Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 7142

Di Batam Belajar Tatap Muka Tetap Dilanjutkan

0
Pembelajaran Tatap Muka 2 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Dinas Pendidikan Kota Batam tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM). Kebijakan ini diambil, setelah menilai penyebaran Covid-19 di Batam cukup terkendali.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, menindaklanjuti Surat Edaran Mendikbud Ristek Nomor 7 Tahun 2022 yang isinya permintaan penghentian sementara pembelajaran tatap muka, namun tergantung dari perkembangan kasus di daerah.

“Untuk beberapa daerah yang mengalami lonjakan kasus memang dianjurkan untuk kembali belajar jarak jauh atau online. Namun untuk Batam Alhamdulillah masih aman sampai saat ini, sehingga tetap belajar tatap muka,” kata dia, Selasa (2/8/2022).

Hendri mengatakan, dalam SE tersebut dijelaskan, kebijakan belajar jarak jauh harus diterapkan, apabila ada temuan dan terjadi penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

Berdasarkan laporan dari kepala sekolah sampai saat ini belum ada temuan siswa yang terpapar virus Covid-19.

Untuk itu, pihaknya berkesimpulan belajar tatap muka tetap bisa digelar dengan aman. Hendri sudah meminta kepada pihak sekolah untuk membantu pemerintah dalam mengawasi protokol kesehatan (Protkes) di sekolah.

“Dalam grup WhatsApp juga saya minta betul, agar jangan ada kelalaian untuk penegakkan Protkes ini. Masker terutama, siswa yang datang ke sekolah harus mengenakan masker,” tegasnya.

Hal ini guna melindungi dan memutus mata rantai penyebaran di lingkungan sekolah. Hendri menambahkan sampai saat ini, Disdik masih memberlakukan penerapan Protkes di lingkungan sekolah.

“Semua siswa wajib pakai masker. Saya sudah ingatkan kepala sekolah, dan guru. Jangan lalai dan abai. Karena Covid-19 ini belum usai,” terangnya.

Untuk langkah pencegahan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, yang merupakan leading sektor dalam penanganan Covid-19. Lingkungan sekolah merupakan salah satu yang menjadi fokus dari Pemko Batam.

“Biasanya kami menggunakan metode sampling. Jadi akan diambil sampel beberapa siswa di setiap sekolah oleh petugas puskesmas. Kalau memang hasilnya ada terpapar, baru diambil kebijakan,” Hendri menambahkan.

Kebijakan yang diambil tetap mengacu pada surat edaran yang sudah ada sebelumnya. Sekolah bisa kembali menerapkan sekolah dari rumah, jika terjadi penyebaran. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

“Sejauh ini masih aman, jadi tidak ada alasan untuk school from home (SFH). Tentu kita semua berharap dan berdoa agar jangan sampai ada. Karena Batam cukup kondusif dan berhasil mengendalikan penyebaran,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Kunjungan Wisman ke Kota Batam Naik 136,69 Persen

0
Wisatawan 1 F Cecep Mulyana e1656306161242
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang baru tiba berjalan di area Pelabuhan Internasional Batamcenter, beberapa waktu lalu. BPS mencatat angka kunjungan wisman ke Kota Batam naik hingga 136,69 persen. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam naik hingga 136,69 persen per Juni 2022. Kunjungan Wisman meningkat signifikan dibandingkan Juni 2022.

“Jika dibandingkan secara year on year, jumlah kunjungan wisman pada Juni 2022 juga mengalami peningkatan sebesar 15.705,1 persen,” kata Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto Selasa (2/8/2022).

Rahmad menyebutkan, kunjungan wisman pada Juni 2022 tercatat sebanyak 39.671 orang. Sementara di Mei tahun 2022 sebanyak 16.761 kunjungan dan Juni tahun 2021 lalu berjumlah 251 kunjungan.

“Baik month to month maupun year on year kunjungan wisman Juni 2022 ini meningkat cukup signifikan,” ungkap Rahmad.

Ia menambahkan, wisman asal Singapura masih menjadi yang paling terbanyak berkunjung ke Kota Batam. Tercatat sepanjang Juni 2022 ini, sebanyak 22.587 wisman ialah warga Singapura.

Selanjutnya posisi kedua, wisman berkebangsaan Malaysia yakni sebanyak 4.731 kunjungan, India 2.210 orang serta wisman berkebangsaan Philipina 931 kunjungan.

Peningkatan kunjungan wisman ke Kota Batam ini, lanjut Rahmad, tak lepas dari program pemerintah daerah khususnya Dinas Pariwisata Kota Batam dalam menyelenggarakan Kenduri Seni Melayu dan Batam Jazz Festival.

Selain itu, meningkatnya angka kunjungan tentu saja sangat dipengaruhi oleh psikologis masyarakat sudah terbiasa dengan new normal (kasus covid sudah melandai) saat ini.

“Tentu ada pengaruhnya (Kenduri Seni Melayu dan Batam Jazz Festival). Paling jelas itu masyarakat sudah mulai bosen dengan “belenggu” pandemi” ujarnya.

Selanjutnya, faktor penutunan tiket dari Rp 800 ribu menjadi Rp 700ribu (PP Pulang Pergi) juga bisa menjadi faktor meningkatnya jumlah kunjungan wisman ini.

“Ada beberapa faktor tentunya dan ini cukup berdampak terhadap kunjungan wisman ke Kota Batam,” pungkas Rahmad.

Reporter: Rengga Yuliandra

Bertemu Maskapai, Tiket Umrah Tetap Naik Rp 800 Ribu hingga Rp 3 Juta

0
Ilustrasi. Calon Jamaah umrah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batampos – Polemik kenaikan harga tiket umrah oleh maskapai terus bergulir. Kemarin (2/8) sejumlah perwakilan dari travel umrah bertemu dengan maskapai Garuda Indonesia. Sayangnya kesimpulan dari pertemuan itu, maskapai milik negara itu tetap menaikkan tiket umrah.

Pertemuan antara perwakilan travel umrah dengan maskapai Garuda Indonesia itu diungkapkan Ketua Umum Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (Bersathu) Wawan Suhada. ’’GA tetap mau naik harga. Alasan mereka, subsidi harga terus,’’ ungkap Wawan.

Atas keputusan tersebut, Wawan dan seluruh travel umrah yang hadir menyampaikan kekecewaannya. Wawan lantas mengungkapkan Garuda Indonesia dan maskapai Saudia adalah yang pertama kali mengumumkan kenaikan harga tiket umrah yang sudah dipesan. Akhirnya kebijakan dua maskapai itu diikuti maskapai lainnya dari dalam maupun luar negeri.

’’Tiga hari lalu, sekitar jam 11 malam ada pengumuman kenaikan harga tiket dari maskapai Garuda,’’ kata Wawan. Untuk penerbangan umrah Agustus ini, ada kenaikan harga Rp 800 ribu/orang. Sedangkan untuk periode penerbangan September nanti, ada kenaikan mulai dari Rp 1,5 jutaan sampai Rp 3 jutaan.

Wawan mengatakan kenaikan tersebut tentu sangat memberatkan. Apalagi kenaikan itu dikenakan untuk tiket yang sudah di-booking. Akibatnya jamaah harus menambah biaya paket umrah yang sudah dipesan. Wawan tetap berharap pemerintah, khususnya Kemenag ikut turun mengintervensi polemik kenaikan harga tiket tersebut.

Dia mengakui bahwa di tengah kondisi keuangan yang belum sehat, Garuda Indonesia harus diselamatkan. Tetapi dia menekankan jangan lantas membebankan target pendapatan tersebut kepada jemaah umrah. ’’Jangan dianggap ketika umrah sudah dinilai normal, harga dinaikkan dengan nominal yang tidak masuk akal,’’ tuturnya.

Wawan menjelaskan para travel siap duduk bareng dengan maskapai untuk membahas kenaikan harga tiket umrah yang wajar. Dia mengakui saat ini ada kenaikan pajak bandara, harga avtur yang melambung, dan lainnya. Tetapi dia tetap menilai bahwa kenaikan harga tiket hingga Rp 3 juta/orang itu tidak wajar.

Dia berharap travel umrah diberikan kesempatan untuk pulih terlebih dahulu. Dari sebelumnya selama dua tahun tidak ada pemberangkatan umrah. Kemudian pada musim haji ini, mereka juga terkena persoalan sedikitnya visa haji mujamalah yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi.

Di bagian lain Kementerian Agama (Kemenag) belum banyak merespon soal polemik maskapai yang secara sepihak menaikkan harga tiket tersebut. ’’Kami sedang koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencarikan solusi permasalahan ini,’’ kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin. Dia tidak menjelaskan lebih detail koordinasi tersebut dalam bentuk apa saja.

Sebelumnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief juga mengomentari secara singkat soal polemik harga tiket umrah itu. ’’Urusan harga tiket apakah di Kemenag,’’ katanya.

Meskipun begitu dia menyampaikan Kemenag akan membahas persoalan kenaikan harga tiket dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai terkait. (*)

Reporter: JP Group

Cegah PMK, 130 Sapi di Tanjungpinang Divaksin

0
Petugas menyuntik vaksin pada sapi milik warga yang sesuai kriteria, Senin (2/8).f. ist

batampos-Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang vaksinasi 130 sapi di Tanjungpinang untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sekarang ini mengancam ternak milik warga.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Kesehatan Hewan dan Kesehatan masyarakat Veteriner DP3 Kota Tanjungpinang, Wan Tin Diarni mengatakan vaksinasi ternak sapi di Tanjungpinang berlangsung selama dua hari dan sudah dilaksanakan pada Senin (1/8) kemarin.

“Kegiatannya dua hari saja, tanggal 1-2 Agustus ini, menggunakan vaksin aptovor, “kata Wan Tin, Selasa (2/8).

Walaupun belum ada ternak yang terserang virus PMK, kata Wan Tin vaksinasi itu tetap penting dilaksanakan sebagai upaya pencegahan, agar sapi milik warga bisa terhindar dari penyakit tersebut.

BACA JUGA: Diduga Mau Ngusir Lebah Pakai Cara Diasapi, Rumah Kosong di Desa Teluk Sasah, Lobam Terbakar

“Kita dikoordinir Pemprov Kepri, tahap awal sudah dilaksanakan di Tanjungpinang dan Bintan,”terangnya.

Vaksinasi tidak dilakukan pada semua ternak sapi, ada kriteria yang bisa disuntik yaitu sapi yang tidak bunting dan berusia lebih dari tiga bulan.

“Kita tidak vaksin semuanya, hanya yang berusia di atas 3 bulan dan sapi yang tidak dalam kedadaan bunting,” tambahnya.

Walaupun sudah disuntik vaksin, Wan Tin meminta agar pemilik kandang bisa menjaga kebersihan kadang dengan cara menyemprot disinfektan, karena virus itu bisa berpindah melalui media pembawa ataupun menempel pada peternak itu sendiri.

“Mana tau menempel pada alat-alat yang ada di kandang makanya harus selalu dijaga kebersihan kandangnya agar sapi juga sehat,”tambahnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

 

Kunjungan Wisman ke Batam Naik Signifikan, Ini Jumlahnya

0
Wisatawan 1 F Cecep Mulyana e1656306161242
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan yang baru tiba berjalan di area Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sabtu (25/6). Arus penumpang yang datang maupun yang pergi di Pelabuhan Internasional mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam terus meningkat setiap bulannya. Badan Pusat Statistik (BPS) Batam merilis, pada Selasa (2/8/2022), terdapat 39.671 kunjungan, angka ini meningkat signifikan 136,69 persen dibanding bulan Mei 2022 16.761 kunjungan.

Tercatat, 10 negara utama asal wisman ke Kota Batam selama Januari sampai Juni 2022 yakni Singapura 22.587 kunjungan, Malaysia 4.731 kunjungan, India 2.210 kunjungan, China 752 kunjungan, Philippina 931 kunjungan, Australia 371 kunjungan, Amerika Serikat 339 kunjungan, Inggris 373 kunjungan, Jepang 238 kunjungan, dan Jerman 110 kunjungan. Wisman yang masuk masih didominasi negara Singapura dan Malaysia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengungkapkan pendorong kenaikan kunjungan wisman disebabkan sejumlah faktor seperti kebijakan dari pemerintah pusat yakni tidak diberlakukannya tes Antigen, PCR, karantina, dan kewajiban adanya asuransi. Selain itu, kegiatan kepariwisataan (event) berskala internasional seperti Kenduri Seni Melayu (KSM) baru saja dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Disbudpar Kota Batam turut memengaruhi kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Event paling cepat mendatangkan wisman serta dapat meningkatkan lenght of stay (lama tinggal),” ujarnya.

Peningkatan infrastruktur yang saat ini dibangun oleh Wali Kota Batam dan juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi merupakan salah satu upaya untuk membuat wisman yang berkunjung merasa nyaman sehingga memberikan kenangan yang baik bagi wisman.

“Banyak destinasi baru yang sudah Pak Wali (Muhammad Rudi) siapkan,” ucapnya.

Kemudian perkembangan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang presentase 2020-2022 mencapai 45,21 persen, presentase ini sudah mendekati normal. Secara umum, selama Januari sampai Juni 2022, kunjungan wisman ke Provinsi Kepri 95.169 dan 66.145 kunjungan wisman ke Kota Batam.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa Batam masih menjadi penyumbang utama wisman terbesar bagi Kepri,” ucapnya.

Ardi berharap kunjungan wisman semakin meningkat sehingga berdampak positif bagi percepatan pemulihan ekonomi Kota Batam khususnya. “Kita masih ingat, jumlah wisman yang berkunjung ke Batam pada 2019 lalu mencapai 1.947.943 kunjungan. Setidaknya, kita semua berharap kunjungan tahun ini melejit lagi, kalau bisa lebih dari 1 juta,” harapnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Jalan Provinsi di Batam Akan Diperbaiki Tahun Ini

0
Jalan Laksmana Bintan f Iman Wachyudi
Jalan Laksamana Bintan. f.Iman Wachyudi

batampos – Keterbatasan anggaran menyebabkan perbaikan jalan provinsi di Batam belum bisa dilakukan semua. Namun tahun ini, rencananya perbaikan jalan dari Pollux Habibie menuju Underpass Pelita akan dikerjakan.

Berdasarkan informasi tahun ini ada pengerjaan untuk menutup kerusakan jalan. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan pengerjaan akan segera dilakukan, sehingga pengguna jalan bisa lebih aman ketika melintas di jalan tersebut.

“Memang kerusakan lumayan juga di sepanjang jalan tersebut. Kalau tidak salah dalam waktu dekat ini akan segera dikerjakan. Karena sudah lelang dan kontrak,” sebutnya.

Pengerjaan jalan akan mengutamakan perbaikan di ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Yumasnur mengakui untuk ruas jalan tersebut, banyak keluhan yang diterima, namun pihaknya mengaku tidak memilki wewenang untuk mengerjakan, sebab kerusakan cukup banyak di sepanjang jalan.

“Kalau keluhan dari pengguna jalan pasti ada. Namun kami sudah sampaikan ke provinsi, dan tahun ini dikerjakan. Nanti informasinya akan mengutamakan jalan yang rusak parah dulu, mereka akan tutup lobang-lobang tersebut,” tambahnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

 

Menlu Minta Kepolisian Kamboja Tuntaskan Pembebasan WNI

0
Menlu RI, Retno Marsudi. ( F SS via Antara)

batampos – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi langsung turun tangan menindaklanjuti kasus penyekapan puluhan WNI di Kamboja. Kemarin (2/8), Retno bertemu dengan Kepala Polisi Kamboja Jenderal Neth Savouen untuk membahas kasus tersebut.

Pada pertemuan yang dilakukan di Markas Besar Kepolisian Kamboja, Phnom Penh itu, Menlu didampingi oleh sejumlah pejabat Kepolisian Republik Indonesia. Yakni, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komisaris Jenderal Pol. Arief Sulistyanto, Waka Badan Intelijen Kepolisian Irjen Pol. Merdisyam, dan Sekretaris NCB Interpol Brigjen Pol. Amur Chandra. Pertemuan tersebut dilakukan setelah 62 WNI korban penipuan dan perdagangan manusia berhasil dikeluarkan dengan selamat dari Perusahaan online scam di Sihanoukville beberapa hari lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Retno menekankan, perlunya penguatan kerja sama pencegahan perdagangan manusia antara Indonesia dan Kamboja. Mengingat, kasus-kasus penipuan dan perdagangan manusia telah berulang terjadi sejak tahun 2021.

Selain itu, Retno juga meminta kerja sama Kepolisian Kamboja untuk menangani 62 WNI yang sudah keluar. ”Lalu menangani yang masih tersisa,” katanya. Sayang tak disebutkan berapa WNI yang masih berada dalam penyekapan di sana.

Kemudian, ia mendorong adanya kerja sama penegakan hukum dan upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang lagi.

Menanggapi permintaan tersebut, Jenderal Neth Savouen menyampaikan komitmennya untuk memberikan kerja sama penuh. Ia pun menyepakati, bahwa setelah pertemuan tim teknis kepolisian antara kedua negara akan langsung melakukan pertemuan teknis. Setidaknya, ada empat agenda yang dibahas. Yakni, kerja sama investigasi bersama, mutual legal assistance, penunjukkan contact persons guna mempercepat penanganan jika kasus serupa muncul kembali, serta membuat MoU kerja sama antara Polisi untuk penanganan TPPO.

Usai pertemuan tersebut, Retno pun langsung bertemu dengan para 62 WNI korban penyekapan. Para WNI yang bekerja di perusahaan online scam di Sihanoukville, Kamboja itu diketahui telah berada di Phnom Penh sejak 1 Agustus 2022 dini hari. Saat ini, mereka tengah didata dan diverifikasi oleh pihak KBRI Phnom Penh dibantu Kepolisian RI.

Dia menyampaikan, bahwa keselamatan para WNI selalu menjadi prioritas Pemerintah. Saat ini, kepolisian kedua negara juga sepakat untuk memperkuat kerjasama guna mencegah kejadian-kejadian serupa terulang kembali.

Retno juga meminta para WNI ikut membantu pemerintah untuk mengkampanyekan pencegahan perdagangan manusia pada orang-orang terdekatnya. ”Kiranya dapat disampaikan agar secara hati-hati mencermati tawaran pekerjaan yang diberikan, dengan iming-iming yang menggiurkan,” ungkapnya.

Para WNI ini akan segera dipulangkan setelah proses pendataan dan wawancara selesai dilakukan. KBRI Pnomh Penh akan membantu administrasi keimigrasian dan memfasilitasi kepulangan mereka ke Tanah Air. (*)

Reporter: JP Group

Gubkepri Temui Petinggi Pertamina Wilayah Kepri untuk Bahas Pengawasan JBT dan JBKB

0

batampos– Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, terdapat 3 kategori jenis BBM yaitu pertama, Jenis BBM Tertentu (JBT) yang harganya ditetapkan Pemerintah dan diberikan subsidi yaitu Minyak Solar dan Minyak Tanah. Kedua, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) tidak diberikan subsidi, diberikan biaya tambahan 2% dan didistribusikan di wilayah non Jawa, Madura, Bali (Jamali) yaitu Bensin RON 88. Ketiga, Jenis BBM Umum (JBU) di luar JBT dan JBKP seperti Pertalite dan Pertamax series.

Dalam audiensi bersama petinggi Pertamina Wilayah Kepri di Graha Kepri, Batam, Senin (1/8), Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengusulkan untuk dibentuk suatu tim khusus bersama dalam pengawasan pendistribusian JBKB dan JBT. Hal ini dikarenakan Nelayan dan Pelaku Usaha Transportasi Laut rawan menjadi celah bagi oknum-oknum yang ingin memanfaatkan disparitas harga antara BBM Subsidi terhadap BBM Industri.

Pertemuan Guibkepri Ansar Ahmad dengan petinggi Pertamina wilayah Kepri

“Untuk itu kita sarankan untuk diadakan pembahasan suatu peraturan yang mewajibkan Nelayan dan Pelaku Transportasi Laut untuk diberikan kuota harian yang mana mewajibkan sekian persennya membeli BBM Non-Subsidi” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur mencontohkan, misal kebutuhan harian 100L, dapat digunakan mekanisme 70% BBM Subsidi dan 30% Non Subsidi. Gubernur pun meminta untuk dapat bersama-sama berfokus dalam pengawasan JBT dan JBKP.

Gubernur Ansar pun menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program MyPertamina Subisidi Tepat Sasaran bersama identitas tunggal Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kartu Kusuka ini ditujukan untuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan nelayan. Untuk itu dalam finalisasi program digitalisasi, kita minta untuk dapat membuat program pengawasan sementara untuk JBKP dan JBT” kata Gubernur Ansar.

Audiensi dihadiri oleh Sales Area Manager (SAM) Retail Wilayah Kepri Mahfud Nadyo Hantoro, Sales Branch Manager (SBM) Wilayah I Kepri Reiza, dan Sales Branch Manager (SBM) Wilayah II Kepri Fadlan. Sedangkan Gubernur Ansar didampingi oleh Kadis DKP Kepri H.T.S Arif Fadillah, Kadis ESDM M. Darwin, dan Anggota Tim Khusus Gubernur Angelinus. (*)

Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah Warga di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Slamet dan Keluarga Selamat

0
Rumah warga Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Slamet mengalami kerusakan setelah rumahnya dihantam angin kencang yang terjadi Selasa (2/8) siang. F.Kiriman Suparman

batampos– Atap rumah Slamet, warga Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara terbang setelah diterjang angin kencang.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (2/8) sekira pukul 12.00 WIB.

“Alhamdulillah pak Slamet dan keluarga selamat,” kata Kaur Pemerintahan pada Pemerintah Desa Lancang Kuning, Suparman dihubungi lewat telepon whatsapps, Selasa (2/8) siang.

Berdasarkan keterangan korban, Suparman mengatakan, kejadian sekira pukul 12.00 WIB lewat.

Pada saat itu hujan deras disertai angin kencang melanda Tanjunguban dan sekitarnya. Korban bersama istrinya dan seorang anaknya sedang berada di dalam rumah.

Sementara di luar rumah, ada empat orang warga yang menumpang berteduh.

Kepada Suparman, korban mengaku mendengar suara angin menderu, lalu langit terlihat kabut disertai angin yang bertiup kencang.

BACA JUGA: Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Angin kencang tiba-tiba menghantam rumah korban, lalu menerbangkan atap rumah.

Slamet bersama istri dan seorang anaknya terkejut ketika angin kencang menghamtam rumahnya.

Sementara empat orang warga yang pada saat itu berteduh di luar rumah, langsung berlari.

“Begitu angin kencang menghantam rumah pak Slamet, empat orang yang ada di luar rumah langsung kabur,” kata Suparman.

Suparman mengatakan, dirinya bersama perangkat desa mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Ketika di lokasi, Suparman menemukan bagian atap rumah korban sudah lubang karena atapnya diterbangkan angin kencang.

“Atap yang terbang dibawa angin kami temukan sekira 4 meter dari rumah pak Slamet,” kata Suparman.

Suparman mengatakan, kejadian ini telah dilaporkan ke pihak Tagana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan.

“Sekarang kami bersama masyarakat masih gotong-rotong di rumah pak Slamet,” kata Suparman. (*)

Reporter: Slamet 

Wali Kota Batam Paparkan Strategi Pembangunan Kepada Peserta Diklatpim Jawa Timur

0
pemko batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memaparkan strategi pembangunan kepada rombongan peserta Diklatpim II Provinsi Jawa Timur. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memaparkan strategi pembangunan kepada rombongan peserta Diklatpim II Provinsi Jawa Timur di Hotel Swisbell Harbour Bay, Senin (2/8/2022) malam.

Bahkan dihadapan para peserta, ia menyatakan, di tengah situasi pandemi Batam tetap membangun sehingga mampu meraih pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional.

“Jika Surabaya mengalami perubahan besar saat Bu Risma menjabat wali kota. Batam juga melakukan perubahan besar dengan terus membangun infrastruktur, agar ekonomi tetap tumbuh. Bahkan saat Covid, ekonomi Batam tetap tumbuh di atas rata-rata Provinsi Kepri dan nasional,” katanya.

Menurutnya, momentum paling strategis dalam pembangunan Batam adalah dengan disatukannya komando kepemimpinan Pemko dan BP Batam. Sinergi dua lembaga ini membuat keputusan-keputusan strategis dalam pembangunan dapat dibuat tanpa hambatan.

Rudi mencontohkan, dalam pengelolaan Bandara Hang Nadim yang dapat diserahkan ke pihak swasta dengan pemasukan yang jelas ke pemerintah.

“Dengan diserahkan kepada konsorsium dimana di dalamnya ada Incheon dari Korea Selatan, maka diharapkan Bandara Hang Nadim menjadi Bandara dengan pelayanan paling moderen di Indonesia. Pemasukan ke pemerintah juga lebih besar,” ujarnya.

“Nantinya rute penerbangan domestik perbanyak dan juga dibuka sejumlah rute internasional. Kita targetkan bisa sampai 40 juta sampai 50 juta penumpang per tahun,” paparnya lagi.

Ia juga menyampaikan mengenai pembangunan infrastruktur jalan yang semakin mempermudah akses hampir ke seluruh kawasan di Kota Batam.

Juga upaya pengembangan Pelabuhan Batuampar menjadi pelabuhan peti kemas dengan daya tampung lebih luas dan peralatan yang lebih moderen.

Tak hanya itu, ada juga pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan internasional di Sekupang. Dengan kehadiran rumah sakit berskala internasional dan tenaga medis mancanegara diharapkan mampu memenuhi kebutuhan berobat warga RI yang selama ini ke Singapura dan Malaysia.

Walikota juga menggariskan satu hal yang mungkin dapat menjadi pelajaran bagi peserta. Dimana dalam pembangunan dilakukan pihaknya dapat meminimalisir gejolak sosial yang muncul.”Kita bersyukur karena pembangunan yang dilakukan sangat didukung oleh masyarakat karena pembangunan itu untuk masyarakat,* tambah dia.

Selain pemaparan dari Walikota Batam, para peserta juga disuguhi berbagai hal menarik di Kota Batam. Antara lain, penampilan fashion show batik Batam binaan Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi yang juga adalah Wakil Gubernur (Wagub) Kepri.

Sementara itu Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai, mengucapkan terima kasih atas sambutan wali kota Batam. Dirinya juga terkesan dengan pembangunan Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim.

“Kita merasakan kesan positif saat mampir ke Masjid Tanjak yang sangat bagus. Kami harapkan peserta bisa mendapatkan hal-hal baru, ide-ide baru dengan mempelajari fenomena pesatnya pembangunan Kota Batam,” ungkapnya.

Ada 78 pejabat yang ikut dalam rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Diklatpim II Angkatan XII Tahun 2022, terdiri dari 30 pejabat eselon 2 di Pemerintah Kabupaten/Kota se jawa timur serta 48 pejabat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Turut hadir juga 4 pejabat Eselon II dari Pemerintah Kota Batam, yaitu Kepala Bapelitbangda Dahlina Nopilawati, Kadisperindag Gustian Riau, Kadisparbud Ardi Winata dan Kasatpol PP Reza Ghadafi

Kegiatan ini digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Jawa Timur. Mereka akan melakukan studi dengan mengunjungi sejumlah instansi di Batam dan Provinsi Kepri mulai Senin hingga Jumat (5/8/2022) mendatang.(*)