Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6954

Wali Kota Batam Tantang Mahasiswa untuk Berinovasi

0
pemko batam 3
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Keynote Speaker pada Kuliah Umum mahasiswa baru Universitas Ibnu Sina di Ballrom Hotel Planet Holliday, Kamis (8/9/2022) malam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menantang generasi muda terutama para mahasiwa untuk berinovasi guna menangkap peluang ekonomi.

Tantangan itu disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker pada Kuliah Umum mahasiswa baru Universitas Ibnu Sina di Ballrom Hotel Planet Holliday, Kamis (8/9/2022) malam. Kuliah umum ini mengambil tema; Membangun Potensi Diri Mahasiswa di Era Digital.

“Kita menjalankan empat program yang jika ini selesai akan menjadikan Batam sebagai kota maju dan moderen. Sudah tentu ini akan muncul banyak peluang. Bila Bandara selesai, diperkirakan akan menampung 40 juta penumpang. Saya titip adik-adik mahasiwa berinovasi menangkap peluang ini,” ujarnya.

Sebelumnya Rudi memaparkan mengenai pengembangan Bandara Hang Nadim menjadi Bandara Internasional yang moderen bekerjasama dengan Incheon dari Korea Selatan.

Dia juga sempat meminta mahasiswa memberikan masukan terkait desain Bandara tersebut, yang dapat disampaikan langsung kepadanya melalui whatsapp.

Menurutnya, Bandara yang indah dan moderen saja tidak cukup untuk menarik minat orang berwisata ke Batam.

Namun, jika didukung inovasi kuliner, kerajinan atau produk lainnya dari masyarakat Batam terutama mahasiswa tentu akan menambah daya tarik orang berkunjung ke Batam.

“Di negara-negara yang sudah maju, mahasiswanya tidak hanya belajar tetapi memanfaatkan waktu luang untuk bekeja dan berinovasi,” tambah Rudi.

Rudi juga menegaskan kerja keras membangun Batam saat ini untuk dinikmati kalangan mahasiswa yang notabene generasi muda.

“Untuk itu mari sama-sama kita koreksi program ini karena kalian yang akan meneruskan dan menikmatinya,” tegasnya.

Tak lupa Rudi juga memberikan petuah agar para mahasiswa jangan minder dengan kekurangan masing-masing terutama dalam hal kemampuan akademik.

Menurutnya, semua orang bisa sampai ke taraf akademik yang sama bila mau berusaha dan pantang menyerah.

“Allah memberikan kita akal fikiran. Memang ada diantara kita diberikan kemampuan untuk menangkap pengetahuan lebih cepat. Namun jika ada yang lamban, kalian jangan minder. Mungkin anda hanya butuh waktu lebih untuk mengulang supaya sama-sama paham. Namun bukan berarti anda tidak mampu,” jelas Rudi.

Di akhir pidato, ia mengajak mahasiswa untuk sama-sama membangun dan merawat Kota Batam tercinta.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan saat ini tujuannya hanya satu yakni kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

Sebelum itu Rektor UIS Prof Mustaqiem Syuaib menyampaikan tahun ini pihaknya telah menerima 811 mahasiswa untuk 8 prodi dari empat fakultas yang tersedia. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya sekitar 600 mahasiswa.

“Tahun lalu kita terkena dampak Covid juga. Alhamdulillah tahun ini meningkat, dan tahun depan kita prediksi akan bisa sampai seribu mahasiswa baru” sebut Rektor Mustaqim Syuaib.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber Prof Erwiza Erman yang merupakan Profesor Riset pada Pusat Riset Kewilayahan Badan Riset dan Inovasi Nasiona’ (BRIN). Terlihat pula Ketua Yayasan Ibnu Sina Andi Tenri dan sejumlah pejabat eselon dari Pemko dan BP Batam.(*)

Wali Kota Batam Tantang Mahasiswa untuk Berinovasi

0
pemko batam 3
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Keynote Speaker pada Kuliah Umum mahasiswa baru Universitas Ibnu Sina di Ballrom Hotel Planet Holliday, Kamis (8/9/2022) malam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menantang generasi muda terutama para mahasiwa untuk berinovasi guna menangkap peluang ekonomi.

Tantangan itu disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker pada Kuliah Umum mahasiswa baru Universitas Ibnu Sina di Ballrom Hotel Planet Holliday, Kamis (8/9/2022) malam. Kuliah umum ini mengambil tema; Membangun Potensi Diri Mahasiswa di Era Digital.

“Kita menjalankan empat program yang jika ini selesai akan menjadikan Batam sebagai kota maju dan moderen. Sudah tentu ini akan muncul banyak peluang. Bila Bandara selesai, diperkirakan akan menampung 40 juta penumpang. Saya titip adik-adik mahasiwa berinovasi menangkap peluang ini,” ujarnya.

Sebelumnya Rudi memaparkan mengenai pengembangan Bandara Hang Nadim menjadi Bandara Internasional yang moderen bekerjasama dengan Incheon dari Korea Selatan.

Dia juga sempat meminta mahasiswa memberikan masukan terkait desain Bandara tersebut, yang dapat disampaikan langsung kepadanya melalui whatsapp.

Menurutnya, Bandara yang indah dan moderen saja tidak cukup untuk menarik minat orang berwisata ke Batam.

Namun, jika didukung inovasi kuliner, kerajinan atau produk lainnya dari masyarakat Batam terutama mahasiswa tentu akan menambah daya tarik orang berkunjung ke Batam.

“Di negara-negara yang sudah maju, mahasiswanya tidak hanya belajar tetapi memanfaatkan waktu luang untuk bekeja dan berinovasi,” tambah Rudi.

Rudi juga menegaskan kerja keras membangun Batam saat ini untuk dinikmati kalangan mahasiswa yang notabene generasi muda.

“Untuk itu mari sama-sama kita koreksi program ini karena kalian yang akan meneruskan dan menikmatinya,” tegasnya.

Tak lupa Rudi juga memberikan petuah agar para mahasiswa jangan minder dengan kekurangan masing-masing terutama dalam hal kemampuan akademik.

Menurutnya, semua orang bisa sampai ke taraf akademik yang sama bila mau berusaha dan pantang menyerah.

“Allah memberikan kita akal fikiran. Memang ada diantara kita diberikan kemampuan untuk menangkap pengetahuan lebih cepat. Namun jika ada yang lamban, kalian jangan minder. Mungkin anda hanya butuh waktu lebih untuk mengulang supaya sama-sama paham. Namun bukan berarti anda tidak mampu,” jelas Rudi.

Di akhir pidato, ia mengajak mahasiswa untuk sama-sama membangun dan merawat Kota Batam tercinta.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan saat ini tujuannya hanya satu yakni kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

Sebelum itu Rektor UIS Prof Mustaqiem Syuaib menyampaikan tahun ini pihaknya telah menerima 811 mahasiswa untuk 8 prodi dari empat fakultas yang tersedia. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya sekitar 600 mahasiswa.

“Tahun lalu kita terkena dampak Covid juga. Alhamdulillah tahun ini meningkat, dan tahun depan kita prediksi akan bisa sampai seribu mahasiswa baru” sebut Rektor Mustaqim Syuaib.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber Prof Erwiza Erman yang merupakan Profesor Riset pada Pusat Riset Kewilayahan Badan Riset dan Inovasi Nasiona’ (BRIN). Terlihat pula Ketua Yayasan Ibnu Sina Andi Tenri dan sejumlah pejabat eselon dari Pemko dan BP Batam.(*)

Ini Dia Kandidat Pengganti Tuchel di Chelsea

0
Graham Potter siap dilepas Brighton & Hove Albion ke Chelsea. (OLI SCARFF/AFP )

batampos – Tiga nama pelatih menghiasi bursa kandidat pengganti Thomas Tuchel. Mereka adalah Zinedine Zidane, Mauricio Pochettino, dan Graham Potter.

Nama pertama, sepertinya, sulit karena Zidane telah menolak kesempatan untuk menangani Paris Saint-Germain di awal musim ini.

Untuk Pochettino, kans terbuka setelah pria asal Argentina itu dilengserkan PSG. Poche juga punya pengalaman mumpuni di Premier League bersama Tottenham Hotspur.

Namun, yang justru favorit adalah Potter. Dia sukses membawa Brighton & Hove Albion merangsek ke empat besar dalam enam matchweek awal Premier League.

Di antaranya, mengalahkan Manchester United, West Ham United, dan menghancurkan Leicester City 5-2 dalam laga terakhir (4/9).

Boehly disebut terkesan dengan kinerja Potter. Secara taktikal, Potter yang penggemar skema tiga bek juga cocok dengan permainan Chelsea.

Kabar bagus lainnya, Potter mendapatkan lampu hijau dari petinggi Brighton untuk menjalin pembicaraan dengan The Blues.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola pun termasuk penggemar Potter.

’’Brighton adalah tim yang sangat enak ditonton permainannya. Setiap pemain bergerak dengan penuh kebebasan (meski di luar posisinya, Red) dan tahu apa yang harus dilakukan. Kalau kami ingin mengalahkan mereka, kami harus berada dalam level dan standar terbaik,” bebernya.

Chelsea masih memiliki waktu setidaknya dua hari untuk mencari pengganti Tuchel atau sebelum menghadapi Fulham FC dalam matchweek ketujuh di Craven Cottage (10/9).

Untuk sementara, asisten pelatih Anthony Barry akan memimpin sesi latihan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Gubkepri Minta Proyek Kabel Laut Dituntaskan

0
Gubkepri Ansar Ahmad

batampos– Penuntaskan program listrik terang menjadi program strategis Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Bagi mendukung rencana tersebut, ia meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera melaksanakan pembangunan proyek kabel laut dari Batam-Pulau Buluh dan Dabo Singkep-Daik, Lingga.

“Program Kepri Terang adalah cita-cita besar yang kita gagas. Dan ini sudah terlaksana sesuai dengan rencana. Saat ini, kita menunggu dua kegiatan strategis PLN, yakni kabel laut dari Batam-Pulau Buluh dan Dabo Singkep-Daik, Lingga,” ujar Gubernur Ansar, kemarin di Tanjungpinang.

Bagi mengawal program ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan menerima audiensi dengan Manager PT. PLN (Persero) UP3 Tanjungpinang dan Manager PT. PLN (Persero) UP2K Tanjungpinang, di Tanjungpinang, Rabu (07/09) lalu. Menurutnya, dalam ada beberapa persoalan yang dibahas. Yakni, mencakup percepatan pembangunan jaringan kabel bawah laut untuk ruas Pulau Lingga-Pulau Seraya-Pulau Singkep, Kabupaten Lingga dan ruas Pulau Batam-Pulau Buluh, Kota Batam.

BACA JUGA: Kabel Listrik Kendur, Buat Semraut dan Membahayakan Keselamatan Warga

“Dengan terlaksananya pembangunan strategis ini, tentu ada beberapa persoalan yang sudah kita tuntaskan. Daerah-daerah yang menjadi lintasan, akan mendapatkan manfaat listrik menyala 24 jam,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM, Muhammad Darwin, yang mendampingi Gubernur Kepri dalam pertemuan tersebut menambhakan, ketika proyek ini selesai dibangun, beberapa permasalahan kelistrikan di pulau-pulau lain dapat pula diselesaikan.

PLN menargetkan Proyek pembangunan kabel bawal laut ini akan selesai pada semester pertama tahun 2023. Dengan selesainya proyek ini, tenaga-tenaga operator Genset, alokasi bahan bakar dan sebagainya yang sebelumnya diperuntukkan di Pulau Buluh Batam, Daik, dan Dabo, bisa dialihkan untuk meningkatkan kelistrikan di kawasan pulau-pulau yang belum maksimal.

“Seperti nantinya Pulau Pangkil menjadi 24 jam, Tanjung Pelanduk menjadi 14 jam. Menyelesaikan proyek yang satu tadi bisa menyelesaikan beberapa masalah yang lain” ujar Darwin.

Masih kata Darwin, sebenarnya prasarana di pulau-pulau yang menjadi konsentrasi untuk ditingkatkan jam penyalaan listriknya itu sudah siap, tapi masih kekurangan tenaga alih daya atau tenaga operator. Di lain pihak, Darwin menyatakan dengan rasio desa berlistrik di Kepri yang sudah mencapai 100 persen, sekarang concern Pemprov Kepri adalah mengalirkan listrik di pulau-pulau berpenghuni yang belum berlistrik. Menurutnya masih ada lebih kurang 100 pulau yang perlu dialiri listrik di seluruh Kepri.

“Tahun ini kita bisa menyelesaikan kelistrikan di 7 pulau dengan program kelistrikan dari APBD. Kita memang kondisinya butuh biaya besar untuk menangani ini. Kita kerja sama juga dengan PLN, mana yang bisa dihandle PLN akan di handle PLN” ungkapnya.

Kemudian, Darwin memaparkan masih ada Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang diperuntukkan untuk penyambungan listrik ke rumah-rumah masyarakat tidak mampu dan di wilayah terluar, tertinggal, terdepan (3T).

“Dana-dana CSR dari perusahan migas, tambang, dan perusahaan ketenagalistrikan dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang sudah ada jaringan listriknya tapi belum mampu untuk menyambung listrik ke rumahnya” tutup Darwin. (*)

reporter: Jailani

Waspadai Celah Kecurangan Seleksi Masuk PTN

0
Ilustrasi tes SBMPTN. (dok jawapos.com)

batampos – Transformasi seleksimasuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat sambutan positif. Namun pelaksanaannya dinilai tetap perlu memperhatikan evaluasi dari sistem sebelumnya.

Senior Fellow Center for IndonesianPolicy Studies (CIPS) Totok Amin Soefijanto menuturkan, transformasi dari beberapa bentuk seleksi sudah baik. Di mana, sebagian besar mengadopsi prinsip-prinsip yang digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi di luar negeri. Misalnya di Amerika Serikat, yang mana kemampuan berpikir kritis dan menjadihal yang difokuskan. ”Sehingga, prinsip-prinsip tersebut dapat mengedepankanpotensi siswa secara individu. Tidak hanya didasarkan pada hasil tes semata,”ujarnya, kemarin (8/9).

Kendati begitu, Totok mengingatkan, agar pemerintah tetap memprioritaskan upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap seleksi masuk PTN. Terlebih pasca adanya kasuskorupsi yang terjadi di Universitas Negeri Lampung (Unila) saat seleksi jalurmandiri. ”Berbagai evaluasi yang didapat dari skema seleksi lama perlu dijadikan pertimbangan dan bahan pembelajaran dalam menjalankan sistem yang baru,” ungkap Akademisi Universitas Paramadina tersebut.

Misalnya, soal peningkatan pengawasan dan transparansi pada semua jalur seleksi PTN. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir, bahkan menghilangkan peluang penyalahgunaan wewenang dan mengatasi permasalahan integritas pada tenaga kependidikan. Sehingga, seluruh siswa mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses perguruan tinggi. Proses ini selanjutnya juga bisa berkontribusi pada peningkatan kualitas mahasiswa dan PTN.

Selain itu, perlu juga dicermati potensi-potensi kecurangan yang bisamuncul dari skema baru ini. Misal, kata dia, mengenai standar evaluasi dariaspek minat dan bakat yang dijadikan komponen persentase untuk seleksi masuk PTN jalur prestasi. Menurutnya, ini cenderung subjektif. ”Dan unsur subjektivitas ini rentan terhadap masalah dan berisiko memunculkan moral hazard atau korupsi,” tegasnya.

Di sisi lain, hilangnya tes mata pelajaran spesifik pada seleksi masuk PTN jalur tes atau Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) memunculkan pertanyaan mengenai penguasaan mata pelajaran tertentu yang dibutuhkan pada sejumlah prodi. Misalnya, kebutuhan pemahaman lebih mendalam untuk mata pelajaran Biologi bagi prodi kedokteran.

Lalu, bagaimana memastikan calon mahasiswa telah menguasai mata pelajaran sesuai dengan kebutuhan prodi tersebut? Plt. Direktur JenderalPendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) KementerianPendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengatakan, hal itu harusnya sudah disiapkan dan dipelajari siswa saat beradadi SMA/MA. Terlebih, saat di SMA/MA mereka belajar sesuai dengan minat/passionnya. ”Jadi kalau dia ingin masuk ke kedokteran, mestinya sejak SMA sudah menyiapkan diri dengan pelajaran-pelajaran yang akan mendukung sukses studinya di perguruan tinggi,” paparnya.

Kemudian, kata dia, pada ujian masuk lebih menekankan pada kemampuan bernalar mahasiswa. Hal ini pula yang dilakukan di banyak negara maju. ”Ujian masuk ke perguruan tinggi lebih mengukur kemampuan atau bakat skolastik dan kemampuan bernalar numerik dan literal,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pembelajaran di sekolah baik dan siswa serius menyiapkan masa depannya maka tidak perlu lagi persiapan ekstra untuk belajar tes semua mata pelajaran. termasuk, mengikuti bimbingan belajar. ”Tentunya, penguasaan materi pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan di prodi pilihannya akan jauh lebih baik,” sambungnya. (*)

Reporter: JP Group

Ini Analisis PII Kepri Terkait Penyebab Ambruknya Plafon Masjid Tanjak

0
Masjid Tanjaka Bandara Hang Nadim Batam 1 F Cecep Mulyana
Masjid Tanjak di Bundaran BandaraInternasional Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ambruknya plafon Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim diduga akibat kebocoran. Kebocoran ini menyebabkan gypsum plafon tersebut memiliki beban yang berat karena air.

“Ada 2 kemungkinan penyebabnya. Kemungkinan pertama, ada bocor atau air. Gypsum sejenis kapur kena air jadi berat, dan tidak kuat menahan,” ujar Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kepri, Mulia Pamadi, Kamis (8/9) malam.

Kemungkinan kedua, kata Pamadi, plafon dibangun berbahan tanah merah. Tanah tersebut terkena air menjadi lunak sehingga merambat ke seluruh bagian plafon. “Seperti kapur tulis, jika kering bisa ditulis. Dan kalau basah itu menjadi patah,” katanya.

Baca Juga: Masjid Tanjak Ditutup Selama Dua Bulan

Pamadi mengaku belum bisa memastikan secara pasti penyebab plafon masjid tersebut ambruk. Ia mengaku baru melihat kejadian itu dari video yang beredar.

“Saya baru melihat videonya saja. Dari sekilas video plafonnya rontok kemudian merambat. Designer itu membuat bisa menahan, tapi saat bocor atau kena air kondisi bebannya berbeda,” ungkapnya.

Baca Juga: Plafon Masjid Tanjak Roboh, Ini Kata Kepala BP Batam

Namun, kata Pamadi, ia tetap menyayangkan kejadian ini. Ia berharap kontraktor maupun pekerja pembangunan masjid tersebut harus benar-benar berkompeten.

“Kita sebagai keinsinyuran agak disayangkan, mestinya tidak terjadi. Karena masjid ini merupakan kebanggan dan tanjak itu simbol melayu,” katanya.

Disinggung anggaran pembangunan masjid yang mencapai Rp 39,9 miliar dengan kejadian ambruknya plafon ini, Pamadi enggan berkomentar. “Untuk ini saya tidak bisa berkomentar. Karena penghitungan dan penilaiannya harus spesifik,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Harga Cabai di Bintan Kembali ‘Pedas’

0
Pedagang cabai di pasar tradisional Kawal, yang ada di Bintan, baru-baru ini. F.kiriman Febri

batampos- Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bintan merangkak naik. Dari data yang diperoleh, harga cabai rawit merah per Kamis (8/9) mengalami kenaikan dari sekira Rp 75 ribu per kilogram menjadi sekira Rp 90 ribu per kilogram.

Sedangkan, harga cabai rawit hijau naik menjadi sekira Rp 70 ribu per kilogram dari sekira Rp 55 ribu per kilogram.

Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan kabupaten Bintan, Asy Syukri dihubungi melalui handphone, Kamis (8/9) membenarkan harga cabai rawit merah dan hijau mengalami kenaikan.

BACA JUGA: Cabai dan Sayuran Diselundupkan dari Batam ke Tanjungpinang

Menurut mantan Kabag Ekonomi ini, kenaikan harga cabai sudah terjadi sebelum naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

Masih menurut Asy Syukri, kenaikan harga cabai kemungkinan dipicu hujan yang berkepanjangan.

Selain itu, menurut Asy Syukri, bencana gunung meletus di Medan juga menjadi penyebab naiknya harga cabai.

“Naiknya harga cabai memang menjadi masalah nasional,” kata Asy Syukri. (*)

Reporter: Slamet

Ramai Pengunjung, Pameran ULTAH PKP di Grand Batam Mall, Bisa Dapat 3 Kali Untung dan Cicilan 1% Sampai Lunas

0
pkp
Pameran ULTAH PKP di Grand Batam Mall. Foto: PKP untuk Batam Pos

batampos – Pameran ULTAH PKP di Grand Batam Mall telah berlangsung selama 7 hari. Setiap harinya antusias masyarakat untuk mengunjungi setiap booth sangat tinggi.

Pameran kali ini semakin dimeriahkan dengan hadirnya 6 jenis sepeda dengan berbagai karakteristik dan kegunaan, Sepeda Motor Harley Davidson & BMW, dan pengunjung juga bisa mencoba keberuntungan di Mini Golf yang tersedia di Pameran ULTAH PKP.

PKP menggelar Pameran di Grand Batam Mall Atrium 2, pada 02 September s/d 02 Oktober 2022, dengan Promo terbarunya yakni Promo ULTAH PKP. Promo kali ini bertema “ULTAH PKP”, yang bertujuan untuk memberikan 3 kali keuntungan yaitu UNTUNG DI HARGA, UNTUNG DI CICILAN dan UNTUNG DI CARA BAYAR untuk calon konsumen PKP yang sedang mencari unit properti untuk hunian, tempat usaha dan investasi.

“Konsumen yang membeli produk PKP di periode Promo ULTAH PKP ini, selain mendapatkan 3 kali keuntungan tersebut, PKP juga memberikan cicilan super ringan yaitu 1% sampai lunas. Tidak itu saja, konsumen juga berhak mengikuti undian yang berhadiah ratusan juta berkali – kali” ujar Rio Naldi, Manager Promosi PKP Batam.

pkp1

Total 23 proyek yang sedang dikembangkan PKP saat ini, tersebar di beberapa wilayah, seperti Batam Center, Baloi, Tiban, Batu Aji, Marina, Bandara dan Nongsa yang terdiri dari Rumah, Ruko dan Apartment.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Promo ULTAH PKP ini dan seluruh produk PKP, juga bisa mengunjungi PKP Store yang ada di 3 lokasi.

Yakni PKP STORE OPBC (Ruko OPBC, Fly Over Simpang Jam), PKP STORE ABC (Ruko ABC, Batu Aji) dan PKP STORE MEGA LEGENDA (Ruko Mega Legenda 2, Batam Center) yang beroperasi setiap hari pada pukul 09.00 s.d 20.00 wib.

Rio Naldi menambahkan, “bagi calon konsumen luar kota, tenang aja, PKP juga menyediakan layanan transaksi via online melalui www.pkponline.com dan juga tersedia versi Aplikasi PKP Online di Google Play Store dan Apple Store. Calon konsumen yang membeli online, pembayaran bisa dilakukan via transfer bank dan kartu kredit seperti platform E-Commerce lainnya.”

Bagi masyarakat yang berminat bisa segera booking unitnya dan dapatkan pilihan investasi terbaik Anda di tahun 2022 ini.(*)

Tim Satgas Pangan Awasi Penimbunan dan Lonjakan Harga Sembako di Batam

0
Nugroho Kombespol Kapolresta Barelang Dalil Hraahap
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. Foto: Dalil Harahap

batampos – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas naiknya harga sejumlah bahan pokok di pasar. Bahkan, momen ini kerap dimanfaatkan para pedagang untuk menimbun bahan pokok hingga terjadi lonjakan harga.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan penimbunan bahan pokok ini, pihaknya tergabung di dalam satgas pangan.

“Satgas pangan sudah terbentuk, dan ada beberapa instansi terkait yang tergabung. Kita mengawasi harga pangan yang ada di pasar,” ujar Nugroho di Mapolresta Barelang, Kamis (8/9) siang.

Nugroho menjelaskan selain mengawasi harga, tim ini juga bertugas mengawasi pendistribusian bahan pokok dari agen ke pedagang hingga ke masyarakat. “Termasuk penimbunan sembako. Jika ditemukan akan langsung kita tindak,” tegasnya.

Untuk itu, kata Nugroho, ia mengimbau seluruh pedagang untuk menjual bahan pokok sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. “Apabila ditemui harga tidak sesuai maka akan kita tindak,” tegasnya lagi.

Nugroho menambahkan sejak ditetapkan harga BBM naik oleh pemerintah, situasi dan keamanan Batam tetap kondusif. “Memang ada beberapa demonstrasi, tapi semua kondisi terkendali. Mereka menyampaikan aspirasi dengan tertib,” ungkapnya.

Nugroho menambahkan untuk mengurangi beban masyatakat pasca kenaikan harga BBM, pihaknya melakukan bakti sosial (baksos) dengan membagikan paket sembako. Total ada 1.500 paket yang tersebar di seluruh Polsek.

“Ini instruksi Kapolri dan Kapolda ke Polres dan jajaran untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang kurang mampu,” katanya.

Kegiatan baksos ini, sambung Nugroho, akan berlangsung hingga beberapa pekan nanti. Sasarannya yakni para pedagang, pengendara ojek online, sopir angkutan, dan penggali kubur.

“Ini bantuan dari personel-personel, dan pengusaha yang menyalurkan melalui kita. Memang bantuan tidak seberapa, tapi semoga bermanfaat,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pengelolaan FIR Kepri dan Natuna Kembali ke Indonesia

0
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo memberikan keterangan Kesepakatan Penyesuaian Flight Information Region (FIR) yang disaksikan secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (8/9/2022) (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

batampos – Bertahun-tahun pengelolaan informasi navigasi penerbangan (flight information region/FIR) langit Kepulauan Riau (Kepri) dan Natuna dikelola oleh Singapura. Saat ini pengelolaan FIR tersebut sudah kembali ke Indonesia. Ketentuan pengelolaan FIR tidak ada kaitannya dengan kedaulatan negara.

Kembalinya pengelolaan FIR di Kepri dan Natuna ke Indonesia dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) 109/2022 yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta kemarin (8/9). Dia mengatakan kesepakatan di dalam Perpres tersebut merupakan langkah maju atas pengakuan internasional terhadap ruang udara Indonesia.

Jokowi menyampaikan bahwa sudah cukup lama pengelolaan ruang udara di atas Kepri dan Natuna dipegang Singapura. ’’Ini menambahkan luasan FIR Jakarta menjadi 249.575 km persegi,’’ katanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan kembalinya pengelolaan FIR tersebut, menjadi momentum modernisasi peralatan navigasi penerbangan dan pengembangan SDM di Indonesia.

Pada kesempatan itu Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Luhut mengatakan berpuluh-puluh tahun persoalan FIR tersebut tidak terselesaikan. ’’Di bawah arahan Pak Presiden Joko Widodo, kami diminta menyelesaikan,’’ katanya.

Luhut mengatakan pembahasan FIR dengan Singapura dilaksanakan sejak sebelum pandemi lalu. Tetapi kemudian tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Dengan adanya keputusan baru soal FIR tersebut, Luhut mengatakan sebuah pertanda bahwa Indonesia adalah negara yang bisa mengatur negaranya sendiri.

Selain soal FIR, Luhut mengatakan Presiden Jokowi juga menugaskan membahas soal ekstradisi dan aturan Defence Operation Agreement. Kedua urusan ini sudah hampir selesai. Tinggal menunggu ratifikasi yang dilakukan oleh DPR di Indonesia.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan keputusan soal RIF tersebut sebuah kemajuan yang perlu diapresiasi. Dengan keputusan tersebut, pengelolaan udara di atas Kepri dan Natuna dilakukan oleh personel AIRNAV yang ditempatkan di Singapura.

Dia lantas menjelaskan soal FIR supaya masyarakat tidak salah memahaminya. ’’Pengelolaan FIR itu tidak ada kaitannya dengan kedaulatan sebuah negara,’’ katanya. Jadi ketika FIR langit Kepri dan Natuna dikelola Singapura, kedaulatan dan hak ekonominya tetap berada di tangan Indonesia. Termasuk izin sebuah pesawat apakah bisa masuk atau tidak, tetapi di tangan Indonesia.

’’Singapura (selama ini) hanya menyediakan layanan navigasinya. Bukan mengambil alih hak kedaulatannya,’’ tuturnya. Kondisi ini sama seperti koridor di perbatasan Kalimantan dengan Malaysia di wilayah Sabah, Serawak, dan Kuching. Pengelolaan FIR di langit Indonesia untuk kawasan tersebut diberikan Indonesia kepada Malaysia.

Sebaliknya Indonesia saat ini juga mengelola FIR di langit negara lain. Contohnya adalah sebagian langit kedaulatan Timor Leste pengelolaan FIR-nya dipegang oleh Indonesia. Selain itu FIR di wilayah Christmas Island (Pulau Natal) Australia dikelola oleh Indonesia. Pihak Australia menyerahkan pengelolaan FIR di Pulau Natal ke Indonesia untuk efisiensi. ’’Jadi FIR ini fokusnya untuk keselamatan dan efisiensi penerbangan sipil. Tidak berlaku untuk penerbangan militer,’’ katanya. (*)

Reporter: JP Group