Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6828

Minum Air Dingin Tidak Buat Gemuk

0
Ilustrasi mengonsumsi air dingin (ANTARA/freepik.com)

batampos – Mengonsumsi air dingin sering dinilai bisa menyebabkan kegemukan. “Pasien saya juga pernah bilang ‘Nih dok anak saya gimana mau turun berat badannya orang minum es terus’ gitu. Loh ya nggak apa-apa. Asalkan nggak ditambahin gula, sirup, atau minuman manis lainnya,” kata dokter spesialis ahli gizi klinik dr Cindiawaty J Pudjiadi, MARS, MS, Sp.GK saat dijumpai di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (29/9).

Lebih lanjut, Cindy menjelaskan bahwa air mineral tidak memiliki kalori baik dalam kondisi dingin maupun tidak. Sehingga, mengonsumsi air dingin tidak dapat menyebabkan peningkatan berat badan.

BACA JUGA: Ini Trik Agar Anak Suka Air Mineral

“Air putih itu nggak ada kalorinya. Kecuali sudah ditambahin sirup, susu, dan lain-lain. Jadi mitos kalau dibilang air putih dingin bisa menyebabkan tubuh jadi gemuk,” paparnya.

Selain itu, Cindy juga mengingatkan agar seseorang yang sedang dalam proses diet penurunan berat badan untuk selalu memperhitungkan kalori yang dia konsumsi. Sebab, masih banyak masyarakat yang salah kaprah terkait pola diet yang sedang dijalaninya.

Misalnya diet yang hanya mengonsumsi buah-buahan dalam bentuk jus. Cindy mengatakan bahwa kalori yang terdapat dalam satu gelas jus yang mereka buat sama sekali tidak diperhitungkan dengan baik oleh sebagian besar orang. Alhasil, diet pun tidak akan berhasil dan justru dapat meningkatkan berat badan.

“Jadi gini, kalau mau diet yang menurunkan berat badan, itu yang harus kita pertimbangkan adalah kalorinya. Misalnya jus. Pasien saya bilang ‘Dok aku makan buah tapi dalam bentuk jus’. Dia bilang sehari 5 sampai 6 gelas dan nggak pakai gula. Tapi kalorinya berapa?” jelas Cindy.

“Misal jus jeruk, satu gelas berapa jeruk yang dipakai? Nggak mungkin cuma satu dong karena kan airnya dikit banget. Jadi harus banyak jeruknya supaya bisa jadi banyak segelas jeruk murni. Nah satu jeruk kalau kecil 50 kalori, gede 100 kalori. Hitung saja, dikalikan dengan jeruk yang dipakai jadi satu gelas,” imbuhnya.

Pola diet yang sehat perlu dipahami terlebih dulu sebelum menerapkannya, kata Cindy. Selain dapat menyebabkan lonjakan berat badan, persepsi diet yang salah juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Oleh sebab itu, Cindy pun menyarankan agar masyarakat berkonsultasi terlebih dulu kepada ahli jika ingin menurunkan berat badan dan tidak sembarang percaya dengan mitos-mitos diet yang beredar.

“Banyak yang ngeluh kenapa sih padahal udah nggak makan cuma minum jus aja tapi nggak kurus-kurus? Ya itu tadi. Karena kalorinya tetap nempel. Nggak turun berat badannya karena salah persepsi. Misal nggak makan nasi, tapi kalorinya tetap lewat. Mendingan sekalian makan nasi dengan gizi yang lengkap, kenyang. Daripada cuma minum doang? Jadi kalau mau menurunkan berat badan itu sebenarnya yang harus diperhatikan betul-betul adalah kalorinya,” tutupnya. (*)

reporter: antara

Boleh Suntik Botulinum Toxin untuk Atasi Kerutan Wajah Tapi Jangan Berlebihan

0
Kerutan di wajah (Istimewa)

batampos – Suntik botulinum toxin untuk atasi kerutan wajah diperbolehkan asal tidak berlebihan. Pada usia 30-an, jumlah kandungan kolagen di dalam tubuh semakin berkurang. Masalah kerutan pun sudah mulai muncul.

Perawatan kecantikan menawarkan berbagai cara untuk memperlambat penuaan dini, salah satunya dengan kandungan Botulinum Toxin.

Konsultan Dermato-venereologist dari Jakarta, Indonesia, dr. Lis Surachmiati Suseno, salah satu penulis publikasi konsensus, mengatakan botulinum toxin adalah obat penting yang telah dan masih digunakan secara global selama lebih dari 3 dekade. Indikasinya bervariasi dari kondisi medis yang serius hingga tujuan kosmetik dan dermatologis. Obat ini menghambat pelepasan asetilkolin yang menyebabkan relaksasi pada otot target.

“Sebagai dokter kulit, saya memiliki hak istimewa untuk memberikan botulinum-toxinA, kepada banyak pasien dalam praktik yang saya lakukan di Indonesia, sejak tahun 2001, beberapa tahun setelah persetujuan FDA. Kemudahan pemberian, hasil yang hampir instan, dan kepuasan pasien adalah salah satu yang menempatkan botulinum-toxinA di atas perawatan lainnya,” jelasnya.

Baca juga: Senam Wajah Hingga Perawatan Khusus untuk Atasi Double Chin

Namun, dengan penggunaan berulang, pasien akan mengalami resistensi, efeknya akan hilang lebih cepat. Pada 6 bulan pertama dan kemudian diperpendek menjadi 3-4 bulan, pasien disebut sebagai secondary non-responders.

“Karena itu, kami mengedukasi masyarakat agar lebih bijak untuk tidak berlebihan melakukan injeksi BoNT-A. Para praktisi pun diimbau untuk berhati-hati saat menaikkan dosis BoNT-A ketika hasil injeksi tidak lagi memperlihatkan efektivitas seperti injeksi pertama,” kata dr. Lis

Panel multidisiplin internasional, Aesthetic Council for Ethical use of Neurotoxin Delivery (ASCEND), meluncurkan publikasi konsensus di IMCAS Asia 2022, dengan judul penelitian ‘Emerging trends in botulinum neurotoxin A resistance: An international multidisciplinary review and consensus‘.

Namun ternyata, penggunaan suntik anti-kerutan Botulinum Toxin A (BoNT-A) dalam terapi estetika secara berkepanjangan ternyata berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Efek yang paling nyata adalah kondisi imunoresistensi atau NAb-induced secondary nonresponse (SNR).

Baca juga: Perawatan Kulit Wajah dengan Injectable Treatments dan Efek Sampingnya

Dampaknya adalah pasien merasa seolah suntikan itu kurang manjur. Misalnya saat diinjeksikan tidak lagi merespons secara efektif, efeknya tidak sebaik injeksi pertama. Ini membahayakan, karena jika suatu saat Anda membutuhkan terapi injeksi BoNT-A untuk kondisi penyakit serius, terapi jadi tidak efektif lagi.

“Terapi BoNT-A sering kali dilakukan seumur hidup, kami setuju bahwa menggunakan formulasi BoNT-A yang sangat murni dengan risiko imunogenik terendah untuk meminimalkan risiko pembentukan NAb akan menjadi keputusan klinis yang bijaksana,” kata Plastic Surgeon, direktur The Specialists: Lasers, Aesthetic & Plastic Surgery, Hong Kong dan salah satu penulis dr. Wilson Ho, dalam konferensi pers, Kamis (29/9).

Sejak 1999, injeksi Botulinum Toxin A atau dikenal dengan BoNT-A telah menjadi prosedur estetika yang paling banyak dilakukan di dunia. Selain itu ini juga merupakan pilihan perawatan lini pertama untuk berbagai kondisi medis seperti distonia serviks dan spastisitas tungkai.

Efek Perawatan dengan BoNT-A

Efek BoNT-A bersifat sementara dan dapat berkurang seiring waktu. Injeksi berulang diperlukan untuk mempertahankan efek perawatan. Meskipun demikian, injeksi berulang BoNT-A, yang merupakan protein bakteri asing, dapat merangsang pembentukan antibodi, termasuk antibodi netralisasi (NAbs) yang dapat melawan aktivitas biologisnya.

Baca juga: Kulit Wajah Pria Perlu Perawatan Lebih Intens

Menurut sebuah studi riset konsumen yang dilakukan oleh Merz Aesthetics, lebih banyak responden yang melaporkan penurunan kemanjuran perawatan BoNT-A (69 persen pada 2018 dibandingkan dengan 79 persen pada 2021). Tindakan paling umum yang diambil oleh pasien untuk mengatasi penurunan kemanjuran tersebut adalah dengan terus melakukan perawatan tetapi dengan dosis dan frekuensi yang ditingkatkan.

Kondisi ini disebut imunoresistensi. Mengatasinya, dosis yang digunakan biasanya jauh lebih tinggi daripada dosis yang digunakan dalam indikasi estetika.

“Kami mendesak praktisi untuk memainkan peran aktif dalam meminimalkan faktor risiko yang
dapat dimodifikasi untuk imunogenisitas BoNT-A dengan mempertimbangkan riwayat perawatan pasien,” katanya.

Rekomendasi lainnya dari publikasi ini adalah pentingnya meningkatkan kesadaran konsumen tentang potensi risiko imunogenisitas. Tenaga medis profesional dapat memainkan peran besar dalam mendukung pasien untuk memahami dampak perawatan pada kesehatan jangka panjang mereka secara keseluruhan, bukan hanya pada hasil perawatan tertentu. (*)

Reporter : JPGroup

Hari Pertama Beroperasi, Restoran Garuda Langsung Diserbu Pengunjung

0
restoran garuda1
Peresmian Rerstoran Garuda. Foto: Ceep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hari pertama beroperasi, Restoran Garuda langsung diserbu pengunjung, Jumat (30/9/2022). Lantai satu hingga lantai tiga restoran itu dipenuhi pengunjung untuk menikmati makan siang khas masakan Minang itu.

Ketua Bidang Organiasi Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pengda Kepri, Adri Wongki, yang ditemui saat berkunjung ke restoran itu mengatakan, sangat menikmati makanan di sana.

“Saya pernah coba masakan yang di Jakarta, rasa sama banget. Mereka bisa mempertahankan rasa,” kata Adri.

Adri mengakui, selain masakannya yang enak, restoran ini juga memiliki tempat yang nyaman untuk pengungjung.

“Bersih, nyaman juga untuk makan sama keluarga. Ada ruang VIP juga, sangat rekomendid,” kata dia.

Adri rencananya akan mengadakan rapat bersama pengurus HDCI di Restoran Garuda untuk membahas terkait acara pelantikan pengurus HDCI Pengda Kepri.

restoran garuda
Para pengunjung menikmati masakan khas minang di Restoran Garuda. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Kita rencana mau ada kegiatan bulan depan. Jadi nanti saya mau ajak pengurus untuk rapat di sini,” kata dia.

Selain makanan yang enak dan tempat nyaman, Adri juga memuji konsep drive thru yang ditawarkan Restoran Garuda.

“Ini cukup unik. Soalnya konsep drive thru pertama untuk nasi padang di Indonesia. Jadi kita tak perlu repot turun dari mobil untuk memesan,” kata dia.

Pengunjung lainnya, Agung Prayogo, Pemilik deler mobil Renault, juga memuji masakan Padang yang ada di Restoran Garuda.

“Enak. Apalagi ayam goreng bumbu yang digoreng langsung di sini itu,” kata Agung.

Ia juga mengapresiasi, langkah yang diambil pemilik restoran untuk membuka restoran kuliner yang berbeda dari yang telah ada di Fanindo Sanctuary Garden.

“Di sini kan lebih banyak ke brand-brand ternama seperti, Mcd (Mc Donalds), KFC. Tapi menghadirkan nasi padang untuk bersaing saya rasa luar biasa,” kata dia.

Ia mendukung usaha anak muda di Batam mengembangkan sayap bisnisnya. “Saya berharap akan ada cabang lainnya dibuka nanti di Kota Batam,” kata dia.

Sebelumnya, Restoran Garuda yang telah berdiri di Indonesia sejak 45 tahun silam membukan cabang di Batam. Restoran Garuda telah memiliki cabang mencapai 24 di seluruh Indonesia hingga mancanegara.

“Restoran Garuda ini didirikan oleh kakek saya pada tanggal 9 Oktober 1976 di jalan pemuda di Kota Medan,” kata Direktur Restoran Garuda, Andri Kusuma.(*)

Reporter: Azis Maulana

DJBC-Kastam Diraja Malaysia Gelar Operasi Patkor Kastima

0
bea cukai 4
Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Patkor Kastima) ke-26 di tahun 2022 yang digekar DJBC dengan Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM). Foto: Bea Cukai Batam untuk Batam Pos

batampos – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) kembali menggelar operasi Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Patkor Kastima) ke-26 di tahun 2022.

Hal ini dibahas dalam Rendezvous at Sea antara DJBC dengan JKDM pada Kamis (29/9/2022) di perairan perbatasan Indonesia dan Malaysia, antara perairan Pulau Kukup Malaysia dan Perairan Pulau Karimun Anak, Indonesia.

Kepala Subdirektorat Patroli Laut Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan, operasi Patkor Kastima yang telah dilaksanakan hingga ke-26 ini bertujuan untuk mencegah penyelundupan ekspor impor barang.

Khususnya terhadap narkotika, pakaian bekas, rokok atau tembakau, minuman mengandung etil alkohol, CITES, minyak kapal industri, senjata api, barang subsidi makanan & ruji, dan barang-barang lain yang tidak berkastam.

Rendezvous at Sea yang dilakukan oleh DJBC dan JKDM dalam persiapan operasi Patkor Kastima ini membahas terkait daerah operasi, penempatan kapal patroli yang terlibat dalam operasi, hingga akses komunikasi serta pelaporan informasi terkait operasi,” ujarnya.

Sebelumnya DJBC juga telah melakukan kerja sama dalam melakukan operasi patroli perbatasan terkoordinasi bersama Singapore Police Coast Guard.

Pelaksanaan operasi kali ini juga merupakan hasil dari evaluasi pelaksanaan Patkor Kastima ke-25 di tahun 2019, yang kemudian terhenti selama 2 tahun akibat pandemi COVID-19.

“Operasi Patkor Kastima ke-26 ini diharapkan dapat menghasilkan efek yang lebih baik dari patroli sebelumnya, dan juga meningkatkan kerja sama instansi kepabeanan kedua negara,” katanya.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, I Wayan Sapta Darma, menyampaikan operasi-operasi gabungan untuk mengawal perbatasan dari penyelundupan barang-barang ilegal memang perlu dilakukan.

“Dalam menjaga perbatasan negeri, khususnya di area-area sibuk seperti selat Malaka yang menjadi salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia dan potensi pelanggaran yang kerap terjadi, kita butuh usaha lebih dalam mencegah kemungkinan terjadinya tindakan penyelundupan di wilayah tersebut,” jelasnya.

Operasi Patkor Kastima kata dia, sebagai bentuk langkah taktis, dengan sinergi dan kolaborasi Bea Cukai Indonesia dengan Kastam Diraja Malaysia, akan menjadi langkah efektif untuk memberantas penyelundupan ilegal.

Operasi Patkor Kastima ke-26 adalah momentum besar bagi DJBC dan JKDM untuk terus menggempur dan memberikan efek jera bagi para penyelundup yang dengan berbagai modus terus berusaha melakukan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai di wilayah kedua negara.

Dengan operasi Patkor Kastima yang terus berkelanjutan dan pertukaran data serta informasi antara DJBC dan JKDM tentu akan menekan berbagai potensi penyelundupan.

Dalam Rendezvous at Sea DJBC bersama JKDM ini, delegasi DJBC dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Patroli Laut Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Adhang Noegroho Adhi; Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, I Wayan Sapta Darma; Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, Sisprian Subiaksono; Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Batam, Waloyo; Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Kholis Kamaludin dan pejabat-pejabat lain di lingkup DJBC. Di pihak JKDM, delegasi dipimpin oleh Tn Wan Apandi Bin Wan Hassan, Tn Mohd Jasmi Bin MD Piah, Tn Abdul Rasyiddi Bin Abd. Rahman dan pejabat-pejabat lain di lingkup JKDM.(*)

4 Perampok Bersenjata Api Toko Emas ITC BSD Tangerang Ditangkap Polisi

0
Ilustrasi: Perampokan dengan senjata api (Istimewa)book

batampos – Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan akhirnya menangkap para perampok bersenjata api di ITC BSD, Tangerang Selatan. Sejauh ini sudah 4 orang yang ditangkap.

Para tersangka yang ditangkap adalah S, 37; TH, 37; MK, 33; dan H, 34. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda yaitu Leuwisadeng Jawa Barat, Grobogan Jawa Tengah dan Benda Tangerang Banten.

“Kami melakukan analisis dan penyelidikan berupa cek TKP, CCTV dan lainnya, kemudian Tim gabungan mendapatkan petunjuk berupa data-data para pelaku,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi saat dikonfirmasi, Jumat (30/9).

Hengki mengatakan, para pelaku memiliki peran berbeda-beda. Seperti eksekutor, pilot atau pengawas lokasi saat beraksi, dan penyedia senjata api.

Hengki belum berbicara banyak mengenai penangkapan ini. Menurutnya, keterangan resmi akan disampaikan besok.

“(Para tersangka) Masih dalam perjalanan, diperiksa di Polda namun akan dirilis besok di Polres Tangsel,” jelasnya.

Dari tangan para pelaku, Polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 2 pucuk senjata api jenis G2 Combat kaliber 9mm Pindad dan FN, 5 butir peluru kaliber 9mm, 1 unit sepeda motor Honda Megapro warna putih bernopol B 3763 NXH dan lain sebagainya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam hukuman 9 tahun penjara.

Sebelumnya, perampokan bersenjata api terjadi di sebuah toko emas di ITC BSD, Tangerang Selatan. Para pelaku berhasil membawa kabur 600 gram emas atau senilai Rp 375 juta setelah menembakan pistol ke arah etalase toko. (*)

Reporter: JP Group

Dinilai Sebarkan Hoaks, Soerya Respationo Laporkan Sarafudin Aluan ke Polisi

0

batampos – Ketua DPD PDI-P Kepri, Soerya Respationo melaporkan Sarafudin Aluan anggota Tim Khusus Gubernur Kepri Ansar Ahmad ke Polda Kepri, Jumat (30/9/2022). Pelaporan ini diduga akibat penyebaran berita hoaks.

soerya
Ketua DPD PDI-P Kepri, Soerya Respationo (tengah).

“Berita hoaks ini disebarkan di grup WhatsApp Kepri Discussion,” kata Soerya usai membuat laporan di Mapolda Kepri, Jumat (30/9).

Soerya mengatakan berita yang disebarkan oleh Sarafudin sepenuhnya bohong. Berita yang disebarkan tersebut yakni Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Berita hoaks ini tidak hanya disebarkan aluan (Sarafudin), tapi juga dia mengomentari pada PDI-P memberikan preseden,” ucap Soerya.

Atas dasar hal itulah, membuat Soerya dan jajaran DPD PDI-P Kepri melaporkan anggota tim khusus Gubernur Kepri Ansar Ahmad ke kepolisian.

Soerya menilai penyebaran berita hoaks ini merugikan nama baik Hasto dan PDIP-P.

“Perbuatan yang bersangkutan tentu dilakukan tergesa-gesa tanpa mengetahui kebenarannya,” ujar Soerya.

Soerya mengatakan banyak kader PDI-P melaporkan hal ini. Sehingga demi meredam gejolak para kader, Soerya mengambil langkah hukum

“Karena penyebaran berita itu dilakukan lewat medsos, maka yang bersangkutan dilaporkan atas pasal 37 ayat 3 UU ITE. Karena selain membagikan atau meneruskan berita yang keliru, yang bersangkutan juga menambahkan komentar terkait berita itu,” ungkap Soerya.

Saat ditanyakan mengenai penyebaran berita bohong ini, Soerya mengatakan Lis Darmansyah yang pertama kali mengetahuinya 29 September pukul 12.40.
“Demi meredam gejolak, makanya kami cepat-cepat membuat laporan ke sini,” ucapnya.
Soerya meminta kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PDI-P di Kepri, jangan bergerak masing-masing.

“Percayakan semua penyelesaiannya ke polisi lewat prosedur hukumnya,” ujarnya.

Sarafudin Aluan meminta maaf atas perbuatannya. Ia mengatakan saat iru sedang diskusi mengenai labuh jangkar di WhatsApp grup.

Lalu, ada berita yang terbaca oleh dirinya. Sarafudin ingin mengkofirmasi berita ini grup PPP. Namun, karena lagi aktif bahas labuh jangkar di Kepri Discusion, menurut Sarafudin berita itu tidak sengaja diteruskan ke grup tersebut.
“Kalimat tsb (tersebut) dari org (orang) lain, tdk (tidak) ada satu kata yg (yang) saya tambah,” kata Sarafudin melalui pesan singkat di WhatsApp.

Sarafudin mengaku akan menyampaikan permohonan maaf langsung ke Soerya, Lis Darmansyah dan Jumaga Nadeak. (*)

KIA Memiliki Banyak Manfaat untuk Anak

0
ilustrasi.f.net

batampos – Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan bentuk pemenuhan hak konstitusional dan menjamin serta melindungi anak. Oleh sebab itu para orang tua diminta segera mengurus kepemilikan KIA.

Kepemilikan KIA, mempunyai banyak manfaat. KIA akan menjadi syarat daftar sekolah, untuk transaksi keuangan di perbankan atau rumah sakit, termasuk pembuatan dokumen keimigrasian. “Pada dasarnya, KIA serupa dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kartu bukti identitas resmi atau kartu pengenal bagi anak,” kata Walikota Tanjungpinang Rahma.

BACA JUGA: Tangkapn Ikan Secara Ilegal di Perairan Natuna, Bakamla RI Tangkap KIA Vietnam

Oleh karena itu, Walikota berharap kepada orang tua, Camat dan Lurah ikut mensosialisasikan program KIA. Sehingga masyarakat berperan aktif dalam mengurusnya. “Bagi anak-anak yang belum memiliki KIA, diharapkan kepada guru-guru untuk meminta anak-anak didik menyiapkan persyaratan fotokopi akte kelahiran dan satu lembar pas photo,” imbau Rahma.

Nantinya, persyaratan yang telah dikumpul akan langsung diambil oleh Forum RT/RW atau Kelurahan untuk langsung dibawa ke Disdukcapil Tanjungpinang. “Mudah-mudahan akhir tahun ini seluruh anak-anak di Tanjungpinang sudah memiliki KIA,” harapnya.

Sebelumnya Pemko Tanjungpinang telah menyerahkan menyerahkan KIA kepada 75 murid Sekolah Dasar (SD) D’Green Camp Tanjungpinang Timur, Rabu (28/9) lalu. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

Soal Aturan Umrah, Pemerintah Tunggu Kebijakan Tertulis Dari Saudi

0
Jamaah umrah melaksanakan salat di Masjidilharam dengan saf renggang. (AFP)

batampos – Pemerintah siap memberikan kelonggaran aturan vaksinasi meningitis untuk jemaah umrah. Namun, hal itu menunggu kebijakan resmi dan tertulis dari pemerintah Arab Saudi.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menegaskan, regulasi kewajiban vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah yang berlaku di Indonesia mengikuti ketentuan Saudi. Memang ada informasi bahwa saat tiba di Saudi, status vaksinasi meningitis jemaah umrah tidak lagi dicek.

Selain itu, kebijakan Saudi bahwa vaksinasi meningitis untuk umrah hanya bersifat anjuran belum berupa kebijakan resmi tertulis. ”Jadi, kita tunggu aturan tertulisnya,” katanya di Jakarta kemarin (29/9).

Saat ini Kemenkes masih menjalankan aturan sesuai dengan kebijakan tertulis dari Saudi, yaitu jemaah umrah dan haji wajib mendapatkan suntikan vaksin meningitis. Kebijakan itulah yang sekarang memicu persoalan di tanah air karena stok vaksin meningitis sedang langka.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya menggelar pertemuan dengan Kemenkes dan travel umrah. Bahasannya soal kelangkaan vaksin meningitis. Hasil dari pertemuan itu, Kemenkes belum bisa mengeluarkan kebijakan khusus terkait dengan kelangkaan vaksin meningitis. ”Karena Kemenkes menunggu kebijakan khusus dari Saudi,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata Hilman, perlu diambil kebijakan yang baik dan tidak boleh merugikan jemaah. Jangan sampai terjadi kasus jemaah umrah gagal berangkat gara-gara vaksinasi meningitis.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen PHU Kemenag Nur Arifin menyatakan, pihaknya akan memastikan informasi bahwa Saudi tak lagi mewajibkan vaksinasi meningitis untuk jemaah umrah. ”Kami sedang koordinasi dengan KJRI Jeddah untuk memperoleh dokumen yang berkekuatan hukum bahwa vaksinasi meningitis sudah tidak diperlukan,” katanya.

Menurut Arifin, Kemenkes siap mengubah kebijakan soal vaksinasi meningitis untuk jemaah umrah. Yakni, tidak mewajibkan vaksinasi meningitis bagi calon jemaah umrah selama ada dokumen resmi dan berkekuatan hukum sehingga dapat membatalkan kebijakan yang selama ini berlaku.

Informasi yang diterima Kemenag, saat ini sudah masuk ke Indonesia 220 ribu dosis vaksin meningitis melalui Biofarma. Diharapkan, pada Oktober vaksin sudah bisa disuntikkan ke calon jemaah umrah.

Sejatinya, sepanjang 2022, Kemenkes sudah dua kali mendatangkan vaksin meningitis. Vaksin itu didistribusikan ke KKP dan klinik swasta. Namun, peningkatan jumlah jemaah umrah tahun ini di luar prediksi Kemenkes. Menurut Hilman Latief, minat masyarakat untuk menunaikan umrah sangat tinggi. Dalam dua bulan terakhir saja, lebih dari 200 ribu jemaah umrah telah diterbangkan. (*)




Reporter : JP GROUP

Tips Terhindar dari Kecelakaan saat Berkendara

0
honda 6
PT. Capella Dinamik Nusantara menggelar Seminar Safety Riding bersama Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan Kota Batam di Universitas Ibnu Sina. Foto: Honda Kepri untuk Batam Pos

batampos – PT. Capella Dinamik Nusantara sebagai Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Kepri kembali menyelenggarakan seminar safety riding. Kali ini kegiatan dilakukan di Universitas Ibnu Sina, Selasa (27/9).

Seminar bertajuk “Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman” ini menghadirkan 3 narasumber yang berkompentensi dibidangnya. Yakni Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Polresta Barelang, Ipda Indra Gunawan, Instruktur Safety Riding Honda Kepri, Christofer Valentino selaku Instruktur Safety Riding Honda Kepri, Kasi Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Anggiat Simanjuntak.

Instruktur Safety Riding Honda, Christofer Valentino mengatakan berdasarkan data dari Korlantas Polri, kecelakaan di Indonesia terjadi 103.645 kasus. Kecelakaan ini didominasi sepeda motor atau sebesar 73 persen.

“Dari sekian banyak kasus kecelakaan yang terjadi ternyata yang menjadi jenis atau pola kecelakaan tertinggi adalah “Pola Kecelakaan Depan Belakang” yaitu kasus dimana bagian depan kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan yang ada didepannya atau sederhananya menubruk,” ujar Valen.

Untuk menghindari kasus kecelakaan ini, Valen memberikan tips kepada para peserta. Yakni Jika dalam posisi pengendara yang dibelakang, pertama jaga jarak aman kita seperti dianjurkan Kementerian Perhubungan dalam berbagai range kecepatan memiliki jarak minimal dan jarak amannya masing-masing, atau simpelnya memakai patokan waktu selama 3 detik dari kendaraan didepan kita.

Kedua pandangan kedepan melihat kondisi jalan, pahami lingkungan jalan, pahami karakteristik kendaraan didepan, lihat signal kendaraan didepan seperti lampu sein ataupun rem.

“Ketiga hindari blind spot kendaraan di depan kita. Dengan begitu kita bisa memprediksikan pergerakan kendaraan didepan kita sehingga jika terdapat potensi menabrak kita bisa menghindarinya dan juga terhindar dari bahaya karena kita masuk dalam blind spot kendaraan di depan kita,” katanya.

Dalam seminar itu, narasumber Ipda Indra Gunawan, memaparkan materi tentang tata cara berkendara yang aman, prosedur keselamatan diri, sarana prasarana lalu lintas, bentuk pelanggaran, serta aturan dan sanksi yang berlaku.

Kemudian narasumber Anggiat Simanjuntak memberikan materi terkait strategi yang dilakukan pihak yang berwajib khususnya Dinas Perhubungan dalam mengatur lalu lintas, menciptakan sarana & prasarana transportasi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jalan agar berjalan lancar dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas, serta potensi-potensi bahaya dijalan yang dapat menimbulkan kecelakaan dan cara menghindarinya.

Kegiatan ini ditutup dengan kuis online interaktif dan pemberian hadiah kepada peserta yang memenangkan kuis. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Penampakan Plat Kendaraan Berwarna Hijau yang akan Diterapkan di Batam

0
polda kepri 3
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto (kiri) memperlihatkan plat nomor kendaraan khusus untuk wilayah FTZ. Plat kendaraan berwarna hijau tersebut mulai diterapkan pada 1 Oktober 2022 besok di Batam, Bintan dan Karimun. Foto: Humas Polda Kepri

batampos – Mulai Sabtu (1/10/2022) plat kendaraan berwarna hijau akan mulai diterapkan di kawasan Free Trade Zone (FTZ) yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan dan Karimun.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, mengatakan, pihaknya akan menerapkan pemberlakuan kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (FTZ) yang sudah diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 41 Tahun 2021 Dan Telah Dijabarkan Di Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 34/PMK.04/2021 serta sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 7 tahun 2021 pasal 45 ayat 1 (a) bahwa kenderaan bermotor yang berada di perdagangan bebas dan Pelabuhan bebas diberlakukan TNKB berwarna putih.

“Sedangkan untuk TNKB Hijau dan tulisan hitam yang diatur pada pasal 45 ayat 1 (f) yaitu untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan Perundang-undangan,” jelasnya, kamis (29/9/2022).

Kendaraan dengan plat hijau kata dia, diketahui merupakan kendaraan yang mendapatkan tiket bea masuk.

“Oleh karena itu, plat hijau diperuntukan untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas atau yang secara internasional dikenal dengan istilah Free Trade Zone (FTZ), ” ujarnya, Kamis (29/9/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, FTZ berada di wilayah hukum Negara Republik Indonesia (NKRI) yang tidak termasuk dalam daerah pabean.

Diketahui, bea masuk dibayarkan saat suatu barang atau hasil produksi berpindah dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas(KPBPB) ke kawasan yang memberlakukan pabean normal.

“Sehingga terbebas dari penanganan bea masuk seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan cukai. Berdasarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2007, adapun kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di antaranya Batam, Bintan dan Karimun,” ujarnya.(*)