Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 690

Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Kasus Penyelundupan 2 Ton Sabu Masuk Tahap Pembuktian

0
Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak seluruh eksepsi yang diajukan dua warga negara Thailand, Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube, dalam kasus penyelundupan dua ton sabu, salah satu penyelundupan narkotika terbesar yang pernah diungkap di Indonesia.

Putusan sela itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Tiwik didampingi hakim anggota Douglas Napitupulu dan Andi Bayu Mandala Putra dalam sidang yang digelar Kamis (13/11).

Dalam amar putusannya, majelis menilai seluruh keberatan pihak terdakwa telah memasuki ranah materi perkara.

Baca Juga: Tersangka 2 Ton Sabu Menangis dan Teriak Dijebak, BNN:Tak Ada Tempat Aman bagi Sindikat Narkoba

“Menolak seluruh eksepsi penasihat hukum terdakwa Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube,” ujar Hakim Tiwik saat membacakan putusan di ruang sidang utama PN Batam.

Majelis menilai eksepsi yang diajukan tim pembela tidak memiliki dasar hukum kuat. Keberatan tersebut lebih menyentuh substansi pembuktian ketimbang aspek formil surat dakwaan sebagaimana diatur Pasal 143 KUHAP.

“Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah memenuhi syarat formil dan materiil,” lanjut Tiwik.

Dengan ditolaknya eksepsi, majelis memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Arfian untuk melanjutkan sidang ke tahap pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi.

Arfian meminta waktu satu minggu untuk mempersiapkan saksi yang akan dihadirkan pada agenda mendatang.

Sebelumnya, pada 30 Oktober 2025, tim penasihat hukum terdakwa menyampaikan eksepsi dengan menyebut dakwaan jaksa kabur (obscuur libel) karena mencantumkan dua waktu dan tempat berbeda—pukul 00.05 WIB di Perairan Karimun dan pukul 05.35 WIB di Dermaga Bea Cukai Tanjunguncang.

Penasihat hukum terdakwa mempertanyakan kejelasan locus dan tempus delicti, bahkan menyinggung soal yurisdiksi.

“Apakah tindak pidana terjadi di wilayah hukum Indonesia atau di luar negeri?” demikian isi eksepsi yang dibacakan di persidangan sebelumya.

Namun majelis berpendapat, perbedaan waktu dan lokasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peristiwa penangkapan dan tidak membuat dakwaan menjadi kabur.

Kasus ini berawal dari operasi gabungan Bea Cukai, BNN RI, dan TNI AL di Perairan Karimun Anak pada 21 Mei 2025.

Enam orang ditangkap di kapal cepat Sea Dragon yang membawa dua ton sabu dari luar negeri menuju Batam. Penangkapan itu menandai salah satu pengungkapan narkotika terbesar dalam sejarah Indonesia.

Enam terdakwa dalam kasus ini adalah: Weerapat Phongwan (Thailand), Teerapong Lekpradube (Thailand), Fandi Ramadhan, Richard Halomoan, Leo Candra Samosir, Hasiholan Samosir.

Mereka diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional yang memasok sabu dari kawasan Segitiga Emas ke Indonesia.

Para terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimalnya adalah pidana mati.

Sidang pembuktian dijadwalkan digelar pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari jaksa. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Kasus Penyelundupan 2 Ton Sabu Masuk Tahap Pembuktian pertama kali tampil pada Metropolis.

Fans Terobos Barikade, Ariana Grande Syok saat Premiere Wicked 2 di Singapura

0
Penampakan seorang pria menerobos barikade yang membuat Ariana Grande syok saat premiere Wicked: For Good di Singapura. F. Tangkapan layar X @agayinthebubble & @babywhitemonkey.

batampos – Malam gala premiere Asia Pasifik film Wicked: For Good di Universal Studios Singapore, Kamis (13/11), mendadak berlangsung mencekam setelah seorang pria menerobos barikade dan mendekati Ariana Grande.

Dalam video yang viral di platform X, Ariana Grande terlihat berjalan di karpet kuning brick road bersama jajaran pemeran lainnya, seperti Michelle Yeoh, Cynthia Erivo, dan Jeff Goldblum.

Tiba-tiba, seorang pria berbaju putih berlari ke arah Ariana dan langsung merangkulnya. Ariana tampak terkejut dan berusaha melepaskan diri. Cynthia Erivo yang berada di dekatnya sontak maju, disusul petugas keamanan yang segera menarik dan menjauhkan pria tersebut.

Ariana terlihat menarik napas panjang dan tampak kaget, sementara Cynthia dan Michelle langsung menenangkannya di lokasi.

Pria itu diidentifikasi sebagai Johnson Wen, sosok yang dikenal kerap menerobos acara publik maupun konser di berbagai negara. Usai insiden, Johnson sempat mengunggah video dirinya di Instagram @pyjamamann dan menulis, “Ariana Grande terima kasih telah membiarkanku melompat di karpet kuning bersamamu.”

Aksi Johnson menuai kecaman luas karena dianggap membahayakan dan mengganggu keamanan selebritas.

Ariana Grande dilaporkan sempat terguncang secara emosional. Ia sebelumnya pernah mengungkapkan trauma dan kecemasan pascabom Manchester 2017 yang menewaskan 22 orang.

Insiden di Singapura ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan ketat dalam acara publik, terutama bagi figur publik yang memiliki riwayat psikologis sensitif. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Fans Terobos Barikade, Ariana Grande Syok saat Premiere Wicked 2 di Singapura pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bakteri E.coli Ditemukan di Menu MBG, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ditemukan bakteri Escherichia coli (E.coli) pada salah satu menu yang disajikan. Temuan ini memicu kekhawatiran soal keamanan pangan, terutama karena bakteri tersebut dapat menimbulkan gangguan serius pada kesehatan.

E.coli adalah kelompok bakteri gram negatif yang secara alami hidup di usus manusia dan hewan. Sebagian besar tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan diare, pendarahan usus, hingga komplikasi berat seperti hemolitik uremic syndrome (HUS).

Bakteri ini dapat menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi, lingkungan, kontak dengan hewan, hingga penularan antar manusia. Kontaminasi biasanya terjadi akibat penanganan makanan yang tidak higienis, bahan mentah yang tidak bersih, proses memasak yang kurang matang, serta penyimpanan yang tidak menjaga suhu makanan.

Mengutip CDC, ada sejumlah gejala utama yang perlu diperhatikan ketika seseorang terinfeksi E.coli yakni nyeri perut, diare, mual atau muntah, demam ringan serta lemas dan dehidrasi.

CDC dan WHO menyarankan langkah awal berikut untuk mencegah gejala semakin parah:

1. Hentikan konsumsi makanan yang dicurigai terkontaminasi.

2. Istirahat dan rehidrasi dengan minum cukup cairan.

3. Antibiotik hanya diberikan dokter, bergantung pada jenis bakteri dan kondisi pasien.

4. Pantau gejala, terutama diare berdarah, muntah, dan kondisi lemas. Segera ke fasilitas kesehatan bila gejala memburuk.

5. Hindari obat sembarangan, terutama obat antidiare tanpa rekomendasi medis.

Temuan E.coli pada menu MBG disebut sebagai alarm penting bagi seluruh pihak untuk memperketat higienisasi dapur, sanitasi peralatan, hingga memastikan pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan.

Reporter: Juliana Belence

Artikel Bakteri E.coli Ditemukan di Menu MBG, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Padat Agenda Nasional, Kemenag Batam Geser Nikah Massal ke Hari Amal Bakti

0
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan.

batampos – Program nikah massal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam resmi dijadwalkan ulang. Semula direncanakan digelar pada Oktober, kegiatan tersebut akhirnya dipindahkan ke momentum Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang jatuh pada 3 Januari 2026.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan penundaan dilakukan karena berdekatan dengan sejumlah agenda besar nasional maupun internal Kemenag, seperti Hari Santri, Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), serta Hari Guru Nasional.

“Makanya kita putuskan laksanakan di Hari Amal Bakti saja. Itu juga hari lahir dan ulang tahun Kementerian Agama, jadi lebih pas sebagai puncak perayaan,” ujar Budi, Jumat (14/11).

Meski pelaksanaan dimajukan ke Januari, Budi memastikan kemungkinan kegiatan tetap digelar pada Desember jika seluruh persiapan matang lebih cepat. “Kemungkinan Desember kita laksanakan nikah massal ini. Kuota tetap 100 pasangan kita siapkan, panitianya sudah ada,” lanjutnya.

Saat ini, panitia tengah menuntaskan pembahasan teknis, termasuk penentuan lokasi. Sejumlah usulan masuk, salah satunya permintaan agar acara dipusatkan di Kecamatan Lubuk Baja.

“Lokasi lagi kita kaji karena ada yang minta lokasinya itu di Lubuk Baja. Nanti kita akan informasikan kembali setelah keputusan final,” ungkap Budi.

Kemenag Batam menegaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP Batam yang kurang mampu secara ekonomi dan membutuhkan fasilitasi untuk melegalkan pernikahan mereka secara agama maupun negara.

“Ini program untuk membantu masyarakat. Tidak ada satupun dari kita yang ingin ada kejadian yang tidak diinginkan. Karena itu persiapan harus matang agar pelaksanaannya berjalan baik,” kata Budi.

Kuota peserta tetap dibatasi 100 pasangan dan tidak diperuntukkan bagi pelaku poligami, mengingat program ini fokus pada pasangan yang terbatas secara finansial.

Kemenag Batam akan segera mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran setelah lokasi dan waktu resmi ditetapkan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Padat Agenda Nasional, Kemenag Batam Geser Nikah Massal ke Hari Amal Bakti pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi Ketoprak Murah dan Enak di Batam, Bumbunya Juara!

0
Ilustrasi. F. Freepik.

bbatampos – Ketoprak menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang selalu dicari karena saus kacangnya yang kental dan gurih. Perpaduan toge, ketupat, tahu, dan telur membuat hidangan ini digemari banyak orang, termasuk di Kota Batam.

Di Batam, ada sejumlah penjual ketoprak yang terkenal dengan cita rasa autentik dan harga ramah di kantong. Kuliner ini tak hanya diminati warga lokal, tetapi juga kerap diburu wisatawan yang berkunjung.

Berikut 5 rekomendasi ketoprak enak di Batam yang wajib dicoba:

1. Ketoprak Pakde Kebumen
Ketoprak ini terkenal dengan saus kacang yang tidak terlalu kental dan cocok untuk semua selera. Harganya terjangkau dan banyak jadi langganan warga. Lokasinya berada di Perum Genta 1, Jl. Letjend Suprapto Blk. N No.2, Buliang, Batu Aji.

2. Ketoprak Balap
Saking larisnya, pembeli harus memesan lewat WhatsApp karena sering cepat habis. Ketoprak ini dikenal dengan rasa yang konsisten dan porsi memuaskan. Lokasinya di Jl. Villa Hang Lekir No.12 Blok DD1, Baloi Permai, Batam Kota.

3. Ketoprak Jakarta Khas Cirebon
Topping selalu segar, bumbu kacang melimpah, dan proses masak dilakukan langsung di tempat. Bisa ditemukan di simpang setelah GOR Raja Jafar, Tiban Tiga.

4. Ketoprak Green Cirebon
Menu ini cocok bagi pecinta saus kacang dengan aroma bawang putih yang kuat. Porsinya besar dan pembeli bisa request level pedas. Berlokasi di belakang Taman Internet Sekupang, deretan Ruko Kimia Farma.

5. Ketoprak Arknan
Dikenal dengan porsi jumbo dan harga bersahabat. Bumbu kacangnya diulek langsung saat dipesan sehingga rasanya lebih segar. Lokasinya di Sungai Panas, depan Hotel 99, dekat Rumah Makan Padang Pangek Ombilin dan Pom Bensin Sungai Panas.

Setiap penjual ketoprak ini menawarkan ciri khas masing-masing, terutama pada bumbu kacang yang menjadi kunci rasa. Harganya yang terjangkau membuatnya cocok untuk makan siang maupun makan malam.

Sebelum berkunjung, pastikan mengecek jam buka serta lokasi terbarunya agar tidak kehabisan.(*)

Reporter: Juliana Belence

 

Artikel Rekomendasi Ketoprak Murah dan Enak di Batam, Bumbunya Juara! pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Kapal Pelni Layani Warga Batam Jelang Nataru, Ini Jadwalnya

0
Kapal Pelni KM Kelud.

batampos – Kepala PELNI Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal keberangkatan kapal secara detail sepanjang Desember 2025 agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan libur Nataru lebih awal.

“Menjelang Nataru, biasanya jumlah penumpang meningkat signifikan, terutama untuk rute Batam–Belawan dan Batam–Tanjung Priok. Karena itu, kami menyiapkan jadwal keberangkatan lebih awal supaya masyarakat bisa mengatur waktu keberangkatan dengan nyaman,” ujar Edwin, Rabu (12/11).

Berdasarkan jadwal resmi, dua kapal utama yang akan beroperasi dari Batam adalah KM Kelud dan KM Nggapulu.

Baca Juga: Amsakar Geram, Larang Oknum Gunakan Namanya dan Li Claudia untuk Proyek Pemko Batam

KM Kelud dijadwalkan berangkat pertama kali pada Rabu, 3 Desember 2025 pukul 16.00 WIB menuju Tanjung Priok, setelah tiba di Batam pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, kapal ini akan kembali berlayar pada 7, 10, 14, 16, 20, 22, 25, dan 27 Desember 2025 dengan tujuan Tanjung Balai Karimun, Belawan, dan Tanjung Priok.

Sementara KM Nggapulu akan beroperasi mulai 15 Desember 2025 dengan rute Batam–Belawan, dan dijadwalkan kembali berlayar pada 17, 18, dan 21 Desember 2025 menuju Tanjung Priok dan Belawan.

Baca Juga: ETLE di Kepri Kembali Aktif, Empat Kamera Statis Awasi Jalan Utama Batam

Edwin menjelaskan, seluruh jadwal pelayaran ini masih bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi pelabuhan dan cuaca. Namun, PELNI memastikan seluruh armada siap beroperasi penuh selama masa liburan Nataru.

“Kami memastikan seluruh kapal dalam kondisi prima dan laik laut. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama, disertai peningkatan pelayanan di pelabuhan dan di atas kapal,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dua Kapal Pelni Layani Warga Batam Jelang Nataru, Ini Jadwalnya pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Kabupaten Karimun Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses

0
Ketua DPRD Kabupaten Karimun Raja Rafiza ST MM didampingi Wakil Ketua 1, Satria SE menyerahkan hasil reses kepada Pemerintah Kabupaten Karimun diwakili oleh Baperlitbang Kabupaten Karimun

batampos– DPRD Kabupaten Karimun, Selasa, 4 November 2025 melaksanakan rapat paripurna. Rapat paripurna yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Balai Rong Sri tersebut membahas tentang penyampaian hasil reses 30 anggota DPRD Kabupaten Karimun yang berasal dari 4 daerah pemilihan (Dapil) pada Oktober 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza ST MM menyampaikan bahwa hasil reses dari setiap Dapil perlu disampaikan dalam rapat paripurna. Setelah disetujui hasil reses ini diserahkan langsung ke Pemerintah Kabupaten Karimun, dalam hal ini diserahkan ke Baperlitbang Kabupaten Karimun.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza ST MM bahwa hasil reses yang dilakukan oleh 30 anggota dewan yang turun ke Dapil masing-masing terkait aspirasi masyarakat kepada anggota dewan yang berasal dari Dapil. Sebagian besar aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Karimun terkait dengan menginginkan pembangunan di daerah mereka.

BACA JUGA: Anggaran dan Tenaga Pendamping Tak Ada, Penyebab Anggota DPRD Anambas Tak Adakan Reses di Semester Pertama

Yakni, aspirasi yang disampaikan juga mencakup kebutuhan mendesak terkait pembangunan infrastruktur, penyediaan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal dan juga diadakannya pelatihan untuk peningkatan skill tenaga kerja lokal. Kemudian, perbanyak bantuan dan perhatian terhadap nelayan. Serta dorongan untuk peningkatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel DPRD Kabupaten Karimun Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses pertama kali tampil pada Kepri.

Dewan Pendidikan Batam Rangkul Malaysia Bangun Ekosistem Pembelajaran Era Digital

0
Dewan Pendidikan Kota Batam sukses menghimpun ratusan pendidik dalam Seminar Internasional Pendidikan Negeri Serumpun di Aula Kampus Ibnu Sina Batam, Kamis (13/11). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Upaya memperkuat kualitas pendidikan Batam kini melangkah ke pentas internasional. Dewan Pendidikan Kota Batam sukses menghimpun ratusan pendidik dalam Seminar Internasional Pendidikan Negeri Serumpun di Aula Kampus Ibnu Sina Batam, Kamis (13/11).

Sekitar 500 guru dan kepala sekolah tingkat SD dan SMP hadir untuk mengikuti pertukaran gagasan mengenai inovasi pembelajaran era digital bersama para narasumber dari Indonesia dan Malaysia.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pendidikan Berdaya Saing Global Berbasis Kearifan Serumpun,” seminar ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koneksi pendidikan antarnegara serumpun. Pemanfaatan teknologi, kecerdasan artifisial (AI), serta penerapan deep learning menjadi sorotan utama, sejalan dengan kebutuhan pembelajaran modern yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan dan kompetensi guru di tengah percepatan perkembangan teknologi.

“Kita ingin membangun ruang kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Guru-guru Batam harus berada di garis depan dalam menyiapkan generasi yang mampu berpikir mendalam, adaptif terhadap kemajuan teknologi, namun tetap berakar pada nilai karakter,” ujar Fendi.

Selain penguatan literasi digital, Fendi juga menaris penekanan khusus pada pentingnya pendidikan karakter dan keimanan sebagai fondasi utama peserta didik.

“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kekuatan karakter dan keimanan. Peserta didik perlu memiliki filter moral dan spiritual agar siap menghadapi derasnya informasi dan tantangan zaman. Ini penting agar mereka tumbuh dengan integritas,” jelasnya.

Menurut Fendi, seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Transformasi pendidikan hanya bisa dicapai jika pendidik terus memperbarui kompetensinya.

“Guru harus terus berkembang dan membuka diri terhadap pembelajaran baru. Ini kunci agar kita tidak tertinggal dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fendi juga mengapresiasi program peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi prioritas kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Kegiatan ini adalah bentuk konkret dukungan Dewan Pendidikan terhadap program peningkatan SDM yang dijalankan Pak Amsakar dan Bu Li Claudia. Ini menunjukkan komitmen kuat Pemko Batam dalam membangun ekosistem pendidikan yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Seminar tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penandatanganan rencana tindak lanjut, berupa penyusunan program pelatihan implementasi pembelajaran berbasis teknologi bagi para guru di Batam.

Tiga narasumber lintas negara dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Dr. Nor Fasiha Mohd Yusof dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Raden Umar, M.Pd, Tenaga Ahli Wamendespdt RI sekaligus akademisi BSI Jakarta, serta Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom dari Universitas Batam yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam.  (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dewan Pendidikan Batam Rangkul Malaysia Bangun Ekosistem Pembelajaran Era Digital pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Bakal Kembali Berikan Abolisi dan Amnesti ke Narapidana

0
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Istimewa)

batampos – Pemerintah kembali mewacanakan pemberian abolisi, amnesti, dan rehabilitasi bagi sejumlah pihak yang tengah berhadapan dengan hukum. Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra, pada Kamis (13/11).

Langkah hukum luar biasa itu sebelumnya telah diberikan kepada mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong berupa abolisi dari Presiden Prabowo, pada 1 Agustus 2025. Abolisi ini menghentikan seluruh proses hukum kasus impor gula yang menjeratnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menerima amnesti. Pemberian amnesti itu menghentikan proses hukum kasus dugaan suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024 yang menjerat Hasto.

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menuturkan bahwa gelombang permohonan abolisi dan amnesti terus berdatangan setelah Presiden Prabowo menggunakan hak prerogatifnya. Ia menyebut, banyak keluarga tersangka maupun terdakwa yang mengajukan permintaan kepada pemerintah agar nama mereka dipertimbangkan dalam proses tersebut.

Rapat koordinasi itu turut melibatkan berbagai lembaga negara, di antaranya Kemenko Polkam, Kejaksaan Agung, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Hukum, serta Kementerian Dalam Negeri. Pembahasan ini menjadi kelanjutan kebijakan serupa yang sebelumnya dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025 untuk 1.100 narapidana.

“Mengingat begitu banyak permohonan dan audiensi yang diajukan, maka kami memandang perlu untuk melakukan rapat koordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga,” kata Yusril di kantornya.

Hasil pembahasan antar-kementerian ini akan dirumuskan oleh Kemenko Kumham Imipas sebelum kemudian disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, jika Presiden Prabowo menyetujui pemberian amnesti dan abolisi, pemerintah selanjutnya wajib meminta pertimbangan DPR.

Sementara untuk rehabilitasi hukum, pertimbangan Mahkamah Agung (MA) diperlukan sebelum keputusan diterbitkan.

Dalam kesempatan itu, Yusril juga menyoroti banyaknya kasus dengan status tersangka yang tidak kunjung jelas atau tak diproses lebih lanjut. Kondisi menggantung tersebut membuat seseorang tetap berstatus tersangka tanpa SP3, sementara perkara tidak dilimpahkan ke pengadilan.

Bahkan, beberapa kasus SPDP sudah dikembalikan Kejaksaan namun penyidikan tidak pernah dihentikan, sehingga menciptakan ketidakpastian hukum yang berkepanjangan.

“Bahkan ada yang sudah meninggal dunia dalam keadaan status sebagai tersangka. Sebagai satu contoh adalah almarhum Brigjen Adityawarman Thaha meninggal dalam status tersangka. Ibu Rachmawati Soekarnoputri juga dinyatakan tersangka saat wafat,” tutur Yusril.

Selain perkara yang terhenti di tengah jalan, pemerintah turut mengkaji kemungkinan pemberian abolisi dan amnesti kepada pengedar narkoba. Pengkajian ini muncul setelah Presiden Prabowo menyoroti banyaknya anak muda usia produktif yang terlibat dalam peredaran narkoba, bukan hanya sebagai pengguna tetapi juga ikut mengedarkan.

“Sekarang ini coba dikaji lebih jauh lagi, karena ternyata ada mereka yang bukan hanya sekadar pengguna, tapi juga ikut mengedarkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Pemerintah Bakal Kembali Berikan Abolisi dan Amnesti ke Narapidana pertama kali tampil pada News.

Pemerintahan Berjalan Lambat, Amsakar: Pejabat Tak Loyal, Siap-Siap Nonjob

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Ia menyebut banyak aparatur yang masih belum “move on” dari pola kepemimpinan masa lalu dan bahkan menantang untuk dinonjobkan.

“Panas juga telinga saya mendengarnya. Ada pejabat yang bilang siap nonjob. Kami ditantang, padahal ini bukan pemerintahan zaman dulu,” katanya, Kamis (13/11).

Menurutnya, sebagian pejabat masih menyimpan rasa kecewa dan belum mampu menyesuaikan diri dengan gaya kepemimpinan pemerintahan Amsakar-Li Claudia. Kondisi ini membuat semangat kerja dan disiplin birokrasi menurun.

Baca Juga: Amsakar Sentil DLH Batam, Minta Pejabat Punya Budaya Malu

“Seakan tidak move on. Kalau tidak bisa loyal, buat apa kami pertahankan dalam pemerintahan ini,” katanya.

Dia menilai, kinerja birokrasi Pemko Batam belum berjalan optimal karena masih ada pejabat yang bekerja sekadarnya. Akibatnya, laju roda pemerintahan menjadi lambat. Desember mendatang akan menjadi momentum pembenahan total.

“Desember kita geser semua. Mereka yang bekerja sekedarnya siap-siap. Kalau memang perlu nonjob, akan saya laksanakan. Nanti lah ceritanya di kementerian itu,” ujar dia.

Ia menyampaikan, bahwa langkah tersebut bukan bentuk dendam politik, melainkan upaya menegakkan disiplin dan membangun loyalitas di tubuh birokrasi. “Semua sudah kami petakan. Capek juga kalau kita cicil-cicil, pemerintahan berjalan seperti semut,” tambah dia.

Amsakar mengaku mendengar langsung adanya pejabat yang menyatakan siap dinonjobkan. Pernyataan itu menurutnya justru memperlihatkan adanya “hati yang masih menyimpan kebencian” terhadap kepemimpinan baru.

“Saya dengar siap nonjob, ada yang bernarasi seperti itu. Kalau tidak sanggup, mundur saja,” katanya.

Baginya, mutasi, rotasi, promosi, hingga demosi merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi. Namun, yang terpenting bagi dirinya adalah kesetiaan dan kesungguhan bekerja untuk masyarakat.

“Kalau tak loyal, ngapain dipertahankan. Silakan dipikirkan dan renungkan sendiri,” ujarnya.

Ia menutup dengan penegasan bahwa pemerintahan saat ini membutuhkan pimpinan OPD yang unjuk kinerja, bukan unjuk muka. “Bulan depan kita bongkar semua. Dari pada sibuk bermanuver, mending mengundurkan diri saja,” lanjutnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemerintahan Berjalan Lambat, Amsakar: Pejabat Tak Loyal, Siap-Siap Nonjob pertama kali tampil pada Metropolis.