batampos – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus praktik perjudian online dengan menggunakan aplikasi Higgs Domino ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kamis (8/9) pagi.
“Sudah tahap II. Kita lakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti tadi,” ujar Kanit I Satreskrim Polresta Barelang, Ipda Haris Duta Kottama.
Haris menjelaskan tahap II kasus tersebut dilakukan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa, kewajiban penyidik untuk segera menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.
“Kemarin berkas sudah dinyatakan lengkap, dan kita tindak lanjuti. Tersangka beserta barang bukti sudah diterima kejaksaan,” katanya.
Dalam kasus ini, polisi menyerahkan 3 orang tersangka yang terdiri dari bandar, penyelenggara, dan pemain. Selain itu, barang buktinya berupa 2 ponsel milik bandar, 1 ponsel milik penyelenggara, dan 1 ponsel milik pemain serta akun.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang berhasil mengungkap praktik perjudian online dengan menggunakan aplikasi Higgs Domino. Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka yang terdiri dari bandar, penyelenggara, dan pemain di Warung Kopi Coyong Good Morning di Kompleks Dian Centre Blok D, Lubukbaja, pada Sabtu (28/5) malam. Saat itu, para pelaku tengah bertransaksi chip.
Adapun, chip tersebut dikumpulkan bandar atau dibeli dari pemain dengan harga Rp 60 ribu per 1 B (bilion). Kemudian, dijual lagi kepada pelanggan dengan harga Rp 65 ribu.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 303 ayat (1) ke-3e KUHP Jo Pasal 303 Bis ayat (1) ke-2 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara. (*)
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari saat berlaga di babak semifinal Korea Open 2022. (Humas PP PBSI)
batampos – Hasil ganda campuran pelatnas dalam dua kejuaraan di Jepang menunjukkan bahwa level permainan belum tembus di level elite. Dalam dua ajang, ganda campuran Merah Putih tidak mampu untuk sekadar menembus babak perempat final.
Pada Kejuaraan Dunia di Tokyo (21–28 Agustus), hasil terbaik diraih Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang menapak babak 16 besar. Langkah mereka terhenti oleh wakil Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping 16-21, 14-21.
Pasangan lainnya, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, juga takluk dari ganda Korea Selatan Seo Seung-jae/Chae Yu-jung 21-23, 12-21 di babak 16 besar.
Lalu, dalam Japan Open di Osaka (30 Agustus–4 September), prestasi terbaik ganda campuran dicapai Rinov/Pitha. Namun, mereka kembali menelan kekalahan dari ganda Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping 13-21, 18-21 di babak 16 besar.
Pelatih ganda campuran pelatnas Nova Widianto menyatakan, pasangan Tiongkok paling sulit dihadapi pasukannya sejauh ini. Itulah yang harus menjadi bahan evaluasi pemain agar ke depan bisa mengimbangi wakil dari Negeri Panda.
Selain itu, mantan duet Liliyana Natsir tersebut menyampaikan bahwa tahun ini menjadi masa transisi bagi pemain. Nova tidak memungkiri, tidak adanya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja di pelatnas membuat para pemain di sektor ini tidak memiliki panutan.
Apalagi, usia para pemain terbilang muda. Pemain paling senior diisi Rinov/Pitha yang merupakan pemain kelahiran 1999.
Karena itu, Nova membutuhkan proses bagi para pemainnya. ”Tahun ini rasanya berat. Tapi, dari saya, target (juara) pada tahun depan di super series,” ujar Nova.
Salah seorang pemain ganda campuran pelatnas, Rinov, tidak ingin ambil pusing perihal kritikan yang selalu mengalir terhadapnya dan sektor ganda campuran.
Sejalan dengan Nova, dia ingin terus memfokuskan diri untuk lebih baik. ”Saya berharap bisa mencapai prestasi terbaik pada tahun depan,” tutur Rinov.
Hasil Wakil Ganda Campuran di Jepang
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari
-Kejuaraan Dunia 2022: 16 besar
– Japan Open 2022: 16 besar
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati
– Kejuaraan Dunia 2022: 16 besar
– Japan Open 2022: 32 besar
Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela
– Kejuaraan Dunia 2022: 32 besar
batampos – Gubernur Kepri belum menandatangani penyesuaian tarif ferry yang telah disepakati Dinas Perhubungan Kepri dan asosiasi pelayaran, Rabu (7/9). Meskipun sudah sepakat, tarif ini baru bisa diterapkan, jika Surat Keputusan (SK) penyesuaian sudah ditandatangani Gubernur Kepri, Ansar Ahmad .
“Masih proses,” kata Kepala Dishub Provinsi Kepri, Junaidi Sarpan, Kamis (8/9).
Alasan kenapa masih belum ditandatanganinya SK tersebut adalah Gubernur Kepri Ansar Ahmad masih berada di luar kota. Sehingga, Junaidi masih menunggu kedatangan gubernur.
“Insya Allah begitu Gubernur ada di tempat, kami langsung menghadap dan menyampaikan mengenai kesepakatan ini,” ujarnya.
Sehingga, begitu SK penyesuaian ditandatangani, para operator pelayaran bisa menerapkan tarif yang baru. Tarif tiket pelayaran antara kota dan kabupaten ini, naik di kisaran 15 hingga 20 persen.
Tarif tiket pelayaran antar kota dan kabupaten antara 15 hingga 20 persen. Namun, kesepakatan ini dapat berubah, jika kondisi ekonomi sudah membaik.
Junaidi mengatakan jika kondisi ekonomi membaik, maka Dishub Kepri dan asosiasi pelayaran, akan duduk bersama membahas tarif ini. Selain itu, juga ada evaluasi per 3 bulan.
Jika tarif yang naik dirasa masih merugikan operator, maka ada opsi untuk mengkaji ulang kembali tarif yang telah ditetapkan.
Pengelola Operator Feri Baruna, Norman mengatakan sudah menerima batasan tarif tersebut. Ia menilai tarif yang ditetapkan sudah menjadi jalan terbaik untuk semua pihak.
Saat ini, Norman mengatakan para operator hanya menunggu kapan SK dikeluarkan. Sebab, sampai sejauh ini dengan tarif lama, dengan harga BBM yang naik. Operator feri mengaku cukup merugi.
“Malam ini kalau SK-nya ditandatangani. Besok seluruh kapal domestik akan menyesuaikan harga tiket 20 persen,” tuturnya. (*)
batampos– Sejumlah sopir angkutan umum mendadak mendatangi Pos Polisi Lalu Lintas (Lantas) di Kilometer (Km) 16 Toapaya, Bintan, Kamis (8/9) siang.
Mereka mendatangi pos polisi di bundaran Km 16 setelah mendengar ada bagi-bagi sembako.
Pantauan di lokasi setelah kegiatan bagi-bagi sembako terlihat iring-iringan kendaraan angkutan umum dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban melintas di depan pos polisi Km 16, Toapaya.
Iring-iringan kendaraan berwarna putih ini belok ke kiri dan parkir tak jauh dari pos polisi.
Sayangnya, karena kegiatan bagi-bagi sembako telah selesai, mereka pun kembali pulang.
Seorang sopir angkutan umum menerima paket sembako saat melintas di simpang bundaran Km 16 Toapaya, Kamis (8/9) siang. F.Slamet Nofasusanto
KBO Satlantas Polres Bintan, Iptu Budi membenarkan ada sejumlah sopir yang datang ke Pos Polisi Lantas setelah mendengar ada pembagian sembako.
“Benar tadi ada beberapa sopir yang datang, mungkin mendengar dari kawan-kawannya,” kata Budi.
Budi mengatakan, ke depan pihaknya masih akan membagikan sembako untuk masyarakat yang terkena imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) seperti sopir angkutan umum dan buruh kasar.
“Pembagian sembako ini sebagai bentuk perhatian Polres Bintan ke masyarakat di hari ulang tahun Lantas ke 67 tahun ini,” kata Budi.
Budi juga mengatakan, pembagian sembako tidak hanya dilakukan kali ini di simpang Km 16 Toapaya. Tapi juga akan dilakukan di Tanjunguban dan daerah lain.
Budi berharap pembagian sembako ini dapat meringankan masyarakat yang terkena imbas kenaikan harga BBM. (*)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. (Syahrul/ Jawa Pos)
batampos – TNI AL grounded seluruh G-36 Bonanza. Keputusan itu berlaku sampai proses investigasi jatuhnya pesawat latih bernomor ekor T-2503 di Selat Madura, Jawa Timur pada Rabu pagi (7/9). Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan hal itu setelah mengumumkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan selesai Kamis (8/9). Pilot dan kopilot sudah dievakuasi. Demikian pula dengan badan pesawat buatan Amerika Serikat tersebut.
Secara keseluruhan, Angkatan Laut memiliki tujuh G-36 Bonanza. Dengan jatuhnya pesawat yang dipiloti oleh Kapten Laut (P) Anumerta Judistira Eka Permady dan kopilot Lettu Laut (P) Anumerta Dendy Kresna Bakti Sabila, tersisa enam pesawat serupa. ”Mulai terjadi (kecelakaan di Selat Madura) itu saya hentikan (operasional G-36 Bonanza) untuk di-grounded,” ungkap Yudo kepada awak media di Jakarta kemarin sore.
Keputusan itu disusul dengan perintah kepada Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan untuk melakukan investigasi. Sesuai rencana, investigasi dilaksanakan setelah TNI AL berhasil mengevakuasi pilot dan kopilot serta mengangkat badan pesawat. Berdasar laporan yang diterima oleh Yudo, posisi pilot dan kopilot sudah dipastikan sekitar pukul 10.00 kemarin. ”Di kedalaman laut 14 meter, masih ada di dalam pesawat,” imbuhnya.
Keduanya juga masih duduk dan mengenakan seat belt. Yudo menyebut, pilot dan kopilot pesawat tersebut ditemukan dalam posisi duduk terlentang. Oleh penyelam TNI AL, mereka berdua langsung dievakuasi. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Ramelan. Lantaran gugur dalam tugas, kedua penerbang itu mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi. Dari lettu dan letda menjadi kapten dan lettu.
Hari ini, jenazah kedua prajurit TNI AL itu bakal dimakamkan di Taman Makam Bahagia TNI AL yang berada di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. ”Saya akan hadir,” imbuh Yudo. Orang nomor satu di TNI AL itu akan memberikan penghormatan terakhir kepada Kapten Judistira dan Lettu Dendy. Yudo juga ingin menguatkan keluarga kedua korban dan para penerbang pesawat G-36 Bonanza lainnya.
Meski tidak memberi batasan atau tenggat waktu, TNI AL ingin proses investigasi berlangsung cepat. Setelah badan pesawat diangkat oleh KRI Soputan-923, investigasi langsung dimulai. ”Secepatnya, kami pasti secepatnya. Karena jangan sampai tertunda lama sehingga mengganggu pelaksanaan operasi dan latihan pesawat-pesawat yang lain,” terang Yudo. Proses investigasi, lanjut dia, dilakukan oleh internal TNI AL.
Di luar itu, mereka hanya melibatkan mantan pejabat Puspenerbal. Mantan panglima Komando Armada (Koarmada) I itu pun menyampaikan bahwa Puspenerbal sudah memiliki standar dan mekanisme investigasi. Karena itu, dia yakin proses investigasi dapat berjalan cepat. Selain menjaga dan memastikan operasional tidak terganggu, melalui investigasi tersebut TNI AL akan mencari tahu penyebab pasti kecelakaan dalam latihan peperangan anti serangan udara tersebut.
Saat ditemukan posisi pesawat dalam keadaan terbalik. Namun ketika diangkat dari dasar laut Selat Madura, bentuk pesawat masih tampak. Hanya ada beberapa bagian yang rusak dan terlepas dari pesawat tersebut. Kondisi itu sedikit banyak akan berpengaruh terhadap proses investigasi. ”Nanti kan bisa dicek dari badan pesawat, instrumen pesawat,” imbuhnya. Yang jelas, pesawat tersebut tidak memiliki black box seperti pesawat pada umumnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yudo menegaskan kembali bahwa keadaan pesawat sebelum digunakan dalam latihan bersama Koarmada II dalam keadaan baik dan layak terbang. Selain pemeliharaan berkala yang kali terakhir dilaksanakan pada 22 Agustus 2022, jam terbang pesawat juga tergolong masih panjang. ”Jam terbangnya masih cukup banyak, 190 jam terbang,” kata pejabat yang pernah bertugas sebagai panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I tersebut.
Namun demikian, Yudo menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi. Perbaikan ke dalam bakal dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI AL. Utamanya di Puspenerbal. Mereka tidak ingin kecelakaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), apalagi yang menyebabkan gugurnya prajurit, kembali terjadi. ”Akan menjadi evaluasi kami,” kata dia. ”Dan evaluasi agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,” tambahnya.
Pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyampaikan bahwa kecelakaan-kecelakaan alutsista TNI merupakan tanggung jawab bersama. ”Saya kira bukan hanya masalah TNI AL atau jajaran Kemhan dan TNI semata. Pemerintah harus terus diingatkan dan didukung untuk mempertimbangkan porsi anggaran secara proporsional dan disiplin pada prioritas,” beber dia. (*)
Masjid Tanjak di Bundaran BandaraInternasional Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Anggota Ditpam melaporkan kondisi plafon Masjid Tanjak ke seseorang bernama David. Salah seorang anggota Ditpam lainnya terlihat sedang melakukan pengecekan terhadap sebongkah plafon baru saja jatuh, Kamis (8/9) pagi.
Saat kedua anggota Ditpam ini melaporkan mengenai kondisi Masjid Tanjak, tiba-tiba potongan plafon berjatuhan dari langit-langit Masjid Tanjak, dari arah kanan ke kiri.
“Astaghfirullah, astaghfirullah,” kata beberapa warga yang ada di Masjid Tanjak, dalam potongan video satu menit yang tersebar melalui aplikasi WhatsApp.
Batam Pos mencoba melihat langsung kondisi Masjid Tanjak. Namun, saat memasuki gerbang parkir masjid, sudah ada tiga anggota Ditpam BP Batam yang berjaga.
Usai dijelaskan maksud kedatangan ke Masjid Tanjak. Tiga anggota Ditpam tidak memperbolehkan, Batam Pos memasuki area Masjid Tanjak. “Atasan (kami) tidak memperbolehkan masuk,” kata salah seorang anggota Ditpam.
Dari kejauhan terlihat para anggota ditpam dan polisi, memperhatikan puing-puing plafon. Lalu, ada petugas yang membersihkan puing-puing plafon dan memasukan ke dalam pick up putih. Puing-puing ini dibuang tak jauh dari area Masjid Tanjak.
Sepagi itu, polisi dan ditpam tidak hanya berjaga di pintu parkiran, tapi juga dari bagian depan Masjid Tanjak. Area masjid ditutup dan hanya orang-orang berkepentingan saja diperbolehkan masuk.
Beberapa masyarakat yang juga mencoba masuk untuk melaksanakan salat Duha juga tidak diperbolehkan ke dalam. “Maaf tidak boleh masuk pak,” kata petugas Ditpam.
Curah hujan tinggi, yang disebut menjadi dalang penyebab robohnya plafon Masjid Tanjak. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.
Dalam rilisnya, Ariastuty menyampaikan tingginya intensitas curah hujan di sejumlah wilayah, turut mengakibatkan kerusakan terhadap Masjid Tanjak.
“Memang benar plafon masjidnya jatuh. Karena kelembaban yang ada di plafon masjid tersebut,” ujar Ariastuty.
Ariastuty menjelaskan hujan masuk ke lubang bagian atas Masjid Tanjak. Tempias masuk melalui rongga-rongga masjid, jatuh ke plafon yang berbahan gipsum.
Sehingga, lama-lama menyebabkan plafon rusak dan runtuh. Terkait dengan pembangunan bagian plafon ini dan desain dari Masjid Tanjak, kata Ariastuty sudah dikaji dengan kaidah yang berlaku.
“Apabila ada masukan tentunya BP Batam akan mengkaji hal tersebut,” ujarnya.
Akibat kerusakan ini, Ariastuty menyebut Masjid Tanjak ditutup untuk umum. Sehingga, Salat Jumat di Masjid Tanjak hari ini pun ditiadakan sementara waktu.
“Ini kami lakukan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan dan mengganggu kekhusyukan beribadah jemaah,” ujar Ariastuty.
Kerusakan plafon disebut hanya 35 persen saja. Ariastuty mengatakan sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, agar segera menugaskan Satuan Pemeriksa Intern (SPI) BP Batam melakukan pengawasan pelaksanaan pemeliharaan.
“Ini masih tanggung jawab dari kontraktor karena masih dalam masa pemeliharaan,” ucap Ariastuty.
Hujan disebut menjadi salah satu pelaku utama yang membuat plafon jatuh. Batam Pos mencoba meminta data curah hujan dan angin ke BMKG Hang Nadim Batam.
Berdasarkan data BMKG Hang Nadim Batam, 6 September curah hujan 6,8 milimeter dengan kecepatan angin 6 kilometer per jam. 7 September curah hujan 16,7 milimeter, dengan kecepatan angin 8 kilometer per jam.
Sedangkan di 8 September, curah hujan 0 milimeter dan kecepatan angin rata-rata 10 kilometer per jam
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman menyebutkan curah hujan yang turun, masuk dalam kategori yang rendah. Begitu juga dengan kecepatan angin. Perhitungan ini berdasarkan probabilistik curah hujan 24 jam.
“Satu milimeter hujan berarti air hujan yang turun di wilayah seluas satu meter persegi, akan memiliki ketinggian satu milimeter jika air hujan tidak meresap, mengalir, atau menguap,” ungkap Suratman.
Ia menjelaskan mengenai batas nilai dalam intensitas hujan, 0 milimeter kategori berawan, 0,5 sampai 20 milimeter kategori ringan, 20 sampai 50 milimeter kategori hujan sedang, 50 sampai 100 milimeter kategori hujan lebat, 100 sampai 150 milimeter kategori hujan sangat lebat dan diatas 150 milimeter masuk kategori hujan ekstrem.
Masuknya air ke dalam Masjid Tanjak tidak sekali ini saja. 16 Juni lalu, delapan hari jelang peresmiannya (24/6), air masuk ke dalam masjid. Video masuknya air ini juga menjadi viral.
Sekarang, belum genap 3 bulan sejak diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, plafon Masjid Tanjak roboh.
Padahal biaya pembangunan Masjid Tanjak ini cukup fantastis yakni Rp39 miliar, yang bersumber dari pembiayaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Sedikit (air) tidak begitu menganggu. Tapi secara ekstrem mengganggu,” kata pengamat arsitektur, Supriyanto yang juga mantan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kepri.
Ia menyarankan jika memang ada masuk air atau angin, maka solusinya lubang-lubang penyebab masuknya air haruslah ditutup.
Saat diperlihatkan bentuk rangka plafon yang hancur dan roboh. Supriyanto melihat hal itu akibat dampak dari angin. “Saya melihatnya secara profesional yah,” ujarnya.
Rangka plafon terlihat tergulung dan melengkung. Supriyanto menduga kemungkinan saat kejadian ada angin yang cukup kuat. Gulungan angin yang berada di atas rangka, sehingga membuat plafon lepas satu demi satu.
“Rangkanya terlipat,” tuturnya.
Dari video dan beberapa foto yang dikirimkan, Supriyanto menduga rangka plafon tidak mengantisipasi dampak dari angin. “Tapi kalau angin tidak masuk ruangan plafon, mungkin rangka itu kuat. Itu dugaan sementara dari yang salah lihat yah,” ucapnya.
Faktor angin dan air, menjadi penyebab utama dari robohnya plafon. Sehingga menyebabkan puring tidak kuat menahan plafon.
“Gipsum adalah bahan yang tidak tahan air. Apabila kena air jadinya tidak kokoh, dan bisa lumer,” tutur Supriyanto.
Ia menyarankan pembuatan rangka plafon, haruslah mempertimbangkan masuknya angin dan air.
Sebagai tambahan informasi, Masjid Tanjak dibangun oleh PT Nenci Citra Pratama, sebagai kontraktor pemenang tender. Konsultan perencanaan Ir Y Seno Prakoso dan Konsultan Supervisi PT Narga Saraba Bhumi.
Kejadian robohnya plafon Masjid Tanjak ini, menjadi perhatian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Anggota dari Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus, terlihat menyambangi masjid dan melihat bekas puing-puing plafon yang sudah dibersihkan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Teguh Widodo membenarkan ada anggotanya yang melakukan pengecekan. “Anggota sudah turun TKP dalam rangka pengumpulan bahan keterangan,” kata Teguh.
Dari pengecekan sementara ini, Teguh mengaku belum ada temuan kelalaian ataupun unsur pidana lainnya. Ia mengatakan pengerjaan plafon ini masih dalam tanggung jawab kontraktor.
“Pekerjaan masih PHO dan masih dalam pemeliharaan,” ungkapnya. (*)
Ratu Elizabeth II mengenakan mahkota kerajaan Inggris. (Mirror)
batampos – Dunia olahraga turut berduka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II di Istana Balmoral, Kamis (8/9). Beberapa membatalkan sejumlah ajang pertandingan seperti kriket, golf, dan rugby, sedangkan yang lain memberikan penghormatan lewat hening selama satu menit.
Sang ratu, yang paling lama memimpin kerajaan Inggris selama tujuh dekade, meninggal dunia di kediamannya di Skotlandia pada usia 96 tahun.
Dewan Kriket Inggris dan Wales ECB menyatakan pertandingan Jumat antara Inggris dan Afrika Selatan di tes ketiga yang bertempat di Oval ditangguhkan. PGA Championship di Wentworth, dekat London, juga dihentikan sementara pada Kamis sore waktu setempat ketika kabar duka itu disiarkan.
”Untuk menghormati Yang Mulia dan keluarga kerajaan, sisa pertandingan BMW PGA Championship di Wentworth Club pada Kamis (8/9) ditangguhkan dan bendera di Wentworth Club akan dikibarkan setengah tiang,” demikian pernyataan European Tour seperti dikutip AFP yang dilansir dari Antara.
”Lebih lanjut, tidak ada pertandingan BMW PGA Championship pada Jumat (9/9) dan lapangan golf dan fasilitas latihan akan ditutup,” tambah pernyataan itu.
Laga kandang Manchester United untuk Liga Europa melawan Real Sociedad tetap berjalan tapi didahului hening satu menit sebelum sepak mula. Para pemain mengenakan pita lengan hitam.
Liga Premier menyatakan sangat sedih mendengar kabar meninggalnya sang ratu. Liga Sepak bola Inggris menyatakan akan mempertimbangkan pertandingan-pertandingan yang akan datang dengan berdiskusi dengan Pemerintah Inggris dan sektor olahraga yang lebih luas di negara tersebut.
Pacuan kuda juga menangguhkan perlombaannya. ”Yang Mulia telah menjadi salah satu suporter terbesar dan paling berpengaruh di dalam sejarah pacuan kuda. Minatnya terhadap balap dan pacuan kuda terus bersinar sepanjang hayatnya,” demikian pernyataan otoritas pacuan kuda Inggris BHA.
Sementara itu legenda sepak bola, Pele, mengenang pertemuannya dengan sang ratu. ”Saya seorang penggemar berat Ratu Elizabeth II sejak pertama kali saya melihatnya secara langsung, pada 1968, ketika dia datang ke Brasil untuk menyaksikan kecintaan kami terhadap sepak bola dan merasakan kemagisan dari Maracana yang penuh sesak,” cuit Pele.
Mantan kapten timnas Inggris dan saat ini menjabat ketua Rugby Dunia Sir Bill Beaumont mencuit Yang Mulia Sang Ratu akan selalu dikenang sebagai ratu yang sangat dicintai, visioner, yang sangat peduli dengan rakyatnya, dan seorang suporter besar olahraga dan kekuatannya yang menyatukan masyarakat.
Asosiasi tenis Amerika Serikat mengumumkan akan ada momen hening dan montase foto sang ratu di US Open pada Kamis (8/9). Wimbledon juga mengutarakan duka cita mereka kepada sang ratu yang menjadi patron mereka.
CEO Formula 1 Stefano Domenicalli menyatakan F1 turut berduka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. ”Selama lebih dari tujuh dekade dia mendedikasikan hidupnya kepada pelayanan publik dengan martabat dan kecintaannya dan menginspirasi banyak orang di dunia. Formula 1 mengutarakan berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Kerajaan dan kepada masyarakat Inggris Raya dan negara-negara Persemakmuran,” ucapnya. (*)
Personel Satlantas Polresta Barelang mengamankan Rafi, pelaku pencurian besi di di Hotel Roma, Nagoya, Kamis (8/9) siang. F.Yudhi untuk Batam Pos
batampos – Rafi Angga Kurniawan, warga Pelita Atas, Lubukbaja nyaris menjadi bulan-bulanan warga, Kamis (8/9) siang. Pria 18 tahun ini tertangkap tangan mencuri besi di Hotel Roma, Nagoya.
Beruntung pelaku diamankan personel Satlantas Polresta Barelang. Polisi mendatangi lokasi dan membubarkan kerumunan masa.
Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra mengatakan pelaku saat itu kepergok warga tengah membongkar besi. “Hotel itu sudah tidak beroperasi lagi. Pelaku datang ke lokasi, dan mengambil besi-besinya,” ujarnya.
Yudhi menjelaskan pelaku beraksi bersama 3 orang rekannya. Besi curian tersebut dikumpulkan pelaku, dan rencananya diangkut pada malam hari.
“Saat warga mau menangkap, rekannya berhasil kabur. Besi itu sudah dikumpulkan di belakang hotel, dan malam mau diambil,” kata Yudhi.
Usai mengamankan pelaku dan membubarkan masa, kata Yudhi, pihaknya menyerahkan pelaku ke Mapolsek Lubukbaja untuk proses lebih lanjut. “Kita serahkan ke Polsek untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Ia mengatakan masih melakukan pengembangan terhadap pelaku.
“Benar, masih dilakukan pengembangan terhadap pelaku,” ujarnya singkat. (*)
Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo (kiri) dan Bruno Fernandes (kanan) tertunduk seusai timnya kebobolan pada pertandingan Grup E Liga Europa menghadapi Real Sociedad di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis (8/9). (Oli Scarff/AFP/Antara)
batampos – Manchester United harus mengawali perjalanan mereka di Liga Europa dengan kekalahan seusai ditekuk Real Sociedad 0-1 dalam pertandingan Grup E di Stadion Old Trafford, Manchester, Jumat (9/9) dini hari WIB.
Pada pertandingan itu satu-satunya gol kemenangan Real Sociedad dicetak Brias Mendez pada menit ke-59 melalui tendangan penalti, demikian catatan Liga Europa seperti dilansir dari Antara.
Kemenangan itu membuat Real Sociedad berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup E Liga Europa dengan torehan tiga poin dari satu laga, kalah selisih gol dari Sheriff Tiraspol. Di sisi lain, Manchester United harus puas berada di peringkat ketiga Grup E Liga Europa dengan tanpa raihan poin, hanya unggul selisih gol dari klub asal Siprus Omonia di posisi ke-4.
Pada laga itu, tim tuan rumah mampu mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 56 persen penguasaan bola. Tim Setan Merah juga melepaskan 15 tendangan yang tiga di antaranya tepat sasaran.
Manchester United mengawali pertandingan dan sempat memberikan ancaman pada babak pertama melalui upaya yang dilakukan Cristiano Ronaldo, Fred, dan Anthony Elanga. Namun, tidak ada yang membuahkan hasil.
Pada babak kedua, Manchester United kembali mengambil inisiatif menyerang akan tetapi upaya tendangan keras dari Ronaldo masih membentur tiang gawang. Petaka bagi Manchester United datang di menit ke-57 ketika bek Lisandro Martinez melakukan hands-ball di kotak terlarang sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Real Sociedad.
Gelandang Brais Mendez yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangannya tak mampu dijangkau David De Gea sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Real Sociedad pada menit ke-59.
Di sisa waktu pertandingan, Manchester United terus menggempur lini pertahanan Real Sociedad. Namun, tidak ada upaya yang mampu membuahkan hasil sehingga skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan. (*)
Pemilik Darmex Group Surya Darmadi didakwa melakukan tindak pidana korupsi usaha perkebunan kelapa sawit tanpa izin di provinsi Riau periode 2004-2022 dan dugaan pencucian uang periode 2005-2022 di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (8/9/2022) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
batampos – Kasus dugaan korupsi kakap yang menyeret bos PT Darmex Group/Duta Palma Surya Darmadi digelar perdana, kemarin (8/9). Dalam agenda sidang pembacaan surat dakwaan tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut Surya telah merugikan keuangan negara dan perekonomian negara total sebesar Rp 86,5 triliun.
Nilai kerugian dalam dakwaan itu berbeda dengan yang pernah disampaikan Kejagung sebelumnya. Saat proses penyidikan, kerugian negara dalam dugaan korupsi terkait usaha perkebunan kelapa sawit dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu disebut sebesar Rp 104 triliun. Perbedaan itu terjadi lantaran penghitungan yang dilakukan dua pihak berbeda, yakni ahli perekonomian dan ahli keuangan negara.
Jaksa merinci, kerugian yang timbul akibat perbuatan Surya meliputi keuangan negara sebesar Rp 4,7 triliun dan USD 7.885.857,36 serta perekonomian negara sebesar Rp 73,92 triliun. Sehingga totalnya Rp 86,5 triliun. Perbuatan Surya itu dilakukan bersama-sama dengan mantan Bupati Indragiri Hulu Thamsir Rachman.
Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa menjelaskan penghitungan kerugian negara itu diperoleh dari Laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor: PE.03/SR/657/D5/01/2022 tertanggal 25 Agustus 2022.
Sementara penghitungan negara didapat dari Laporan Lembaga Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) tertanggal 24 Agustus 2022.
Usai mendengarkan dakwaan, Surya membantah dakwaan jaksa terkait kerugian negara dan perekonomian negara tersebut. Menurutnya, lahan perkebunan sawit yang dipersoalkan jaksa berstatus hak guna usaha (HGU). Sehingga perusahaannya berhak mengelola lahan tersebut karena adanya kepastian hukum.
Dia juga menyebut bahwa nilai lahan perkebunan itu tidak sampai Rp 4 triliun. Sehingga, dia mempertanyakan darimana penghitungan kerugian negara dengan nilai fantastis yang disampaikan jaksa. ”Saya nggak korupsi, (tapi) saya dituduh korupsi,” ujar pengusaha kawakan yang akrab disapa Apeng tersebut. (*)