Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur, berfoto bersama dengan latar belakang Masjid Tanjak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Pesona Masjid Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Masjid Tanjak menghipnotis peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur.
Pesona Masjid Tanjak tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat Batam saja. Kini, masjid tersebut telah menjadi ikon wisata bagi para wisatawan yang berkunjungan ke Batam.
Diketahui, para Peserta Diklat tersebut menggunakan dua bus pariwisata dan berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, instansi vertikal dan dari kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.
“Peserta Diklat Pim 2 provinsi Jawa Timur , pesertanya dari berbagai provinsi di Indonesia mengunjungi destinasi pariwisata baru kita, Masjid Tanjak,” kata sumber suara dari video yang beredar pada Senin (1/8/2022).
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, merespon positif atas kunjungan dari peserta diklat pim tersebut.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan keinginan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam memiliki daya tarik sebagai kota tujuan wisata dan investasi.
“Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus menjadi ikon baru wisata di Batam,” ujar Ariastuty.
Masjid yang memiliki arsitektur khas Melayu yang megah dan modern ini setiap siang menjelang sore hari selalu ramai dikunjungi. Selain untuk beribadah, masyarakat juga bisa duduk bersantai di pelataran masjid sambil mengabadikan foto-foto bersama kerabat.(*)
Asnah (pegang mik) memberikan pernyataan pengunduran dirinya sebagai Ketua DPD Demokrat Kepri di kediamannya di Bengkong Sadai, Kota Batam. Foto: Istimewa
batampos – Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, Asnah mengumumkan pengunduran diri dari kepemimpinannya dan anggota Partai Demokrat, Senin (1/8) sore. Pengunduran diri Asnah juga diikuti 50 persen pengurus DPD Kepri lainnya.
Padahal Asnah baru 3 bulan menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Kepri. Ia dilantik pada April 2022 di Hotel Aston, Lubukbaja.
Asnah mengaku pengunduruan dirinya dari Partai Demokrat karena rasa kecewanya. Ia menilai pengurus partai ini tidak mempunyai komitmen.
“Masalahnya cuma satu saja, tidak satu kata antara kata dan perbuatan. Kita merasa tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Dan pengunduran diri ini atas kemauan sendiri,” ujar Asnah di kediamannya Bengkong Sadai.
Asnah mengaku dengan pengunduran dirinya, pengurus DPD Partai Demokrat dari beberapa daerah, seperti Lingga, Karimun, Anambas mengikuti langkahnya.
“Saya tidak berharap teman-teman untuk mengikuti. Karena teman-teman mempunyai tujuan politik sendiri,” katanya.
Setelah pengunduran diri, kata Asnah, ia belum menentukan pilihan dan arah haluan politiknya. Ia mengaku dalam waktu dekat akan mengambil sikap.
“Politik itu dinamis. Kita ikuti perkembangannya. Seminggu, sebulan, haluan mana kita berlabuh. Petarung harus mengambil sikap, tidak ada kata sayang, tidak ada kata rugi,” katanya.
Pengunduran diri Asnah ini ditandai dengan melepaskan atribut Partai Demokrat bersama puluhan kader lainnya.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya mengatakan pengunduran diri Asnah dari kepemimpinan dan anggota Partai Demokrat merupakan hal yang biasa.
“Ini (pengunduran diri) bukan hal yang mengejutkan bagi kami,” katanya.
Riefky menjelaskan pengunduran diri Asnah sudah disampaikan kepada DPP Partai Demokrat sebagai sebuah klausal baku. Dimana Asnah meminta menantunya, Kamarudin untuk mengisi jabatan tertentu di DPC Batam.
“Jika Saudara Kamarudin tidak terpilih pada posisi atau jabatan tertentu di DPC Batam, Asnah akan mengundurkan diri dari jabatannya. DPP Partai Demokrat telah berupaya untuk mengakomodir pada posisi dan jabatan strategis lain, namun Asnah tidak dapat menerimanya,” katanya.
Dengan kosongnya jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, kata Riefky, DPP Partai Demokrat telah menunjuk Didik Mukrianto sebagai Plt Ketua DPD. Didik juga merupakan Anggota DPR RI FPD, Komisi III bidang Hukum dan HAM.
“DPP Partai Demokrat sebagai Partai yang berdaulat, tidak dapat diancam oleh pihak manapun, apalagi hanya karena kepentingan individu dan politik praktis semata,” tutupnya. (*)
Pemilik lahan yang terdampak pembangunan jembatan Batam Bintan di Tanjunguban, Mukhlis yang menggugat Dinas PUPRP Kepri dan BPN Bintan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang saat berada di lokasi lahannya. F.kiriman Urip Santoso
batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan ada sejumlah persoalan yang masih mengganjal proses pembahasan lahan untuk pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin). Namun demikian, ia optimisi persoalan ini bisa segera dituntaskan.
“Hari ini (kemarin,red) kami sudah melakukan rapat evaluasi bersama Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Semua pihak berkomitmen untuk menyelesaikan kerja ini, sesuai dengan tugas dan fungsinya,” ujar Gubernur Ansar di Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Senin (1/8).
Dijelaskannya, beberapa persoalan yang menyebabkan belum tuntasnya kerja Pemprov Kepri, pertama karena adanya gugatan dari masyarakat pemilik lahan. Kedua tumpang tindih pemilik lahan, dan yang ketiga adalah pemilik lahan tidak diketahui.
“Proses konsinyasi akan terus berjalan, karena pekerjaan kita sudah mendekati 100 persen untuk pembebasan lahan. Mengenai adanya gugatan, kita juga akan berproses,” tegasnya.
Disinggung mengenai progres rencana pembangunan Jembatan Babin? Terkait hal ini, Gubernur Ansar mengatakan, saat ini Kementerian PUPR sedang dalam tahap finalisasi dokumen readiness criteria. Kemudian, pihaknya akan menyerahkan sebagian sertifikat yang sudah diterima ke Kementerian PU.
“Sertifikat pembebasan lahan yang kita peroleh juga sedang dalam proses penyerahan ke Kementerian PUPR. Sisanya akan kita kejar supaya segera,” ungkap Gubernur.
Menurutnya, pembangunan strategis ini memang sangat dibutuhkan Provinsi Kepri. Karena akan menghubungkan dua kawasan strategis, yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan. Baginya, dengan adanya Jembatan Babin akan memutus kesenjangan pembangunan antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.
“Jembatan Babin akan menjadi spirit baru untuk Provinsi Kepri. Makanya, apa yang menjadi tugas Pemprov Kepri kita gesa. Selanjutnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU,” tutup Gubernur.
Belum lama ini, Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menyatakan tertarik untuk menggarap pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) yang akan menggunankan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merancang Jembatan Babin menjadi jalan tol.
Keinginan tersebut disampaikan Pemerintah Korsel dalam agenda pembahasan peningkatan kerja sama di bidang infrastruktur antara Kementerian PUPR dengan Minister for Land, Infrastructure and Transport (MOLIT), pada Maret 2022 lalu di Jakarta.
Adapun dalam pertemuan ini, sebenarnya terdapat tiga agenda pembahasan. Pertama, pembahasan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Kedua, pembentukan rencana dasar dan feasibility study (FS) untuk perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Negara (IKN),
“Meskipun di tengah Pandemi Covid-19 dan ada beberapa program yang pelaksanaannya bergeser, kami harap kerja sama ini tetap bisa terlaksana dengan baik,” ujar Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo dalam keterangan pers.
Dijelaskannya, kini status Jembatan Babin dalam tahap studi kelayakan, pembebasan lahan, izin lingkungan, penyiapan dokumen lelang dan penyampaian readiness criteria kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Menurutnya, target penyelesaian pekerjaan tersebut Maret 2022.
Lebih lanjut katanya, Jembatan Babin merupakan proyek jembatan bentang panjang dengan teknologi cable stayed dan nantinya akan menjadi jalan tol. Total panjang jembatan dan tol yakni 14,74 kilometer. “Adapun rencana pendanaan proyek terdiri dari dua skema, yakni dukungan pemerintah melalui loan dan KPBU dengan model Minimum Revenue Guarantee (MRG),” jelas John. (*)
DBMSDA Kota Batam akhirnya memperbaiki jalan rusak di Jalan Hang Kesturi atau di dekat kawasan industri Taiwan, Kabil, Nongsa, Senin (1/8/2022). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melakukan perbaikan sementara di jalan dekat kawasan industri Simpang Taiwan, Nongsa, Senin (1/8). Terlihat empat truk berisikan tanah yang akan digunakan untuk menutup lubang kerusakan jalan.
Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur mengatakan perbaikan sementara ini merupakan insiatif dari Pemerintah Kota Batam. Setelah mengecek ke lokasi, pihaknya melaporkan terkait kondisi jalan yang merupakan tanggungjawab pihak provinsi tersebut.
“Saya lapor sama Pak Wali, dan beliau tadi meminta jalan ini segera ditangani, karena menyangkut keselamatan warga sekitar, dan demi kelancaran aktivitas kendaraan pengangkut bahan ke kawasan industri. Sebab provinsi tidak kunjung turun,” ungkapnya.
Yumasnur menjelaskan, perbaikan sementara ini dilakukan dengan cara menutup kerusakan menggunakan bauksit. Setelah itu akan dilapisi dengan batu kerikil kecil sehingga jalan bisa terlihat lebih baik dari kondisi saat ini.
“Provinsi tidak ada biaya tahun ini untuk memperbaiki jalan yang yang cukup penting di kawasan industri ini. Jadi kami pun melakukan perbaikan yang bersifat sementara. Semoga tahun depan ada perbaikan permanen sehingga pengguna jalan merasa aman ketika menggunakan jalan,” ujarnya.
Selain memperbaiki jalan tersebut, Yumasnur menambahkan juga akan memperbaiki saluran air yang ada ada di sisi kiri dan kanan jalan. Hal ini harus dilakukan agar kondisi jalan pasca diperbaiki tidak kembali terendam genangan air. Hal ini menjadi penyebab kerusakan jalan, terutama ketika ada luapan air yang menggenangi jalan.
“Jadi tidak hanya jalan, karena berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan jalan tersebut sering tergenang air, dan itu memperburuk kondisi jalan yang sudah rusak parah sebelumnya,” terang Yumasnur.
Lanjutnya, hari pengerjaan masih tahap pengerasan melalui penimbunan menggunakan bauksit. Ia berharap selama pengerjaan cuaca cerah, sehingga pengerjaan bisa lebih cepat diselesaikan. Estimasi saya pengerjaan jalan sampai dua Minggu ke depan,” kata dia usai meninjau pengerjaan jalan.
“Semoga gak hujan, karena ini baru ditimbun dulu. Besok efektif pengerjaan dimulai. Alat berat sudah berada di lokasi, dan tentu kami berharap jalan yang sudah diperbaiki ini bisa membantu pengguna jalan. Karena ini jalan cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya,” tutup Yumasnur. (*)
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi (putih) mendampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada wartawan di TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty
batampos – Tim khusus (Timsus) Polri melakukan pemeriksaan terhadap petugas Smart Co Lab dan sopir Irjen Pol. Ferdy Sambo terkait penyidikan kasus polisi tembak polisi yang tewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Senin (1/8).
Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan petugas Smart Co Lab yang diperiksa adalah yang melakukan tes PCR terhadap Irjen Pol. Ferdy Sambo saat hari kejadian.
“Pemeriksaan di Bareskrim Polri, petugas Smart Co Lab yang melakukan PCR dan sopir IJP FS saat hari kejadian,” kata Andi.
Sebelumnya, berdasarkan keterangan polisi pada insiden baku tembak terjadi Irjen Pol. Ferdy Sambo tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena melakukan tes PCR.
Tes PCR dilaksanakan di rumah pribadi Irjen Pol. Ferdy Sambo, berjarak sekitar 100 meter dari TKP yang merupakan rumah singgah.
Menurut keterangan polisi, tes PCR dilakukan karena Irjen Pol. Ferdy Sambo selesai pulang perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.
Pemeriksaan saksi tersebut, kata Andi dimulai hari ini, hingga hari ini ditayangkan pemeriksaan masih berlangsung. “(Pemeriksaan di) Bareskrim, sementara berlangsung,” ucap Andi.
Di hari yang sama timsus melakukan pendalaman uji balistik di TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan. Kegiatan ini terpantau sejak pukul 10.00 WIB, dan baru dirilis keterangan pukul 15.30 WIB.
Pendalaman uji balistik melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), Kedokteran Forensik, Inafis, penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.
“Pendalaman uji balistik di TKP hari ini untuk mengetahui sudut tembakan, jarak tembakan, sebaran pengenaan tembakan, ini di dalam terus oleh Labfor, forensik dan balistik,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di tempat kejadian perkara.
Baku tembak terjadi antara Brigadir J dan Bharada E di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Dalam kasus tersebut Bharada E dilaporkan menggunakan senjata api jenis Glock 17 dan Brigadir J jenis HS 16.
Bharada E dilaporkan menembakkan lima peluru tersisa 12 peluru, sedangkan Brigadir J memuntahkan tujuh peluru tersisa sembilan peluru di senjata apinya.
Kasus ini menyisakan kejanggalan, karena Brigadir J tewas dengan tujuh luka tembak, selain itu ada luka-luka lain diduga akibat penganiayaan, kemudian adanya upaya melarang pihak keluarga membuka peti jenazah, adanya diretas ponsel pihak keluar Brigadir J, serta pernyataan Polri yang terlambat dari peristiwa. (*)
batampos – Kasus aktif di Batam terusa bertambah. Sebanyak 27 orang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sisanya, enam pasien dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, empat pasien di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota serta satu pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Soedarsono.
“Ya, kasus aktif per Senin (1/8) berjumlah 38 orang. Naik tiga kasus dibanding hari sebelumnya,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.
Menurutnya, sebagian besar kasus aktif ini tidak tidak memiliki penyakit bawaan atau lebih dikenal dengan komorbid. Sehingganya, mereka tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.
Bila melihat peta zonasi, kasus aktif tertinggi berada di Batam Kota dengan jumlah 21 kasus. Lalu Kecamatan Lubukbaja, Sekupang dan Nongsa masing-masing empat kasus, Seibeduk dan Bengkong dua kasus serta Sagulung satu kasus.
Secara kumulatif kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 31.072 kasus. Dimana sebanyak 30.116 kasus dinyatakan sembuh dan 918 kasus meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini sebesar 96,6 persen, tingkat kasus aktif 0,122 persen dan tingkat kematian sebesar 2,954 persen.
“Dari kumulaif kasus aktif ini sebanyak 477 kasus dinyatakan probable Omicron,” tambah Didi.
Adapun tiga kasus aktif hari ini adalah K, 67 tahun, pegawai pemerintah. Warga Perumahan Puri Selebriti ini terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Pasien juga terkonfirmasi sudah vaksin lengkap atau booster.
Pasien kedua, karyawan swasta berusia 35 tahun, warga Perumahan Ricci Tanjung Riau. Pasien juga terkonfirmasi bergela baru dan belum divaksin. Selanjutnya, karyawan swasta berusia 20 tahun warga Kabil, Nongsa. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Ia juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua. (*)
Gelandang Barcelona Frenkie de Jong yang sedang diincar Manchester United. (REUTERS/ALBERT GEA)
batampos – Klub Liga Inggris Manchester United dikabarkan mempersiapkan penawaran terakhir mereka untuk memboyong gelandang Frenkie de Jong dari Barcelona pada bursa transfer pemain musim panas ini.
Dikutip dari Football Espana seperti dilansir dari Antara, Selasa (2/8), diyakini pada penawaran terakhir ini, Manchester United tidak akan mengubah bayaran transfer untuk Barcelona dan akan lebih berfokus kepada negosiasi langsung terhadap perwakilan dari De Jong.
Barcelona terbuka untuk menjual Frenkie de Jong dan sebelumnya telah menyetujui tawaran sebesar 63 juta euro (sekitar Rp 958 miliar) dari Manchester United. Namun, sang pemain tidak mencapai kesepakatan dengan The Red Devils.
Di sisi lain, De Jong berkeinginan untuk tetap bertahan di Barcelona. Namun, Blaugrana meminta De Jong untuk menerima pemotongan gaji agar dapat bertahan di Camp Nou.
Barcelona perlu memberikan banyak ruang dalam aspek pengeluaran gaji, terlebih mereka perlu mendaftarkan beberapa pemain anyar yang mereka dapatkan pada musim panas ini seperti Raphinha, Robert Lewandowski, hingga yang terbaru adalah Jules Kounde.
Sejak akhir musim lalu pemain berusia 25 tahun tersebut kerap dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford. Terlebih De Jong pernah bermain di bawah pelatih anyar Manchester United Erik ten Hag ketika sama-sama berada di Ajax.
Meski begitu, De Jong diyakini enggan berlabuh ke Manchester United karena masih ingin tampil di Liga Champions musim ini. Sedangkan The Red Devils hanya akan tampil di Liga Europa.
Demi meyakinkan De Jong, Manchester United siap menjadikan De Jong sebagai penerima gaji tertinggi di Old Trafford dengan membayar sebesar 395 ribu euro atau sekitar Rp 6,1 miliar per pekan atau setara dengan 24 juta euro per tahun (sekitar Rp 376 miliar).
Bayaran ini akan melebihi beberapa pemain bintang Manchester United lain seperti David de Gea, Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo. Pada musim lalu, gelandang tengah asal Belanda itu tercatat tampil pada 47 pertandingan bersama Barcelona di segala ajang dan menyumbangkan empat gol serta lima assist dari total 3.527 menit bermain. (*)
Personel Polsek Nongsa berpatroli ke ATM kawasan Batubesar, Nongsa untuk mengantisipasi kejahatan skimming. F.Yudi untuk Batam Pos
batampos – Polsek Nongsa melakukan kegiatan patroli ke lokasi anjungan tunai mandiri (ATM). Kegiatan ini rutin dilakukan khususnya pada siang dan malam hari.
Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, mengatakan kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan pembobolan data nasabah bank atau kejahatan skimming.
“Kegiatan ini untuk antisipasi kejahatan dan memberikan rasan aman, nyaman kepada nasabah yang ingin bertransaksi. Rutin kita lakukan setiap hari,” ujar Yudi.
Yudi menjelaskan selain ke lokasi ATM, patroli juga dilakukan di lokasi yang sepi dan rawan kejahatan. Kemudian ke lokasi-lokasi yang digunakan untuk balap liar. “Kita juga mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas di lokasi sepi,” katanya.
Yudi menambahkan bagi masyarakat yang bekendara malam hari diminta untuk tidak sendirian, bermain ponsel, dan menggunakan perhiasan. “Saat malam hari usahakan konvoi atau beriringan saat berkendara,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat yang memarkirkan sepeda motor di depan rumah untuk menambahkan kunci ganda. Agar tidak menjadi sasaran pencurian.
“Kalau menggunakan kunci ganda akan mengurungkan niat pelaku untuk mencurinya,” tutupnya. (*)
batampos- Gubkepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Awal Persiapan Pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023 dan Progres Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Batam- Bintan di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (1/8).
Rapat disejalankan dengan penyerahan Sertifikat Lahan Hibah Pemprov Kepri oleh Gubernur Ansar kepada Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra dengan peruntukan Pembangunan Kantor Kanwil BPN Kepri di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak dan Penyerahan 10 Sertifikat Pembebasan Lahan terkait pembangunan Jembatan Batam Bintan di sisi landing point Bintan dari BPN Kepri kepada Pemprov Kepri untuk kemudian diteruskan ke Kementerian PUPR.
Sebagaimana diketahui, usai penyelenggaraan GTRA Summit 2022 yang lalu di Wakatobi, Sulteng, telah diputuskan GTRA Summit 2023 yang akan datang akan dilaksanakan di Kepri. Rapat kali ini membahas konsep awal pelaksanaannya untuk dilaporkan kepada Menteri ATR/BPN.
Gubernur Ansar menyampaikan, percepatan reforma agraria harus dipacu bersama. Selain anggaran untuk pelaksanaan GTRA Summit 2023 yang telah disediakan Pemprov Kepri, Gubernur Ansar juga saat ini sedang membahas pengalokasian anggaran untuk pengurusan sertifikat lahan masyarakat pesisir diluar rutinitas melalui APBN.
Sebanyak 5.000 sampai 10.000 pengurusan sertifikat melalui dana APBD ditargetkan Gubernur Ansar selesai menjelang pelaksanaan GTRA Summit 2023 dengan harapan Pemprov Kepri dapat menyerahkan kepada Presiden Jokowi hingga Presiden menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat.
“Dengan pemerintah sudah membenarkan kepengurusan sertifikat di atas lahan pesisir, dukungan APBD akan didahulukan untuk masyarakat di kawasan pesisir. Lebih khusus lagi kepada komunitas adat terpencil atau masyarakat suku terasing yang banyak komunitasnya di Lingga, Bintan, dan Batam” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar menargetkan GTRA Summit 2023 akan dilaksanakan di awal Agustus 2023 sekaligus menyambut momen kemerdekaan. Untuk itu, dalam waktu dekat ini Kepri akan dikunjungi oleh tim dari Kementerian ATR/BPN untuk menetapkan zonasi guna dijadikan dasar.
“Untuk realisasi supaya cepat tetapkan zonasi dulu, setelah itu baru menetapkan rumah dan lahan pesisir yang aman untuk disertifikasi. Untuk lahan yang dalam sengketa, serta yang dijadikan kegiatan usaha penyelesainnya perlu ditreatment khusus, supaya program kita jalan” kata Gubernur.
Mengenai perkembangan pembangunan jembatan Batam Bintan, menurut Gubernur Ansar, saat ini Kementerian PUPR sedang dalam tahap finalisasi dokumen readiness criteria.
“Sertifikat pembebasan lahan yang kita peroleh juga sedang dalam proses penyerahan ke Kementerian PUPR. Sisanya akan kita kejar supaya segera. Untuk beberapa titik yang masih belum ada keputusan pengadilan akan terus kita koordinasikan ke BPN” ungkap Gubernur Ansar.
Sementara itu Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra menyampaikan terima kasih atas hibah lahan dari Pemprov Kepri kepada Kanwil BPN Kepri di Dompak. Menurutnya, Kanwil BPN yang akan dibangun di pusat pemerintahan Pemprov Kepri akan memudahkan langkah koordinasi.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemprov Kepri dan Gubernur Ansar. Lahan seluas 1,5 Ha yang dihibahkan ini diperuntukkan untuk pembangunan kantor wilayah BPN Kepri kita harapkan akan segera dilaksanakan pembangunannya. Koordinasi tentu akan lebih mudah dengan faktor lokasi ini” ujarnya.
Gubkepri Ansar Ahmad, Kajati Kepri Gerry Yasid dan Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra
Nurhadi menambahkan, Provinsi Kepri memiliki ciri khas terkait masyarakat pesisir yang cukup dominan. Dimana sebarannya ada di seluruh kabupaten kota se Kepri. Ia berharap saat pelaksanaan GTRA Summit 2023 mendatang akan dapat diserahkan sertifikat lahan kepada masyarakat pesisir sebagai bukti hadirnya negara.
“Nantinya proses terkait rencana pelaksanaan GTRA Summit 2023 akan ada tim gabungan dari BPN dan Pemprov Kepri untuk rencana pendetailan nya kemudian sebagai Laporan kepada Menteri ATR/BPN” kata Nurhadi.
Rapat dihadiri oleh Kajati Kepri Gerry Yasid, Bupati Bintan diwakili Asisten I, Kepala Kantor Pertanahan Bintan Asnen Novizar, Kepala Kantor Pertanahan Tanjungpinang Bambang Prasongko, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungpinang, Tim Khusus Gubernur, dan Para Kepala OPD Pemprov Kepri. (*)
Ilustrasi. Para wali murid menunggu di depan pintu masuk SMA Negeri 3 Kota Batam. Mereka menunggu kedatangan panitia PPDB SMA Negeri 3 untuk mencari solusi bagi anak-anaknya. (Foto: Messa Haris)
batampos – Pelaksanaan PPDB termin kedua untuk siswa yang tidak lolos PPDB reguler beberapa waktu lalu telah usai. Ribuan siswa kembali ditampung sekolah negeri. Penambahan siswa baru tentu berdampak dengan daya tampung sekolah. Jumlah ideal siswa per lokal diabaikan demi tetap mengakomodir semua siswa yang dekat dengan lingkungan sekolah.
Daya tampung ideal yang seharusnya 36 hingga 40 siswa kini ditambah hingga 50-an siswa per lokal. Bahkan sebagian sekolah harus menerapkan sistem belajar sif.
“Banyak (penambahan siswa baru). Datanya pastinya nanti dikirim sama Dinas (pendidikan provinsi Kepri). Banyak juga sekolah yang pakai sistem sif,” ujar kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam Noor Muhammad, Senin (1/8).
SMAN 1 Batam misalkan menambah kurang lebih 300 siswa sekitar sekolah yang tidak lolos PPDB online. Sekolah inipun harus menambah kuota siswa per lokal sebab kekurangan lokal. Lima lokal sedang dalam kondisi rusak berat dan belum bisa digunakan. Begitu juga SMKN 5 Batam menambah sekitar 300 siswa lagi sehingga kuota per lokal juga ditambah.
“Itu sudah dipertimbangkan dengan baik oleh pihak sekolah ataupun Dinas. Kebutuhan masyarakat juga harus tetap kita akomodir. Kita akan tetap berupaya untuk atur supaya belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Noor.
Seperti diketahui, PPDB yang baru saja dilewati bermasalah dengan kuota daya tampung sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang menaungi SMA dan SMK mengambil kebijakan penambahan siswa diluar kuota PPDB reguler.
Penambahan ini untuk mengakomodir desakan masyarakat sekitar yang menginginkan anaknya sekolah di sekolah negeri. Dinas Pendidikan kembali menyusun strategis agar kebutuhan masyarakat tersebut bisa terakomodir dan aktifitas belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. (*)