Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7050

Aprianto Terpilih Jabat Ketua Chapter ID42NER Kepri

0
WhatsApp Image 2022 09 04 at 15.02.54 e1662279727842
Sertijab Mantan Ketua Chapter ID42NER, Rahim Hasan (kanan) kepada Ketua Chapter ID42NER terpilih periode 2022-2024, Aprianto (kiri). F. Ist

batampos – Toyota Fortuner Club of Indonesia (ID42NER) Kepri secara aklamasi menetapkan Aprianto sebagai ketua chapter periode 2022-202, dalam musyawarah daerah (Musda), Sabtu (3/9).

Pemilihan ketua digelar terbuka melalui mekanisme penjaringan bakal calon (balon) dari anggota atau member yang dinilai memenuhi persyaratan untuk maju melanjutkan kepemimpinan yang ditinggalkan ketua terdahulunya yaitu Rahim Hasan

Rahim mengatakan meskipun melepas jabatan sebagai ketua ID42NER, pihaknya tetap duduk dan menjabat dewan penasehat ID42NER Kepri. Pertimbangan urusan pekerjaan yang sulit untuk ditinggalkan, membuat dia memilih untuk tidak mengusulkan diri sebagai ketua periode berikutnya, dan memberikan kesempatan regenerasi kepada anggota yang lain untuk menduduki jabatan tersebut.

“Saya mengharapkan adanya regenerasi pada komunitas ID42NER Kepri. Ketua terpilih pasti akan melanjutkan apa yang sudah menjadi program selama ini, dan kalau bisa lebih baik tentunya,” kata dia usai serah terima jabatan di Kantor Agung Toyota Batuampar.

Ia berharap kepada Ketua Chapter ID42NER terpilih Aprianto bisa terus mengembangkan komunitas pecinta mobil Toyota Fortuner di Kepri. Kekompakan member semakin kuat, sehingga lebih siap menghadapi tahun ini, dan selanjutnya.

“Dua tahun lalu kita terdampak pandemi, dan bersyukur komunitas ini terus bertahan dan berjalan, bahkan semakin solid. Saya juga berpesan kepada teman-teman yang nantinya diminta membantu di dalam kepengurusan, agar bisa mencurahkan perhatian, tenaga dan waktunya untuk kemajuan komunitas ID42NER Kepri,” harap Rahim.

Ketua chapter ID42NER Kepri terpilih, Aprianto
mengungkapkan rasa terima, dan mohon dukungan kepada peserta Musda, dan seluruh member ID42NER KEPRI dalam mengemban amanah ini. Ini merupakan kepercayaan yang sudah diberikan, dan ia berharap bisa menjalankan tugas dengan baik, dan membawa komunitas menjadi lebih baik ke depannya.

“Tentunya ini tidak lepas dari bimbingan bapak Rahim sebagai ketua pendahulu. Saya berterima kasih atas amanah ini dan mohon bimbingan juga dalam bertugas,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Musda ID42NER, Kepri, Sarwo Edi Setiono mengatakan berjalannya kegiatan ini, berdasarkan AD/ART komunitas, sehingga bakal calon tunggal dapat disepakati secara aklamasi menjadi ketua chapter.

Hasil musyawarah daerah ini akan dilteruskan ke DPP ID42NER yang baru beberapa minggu sebelumnya , dan telah melaksanakan munas dan terpilih Ketum Baron Simanjuntak sebagai Presiden ID42NER Periode 2022-2024.

Kepala Cabang Agung Toyota yang juga sebagai pembina ID42NER Kepri, Andi Priatna menyambut para peserta Musda ID42NER Kepri, berjalan dengan lancar, dan sukses.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Agus Herlambang, kepala cabang Bank Syariah Indonesia yang ingin berkenalan langsung dengan para member ID42NER KEPRI. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

8 Atlet Perkemi Kota Batam Ikuti Kejurnas Piala Bergilir Walikota Surakarta Terbuka 2022

0
Atlet Perkemi Kota Batam yang akan mengikuti Kejurnas Shorinji Kempo Piala Bergilir Walikota Surakarta Terbuka 2022.

batampos – Delapan atlet Kempo dari Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Batam mengikuti Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo Piala Bergilir Walikota Surakarta Terbuka 2022.

Shorinji Kempo Surakarta Open Tournament 2022 (Solo, Jawa Tengah) digelar pada 8-11 September 2022 mendatang. Mereka dijadwalkan berangkat dari Batam Senin (5/9) siang. Kejurnas ini diikuti 55 kota Se-Indonesia.

“Persiapan atlet sudah kita lakukan sejak jauh-jauh hari. Mengikuti pemusatan latihan fisik maupun teknik setiap Sabtu dan Minggu sore di Mitra Mall Dojo Batu Aji,” ujar M. Ali Hanapiah Team manager Perkemi Batam, Minggu (4/9).

Dia menjelaskan, perwakilan dari Batam menurunkan delapan atlet remaja dan dewasa, serta satu orang official. Atlet Putri terdiri dari 3 orang dan 5 orang atlet Putra, akan bertanding dalam 10 kelas. “Tim Batam akan ikut dalam 10 kelas pertandingan, yaitu Randori (perkelahian bebas) dan kelas Embu (kerapian teknik),” tambah Hanapiah yang menjabat Ketua Pengkot Perkemi Batam.

Sejumlah atlet remaja Perkemi Batam yang mengikuti kejurnas, berasal dari sejumlah sekolah dan tingkat perguruan tinggi. Dua orang siswi atas nama Amelia Pasya Bathesda Samosir dan Vyna Amanda yang merupakan siswa SMA 1 Batam. Olvyna Dafa Kalila dan Rendy Vandryan (SMAN 5 Batam) Harry Kamal Azhar (SMKN 1 Batam), Alvin Martupal Siagian, Muhandis Yahya Ayas (Politeknik Batam), dan Naufal Atha AlKhairi.

“Dari sekolah dan orang tua mereka sangat mendukung anak-anaknya bisa tampil di tingkat nasional, apalagi mewakili Batam,” jelas Hanapiah.

Disampaikannya, awalnya Perkemi Batam berencana membawa lebih banyak atlet dewasa untuk mengikuti kejurnas. Hal ini urung dilakukan karena terkendala izin kerja dan biaya transportasi yang besar sehingga hanya membawa beberapa atlet saja. “Karena kondisi juga kita tak bisa membawa lebih banyak atlet dewasa,” jelas Pelatih Senpai M . Ali Hanapiah

Kejuaraan nasional ini merupakan ajang try out dalam menghadapi event Porprov Kepri yang akan di gelar pada November mendatang di Bintan. Sekaligus mencari bibit atlit dalam menghadapi PraPON dan PON yang akan di gelar di Aceh dan Sumut pada 2024 mendatang.

“Semoga tak ada kendala saat akan berangkat Senin nanti, kami harapkan juga dukungan dari semua pihak agar kami bisa mendapatkan hasil maksimal untuk membawa nama Kota Batam,” ujar M. Ali Hanapiah Tim manager Perkemi Batam.

Sebagai pelatih, Hanapiah berharap minimal atlet ini bisa mendapat pengalaman di tingkat Nasional dan maksimal bisa mendapatkan medali.

“Saya sebagai pelatih yakin sama mereka, sekarang tergantung mereka harus yakin dengan diri mereka sendiri. Karena semua butuh proses dan jam terbang,” ungkapnya.

Mengikuti kejurnas dengan membawa nama Kota Batam, langkah perkemi mendapat dukungan moril dan materil dari berbagai pihak, salah satunya Koni Kota Batam yang turut membantu mendanai keberangkatan atlet Batam, serta dukungan dari orang tua dan sekolah.

“Termakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Semoga perjalanan dan kepulangan kami dengan selamat serta bisa meraih kesuksesan,” pungkas Hanapiah.

Sebelumnya pada Kejurnas Wilayah Sumatera yang diselenggarakan di Aceh, atlet Kempo dari Perkemi Batam meraih sejumlah medali emas. Diantaranya, medali emas Rendy vandyran dan Harry Kamal  Azhar, kelas Embu pasangan Putra Remaja Steven Maruli Siagian, kelas 55 kg Randore putra remaja, Amelia Pasya Bathesda Samosir dan Selamat Ryan Siregar kelas Pasangan Embu Campuran Remaja.

Sementara itu medali perak kelas Randori putri Remaja juga dibawa pulang oke atlet kebanggaan Batam Amelia Pasya Bathesda Samosir. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Berang Harga BBM Naik, Din Syamsuddin: Rezim Jokowi Tak Pro Rakyat

0
Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Pelita, Din Syamsuddin dan Ketua Umum Partai Pelita Beni Pramula dalam Rakernas Partai Pelita di Ancol, Jakarta Utara, Senin (16/5). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menyebut kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menunjukkan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pro terhadap kepentingan rakyat. Tak dipungkiri, kenaikan harga BBM ini juga berpotensi memicu merangkaknya harga bahan pokok.

“Menunjukkan secara nyata bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo adalah rezim yang tidak pro rakyat, tidak peduli terhadap rakyat, dan abai terhadap amanat penderitaan rakyat,” kata Din dalam keterangannya, Minggu (4/9).

Din menyebut, kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan biaya transportasi dan harga bahan-bahan pokok. Akibatnya, rakyat semakin sengsara di tengah pandemi. Hal ini berbanding terbalik dengan semangat G20 yang didengungkan pemerintah.

“Jika ini terjadi maka rakyat akan semakin sengsara, dan sulit untuk bangkit pascapandemi sebagaimana yang sering didengung-dengungkan dalam rangka G-20 Recover Together, Recover Stronger atau Bangkit Bersama, Bangkit Lebih Kuat,” ucap Din.

Dia mengutarakan, kenaikan harga BBM bisa dicegah apabila pemerintah mencermati upaya-upaya lain untuk mengurangi beban APBN. Misalnya, pemerintah bisa menghentikan proyek yang memakan biaya tinggi seperti pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“Bahkan kalau Presiden arif bijaksana dia dapat menahan ambisi utopisnya untuk membangun Ibu Kota Baru yang memerlukan dana besar,” ujar Din.

Di samping itu, Din meminta pemerintah untuk serius membasmi korupsi di Indonesia. Sebab, praktik rasuah juga menjadi faktor penyebab terjadinya krisis perekonomian.

“Betapa banyak uang negara atau uang rakyat yang dirampas oleh para penjahat, termasuk pejabat yang banyak disebut memanfaatkan jabatannya untuk menjarah aset negara, untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Itu semua adalah bentuk kezaliman yang nyata,” pungkas Din.

Sebelumnya, pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi dan subsidi, meliputi Pertalite, solar, dan Pertamax pada, Sabtu (3/9) dan mulai berlaku pukul 14.30 WIB. Kenaikan harga BBM tersebut diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam konferensi persnya disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube, Sekretariat Presiden pada Sabtu (3/9).

Arifin menyebut, harga Pertalite berubah menjadi Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 7.650 sementara untuk Solar menjadi Rp 6.800 dari sebelumnya Rp 5150. Sedangkan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

“Hari ini tanggal 3 September 2022 pukul 13.30 pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan harga BBM subsidi antara lain, Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, kemudian Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter,” kata Arifin. (*)

Reporter: JP Group

Sidang Obstruction of Justice Kasus Brigadir J akan Digelar Selasa

0
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (istimewa)

batampos – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal menggelar sidang kode etik untuk tersangka menghalangi penyidikan (obstruction of justice) kasus Brigadir J pada hari Selasa (6/9) mendatang, tersisa empat dari tujuh tersangka yang bakal disidang etik.

“(Sidang etik) dimundur. Senin (5/9) kami ada rapat dulu, cooling down sambil menyempurnakan tambahan-tambahan berkas. Nanti Selasa (6/9) kami mulai sidang lagi,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (4/9).
Polri mengagendakan selama 30 hari ke depan bakal melaksanakan sidang etik untuk para tersangka menghalangi penyidikan kasus Brigadir J (tujuh tersangka) dan pelanggar kode etik Polri terkait kasus Brigadir J (28 terduga pelanggar).
“Karowaprov terus kerja maraton moga-moga diberikan kesehatan sehingga sampai 30 hari ke depan kami bisa (laksanakan sidang etik) semua yang terlibat terkait menyangkut masalah pelanggaran kode etik kluster obstruction of justice,” ujar Dedi.
Sebagaimana disampaikan Inspektorat Khusus (Itsus) ada 35 anggota Polri diduga melanggar etik dalam penanganan tempat kejadian perkara pembunuhan Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga. Tujuh orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka menghalangi penyidikan (obstruction of justice).
Ketujuh orang tersebut adalah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, mantan Karopaminal Propam Polri Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, mantan Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri Kombes Pol. Agus Nurpatria.
Berikutnya mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin, mantan Ps Kasubbagriksa Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Baiquini Wibowo, mantan Ps Kasubbagaudit Baggak Etika Powabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuk Putranto, dan mantan Kasub Unit I Sub Direktorat III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto.
Ketujuh orang tersangka ini, terlibat dalam mengambil, memindahkan, merusak dan mentransmisikan barang bukti CCTV di TKP Duren Tiga sehingga menghambat proses pengungkapan kasus.
Dedi mengatakan Divisi Propam Polri fokus sidang etik untuk keenam tersangka obstruction of justice, tidak termasuk Ferdy Sambo karena sudah disidang etik. Sidang dilakukan secara paralel, dimulai sejak Kamis (1/9) disidang etik Kompol Chuck Putranto.
Sidang etik kembali digelar Jumat (2/9) dengan terduga pelanggar Kompol Baiquni Wibowo. Keduanya dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dan sama-sama mengajukan banding atas putusan komisi etik tersebut.
Saat ini tersisa empat tersangka lainnya yang bakal disidang etik. Sidang dilanjutkan Selasa karena pada hari Senin, Biro Pertanggungjawaban Profesi (Rowabprof) Polri fokus untuk menyiapkan berkas-berkas para terduga pelanggar etik, serta memeriksa saksi-saksi tambahan.
“Hari Senin (6/9) kami “hold” dulu karena masih ada beberapa pemeriksaan para saksi tambahan untuk penguatan dari berkas perkara yang nanti akan di gelar pada hari-hari berikutnya nanti hari Selasa (6/9) saya informasikan lagi kepada teman-teman untuk jadwal sidangnya sampai dengan seterusnya,” kata jenderal bintang dua itu.
Empat tersangka yang bakal disidang etik secara paralel mulai pekan depan, yakni Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, Kombes Pol. Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.
Dedi belum mau mengungkapkan siapa yang akan menjalani sidang etik pada Selasa (6/9) mendatang, meminta media bersabar menunggu pengumuman.
“Nanti Selasa kami mulai sidang lagi, sabar dong,” kata Dedi. (*)
Reporter: JP Group

Fadel Muhammad Dicopot, Pakar: Menyalahi Tata Kelola Administrasi!

0
Ilustrasi: Fadel Muhammad (Istimewa)

batampos – Ketua DPD RI AA La Nyalla Mattalati sebelumnya mencopot Anggota DPD RI Fadel Muhammad dari jabatan Wakil Ketua MPR RI. Pergantian posisi itu digelar dalam sidang paripurna ke-2 DPD RI Masa Sidang I Tahun Sidang 2022-2023 di gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8) lalu.

Imbas dari pencopotan ini, Fadel Muhammad juga telah melapor ke Bareskrim Polri. Pasalnya, Fadel merasa jabatannya sebagai Wakil Ketua MPR RI sah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Dalam hal ini marwah institusi MPR RI yang dikedepankan bukan hanya kepentingan pribadi. Beliau diangkat secara resmi menjadi Wakil Ketua MPR dalam periode 2019-2024 melalui proses yang diatur secara legal dalam regulasi,” kata Ketua Pakar Administrasi, Andy Fefta Wijaya dalam keterangannya, Minggu (4/9).

Andy menyampaikan pemecatan terhadap Fadel diduga melalui suatu proses yang maladministrasi. Dia menduga, pemecatan itu tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Artinya, tindakan pencopotan tersebut menyalahi tata kelola administrasi,” tegas Andy.

Ketua Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia (Fordekiis) ini mengungkapkan, terdapat dua unsur terjadinya maladministrasi dalam pencopotan Fadel dari kursi pimpinan MPR. Pertama, tidak ada prosedur administrasi yang dibuat dan disepakati. Kedua, sudah ada prosedur administrasi yang dibuat secara mendadak dan sepihak untuk mewujudkan kepentingan tertentu.

Dia menyebut, polemik yang dialami Fadel Muhammad sangat mencoreng nama maupun marwah kelembagaan MPR. seharusnya Badan Kehormatan MPR dapat melakukan panggilan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencopotan Fadel Muhammad.

“Tindakan sewenang-wenang ini menodai MPR RI sebagai salah satu lembaga tinggi negara,” tegas Andy.

Menurutnya, apabila peristiwa ini dibiarkan dan terus berlarut tanpa menemukan titik terang, akan memberikan preseden yang buruk bagi MPR. Selain itu juga berdampak pada sistem di MPR dan DPD RI ditunggangi oleh kepentingan pihak tertentu.

“Karena DPD dan wakil ketuanya di MPR RI akan begitu mudah dibongkar pasang oleh konflik kepentingan elite internalnya. Sehingga, bisa jadi mereka akan kehilangan fokus melaksanakan tupoksinya,” pungkas Andy.

Sebelumnya, Fadel Muhammad menegaskan pencopotan dirinya dari posisi Wakil Ketua MPR adalah hal inkonstitusional. Karenanya, mantan Gubernur Gorontalo ini melakukan sejumlah upaya hukum untuk melawan pelanggaran tersebut.

Fadel mengatakan, kedudukan dirinya sebagai Wakil Ketua MPR periode 2019-2024 sah menurut hukum dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Dia menegaskan, telah bekerja dan menjalankan tugas sesuai amanat peraturan perundang-undangan, termasuk menjalankan Pasal 138 ayat (1) Peraturan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tentang Tata Tertib (Tatib), yang mengamanatkan dirinya untuk menyampaikan laporan kinerja di hadapan sidang paripurna DPD.

“Mekanisme mosi tidak percaya, tidak ada dalam aturan perundang-undangan, tidak sesuai dengan tata tertib, maupun aturan lain yang ada di DPD dan MPR. Jadi, segala bentuk usulan atau yang diistilahkan ‘pengambilalihan mandat’ oleh sejumlah anggota DPD adalah inkonstitusional,” ujar Fadel, Jumat (19/8) lalu.

Fadel menyebut, langkah sejumlah anggota DPD yang tidak sesuai dengan kaidah hukum dan aturan perundang-undangan, masuk ke dalam kategori perbuatan yang tidak melaksanakan sumpah atau janji jabatan yang telah diucapkan. Serta kewajiban sebagai anggota DPD untuk menaati Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan aturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Reporter: JP Group

BAP Putri Bertentangan dengan Keterangan Saksi Lain

0
Putri Candrawathi. (Istimewa)

batampos – Narasi terjadinya dugaan kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi dalam kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat terus menuai sorotan. Selain berseberangan dengan Polri, narasi tersebut dianggap membuat motif pembunuhan Yosua akan semakin sulit terungkap.

Anggota Komisi III DPR Dipo Nusantara mengatakan, narasi dugaan kekerasan seksual dalam peristiwa pembunuhan Yosua memang sulit diterima. Sebab, Polri jelas-jelas sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). ”Polisi juga sudah meragukan keterangan itu,” kata Dipo, Sabtu (3/9).

Jawa Pos sempat membaca berita acara pemeriksaan (BAP) konfrontasi Putri terkait dengan narasi pelecehan seksual tersebut. Dalam BAP itu, Putri menceritakan kejadian di Magelang pada 7 Juli sekitar pukul 18.00 sampai 19.30. Saat itu Yosua disebut masuk ke kamarnya. Putri menyebut dirinya sedang tidak enak badan. Istri eks Kadivpropam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut menyatakan bahwa Yosua memaksanya untuk berdiri dan menuju pintu. ”Lalu, Yosua membuka pintu kasa dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” ujar Putri dalam BAP yang dibaca Jawa Pos.

Pada saat itu, Putri mengaku sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang sudah disetrika. Dia juga menendang-nendangkan kakinya ke pintu kasa dengan harapan ada orang yang mendengar. ”Setelah posisi saya berada di depan pintu kasa, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” tuturnya.

Putri juga menyatakan bahwa Yosua mengempaskan tubuhnya hingga terjatuh di depan pintu kamar mandi yang posisinya berhadapan dengan pintu kaca dan berada di depan pintu kamar. ”Saya terjatuh saat itu, terduduk menyandar ke keranjang pakaian kotor dengan posisi kaki lurus,” terangnya.

Namun, sumber Jawa Pos (jaringan batampos.co.id) menyebutkan bahwa keterangan Putri dalam BAP itu bertentangan dengan saksi lain. Salah satunya, keterangan saksi S. Dalam keterangannya, S menyebutkan bahwa dirinya melihat Yosua masuk ke kamar Putri, lalu mendengar suara mendesah. ”Artinya, itu (keterangan Putri) bisa terbantahkan,” terangnya.

Dipo menyebut keterangan Putri yang tertuang dalam BAP itu sangat mungkin menjadi acuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk menyimpulkan terjadinya dugaan kekerasan seksual. ”Kalau berdasar keterangan satu pihak saja, tentu belum bisa disimpulkan terjadi pelecehan,” ujar politikus PKB tersebut.

Sebagaimana diberitakan, Komnas HAM dan Komnas Perempuan memberikan rekomendasi atas kasus meninggalnya Yosua di rumah dinas Sambo pada 8 Juli lalu. Dalam laporannya, dua lembaga negara itu menyimpulkan adanya dugaan kekerasan seksual yang dialami Putri saat di Magelang.

Di sisi lain, Menko Polhukam Mahfud MD kemarin (3/9) kembali menyinggung kasus Ferdy Sambo. Mahfud mengatakan, kasus itu membuat citra kepolisian sempat menurun. Mahfud berharap masyarakat tetap memercayai Polri. Dia menambahkan, Polri memiliki puluhan ribu satker yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka menjaga agar Indonesia tetap aman.

’’Di Indonesia, yang menjaga keamanan ini siapa kalau bukan polisi. Sampai ujung Papua sana polisi ada untuk menjaga masyarakat. Jangan hanya karena satu kasus, citra polisi menjadi tidak baik, sementara kebaikan mereka terus mengalir untuk mengayomi masyarakat,” ungkapnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Semarang. (*)

Reporter: JP Group

Disduk Capil Karimun Imbau Pembuatan Nama Minimal Dua Suku Kata

0
Kabid Pengelolaan Infomasi, Administrasi dan Kependudukan Iwan Susila ketika memperlihatkan KTP-eL. f,TRI

batampos- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Karimun menghimbau kepada masyarakat yang akan mendaftar nama untuk anaknya yang baru lagi minimal menggunakan dua suku kata.

”Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pedoman Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan. Dalam peraturan tersebut untuk memudahkan pencatatan dokumen administrasi penduduk, maka disarankan nama menggunakan dua suku kata,” ujar Kepala Disduk Capil Kabupaten Karimun, M Tahar, Jumat (2/9).

Selain itu, sambung Tahar, di dalam Permendagri tersebut juga diatur maksimal jumlah karakter atau huruf yang boleh digunakan. Maksimal 60 karakter termasuk dengan spasi. Kemudian, pemberian nama juga tidak boleh melanggar norma, yakni tidak bermakna negatif.

BACA JUGA: Disduk Karimun Temukan e-KTP Asal Batam Tak Miliki Chip

”Pentingnya pencatatan dokumen kependudukan dengan dua suku kata untuk memberikan kemudahan dimasa depan. Karena, penggunaan identitas tidak hanya untuk kegunaan pribadi. Tapi, juga untuk keperluan dalam pembuatan dokumen negara lainnya,” jelasnya.

Menyinggung tentang perubahan nama dari satu kata menjadi minimal dua kata, Tahar menyebutkan hal tersebut tidak bisa langsung dilakukan oleh pemohon yang ingin merubah namanya ke Disduk Capil. ”Tapi, terlebih dulu harus ada keputusan dari pengadilan negeri. Artinya, mengajukan perubahan nama ke pengadilan terlebih dulu. Setelah ada keputusan, maka baru diajukan ke Disduk Capil,” paparnya.

Dikatakannya, untuk saat ini belum ada masyarakat yang mengajukan permohonan untuk perubahan nama dari satu kata menjadi dua kata atau lebih. Dan dia menyebutkan bahwa Permendagri ini bersifat himbauan. Kalau pemohon pembuatan identitas pencatatan dokumen kependudukan tetap ingin satu kata diperbolehkan. (*)

reporter: Sandi

Laga Liga 1 Hari Ini, Tim-Tim Tamu Berpeluang Curi Poin

0
(ANGGER BONDAN-HARITSAH ALMUDATSIR-RIANA SETIAWAN/JAWA POS)

batampos – Tiga pertandingan Liga 1 hari ini tidak akan kalah seru dengan laga-laga dua hari sebelumnya. Bahkan bisa lebih seru. Kenapa? Karena sulit untuk diprediksi.Yang paling disoroti adalah tamu-tamu yang menantang tuan rumah.

Ada RANS Nusantara FC yang akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Ada juga PSS Sleman yang datang menantang tuan rumah Dewa United. Terakhir, Arema FC bakal menjajal Barito Putera.

Di pertandingan Persib melawan RANS Nusantara, tuan rumah sedang dalam kondisi tidak bagus. Persib baru saja dipermalukan dengan skor telak oleh PSM Makassar pekan lalu. Mental pemainnya sedang jatuh. Persib juga dalam proses transisi pelatih. Dari Robert Rene Alberts ke Luis Milla. Tentu butuh proses untuk adaptasi. Tidak bisa sat-set.

Milla punya banyak sekali pekerjaan rumah. Selain harus memberikan pemahaman soal taktikal, dia dituntut untuk bisa mengangkat mental pemain Persib. Itu yang menurut saya sulit karena Milla harus tahu karakter pemain terlebih dulu.

Kondisi tersebut yang seharusnya bisa dimanfaatkan RANS. Pelatih RANS Rahmad Darmawan seharusnya bisa memanfaatkan momen yang ada. Timnya juga sedang percaya diri setelah mendapat kemenangan perdana pekan lalu.

RANS punya peluang untuk mencuri poin. Malah bisa saja menang. Tapi, itu semua juga bergantung bagaimana Persib merespons kekalahan mereka pekan lalu. Sebagai tuan rumah, Persib sudah pasti punya faktor dukungan suporter. Modal untuk bisa meraih tiga poin di kandang.

Pertandingan Dewa United melawan PSS tidak kalah menarik. Tim tamu PSS punya rekor bagus untuk tandang. Musim ini belum pernah kalah saat laga away. Itu jadi modal bagus. Apalagi, PSS harus mencari ganti poin setelah kalah oleh Persebaya. Seto Nurdiantoro, pelatih PSS, harus bisa memanfaatkan momen untuk bangkit.

Dari segi kualitas pemain, Dewa United dan PSS sebenarnya sepadan. Sama-sama bagus. Tinggal bagaimana taktik di lapangan saja. Tapi, menurut saya, PSS bisa ambil poin.

Peluang tamu mencuri poin, bahkan bisa menang, juga bisa terjadi di laga Barito Putera melawan Arema FC. Tim tamu yang berjuluk Singo Edan saya lihat tidak hanya bertekad mencuri poin. Mereka ingin menang. Keinginan tersebut tidak mustahil. Dari segi materi, Arema lebih unggul. Selain itu, Barito masih memakai karteker setelah memecat Dejan Antonic. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

KAI Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp 1 Triliun

0
Ilustrasi. Kereta Parcel melintas di kereta api yang rusak akibat banjir di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (Imam Husein/Jawa Pos)

batampos – PT KAI berupaya menertibkan aset yang berupa tanah dan bangunan. Selain melakukan penggusuran, PT KAI juga meminta Kementerian ATR/BPN untuk membantu. Caranya dengan sertifikasi aset-aset milik KAI.

Hingga Agustus ini, PT KAI telah menertibkan aset berupa tanah seluas 527.952 meter persegi dan bangunan seluas 37.147 meter persegi. Aset itu berada di DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah. Melalui penertiban tersebut, PT KAI telah menyelamatkan asetnya senilai Rp 1,02 triliun.

Untuk program sertifikasi, hingga bulan lalu luas tanah yang telah bersertifikat mencapai 144 juta meter persegi. Itu baru 53 persen dari total luas tanah milik PT KAI. Tahun ini ditargetkan sertifikasi aset seluas 3,9 juta meter persegi.

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo telah bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto. Pertemuan itu bertujuan memperkuat pengamanan aset PT KAI dengan dukungan pemerintah. ’’Terdapat sejumlah permasalahan aset di KAI,’’ ujarnya. Contohnya, pendudukan aset oleh pihak-pihak yang tidak berhak dalam kurun waktu lama. Tak sedikit pihak yang ingin menguasainya.

Selain penertiban dan penyertifikatan aset, KAI terus bekerja sama dengan Arsip Nasional Belanda. Tujuannya, mendapatkan dokumen asli tentang aset-aset KAI. Dokumen itu penting untuk menunjukkan bukti bahwa aset tersebut adalah milik PT KAI sejak dulu. ’’Kolaborasi ini akan semakin memperkuat KAI jika terjadi sengketa dengan pihak-pihak yang mengklaim,’’ ucapnya.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyatakan, banyak sekali permasalahan yang terjadi di sekitar jalur KA. ’’Masalah KAI akan saya coba selesaikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu permasalahan aset di masyarakat,’’ katanya. (*)

Reporter: JP Group

Hari Buruk, Indonesia Tanpa Gelar di Japan Open 2022

0
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat berlaga pada babak pertama Japan Open 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Indonesia dipastikan tanpa gelar di ajang Japan Open 2022 setelah lima wakil Merah Putih rontok pada babak perempat final di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, Jumat (2/9).

Pebulu tangkis tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo yang menjadi harapan terakhir kandas di tangan wakil tuan rumah Kenta Nishimoto. Chico menyerah lewat pertarungan ketat tiga game (21-14, 17-21, 18-21).

Chico mengaku tidak ada beban ketika empat wakil Indonesia sebelumnya sudah kandas. Pemain binaan PB Exist itu menilai, salah satu kesalahan tidak bisa memenangkan pertandingan lantaran lawan lebih berani menyerang di poin-poin terakhir.

’’Nishimoto bermain cukup rapi, tidak mudah dimatikan. Saya bermain agak terlalu terburu-buru,’’ ujarnya kemarin.

Namun, secara performa, Chico puas dengan penampilannya di Japan Open 2022. Dia berjanji terus meningkatkan banyak hal. ’’Seperti bagaimana konsistensi pola permainan dan bisa lebih enjoy dalam bermain,’’ tuturnya.

Dua wakil ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, juga kandas. Apri/Fadia takluk oleh juara dunia tiga kali asal Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (26-24, 16-21, 14-21).

Lalu, Febriana/Pratiwi dikalahkan Jeong ganda Korea Selatan Na-eun/Kim Hye-jeong dengan rubber game 21-19, 10-21, 16-21.

Meski kalah, Apri/Fadia tidak menyesali hasil tersebut. Mereka tetap bersyukur dan menjadikan kekalahan itu sebagai pelajaran berharga. ’’Kami akan belajar dari pertandingan hari ini (kemarin),’’ ucap Apri.

Fadia menambahkan, di pertemuan ketiga ini, mereka sudah sama-sama mengetahui pola permainan. Dia mengakui lawan lebih siap dari arah pengembalian bola yang menyulitkan. ’’Sementara kami kurang konsisten,’’ tuturnya.

Dalam dua pertemuan sebelumnya, Apri/Fadia dan Chen/Jia berbagi kemenangan. Chen/Jia menang di final Daihatsu Indonesia Masters 2022, sedangkan Apri/Fadia membalasnya di babak perempat final Malaysia Open 2022.

Apri menegaskan, dirinya sudah mengetahui level permainan. Dia harus menaikkan konsistensi hingga power. ’’Dan yang terpenting bagaimana di kondisi lapangan dan bola lambat seperti ini harus siap main capek dan lama,’’ jelas Apri.

Sementara itu, ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto yang biasanya melaju hingga semifinal juga harus terhenti. Mereka ditaklukkan pasangan Tiongkok Liang Wei Keng/Wang Chang (18-21, 21-19, 16-21).

Terkurasnya fisik menjadi salah satu faktor takluknya pasangan berjuluk FajRi itu tak bisa mengalahkan lawan yang secara usia lebih muda dan tidak bermain di kejuaraan dunia pekan sebelumnya.

’’Ini bukan sebuah alasan, tapi kita merasakan seperti itu. Fisik kami terkuras dan kita kalah tenaga dari lawan. Mereka sangat siap. Kami mencoba memainkan tempo pelan pun mereka sudah siap,’’ ungkap Fajar.

Fajar menuturkan, kekalahan diderita karena game pertama tidak bisa direbut. Padahal, mereka sudah unggul poin. ’’Sangat disayangkan memang di game pertama. Harusnya tidak boleh seperti itu, harusnya kita bisa menyelesaikan game. Ini tidak boleh terulang lagi,’’ ujarnya. (*)

 

 

Reporter: JPGroup