Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 6965

Lindungi Aset, Muhammadiyah Minta Terbitkan Sertifikat Tanah ke BPN

0
PP Muhammadiyah melakukan nota kesepahaman atau MOU dengan Kementerian ATR/BPN di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8). ((M RIDWAN/JAWAPOS.COM))

batampos –  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya menjaga aset milik Ormas Muhammadiyah, agar tidak diserobot oleh pihak lain. Langkahnya dengan melakukan verifikasi ulang dan menerbitkan sertifikat.

Upaya itu dikemukakan oleh Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto di hadapan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Hadi mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap sejumlah aset milik Muhammadiyah.

Mantan panglima TNI itu mengatakan, jika aset Muhammadiyah belum memiliki sertifikat, maka segera dibuatkan. Tujuannya, agar aset ormas Islam tersebut tidak diserobot oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Muhammadiyah memiliki aset begitu banyak. Universitas ada ratusan, ada ribuan sekolah, dan ada rumah sakit termasuk klinik-klinik semua akan kita backup,” ujar Hadi Tjahjanto di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

Hadi berjanji memberikan sertifikat untuk aset-aset milik Muhammadiyah di seluruh daerah. Bahkan purnawirawan TNI-AU itu memerintahkan seluruh kantor BPN di wilayah membantu untuk menerbitkan sertifikat tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, aset milik Muhammadiyah yang tersebar di Indonesia harus dijaga. Mengingat, seluruh aset Muhammadiyah bukan milik perorangan, tapi milik organisasi.

“Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang berdiri sebelum republik ini berdiri. Tentu seluruh asetnya milik organisasi bukan perorangan. Seluruh asetnya dipergunakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial,” ujar Haedar.

Selain tersebar di seluruh pelosok Indonesia, kata Haedar, aset Muhammadiyah kini sudah ada di luar negeri. Makanya perlu untuk menjaga aset-aset tersebut. Salah satu upayanya dengan berkolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk membuatkan sertifikatnya.

“Kami juga mendukung kementerian yang mendukung usaha kami, karena langkah seperti itu usaha-usaha Muhammadiyah di berbagai bidang akan lebih mudah dirasakan langsung masyarakat, Muhammadiyah tidak pernah menguasai aset yang bukan miliknya,” tegas Haedar. (*)

Reporter: Antara

Presiden Sebut Penugasan Perwira Aktif TNI dan Polri di K/L Belum Mendesak

0
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

batampos – Presiden Joko Widodo mengatakan penugasan perwira aktif TNI maupun Polri untuk ditugaskan di kementerian atau lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) belum mendesak.

“Saya melihat masih kebutuhannya belum mendesak,” kata Jokowi di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (11/8).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (Silatnas PPAD), Jumat (5/8), mengusulkan perubahan Undang-Undang TNI agar perwira aktif TNI/Polri dapat bertugas di K/L.

“Kebutuhannya sudah saya jawab, kebutuhannya kan saya lihat belum mendesak,” tegas Jokowi.

Dalam Silatnas PPAD tersebut, Luhut mengungkapkan bahwa ia telah mengusulkan revisi UU TNI.

“UU TNI itu sebetulnya ada satu hal yang perlu (diubah) dari sejak saya Menkopolhukam, yaitu bahwa TNI boleh ditugaskan di kementerian/lembaga atas permintaan dari institusi tersebut, atas persetujuan presiden,” kata Luhut.

Tujuannya adalah agar para perwira tinggi TNI dapat menjadi lebih efisien.

“Itu sebenarnya akan membantu, tidak perlu banyak bintang-bintang yang tidak perlu di AD. Jadi, Angkatan Darat bisa lebih efisien tetapi perwira-perwira AD tidak perlu juga berkelahi untuk mendapatkan posisi; karena seperti di tempat saya, itu tidak bisa perwira aktif TNI yang masuk, yang bisa adalah Polri, sama di (Kementerian) Perhubungan, di mana-mana,” jelas Luhut.

Dia pun berharap agar TNI bersama dengan Kementerian Pertahanan memasukkan satu pasal dalam perubahan UU TNI tersebut.

“Sehingga, sebenarnya TNI itu nanti bisa berperan lebih lugas lagi dan perwira-perwira TNI kan tidak semua harus jadi Kasad, bisa saja tidak jadi Kasad tapi dia di kementerian,” ujar Luhut.

Pernyataan Luhut tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak, salah satunya adalah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Menurut YLBHI, pernyataan Luhut itu semakin memperjelas bahwa ada upaya untuk menghidupkan kembali dwifungsi TNI dan memperkuat gejala otoritarianisme yang sangat membahayakan demokrasi. (*)

Reporter: Antara

Buka GIIAS 2022, Airlangga: Insentif Pemerintah Disambut Positif Lewat Mobil Listrik

0
Menko Airlangga Hartarto (tengah) saat menghadiri pembukaan GIIAS 2022 di Tangerang Selatan, Kamis (11/8/2022). (F.Istimewa)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara resmi membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Kamis (11/8/2022).

Airlangga memuji gelaran tema ‘The Future Is Bright’ GIIAS 2022 yang menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk masyarakat Tanah Air.

Menurut Menko Perekonomian, pemerintah sudah memberi banyak insentif untuk menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia melalui berbagai regulasi.

“Pemerintah sudah keluarkan insentif lewat PP Nomor 74 Tahun 2021 dan PP Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah,” tutur Menko Airlangga saat membuka GIIAS 2022 di Tangerang Selatan, Kamis (11/8/2022).

Airlangga mengatakan, regulasi dan insentif dari pemerintah disambut positif pabrikan otomotif melalui banyaknya kendaraan listrik di pameran tahun ini.

Bahkan, menurut Airlangga, GIIAS tahun ini menjadi yang pameran bagi kendaraan listrik paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya kira mobil listrik (EV) relatif lebih banyak kali ini dibandingkan pameran-pameran GIIAS sebelumnya. Saya apresiasi, selamat,” kata Airlangga.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, kebijakan dan subsidi dari pemerintah bisa membuat harga kendaraan listrik bisa bersaing dengan kendaraan konvensional berbahan bakar minyak.

Airlangga mengaku, pemerintah juga mendorong PLN menyiapkan ekosistem untuk kendaraan listrik, melalui stasiun pengisian listrik.

“PLN juga didorong untuk membuat ekosistem charging station sehingga masyarakat lebih mudah untuk memilih EV yang saat ini mulai bisa bersaing di range Rp 200-300 juta,” tegas Menko Perekonomian.

Bahkan, Airlangga optimistis Indonesia mampu menjadi eksportir produk kendaraan ke luar negeri. Tercatat, saat ini produk otomotif dari Indonesia sudah diekspor ke lebih dari 80 negara di dunia.

“Ini bukti kemampuan manufaktur Indonesia terus membaik,” ujar Airlangga.

Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO Rizwan Alamsjah mengakui, GIIAS 2022 memang menjadikan kendaraan listrik sebagai salah satu fokus utama. Bahkan, pengunjung juga bisa mencoba langsung kendaraan listrik selama pameran yang berlangsung 10 hari mulai hari ini hingga 21 Agustus 2022.

“Untuk memperkenalkan masyarakat kepada berbagai keunggulan kendaraan listrik, GIIAS 2022 mempersiapkan sebuah area khusus yang berada di dalam ruangan, GIIAS Electric Vehicle (EV) Test Track,” kata Rizwan Alamsjah.

Tercatat 11 merek kendaraan roda empat yang menyatakan akan berpartisipasi di program Indoor EV Test Track. Yakni, DFSK, Fuso, Hyundai, KIA, Lexus, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Toyota, dan Wuling.

Selain itu, ada empat merek dari kendaraan roda dua yang akan bergabung yaitu Alva, Pacific E-Series, Segway, dan Selis. GIIAS 2022 juga menghadirkan teknologi dan produk terbaru dari total 25 merek kendaraan penumpang dan komersial. (*)

Issey Miyake Rancang 100 Turtleneck Hitam Steve Jobs

0
Perancang busana Jepang Issey Miyake (instagram/luxestylehk)

batampos – Issey Miyake merancang 100 turtleneck hitam ikonik untuk Steve Jobs. Seperti diketahui, pendiri Apple tersebut memang terlihat sering memakai kaos bergaya turtleneck di setiap kesempatan.

Issey Miyake yang dikenal sebagai perancang busana kenamaan Jepang ini tutup usia akibat kanker hati pada 5 Agustus. Selain itu merek parfum dengan namanya juga mendunia.

Miyake dikenal berkat gaya busana lipit yang tak kusut.

Dikutip dari Reuters melalui ANTARA, Miyake sebetulnya dulu pernah berkeinginan menjadi penari atau atlet. Cita-citanya berubah ketika ia membaca majalah fesyen milik saudarinya.

Issey Miyake lahir di Hiroshima. Dia adalah saksi mata dari tragedi bom atom yang dijatuhkan di kota tersebut. Kala itu, Miyake berusia tujuh tahun dan sedang berada di dalam ruang kelas. Masa-masa tersebut bukanlah topik yang gemar ia bicarakan.

Baca juga : Office Look hingga Monochrome, Inspirasi Gaya Fesyen ala Korea

Pada 2009, dia menulis di New York Times untuk Presiden Barack Obama bahwa dia tidak mau dilabeli sebagai ”perancang yang selamat” dari bom.

“Saat saya menutup mata, saya masih melihat hal-hal yang tak seorang pun patut mengalaminya,” tulis dia, menambahkan dalam kurun tiga tahun, ibunya meninggal akibat terpapar radiasi.

“Saya mencoba, walau tak sukses, untuk melupakan itu, memilih untuk memikirkan hal yang bisa diciptakan, bukan dihancurkan, dan itu membawa kebahagiaan dan keindahan. Saya tergerak ke arah merancang busana, sebagian karena itu adalah format kreatif yang modern dan optimistis.”

Miyake belajar desain grafis di universitas seni Tokyo, lalu belajar soal busana di Paris. Miyake pernah bekerja bersama perancang fesyen Guy Laroche dan Hubert de Givenchy, lalu bertolak ke New York.

Dia kembali ke Tokyo pada 1970 dan mendirikan Miyake Design Studio. Tak lama kemudian, dia membuka butik pertamanya di Paris.

Miyake yang menggagas busana nyaman dan high-tech ini bagian dari gelombang perancang muda Jepang yang meninggalkan jejak di Paris sejak pertengahan 1970-an.

Pada akhir 1980-an, dia menemukan cara baru membuat lipit dengan membungkus kain di antara lapisan kertas dan memasukkannya ke dalam mesin heat press, sehingga lipitannya tetap bertahan. Diuji untuk kebebasan bergerak mereka pada penari, penemuan ini menciptakan ciri khas Miyake, lini “Pleats, Please”.
Pada era ini, dia bereksperimen dengan banyak bahan, mulai dari plastik, kawat logam bahkan kertas Jepang, seperti dikutip dari AFP.

Miyake telah mengembangkan banyak lini busana mulai dari busana untuk pria, wanita sampai tas, jam tangan, wewangian hingga pada 1997 dia memilih fokus pada penelitian. (*)

Reporter : Antara

Tak Ada Tanda Kekerasan, Polisi Simpulkan Korban Bunuh Diri

0
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Kapolsek Bulang Ipda Nurdeni menyatakan, jasad warga Kampung Dalam Baloi Indah, Lubuk Baja, Erna yang ditemukan tewas mengapung di perakitan Pulau Tonton Jembatan II Barelang, Rabu (3/8) lalu dipastikan bunuh diri. Hal ini menurutnya diperkuat dengan tidak adanya bekas kekerasan di tubuhnya.

“Dari hasil pemeriksaan dan autopsi tidak ada tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban,” ujarnya, Kamis (11/8).

Nurdeni menjelaskan dugaan bunuh dirinya Erna diperkuat dari keterangan sang suami. Sebelum tewas, Erna diketahui menuju kawasan Barelang. Berdasarkan keterangan suami korban kejadian itu berawal saat ia bersama sang istri makan di daerah jembatan II.

Namun usai makan, sang istri pergi mencari sesuatu tidak jauh dari lokasi mereka makan. Namun tak lama, korban tak pulang-pulang hingga ditemukan nelayan sekitar mengapung di perairan.

Diketahui, Warga Pulau Tonton, Bulang menemukan jasad wanita di aliran sungai, Rabu (3/8) sekira pukul 13.00 WIB. Jasad Erna ditemukan telungkup dengan mengenakan baju warna coklat bercelana pendek warna hitam dan kaus kaki warna hitam.

Atas temuan tersebut, Polsek Bulang bersama Satpol Air Polresta Barelang, Inafis mengevakuasi jasad Erma ke Rumah Sakit Bhayangkara. “Kita evekuasi untuk dilakukan autopsi,” kata Nurdeni. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Bea Cukai, TNI, Polri dan ASDP Gelar Operasi Bersama, Ini Hasilnya…

0
bea cukai
Personel Bea Cukai Batam bersama TNI, Polri dan ASDP memeriksa salah satu truk yang membawa kasur bekas di Pelabuhan Roro Punggur, Kota Batam. Foto: Bea Cukai Batam untuk Batam Pos

batampos – Bea Cukai Batam bersama TNI, Polri dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) melakukan operasi bersama dalam rangka penertiban di Pelabuhan Roro Telaga Punggur selama tiga hari mualai Rabu (3/8/2022) hingga Jumat (5/8/2022) lalu.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Ambang Priyonggo, mengatakan, kegiatan operasi bersama tersebut bertujuan untuk mengamankan hak-hak keuangan negara dan meningkatkan kepatuhan akan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pada saat melakukan operasi di lapangan, kami melakukan pemeriksaan kendaraan berdasarkan analisis manajemen risiko. Selama periode operasi petugas mencurigai beberapa kendaraan sehingga harus dilakukan pemeriksaan fisik,” jelasnya, melalui pernyataan resminya yang diterima Batam Pos, Kamis (11/8/2022).

Ia menjelaskan, ada enam kendaraan yang diperiksa fisik secara lebih mendalam dan petugas mendapatkan dua kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran.

“Dua kendaraan tersebut didapati membawa 12 pcs kasur bekas dan 12 box polyester resin kit. Petugas melakukan penegahan terhadap kedua kendaraan tersebut dan barang bukti dibawa ke kantor Bea Cukai Batam untuk diproses lebih lanjut,” tuturnya.

Kata dia, Pelabuhan Roro Telaga Punggur merupakan salah satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dan masuk ke Batam.

Dengan adanya kegiatan operasi bersama ini lanjutnya, diharapkan aparat penegak hukum (APH) bisa saling bersinergi untuk meminimalisir potensi-potensi pelanggaran yang ada.

“Selain itu, Batam merupakan kawasan perdagangan bebas atau dikenal sebagai FTZ. sehingga perlu dilakukan pengawasan ekstra dari satuan tugas Bea Cukai bersama APH lainnya dengan menerapkan strategi pengawasan yang modern dan menggunakan sarana operasi yang tepat guna,” tuturnya.(*)

Reporter: Messa Haris

Adu Penalti Lawan Myanmar di Semifinal, Kiper Timnas U-16 Terus Berzikir

0
Ekspresi para pemain timnas U-16 setelah mengamankan tiket babak final Piala AFF U-16 dengan menang adu penalti atas Myanmar (10/8). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

batampos – Kiper tim nasional U-16 Indonesia Andrika Fathir Rachman mengaku terus berzikir saat menghadapi adu penalti melawan Myanmar dalam semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu malam.

“Saya dibekali orang tua di rumah, dan saudara-saudara juga, agar terus berzikir supaya diberikan rezeki sama Allah SWT,” kata Andrika usai pertandingan di Jogjakarta, Rabu malam.

Berkat zikir tersebut, Andrika mengaku tampil lebih tenang sehingga dapat menghalau tendangan penalti pemain kapten Myanmar, Shine Wanna Aung. Upaya pemain muda asal Borneo FC, Samarinda, itu pun membawa Indonesia memenangi adu penalti dengan skor 5-4 setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

Selain nasihat keluarga, Andrika mengakui ketenangan dirinya muncul setelah mendapat masukan pelatih kiper timnas U-16 Indonesia Markus Horison. “Coach Markus menyuruh saya lebih tenang dan fokus menerapkan apa yang sudah dilatih. Saya mempraktikkan tip dari coach Markus dan, alhamdulillah, hari ini membuahkan hasil,” kata pemain 16 tahun itu.

Indonesia melaju ke final Piala AFF untuk menghadapi Vietnam yang mengalahkan Thailand 2-0 dalam semifinal lainnya. Indonesia menciptakan gol dari Muhammad Riski Afrisal, sedangkan Myanmar dari gol Nay Min Htet.

Dalam adu penalti, seluruh penendang Indonesia yakni Muhammad Iqbal Gwijangge, Figo Dennis, Arkhan Kaka, Muhammad Riski Afrisal dan Muhammad Nabil Asyura berhasil menuntaskan tugas dengan baik, sedangkan Myanmar hanya empat pemain yaitu Kaung Khant Zaw, Brang Don Le, Khon Cho Htoo, Myat Phone Khant. (*)

 

 

Reporter: Antara

Polri Selidik Tersangka Lain Terkait Kasus Brigadir J

0
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah) didampingi Tim Divisi Humas memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus Brigadir J di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

batampos – Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto menyebutkan tersangka penembakan terhadap Brigadir J ditetapkan empat orang, namun penyidik tim khusus Polri masih bekerja untuk menetapkan tersangka lainnya untuk kasus turunan yakni pelanggaran etik dan obstruction of justice.

“Kalau untuk kasus penembakan sudah lengkap (empat tersangka). Kasus turunannya, kami tunggu Itsus (Inspektorat Khusus) sedang mendalami peran mereka,” kata Agus dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (11/8).

Terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, kasus turunan yang dimaksudkan adalah pelanggaran etik dan menghilangkan atau menyembunyikan barang bukti (obstraction of justice) yang dilakukan oleh 31 personel Polri.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Tim Itsus di bawah pimpinan Wakil Irwasum Polri, yang telah memeriksa sebanyak 56 orang personel Polri, di mana 31 di antaranya terbukti diduga melanggar etik karena tidak profesional dalam menangani olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain pelanggaran etiknya, tim juga akan memeriksa pelanggaran unsur pidana yakni terkait menghilangkan dan menyembunyikan barang bukti.

“Ya, tapi kalau ada pelanggaran pidana obstraction of justice akan dilimpahkan ke penyidik untuk diproses pidana,” kata Dedi.

Dedi menyebutkan, saat ini kedua tim yakni tim penyidik dan tim Itsus bergerak melakukan pemeriksaan. Tim sidik memeriksa tersangka Ferdy Sambo di Mako Brimob, dan pemeriksaan terhadap tersangka Kuat Maruf di Bareskrim Polri.

Kemudian, tim Itsus melakukan pemeriksaan terhadap penyidik dari Polda Metro Jaya di Mabes Polri.

“Semua masih berproses rekan-rekan nanti hasilnya akan disampaikan,” kata Dedi.

Penyidik tim khusus Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol. Ferdy Sambo yang terjadi Jumat (8/7) lalu. Keempat tersangka adalah Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf alias KM.

Keempat tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati, atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. (*)

Reporter: Antara

Motif Penembakan Brigadir J Diungkap di Persidangan

0
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto mengatakan pengungkapan motif penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Bharada E atas perintah Irjen Pol. Ferdy Sambo pada saat persidangan.

“Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan,” kata Agus kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis.

Agus juga sependapat dengan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Mekopolhukam) Mahfud MD bahwa motif ini mungkin hanya bisa didengar oleh orang dewasa.

Senada dengan Kabareskrim, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengemukakan bahwa Polri ingin menjaga perasaan kedua belah pihak, yakni Brigadir J selaku korban maupun Ferdy Sambo selaku tersangka, terkait dengan motif penembakan itu.

“Untuk motif ini Pak Kabareskrim harus menjaga perasaan dua pihak, baik pihak dari Brigadir Yosua maupun pihak Saudara FS. Pak Menkopolhukam juga sudah menyampaikan. Karena ini masalah sensitif, nanti akan dibuka di persidangan,” kata Dedi.

Menurut Dedi, jika motif dibuka ke publik saat ini, dapat timbulkan citra atau gambaran yang berbeda-beda karena motif merupakan materi penyidikan yang nantinya akan diuji di persidangan.

“Ya, di persidangan silakan. Kalau nanti dikonsumsi ke publik timbul image (citra) berbeda-beda karena ini materi penyidikan dan semuanya nanti akan diuji di persidangan, semuanya akan disampaikan ke persidangan,” ujarnya.

Saat ditanyakan apakah motif tersebut terkait dengan dugaan perselingkuhan, Dedi menegaskan, “Nanti itu (motif) di persidangan.”

Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Maruf atau KM.

Penetapan keempat orang itu sebagai tersangka atas dugaan melakukan pembunuhan berencana, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Irjen Pol. Ferdy Sambo, sedangkan tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf ikut melihat dan membiarkan peristiwa tersebut terjadi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. (*)

Reporter: Antara

Dispora Batam Bagikan 500 Bendera Rayakan HUT RI ke-77

0
PSX 20200803 210853 640x480 1
Bendera merah putih. (jpg)

batampos – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam membagikan 500 bendera dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke-77 tahun ini.

Kepala Dispora Batam, Zulkarnain mengatakan pembagian bendera ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga telah menandatangani Surat Edaran No 44 Tahun 2022 tentang Dukungan dan Partisipasi dalam Kegiatan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.

“Pembagian bendera ini diberikan kepada pengendara di beberapa titik jalan utama. Selain itu ada juga penyerahan kepada rekan kerja Dispora seperti KONI Batam,” kata dia, Kamis (11/8).

Ia menambahkan pembagian bendera gratis ini dilakukan mulai 10-31 Agustus mendatang. Hal ini merupakan rangkaian dalam menyemarakan HUT RI yang jatuh 17 Agustus mendatang. Zul menambahkan selain memberikan bendera, pihaknya juga memberikan pertanyaan kepada masyarakat atau pengendara.

“Pertanyaan seputar HUT RI saja. Kalau mereka bisa jawab kami kasih bendera yang besar. Ini bentuk kreatifitas dalam menyemarakkan hari kemerdekaan kita saja. Yang beruntung langsung kami kasih bendera,” ujar mantan Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Batam ini.

Menurutnya gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih tersebut dilaksanakan dengan menggalang partisipasi dan swadaya masyarakat. Baik secara pribadi, kelompok, swasta, organisasi masyarakat, unsur pemerintahan maupun swasta.

Jelang upacara HUT RI di Dataran Engku Putri mendatang, Zul menyebutkan saat ini anggota pengibaran bendera masih mengikut pemantapan, guna mematangkan gerakan dan kekompakan menjelang tampil nanti.

“Alhamdulillah, semua dalam keadaan sehat, dan mengikuti pelatihan dengan baik. Kami berharap kondisi mereka tetap bugar sehingga bisa menampilkan yang terbaik saat pengibaran bendera nanti,” ujarnya.

Ia menyebutkan sebanyak 36 anggota Paskibra untuk bertugas dalam pengibaran dan penurunan bendera. Pemusatan latihan dilakukan di Kantor Dispora dan Dataran Engku Putri Batamcenter.

“Masih ada waktu kurang lebih lima hari ke depan sebelum mereka bertugas. Semoga semua lancar sampai hari H nanti,” sebutnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA