Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7049

Kenaikan BBM Berpotensi Kerek Harga Lain

0
Ilustrasi. Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa berpengaruh pada harga produk atau jasa di konsumen. (dok JawaPos.com)

batampos – Kenaikan harga BBM menuai respon dari berbagai pihak. Salah satunya dari pelaku usaha, yang berharap kenaikan harga BBM diimbangi dengan kebijakan lain yang dapat menjaga kinerja industri dan menjaga daya beli masyarakat. Pengusaha tak menampik bahwa kenaikan BBM mau tak mau akan berpengaruh pada harga produk atau jasa di konsumen.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat terkait dampak dari kenaikan BBM. ”Kita berharap agar pemerintah mampu mengambil kebijakan yang tepat atas dampak kenaikan BBM misalnya seperti kenaikan tarif transportasi dan logistik harus seimbang, kemudian mengendalikan harga harga pokok pangan dan gas sehingga mampu mengendalikan dan menjaga inflasi dan konsumsi rumah tangga,” ujarnya, kemarin (4/9).

Menurut Sarman, kemampuan pemerintah menjaga inflasi dan daya beli diharapkan bisa membuat pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan IV 2022 tetap di atas 5 persen. ”Dengan harapan dengan terjaganya daya beli atau konsumsi rumah tangga maka omzet pelaku usaha tidak turun secara drastis, sehingga tidak menurunkan produktivitas pelaku usaha,” bebernya.

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak akan membebani ongkos logistik atau pengiriman industri makanan dan minuman. ”Kalau saya perhatikan di industri makanan minuman sekitar 4 sampai 8 persen biaya logistik itu atau biaya pengirimannya dan dalam biaya pengiriman itu yang paling besar itu kalau transporter atau pemilik truk atau angkutan itu rata-rata 50 persen itu dipakai untuk BBM,” ujarnya.

Lebih detil Adhi menjelaskan bahwa rata-rata biaya kontribusi logistik 4 persen sampai 8 persen atau rata-rata 6 persen. Dengan kenaikan BBM sekitar 50 persen Adhi memproyeksikan pengaruh di distribusi atau logistik pada produk jadi sekitar 1 persen. ”Kemudian terjadi juga kenaikan di hulunya terkait pengiriman bahan baku dan lain sebagainya anggap saja sama lah kira-kira 1 persen berarti rata-rata sekitar 2 persen akan berpengaruh terhadap harga pokok kita,” tegasnya.

Pernyataan Sarman turut diamini oleh Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono. Dalam keterangan kemarin (4/9), ia mendesak pemerintah segera memberikan dan menetapkan pedoman penyesuaian tarif moda angkutan jalan kelas ekonomi sesuai tingkatan. Dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) kelas ekonomi, Dinas Perhubungan Provinsi untuk antar kota dalam provinsi (AKDP) kelas ekonomi dan taksi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota untuk angkutan perkotaan dan dan perdesaan. ”Untuk moda non ekonomi, operator bisa menyesuaikan dengan melihat potensi dan kondisi pasar,” ujarnya.

Kendati begitu, ia berharap seluruh jajaran Organda tetap menjaga kondusifitas wilayah masing-masing dalam melakukan penyesuaian tarif angkutan. Hal ini guna memastikan tetap terjaganya dukungan Organda terhadap kebutuhan pergerakan masyarakat, baik orang maupun logistik.

Di sisi lain, pihaknya juga meminta pemerintah menjamin tersedianya pasokan dan kelancaran pasokan BBM subsidi merata sesuai kebutuhan di seluruh Indonesia. Apalagi jelang akhir tahun, distribusi BBM subsidi selalu mengalami kelangkaan. ”Pemerintah juga mesti tegas dan mengambil langkah cukup guna mengawasi penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan,” ungkap pria yang akrab disapa Andre ini.

Terkait hal tersebut, pemerintah sendiri tengah menggenjot perpindahan penerima BBM Subsidi ke aplikasi My Pertamina. Sehingga, diharapkan bisa lebih tepat sasaran. Langkah ini, menurut Sekjen Organda Ateng Aryono, harus diikuti dengan kemudahan-kemudahan. Misal untuk proses registrasi. Kemudian, Pertamina juga proaktif dalam sosialisasi. ”Terlebih lagi harus dijamin kepastian dan kehandalan sistem,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dengan kenaikan tarif BBM subsidi ini, pemerintah dituntut untuk menghapus aturan pembatasan penggunaan/pengisian BBM subsidi di angkutan umum jalan. Sebab, hal ini akan lebih menyulitkan operasional angkutan umum jalan.

Merespon kenaikan harga BBM bersubsidi maupun non subsidi, PT Blue Bird Tbk memahami dan mendukung kebijakan pemerintah. Keputusan tersebut ditempuh dalam rangka untuk mempertahankan stabilitas dan pemulihan perekonomian Indonesia.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Sigit Djokosoetono menyampaikan, pihaknya tengah merampungkan skenario perhitungan tarif taksi yang baru. Hasilnya, akan diumumkan dalam beberapa waktu ke depan. Kebijakan yang diambil perseroan tentu memperhatikan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan daya beli konsumen.

Di sisi lain, Bluebird juga menempatkan kesejahteraan pengemudi sebagai dasar pertimbangan penting terhadap strategi operasional dan kebijakan perusahaan.

Berdasarkan pengalaman tren kenaikan harga BBM selama belasan tahun terakhir, hal tersebut sedikit banyak akan berpotensi pada perubahan pola permintaan pelanggan. Namun, biasanya koreksi permintaan terjadi dalam beberapa minggu saja sebagai masa penyesuaian.

“Kami optimis pertumbuhan sektor transportasi darat tetap positif hingga akhir tahun, di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu bahkan kenaikan BBM di dalam negeri. Hal ini sejalan dengan berbagai langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah sehingga kondisi pasar segera membaik, stabilitas ekonomi tetap terjaga dan Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan nasional yang dicanangkan,” terang Sigit, kemarin (4/9).

Untuk meningkatkan efisiensi biaya dan operasional yang berdampak pada layanan konsumen maupun kinerja perusahaan, Bluebird juga berupaya meningkatkan efisiensi biaya dan operasional. Dengan tujuan memberikan layanan terbaik kepada konsumen. Antara lain, mengkonversi 23 persen dari total armada yang beroperasional ke bahan bakar compressed natural gas (CNG), pengadaan taksi listrik, efisiensi mesin melalui perawatan berkala, dan inovasi bengkel.

Sementara itu, Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyatakan, kenaikan harga Pertalite, Solar, dan Pertamax akan berdampak pada outlook ekonomi Indonesia di 2022. Kenaikan harga ketiga jenis BBM itu berisiko memangkas pertumbuhan ekonomi sampai dengan 0,33 persen. Sampai dengan semester I 2022, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5,23 persen. Didukung oleh naiknya mobilitas masyarakat, bantuan sosial dari pemerintah, serta kinerja ekspor yang tinggi di tengah naiknya harga komoditas unggulan.

“Meski, kami masih melihat ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh di kisaran 5 persen secara full-year pada tahun ini,” kata Faiza melalui pesan singkat.

Menurut dia, kenaikan harga BBM juga akan memicu naiknya inflasi. Perhitungannya menunjukkan bahwa kenaikan harga Pertalite sebesar 30,72 persen dan Pertamax sebanyak 16 persen akan menyumbang inflasi sebesar 1,35 persen. Sedangkan, kenaikan 32,04 persen harga solar akan berkontribusi sebesar 0,17 persen pada tingkat inflasi.

Hitungan ini sudah memperhitungkan first round impact atau dampak kenaikan harga ketiga jenis BBM tersebut secara langsung, dan second round impact alias dampak lanjutan pada inflasi. Seperti naiknya harga jasa transportasi, distribusi, hingga kenaikan sebagian harga barang dan jasa lainnya pula.

Faisal memproyeksi, inflasi pada akhir 2022 berada di kisaran 6,27 persen. Sementara, inflasi inti kami proyeksi akan berada pada kisaran 4,35 persen. Sebagai catatan, hanya terdapat empat bulan berjalan di sisa tahun 2022 . Sehingga dampak dari second round impact masih akan berlanjut di 2023, terutama pada semester I.

“Hal ini disebabkan adanya kondisi sticky price atau harga beberapa barang dan jasa yang cenderung lambat terhadap penyesuaian harga. Oleh sebab itu, kami melihat inflasi pada 2023 berpotensi akan berada pada kisaran 3,50 sampai 4 persen,” jelasnya.

Selain itu, suku bunga acuan Bank Indonesia 7 day reverse repo rate (BI7DRR) dapat naik lebih tinggi dari perkiraan awal. Kenaikan inflasi umum ke kisaran 6,27 persen tahun ini dan inflasi inti ke atas target range akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya. Yakni, maksimal 100 basis poin (bps) ke 4,75 persen di sisa 2022.

Angka tersebut ebih tinggi dibandingkan dengan asumsi awal yang hanya 50 bps ke 4,25 persen sebelum adanya kenaikan BBM bersubsidi. Lebih jauh lagi, kenaikan inflasi yang berlanjut ke semester I 2023 juga akan membuka peluang BI untuk melanjutkan kenaikan suku bunga acuan pada awal tahun depan.

Sebagai catatan, dalam revisi Perpres yang tengah berlangsung, turut pula dipertimbangkan fungsi ekonomi dari tiap kriteria kendaraan bagi masyarakat. Hal itu penting mengingat pemberian subsidi harus tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat yang berhak menerima. Misalnya, transportasi umum dan juga angkutan barang dengan pelat kuning masih diberikan akses untuk membeli solar. Alasannya, kedua jenis angkutan itu berkontribusi pada kegiatan perekonomian dan sosial masyarakat.

Volume konsumsi BBM yang terus meningkat bukanlah isapan jempol semata. Pertamina mencatat, meski belum tutup tahun, penyaluran pertalite dan solar sudah dikonsumsi 85 persen.

Penyaluran pertalite hingga bulan Agustus sudah mencapai 19,5 juta KL dari kuota 23,05 juta KL. Hal yang sama juga terjadi untuk solar subsidi. Dari kuota 14,9 juta KL yang ditetapkan tahun ini, kini sudah dikonsumsi 11,4 juta KL.

Dengan kondisi tersebut, maka kuota pertalite hanya tersisa 3,55 juta KL. Sementara kuota solar subsidi hanya tinggal 3,5 juta KL saja. Dengan sisa kuota itu, tentu kuota BBM bersubsidi akan habis dalam waktu dekat. Sekalipun harga dinaikkan, jika tidak diiringi dengan penambahan kuota ataupun pembatasan konsumsi, maka upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tak akan mampu merampungkan persoalan hingga ke akar.

Dalam kenaikan harga BBM, pemerintah tak hanya menaikkan harga pertalite dan solar. Harga pertamax pun ikut naik.

Direktur Celios Bhima Yudhistira menyebut, kenaikan harga itu akan membuat tujuan utama untuk membatasi konsumsi pertalite subsidi juga tidak akan tercapai, ketika pada saat bersamaan harga Pertamax ikut naik menjadi 14.500 per liter. ‘’Akibatnya pengguna Pertamax akan tetap bergeser ke Pertalite,’’ jelas Bhima.

Jika dengan perhitungan harga baru, gap harga antara pertalite dan pertamax kini mengecil. Dari awalnya Rp 4.850 per liter, menjadi Rp 4.500 per liter.

Menyoal kemungkinan tetap meningkatnya volume konsumsi pertalite dan peralihan konsumen dari pertamax ke pertalite, Pertamina berharap adanya tambahan kuota. ‘’Harapannya ada tambahan kuota (dari pemerintah),’’ ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Jawa Pos, kemarin.

Lantas, bagaimana jika tidak ada tambahan kuota? Irto menyebut Pertamina masih menunggu arahan dari pemerintah. ‘’Kita tunggu arahan pemerintah,’’ katanya.

Meski begitu, Pertamina memastikan ketersediaan stok pertalite dan solar, serta proses distribusinya ke SPBU berjalan dengan maksimal di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.

Pertamina memastikan ketahanan stok Pertalite dan Solar pada 2 September berada di angka yang aman. Pertalite di level 18 hari, Solar di level 20 hari, dan terus diproduksi. Proses produksi mulai dari hilir hingga ketersediaan stok BBM di SPBU juga terus dimonitor melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Center Command (PIEDCC) secara real time.

Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan pemerintah memastikan proses penggunaan MyPertamina akan terus berjalan. Dengan begitu, pembelian BBM bersubsidi akan dapat dibatasi khusus kendaraan yang memenuhi kriteria.

‘’Di lapangan akan dilakukan pengawasan dan juga Pertamina sedang menyiapkan sistem pengawasan dan pengaturan dengan digitalisasi dan metode ini kita bisa lebih mempertajam ketepatan pemanfaatan BBM subsidi untuk yang lebih membutuhkan,’’ jelasnya dalam konferensi pers, kemarin. (*)

Reporter: JP Group

Kunjungi Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem, Badung, Hafizha Pelajari Pengelolaan Produk UMKM di Bali

0
Wakil Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani saat mengunjungi Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (2/9). F.Adi

batampos– Wakil Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani disambut Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Badung, Seniasih Giri Prasta saat mengunjungi Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (2/9).

Dalam kunjungan ini, Hafizha mempelajari pengelolaan dan manajemen pemasaran Dekranasda di Kabupaten Badung.

“Banyak hal yang dipelajari untuk dirumuskan dalam inovasi mengembangkan Dekranasda Bintan,” kata Hafizha.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Sudah Kuncurkan Rp11,1 Miliar untuk Bayar Bunga Pinjaman UMKM

Hafizha juga melihat tatanan tas perak dan tenunan yang menjadi produk andalan UMKM dan IKM Kabupaten Badung.

“Luar biasa, banyak produk-produk berkualitas. Terlebih memang nilai eksotis budaya di sini kan memang sangat menarik,” kata Hafizha.

Hafizha mengatakan, dirinya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memiliki semangat besar untuk mengembangkan dan memajukan Dekranasda Bintan.

Hafizha juga merasa yakin bahwa semua produk UMKM akan maju dan berkembang jika dikelola dan dipasarkan secara tepat.

Dalam kesempatan ini, Hafizha menyerahkan bingkisan berupa produk hasil UMKM Bintan ke Ketua Dekranasda Badung. Hafizha berharap ada kunjungan balik dari Dekranasda Badung ke Bintan.

“Kita berharap Dekranasda Bintan dan Badung bisa menjalin sinergi dalam memajukan produk UMKM daerah,” harap Hafizha. (*)

reporter: Slamet

93 UMKM Bergabung di Sentra Oleh-Oleh di MB2

0
umkm
Sentra oleh-oleh Batam di Mall Botania 2 resmi beroperasi. Ada 93 UMKM yang tergabung di sentra oleh-oleh tersebut. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Sebanyak 93 UMKM besar maupun kecil bergabung dalam pusat oleh-oleh khas Batam di sentra oleh-oleh Batam yang diinisiasi Disperindag Kota Batam yang resmi beroperasi di Mal Botania 2 Batamcenter, Minggu (4/8/2022).

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, dari 1.823 UMKM yang ada di Batam, terpilih hanya 93 UMKM yang bergabung di Sentra Oleh-oleh. Dimana di antara UMKM yang bergabung, beberapa di antaranya menjual secara online.

“Selama ini banyak dari UMKM menggunakan online sebagai wadah berjualan. Jadi bentuk suporting pemerintah, kami membuka Sentra Oleh-oleh, untuk wadah mereka bisa berjualan langsung,” ujar Gustian.

Menurut dia, Sentra Oleh-oleh khas Batam ini juga bekerjasama dengan Dekranasda Batam. Dimana yang dijual tak hanya berbagai makanan, namun juga ada souvenir, baju berisi pantun yang memang khas melayu.

“Alhamdulillah tadi, hari pertama di buka Sentra oleh-oleh diserbu. Harga-harga disana kami pastikan juga murah,” jelas Gustian.

Dalam peresmian acara, pihaknya juga mengundang sejumlah pelaku pariwisata. Ia berharap pelaku pariwisata, khususnya agen travel dapat membantu memajukan pusat oleh-oleh tersebut. Dengan cara membawa wisatawan asing maupun domestik untuk berbelanja oleh-oleh ke sana.

“Ya harapan kami, Sentra oleh-oleh ini bisa memajukan UMKM di Batam. Dan terus mendokrak pertumbuhan ekonomi di Batam, ” Kata Gustian.

Ia juga tak lupa mengucapkan terimakasih dengan MB2, yang sudah memfasilitasi tempat untuk Sentra Oleh-oleh.. Kemudian juga telah mengratiskan lokasi selama 6 bulan untuk UMKM.

“Ada 16 kios sebagai tempat berjualan UMKM. Untuk tahap awal, bayarnya langsung. Tapi seiring berjalan, nanti pembayaran satu pintu,”pungkas Gustian.

Peresmian Sentra oleh-oleh ini sempat tertunda beberapa bulan karena alasan desain lokasi. Namun pada akhirnya desain dibuat sederhana hingga bisa diresmikan. (*)

Reporter: Yashinta

Jimly Assiddiqie Sebut Bahtiar Cocok Gantikan Anies Baswedan

0
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar (Istimewa)

batampos – Anggota DPD RI Jimly Assiddiqie menilai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar merupakan figur yang ideal untuk menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta.

“Tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kapasitas dan kualifikasi seperti itu, salah satunya pejabat tinggi madya di internal Kemendagri, ada Bahtiar yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu, (4/9).

Tapi, lanjut dia hal itu tentunya kembali kepada keputusan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya melalui proses “profiling” atau menganalisa perilaku oleh Tim penilai akhir Kemendagri sesuai regulasi penjabat gubernur.

Diketahui, Bahtiar merupakan salah satu figur yang namanya mencuat di tengah bursa calon Pj pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berakhir masa jabatannya pada Oktober mendatang.

Kemudian, Jimly yang juga Ketua DKPP periode 2012–2017 itu menjelaskan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki Pj Gubernur DKI adalah komunikasi politik yang baik. Terlebih, DKI Jakarta memiliki masyarakat yang multikultur sehingga ketenteramannya perlu dijaga.

Kemampuan tersebut dimiliki Bahtiar karena pernah menduduki jabatan strategis yang berhubungan dengan masyarakat. Jabatan itu seperti Kasubdit Ormas, Direktur Politik Dalam Negeri dan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri.

Hal itu menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang humanis dengan seluruh pemangku kepentingan di DKI Jakarta. Ketua Dewan Pertimbangan ICMI tersebut berharap, Bahtiar dapat membangun komunikasi, baik dengan DPRD DKI Jakarta, jajaran internal Pemerintah DKI Jakarta, maupun menjadi perpanjangan pemerintah pusat.

Di lain sisi, Pakar Hukum Tata Negara dan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 tersebut mengatakan, DKI Jakarta merupakan barometer politik nasional, sehingga stabilitas politik perlu dijaga.

Kondisi masyarakat yang multikultur tersebut membuat kehidupan sosial warga DKI penuh dengan dinamika. Karena itu, sosok Pj Gubernur DKI Jakarta haruslah seseorang yang mampu menjaga stabilitas politik maupun sosial, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan dengan baik.

Dia meyakini kemampuan tersebut dimiliki Bahtiar. Apalagi, Bahtiar memiliki pengalaman sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau.

Selain itu, sebagai seorang ASN, Bahtiar dinilai memegang teguh sikap netral dan tak memiliki kepentingan politik. Bahtiar juga dinilai berhasil menginisiasi program-program kebangsaan sehingga sosoknya diharapkan dapat mengemban amanah sebagai Pj Gubernur DKI dan dapat diterima semua pihak.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI pada Rabu 31 Agustus 2022 menyebutkan belum menerima masukan nama-nama kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta. Mendagri memastikan Pj Gubernur Jakarta memiliki kriteria netral, profesional, dan berpengalaman. (*)

Reporter: JP Group

Sehari Pascakenaikan Harga BBM, Harga Komoditi Pangan di Tanjunguban Masih Stabil

0
Pembeli memilih sayuran di toko sayuran milik Abun di jalan depan Gedung Nasional, Tanjunguban, Minggu (4/9). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Sabtu (3/9) lalu.

Namun, sehari pascakenaikan harga BBM, Minggu (4/9) belum diikuti kenaikan harga sejumlah komoditi pangan di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara alias masih stabil.

“Sementara belum ada kenaikan harga. Kalau besok-besok belum tau,” kata pedagang di jalan depan Gedung Nasional, Tanjunguban, Abun.

Dia mengatakan, kenaikan harga BBM akan berdampak ke harga sejumlah komoditi pangan.

BACA JUGA: Isu Kenaikan Harga BBM Disambut Naiknya Harga Sejumlah Kebutuhan Pangan

Apalagi, kata Abun,  sejumlah komoditi pangan di Tanjunguban didatangkan dari luar daerah yang memerlukan biaya transportasi.

Sementara pantauan di toko milik Abun, saat ini harga cabai merah berkisar Rp 80 ribu per kilogram.

“Informasinya harga cabai merah mau naik,” kata Abun.

Sementara harga cabai rawit sekira Rp 69 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram.

“Itu tergantung ambil banyak atau sedikit,” kata Abun.

Sementara harga cabai hijau sekira Rp 40 ribu per kilogram.

Untuk harga sayuran masih berkisar Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kilogram untuk sayuran bayam, sedangkan sayuran sawi sekira Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.

Harga telor kelas 2 sekira Rp 260 ribu per ikat dengan jumlah 150 butir.

“Kalau telur naik sedikit, sebelumnya Rp 255 ribu per ikat. Naik sekira Rp 5 ribu,” kata Abun. (*)

reporter: Slamet

Di Tanjungpinang Ada Ibu Bawa Bayinya Mendekam di Penjara

0

batampos- Terpidana Erna Susanti dihukum penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang. Terpidana terpaksa menjalani hukuman dengan membawa serta anaknya yang masih berusia tujuh bulan.

Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjungpinang Muhammad Setia Hadi, membenarkan adanya tahanan yang membawa serta bayinya. Terpidana, kata Hadi, telah mengajukan izin agar dapat merawat bayinya di Rutan. “Kami tidak bisa menolak. Bayinya masih menyusui,” jelasnya, Sabtu (3/9).

BACA JUGA: Diduga Korupsi, Kades dan Sekdes Matak, Anambas Dituntut 15 Bulan Penjara

Bayi, lanjut Hadi, diperbolehkan dirawat oleh terpidana karena masih membutuhkan Air Susu Ibu (ASI) hingga berusia dua tahun. Namun kebutuhan perlengkapan bayi lainnya, diserahkan ke pihak keluarga terpidana untuk menyediakannya. “Pelayanan yang diberikan yaitu ruangan menyusui dan bidan yang siap melakukan pengecekan kesehatan bayi tersebut,” katanya.

Sebelumnya diketahui, Erna Susanti dihukum pidana 3 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan kurungan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Erna terbukti melanggar Pasal 81 Jo Pasal 69 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran sebagaimana diubah dengan Undang Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. (*)

repoerter: Yusnadi

 

Transaksi Chip Online Higgs Domino, Dua Warga Bintan Ditangkap Polisi

0
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Satreskrim Polres Bintan menangkap dua pelaku judi game online Higgs Domino di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (31/8) lalu.

Dua pelaku masing-masing berinisial BD, 37, dan ASG, 18, warga Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti tunai sekira Rp 1,2 juta dan 2 unit handphone.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono menyampaikan, dua pelaku ditangkap setelah pihak Kepolisian menerima informasi dari masyarakat terkait perjudian game online Higghs Domino.

BACA JUGA: Polres Karimun Tangkap Tiga Pelaku Judi Togel

Kemudian, polisi mendatangi lokasi dan menemukan kedua pelaku sedang melakukan transaksi judi game online Higghs Domino.

“Pelaku BD selaku bandar, sedangkan pelaku ASG sebagai pembeli,” kata Tidar.

Dijelaskan Tidar, pelaku BD menjual chip 1 Billion sekira Rp 65.000 sedangkan chip dibeli sekira Rp 60.000 per 1 billion.

Tidar mengatakan, dari tindak pidana perjuan ini, pelaku BD berpenghasilan sekira Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per hari.

“Keuntungannya sekira Rp 4,5 juta hingga Rp 6 juta per bulan,” kata Tidar.

Tidar mengatakan, kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap pelaku dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (*)

Reporter: Slamet

Batam-Samosir Bangun Kerjasama Dua Arah

0
DSC04470 scaled
Dari ki-ka: Pengacara Niko Nixon Situmorang, Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom, Wali Kota Batam HM Rudi, dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak usai menerima tanda mata dari panitia Paguyuban Samosir Nauli Batam di Bengkong, Minggu (4/9/2022). Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Batam dan Samosir siap bekerjasama dua arah dalam memajukan kawasan masing-masing. F Chahaya Simanjuntak

batampos – Pemerintahan Kota Batam siap membangun kerjasama dua arah dengan Pemerintahan Kabupaten Samosir dalam bidang perdagangan, ekonomi, dan transportasi.

“Kami punya kerinduan, hasil pertanian Samosir bisa dikirim ke Batam, bisa sampai ke Singapura dan Malaysia juga. Batam menjadi hub-nya,” ujar Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom dalam acara pelantikan Pengurus Samosir Nauli Batam di Bengkong, Minggu (4/9).

BACA JUGA:
Melangkah Maju Dalam Persaudaraan, Niko Nixon Pimpin Paguyuban Samosir Nauli Batam 2022-2025
Bandara Hang Nadim Dipercantik, Nilai Investasinya Rp6,89 Triliun

Terkait hal ini, Vandiko menunjukkan keseriusannya untuk membangun jalur-jalur perekonomian antara Samosir dan Batam. Contohnya, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan langsung Batam-Silangit, yang akan mempermudah akses pariwisata dan perekonomian antar dua pulau, Batam dan Samosir.

“Ini akan kami diskusikan kembali untuk keseriusan kerjasama ini. Kepada bapak Walikota Batam, saya titip keluarga saya, masyarakat Samosir yang di Batam kepada bapak,” ungkapnya.

Menanggapi undangan kerjasama dua arah ini, Rudi menyebutkan pihaknya bersedia. “Kita akan adakan kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) supaya lalu lintas barang masuk ke Batam dari Samosir dapat semakin dipermudah,” ujar Rudi.

Ke depan, bersama Bupati Samosir, Rudi sepakat akan membicarakan kerjasama dua arah ini secara bersama-sama ke Kementerian Perhubungan. “Kita kerjasama dengan bupati Samosir, sehingga jalur penerbangan Batam-Silangit kembali dibuka. Dengan begitu semua akses ekonomi, wisata, dan lainnya dapat lebih mudah,” ungkap Rudi.

Dalam kesempatan ini, di hadapan bupati dan jajaran Pemkab Samosir, Rudi juga mengungkapkan program dan rencana pembangunannya yang ingin menjadikan Batam sebagai kota modern yang mampu bersaing dengan negara tetangga, Singapura dan Johor Bahru di Malaysia.

Ada empat program besar yang saya buat yang akan menguntungkan posisi geografis Batam di masa depan. Yakni pembangunan bandara internasional Hang Nadim, infrastruktur jalan, pelabuhan Batuampar, serta rumah sakit bertaraf internasional. Ini semua selesai dan bisa dinikmati pada 2029 mendatang. “Saat itulah Batam sudah berubah menjadi kota modern dengan teknologi tinggi dan mampu bersaing dengan kecamatan tetangga sebelah (jiran, red)” ujar Rudi.

Rudi menyebutkan, sistem pembangunan kawasan dengan tata kota modern ini, selain bertujuan dalam meningkatkan akses kesejahteraan warga dan menarik investasi, juga dalam hal, bagaimana menarik warga lain masuk ke Batam. “Bandara Hang Nadim, target kunjungan 40 juta orang per tahun ke Bandara. Warga Batam asal Samosir punya tugas untuk ini, dalam mengembangkan industri pariwisata, pengenalan budaya dan adat istiadat. Kita bikin kegiatan kesenian di sini untuk menarik minat wisata,” pinta Rudi.

Rudi menyebutkan, kerjasama dengan Samosir akan sangat menguntungkan demikian sebaliknya. “Batam tidak seperti Samosir yang kaya akan potensi pertanian, sumber daya alam, dan pariwisata. Kita butuh dukungan untuk itu, memajukan pertumbuhan ekonomi masing-masing,” ujar Rudi.

Bagaimana caranya? Saya minta warga Batam asal Samosir jangan sampai ketinggalan. “Pak bupati (Vandiko,red), jangan tarik mereka kembali ke Samosir. Kalau pulang kampung berwisata silakan. Mari kita dukung bersama Samosir – Batam buka dua arah kembali via silangit. Kita akan dukung pariwisata bersama,” tutup Rudi. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Batam-Samosir Bangun Kerjasama Dua Arah

0
DSC04470 scaled
Dari ki-ka: Pengacara Niko Nixon Situmorang, Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom, Wali Kota Batam HM Rudi, dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak usai menerima tanda mata dari panitia Paguyuban Samosir Nauli Batam di Bengkong, Minggu (4/9/2022). Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Batam dan Samosir siap bekerjasama dua arah dalam memajukan kawasan masing-masing. F Chahaya Simanjuntak

batampos – Pemerintahan Kota Batam siap membangun kerjasama dua arah dengan Pemerintahan Kabupaten Samosir dalam bidang perdagangan, ekonomi, dan transportasi.

“Kami punya kerinduan, hasil pertanian Samosir bisa dikirim ke Batam, bisa sampai ke Singapura dan Malaysia juga. Batam menjadi hub-nya,” ujar Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom dalam acara pelantikan Pengurus Samosir Nauli Batam di Bengkong, Minggu (4/9).

BACA JUGA:
Melangkah Maju Dalam Persaudaraan, Niko Nixon Pimpin Paguyuban Samosir Nauli Batam 2022-2025
Bandara Hang Nadim Dipercantik, Nilai Investasinya Rp6,89 Triliun

Terkait hal ini, Vandiko menunjukkan keseriusannya untuk membangun jalur-jalur perekonomian antara Samosir dan Batam. Contohnya, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan langsung Batam-Silangit, yang akan mempermudah akses pariwisata dan perekonomian antar dua pulau, Batam dan Samosir.

“Ini akan kami diskusikan kembali untuk keseriusan kerjasama ini. Kepada bapak Walikota Batam, saya titip keluarga saya, masyarakat Samosir yang di Batam kepada bapak,” ungkapnya.

Menanggapi undangan kerjasama dua arah ini, Rudi menyebutkan pihaknya bersedia. “Kita akan adakan kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) supaya lalu lintas barang masuk ke Batam dari Samosir dapat semakin dipermudah,” ujar Rudi.

Ke depan, bersama Bupati Samosir, Rudi sepakat akan membicarakan kerjasama dua arah ini secara bersama-sama ke Kementerian Perhubungan. “Kita kerjasama dengan bupati Samosir, sehingga jalur penerbangan Batam-Silangit kembali dibuka. Dengan begitu semua akses ekonomi, wisata, dan lainnya dapat lebih mudah,” ungkap Rudi.

Dalam kesempatan ini, di hadapan bupati dan jajaran Pemkab Samosir, Rudi juga mengungkapkan program dan rencana pembangunannya yang ingin menjadikan Batam sebagai kota modern yang mampu bersaing dengan negara tetangga, Singapura dan Johor Bahru di Malaysia.

Ada empat program besar yang saya buat yang akan menguntungkan posisi geografis Batam di masa depan. Yakni pembangunan bandara internasional Hang Nadim, infrastruktur jalan, pelabuhan Batuampar, serta rumah sakit bertaraf internasional. Ini semua selesai dan bisa dinikmati pada 2029 mendatang. “Saat itulah Batam sudah berubah menjadi kota modern dengan teknologi tinggi dan mampu bersaing dengan kecamatan tetangga sebelah (jiran, red)” ujar Rudi.

Rudi menyebutkan, sistem pembangunan kawasan dengan tata kota modern ini, selain bertujuan dalam meningkatkan akses kesejahteraan warga dan menarik investasi, juga dalam hal, bagaimana menarik warga lain masuk ke Batam. “Bandara Hang Nadim, target kunjungan 40 juta orang per tahun ke Bandara. Warga Batam asal Samosir punya tugas untuk ini, dalam mengembangkan industri pariwisata, pengenalan budaya dan adat istiadat. Kita bikin kegiatan kesenian di sini untuk menarik minat wisata,” pinta Rudi.

Rudi menyebutkan, kerjasama dengan Samosir akan sangat menguntungkan demikian sebaliknya. “Batam tidak seperti Samosir yang kaya akan potensi pertanian, sumber daya alam, dan pariwisata. Kita butuh dukungan untuk itu, memajukan pertumbuhan ekonomi masing-masing,” ujar Rudi.

Bagaimana caranya? Saya minta warga Batam asal Samosir jangan sampai ketinggalan. “Pak bupati (Vandiko,red), jangan tarik mereka kembali ke Samosir. Kalau pulang kampung berwisata silakan. Mari kita dukung bersama Samosir – Batam buka dua arah kembali via silangit. Kita akan dukung pariwisata bersama,” tutup Rudi. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Melangkah Maju Dalam Persaudaraan, Niko Nixon Pimpin Paguyuban Samosir Nauli Batam 2022-2025

0
DSC04460 scaled
Para pengurus dan panitia Samosir Nauli Batam yang diketuai Niko Nixon Situmorang foto bersama Wali Kota dan Kepala BP Batam HM Rudi, dan Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom, serta Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak usai pelantikan di Golden Prawn Hall, Bengkong, Minggu (4/9/2022). F Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

batampos– Perkumpulan warga Samosir yang merantau di Batam membentuk paguyuban dengan nama Parpunguan Samosir Nauli Batam. Paguyuban ini diresmikan di Bengkong, Minggu (4/9/2022). Terpilih sebagai ketua umum, yaitu Niko Nixon Situmorang untuk masa jabatan 2022-2025.

“Periode kepengurusan tiga tahunan. Tujuan kami mendirikan organisasi atau paguyuban ini yaitu untuk memupuk keakraban, meningkatkan kebersamaan. Mengajak semua warga Samosir di Batam melangkah maju dalam persaudaraan,” ujar Ketua Umum Paguyuban Samosir Nauli Batam, Niko Nixon Situmorang di sela-sela acara peresmian kemarin.

Niko menyebutkan, pendirian paguyuban ini dilatarbelakangi pertemuan sederhana para pengurus untuk menyatukan kembali warga Samosir di tanah rantau, khususnya di Batam.

Menurutnya, sejak Batam berdiri, sudah ada warga Samosir yang merantau ke kota ini. Datang dari berbagai latar belakang profesi dan ekonomi, tapi mereka punya satu kerinduan bersama. “Untuk memupuk rasa persaudaraan sebagai warga yang lahir di Samosir. Kita satu, bersaudara. Senasib sepenanggungan di Batam. Akrab dan sepakat untuk memberi sumbangsih dalam membangun Samosir, tanah kelahiran kami menjadi destinasi wisata dunia, serta turut membangun kemajuan Kota Batam. Itu kerinduan kami,” jelas Niko.

Dia menyebutkan, saat ini ada sekitar 15 ribu warga Samosir yang berdomisili di Batam. “Untuk yang diundang hari ini ada sekitar 600-an tamu yang mewakili sembilan kecamatan yang ada di Samosir,” jelasnya.

Samosir merupakan salah satu kabupaten muda di Indonesia. Pemerintahan administratifnya terbentuk pada 18 Desember 2003, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Toba-Samosir. Kabupaten ini terdiri dari sembilan kecamatan, yakni Pangururan, Simanindo, Ronggur Nihuta, Palipi, Nainggolan, Onan Runggu, Sitio-tio, Sianjur Mula-mula, dan Kecamatan Harian.

Sumber pendapatan utama kabupaten ini sebagian besar dari pertanian dan peternakan karena lahannya yang subur, serta pariwisata berkelas dunia dengan objek wisata kabupaten itu sendiri, yang terletak di tengah-tengah Danau Toba.

“Kerinduan besar kami, kami bisa memberikan sumbangsih dan ide-ide dalam mengembangkan Pulau Samosir. Itu butuh kekompakan bersama dari kami warga yang peduli kampung halaman,” jelas Niko.

Sementara itu, Dewan Pembina Samosir Nauli Batam, Dr Parningotan Malau menyebutkan, dengan hadirnya paguyuban Samosir Nauli Batam, sesuai visi misinya, yakni wajib memberdayakan warga Samosir menjadi golongan yang berpikiran terbuka, lebih kompak antar anggota, saling membantu dan senasib-sepenanggungan sesuai dengan ajaran kasih.

Pelantikan ini diawali dengan ibadah raya. Mengangkat tema Nasihat Hidup Dalam Kasih yang diambil dari nats Alkitab Roma 12:9-16. “Ada tiga perintah yang harus ditaati supaya paguyuban ini berjalan, yakni saling mengasihi, saling menghormati, dan saling menolong. Ini menjadi penuntun bagi semua anggota perkumpulan Samosir Nauli ini untuk sukses bersama-sama, senasib sepenanggungan,” ujarnya.

Selain perintah, ada juga yang harus diperhatikan sebagai peringatan, yakni supaya dalam menjalankan serikat tolong menolong, hendaknya kasih itu tidak pura-pura dan jangan menganggap diri sendiri pintar. “Orang yang menganggap diri pintar, cenderung sombong, tidak mau mendengar orang lain. Janganlah kita seperti ini. Peringatan ini menjadi bekal dan penuntun bagi kita untuk menjalankan organisasi ini,” ungkapnya.

Bupati Samosir, Vandiko Timoteus Gultom yang hadir dalam acara ini mengungkapkan rasa syukurnya atas terbentuknya paguyuban Samosir Nauli Batam. “Ini pertama punguan (perkumpulan, red) Samosir di seluruh Indonesia hadir di Batam. Dengan hadirnya paguyuban ini, mari kita saling memperhatikan satu sama lain,” ujar Vandiko.

Vandiko yang membawa sekitar 40 rombongan dari kantor Dinas Bupati dan sekaligus penasihat tim ekonomi kreatif Samosir tersebut, menyebutkan, supaya masyarakat Samosir yang kini berdomisili di Kota Batam harus mampu menjadi warga yang cerdas dan bermartabat, serta mendukung program pemerintah Kota Batam untuk kemajuan ekonomi kawasan. Selain itu, warga Samosir juga harus memanfaatkan sistem kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi untuk bekerja pintar, berpartisipasi dalam percepatan pembangunan dan kemajuan Samosir.

“Kami berharap kepada para perantau kami di Batam untuk tetap memperhatikan kami yang di Samosir . Sumbangsih pikiran kami butuhkan. Kembali ke Samosir terutama pature huta mi (Bangun kampungmu,red),” pinta Vandiko.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dan juga Kepala BP Batam ex-Officio HM Rudi menyambut baik hadirnya paguyuban Samosir Nauli di Batam, sehingga Batam sebagai miniaturnya Indonesia terasa lebih lengkap.

“Batam ini miniaturnya Indonesia. Segala suku dan agama hadir di sini. Berbagai paguyuban dari berbagai provinsi di Indonesia ada di Batam. Mengapa? Karena Batam hanya 20 persen warga tempatan, 80 persennya adalah perantau. Batam dibangun di atas kemajemukan, tapi kita tetap harmoni. Saya juga minta supaya paguyuban Samosir Nauli Batam ini turut menjaga keselarasan, harmoni dan turut bersinergi membangun Batam,” jelasnya.

Acara pelantikan ini dibagi ke tiga acara besar, yakni ibadah raya, pelantikan, dan hiburan acara adat yang didatangkan langsung dari tim kesenian Samosir. Turut hadir dalam kepanitiaan yakni Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, tokoh masyarakat Samosir dan juga Komisaris PT Sijori Interbintana Pers Marganas Nainggolan, ketua panitia J. Herman Simbolon, serta para pengurus dan juga tamu undangan. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak