Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 721

BI Kepri Gelar Event BERLAYAR 2025 di Belakang Padang

0
Pembukaan event BERLAYAR 2025. f. Arjuna

batampos– Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, resmi membuka gelaran BERLAYAR 2025 di Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (15/11) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BI Kepri mendorong ekonomi lokal, penguatan UMKM, serta percepatan penggunaan transaksi digital melalui QRIS di wilayah perbatasan.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri, Ardhienus, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang dinilai berkolaborasi secara maksimal dalam menyukseskan acara tersebut. Ia juga memberi penghargaan kepada perbankan dan berbagai mitra strategis yang ikut mendukung penuh kegiatan BERLAYAR 2025.

“Apresiasi kepada pemerintah daerah atas kolaborasi dan dukungan yang begitu luar biasa. Terima kasih juga kepada rekan-rekan perbankan dan mitra sinergi yang telah bekerja keras. Tak lupa kepada masyarakat Belakang Padang yang menyambut kehadiran kami dengan senang hati dan semangat luar biasa,” katanya.

BACA JUGA: PLN Batam dan Maybank Indonesia Bentuk Kemitraan Strategis Melalui Skema IMBT untuk Pembangunan PLTGU 120 MW

Nama BERLAYAR bukan hanya indah didengar, tetapi menggambarkan perjalanan bersama dalam menembus batas, menyatukan budaya, sekaligus mendekatkan masyarakat pada kemajuan digital. Belakang Padang dipilih sebagai lokasi perdana karena memiliki nilai strategis.

“Pulau ini adalah garda terdepan Indonesia, menghadap langsung ke Singapura. Belakang Padang bukan hanya wilayah perbatasan, tetapi jembatan interaksi ekonomi lintas negara yang sangat strategis,” ujar dia.

Dengan posisi tersebut, BI menilai Belakang Padang memiliki potensi besar menjadi ikon ekonomi digital kawasan perbatasan, tempat budaya lokal bertemu teknologi. Melalui BERLAYAR 2025, BI ingin menghadirkan pendekatan edukatif, inklusif, dan menyenangkan agar masyarakat merasakan langsung manfaat pembayaran digital dalam aktivitas harian.

Ardhienus menyampaikan, event ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi momentum meningkatkan literasi keuangan digital. Materinya mencakup penggunaan QRIS, perlindungan konsumen, hingga kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Ia memaparkan bahwa transaksi QRIS di Kepri mencatat pertumbuhan akseleratif dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, volume transaksi mencapai 33,9 juta atau tumbuh 117,34 persen secara tahunan. Sementara hingga September 2025, jumlah transaksi melonjak menjadi 64,9 juta atau tumbuh 181,80 persen, dengan nilai transaksi menembus Rp7,7 triliun atau naik 140,31 persen secara tahunan.

Capaian tersebut didorong oleh peningkatan jumlah pengguna QRIS di Kepri. Pada akhir 2024, total pengguna mencapai 530.327 orang atau tumbuh 26,49 persen. Hingga September 2025, posisi pengguna melonjak menjadi 952.360. Secara nasional, pengguna QRIS mencapai 55,4 juta atau tumbuh 21,08 persen.

“Pertumbuhan ini menunjukkan besarnya potensi digitalisasi pembayaran dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Ardhienus.

BI Kepri berkomitmen memperkuat ekosistem digital hingga ke wilayah terdepan, termasuk daerah perbatasan seperti Belakang Padang. Ia menyatakan bahwa digitalisasi akan berhasil bila melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Melalui BERLAYAR, kami ingin membuktikan bahwa digitalisasi bukan hanya milik kota besar, tetapi juga pulau-pulau terdepan negeri ini,” katanya.

Ia berharap, semangat Belakang Padang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kepri untuk terus mengakselerasi ekonomi digital dan memperluas penggunaan QRIS, termasuk pemanfaatan QRIS cross-border di kawasan perbatasan. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel BI Kepri Gelar Event BERLAYAR 2025 di Belakang Padang pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 10 Penyakit Paling Banyak Diderita Warga Batam

0
Ilustrasi anak demam. (jpg)

batampos– Sepanjang Oktober 2025, fasilitas kesehatan di Kota Batam menangani ribuan pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Berdasarkan Laporan 10 Penyakit di bulan Oktober 2025, flu dan hipertensi menjadi dua penyakit yang paling banyak diderita warga sepanjang bulan tersebut.

Acute nasopharyngitis atau flu kembali menempati urutan pertama dengan 4.346 kasus, terdiri dari 2.133 pasien laki-laki dan 2.213 pasien perempuan. Diikuti hipertensi esensial dengan 4.303 kasus, di mana pasien perempuan mencapai 2.920 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, mengatakan kasus Oktober ini merupakan kombinasi antara faktor cuaca, mobilitas tinggi, dan gaya hidup masyarakat perkotaan.

BACA JUGA: Selama Oktober 2025, Flu dan Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Batam

“Perubahan cuaca dan aktivitas warga yang padat membuat kasus infeksi saluran pernapasan seperti flu dan ISPA cenderung meningkat. Sementara hipertensi dan diabetes melonjak karena pola makan dan gaya hidup yang belum sepenuhnya sehat,” ujar dr. Didi.

Ia menambahkan, tingginya penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes menunjukkan bahwa masyarakat perlu lebih memperhatikan pengendalian faktor risiko.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai mengatur pola makan, mengurangi konsumsi garam dan gula, serta rutin memantau tekanan darah. Ini penting untuk mencegah komplikasi,” lanjutnya.

Selain flu dan hipertensi, penyakit lain yang ikut menyumbang tingginya kunjungan fasilitas kesehatan adalah ISPA akut yakni 3.136 kasus, dispepsia sebanyak 2.398 kasus, serta ISPA tidak spesifik sebanyak 1.959 kasus.

Menurut dr. Didi, angka ini menjadi pengingat bahwa penyakit menular dan tidak menular sama-sama membutuhkan perhatian.“Puskesmas sudah kami minta memperkuat edukasi pencegahan. Namun yang terpenting adalah kesadaran masyarakat. Menjaga kesehatan harus dimulai dari rumah,” tegasnya. (*)

Reporter: Rengga

10 Penyakit Terbanyak Sepanjang Oktober 2025 di Batam:

1. Flu / Acute nasopharyngitis (J00) – 4.346 kasus
2. Hipertensi esensial (I10) – 4.303 kasus
3. ISPA akut (J06) – 3.136 kasus
4. Dispepsia (K30) – 2.398 kasus
5. ISPA tidak spesifik (J06.9) – 1.959 kasus
6. Diabetes melitus tipe 2 (E11) – 1.241 kasus
7. Faringitis akut (J02) – 758 kasus
8. Diare & gastroenteritis infeksius (A09) – 683 kasus
9. Myalgia (M79.1) – 681 kasus
10. Pulpitis (K04.0) – 638 kasus

Artikel Ini 10 Penyakit Paling Banyak Diderita Warga Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kanwil Kemenkum Kepri dan Dekranasda Bersinergi Lindungi Wastra dan Kriya Lokal di DekraFest 2025

0
Kanwil Kemenkum Kepri bersama Dekranasda Provinsi menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Kekayaan Intelektual. F. Kanwil Kemenkum Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Kanwil Kemenkumham Kepri bersama Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama terkait pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) untuk produk kriya, wastra, dan fashion lokal.
Penandatanganan digelar dalam rangkaian DekraFest 2025 di Pelataran Taman Gurindam 12, Sabtu (15/11) malam.

Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Edison Manik, hadir langsung dalam agenda tersebut. Sementara Ketua Dekranasda Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelestarian budaya Melayu Kepri, sekaligus penguatan peran pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda sebagai penjaga warisan budaya.

Kerja sama ini diharapkan mempermudah pelaku UMKM dalam mendaftarkan karya mereka agar memperoleh pelindungan hukum yang kuat, serta terhindar dari peniruan maupun penyalahgunaan pihak lain.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat secara nasional. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat peran Dekranasda sebagai ruang lahirnya ide, inovasi, dan karya kreatif baru.

Ia mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan KI yang disediakan Kanwil Kemenkumham Kepri agar produk-produk lokal semakin berdaya saing, tidak hanya di pasar regional tetapi juga nasional.

Melalui kerja sama ini, Kemenkumham Kepri, Dekranasda, dan Pemerintah Provinsi bertekad memperkuat pelindungan KI sembari mendorong hadirnya produk unggulan daerah yang mampu meningkatkan perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kepri. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kanwil Kemenkum Kepri dan Dekranasda Bersinergi Lindungi Wastra dan Kriya Lokal di DekraFest 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Imbas Camat Diciduk, Pemkab Anambas Bakal Tes Urine Massal untuk ASN

0
Sejumlah pegawai Pemkab Anambas sedang mengikuti apel. Pemkab siapkan tes urine massal untuk ASN. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dalam waktu dekat akan menjalani tes urine mendadak. Langkah ini merupakan upaya pengawasan sekaligus komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh aparatur bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kebijakan tersebut muncul setelah aparat kepolisian kembali mengungkap kasus narkoba yang menyeret pejabat daerah. Pekan lalu, Camat Siantan Tengah nonaktif, Afrizal, ditangkap polisi karena diduga mengonsumsi sabu di kantornya. Kasus itu memicu perhatian publik dan mendorong langkah tegas pemerintahan.

Tes urine nantinya dilakukan saat seluruh ASN mengikuti apel bersama di Kantor Bupati Anambas. Mekanisme pemeriksaan mendadak dipilih agar semua pegawai hadir tanpa peluang untuk menghindar.

Wakapolres Anambas, Kompol Shallahuddin, memastikan pihaknya akan turun langsung ke lokasi apel tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tujuannya agar hasil pemeriksaan objektif dan transparan.

“Semua pegawai dikumpulkan, nanti secara mendadak kami muncul untuk tes urine,” ujar Shallahuddin kepada Batam Pos.

Ia menegaskan, Polres Anambas sangat serius memerangi penyalahgunaan narkoba. Penindakan tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga pejabat yang seharusnya memberi teladan.

Menurut Shallahuddin, narkoba adalah ancaman serius karena dapat merusak mental, perilaku, hingga masa depan seseorang. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.

“Ini bukan hal yang bisa ditoleransi. Siapapun yang terbukti memakai, akan tetap diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, Polres Anambas kini berkoordinasi dengan Bupati Anambas. Jumlah ASN yang diperiksa cukup besar sehingga kebutuhan alat tes juga banyak.

“Tes urine ini perlu koordinasi dengan Bupati. Stick alat uji narkoba harus banyak, jadi perlu kolaborasi dengan Pemkab untuk pengadaannya,” kata Wakapolres.

Tes urine massal ini diharapkan menjadi pengingat bagi ASN agar tidak mencoba-coba terlibat narkoba. Pemerintah juga ingin memastikan birokrasi bersih dari oknum yang bisa merusak citra pelayanan publik.

Pegawai yang terlibat narkoba, tegasnya, tidak boleh dibiarkan tetap berada dalam sistem pemerintahan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Imbas Camat Diciduk, Pemkab Anambas Bakal Tes Urine Massal untuk ASN pertama kali tampil pada Kepri.

BGN Pastikan Seluruh Gaji Petugas MBG Cair Pekan Ini Secara Rapel

0
Ilustrasi Badan Gizi Nasional. (bgn.go.id)

batampos – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh pegawai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menerima gaji secara penuh, dengan pembayaran yang dirapel dan dipercepat pada pekan ini.

Keterlambatan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir ditegaskan bukan disebabkan masalah anggaran, melainkan murni kendala teknis administrasi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk bekerja lebih proaktif agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Ia menegaskan hak para petugas, mulai dari SPPI, ahli gizi hingga akuntan, menjadi prioritas lembaganya.

“Kami memastikan seluruh petugas akan menerima haknya secara penuh. Seluruh gaji yang belum terproses akan dirapel dan diprioritaskan penyelesaiannya minggu ini,” ujar Nanik dalam keterangannya di Instagram, dikutip Minggu (16/11).

Nanik menegaskan BGN berkewajiban memenuhi hak pegawai secara tepat waktu. Ia juga mengapresiasi kerja keras petugas MBG di lapangan yang disebut sebagai elemen kunci keberhasilan program.

“Tugas kami memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Kami tidak ingin keterlambatan ini terulang,” tegasnya.

Ia menjelaskan verifikasi administratif menjadi penyebab utama molornya pencairan gaji, mengingat jumlah petugas MBG sangat besar dan beberapa di antaranya masih memerlukan penyesuaian dokumen.

“Ini murni masalah teknis administratif. Sebagian dokumen perlu disesuaikan sebelum pembayaran bisa diproses. Kami pastikan proses ini segera tuntas,” katanya.

BGN kembali menegaskan komitmennya bahwa seluruh pembayaran gaji petugas MBG akan diselesaikan dalam pekan ini, dengan sistem rapel sesuai hak masing-masing pegawai. (*)

Artikel BGN Pastikan Seluruh Gaji Petugas MBG Cair Pekan Ini Secara Rapel pertama kali tampil pada News.

500 Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Kepri Dapat Pelatihan PNM Mekaar

0
Ratusan perempuan pelaku usaha saat menjalani pelatihan manajemen usaha di TCC Aston Tanjungpinnag, Sabtu (15/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 500 perempuan pelaku usaha mikro di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti pelatihan dalam program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Pelatihan itu digelar untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka peluang mereka menjadi agen layanan produk PNM.

Kepala Pemodalan Nasional Madani (PNM) Pekanbaru, Mizan Saroni, mengatakan para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak usaha di lingkungannya.

Ia menyebut pelatihan serupa telah digelar sebanyak 820 kali selama 25 tahun, dengan lebih dari 28.000 nasabah mendapat pendampingan di seluruh Indonesia.

“Untuk pelatihan PKU Akbar di Tanjungpinang ini, pembinaan difokuskan untuk 500 nasabah yang diharapkan mampu naik kelas,” ujar Mizan, Sabtu (15/11).

Selain materi manajemen usaha, ratusan peserta juga dibekali pelatihan digitalisasi produk, pemahaman manfaat asuransi jiwa, tabungan emas, hingga peluang menjadi agen layanan PNM.

Mizan menjelaskan PNM memiliki 68.000 nasabah di Kepri, tersebar di 16 unit kerja, dengan total penyaluran pembiayaan mencapai Rp260 miliar. Khusus Tanjungpinang, terdapat lebih dari 10.500 nasabah dengan outstanding mencapai Rp22 miliar.

“Untuk usaha ultra mikro di Kepri stabil di atas 5 persen per bulan. Ini menunjukkan semangat ibu-ibu dalam mengembangkan usaha sangat tinggi,” tambahnya.

PNM juga berencana menambah dua unit kerja baru di Kepri tahun depan untuk memperluas jangkauan layanan. Fokus pendampingan PNM tetap pada usaha kecil seperti toko kelontong, warung gorengan, hingga pedagang buah, dengan pembiayaan awal Rp2–3 juta per nasabah dan tenor 6 bulan hingga 2 tahun.

“Jadi kita berusaha membantu perempuan pelaku usaha mikro di Kepri naik kelas dan berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah,” pungkas Mizan. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel 500 Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Kepri Dapat Pelatihan PNM Mekaar pertama kali tampil pada Kepri.

Lampu Merah Simpang Calista Mati Total Gegara Kabel Dicuri, Lalu Lintas Kacau

0
Lampu lalin di Simpang Calista padam membuat arus kendaraan kacau balau. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Lampu lalu lintas di Simpang Calista, Batam Center, mati total sejak Jumat (14/11) pagi. Kondisi itu membuat pengendara kebingungan karena tidak ada satu pun indikator merah, kuning, maupun hijau yang menyala, sehingga kendaraan saling berebut jalan tanpa aturan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memastikan penyebab matinya lampu tersebut adalah pencurian kabel utama di persimpangan itu.

Pantauan Batam Pos pada Minggu (16/11) siang menunjukkan dua sisi persimpangan, yaitu arah Orchard dan Kantor Lembaga Adat Melayu, tidak memperlihatkan tanda-tanda lampu berfungsi. Semua lampu padam, membuat pengendara terpaksa melintas tanpa tahu siapa yang harus lebih dahulu.

“Sudah dua hari mati. Jumat itu saya sempat berhenti lama karena bingung, lampu nggak nyala sama sekali. Mau berhenti takut diseruduk, mau jalan takut tabrakan,” kata Selfiana, pengendara motor yang setiap hari melintas di lokasi.

Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Batam, Mardi Marbun, membenarkan bahwa kabel utama lampu merah hilang dicuri. Ia menjelaskan pencurian terjadi di tengah adanya pekerjaan galian di sekitar simpang.

“Di sekitar simpang itu sedang ada pekerjaan galian. Kabel lampu merah yang tertanam terlihat. Besoknya hilang dicuri orang tak bertanggung jawab,” ujarnya, Minggu sore.

Menurut Mardi, kabel yang dicuri berada di jalur Orchard menuju Frenky, sedangkan arah KDA dan Podomoro masih berfungsi normal. Ia menyebut pencurian kabel lampu merah juga terjadi di Simpang Jam Laluan Madani.

Dishub belum bisa langsung memasang kabel baru karena area galian masih terbuka. Jika dipasang saat ini, kabel rawan dicuri kembali.

“Kalau kami sambung sekarang, kabelnya akan telanjang di atas tanah. Itu risiko hilang lagi. Kami tunggu galian ditutup dulu, baru pasang kabel dan timbun,” katanya.

Dishub berencana mengecek kembali lokasi pada Minggu sore untuk menentukan jadwal perbaikan. “Sore ini, setelah salat Asar, saya minta kawan-kawan turun ke lokasi. Kalau sudah ada titik aman untuk menempatkan kabel tersebut, perbaikan akan segera dilakukan,” ujar Mardi. (*)

Reporter: M. Sya’ban 

Artikel Lampu Merah Simpang Calista Mati Total Gegara Kabel Dicuri, Lalu Lintas Kacau pertama kali tampil pada Metropolis.

Wabup Anambas Dorong Pesantren Perkuat Pembinaan Akhlak dan Generasi Qurani

0
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu saat menyerahkan penghargaan kepada santriwati Ponpes Al Khoir yang berhasil memuntaskan hafalan Al-Quran. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, mendorong pondok pesantren untuk terus menjadi motor penggerak dalam pembinaan akhlakul karimah bagi generasi muda.

Dorongan itu ia sampaikan saat menghadiri Wisuda Tahfiz ke-3 Pondok Pesantren Al Khoir di Gedung BPMS Siantan, Minggu (16/11).

Dalam acara yang berlangsung haru tersebut, Raja Bayu menyampaikan apresiasinya kepada seluruh santri dan pengurus pesantren yang konsisten menjaga tradisi pendidikan Islam. Ia menilai pesantren memiliki peran semakin penting di tengah derasnya arus globalisasi.

Menurutnya, tantangan zaman menuntut generasi muda memiliki pondasi moral dan akhlak yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif dari luar. Ia menegaskan ilmu agama menjadi benteng utama bagi anak-anak dan remaja.

“Di era globalisasi seperti sekarang, akhlak adalah tameng paling kokoh. Ilmu agama yang bersumber dari Alquran akan menuntun generasi kita tetap berada di jalan yang benar,” ujarnya.

Raja Bayu menambahkan bahwa nilai-nilai dalam Alquran merupakan panduan hidup yang tidak lekang oleh waktu. Di tengah perubahan cepat, Alquran tetap menjadi cahaya yang menuntun manusia pada kebaikan.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Alquran. Sebanyak 20 santri tampil percaya diri memperlihatkan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan.

Raja Bayu menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja keras santri, dukungan orang tua, serta kesungguhan para guru dalam mendidik dan membimbing. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

Pemerintah daerah, kata Raja Bayu, akan terus memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan karena pesantren merupakan pilar penting dalam pembinaan moral generasi muda. Ia berharap pesantren di Anambas semakin berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi Qurani.

“Kami ingin melihat anak-anak kita tumbuh sebagai pribadi yang lembut hatinya, kuat akhlaknya, dan luas ilmunya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Wabup Anambas Dorong Pesantren Perkuat Pembinaan Akhlak dan Generasi Qurani pertama kali tampil pada Kepri.

OJK: Pelajar hingga Pengangguran di Kepri Terjerumus Pinjol dan Investasi Ilegal

0
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri Sinar Danandjaya. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 127 pengaduan terkait pinjaman online (pinjol) ilegal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari jumlah tersebut, 63 persen korbannya adalah perempuan, sementara sisanya laki-laki.

Selain pinjol, OJK Kepri juga menerima 25 pengaduan masyarakat terkait investasi ilegal. “Untuk investasi ilegal paling banyak dialami pegawai swasta. Ada juga satu pelajar dan tujuh orang tidak bekerja,” ujar Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, di Tanjungpinang, Minggu (16/11).

Ia menyebut pinjol ilegal di Kepri juga mayoritas menjerat pegawai swasta. Selain itu, terdapat 11 korban berstatus wiraswasta dan dua pelajar.

Untuk memberantas praktik pinjaman dan investasi ilegal, OJK bekerja sama dengan Satgas Pasti yang beranggotakan unsur OJK, kepolisian, pemerintah daerah, hingga perbankan.

Secara nasional, terdapat 10.700 entitas pinjaman ilegal yang sudah ditutup dan 1.737 investasi ilegal yang dihentikan. Sinar mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa legalitas sebelum meminjam atau berinvestasi.

“Masyarakat yang tertipu bisa mengadukan kasusnya melalui website Satgas Pasti,” katanya.

Ia juga meminta warga Kepri segera melapor jika menjadi korban, terutama korban investasi ilegal. Menurutnya, banyak laporan masuk terlambat sehingga dana yang ditanamkan sulit diselamatkan.

“Idealnya melapor paling lama lima menit setelah kejadian. Korbannya memang dari berbagai latar belakang pendidikan,” ujarnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel OJK: Pelajar hingga Pengangguran di Kepri Terjerumus Pinjol dan Investasi Ilegal pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Anggota Satpol PP Tanjungpinang Diciduk Polisi Terkait Kasus Ekstasi

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang menangkap dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Mereka diamankan bersama seorang warga pada 11 November lalu.

Informasi yang dihimpun menyebut dua oknum Satpol PP itu ditangkap di lokasi berbeda, masing-masing di Jalan Ganet dan kawasan Tepi Laut Tanjungpinang. Polisi juga menyita barang bukti berupa narkoba jenis ekstasi.

Kasat Narkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Lajun Siado Rio Sianturi, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Ada kita amankan, dua oknum Satpol PP Tanjungpinang dan seorang warga,” katanya, Sabtu (15/11).

Namun ia masih enggan menjelaskan lebih rinci terkait kronologis penangkapan, serta besaran jumlah barang bukti yang diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang.

“Nanti kita jelaskan dalam konferensi pers. Rencananya minggu depan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

 

Artikel Dua Anggota Satpol PP Tanjungpinang Diciduk Polisi Terkait Kasus Ekstasi pertama kali tampil pada Kepri.