batampos– 6 unit mesin outdoor air conditioner (AC) di kantor Lurah Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, hilang.
Diduga, 6 unit mesin outdoor penyejuk udara itu digondol maling. Kejadian ini baru diketahui, Senin (12/9) pagi.
Seorang warga menunjukkan salah satu lokasi hilangnya mesin outdoor AC di Kantor Lurah Kawal, Senin (12/9). F.Slamet Nofasusanto
Awalnya, Sekretaris Lurah (Seklur) Kawal, Nuridah menghidupkan AC. Tapi ruang kerjanya maupun aula kantor kelurahan tidak kunjung dingin. Mereka kemudian mencari sumber masalahnya.
Ternyata setelah dicek, ada 6 unit mesin outdoor AC yang berada di luar ruangan kantor sudah hilang. Tidak jauh di lokasi hilangnya mesin outdoor AC, terdapat jejak ban mobil.
Sekretaris Lurah Kawal, Nuridah membenarkan 6 unit mesin outdoor AC di kantor Lurah Kawal hilang. Dia juga membenarkan ada jejak ban mobil yang terlihat di lokasi hilangnya mesin Outdoor AC.
Atas kejadian ini, Nuridah mengatakan, polisi sudah mendatangi kantor Lurah Kawal.
“Tadi polisi sudah ke sini,” kata Nuridah.
Adapun 6 unit mesin outdoor AC yang hilang yakni di ruang kerja lurah, ruang kerja seklur, ruang kerja kasi pemerintahan, ruang kerja kasi kesejahteraan sosial, dan musala, aula serta di ruang lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM).
Hal ini dibenarkan pegawai yang mengurusi inventarisir barang Kecamatan Gunung Kijang, Sudarman.
Sudarman menduga maling beraksi pada Sabtu atau Minggu, karena pada hari Jumat pegawai masih beraktivitas di kantor.
Terkait hal ini, dia mengatakan, pihak kelurahan telah mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan secara resmi.
“Pak Lurah yang pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan,” katanya. (*)
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah turut menyebabkan naiknya tarif angkutan bahan baku industri di Batam. Kenaikan tarif angkutan bahan baku ini mencapai 20 persen.
Ketua Indonesia National Shipowner’s Assosiation (INSA) Batam, Saptana Tri Prasetiawan, mengatakan, kenaikan harga angkutan bahan baku industri tersebut sudah berlaku beberapa hari ini.
“Naiknya diangka 20 persen. Setelah naik (harga BBM) otomatis kita dari INSA melakukan penyesuaian,” ujar Saptana, Senin (12/9/2022).
Saptana menjelaskan kenaiakan tarif angkutan tersebut disesuaikan dengan biaya operasional pelayaran terbesar, yakni dari BBM yang mencapai 60-70 persen.
“Ini (20 persen) memang masih jauh dari harapan para pengusaha Pelayaran. Namun akan dikaji ulang dan disesuaikan dengan kondisi perkembangan yang ada,” katanya.
Menurut dia, naiknya tarif angkutan bahan baku industri saat ini sudah mulai mempengaruhi omset pihak pelayaran. Selain itu, naiknya harga BBM ini berdampak terhadap kenaikan ongkos trucking dan transportasi dan biaya kepelabuhanan.
“Omset pasti berkurang, tapi masih berjalan lancar. Jadi penyesuaian tarif angkutan ini tidak hanya pada sektor pelayaran, tapi juga angkutan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing alias Ayung mengatakan dengan naiknya tsrif angkutan bahan baku industri yang mencapai 20 persen tersebut akan membebani seluruh industri.
“Naik 20 peesen itu sudah tidak kompetitif lagi. Artinya sangat terbebani, dengan biaya belum nauk saja sudah terbebani, apalagi sekarang naik,” katanya.
Menurut Ayung, dengan naiknya biaya transportasi tersebut, maka akan berimbas juga kepada naiknya biaya produksi perusahaan.
“Kita gak ada pilihan atau solusi. Tapi kita harapkan ini dikaji ulang dan dibicarakan bersama lagi,” tutupnya.(*)
AKBP Jerry Raymond Siagian mantan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya mendengarkan putusan sidang Komisi Etik Polri terkait pelanggaran etik yang dilakukannya, sidang disiarkan oleh Polri TV melalui kanal Youtube yang dilihat dari Jakarta, Sabtu (10/9/2022). (ANTARA/POLRI TV/Laily Rahmawaty)
batampos – Polda Metro Jaya siap memberikan pendampingan hukum untuk mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Raymond Siagian yang dipecat sebagai anggota Polri lantaran terseret kasus Brigadir J.
“Polda Metro Jaya sebagai Polda dimana yang bersangkutan pernah berdinas walaupun sudah ada TR pemindahan menjadi Pamen Yanma Mabes Polri, tetapi Polda Metro Jaya siap memberikan bantuan hukum manakala yang bersangkutan membutuhkan dalam proses selanjutnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Senin.
Terkait banding yang diajukan oleh Jerry, Zulpan menyebutkan, hal itu adalah hak yang bersangkutan. “Adanya putusan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) yang dijatuhkan kepada mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya Saudara Jerry Siagian, dalam hal ini sikap Polda Metro Jaya adalah mengembalikan kepada yang bersangkutan karena dalam putusan tersebut juga ada hak untuk menyampaikan banding dan sebagainya,” ujarnya.
Sebelumnya, sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi PTDH kepada mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian karena keterlibatannya dalam kasus Brigadir J.
Putusan itu dibacakan Ketua Sidang Komisi Etik Polri Komisaris Besar Polisi Rachmad Pamudji dan disaksikan anggota yang disiarkan oleh Polri TV, Sabtu (10/9). Dalam putusannya, KKEP menyatakan, AKBP Jerry Raymond Siagian terbukti bersalah melanggar kode etik Polri.
Atas perbuatannya, sidang Komisi Etik Polri menjatuhkan sanksi pertama berupa sanksi etika. Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Kedua, sanksi administratif berupa penempatan khusus selama 29 hari mulai11 Agustus sampai 9 September di Rutan Mako Brimob dan penempatan khusus tersebut telah dijalankan oleh AKBP Jerry Raymond. “Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” kata Kombes Pol Rachmat Pamudji.
Putusan itu menyatakan, AKBP Jerry Raymond melanggar Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b juncto Pasal 5 ayat (1) huruf c juncto Pasal 6 ayat (1) huruf d juncto Pasal 8 huruf c angka 1 juncto Pasal 10 ayat (1) huruf d juncto Pasal 10 ayat (1) huruf f juncto Pasal 11 ayat (1) huruf a Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri. AKBP Jerry Siagian kemudian mengajukan banding atas putusan sidang Komisi Kode Etik Polri tersebut. (*)
Seorang warga, Azwan menjemur rumput laut liar rengkam di kampungnya, Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Sabtu (10/9). F.Slamet Nofasusanto
batampos- Sebagian nelayan di Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan mulai banyak mengumpulkan rumput laut jenis rengkam.
Betapa tidak, penghasilan dari menjual rumput laut liar yang banyak dijumpai di terumbu karang di laut ini sangat menjanjikan.
“Penghasilan 1 hari bisa Rp 200 ribu. Tapi kita jualnya kan paling cepat seminggu sekali. Sekali jual bisa 300 kilogram sampai 700 kilogram rengkam. 1 kilonya Rp 1.800,” kata nelayan rumput laut jenis rengkam, Azwan pada saat menjemur rengkam di depan rumahnya, baru-baru ini.
Dia mengatakan, sebenarnya setahun belakangan masyarakat nelayan di kampungnya sudah mengumpulkan rengkam selain mencari ikan di laut.
Kala itu, nelayan terkendala transportasi. Kini, mereka terbantu karena sudah ada penampung yang akan membawa rengkam mereka ke pabrik.
Dia mengatakan, rengkam sangat cepat tumbuh, bahkan tiga bulan rengkam sudah tumbuh kembali. Kecuali rumput laut sejenis alga untuk bahan makanan bisa setahun.
Menurutnya, rengkam hampir menyebar di perairan Bintan, kecuali daerah muara seperti daerah Busung dan Selat Bintan.
“Tidak ada kenal musim, Alhamdulillah masih banyak,” katanya.
Diakuinya, nyaris tiap hari nelayan turun ke laut untuk mengumpulkan rengkam.
Satu orang nelayan bisa membawa 4 karung berisi rengkam. Tapi, ada juga nelayan yang hanya mengumpulkan 2 atau 3 karung rengkam.
“Kalau telaten bisa 4 karung, karena sampan nelayan cukup 4 karung. Itu bisa sekira 120 kilogram,” katanya.
Hanya untuk mengumpulkan rengkam, dia mengaku, banyak nelayan takut kalau ketemu Ikan Lepuh yang dikenal beracun dan ulat bulu laut.
“Itu saja kendalanya,” katanya.
Rengkam yang dikumpulkan kemudian dibawa ke darat untuk kemudian dikeringkan.
Kalau panas terik, dia mengatakan, sehari dijemur rengkam sudah kering.
“Tapi kalau cuaca tidak menentu, kadang pagi panas siang hujan. Itu yang buat rengkam lama kering. Bisa dua hari,” katanya.
Rengkam yang sudah kering, kemudian dimasukkan dan dipadatkan dalam karung ukuran sekira 50 kilogram.
“Berat karung beserta isi rengkam minimal 35 kilogram. Itu sudah standar pabrik, kalau lebih dari itu artinya masih basah,” katanya.
Setelah rengkam dipadatkan dalam karung, mereka kemudian menjualnya ke penampung. Kemudian, penampung yang akan membawa ke pabrik pengolahan rengkam di jembatan 3 Barelang, Kota Batam.
Dia mengatakan, rengkam yang sudah dikemas akan dimasukkan ke kontainer kemudian diekspor ke Cina.
‘Katanya buat bahan pembuat kosmetik, lalu proses akhirnya buat pupuk,” katanya.
Nelayan lain, Saparudin mengakui, saat ini nelayan sudah mulai kesulitan mencari ikan, akhirnya banyak yang beralih mengumpulkan rengkam.
Dia mengatakan, aktivitas baru nelayan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, mereka ikut membersihkan rengkam yang biasa banyak di pantai.
Kadus Desa Teluk Sasah, Yudi mengatakan, aktivitas nelayan mengumpulkan rumput laut jenis rengkam mulai ramai sejak 6 bulan terakhir karena sekarang untuk mengharapkan hasil laut sangat minim.
Menurutnya, di satu sisi, rengkam menjadi tempat berkumpul ikan selain terumbu karang. Tapi di sisi lain, banyak nelayan kini mengumpulkan rengkam untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Jadi satu-satunya yang kita dapat bersama-sama menjaganya terumbu karang tempat berkembang biaknya ikan,” kata dia. (*)
batampos– Semua orang ingin mendapatkan kulit yang sehat dan maksimal. Ternyata, untuk mendapatkan kulit yang sempurna, bukan hanya sekadar dirawat dengan menggunakan skincare atau produk perawatan kecantikan. Sebab, skincare dinilai hanya efektif hingga ke lapisan kulit bagian epidermis. Maka diperlukan perawatan ekstra.
Dokter Spesialis Kulit dr. Hari Darmawan, Sp.KK mengatakan ketika usia 25 tahun setiap tahunnya elastin dan kolagen akan berkurang 1 setengah persen dari kulit. Elastin dan kolagen sudah dihasilkan secara alami di kulit kita, tapi ketika memasuki usia 25, keduanya akan berkurang 1,5 persen.
“Itulah alasan kenapa semakin tua kulit kita semakin kendur, tampak kusam, sudah tampak flek-flek hitam,” katanya kepada wartawan baru-baru ini.
Ia menjelaskan, penggunaan skincare tidak bisa memberikan perawatan kulit secara optimal. Dari tiga lapisan kulit, penggunaan skincare hanya bisa berguna di lapisan paling atas yakni epidermis.
“Padahal lapisan tengah atau dermis dan lapisan terdalam kulit atau hipodermis yang juga membutuhkan perawatan,” kata dr. Hari.
Ia mengingatkan Jakarta adalah kota dengan tingkat polusi udara parah juga UV radiasi dari matahari dan buka gadget (blue light) itu bisa mengakibatkan kerusakan pada kulit.
Ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB) adalah jenis sinar ultraviolet ini punya sifat merusak yang sama, namun dengan cara yang berbeda.
“Sinar UVA dan UVB dapat merusak skin barrier dan menyebabkan elastisitas kulit menurun. Kondisi ini mengakibatkan kulit tampak lebih kusam, kendur, timbul flek hiperpigmentasi, sehingga perawatan kulit secara maksimal diperlukan,” ungkapnya.
Pentingnya Alat Teknologi Kecantikan
Saat ini, tren kecantikan sudah mulai merambah dalam penggunaan beauty device atau alat teknologi kecantikan. Namun dr. Hari mengingatkan, saat menggunakan medical device, yang pertama harus terefikasi dengan baik dan jangan coba-coba produk ke wajah.
“Jadi harus dermatology tested, sudah harus terefikasi dengan baik, clinically result-nya terbukti dengan baik,” katanya.
Founder BSKIN melalui ELVi Pro, Su-Mae menambahkan, beauty device lebih praktis untuk melakukan perawatan wajah secara mandiri di rumah. Fungsinya untuk merangsang otot-otot wajah untuk memperlambat tanda-tanda penuaan kulit.
Salah satunya dengan menggabungkan manfaat terapi sinar LED, energi panas ringan, dan getaran mikro lewat gua sha.
“Untuk para pria dan perempuan modern yang sibuk, tetap harus peduli dengan perawatan kulit ya, misalnya dengan perangkat praktis yang dapat dipakai di rumah. Sehingga bisa perawatan sekaligus bebas stres untuk mentransformasi kulit mereka,” jelas Su-Mae. (*)
batampos–Selain karena mengkonsumsi makanan, ternyata kurang tidur dapat memicu obesitas atau kegemukan.
Penelitian menunjukkan seseorang mengalami kurang tidur hingga 72 persen lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan jumlah tidur yang cukup. Sebuah studi yang dilakukan European Society of Cardiology menemukan bahwa kenaikan berat badan lebih sering terjadi pada remaja yang tidur kurang dari 7 jam per malam.
Kurang tidur selama masa remaja juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan kadar glukosa darah yang tidak teratur serta kadar lipid darah. Penulis senior Jesus Martinez Gomez mengatakan, studi mereka menunjukkan kebanyakan remaja tidak cukup tidur sehingga mengalami kelebihan berat badan. Situasi itu berpotensi membuat mereka mengalami masalah kesehatan di masa depan.
”Kami sedang menyelidiki apakah kebiasaan tidur yang buruk terkait dengan waktu layar yang berlebihan, yang dapat menjelaskan mengapa remaja lebih sedikit tidur,” kata Jesus Martinez Gomez seperti dilansir dari diabetes.co.uk, Senin (12/9).
Selama penelitian, tim ilmuwan menganalisis kebiasaan tidur, BMI, dan hasil kesehatan lebih dari 1.200 remaja. Mereka menemukan bahwa peserta yang tidur kurang dari tujuh jam per malam, 72 persen lebih mungkin mengalami obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih lama.
Menurut temuan penelitian, peserta laki-laki kurang tidur dibandingkan peserta perempuan. ”Hubungan antara kurang tidur dan kesehatan yang merugikan tidak tergantung pada asupan energi dan tingkat aktivitas fisik saja, tetapi juga pola tidur,” terang Gomez.
Dia menambahkan, kelebihan berat badan dan sindrom metabolik pada bisa berujung pada penyakit kardiovaskular. Misalnya jantung dan stroke.
”Orang tua harus dapat memberikan contoh yang baik dengan memiliki waktu tidur yang konsisten dan membatasi waktu layar di malam hari,” jelas Jesus Martinez Gomez. (*)
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, berfoto bersama Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi membentuk Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT).
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro dan disaksikan Plt. Deputi bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hasto Prastowo di Harris Hotel, Batam Centre, Senin, (12/9/2022).
“Tim ini merupakan komitmen BP Batam dengan BSSN dan menjadi konsen dari Kepala BP Batam,” kata Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Koentjoro usai peresmian.
Wahjoe menyebutkan, sebagian besar layanan publik seperti perizinan ataupun layanan Badan Usaha yang dikelola BP Batam telah menggunakan sistem elektronik atau digital.
Guna menjamin keberlangsungan sistem elektronik tersebut, pihaknya membentuk Tim CSIRT-BP Batam.
“Bagaimana kemudian tim siber BP Batam bisa menangani serangan siber agar menjamin pelayanan publik berbasis teknologi bisa tetap berjalan lancar,” harapnya.
Sementara Plt. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Hasto Prastowo, mengapresiasi langkah BP Batam membentuk tim CSIRT-BP Batam.
Menurutnya, langkah tersebut sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan penanggulangan ancaman kejahatan siber yang marak terjadi.
“Dengan adanya tranformasi digital, dampaknya adalah permasalahan keamanan siber, untuk itu semuanya harus disiapkan dan diamankan,” ujar Hasto.
BSSN telah menerima berbagai laporan tentang serangan siber. Hal itu menunjukkan bahwa sasaran serangan siber tersebut semakin luas dan tidak terbatas mulai dari perorangan, perusahaan atau instansi swasta sampai dengan institusi pemerintahan.
“Kita harus membentuk CSIRT di semua lini, BP Batam dapat menyampaikan kepada dunia industri untuk membentuk CSIRT, sifatnya kolaborasi ketika ada indikasi pengerusakan sistem, sudah bisa mendeteksi dan bekerja sama untuk menyelesaikan sehingga proses bisnis aman dan lancar,” jelasnya.
Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sylvia J Malaihollo, menambahkan, bahwa isu dan ancaman serangan siber terhadap sistem elektronik saat ini terus meningkat dengan berbagai macam metode, teknik dan bentuk serangan.
“Layanan insiden siber CSIRT – BP Batam saat ini ada web defacement, DDOS, phising dan malware,” ungkapnya.
Ia meyakini dengan dukungan dari seluruh pihak terkait penanggulangan dan pemulihan terhadap sistem elektronik di BP Batam ketika insiden siber terjadi dapat teratasi.
“Memang bicara soal serangan siber kita tidak dapat menduga, oleh karenanya BP Batam pro aktif melakukan koordinasi kepada BSSN dan belajar bagaimana melakukan manajemen insiden” bebernya.
Pembentukan Tim CSIRT-BP Batam sendiri telah sejalan sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Tim CSIRT diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan siber di era tranformasi digital saat ini.
Hadir dalam peresmian Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto dan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN Marsekal Pertama TNI Yos Alfantino.(*)
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, berfoto bersama Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi membentuk Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT).
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro dan disaksikan Plt. Deputi bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hasto Prastowo di Harris Hotel, Batam Centre, Senin, (12/9/2022).
“Tim ini merupakan komitmen BP Batam dengan BSSN dan menjadi konsen dari Kepala BP Batam,” kata Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Koentjoro usai peresmian.
Wahjoe menyebutkan, sebagian besar layanan publik seperti perizinan ataupun layanan Badan Usaha yang dikelola BP Batam telah menggunakan sistem elektronik atau digital.
Guna menjamin keberlangsungan sistem elektronik tersebut, pihaknya membentuk Tim CSIRT-BP Batam.
“Bagaimana kemudian tim siber BP Batam bisa menangani serangan siber agar menjamin pelayanan publik berbasis teknologi bisa tetap berjalan lancar,” harapnya.
Sementara Plt. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Hasto Prastowo, mengapresiasi langkah BP Batam membentuk tim CSIRT-BP Batam.
Menurutnya, langkah tersebut sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan penanggulangan ancaman kejahatan siber yang marak terjadi.
“Dengan adanya tranformasi digital, dampaknya adalah permasalahan keamanan siber, untuk itu semuanya harus disiapkan dan diamankan,” ujar Hasto.
BSSN telah menerima berbagai laporan tentang serangan siber. Hal itu menunjukkan bahwa sasaran serangan siber tersebut semakin luas dan tidak terbatas mulai dari perorangan, perusahaan atau instansi swasta sampai dengan institusi pemerintahan.
“Kita harus membentuk CSIRT di semua lini, BP Batam dapat menyampaikan kepada dunia industri untuk membentuk CSIRT, sifatnya kolaborasi ketika ada indikasi pengerusakan sistem, sudah bisa mendeteksi dan bekerja sama untuk menyelesaikan sehingga proses bisnis aman dan lancar,” jelasnya.
Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sylvia J Malaihollo, menambahkan, bahwa isu dan ancaman serangan siber terhadap sistem elektronik saat ini terus meningkat dengan berbagai macam metode, teknik dan bentuk serangan.
“Layanan insiden siber CSIRT – BP Batam saat ini ada web defacement, DDOS, phising dan malware,” ungkapnya.
Ia meyakini dengan dukungan dari seluruh pihak terkait penanggulangan dan pemulihan terhadap sistem elektronik di BP Batam ketika insiden siber terjadi dapat teratasi.
“Memang bicara soal serangan siber kita tidak dapat menduga, oleh karenanya BP Batam pro aktif melakukan koordinasi kepada BSSN dan belajar bagaimana melakukan manajemen insiden” bebernya.
Pembentukan Tim CSIRT-BP Batam sendiri telah sejalan sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Tim CSIRT diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan siber di era tranformasi digital saat ini.
Hadir dalam peresmian Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto dan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN Marsekal Pertama TNI Yos Alfantino.(*)
Bea Cukai Kota Batam mengamankan ratusan ribu batang rokok ilegal selama periode Agustus hingga 9 September 2022. Foto: Bea Cukai Batam untuk Batam Pos
batampos – Bea Cukai Kota Batam mengamankan ratusan ribu batang rokok ilegal selama periode Agustus hingga 9 September 2022. Pengempuran rokok ilegal dilakukan bersama Kodim 0316 Batam.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah, menyatakan, total Barang Hasil Penindakan (BHP) Cukai periode 1 Agustus hingga 9 September 2022 mencapai 159.512 batang Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) dari berbagai merek.
Baik dari jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) maupun Sigaret Putih Mesin (SPM), dan 36,06 liter BKC Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).
“Dalam menjalankan fungsi Bea Cukai sebagai community protector sekaligus revenue collector, Bea Cukai Batam berupaya melaksanakan kedua fungsi tersebut secara seimbang dan proaktif,” ujarnya.
Pengawasan atas BKC HT dan MMEA secara umum dilaksanakan dengan 2 pendekatan, melalui pendekatan preventif dan represif.
Pendekatan preventif merupakan upaya Bea Cukai Batam yang melibatkan dimensi lain dari pengawasan, yaitu peningkatan pelayanan kepada mitra dengan cara profiling pengguna jasa; penyempurnaan ketentuan di bidang cukai serta pelayanan dengan mitigasi risiko.
Selain itu juga melibatkan unit kepatuhan internal untuk menjamin pelaksanaan pelayanan dan pengawasan BKC terhindar dari penyelewengan dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Dimensi lain adalah peningkatan edukasi dan publikasi melalui media kehumasan terutama terkait sosialisasi ketentuan dan peraturan, peningkatan deterrent effect publikasi penindakan dan edukasi bahaya BKC ilegal.
Upaya represif dilakukan dengan cara pengumpulan informasi dan analisis di antaranya dengan pembentukan tim cyber crawling, audit di bidang cukai serta patroli dan operasi baik dilakukan secara mandiri dan periodik maupun operasi bersama.
“Dalam pendekatan represif, salah satu yang dilakukan Bea Cukai Batam adalah operasi cukai dengan mengedepankan sinergi dengan unit lain. Dengan sinergi bersama unit lain, diharapkan dapat meningkat kesuksesan penekanan peredaran rokok ilegal, yang mana berbanding lurus dengan peningkatan penerimaan cukai,” ujar Rizki.
Dalam periode 1 Agustus s.d. 9 September 2022, telah dilakukan penindakan sebanyak 30 penindakan, dengan rincian 18 penindakan umum yang dilakukan di pelabuhan maupun tempat penimbunan sementara (TPS) dan 12 penindakan dalam operasi cukai.
Hal ini membuktikan komitmen upaya pengawasan yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam tak hanya terbatas pada periode-periode atau operasi-operasi tertentu, namun terus berkesinambungan dan berkelanjutan.
Jumlah penangkapan BKC ilegal tersebut menambah jumlah tangkapan sepanjang tahun 2022.
Selama semester 1 tahun 2022, data penindakan menunjukkan hingga Juli 2022, Bea Cukai Batam telah berhasil melakukan 77 penindakan BKC HT Ilegal dengan total 3.862.948 batang, dengan nilai barang ditaksir mencapai Rp. 10,22 Miliar, dan kerugian negara ditaksir mencapai Rp. 6,81 Miliar.
“Upaya dalam memberantas rokok ilegal yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam berkolaborasi dengan aparat penegak hukum lain merupakan kegiatan yang berkesinambungan dari tahun ke tahun,” jelasnya.
“Dengan menggandeng aparat penegak hukum lain serta masyarakat, dengan sinergi dan kolaborasi, dapat meningkatkan kesuksesan menekan peredaran rokok ilegal di Indonesia, khususnya di Batam,” pungkasnya.(*)
batampos – Askot PSSI Batam menggelar jumpa pers di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Batam, Minggu (11/9). Ini terkait dengan agenda kegiatan Askot PSSI Batam Tahun 2022.
Ketua Askot PSSI Batam Ides Madri didampingi Exco dan pengurus menjelaskan rangkaian program Tahun 2022 saat jumpa pers di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Batam, Minggu (11/9/2022). (F. Ryan Agung/Batam Pos)
Ketua Askot PSSI Batam Ides Madri mengatakan lima kegiatan dicanangkan Askot PSSI Batam. Yakni Liga Futsal, Liga Batam, Festival Usia Dini, Pelatihan Pelatih Lisensi D, dan Pelatihan Wasit Lisensi C3.
“Total anggaran sebesar Rp 350 juta yang berasal dari dana hibah,” kata Ides, Minggu (11/9).
Program kerja pertama yang digelar oleh Askot PSSI Batam adalah Liga Futsal U-21. Kompetisi ini digelar Agustus lalu, di Sport Hill, Taman Raya, Batam.
“Diikuti sebanyak 16 tim, digelar selama dua hari, 20-21 Agustus. Kompetisi ini dimenangi oleh Nelson Selection FC setelah mengalahkan Siix FC dengan skor 4-0,” urai Ides.
Gelaran kedua yang dilaksanakan oleh Askot PSSI Batam adalah Liga Batam. Ides menerangkan kompetisi ini akan digelar mulai 18 September hingga 30 Oktober.
“Turnamen ini digelar di Temenggung Abdul Jamal, menggunakan format setengah kompetisi, dan terbuka untuk umum,” katanya.
Sebanyak 14 tim menjadi peserta kompetisi ini. “Klub binaan Askot PSSI Batam sebenarnya berjumlah 22. Tapi yang yang siap mengikuti kejuaraan hanya 14 tim,” kata Petua panitia pelaksana M Aliuddin.
Ia juga menerangkan jika peserta nantinya akan dibagi menjadi tiga grup. “Tiga terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak selanjutnya,” urai Alliudin.
“Final akan digelar pada 30 Oktober nanti,” tambahnya.
Sementara itu Sekretaris Askot PSSI Batam, Yudi Chandra, mengatakan tiga agenda lain yang akan digelar oleh PSSI adalah Festival Usia Dini, pelatihan Pelatih Level D, dan Pelatihan Wasit C3. “Festival Usia dini akan menghadirkan turnamen U10 dan U12,” urainya.
“Kompetisi ini akan digelar usai Liga Batam, tepatnya pada November mendatang, bertempat di Stadion Temenggung Abdul Jamal,” katanya.
Sedang dua kegiatan lainnya, kata Yudi, dimaksudkan untuk meningkatkan SDM insan sepakbola Batam. “Pelatihan wasit C3, dmaksudkan sebagai ajang regenerasi wasit yang ada di Batam. Batam baru memiliki 30 wasit c1, c2, dan C3,” ungkapnya.
Sedang kursus pelatih lisensi Dsedianya akan digelar November mendatang. “Kegiatan akan dilaksanakan di Asrama Haji selama 5-6 hari,” katanya.
“Target peserta adalah pelatih baru dari klub-klub di Batam. Juga membuka peluang peserta dari Kepri.
Harapannya bisa menggelar pelatihan Lisensi C ke depan,” tutur Yudi.
Terkait persiapan Porprov, Askot PSSI Batam tengah melakukan seleksi atlet dan pemain. “Untuk sepakbola, seleksi atlet dan pemain dilakukan secara terbuka,” kata Ides.
“Minggu (11/9) sebanyak tiga pelatih mengikuti fit and proper test untuk bisa menjadi pelatih sepakbola Kota Batam,” tambahnya.
Sementara itu, untuk futsal, pelatih diambil dari empat klub semifinalis Liga Futsal U21 lalu. “Demikian juga dengan pemainnya diambil dari gelaran Liga Futsal,” terang Ides.
“Dalam gelaran Liga Futsal U21 lalu, kami telah mengitim talentscouting untuk menentukan atlet terbaik yang bisa memperkuat tim futsal Kota Batam, putra dan putri,” tegas Ides.
Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat Batam agar gelaran Askot PSSI Batam bisa berjalan dengan lancar. “Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Batam. Supaya bisa berhasil dan bermanfaat,” tutup Ides. (*)