Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 6983

PPATK Ungkap Judi Online di Indonesia Mengalir ke Negara-negara ASEAN

0
Ilustrasi: Judi online (Istimewa)

batampos – Aktivitas judi online di Indonesia kian merebak di tengah masyarakat. Perkembangan teknologi yang semakin canggih menjadi salah satu keuntungan yang dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mengembangkan aksinya, sekaligus menjauhkan hasil judi online agar tidak dapat terendus.

Tidak kurang dari 25 kasus judi online telah disampaikan kepada aparat penegak hukum oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejak 2019 hingga 2022 ini. Belum lagi periode sebelumnya dengan nilai yang sangat fantastis.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan, pelaku judi online sangat piawai dalam menghilangkan jejak melalui kemajuan teknologi. “Mereka kerap melakukan pergantian situs judi online baru, berpindah-pindah dan berganti rekening. Bahkan menyatukan hasil judi online tersebut dengan bisnis yang sah,” kata Ivan dalam keterangannya, Senin (22/8).

Ivan menegaskan, perlu kerja sama yang baik antara aparat penegak hukum maupun masyarakat sebagai entitas terdekat dengan aktivitas perjudian online maupun perjudian darat.

“PPATK tentu berkolaborasi dengan aparat penegak hukum dengan memberikan sejumlah informasi intelijen keuangan mengenai aliran dana yang diindikasikan terkait dengan judi online dan secara simultan melakukan koordinasi,” tegasnya.

Ivan pun menduga, aliran dana yang terindikasi judi online mengalir ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN, seperti Thailand, Kamboja, Filipina. Karena itu, PPATK telah berkoordinasi dengan lembaga intelijen keuangan di negara tersebut.

Selain ke beberapa negara tersebut, aliran dana terindikasi judi online ini pun diduga mengalir hingga ke negara ‘tax haven’. Oleh sebab itu, ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk menelusuri aset yang nilainya mencapai ratusan triliun per tahunnya dan membawanya kembali ke Indonesia.

Ivan menambahkan, kegiatan judi online ini juga menjadi marak karena besarnya demand pemain judi online di masyarakat. Sehingga penyedia judi online terus tumbuh dan dengan mudah berubah bentuk apabila operasi mereka terdeteksi oleh penegak hukum.

Ivan juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi tergiur dengan berbagai bentuk judi online, dan dapat bekerja sama memberikan informasi penting terkait dengan judi online melalui kanal pengaduan publik aparat penegak hukum maupun pengaduan pencucian uang PPATK.

“Informasi yang valid akan mempercepat suatu proses penelusuran aliran dana. Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat penting untuk mengungkap seluruh pihak yang dimungkinkan terlibat dalam pertumbuhan subur aktivitas judi online di Indonesia,” pungkas Ivan. (*)

Reporter: JP Group

Bali Gempa, Getaran Terasa di Jawa Timur sampai NTB

0
Ilustrasi gempa bumi. (Grafis: JawaPos.com)

batampos – Gempa dengan magnitudo (M) 5,8 mengguncang kawasan Bali pada Senin (22/8) sekitar pukul 15.36 WIB, dirasakan di Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Barat menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, dikutip dari Antara.

Episentrum gempa berada di 74 km kilometer tenggara Kuta Selatan, Bali.

Lokasi berada di 9.36 derajat Lintang Selatan dan 115.59 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 124 kilometer.

Gempa ini dirasakan(MMI):IV Mataram, IV Lombok Barat, IV Lombok Tengah, IV Badung, IV Denpasar, IV Klungkung, III Buleleng, III Karangasem, III Gianyar, III Lombok Utara, III Lombok Timur, III Sumbawa, III Sumbawa Barat, III Bima, III Tabanan, III Dompu, II Jember. (*)

Reporter: JP Group

350 Guru RA se-Kota Batam Temu Dialog Bersama Sirajudin Nur

0
Anggota Komisi IV DPRD Kepri Sirajudin Nur berdialog dengan guru RA se-Kota Batam di Asrma Haji Batam, Senin (22/8). (Istimewa)

batampos – Pengurus Wilayah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Provinsi Kepri dan Batam menggelar Temu Dialog dan Workshop, Senin (22/8) di Aula Asrama Haji Batam yang dihadiri 350 Guru Raudhatul Athfal (RA) se Kota Batam.

Turut hadir Kepala Kemenag Batam Zulkarnain Umar dan jajaran Pengurus PW IGRA Kepri dan Batam.

Dalam dialog bersama Guru Guru RA, Anggota Komisi IV DPRD Kepri Sirajudin Nur, menyampaikan pentingnya memperkuat peran dan tanggung jawab Guru Guru RA bagi membentuk karakter anak anak didik yang ideal, yang unggul secara akademik dan budi pekerti.

“Peran Guru RA sangat strategis dan penting dalam membina dan membimbing anak anak kita di usia dini untuk bisa bertumbuh dan berkembang dengan kecerdasan emosional yang baik, berbudi pekerti luhur dan cinta kepada agama dan tanah air,” terangnya.

Sirajudin Nur juga mengingatkan pentingnya memahami tujuan pendidikan nasional dalam penyelenggaraan pendidikan, yakni guna mengembangkan generasi Indonesia yang berakhlak mulia, berpengetahuan, terampil dan memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan sesuai amanat Undang-Undang Sisdiknas.

Karena itu kapasitas Guru Guru RA harus terus ditingkatkan sumberdayanya melalui program pelatihan dan workshop yang diselenggarakan secara berkala dan berkelanjutan.

“Penting difahami bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan generasi indonesia yang berakhlak mulia, cerdas dan bertanggungjawab. Maka penguatan pendidikan karakter harus menjadi fokus dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Sirajudin Nur berharap Pemerintah Daerah mengambil peran strategis melalui dukungan pengembangan SDM Guru guna mendukung keberlanjutan dan kualitas pendidikan islam tingkat usia dini khususnya di Kepulauan Riau.

“Kita harapkan Pemda ikut berkontribusi bagi pengembangan pendidikan anak usia dini. Walaupun Lembaga Pendidikan RA ini berada dibawah Kementerian Agama, namun Pemda dibenarkan untuk ikut mendukung melalui progam Hibah Daerah, baik dukungan sarana prasarana maupun dukungan peningkatan kapasitas SDM Guru,” harapnya. (*)

Reporter: Jamil

Mantan Kades Lancang Kuning, Bintan Diadukan ke Jaksa Atas Dugaan Penyelewengan Anggaran Desa

0
Sejumlah warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara mengadukan mantan kadesnya, inisial CB ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan di jalan raya Km 16 Toapaya, Senin (22/8). F.Kiriman Alex

batampos – Sejumlah warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara mengadukan mantan kadesnya, inisial CB ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan di jalan raya Km 16 Toapaya, Senin (22/8).

Perwakilan masyarakat Desa Lancang Kuning, Sugito alias Bejo mengatakan, laporan yang diadukan masyarakat ke pihak Kejari Bintan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa tahun 2016 hingga 2022 yakni program pengembangbiakkan dan pengemukan sapi, pengadaan bibit kelapa genjah serta madu kelulut.

Masalahnya, kata dia, masyarakat Desa Lancang Kuning tidak pernah melihat wujud dari program-program tersebut.

Salah satunya program pengembangbiakkan dan pengemukan sapi. Dia mengatakan, masyarakat sudah mengecek lokasi kandang yang dititipkan sapi di daerah Toapaya, Bintan.

BACA JUGA: Datangi Kantor Desa Lancang Kuning, Warga Pertanyakan Kejelasan Bantuan Sapi, Kelulut dan Kelapa

“Pas dicek kandangnya, tidak ada satu pun sapi,” katanya.

Menurutnya, jika sapi tersebut benar dipelihara maka sekarang sudah  berkembangbiak.

Sugito juga mengatakan, sebelumnya mantan kades pernah tersandung masalah dugaan penyelewengan dana desa yang ditangani di Kejari Bintan.

Pada saat itu, katanya, mantan kades telah mengembalikan uang kerugian negara. Namun, dia berharap, pihak Kejari menangani kasus ini karena mantan kades kembali melakukan dugaan penyalahgunaan anggaran.

Kajari Bintan, I Wayan Riana ketika dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya laporan warga Desa Lancang Kunung mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran desa.

Laporan tersebut, kata I Wayan, masih ditelaah di seksi pidana khusus Kejari Bintan. (*)

Reporter: Slamet

Tolak Kapal Cantrang dan Trawl di Perairan Bintan, Nelayan Curhat Tak Mampu Biayai Anak Sekolah ke Dewan

0

batampos- Puluhan nelayan Bintan mendatangi kantor DPRD Bintan di Bintan Buyu, Senin (22/8). Kedatangan mereka untuk menyampaikan penolakan kapal cantrang dan trawl yang beroperasi di perairan Bintan.

Awalnya mereka melakukan orasi di depan kantor DPRD Bintan. Tidak lama, Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti dan Ketua Komisi I DPRD Bintan, Hasriawady menemui nelayan.

Ibu rumah tangga, Marjanah yang anaknya bekerja sebagai nelayan menyampaikan keluhannya dalam audiens bersama nelayan soal penolakan cantrang dan trawl di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Senin (22/8). F.Slamet Nofasusanto

Kemudian, perwakilan kelompok nelayan diterima untuk melakukan audisi dengan Komisi II DPRD Bintan yang diketuai Zulfaefi.

Perwakilan nelayan, Dato Musaffa Abbas menyampaikan, kedatangan mereka ingin menyampaikan penolakan kapal cantrang dan trawl di perairan Bintan karena dinilai merugikan nelayan tradisional.

“Kita menolak tegas kapal cantrang dan trawl yang beroperasi di perairan Bintan,” kata Musaffa Abbas.

BACA JUGA: 90 Nelayan Tanjungpinang Dilatih Membuat Bubu dan Pengikat Jaring Gillnet

Perwakilan lainnya, Ewin pun menyampaikan penolakan tegas terhadap penggunaan cantrang dan trawl karena menindas nelayan tradisional yang hanya menggunakan jaring, bubu dan alat tangkap tradisional lainnya.

“Nelayan kita terjejas dengan kapal cantrang dan trawl,” katanya.

Nelayan Bintan Pesisir, Nurdin mengatakan, dirinya sangat mengharapkan aturan pemerintah pusat mengenai penggunaan cantrang dan trawl dapat dihapus. Karena sudah menyusahkan nelayan tradisional yang hanya menggunakan alat tangkap tradisional.

“Penghasilan kami turun jauh,” katanya.

Dikatakannya juga, alat tangkap ikan seperti bubu yang ditaruhnya di laut banyak yang hilang dan rusak setelah terkena kapal cantrang dan trawl.

“1 bubu saja modalnya sudah Rp 600 ribu,” katanya.

Nurdin yang biasa mencari ikan di perairan Tambelan, Bintan ini mengibaratkan cantrang dan trawl seperti penghapus papan tulis.

“Kalau sudah kapal cantrang dan trawl yang lewat, tidak ada tersisa,” katanya.

Dia berharap, keluhannya didengar anggota dewan sehingga masalah ini bisa diteruskan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Seorang ibu rumah tangga yang anaknya bekerja sebagai nelayan, Marjanah ikut dalam audiensi itu.

Perempuan yang memperkenalkan diri sebagai Mak Jan ini sempat menangis tersedu mengungkapkan masalah ekonomi yang dihadapi keluarganya.

Dia mengatakan, anaknya kesulitan membayar uang sekolah cucunya karena hasil dari melaut tidak lagi menjanjikan akibat adanya kapal-kapal cantrang dan trawl.

Bahkan, katanya, cucu yang dirawatnya tersebut sampai malu bersekolah lantaran belum membayar uang sekolah.

“Saya titipkan masa depan anak dan cucu saya, saya harap dari tanggapan yang baik dari masalah ini,” kata Mak Jan.

Perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Bintan, Sarvidin Alosko mengatakan, kewenangan pengawasan kelautan bukan lagi di pemerintah kabupaten/kota.

Dijelaskannya, kapal 5 GT hingga 30 GT berada di bawah pengawasan pemerintah provinsi sedangkan kapal di atas 30 GT di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Kemudian, lanjutnya, pengoperasian kapal trawl memang dilarang karena merusak hamparan dasar laut. Sementara, terkait wilayah tangkap dan alat tangkap, katanya, telah diatur oleh Kementerian Kelautan.

“Tidak boleh melaut di luar wilayah tangkap perikanan yang diizinkan,” katanya.

Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti mengatakan, pihaknya telah menampung aspirasi dan keluh kesah nelayan terkait penolakan kapal cantrang dan trawl yang beroperasi di perairan Bintan.

Fiven mengatakan, kondisi sekarang nelayan yang pergi ke laut bukan kembali membawa uang tetapi utang yang bertambah.

Mirisnya lagi, kata Fiven, masalah kapal cantrang dan trawl menyebabkan nelayan Bintan tidak mampu menafkahi keluarga dan membiayai anaknya sekolah.

Dari keluh kesah yang diterimanya, Fiven mengatakan, keberadaan kapal cantrang dan trawl jelas sangat menganggu nelayan tradisional.

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama, kami akan memperjuangkan nasib nelayan yang tidak menginginkan kapal cantrang dan trawl di perairan Bintan, apalagi kerusakannya sangat jelas,” kata Fiven.

Terkait masalah ini, Fiven mengatakan, akan mendorong pemerintah provinsi yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat melalui pemerintah kabupaten untuk memperjuangkan nasib nelayan tradisional yang ada di Bintan.

“Masalah ini bukan hanya di kabupaten Bintan saja, tapi kabupaten kota lain di Kepri juga berdampak. Karena itu, kami berharap masalah ini dapat diteruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan agar PP Nomor 18 tahun 2021 ditinjau kembali,” katanya.

Rusunawa Pemko Batam di Tanjunguncang Kurang Diminati, Ini Penyebabnya

0
PMI Dalil Harahap6363
Rusunawa di Batam. ( F Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Peminat rumah susun sewa (Rusunawa) Pemko Batam Tanjunguncang 3 di Batuaji terus menurun dari waktu-waktu. Rusunawa yang berada di simpang PT Batamec ini semakin sedikit penghuni. Saat ini, tinggal sekitar 100-an hunian yang terisi.

Menurunnya minat warga untuk berdiam di rusunawa ini sebut Kepala UPT Rusunawa Pemko Batam Roni karena suplai air bersih yang kurang maksimal. Selama ini penghuni rusunawa di sana kewalahan dengan suplai air bersih. Air hanya mengalir di malam hari dan tidak bisa naik ke hunian lantai atas. Penghuni harus mengambil air dari lokasi bak penampungan yang ada di halaman rusun.

“Airnya masih bermasalah sampai saat ini. Tinggal sedikit penghuni,” ujarnya, Senin (22/8).

Rusunawa yang terisi hanya blok A bagian bawah yang memang dekat dengan lokasi bak penampungan air. Sementara blok lain termasuk blok F dan G yang selama ini dijadikan lokasi karantina PMI kosong sama sekali. “Air tak bisa naik sampai ke atas makanya tak ada penghuni,” kata Roni.

Secara umum sebut Roni, rusunawa tersebut sangat siap untuk menampung masyarakat atau pekerja yang membutuhkan tempat tinggal. Namun karena kendala suplai air minum tadi maka minim sekali warga yang berminat. Warga hanya mau menempati blok rusunawa bagian bawa yang memang dekat dengan bak penampungan air bersih.

“Tak ada masalah lain. Untuk harga sewa masih terjangkau sesuai perwako. Keamanan cukup aman. Cuman masalah suplai air bersih ini yang jadi masalah,” katanya.

Untuk diketahui sesuai dengan perwako, harga sewa Rusunawa Pemko Batam adalah lantai satu sebesar Rp 400 ribu, lantai dua sebesar Rp 385 ribu, lantai tiga sebesar Rp 370 ribu dan lantai empat sebesar Rp 355 ribu per bulan. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Puan Dinilai Bakal Jadi Penentu Koalisi

0
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani disebut akan menjadi penentu koalisi di 2024. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos– Pengamat politik, Khoirul Umam menilai, koalisi parpol untuk pemilu 2024 yang terbentuk sejauh ini, dinilai belum menunjukkan visi politik yang jelas. Bahkan ia menyebut kerja sama antara Gerindra-PKB maupun Golkar, PAN dan PPP dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), lebih didasari pada kalkulasi politik praktis 2024.

“Sejauh ini pola koalisi yang terbentuk belum menunjukkan pertemuan visi misi yang clear, termasuk siapa tokoh yang akan ditampilkan. Ini ibarat resepsi, perkawinannya sudah ada tapi orang masih bingung pengantinnya siapa?” sindir Khoirul Umam.

Sementara PDI Perjuangan sebagai partai penguasa juga belum memberi sinyal kuat, bakal kemana bandul koalisinya mengarah. Meskipun, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu diam-diam menyiapkan Puan Maharani untuk berlaga di pilpres nanti.

“Saya mendengar ada upaya internal PDI Perjuangan menghidupkan mesin politik agar lebih efektif untuk mengusung mbak Puan,” ujarnya.

Keputusan politik PDI Perjuangan itu juga terkonfirmasi dari pidato Puan sebagai Ketua DPR, jelang hari kemerdekaan RI ke-77. Saat itu Puan menganalogikan keseimbangan kepak sayap burung, dan menegaskan bahwa penempatan perempuan dalam posisi jabatan publik adalah sebuah kelaziman dalam berdemokrasi.

“Itu adalah sinyal kuat bagaimana Puan mampu menunjukkan kapasitasnya untuk masuk dalam politik patriarki, dan menjadi representasi perempuan untuk maju di pilpres 2024,” analisa Khoirul.

Ia mengakui, masih ada yang menganggap remeh Puan karena bayang-bayang besar kakek dan ibunya. Tapi, dalam dunia politik posisi Puan tidak sesimpel itu.

“Memang dia memiliki keterbatasan elektabilitas saat ini. Tapi fakta politik menunjukkan Puan memiliki mesin politik yang solid dan mampu menggerakkan 21 persen suara. Itu adalah kunci riil dalam mesin pencapresan,” tegasnya.

Hal senada juga ditegaskan politisi PDI Perjuangan Johan Budi. Ia optimis pada peluang Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024. Puan memiliki rekam jejak yang jelas.

“Diskusi kita jangan hanya berkutat pada apakah calon disukai atau tidak, dengan berbasis hasil survei dan popularitas di media sosial,” kata Johan Budi.

Johan menyindir tokoh tertentu, yang getol bikin konten di media sosial untuk membangun citra diri sebagai calon pemimpin yang merakyat.

“Sering bikin konten, mengupload makan mie instan di pinggir jalan seolah-olah dia calon pemimpin yang merakyat. Atau meninjau sambil marah-marah menendang pintu melihat kesalahan anak buahnya, itu kan dalam rangka membentuk citra,” sindir mantan jubir KPK ini.

Kebiasaan ini akhirnya membuat bakal capres berlomba-lomba membuat konten supaya viral dan berimbas pada elektabilitas.

“Jadi bukan perang gagasan,” sambung dia.

Karena itu, Johan mengajak rakyat Indonesia, untuk menilai calon pemimpinnya dari sisi kapasitas dan kapabilitas. “Itu bisa diukur dari bagaimana track record calon menjalani jenjang-jenjangk epemimpinan,” ucapnya.

Penentu Koalisi

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago meyakini Puana kan menjadi penentu peta koalisi partai politik di pemilihan presiden 2024 mendatang. Pasalnya,

puan saat sudah diberi mandat oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk membuka komunikasi dengan semua partai politik.

“Di sisi lain, seluruh parpol juga dinilai masih menunggu langkah dari partai berlambang banteng. Kita melihat prospek koalisinya, PDI-P mudah berkoalisi dengan siapa saja, itu kan tergantung Mbak Puan ya,” kata Pangi kepada wartawan, Senin (22/8).

Pangi juga mengatakan, sejumlah parpol lain saat ini memang sudah membangun koalisinya masing-masing.

Namun ia menilai koalisi yang sudah terbangun itu bisa dilihat hanya sekedar penjajakan dan basa-basi karena belum memiliki arah yang jelas. Sebab, dengan ditugaskannya Puan untuk membuka komunikasi dengan seluruh parpol, maka bukan tidak mungkin koalisi yang ada saat ini bisa buyar.

“Praktis enggak ada satupun sampai sekarang yang koalisinya sudah matang. Itu menurut saya karena masih menunggu PDI-P,” kata Pangi.

Direktur Eksekutif Voxpol Center ini pun meyakini kepiawaian Puan dalam membuka komunikasi dengan semua partai politik yang ada. Sebab, Puan tidak punya sejarah masa lalu dengan tokoh politik lain yang membuat ia bisa lebih fleksibel dalam membuka komunikasi dengan semua pihak.

“Puan lebih lincah, mahir dan piawai karena dia tidak punya beban masa lalu atau hubungan yang tidak baik dengan parpol lain. Ruang gerak beliau lebih mudah ketimbang Ibu Mega yang jalan,” kata Pangi.

Ia mencontohkan langkah Puan yang hari ini mau bertandang ke kantor Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Ia menilai, hal itu tidak mungkin dilakukan oleh Megawati.

“Puan bisa lebih merendah dalam arti untuk kemenangan. Kan enggak mungkin Bu Mega mau mengunjungi surya paloh, tapi mbak puan mau melakukan itu,” ujar Pangi.

Pangi juga mengatakan, keberhasilan Puan nantinya bisa diukur dari dua aspek. Pertama, apakah ia bisa membangun koalisi yang matang antara PDI-P dengan partai lain. Kedua, apakah koalisi itu juga menghasilkan kandidasi capres yang sesuai harapan.

“Dan di tangan Puan, partai yang hendak bergabung dengan PDI-P itu akan jauh lebih banyak karena kerannya dibuka lebar. Kandidasi yang bakal diusung juga akan makin baik karena opsinya jadi lebih banyak,” ucap Pangi. (*)

Reporter:  JP Group

Juarai Piala AFF, Timnas U-16 Kembali Terima Hadiah Miliaran Rupiah

0
Ketum PSSI Iwan Bule dan Menpora ikut mengangkat trofi Piala AFF U-16 2022 bersama skuad Timnas U-16. (Antara Photo)

batampos – Setelah mendapatkan bonus senilai Rp1 miliar dari Presiden Joko Widodo dan Rp 1,385 miliar dari PSSI setelah menjuarai Piala AFF U-16 2022, tim nasional U-16 Indonesia kembali menerima hadiah Rp 1 miliar untuk alasan serupa, kali ini dari bank BUMN BRI.

Dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Sabtu, bonus tersebut diberikan langsung oleh Direktur Utama BRI Sunarso di Jakarta, Sabtu (20/8). “Semoga timnas U-16 Indonesia terus berprestasi dan konsisten. Kami berharap mereka akan menjadi generasi penerus timnas Indonesia yang kuat nantinya,” kata Sunarso.

Timnas U-16 menerima apresiasi tersebut melalui pelatih Bima Sakti dan sang kapten Muhammad Iqbal Gwijangge. Beberapa petinggi PSSI seperti Wakil Sekretaris Jenderal Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik Indra Sjafri, Manajer Timnas U-16 Endri Erawan dan Kepala Tim Medis Syarif Alwi.

Pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti pun mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bonus tersebut. Bima berjanji akan terus mengawal para pemainnya agar tetap mempertahankan performa mereka.

“Saat ini pemain sudah kembali ke klub atau daerah masing-masing. Kami akan memonitor perkembangan mereka dan diharapkan, saat berkumpul kembali, tidak ada masalah dengan kondisi mereka,” tutur pria berusia 46 tahun itu.

Timnas U-16 Indonesia berhasil menjadi kampiun Piala AFF U-16 2022 setelah menundukkan Vietnam dengan skor 1-0 pada laga final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8). Itu adalah gelar kedua Indonesia di turnamen tersebut setelah tahun 2018.

Prestasi tersebut membuat timnas U-16 Indonesia bergelimang pujian. Mereka pun mendapatkan gelontoran bonus dari berbagai pihak yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari Rp3 miliar. Berikutnya, skuad berjuluk Garuda Asia kini ditunggu turnamen berikutnya yakni Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 pada 1-9 Oktober 2022 yang digelar di Indonesia. Di kualifikasi itu, Indonesia berada di Grup B bersama Malaysia, Uni Emirat Arab, Palestina dan Guam. (*)

 

 

Reporter: Antara

Pelajar di Lagoi Diedukasi Cara Cegah Penyakit yang Ditularkan Nyamuk

0
Siswa memanfaatkan botol bekas untuk meminimalisir berkembangnya nyamuk dalam kegiatan dalam upaya mencegah penyakit yang disebabkan penularan nyamuk di Lagoi. F.Bintan Resort

batampos – Siswa Tunas Bangsa dan mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) maupun Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI) menerima edukasi mengenai upaya pencegahan penyakit yang disebabkan penularan dari nyamuk.

Kegiatan yang digelar selama seminggu berturut-turut mulai Jumat (19/8) ini untuk memperingati hari nyamuk sedunia, 20 Agustus  2022.

Kepala Departemen Health, Safety and Environmental  (HSE) PT. BRC, Ray Manaek mengatakan, kegiatan ini digelar untuk siswa TK, SD hingga SMA, dan mahasiswa Diploma I dan Politeknik.

BACA JUGA: Wisatawan Berburu Kuliner dan Hasil Produk UMKM di Kampung Peranakan, Lagoi Bay, Bintan

“Moto dari kegiatan ini adalah kontribusi kecilmu, berdampak besar bagi  lingkungan,” kata Ray.

Menurut Ray, membangun kesadaran sejak usia dini dengan memberikan ilmu pengetahuan yang benar dalam upaya pencegahan penyakit yang disebabkan penularan dari nyamuk sangat penting.

Karena banyak penyakit yang disebabkan penularan dari nyamuk seperti malaria, demam berdarah,  filariasis dan penyakit dari nyamuk lainnya.

Dikatakannya, sebenarnya banyak kegiatan bersifat edukasi mengenai lingkungan yang diberikan ke sekolah di bawah Yayasan Bintan Resorts yang berada dalam kawasan wisata Lagoi.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai program pencegahan penyakit tular vektor di kawasan wisata Lagoi seperti perawatan sistem drainase untuk mencegah genangan air yang  berpotensi menjadi tempat  perkembangbiakan nyamuk, inspeksi rutin oleh tim jumantik, pembuatan dan penggunaan Ovitrap (perangkap tempat bertelur nyamuk), termasuk pengawasan kondisi kesehatan karyawan yang dikakukan departemen HSE bekerjasama  dengan Dinas Kesehatan Bintan.

Dalam kegiatan ini, siswa juga diberikan pelatihan tentang pemanfaatan  kembali botol plastik bekas menjadi barang yang sangat berdaya guna, untuk mengeliminasi telur nyamuk dengan metode  ovitrap.

“Jadi dari usia anak-anak  sudah dibekali ilmu tentang bahaya penyakit  tular vektor dan tindakan pencegahannya,” katanya.

Ray mengharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian untuk mengetahui cara mencegah penyakit yang benar serta mampu menciptakan budaya yang kuat dalam hal kesehatan lingkungan. (*)

Reporter: Slamet

Musim Demam, Batasi Anak Bermain Ponsel dan Perbanyak Minum Air Putih

0
jangan sepelekan demam tinggi kenali 5 gejala penyakit dbd m 640x447 1
Ilustrasi anak demam. (jpg)

batampos – Banyak anak yang terserang penyakit radang tenggorokan dan demam dalam sepekan terakhir ini. Orangtua diminta untuk kembali memperhatikan pola hidup sehat sang anak di rumah. Cuci tangan, minum air putih dan konsumsi nutrisi yang secukupnya serta kurangi bermain ponsel adalah hal yang harus diperhatikan orangtua terhadap sang anak di rumah.

Kepala Puskesmas Batuaji dr Sri Fetra Neti menyebutkan ada banyak anak yang dilarikan ke Puskesmas selama musim pancaroba ini. Kebanyakan keluhannya adalah radang tenggorokan dan demam.

Selain karena musim yang tak menentu, pola hidup sehat anak di rumah kurang diperhatikan menjadi penyebab. Jadi, hal wajib yang harus dilakukan orangtua adalah menjaga kebersihan sang anak sendiri. Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan atau anak bermain.

“Cuci tangan itu jangan dianggap sepele. Itu pintu masuk kuman ke tubuh anak. Perhatikan betul itu. Pastikan anak cuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah aktifitas. Nutrisi anak juga diperhatikan dengan baik. Jaga pola makan agar selalu ada unsur empat sehat lima sempurnanya. Tidak harus mahal atau mewah itu. Yang tak kalah penting juga adalah perbanyak minum air putih. Kalau akal masi susu kasi asupan susu yang sesuai,” ujar Sri.

Hal lain yang juga harus diperhatikan orangtua adalah ponsel. Anak tidak boleh dibiarkan bermain ponsel berlama-lama atau sampai larut malam. Jam istirahat anak harus mencukupi.

“Kalau anak dibiarkan main ponsel tentu tak akan tidur dia. Banyak hal negatif juga dengan membiarkan anak berlama-lama main ponsel. Ini juga penting diperhatikan. Anak harus punya waktu istirahat yang cukup,” kata Sri lagi.

Selain anjuran pencegahan diatas, Sri juga meminta agar orang tua menyediakan obat Paracetamol dan pengukur suhu anak di rumah. Jika terjadi demam tinggi di tengah malam langka pertama adalah kompres dan memberi obat penurun panas. Jika memungkinkan segeralah dilarikan ke klinik atau rumah sakit.

“Minimal ada Paracetamol di rumah. Kalau sudah demam tinggi segara ke rumah sakit atau klinik,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara