Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 71

Olahraga Pagi vs Sore, Kapan Tubuh Mendapat Manfaat Paling Besar?

0
Ilustrasi seorang wanita berlari.(Pixabay)

batampos – Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga terus meningkat. Seiring tren gaya hidup sehat, banyak orang mulai bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk berolahraga agar manfaat yang diperoleh bisa lebih maksimal.

Faktanya, tidak ada satu waktu yang bisa disebut paling ideal untuk semua orang. Olahraga pada pagi, sore, maupun malam hari sama-sama memberikan manfaat bagi kesehatan. Yang terpenting adalah konsistensi dan menyesuaikannya dengan kondisi tubuh serta aktivitas harian.

Manfaat Olahraga Pagi

Bagi mereka yang memiliki jadwal padat, pagi hari sering menjadi pilihan terbaik untuk berolahraga. Selain udara yang masih segar, olahraga pagi juga memiliki sejumlah keuntungan.

Olahraga di pagi hari dapat meningkatkan energi dan membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas sepanjang hari. Aktivitas fisik juga merangsang pelepasan hormon endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.

Tak hanya itu, olahraga pagi mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori berlangsung lebih optimal. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga pada pagi hari cenderung memiliki pola makan yang lebih sehat.

Manfaat lainnya adalah meningkatnya konsentrasi, kemampuan mengambil keputusan, serta membantu mengontrol nafsu makan yang berpengaruh terhadap program penurunan berat badan.

Bagi yang sedang menjalani diet, olahraga dalam kondisi perut kosong atau sebelum sarapan disebut dapat membantu membakar lemak lebih banyak. Namun, hal ini perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing agar tidak menimbulkan keluhan seperti pusing atau lemas.

Keunggulan Olahraga Sore dan Malam

Sementara itu, sebagian orang merasa lebih nyaman berolahraga pada sore atau malam hari setelah menyelesaikan pekerjaan maupun aktivitas lainnya.

Pada waktu ini, suhu tubuh cenderung lebih tinggi sehingga otot menjadi lebih hangat dan siap melakukan aktivitas fisik yang lebih intens. Kekuatan serta daya tahan tubuh juga biasanya berada pada kondisi yang lebih baik dibanding pagi hari.

Olahraga sore atau malam juga efektif membantu melepaskan stres setelah menjalani hari yang melelahkan. Selain itu, waktu ini memberi kesempatan untuk bersosialisasi karena lebih banyak orang yang berolahraga setelah jam kerja.

Keunggulan lainnya adalah tubuh menjadi lebih responsif terhadap gerakan yang membutuhkan kecepatan dan koordinasi. Penyerapan oksigen yang lebih efisien pada sore hari juga membuat penggunaan energi menjadi lebih optimal.

Pilih yang Sesuai dengan Tubuh

Para ahli menyebut tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa pagi, sore, atau malam adalah waktu terbaik untuk semua orang. Setiap individu memiliki ritme sirkadian yang berbeda, yakni siklus biologis yang mengatur kondisi fisik, mental, dan perilaku dalam 24 jam.

Karena itu, ada orang yang merasa lebih bertenaga saat berolahraga pagi, sementara yang lain justru mencapai performa terbaik pada sore atau malam hari.

Selain memilih waktu yang nyaman, menjaga asupan nutrisi juga penting untuk mendukung performa olahraga. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan membantu proses pemulihan tubuh setelah beraktivitas fisik.

Pada akhirnya, olahraga yang dilakukan secara rutin kapan pun waktunya akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan tidak berolahraga sama sekali.

Jadi, daripada sibuk mencari waktu yang paling sempurna, mulailah berolahraga pada waktu yang paling mudah Anda jalani secara konsisten. (*)

Artikel Olahraga Pagi vs Sore, Kapan Tubuh Mendapat Manfaat Paling Besar? pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kalahkan Kamboja 1-0, Timnas Indonesia Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026

0
Timnas Indonesia U-19 rebut tempat ketiga Piala AFF U-19 2026 usai menang tipis atas Kamboja U-19. (Timnas Indonesia)

batampos – Timnas Indonesia U-19 menutup kiprahnya di Piala AFF U-19 2026 dengan kemenangan. Garuda Muda berhasil mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor tipis 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (13/6) sore WIB.

Hasil tersebut memastikan Indonesia finis di posisi ketiga turnamen sekaligus mengakhiri kompetisi dengan catatan positif setelah gagal melangkah ke partai final.

Peringkat ketiga ini mengulang pencapaian Indonesia pada edisi 2017, 2018, dan 2019. Sementara pada edisi 2024, Garuda Muda sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand 1-0 di final.

Baca Juga: Deretan Talenta Muda di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Jadi Kejutan Besar

Dominan Sejak Awal

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal pertandingan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.

Kesempatan terbaik di babak pertama hadir pada menit ke-14 melalui Amar Brkic. Sayangnya, tembakan pemain keturunan tersebut masih mampu diamankan kiper Kamboja.

Garuda Muda kembali mengancam menjelang turun minum. Pada menit ke-39, Nazriel Alfaro nyaris membawa Indonesia unggul. Namun, sepakannya hanya membentur mistar gawang.

Meski terus mendominasi permainan, Indonesia gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Skor 0-0 bertahan sampai jeda.

Algazani Jadi Penentu

Memasuki babak kedua, permainan Indonesia terlihat lebih efektif. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Baca Juga: Final NBA Bikin Piala Dunia Kalah Pamor, Warga New York Rayakan Kemenangan Knicks

Berawal dari situasi sepak pojok, Algazani Dwi Sugandi berhasil menyundul bola ke gawang Kamboja dan membawa Indonesia unggul 1-0.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Garuda Muda. Sejumlah peluang kembali tercipta, namun tidak ada tambahan gol yang mampu dihasilkan.

Di sisi lain, Kamboja berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Namun, lini pertahanan Indonesia tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Skor 1-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan Indonesia meraih posisi ketiga Piala AFF U-19 2026.

Meski gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya, kemenangan atas Kamboja menjadi penutup yang manis bagi perjalanan Garuda Muda di turnamen tahun ini. (*)

Susunan Pemain
Timnas Indonesia U-19: Dafa Al Gasemi (PG); Muhamad Ibrah Ardiansyah, Muhammad Rafa Raditya, Mathew Baker, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Timothy Baker, Irpan Abadi, Amar Brkic, Zinadein Zidan, Reno Salampessy

Pelatih: Nova Arianto

Kamboja U-19: Samnang Sambath (PG); Ty Han, Visa Poy, Sombority Soeng, Vreak Phan, Rayuth Sros, David Long, Sokea Sreng, Sok Kryya Ly, Menghong Sou, Mohamatsorles Seth.

Pelatih: Yasuhiro Yoshida

Artikel Kalahkan Kamboja 1-0, Timnas Indonesia Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Pertamax Mahal, Mahasiswa Pilih Pertalite, Pegawai Khawatir Mesin Rusak

0
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Menteng, Jakarta.. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Sejumlah pengguna mengaku mempertimbangkan beralih ke Pertalite, mengurangi mobilitas, hingga memanfaatkan transportasi umum untuk menekan pengeluaran.

Penyesuaian harga yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga membuat sebagian konsumen harus menghitung ulang biaya transportasi harian mereka. Selisih harga yang semakin lebar antara Pertamax dan Pertalite menjadi faktor utama yang mendorong perubahan tersebut.

Akmal, 22, seorang mahasiswa, mengaku biaya bahan bakar menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam aktivitas sehari-hari. Dalam sekali pengisian, ia biasanya menghabiskan Rp40 ribu hingga Rp45 ribu untuk bensin.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman di Seluruh Indonesia

Menurutnya, jika harga Pertamax terus membebani keuangan, beralih ke Pertalite atau menggunakan transportasi umum menjadi pilihan yang sulit dihindari.

“Kalau tidak terlalu penting, saya lebih memilih mengurangi bepergian atau menggunakan transportasi umum. Kalau untuk bensin, kemungkinan besar pindah ke Pertalite,” ujarnya, Sabtu (13/6).

Sementara itu, Krisna, 28, seorang pekerja lapangan, mengaku masih bergantung pada sepeda motor untuk menunjang aktivitas pekerjaannya yang menuntut mobilitas tinggi.

Ia menilai kendaraan pribadi tetap menjadi pilihan paling efisien dibandingkan transportasi umum karena harus berpindah-pindah lokasi dalam satu hari.

Meski demikian, Krisna mengakui kenaikan harga Pertamax mulai memberi tekanan terhadap pengeluaran bulanan. Namun ia belum ingin terburu-buru beralih ke Pertalite.

Baca Juga: Kepala BGN: Tuduhan Adanya Aliran Uang MBG ke Presiden Hoaks

“Saya masih mencoba menyesuaikan dulu. Tapi kalau memang pengeluaran untuk Pertamax semakin berat, mau tidak mau saya akan mempertimbangkan pindah ke Pertalite,” katanya.

Hal senada disampaikan Mukti, 30, yang juga bekerja di sektor swasta. Ia menilai selisih harga Pertamax dan Pertalite yang kini mencapai Rp6.250 per liter cukup signifikan bagi konsumen.

Meski kendaraan miliknya masih dapat menggunakan Pertalite, ia mengaku masih mempertimbangkan dampaknya terhadap performa mesin dalam jangka panjang.

“Yang saya pikirkan bukan hanya soal harga, tetapi juga kondisi mesin ke depan. Banyak informasi yang beredar soal penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan. Jadi sementara ini saya masih mengevaluasi,” ujarnya.

Selain itu, Mukti juga memperkirakan antrean di SPBU akan semakin panjang apabila semakin banyak pengguna Pertamax beralih ke BBM bersubsidi.

Pertamina: Penyesuaian Sesuai Mekanisme

Seperti diketahui, PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.

Baca Juga: Iran dan Oman Segera Umumkan Kerja Sama Kelola Selat Hormuz

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan setelah melalui koordinasi dengan pemerintah dan evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga keekonomian.

Menurutnya, penyesuaian harga merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keberlanjutan pasokan dan distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan sesuai formula yang ditetapkan pemerintah serta tetap dikoordinasikan dengan regulator. Langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kenaikan harga Pertamax ini diperkirakan masih akan memengaruhi pola konsumsi BBM masyarakat dalam beberapa pekan ke depan, terutama bagi pengguna kendaraan yang memiliki mobilitas tinggi setiap harinya. (*)

Artikel Pertamax Mahal, Mahasiswa Pilih Pertalite, Pegawai Khawatir Mesin Rusak pertama kali tampil pada News.

Pesawat Militer AN-32 India Jatuh dan Terbakar di Assam, 5 Personel Tewas

0
Pesawat angkut militer India jatuh saat mendarat di pangkalan angkatan udara di wilayah timur laut negara yang terpencil. (X/@MarioNawfal)

batampos – Sebuah pesawat angkut militer Antonov AN-32 milik Angkatan Udara India (Indian Air Force/IAF) jatuh dan terbakar di Pangkalan Udara Jorhat, negara bagian Assam, Sabtu (13/6) pagi waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan lima personel yang berada di dalam pesawat.

Angkatan Udara India mengonfirmasi kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat saat pesawat menjalankan penerbangan rutin. Seluruh awak dan personel yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Lima korban tewas telah diidentifikasi, yakni Squadron Leader Prashant Singh, Flight Lieutenant Shubham Kumar, Sersan Jitendra Sharma, Agniveervayu Khemaram Kumawat, dan Agniveervayu Danish Alam.

Baca Juga: Iran dan Oman Segera Umumkan Kerja Sama Kelola Selat Hormuz

Dalam pernyataan resminya, IAF menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut sekaligus memastikan penyelidikan telah dimulai untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

“Pesawat IAF AN-32 mengalami kecelakaan saat menjalankan penerbangan rutin di Jorhat, Assam. Penanganan lokasi kejadian dan investigasi awal sedang berlangsung. Kami berduka atas kehilangan personel dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” tulis IAF.

Berdasarkan laporan awal, pesawat jatuh di area Pangkalan Udara Jorhat saat proses pendaratan. Benturan keras memicu kebakaran yang menghanguskan sebagian badan pesawat.

Tim pemadam dan petugas tanggap darurat segera dikerahkan untuk mengendalikan api, mengamankan lokasi, serta melakukan proses evakuasi.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Angkatan Udara India telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri kemungkinan faktor teknis maupun operasional yang menyebabkan pesawat jatuh.

Baca Juga: Trump Disebut Setuju Cairkan Aset Iran Rp428,64 Triliun

Kepala Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan penanganan insiden tersebut.

“Kami mengetahui adanya kecelakaan pesawat angkut IAF di Jorhat dan masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait,” ujarnya.

Tulang Punggung Logistik Militer India

Antonov AN-32 merupakan pesawat angkut militer bermesin turboprop ganda yang telah lama menjadi salah satu armada utama Angkatan Udara India.

Pesawat buatan Uni Soviet tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan operasional di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem, termasuk kawasan pegunungan dan dataran tinggi.

Saat ini India masih mengoperasikan sekitar 100 unit AN-32 untuk berbagai misi, mulai dari pengangkutan pasukan, distribusi logistik, hingga operasi kemanusiaan.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG

Pesawat ini mampu membawa hingga 7,5 ton kargo atau sekitar 50 penumpang dalam sekali penerbangan, sehingga menjadi salah satu aset penting dalam mendukung mobilitas militer India.

Rentetan Kecelakaan di Assam

Insiden AN-32 terjadi hanya beberapa bulan setelah Angkatan Udara India kehilangan dua pilot dalam kecelakaan pesawat tempur Sukhoi Su-30MKI di distrik Karbi Anglong, Assam.

Dalam insiden yang terjadi pada Maret lalu, pesawat tempur tersebut hilang kontak setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Jorhat untuk menjalankan misi latihan rutin. Bangkai pesawat kemudian ditemukan di kawasan perbukitan terpencil dan kedua pilot dinyatakan tewas.

Rentetan kecelakaan tersebut kembali memunculkan perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan militer di wilayah timur laut India yang dikenal memiliki tantangan cuaca dan geografis cukup berat.

Sementara itu, investigasi terhadap kecelakaan AN-32 masih berlangsung. Angkatan Udara India diharapkan segera mengungkap penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa lima personelnya tersebut. (*)

Artikel Pesawat Militer AN-32 India Jatuh dan Terbakar di Assam, 5 Personel Tewas pertama kali tampil pada News.

Brasil Kejar Bintang Keenam, Ancelotti Hadapi Tekanan Besar Akhiri Puasa Gelar 24 Tahun

0
Timnas Brasil berjuang meraih trofi keenam di Piala Dunia 2026. (ig @brasil)

batampos – Piala Dunia selalu menjadi panggung yang identik dengan Brasil. Dengan lima gelar juara dunia, Selecao masih berstatus sebagai tim tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.

Namun, kejayaan terakhir Brasil sudah berlangsung cukup lama. Sejak menjuarai Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, negara berjuluk Negeri Samba itu belum lagi mampu mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Kini, menjelang Piala Dunia 2026, Brasil kembali memikul harapan besar untuk mengakhiri penantian selama 24 tahun sekaligus meraih gelar keenam yang telah lama dinantikan.

Baca Juga: FIFA Izinkan Bendera Palestina Berkibar di Stadion Selama Piala Dunia, Ini Syaratnya

Menariknya, sejumlah pemain dalam skuad Brasil saat ini bahkan belum lahir ketika generasi Ronaldo Nazario membawa negaranya menjadi juara dunia untuk terakhir kali. Satu generasi tumbuh tanpa pernah menyaksikan Brasil berdiri di puncak sepak bola dunia.

Bagi publik Brasil, persoalannya bukan hanya soal gelar. Selama puluhan tahun, Brasil dikenal sebagai simbol permainan indah atau jogo bonito yang menghibur dan efektif. Namun, identitas tersebut perlahan memudar seiring perkembangan sepak bola modern yang membuat banyak negara mampu memainkan gaya atraktif serupa.

Karena itu, Piala Dunia 2026 memiliki makna yang sangat penting bagi Brasil.

Ancelotti Datang dengan Target Juara

Kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala menjadi bagian dari upaya besar untuk mengembalikan kejayaan Selecao. Pelatih asal Italia tersebut datang dengan satu misi utama, yakni membawa Brasil kembali menjadi juara dunia.

Meski terikat kontrak jangka panjang, ukuran keberhasilan Ancelotti dinilai cukup sederhana. Gelar juara dunia akan dianggap sukses, sementara hasil di bawah itu berpotensi dipandang sebagai kegagalan.

Persiapan Brasil menuju turnamen pun tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sebelum kedatangan Ancelotti, Selecao menjalani sejumlah fase penting bersama pelatih lain yang dinilai belum mampu memberikan kestabilan permainan.

Waktu yang dimiliki Ancelotti untuk membangun tim juga relatif terbatas.

Baca Juga: Kapten Timnas Jepang Mundur Sebelum Laga Perdana Piala Dunia, Ini Alasannya

Cedera Ganggu Persiapan

Tantangan semakin besar setelah sejumlah pemain penting mengalami cedera. Rodrygo, Estevao, dan Eder Militao yang diproyeksikan menjadi bagian utama skuad harus menepi sebelum turnamen dimulai.

Dalam laga uji coba melawan Panama, Brasil memang meraih kemenangan meyakinkan 6-2. Namun performa tim, khususnya pada babak pertama, masih menyisakan sejumlah catatan.

Formasi empat penyerang yang menjadi salah satu opsi Ancelotti membuat lini tengah Brasil kerap kalah jumlah saat bertahan. Performa tim baru membaik ketika memainkan tiga gelandang pada babak kedua.

Situasi tersebut membuat Ancelotti harus kembali mengevaluasi komposisi terbaik yang akan digunakan di Piala Dunia.

Masalah lain muncul ketika Wesley mengalami cedera otot. Kondisi itu memaksa Brasil memanggil Ederson sebagai pengganti, namun sekaligus mengurangi opsi pemain yang memiliki karakter menyerang dari sektor kanan.

Baca Juga: Analisa Laga Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Ujian Perdana Carlo Ancelotti

Vinicius dan Raphinha Jadi Andalan

Di tengah berbagai kendala, Brasil tetap memiliki skuad yang dipenuhi pemain berkualitas.

Alisson masih menjadi pilihan utama di bawah mistar. Duet Marquinhos dan Gabriel Magalhaes menjadi tumpuan di lini belakang, sementara Casemiro bersama Bruno Guimaraes mengawal sektor tengah.

Di lini depan, Vinicius Junior dan Raphinha diprediksi menjadi motor serangan utama Brasil.

Meski demikian, beberapa posisi masih menjadi tanda tanya. Ancelotti masih harus menentukan komposisi lini tengah terbaik serta memilih penyerang utama di antara Matheus Cunha, Igor Thiago, maupun Endrick yang tampil menjanjikan dalam sejumlah kesempatan.

Neymar Jadi Taruhan Besar

Salah satu keputusan yang paling menyita perhatian adalah masuknya Neymar ke dalam skuad.

Kondisi fisik pemain tersebut masih menjadi sorotan setelah sempat mengalami cedera lutut serius dan beberapa masalah kebugaran lainnya. Penampilannya bersama Santos juga belum sepenuhnya meyakinkan.

Namun, Ancelotti tampaknya masih percaya Neymar dapat memberikan kontribusi penting pada fase-fase krusial turnamen.

Baca Juga: Qatar Lawan Swiss di Laga Pertama Grup B Piala Dunia 2026, Ini Analisis dan Prediksinya

Pengalaman, kreativitas, serta kemampuan individu yang dimiliki Neymar dianggap bisa menjadi pembeda ketika pertandingan berjalan ketat dan para pemain lain mulai mengalami kelelahan.

Kesempatan Mengakhiri Penantian

Brasil tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Namun jalan menuju trofi keenam dipastikan tidak mudah.

Cedera pemain, pencarian formula terbaik, hingga tingginya ekspektasi publik menjadi tantangan yang harus dihadapi Ancelotti dan skuadnya.

Bagi Neymar, turnamen ini bisa menjadi kesempatan terakhir untuk mempersembahkan gelar dunia bagi negaranya. Sementara bagi Brasil, Piala Dunia 2026 adalah momentum untuk mengakhiri penantian panjang dan mengembalikan mahkota sepak bola dunia ke tangan Selecao. (*)

Artikel Brasil Kejar Bintang Keenam, Ancelotti Hadapi Tekanan Besar Akhiri Puasa Gelar 24 Tahun pertama kali tampil pada Olahraga.

Pieter Andries Terpilih Pimpin KKSU Batam, Mubes Perdana Tandai Era Demokrasi Organisasi

0
 Musyawarah Besar (Mubes) perdana Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam. Istimewa

batampos – Musyawarah Besar (Mubes) perdana Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam yang digelar di Aula SMKN 2 Batam, Sabtu (13/6), menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi tersebut. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, pemilihan ketua dilakukan secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara langsung oleh para peserta yang memiliki hak pilih.

Sebanyak 44 peserta yang terdiri dari para pendiri, pengurus inti, serta perwakilan pengurus cabang mengikuti proses pemilihan. Mubes ini sekaligus menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan dan program kerja KKSU Batam periode 2026-2030.

Penasehat KKSU Batam, Pdt. Hanny Andries, mengatakan pelaksanaan Mubes pertama merupakan bentuk kematangan organisasi yang terus berkembang sejak dideklarasikan pada tahun 2021. Menurutnya, proses demokrasi yang diterapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat legitimasi kepengurusan ke depan.

“Ini Mubes pertama. Sebelumnya kami para pendiri menunjuk langsung pengurus. Sekarang kami memilih secara demokratis melalui pemungutan suara,” ujar Hanny.

Ia menjelaskan, KKSU Batam memperoleh legalitas resmi pada tahun 2022 dan kepengurusan saat itu dilantik oleh Wali Kota Batam. Setelah memasuki akhir masa bakti pertama selama empat tahun, organisasi kemudian menggelar Mubes untuk memilih kepengurusan baru secara terbuka.
Dalam pemilihan tersebut, tiga kandidat bersaing memperebutkan kursi ketua, yakni James Lensun, Pieter J. Andries, dan Wellem S. Kumaunang. Proses pemungutan suara dilakukan menggunakan kertas suara dan berlangsung tertib di hadapan seluruh peserta Mubes.

Ketua Panitia Mubes, Herman Mangundap, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati bersama. Ia mengapresiasi partisipasi seluruh peserta yang telah menjaga suasana demokratis selama proses pemilihan berlangsung.
“Puji syukur seluruh tahapan Mubes dapat berjalan dengan baik dan tertib. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi serta menjaga suasana tetap kondusif selama pemilihan berlangsung,” kata Herman.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Pieter J. Andries berhasil meraih dukungan terbanyak dengan memperoleh 22 suara. Sementara James Lensun mendapatkan 7 suara, Wellem S. Kumaunang meraih 6 suara, dan terdapat satu suara yang dinyatakan golput. Dengan hasil tersebut, Pieter J. Andries resmi terpilih sebagai Ketua KKSU Batam periode 2026-2030.

Herman Mangundap turut menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa KKSU Batam semakin solid, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota maupun masyarakat Kota Batam. “Selamat kepada Bapak Pieter J. Andries yang telah terpilih sebagai Ketua KKSU Batam periode 2026-2030. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan organisasi dan kebersamaan seluruh warga Sulawesi Utara di Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KKSU Batam periode sebelumnya, James Lensun, mengajak seluruh anggota untuk tetap menjaga persaudaraan dan mendukung kepengurusan baru. “Mari saudara-saudaraku di Kota Batam sama-sama menunjukkan bahwa kita ada untuk mendukung pemerintah Kota Batam. Kebersamaan dan kemajemukan ini harus dijaga dengan baik. Seperti ungkapan kita, Torang Samua Basudara. Mari bersama-sama membangun Batam,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Pieter Andries, KKSU Batam diharapkan semakin kuat dalam mempererat persaudaraan warga Sulawesi Utara sekaligus berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Batam.(*)

Artikel Pieter Andries Terpilih Pimpin KKSU Batam, Mubes Perdana Tandai Era Demokrasi Organisasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Perkuat Patroli Malam, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

0
Polsek Seibeduk lakukan patroli pengamanan di objek vital. Dok Polsek untuk Batam Pos

batampos –Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polresta Barelang. Salah satunya melalui Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Cooling System yang digelar Polsek Sungai Beduk dengan menyasar kawasan permukiman, objek vital, pusat aktivitas masyarakat hingga kawasan industri.

Patroli yang berlangsung mulai Jumat (12/6) malam hingga Sabtu (13/6) pagi itu menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Sejumlah wilayah menjadi fokus patroli, di antaranya Kelurahan Tanjung Piayu, Duriangkang, Mangsang, dan Mukakuning. Petugas juga menyambangi kawasan perumahan, pusat perbankan, ATM Center, SPBU, serta kawasan industri yang memiliki aktivitas cukup tinggi.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog dengan warga, pengurus RT/RW, dan petugas keamanan lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, polisi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan di lingkungan masing-masing.

Petugas turut mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas seperti pencurian, curanmor, pecah kaca kendaraan, hingga kejahatan jalanan lainnya. Warga juga diminta menerapkan wajib lapor tamu 1×24 jam sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Sungai Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan patroli KRYD Cooling System merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, mengaktifkan kembali kegiatan siskamling, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh warga, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” ujar Anggoro.(*)

Artikel Polisi Perkuat Patroli Malam, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas pertama kali tampil pada Metropolis.

Andi Acok Pimpin Pertina Karimun, Fokus Pembinaan Petinju Muda

0
Andi Acok resmi memimpin Pertina Karimun. Andi Acok yang terpilih secara aklamasi siap mencetak atlet tinju muda dari Karimun. Foto: Tri Haryono/BatamPos

batampos – Cabang olahraga (cabor) tinju di Kabupaten Karimun kini memiliki wadah resmi setelah Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Karimun resmi terbentuk. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) perdana yang digelar di Kantor KONI Karimun, Sabtu (13/6), Andi Acok terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pertina Karimun periode 2026–2030.

Sekretaris Pertina Kepulauan Riau, Rio Nando Butar-butar, berharap kehadiran Pertina Karimun dapat memperkuat pembinaan atlet tinju di daerah tersebut. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir sejumlah mantan petinju telah aktif melatih calon atlet muda meski belum memiliki organisasi resmi.

“Ini menjadi tanda keseriusan pembinaan olahraga tinju di Karimun. Selama ini sudah ada mantan petinju seperti Arifin, Irpan, dan Hengki yang melatih calon-calon petinju muda,” ujarnya.

Baca Juga: FIFA Izinkan Bendera Palestina Berkibar di Stadion Selama Piala Dunia, Ini Syaratnya

Rio menambahkan, hingga saat ini Pertina baru terbentuk di tiga kabupaten/kota di Kepulauan Riau, yakni Batam, Natuna, dan Karimun.

Sementara itu, Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karimun, Fery Kurniawan, mengapresiasi terbentuknya Pertina Karimun. Ia optimistis organisasi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit petinju potensial yang dapat mengharumkan nama daerah.

“Cabor tinju baru bergabung dengan KONI Karimun. Kami berharap ke depan Pertina dapat menyelenggarakan berbagai event tinju dan meningkatkan prestasi atlet,” katanya.

Ketua Pertina Karimun terpilih, Andi Acok, menyatakan siap mengemban amanah untuk membangun dan meningkatkan prestasi olahraga tinju di Kabupaten Karimun secara profesional.

Menurutnya, selama ini pembinaan tinju hanya dilakukan melalui sejumlah sasana atau camp tinju tanpa adanya organisasi resmi yang menaungi.

Baca Juga: Final NBA Bikin Piala Dunia Kalah Pamor, Warga New York Rayakan Kemenangan Knicks

“Sekarang sudah ada wadah resmi di bawah KONI Karimun. Kami siap berkolaborasi dengan seluruh sasana tinju yang ada untuk mengembangkan atlet-atlet muda,” ujarnya.

Andi menyebutkan beberapa sasana yang akan berada di bawah naungan Pertina Karimun, di antaranya Satria Boxing Camp, KPK Boxing Camp, dan Patriot Karimun.

Ia optimistis Karimun memiliki banyak atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

“Insya Allah, kami sudah memiliki bibit-bibit petinju yang siap mengharumkan nama Kabupaten Karimun. Dalam waktu dekat kami akan menyusun kepengurusan agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)

Artikel Andi Acok Pimpin Pertina Karimun, Fokus Pembinaan Petinju Muda pertama kali tampil pada Olahraga.

Kepala BGN: Tuduhan Adanya Aliran Uang MBG ke Presiden Hoaks

0
Nanik S. Deyang. (BPMI Setpres)

batampos – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan Kepala BGN Nanik S. Deyang terkait pernyataan mengenai mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta tuduhan adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden merupakan informasi palsu atau hoaks.

BGN memastikan pernyataan sebagaimana yang beredar tersebut tidak pernah disampaikan oleh Kepala BGN maupun pihak resmi lembaga. Informasi itu dinilai sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” ujar Kepala BGN, Nanik S. Deyang di Jakarta, Sabtu (13/6).

Menurut Nanik, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi yang provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Nanik.

BGN menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Lebih lanjut, BGN mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” tutur Nanik.(*)

Artikel Kepala BGN : Tuduhan Adanya Aliran Uang MBG ke Presiden Hoaks pertama kali tampil pada News.

FIFA Izinkan Bendera Palestina Berkibar di Stadion Selama Piala Dunia, Ini Syaratnya

0
Ilustrasi bendera Palestina berkibar di salah satu stadion. F Istimewa

batampos – FIFA memastikan bahwa bendera nasional Palestina dapat dibawa dan dikibarkan oleh penggemar di stadion selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Dikutip dari akun Instagram @sosal.mv pada Sabtu (13/6), keputusan tersebut diambil karena Asosiasi Sepak Bola Palestina merupakan anggota resmi FIFA yang memiliki kedudukan sama dengan anggota lainnya.

Dengan demikian, bendera Palestina akan diperlakukan seperti simbol nasional negara anggota FIFA lainnya selama turnamen berlangsung.

Meskipun memberikan izin penggunaan bendera Palestina, FIFA tetap menetapkan sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh para penonton. Bendera yang dibawa ke stadion harus memenuhi ketentuan ukuran maksimal, yaitu tidak lebih dari 2 meter kali 1,5 meter.

Selain itu, penggunaan tiang bendera berbahan kaku tetap dilarang demi menjaga keamanan seluruh penonton dan peserta pertandingan.

FIFA menegaskan bahwa izin membawa bendera tidak berarti memberikan ruang bagi penyampaian pesan politik di dalam stadion. Melalui Kode Etik Stadion, FIFA melarang segala bentuk simbol, tulisan, atau tindakan yang bersifat politik, ofensif, maupun diskriminatif.

Penggemar tetap diperbolehkan menunjukkan kebanggaan budaya dan dukungan terhadap negara selama tidak digunakan sebagai alat penyampaian propaganda politik.

Petugas keamanan di setiap stadion Piala Dunia 2026 akan melakukan pengawasan terhadap seluruh atribut yang dibawa oleh penggemar. Apabila terdapat bendera atau benda lain yang digunakan untuk menyampaikan slogan geopolitik maupun aksi protes politik, pihak keamanan berhak menyita barang tersebut. Individu yang melanggar aturan juga dapat dikeluarkan dari area stadion.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Utara akan menerapkan standar keamanan yang sama di seluruh lokasi pertandingan. Panitia penyelenggara bersama FIFA berupaya menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi para pendukung dan kenyamanan seluruh pihak di dalam stadion.

Dengan aturan tersebut, bendera Palestina tetap dapat hadir dalam atmosfer sepak bola dunia selama mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan FIFA.(*)

Artikel FIFA Izinkan Bendera Palestina Berkibar di Stadion Selama Piala Dunia, Ini Syaratnya pertama kali tampil pada Olahraga.