiadiningsih. (F.Repro)

batampos – Noviza Dwi Hartiadiningsih, 16, warga Perumahan Indotri Tiban Indah, Sekupang, diduga kabur dari rumahnya. Ia belum kembali ke rumah sejak Sabtu (1/10). Orang tua gadis itu khawatir dan melapor polisi.

Anak dari Sunardi itu dilaporkan hilang oleh keluarga kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polsek Sekupang, Senin (3/10).

Pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama itu pergi dari rumah dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

“Saya melaporkan kehilangan anak saya pak. Ia pergi dari rumah tanpa izin dan ponselnya sampai saat ini juga tidak aktif,” ujar Sunardi.

Ciri-ciri Noviza yaitu memiliki tinggi badan 155 sentimeter, rambut ikal sebahu warna coklat. Ia terakhir memakai baju tidur bewarna hitam, dan celana pendek warna hitam.

Sunardi mengaku tidak habis pikir anaknya bisa kabur dari rumah. Pasalnya, tidak ada persoalan keluarga dan bahkan sebelum minggat anaknya tersebut sempat menyapu rumah hingga pukul 11.00 WIB. Sunardi yang melihat anaknya masih menyapu itu kemudian meminta anaknya tidur.

“Sekitar pukul 02.20 WIB saya masih mengecek anak saya di kamar. Saat itu ia tertidur pulas bersama kakak perempuannya,” kenang Sunardi.

Namun sekitar pukul 04.00 WIB, ia dibangunkan anak pertamanya yang mengatakan bahwa adiknya Noviza tak ada di kamar dan membawa ya yang berisikan pakaian. Sunardi yang panik langsung mencoba menghubungi nomor ponsel anaknya dan saat itu sudah tidak aktif lagi.

“Saya juga sudah menghubungi teman-temannya dan tidak ada yang mengetahui anak saya dimana. Pulang lah nak, ibu dan kakak mu sangat khawatir sekali,” ungkap Sunardi.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan mengenai laporan pengaduan tersebut dan menjelaskan bahwa anak tersebut pergi dari rumah tanpa ijin sejak hari Sabtu (1/10) malam hingga saat ini belum pulang dan belum diketahui keberadaannya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih berupaya melakukan pencarian, jajaran Reskrim terus mencari informasi terkait keberadaan si anak baik dari teman dekat, dan kerabatnya.

“Dihimbau kepada warga masyarakat Batam apabila ada melihat atau ada menemukan keberadaan anak ini agar segera menghubungi kami Polsek Sekupang di Nomor 0778-321744,” imbau Kapolsek. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Bidan Siap Sambut Generasi Unggul

0
Bidan Rakerda II IBI Selasa 4 Oktober 2022 F Suprizal Tanjung 1
Dr Emi Nurjasmi MKes; Hj Gusnawati STr Keb MKM; Drs H Jefridin MPd foto bersama usai pembukaan Rakerda II IBI Kepri 2002 di kampus IKMB, Seraya, Batam, Selasa (4/10/2022). F Suprizal Tanjung

Gelar Rakerda II IBI Kepri Tahun 2022

batampos – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr Emi Nurjasmi  MKes membuka secara resmi  Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II IBI Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2022 di kampus Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB), Seraya, Batam, Selasa (4/10/2022).

‘’Melalui Rakerda ini  kita ingin agar semua bisa mengevaluasi diri, menyempurnakan rencana kerja bagi para bidan di Kepri dan Indonesia umumnya,’’ papar Emi Nurjasmi dalam sambutannya.

Acara ini mengambil tema: Melalui Rakerda Kita Sinergikan Kebijakan Pemerintah dengan Meningkatkan Pengetahuan Skill dan Siap Menyambut Generasi Unggul Indonesia.

Hasil dari semua ini lanjut Emi, kerja bidan akan semakin baik guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Dengan demikian, bidan akan semakin mudah dan tersistem memberikan pelayanan kepada ibu hamil dan pasca melahirkan, menolong persalinan bersih sehat, pemasangan kontrasepsi, merawat bayi dan berbagai persoalan pelayanan untuk ibu dan bayi.

Hadir dalam acara ini, Wali Kota Batam, HM Rudi SE diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Drs H Jefridin MPd. Juga hadir pengurus IBI Cabang Kota dan Kabupaten yaitu Bintan, Anambas, Lingga, Karimun, Anambas, Tanjungpinang dan Batam.

‘’Pemko Batam sangat berterima kasih kepada IBI Batam dan IBI Kepri yang telah membantu menciptakan suasana sehat terutama untuk ibu dan bayi terlebih pada saat Covid-19 melanda,’’ ujar Rudi dalam pesannya.

BACA JUGA: Bidan se Batam Rayakan HUT ke-71 IBI

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Provinsi Kepri, Hj Gusnawati STr Keb MKM menambahkan, bidan juga mempunyai peranan penting dalam mengedukasi masyarakat terutama ibu-ibu tentang pentingnya  makanan dan minuman bergizi demi mencegah stunting (kondisi bayi gagal tumbuh dengan baik, red).

Gusnawati melanjutkan, masalah kesehatan sangat kompleks. Contohnya, dulu belum dikenal Corona Virus Disease 2019  (Covid-19). Tahun 2019 datang wabah Covid. Bidan perlu mengetahui tentang Covid-19, cara antisipasi dan lainnya. Ini demi menjaga kesehatan ibu, bayi dalam kandungan, serta ibu dan bayi setelah dilahirkan.

‘’Bidan jangan segan meningkatkan pengetahuannya tentang kesehatan dan ilmu pengetahuan terkait lainnya,’’ tutup Gusnawati. (*)

Korban Luka Tragedi Kanjuruhan Mendapatkan Perawatan Maksimal

0
Ilustrasi kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan. (Twitter)

batampos – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Jawa Timur mengecek langsung proses perawatan medis korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Para korban ditangani dengan perawatan maksimal.

“Berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan yang terbaik dan juga melakukan proses penyembuhan kepada seluruh korban,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Selasa (4/10). Dedi menegaskan, fokus Polri dan pemerintah saat ini adalah memberikan pelayanan terbaik agar pasien cepat pulih.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan, pihaknya bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban luka mendapatkan perawatan. Diharapkan para korban segera pulih.

“Bapak kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” kata Nico.

Selain itu, Polda Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak. Di sisi lain, jenderal bintang dua ini menegaskan akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa ini.

Sebelumnya, kerusuhan pecah usai laga Arema Malang melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (2/10). Pertandingan itu berakhir dengan skor akhir 2-3 untuk kemenangan Persebaya dan menjadi kekalahan kandang pertama Arema dari klub Surabaya itu dalam 23 tahun terakhir.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mencatat data sementara jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi kericuhan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebanyak 125 orang.

Data sementara diperoleh dari hasil asesmen yang dilakukan Dokter Kesehatan (Dokes) Polda Jawa Timur dan Tim DVI pada Minggu, pukul 15.45 WIB. “Data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 orang, tetapi setelah ditelusuri di rumah sakit terkait menjadi 125 orang,” kata Ketua Tim DVI Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan.

Selain korban tewas, insiden kemanusiaan itu melukai 232 orang. Para korban mengalami luka-luka karena terinjak, patah tulang, dislokasi, engsel lepas, mata perih, dan kadar oksigen rendah. (*)




Reporter : JP GROUP

Polisi Tangkap Kurir Ganja Lintas Provinsi dengan Berat 17 Kilogram

0
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono menunjukkan barang bukti ganja saat ekspos tangkapan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (4/10). F.Slamet Nofasusanto

batampos- Polres Bintan dan Polda Kepri mengamankan kurir narkotika jenis ganja lintas provinsi, inisial Hr, 23 dengan berat sekira 17,309 kilogram di pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (22/9) sekira pukul 23.00 WIB.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa ada kurir narkotika jenis ganja di pelabuhan.

Polisi langsung bergerak ke lokasi untuk mencari kurir dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi.

BACA JUGA: Banyak Pelabuhan Tikus, Bintan Rawan Penyelundupan Narkoba

“Waktu ditangkap pelaku memiliki ciri-ciri yang sama dengan target yakni memakai topi dan jaket,” katanya.

Dia mengatakan, awalnya pelaku mengelak. Tapi setelah digeledah tas ranselnya, polisi menemukan 6 paket besar berisikan ganja dengan berat sekira 5,4 kilogram yang dibungkus lakban warna coklat dan di dalam kantong plastik warna hitam.

Kemudian, polisi melakukan pengembangan kasus ini dan ditemukan 5 paket ganja ukuran besar dengan berat sekira 11 kilogram lebih di salah satu hotel di kawasan Nagoya, Batam.

Tidar mengatakan, dari hasil interogasi, diketahui pelaku merupakan warga Langsa, Aceh. Pelaku membawa barang tersebut dari Aceh, kemudian ke Medan, lalu ke Pekanbaru, Buton, Tanjungbalai Karimun, dan Sekupang, Batam.

Dari Batam, pelaku meletakkan barang tersebut di salah satu hotel di Nagoya, Batam sebanyak 5 paket besar berisi ganja dengan berat sekira 11 kilogram lebih.

Baru, kemudian pelaku menyeberang ke Tanjunguban dengan membawa 6 paket besar berisi ganja.

“Jadi pelaku ada yang mengarahkan lewat handphone, inisialnnya Z yang di Jakarta, kemudian ada orang di Bintan, AB dan orang Aceh, MS yang juga DPO,” katanya.

Untuk membawa ganja, dia mengatakan, pelaku menerima uang sekira Rp 1 juta yang ditransfer dan menerima uang tunai sekira Rp 1,9 juta.

“Total yang pelaku terima untuk membawa ganja sekira Rp 2,9 juta,” katanya.
Dia mengatakan, pelaku dijerat pasal 114 Ayat 2 dan atau 111 ayat 2 Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan atau penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Kasus ini masih akan terus dikembangkan,” katanya. (*)

 

Reporter:Slamet Nofasusanto

 

NasDem Deklarasi Anies jadi Capres, Pakar Nilai Ganjar Bisa Tandingi

0
Calon presiden 2024 yang diusung Partai NasDem memberikan sambutan saat Deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia Partai NasDem Anies Baswedan, di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai NasDem resmi mengusung Anies Baswedan maju jadi capres untuk Pemilu 2024. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Partai NasDem telah mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. NasDem melakukan pengumuman satu bulan lebih cepat dari yang awal direncanakan pada November 2022.

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad berpendapat, sudah saatnya PDI Perjuangan mengusung calon yang juga populer. Pasalnya, saat ini sudah ada tiga tokoh populer yang mencuat ke publik untuk menjadi kandidat Presiden 2024.

“Yang jelas dari tiga tokoh yang populer ini kan sudah ada dua Capres yang di deklarasikan oleh partai. Pertama Prabowo oleh Gerindra dan kedua Anies Baswedan oleh Nasdem,” kata Saidiman, Selasa (4/10).

Menurut Saidiman, PDI Perjuangan harus segera mengambil sikap dari Partai NasDem yang telah berani mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Dia menyebut, Ganjar Pranowo merupakan opsi yang tepat untuk maju dalam Pilpres 2024.

“Karena yang dideklarasikan tokoh populer, saya kira ada kepentingan oleh PDI Perjuangan untuk mengusung calon yang juga populer, tidak lagi karena ada kepentingan elite tertentu, misalnya mengusung Puan Maharani yang tidak cukup kompetitif di tengah warga,” ungkap Saidiman.

Saidiman menambahkan, Ganjar Pranowo merupakan pilihan yang tepat. Dia pun meyakini, PDI Perjuangan akan semakin mengerucut pada sosok Ganjar Pranowo.

“Saya kira satu-satunya kader PDI Perjuangan yang bisa mengalahkan Prabowo dan Anies itu hanya Ganjar. Jadi saya kira pilihannya sangat terbatas karena yang mereka lawan ini adalah tokoh populer. Setelah deklarasi ini saya kira PDI Perjuangan akan makin mengerucut kepada Ganjar Pranowo karena hanya dia calon yang mampu bersaing,” ucap Saidiman.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan alasan pihaknya cepat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Menurut Surya Paloh, partai yang dipimpinnya tidak banyal birokrasi yang harus dipikirkan dalam mengusung Capres 2024.
“Kenapa ada percepatan yang didengar 10 November, kenapa hari ini? Saya melihat ini jauh lebih kepada hari baik. Sederhana, liat cahaya bulan bintang, hari-hari baik. Kemudian dengan segala kerendahan hati, NasDem nggak terlalu banyak birokrasi dalam ambil keputusan,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta, Senin (3/10) kemarin.

Dia menjelaskan, sempat melakukan diskusi dengan para elite Partai NasDem untuk menentukan hari deklarasi Anies Baswedan diusung menjadi capres NasDem.

“Musyawarah sebentar dengan teman-teman gimana hari baik tanggal 3 Oktober? Cocok. Jam berapa katanya? Ada yang bilang jam 1 ada yang bilang jam 10, ya jam 10 aja,” demikian Surya Paloh menandaskan. (*)

Reporter: JP Group

Sekda Batam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Graha PGIW Kepri

0
11e5203b 1769 443c b913 68e943a0e419 e1664872169173
Sekda Batam Jefridin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Graga PGIW Kepri

batampos- Sekda Batam Jefridin menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Graha Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Kepri di Tiban, Senin (3/10/2022). Selain itu, peletakan batu pertama juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkarnain, beserta Pembimas Kristen Provinsi Kepri, Sahat Sihombing, dan Kota Batam Ibu Esther. Dari kalangan Legislatif ada anggota DPRD Provinsi Kepri, Wirya Putra Sar Silalahi dan anggota DPRD Kota Batam Budi Mardianto.

Dari penguru PGIW Kepri sendiri ada Ketum PGIW Kepri Pdt Renova Sitorus yang juga Praeses HKBP Kepri. Terus hadir juga Ketum Lembaga Aras Kepri yang lain, ketua-ketua Sinode Gereja di Kepri, anggota PGIW Kepri. Seperti Pdt Sabar Brahmana dari GBKP, dari BNKP Pdt Filimon Gulo, dari HKI Pdt Rimhot Simamora beberapa pendeta mewakili sinode anggota PGIW Kepri.

BACA JUGA: Patungan Dana untuk Toleransi, Komisi Pemuda PGI Kepri dan Pemuda Gereja-Geraja di Batam Bagi Bagi Takjil

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Graha PGIW Kepri itu, juga dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Batam,

Ketua Panitia Pembangunan Graha PGIW Kepri Djasarmen Purba menyebutkan, lahan PGIW Kepri di Tiban, Batam itu mencapai 2 hektare. ” Gedung Graha PGIW Kepri adalah Gedung Serbaguna yang berdiri di atas lahan PGIW Kepri dan juga jadi kantor PGIW Kepri dengan luas bangunan sekitar 80 meter x 47 meter atau sekitar 3.760 m2 dengan biaya sekitar Rp 12.000.000.000,” ujar Djasarmen.

Menurut Wirya Putra Silalahi, walaupun dana untuk pembangunan gedung Graha PGIW Kepri itu belum terkumpul semuanya, tapi melihat kekompakan pengurus PGIW Kepri bersama anggotanya dan juga panitia pembangunan, pihaknya yakin pembangunan gedung itu akan berjalan sesuai rencana.

”Saat kebaktian di peletakan batu pertama sudah terkumpul sekitar Rp 1,6 juta. Itulah dana awal untuk membangun Graha PGIW Kepri dengan RAB sekitar Rp 12 miliar. Untuk tahap pertama, pembangunan struktur pondasi dibantu pemprov kepri sebesar Rp 1,5 miliar. Semoga ke depan pemerintah Provinsi Kepri dan juga Kota Batam dapat membantu pembangunan gedung ini sampai selesai,” ujar Wirya.

Untuk diketahui PGIW KEPRI adalah salah satu dari 5 lembaga Aras Kristen Protestan di Kepri. PGIW Kepri merupakan lembaga aras terbesar di Kepri. Mempunyai umat sekitar 170.000 jiwa dan 431 gereja/ jemaat yang tersebar di seluruh Kepri. Anggotanya sekarang 34 sinode gereja, antara lain: HKBP, HKI, GKPI, GKPS, GBKP, BNKP, GKI, GPIB, GMIT, GBI, Gereja Toraja, GKPA, dan lainnya. (*)

2 Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kenaikan Pangkat

0
Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto (kanan) berbincang dengan keluarga Andik Purwanto di Desa Tambakrejo, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). (ANTARADestyan Handri Sujarwoko)

batampos – Dua anggota Polri yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendapat penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Polri.

Penyerahan penghargaan kenaikan pangkat itu disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim Kombes Pol. Harry Kurniawan kepada keluarga almarhum Briptu Anumerta Fajar Yoyok Pujianto dan almarhum Bripka Andik Purwanto di Jawa Timur, Senin malam (3/10).

“Bapak Karo SDM, Harry Kurniawan, yang mewakili Bapak Kapolda Jatim menyerahkan surat keputusan penghargaan dari Bapak Kapolri yang diserahkan kepada keluarga dua personil yang gugur,” kata Kepala Seksi Humas Polres Tulungagung Iptu M. Anshori di Tulungagung , Jawa Timur, Selasa (4/10).

Harry Kurniawan menyerahkan penghargaan tersebut dengan didampingi sejumlah pejabat Polri di rumah duka Fajar Yoyok Pujianto yang berada di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, serta rumah Andik Purwanto di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Briptu Fajar Yoyok Pujianto merupakan anggota Polsek Dongko mendapat kenaikan pangkat menjadi Bripka Anumerta, karena gugur saat bertugas mengamankan pertandingan sepak bola antara Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu malam (1/10).

Setelah menyerahkan penghargaan ke rumah duka keluarga Yoyok, Karo SDM bersama rombongan meluncur ke rumah keluarga Aipda Anumerta Andik Purwanto untuk menyerahkan secara simbolis penghargaan kenaikan pangkat serupa.

Bripka Andik, yang bertugas sebagai anggota Polsek Sumbergempol, mendapat kenaikan pangkat menjadi Aipda Anumerta. Penyerahan simbolis penghargaan dilakukan Harry Kurniawan bersama anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol. (Purn) Pudji Hartanto.

Selain penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat, Polri juga menyerahkan tali asih kepada masing-masing keluarga korban.

Pudji Hartanto mewakili Kompolnas menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas kejadian yang menimpa Andik Purwanto dan Fajar Yoyok Pujianto.

Pudji juga menyampaikan kepada keluarga korban soal tawaran dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk membantu anak-anak korban apabila ingin meneruskan cita-cita sebagai polisi. (*)

Reporter: Antara