Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 6955

Tes lie Detector Sambo Misteri, Polisi Tak Bersedia Beberkan ke Media

0
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp).

batampos — Korps Bhayangkara berupaya melengkapi bukti dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Setelah melakukan tes pendeteksi kebohongan atau lie detector kepada Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Bharada E dan Bripka Ricky, kini Irjen ferdy Sambo juga menjalankan tes lie detector. Sayangnya, hasil tes lie detector terhadap Sambo tidak bisa diungkapkan.

Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Puslabfor menggunakan Poligraf limestone dan Lafayette. Kedua alat tes lie detector tersebut diakui oleh American Polygraph Association (APA). ”Ada tiga bentuk hasil,” paparnya.

TIga bentuk hasil itu yakni, deception indicated atau berbohong, no deception indicated atau jujur dan no opinion atau tidak dapat dianalisa. Keakuratannya mencapai 93 persen, sehingga memenuhi syarat sebagai alat bukti di pengadilan. ”Pro justitia,” ujarnya.

Karena itu pula hasilnya tidak bisa diungkapkan. Menurutnya, Sambo telah menjalankan tes lie detector tersebut kemarin pukul 13.00 di Sentul. Hasilnya hanya untuk konsumsi penyidik. ”Bisa dibuka atas kewenangan penyidik. Nantinya untuk kepentingan pembuktian di pengadilan,” terangnya.

Sementara Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa untuk hasil dari tiga tersangka lainnya dipastikan jujur dalam memberikan keterangan, yakni Kuat, Ricky, dan Bharada E. ”Mereka jujur,” urainya.

Namun, untuk hasil lie detector terhadap Putri Candrawathi, Andi mengaku tidak bisa mengungkapkannya. Yang pasti, hasilnya antara PUtri dengan Susi, asisten rumah tangganya itu sama. ”Akan diungkap di pengadilan,” paparnya.

Bagian lain, Pakar Hukum Pidana universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menjelaskan bahwa penggunaan tes lie detector terhadap tersangka itu tidak berpengaruh banyak. Pasalnya, dalam proses hukum di Indonesia, tersangka memiliki hak ingkar. ”Hak untuk tidak mengakui,” ujarnya.

Dengan hak ingkar tersebut, lanjutnya, walau hasil tes lie detectornya berbohong tidak akan menjadi pertimbangan hakim. Menurutnya, yang paling utama sebenarnya mencari alat bukti yang scientific crime investigation. ”itu yang harus didapatkan, bukan berdasar pengakuan atau kesaksian tersangka,” paparnya.

Selain melakukan tes lie detector, Polri juga menggelar sejumlah sidang kode etik. Untuk kemarin proses sidang kode etik berlangsung bagi persnel yang dipastikan hanya melanggar kode etik. Tidak melanggar pidana. (*)

Reporter: JP Group

Kuota BBM untuk Karimun Diusulkan Ditambah

0
Kuota BBM untuk Karimun diusulkan ada penambahan agar mencukupi hingga akhir tahun, tampak antrean kendaraan saat mengisi BBM di salah satu SPBU di Karimun

batampos – Hampir sepekan sudah, kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) diberlakukan oleh Pemerintah Pusat. ” Syukurlah, paska BBM naik. Di Karimun tidak terjadi apa-apa, hanya terjadi antrian sebelum kenaikan beberapa waktu lalu di SPBU,” terang Kepala Bidang ESDM Vandarones Purba mewakil Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Kamis (8/9).

BACA JUGA: Pemkab Karimun Alokasikan Rp6 M, Bansos ke Masyarakat Akibat Kenaikan Harga BBM

Ia menjelaskan, untuk kuota BBM di kabupaten Karimun tahun 2022 ini jenis bio solar 19.514 kilo liter yang sudah terpakai hingga bulan Agustus lalu sebanyak 13.655 kilo liter. Berarti sisa kuota bio solar saat sekarang ini masih ada 5.859 kilo liter, untuk kebutuhan bulan September, November, Oktober dan Desember.

” 5.859 kilo liter bio solar hingga bulan Desember, tidak mungkin mencukupi. Maka, kita dalam hal ini Pemerintah kabupaten Karimun telah mengusulkan kepada BPH Migas untuk penambahan 50 ribu kilo liter untuk bio solar,” ungkapnya.

Masih kata Purba, sambil menunggu usulan penambahan BBM. Hasil rapat beberapa waktu lalu yang dipimpin oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, telah disimpulkan agar dilakukan efesiensi yang ada dahulu. Sedangkan, untuk jenis pertalite kuotanya 32.602 kilo liter dan terealisasi atau terpakai hingga bulan Agustus lalu 26.632 kilo liter.

” Untuk jenis BBM pertalite rata-rata kuota per bulan 3.309 kilo liter yang dibagi dengan SPBU maupun APMS di kabupaten Karimun. Termasuk bio solar,” ungkapnya dengan logat khas batak.

Dengan demikian, untuk jenis BBM pertalite tersisa 5.970 kilo liter atau tinggal dua bulan September dan Oktober. Sedangkan, untuk bio solar sendiri masih ada stok hingga bulan November.

” Makanya, jauh hari kita sudah mengusulkan penambahan kuota kedua jenis BBM. Mudah-mudahan, bisa segera direspon oleh BPH Migas,” harapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan baik itu di SPBU maupun APMS termasuk para pengecer yang menjual BBM, terlihat masih tersedia untuk jenis pertalite. ” Satu liter Rp11 ribu saya beli di eceran, kalau di SPBU memang Rp10 ribu cuman antri,” ucap Edi warga Karimun.(*)

reporter: Tri Haryono

Plafon Masjid Tanjak Roboh, Ini Kata Kepala BP Batam

0
image 6483441 1 e1659498579807
Pesona Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Majid Tanjak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan perihal robohnya plafon Masjid Tanjak sudah ditangani oleh kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Saat ini masjid sudah ditutup untuk ibadah.

“Tadi saya sudah perintahkan untuk panggil kontraktornya. Saya belum tahu ini detail penyebab kerusakan tersebut. Karena bantuan masjid baru diresmikan tiga bulan ini,” kata dia saat dijumpai di Kantor PT Pos Indonesia, Batamcenter, Kamis (8/9).

Rudi menjelaskan saat ini masjid masih berada dalam tahap pemeliharaan, dan menjadi tanggungjawab kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Ia sudah meminta satuan pemeriksa interen BP Batam untuk turun langsung, dan melihat ke lokasi masjid.

“Saya belum tahu ini penyebabnya. Apakah lapuk karena hujan, atau pengelasan dan pemasangan yang tidak sempurna. Saya juga masih tunggu laporan ini dari mereka yang ke lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Video Detik-detik Plafon Masjid Tanjak Roboh

Ia menegaskan, kerusakan yang ditimbulkan selama masa perawatan menjadi tanggung jawab kontraktor.

Untuk itu, ia sudah meminta kepada pejabat yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan kerusakan ini.

“Sekarang masjid saya tutup dulu, tidak boleh yang ada yang masuk. Tujuannya untuk melindungi pastinya, karena ada kerusakan yang terjadi di lokasi tersebut. Ditutup dulu sementara ini, saya harap masyarakat mengerti,” tambahnya.

Sebelumnya, Masjid Tanjak atau yang dikenal dengan nama Masjid Tanwirun Naja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 24 Juni lalu.

Belum genap tiga bulan bangunan plafon masjid mengalami kerusakan. Untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban yang tengah berada di area masjid.

Pembangunan masjid yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 39 miliar ini menjadi ikon wisata religi bagi Kota Batam.

Berada di area bandara, kehadiran masjid menjadi daya tarik pelancong yang berkunjung ke Kota Batam ini.(*)

Reporter: Yulitavia

Plafon Masjid Tanjak Roboh, Ini Kata Kepala BP Batam

0
image 6483441 1 e1659498579807
Pesona Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Majid Tanjak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan perihal robohnya plafon Masjid Tanjak sudah ditangani oleh kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Saat ini masjid sudah ditutup untuk ibadah.

“Tadi saya sudah perintahkan untuk panggil kontraktornya. Saya belum tahu ini detail penyebab kerusakan tersebut. Karena bantuan masjid baru diresmikan tiga bulan ini,” kata dia saat dijumpai di Kantor PT Pos Indonesia, Batamcenter, Kamis (8/9).

Rudi menjelaskan saat ini masjid masih berada dalam tahap pemeliharaan, dan menjadi tanggungjawab kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Ia sudah meminta satuan pemeriksa interen BP Batam untuk turun langsung, dan melihat ke lokasi masjid.

“Saya belum tahu ini penyebabnya. Apakah lapuk karena hujan, atau pengelasan dan pemasangan yang tidak sempurna. Saya juga masih tunggu laporan ini dari mereka yang ke lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Video Detik-detik Plafon Masjid Tanjak Roboh

Ia menegaskan, kerusakan yang ditimbulkan selama masa perawatan menjadi tanggung jawab kontraktor.

Untuk itu, ia sudah meminta kepada pejabat yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan kerusakan ini.

“Sekarang masjid saya tutup dulu, tidak boleh yang ada yang masuk. Tujuannya untuk melindungi pastinya, karena ada kerusakan yang terjadi di lokasi tersebut. Ditutup dulu sementara ini, saya harap masyarakat mengerti,” tambahnya.

Sebelumnya, Masjid Tanjak atau yang dikenal dengan nama Masjid Tanwirun Naja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 24 Juni lalu.

Belum genap tiga bulan bangunan plafon masjid mengalami kerusakan. Untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban yang tengah berada di area masjid.

Pembangunan masjid yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 39 miliar ini menjadi ikon wisata religi bagi Kota Batam.

Berada di area bandara, kehadiran masjid menjadi daya tarik pelancong yang berkunjung ke Kota Batam ini.(*)

Reporter: Yulitavia

Sebabkan Jalan Becek dan Berlumpur, Warga Tanjunguncang dan Batuaji Keluhkan Truk Pengangkut Tanah

0
kotor e1647853986336
Tanah yang berjatuhan dari truk pengangkut tanah di jalan marina city

batampos – Aktifitas kendaraan proyek pematangan lahan kembali disoroti masyarakat dan pengguna jalan di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Sekupang dan Tanjunguncang, Batuaji. Hilir mudik truk pengangkut tanah mengganggu kenyamanan pengendara. Jalan jadi rusak dan berlumpur selama musim hujan ini.

Ceceran tanah yang tumpah dari bak muatan truk mengubah jalan jadi kubangan lumpur. Kecelakaan lalulintas kerap terjadi sebab, jalan jadi licin. Jika tak hujan ceceran material tanah tadi berubah jadi kabut yang mengganggu jarak pandang pengendara.

Tidak itu saja, Masyarakat di sekitar lokasi jalan yang dilalui truk pengangkut material tanah ini rentan dengan berbagai penyakit gangguan pernapasan. Setiap hari mereka harus hidup debu yang cukup tebal berterbangan dari jalan raya.

“Sudah banyak yang sesak napas atau ISPA karena memang beginilah kondisi hari-hari di sini,” ujar Syahrul, warga Kampung Bintang, Tanjunguncang.

Kecelakaan lalulintas juga kerap terjadi lantaran pengendara khususnya pemotor sering terkecoh. “Sudah sering juga kecelakaan. Ya jalan jadi licin kalau hujan. Mana truk-truk itu ngebut-ngebut semua lagi kejar trip,” kata Andes, warga Marina View, Tanjunguncang.

Padatnya aktifitas kendaraan proyek yang mengganggu kelancaran arus lalulintas ini dibenarkan oleh Lurah Tanjunguncang Tengku Akbar . Dia mengaku sudah banyak menerima keluhan dan komplain dari masyarakat. Diapun mengaku tidak tahu persis perizinan dari aktivitas pemotongan lahan ataupun aktifitas truk pengangkut tanah tersebut.

“Iya, ini kami mau Surati DLH (Dinas Lingkungan Hidup) biar turun cek dulu. Sudah banyak yang komplain memang,” ujar Tengku.

Kata Tengku, maraknya aktifitas kendaraan proyek pengakut tanah ini berasal dari lokasi pemotongan lahan perbukitan di dekat kantor kelurahan Tanjunguncang. Namun sampai saat ini pihaknya tidak mengetahui secara persis bagaimana proses perizinan aktifitas pemotongan lahan atau cut and fill ataupun hilir mudik kendaraan proyek tesebut. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Temukan Luka Memar di Dada dan Organ Dalam

0
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo. (jawapos.com)

batampos – Polisi menemukan luka cukup serius terhadap jenazah Albar Mahdi (AM) saat otopsi di TPU Sei Selayur, Palembang, kemarin (8/9). Santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, yang diduga wafat akibat penganiayaan itu terdeteksi mengalami luka pada bagian dada dan organ dalam.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo menyatakan, otopsi yang melibatkan dokter dari RS Bhayangkara Palembang dan RSUP M. Hoesin itu berjalan lancar. Prosesnya berlangsung sekitar enam jam. Kendati telah didapati luka saat otopsi, sejauh ini belum dapat dipastikan penyebab wafatnya korban. ”Untuk kemungkinan atau penyebab kematian, nanti dari ahli. Untuk sementara, hasil otopsi ditemukan memar bekas benda tumpul di sekitar dada dan organ dalam,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ponorogo (jaringan batampos.co.id).

Tahapan selanjutnya, petugas bakal melaksanakan gelar perkara. Polisi telah mengantongi identitas terduga dua pelaku yang sejauh ini masih berstatus saksi. Keduanya bakal diperiksa lebih lanjut. ”Jika ada kenaikan status, segera kami sampaikan. Tahap lain dalam pro justitia, legal standing (kedudukan hukum, Red) harus dipenuhi semua, baik secara materiil maupun imateriil,” tegasnya.

Pada bagian lain, santer kabar terkait dengan surat keterangan kematian korban yang dikeluarkan RS Yasyfin Darussalam Gontor. Surat keterangan itu berisi nama dokter yang memberikan keterangan bahwa AM, usia 17 tahun, meninggal disebabkan penyakit menular/tidak menular. Surat ditandatangani dokter terkait tertanggal 22 Agustus, lalu disertai stempel basah rumah sakit. Mengenai hal itu, Catur menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan temuan tersebut menjadi materi pengembangan tim penyidik. ”Semua yang terlibat akan kami periksa. Untuk pengembangan akan ditindaklanjuti setelah proses ini,” ujarnya.

Kemarin polisi memeriksa empat saksi tambahan. Terdiri atas dua staf rumah sakit dan dua staf pengasuh pondok. ”Sampai saat ini total 20 saksi yang kami periksa,” papar Kapolres.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia yang bertolak ke Palembang menambahkan, pihak ponpes selalu kooperatif mendukung kepolisian dalam menangani kasus itu. Termasuk menghadirkan beberapa saksi yang diminta sejauh ini. ”Ponpes cukup kooperatif,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo telah mengirimkan tim seksi pendidikan diniyah dan pondok pesantren untuk melakukan investigasi ke Pondok Modern Darussalam Gontor. ”Keluarga awalnya menerima peristiwa ini dengan ikhlas. Hanya meminta bertemu dengan para pelaku dan meminta kepastian hukum,” ujar Kepala Kemenag Ponorogo Moh. Nurul Huda. (*)

Reporter: JP Group

Jasad Albar Mahdi Diperiksa dari Ujung Rambut Sampai Kaki

0
Sejumlah anggota tim forensik meninggalkan lokasi usai melakukan autopsi menyeluruh pada jenazah AM santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 di TPU Sei Selayur Kalidoni Palembang, Sumsel. Kamis (8/9/2022). Tim ahli forensik Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang dan forensik Rumah Sakit Umum Pusat Moh Hoesin Palembang melakukan utopsi sebagai upaya pemenuhan barang bukti secara ilmiah untuk pengungkapan kasus meninggalnya AM santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 korban dugaan penganiayaan pada 22 Agustus lalu. (ANTARA FOTO/Feny Selly/aww.)

batampos – Proses ekshumasi atau penggalian makam yang dilanjutkan dengan otopsi terhadap jasad Albar Mahdi (AM), 17, berlangsung di Palembang kemarin. Selama 2,5 jam, tim dokter forensik meneliti kondisi jenazah santri Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, yang tewas karena dianiaya seniornya itu.

”Pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh dari ujung rambut hingga ujung kaki. Juga dilakukan pemeriksaan luas hingga dalam bagian tubuh jenazah,” ungkap anggota tim dokter forensik RS Bhayangkara M. Hasan Polda Sumsel AKBP dr Mansuri SpF kepada media selepas ekshumasi di TPU Sei Selayur, Palembang, kemarin (8/9).

Seperti diprediksi sebelumnya, ekshumasi menemui kendala karena jenazah telah dimakamkan selama 15 hari. Meski begitu, Mansuri menegaskan, tim forensik yang melibatkan RSUP M. Hoesin Palembang dan RS Ponorogo, Jatim, itu tetap berusaha maksimal. Bagaimana hasilnya? ”Hasilnya akan disampaikan penyidik Polres Ponorogo. Kami tidak mau mendahului,” ujarnya.

Ekshumasi dilakukan secara tertutup pukul 09.30–12.00. Dari pantauan Sumatera Ekspres, lokasi makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Selayur dipadati orang sejak pagi. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi makam. Penggalian makam disaksikan Rusdi, ayah AM. Sang ibu, Siti Soimah, tak terlihat di lokasi pemakaman.

Sekitar pukul 09.30, rombongan tim forensik tiba di lokasi. ”Sifatnya (ekshumasi) ini tertutup. Yang ada di dalam hanya tim penyidik dan tim forensik, termasuk orang tua korban,” terang Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia. Kuasa hukum keluarga korban, Titis Rachmawati, berharap hasil otopsi bisa mengungkap penyebab kematian korban.

PPPA: Ada Dua Jadi Korban

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Nahar menyebut ada dua santri yang menjadi korban di Ponorogo. Dua korban perundungan itu telah mendapat pendampingan pemulihan. Baik itu secara fisik, psikologis, maupun proses hukumnya. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo terkait hal itu.

”Kemen PPPA akan memantau dan melakukan koordinasi dalam memastikan segala bentuk pendampingan yang dibutuhkan oleh para korban serta keluarganya,” tuturnya kemarin (8/9).

Setelah mendapatkan laporan pun, kata dia, Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo langsung berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ponorogo serta pihak Pesantren Gontor. DP3AK Provinsi Jawa Timur juga telah melakukan penjangkauan ke Pondok Pesantren Gontor. ”Terkait proses hukum pun tengah ditangani oleh Polres Ponorogo,” jelasnya.

Menurut Nahar, penyidik dari Polres Ponorogo telah melaksanakan prarekonstruksi, dimulai dari tempat kegiatan perkaju hingga Rumah Sakit Yasyfin Gontor. Penyidik pun masih terus mendalami kasus tersebut. Dia berharap kasus itu bisa diusut hingga tuntas. ”Kasus tidak boleh berhenti di situ (pemulangan terduga pelaku ke orang tua, Red),” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam keterangannya, pihak Pondok Pesantren Gontor telah mengeluarkan dan mengembalikan para terduga pelaku kepada orang tua masing-masing. Nahar menilai, proses penyidikan harus berlanjut. Jika ditemukan unsur pidana, tentu harus diselesaikan sesuai prosedur yang ada meski terduga merupakan anak-anak. Ini juga menjadi penting agar terduga pelaku bisa mendapat penanganan psikologis.

Nahar juga mengingatkan para orang tua agar terus melakukan pengawasan terhadap anak meski mereka menempa pendidikan di dalam pondok pesantren. Diharapkan, melalui pola pengasuhan positif dan menjaga kedekatan dengan anak, orang tua dapat meningkatkan kualitas interaksi, mengoptimalkan tumbuh kembang anak, mencegah anak dari perilaku menyimpang, dan mampu mendeteksi kelainan pada tumbuh kembang anak.

”Semua orang berperan dalam pola pengasuhan positif untuk anak,” ungkap mantan direktur rehabilitasi sosial anak Kementerian Sosial tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Cari Higgs Domino, Propam Cek Handphone Polisi Bintan 

0

batampos– Polres Bintan telah memeriksa handphone personel imbas maraknya permainan judi online Higgs Domino di masyarakat.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono.

“Kemarin Senin sudah dicek dari Propam. Hasilnya bisa ditanya ke Kasi Propam,” kata Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Kamis (8/9).

Berdasarkan surat edaran dari Mabes Polri terkait permainan judi online, salah satunya higgs domino, Tidar mengatakan, pihaknya telah mengingatkan ke anggota agar tidak melakukan permainan judi online Higgs Domino.

BACA JUGA: Transaksi Chip Online Higgs Domino, Dua Warga Bintan Ditangkap Polisi

Menurut Tidar, permainan higgs domino masuk dalam kategori perjudian dan ada unsur pidananya.

“Dari awal kita sudah minta anggota tidak memainkan. Permainan itu masuk perjudian, unsur pidana ada, apalagi kalau bersangkutan menjualbelikan chip,” kata Tidar.

Sementara, Kasi Propam Polres Bintan, AKP AG Rambe membenarkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan handphone anggota terkait permainan judi online higgs domino.

“Ini sudah perintah Kapolri yang menekankan zero judi. Lalu, kita mendapat perintah Kapolres untuk mengecek handphone anggota,” kata Rambe.

Rambe mengatakan, pengecekan dilakukan secara mendadak selepas apel pagi. Hanya, pihaknya tidak menemukan aplikasi judi online tersebut di handphone milik anggota.

“Tidak ada lagi ditemukan, mungkin mereka sudah tau apalagi 4 atau 5 hari sebelumnya, Reskrim mengamankan pelaku permainan judi higgs domino,” kata Rambe.

Rambe juga mengatakan, Kapolres Bintan telah mengingatkan anggota Polres Bintan agar tidak melakukan permainan judi online higgs domino. (*)

reporter: Slamet

Pemko Batam Siapkan Rp17 Miliar untuk Tekan Inflasi

0
Ilustrasi rupiah
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos – Pemko Batam mempersiapkan anggaran Rp17 miliar untuk menekan inflasi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya sudah membahas hal ini di lingkungan internal Pemko Batam. Rencananya anggaran bantuan akan diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan belanja tidak terduga sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

“Dana yang standby saat ini adalah Rp 17 Miliar. Namun ini bisa saja berubah karena melihat situasi di lapangan nantinya,” kata dia, usai penyerahan BLT di Kantor PT Pos Indonesia Batam, Rabu (8/9/2022).

Rudi menjelaskan, penggunaan anggaran ini termasuk dalam dana darurat dan diperlukan surat dari Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan refocusing tanpa proses. Hal ini serupa dengan waktu penanganan Covid-19 lalu.

“Karena angka ini belum disahkan, jadi masih bisa berubah tergantung kondisi di lapangan nantinya. Jadi sesuai kemampuan kita juga, berapa yang bisa kami bantu nanti,” ujarnya.

Terkait penerima bantuan, Rudi menerangkan adalah mereka yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pusat.

Untuk menghindari terjadinya penerima ganda, tim akan melakukan verifikasi calon penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kekeliruan ketika penyaluran bantuan.

“Tidak boleh double. Jangan sampai mereka sudah terima dari pusat, dari daerah terima juga. Ini yang kami hindari. Makanya dibutuhkan verifikasi,” ucapnya.

Pemerintah daerah diminta untuk menjaga agar inflasi berada di angka yang aman. Untuk itu diperlukan upaya dan usaha agar tidak ada gejolak inflasi yang berlebihan ditimbulkan akibat menurunnya daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, kebijakan penyerta berupa pemberian bantuan ini merupakan salah satu upaya, untuk mengendalikan inflasi.

Kebijakan menaikkan harga BBM, tentu pemerintah juga menyiapkan solusi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Batam tidak pernah luput dari hal ini. Pusat selalu memberikan perhatian kepada masyarakat Batam,” sebutnya.

Pasca kenaikan harga BBM, salah satu yang menjadi fokus daerah adalah memastikan agar inflasi ini jangan mengalami kenaikan yang luar biasa, akibat rendahnya daya beli. Sekarang ini, pemerintah berupaya menjaga agar iklim inflasi ini berada di zona aman.

“Kalau naik terlalu jauh tidak baik, dan turun terlalu jauh dari angka amannya juga tidak bagus. Makanya pemerintah menghadirkan solusi yang bisa menjaga kondisi inflasi berada di zona aman,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Pemko Batam Siapkan Rp17 Miliar untuk Tekan Inflasi

0
Ilustrasi rupiah
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos – Pemko Batam mempersiapkan anggaran Rp17 miliar untuk menekan inflasi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya sudah membahas hal ini di lingkungan internal Pemko Batam. Rencananya anggaran bantuan akan diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan belanja tidak terduga sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

“Dana yang standby saat ini adalah Rp 17 Miliar. Namun ini bisa saja berubah karena melihat situasi di lapangan nantinya,” kata dia, usai penyerahan BLT di Kantor PT Pos Indonesia Batam, Rabu (8/9/2022).

Rudi menjelaskan, penggunaan anggaran ini termasuk dalam dana darurat dan diperlukan surat dari Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan refocusing tanpa proses. Hal ini serupa dengan waktu penanganan Covid-19 lalu.

“Karena angka ini belum disahkan, jadi masih bisa berubah tergantung kondisi di lapangan nantinya. Jadi sesuai kemampuan kita juga, berapa yang bisa kami bantu nanti,” ujarnya.

Terkait penerima bantuan, Rudi menerangkan adalah mereka yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pusat.

Untuk menghindari terjadinya penerima ganda, tim akan melakukan verifikasi calon penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kekeliruan ketika penyaluran bantuan.

“Tidak boleh double. Jangan sampai mereka sudah terima dari pusat, dari daerah terima juga. Ini yang kami hindari. Makanya dibutuhkan verifikasi,” ucapnya.

Pemerintah daerah diminta untuk menjaga agar inflasi berada di angka yang aman. Untuk itu diperlukan upaya dan usaha agar tidak ada gejolak inflasi yang berlebihan ditimbulkan akibat menurunnya daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, kebijakan penyerta berupa pemberian bantuan ini merupakan salah satu upaya, untuk mengendalikan inflasi.

Kebijakan menaikkan harga BBM, tentu pemerintah juga menyiapkan solusi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Batam tidak pernah luput dari hal ini. Pusat selalu memberikan perhatian kepada masyarakat Batam,” sebutnya.

Pasca kenaikan harga BBM, salah satu yang menjadi fokus daerah adalah memastikan agar inflasi ini jangan mengalami kenaikan yang luar biasa, akibat rendahnya daya beli. Sekarang ini, pemerintah berupaya menjaga agar iklim inflasi ini berada di zona aman.

“Kalau naik terlalu jauh tidak baik, dan turun terlalu jauh dari angka amannya juga tidak bagus. Makanya pemerintah menghadirkan solusi yang bisa menjaga kondisi inflasi berada di zona aman,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia