Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 7288

Sudah 41 Jamaah Haji Meninggal di Arab Saudi

0
Jemaah haji melaksanakan ritual melempar jumrah di Jamarat, Mina, kemarin. (AFP)

batampos – Jumlah jamaah haji yang meninggal di Arab Saudi semakin bertambah. Sampai dengan waktu akhir fase puncak haji, sudah 41 orang meninggal dunia.

Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Arafah, Muzdalif, dan Mina (Armuzna) Nasrullah Jasam mengatakan, selama fase puncak haji, sejak 8 Zulhijah 1443 Hijriah atau 7 Juli 2022, ada 14 jemaah yang wafat, baik di Makkah, Arafah, maupun Mina.

“Data siskohat mencatat sejak awal fase Armuzna sampai hari ini, ada 14 jemaah yang wafat,” terang Nasrullah kepada wartawan, Selasa (12/7).

“Total jemaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga hari ini berjumlah 41 orang,” sambungnya.

Nasrullah mengatakan, 14 jemaah yang wafat terdiri atas satu jemaah wafat di KKHI Arafah, enam jemaah wafat di KKHI Makkah, dan tujuh jemaah wafat di KKHI Mina.

“Jika disandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, saat ini adalah yang paling sedikit. Angka penurunannya sangat signifikan,” imbuhnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga hari ke-38 operasional haji di tahun 2015 misalnya, ada 380 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 149 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 274 (2017), 154 (2018), dan 151 (2019). (*)

Reporter: JP Group

Begini Efek Teh Chamomile Bagi Penderita Diabetes

0
Ilustrasi teh chamomile. (pexels)

batampos – Efek mengonsumsi teh chamomile bagi pasien penderita diabetes tipe 2 terbukti bagus. Teh yang terbuat dari bunga chamonile ini mampu menstabilkan gula darah.

Bagi penderita diabetes tipe 2, kondisi gula darah harus selalu stabil. Selain menjaga ketat pola makan, minum teh chamomile terbukti membantu.

Sebuah penelitian di Iran, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition, seperti dilansir dari Express.co.uk, Selasa (12/7), menemukan bahwa minum 3 cangkir teh chamomile sehari dapat meningkatkan kontrol kadar glukosa darah pada orang dengan diabetes tipe 2.

Para peneliti dari Tabriz University of Medical Sciences menyelidiki bagaimana efek teh chamomile mempengaruhi glikemik (ukuran yang digunakan untuk menentukan seberapa besar makanan dapat mempengaruhi kadar gula darah kontrol dan tingkat antioksidan) pada subjek diabetes tipe 2.

Antioksidan yang terkandung di dalamnya, adalah bahan kimia yang melindungi atau menunda kerusakan sel.

Baca juga: Sarapan Sehat Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Sebanyak 64 peserta dengan diabetes tipe 2 direkrut, semuanya berusia antara 30 dan 60 tahun. ”Mereka mengonsumsi teh chamomile 3 kali sehari segera setelah makan selama delapan minggu,” kata para peneliti.

Kelompok kontrol lain juga mengikuti rutinitas itu, tetapi mereka minum air biasa. Dan apa hasilnya?

Kelompok teh chamomile telah secara signifikan mengurangi kadar HbA1c dan insulin serum, serta secara signifikan meningkatkan kapasitas antioksidan total dibandingkan dengan kelompok kontrol. HbA1c adalah rata-rata kadar glukosa (gula) darah selama dua hingga tiga bulan terakhir.

”Asupan teh chamomile jangka pendek memiliki efek menguntungkan pada kontrol glikemik dan status antioksidan pada pasien dengan diabetes tipe 2,” papar peneliti.

Namun, para peneliti mencatat, populasi sampel yang lebih besar dan periode intervensi yang lebih lama masih diperlukan untuk menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan. Namun patut diingat, jangan menambahkan gula atau pemanis pada teh. Dan tetap berkonsultasi dengan dokter terkait hal itu. (*)

Reporter : JPGroup

Lapas Batam Dibanjiri Pengunjung

0
lapas
Petugas Lapas Kelas II A Batam menerima pengunjung yang hendak membesuk keluarganya yang sedang menjalani hukuman. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam dibanjiri pengunjung pada Senin (11/7/2022). Ratusan masyarakat bertandang ke Lapas untuk menemui keluarga atau kerabat mereka yang sedang menjalani hukuman.

Kebanyakan pengunjung membawakan makanan dan daging kurban yang sudah dimasak untuk disantap bersama. Pada hari tu satu pengunjung diberi waktu selama 30 menit untuk bertemu atau makan bersama dengan warga binaan yang dituju.

Sebelum masuk atau mereka diperiksa secara ketat. Barang bawaan juga diperiksa secara detail.

Barang atau makanan yang dilarang tidak diperkenankan masuk ke dalam lingkungan Lapas. Begitu juga dengan makanan tidak luput dari pemeriksaan petugas.

Hingga siang hari kemarin, aktifitas besukan tatap muka berjalan dengan lancar dan aman. Besukan dibuka mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir di pukul 15.00 WIB.

“Untuk warga binaan yang keluarganya jauh kita tetap menyediakan layanan video call,” ujar Pelaksana Tugas, Kalapas Batam, Novriadi.

Pada hari raya kurban tahun ini, pihaknya menyembelih enam ekor hewan kurban. Terdiri dari tiga ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Kegiatan ini melibatkan beberapa pegawai dan warga binaan Lapas Batam. Hewan kurban ini semuanya dari keluarga warga binaan yang mendekam di Lapas Batam.

“Nanti akan dibagikan kepada pegawai dan warga binanan untuk dinikmati bersama-sama,” katanya.

Novriadi mengucapkan terima kasih kepada semua pemberi hewan kurban di Lapas Batam. Ia berharap dapat menambah keimanan peserta kurban dan semakin banyak warga binaan yang mau berbagi dengan sesamanya.

“Kami berterimakasih untuk seluruh bantuan hewan kurban. Kami harapkan tahun depan staf Lapas Batam bisa ikut berkurban,” ujarnya.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Liburan Bersama Anak, Ini Tips dan Triknya

0

batampos-Melancong dapat membuat hubungan antar anak dan orangtua menjadi lebih harmonis dan dekat. Selain untuk mempererat hubungan, bepergian bareng anak juga dapat dimanfaatkan sebagai waktu beristirahat dari padatnya pekerjaan.

Meski demikian, tak bisa dipungkiri, sebagian orang tua kerap merasa malas dan repot jika ingin mengajak anak-anak bepergian. Hal ini terjadi biasanya karena orangtua khawatir anak rewel dan tidak betah saat di perjalanan.

Ilustrasi liburan bersama anak (HO)

Sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kekhawatiran Anda, coba praktikkan tips dan trik traveling seru bareng anak-anak dari siaran resmi Pegipegi dan @ayahkehotelyuk, Senin (11/7).

BACA JUGA: 5 Cara Sederhana Perawatan Kulit Wajah Usai Liburan

Persiapkan kebutuhan buah hati
Sebelum pergi melancong, Anda harus mempersiapkan beberapa kebutuhan anak secara lengkap meliputi baju, susu, camilan, alat makan anak, popok, obat-obatan, dan lainnya. Perlu diketahui, obat-obatan anak merupakan hal yang paling wajib untuk dibawa ketika bepergian. Jangan lupa membawa mainan kesukaan anak supaya mereka tidak bosan selama di perjalanan.

Cari tujuan wisata ramah anak
Sebelum menentukan destinasi wisata, sebaiknya Anda berdiskusi dengan anak agar destinasi wisata yang ingin dikunjungi sesuai juga dengan yang mereka inginkan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko anak rewel hingga ribut minta pulang. Cari destinasi wisata yang menarik dan ramah untuk anak, misalnya kebun binatang. Biasanya orangtua suka berada di destinasi yang layak instagram untuk berfoto-foto, tapi tidak demikian dengan anak-anak. Anak-anak akan merasa bosan ketika hanya datang ke destinasi wisata untuk berfoto karena mereka lebih suka bermain.

Pilih penginapan ramah anak
Selain tempat wisata, Anda juga harus mencari hotel yang ramah anak agar mereka betah untuk tinggal di hotel tersebut. Salah satu caranya, cari fasilitas hotel yang menawarkan kolam renang dan playground. Anak-anak akan merasa bahagia dan tidak rewel ketika mereka melakukan aktivitas yang seru seperti berenang. Tak lupa juga, cari hotel yang dekat dengan tempat wisata yang ingin dikunjungi agar aksesnya lebih mudah dijangkau.

Pilih tempat makan sesuai kebutuhan anak
Sebelum makan di restoran, ada baiknya Anda mencari tahu menu yang ditawarkan restoran tersebut. Zaman sekarang, Anda dapat melihat menu di restoran tertentu melalui aplikasi daring ataupun mengunjungi Instagram resmi restoran. Lihat apakah menu yang dimiliki restoran tersebut sesuai dengan minat dari anak Anda. Anak-anak kerap pemilih dalam hal makanan, maka dari itu Anda harus pintar memilih restoran. Anda juga dapat mengajak anak untuk ikut memilih menu dan restoran yang diinginkan.

Perhatikan protokol kesehatan
Walaupun sudah ada pelonggaran COVID-19, bukan berarti Anda bebas membawa anak ke mana pun. Anda tetap harus memperhatikan protokol kesehatan mulai dari memakai masker hingga membawa hand sanitizer, tisu basah, dan tisu kering. Selain itu, Anda juga dapat menghindari tempat wisata yang penuh akan pengunjung. Hal ini karena anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa. (*)

reporter: antara

90 Persen Warga Binaan Tersandung Kasus Narkoba, Lapas Batam Lakukan Hal Ini

0
kalapas barelang
Plt Kalapas Batam, Novriadi. Ia menjelaskan, Sebanyak 1.012 atau 90 persen warga binaan di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam tersandung kasus narkoba. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sebanyak 1.012 atau 90 persen warga binaan di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam tersandung kasus narkoba.

Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Batam, Novriadi, mengatakan, total warga binaan Lapas Batam sebanyak 1 .178 orang. Dari jumlah tersebut 1.012 warga binaan tersandung kasus narkoba.

“Jumlah terpidana kasus narkoba ini mendominasi kasus-kasus kejahatan lainnya yang hanya sekitar 10 persen dari total jumlah seluruh warga binaan yang ada. Secara presentasi kasus narkoba di angka 90 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan dari jumlah tersebut ada terpidana hukuman mati sebanyak 23 orang dan seumur hidup sebanyak 34 orang. Terpidana hukuman mati dan seumur hidup ini juga didominasi kasus narkoba.

“Hampir semua tersandung kasus narkoba. Kriminal lain hanya sedikit saja di sini. Kasus narkoba selalu mendominasi,” katanya.

Kenyataan ini kata Novriadi tentu jadi fokus perhatian pihaknya dalam membina warga binaan. Warga binaan dibina secara maksimal agar mereka bisa lepas dari narkoba tersebut.

Selain pembinaan kerohanian, warga binaan juga disibukan dengan berbagai latihan keterampilan sebagai bekal mereka saat bebas nanti. Pelatihan keterampilan cukup banyak di Lapas Batam.

Beberapa diantaranya adalah pelatihan keterampilan tukang yang saat ini juga dilengkapi dengan program sertifikasi, keterampilan memasak bagi mereka yang memiliki bakat memasak, keterampilan bertani hingga keterampilan membuat perabotan rumah tangga dan souvernir.

“Jadi di sini, mereka disibukan dengan berbagai kegiatan yang positif dengan harapan mereka bisa berubah Kedepannya. Saat bebas nanti mereka sudah memiliki keterampilan sehingga bisa mendiri,” ujar Novriadi.

Sejauh ini sebut Novriadi, program pembinaan minat dan bakat untuk kemandirian ini berjalan dengan baik dan sudah banyak yang berhasil. Banyak hasil karya warga binaan di dalam yang dipasarkan ke luar.

Pemerintah pusat melalui Kemenkumham RI mendukung penuh program pembinaan dan kemandirian warga binaan.

Salah satu yang terbaru adalah program sertifikasi kepada warta binaan yang mengikuti pelatihan keterampilan tukang bangunan.

Meskipun berjalan secara bertahap ini sangat baik sebab sertifikasi ini nantinya bermanfaat bagi warga binaan saat kembali ke lingkungan masyarakat.

“Kedepannya juga akan ada pelatihan untuk mengurus perizinan PT sendiri, biar sejalan dengan pelatihan dan sertifikasi program kemandirian tadi. Sudah punya keahlian mereka bisa buka PT untuk kemandirian mereka ataupun menciptakan lapangan kerja bagi yang lainnya,” jelasnya.

Meskipun tak mudah untuk mewujudkan semua keinginan baik ini, namun Novriadi yakin, berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak terutama dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba, kedepannya akan lebih baik lagi.

“Pemerintah selalu komit dengan masalah seperti ini terutama masalah narkoba. Pasti bisa kalau semuanya bergandengan tangan untuk melawannya,” ujarnya.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Titik Pelaksanaan Vaksinasi di Batam Diperluas, Cek Lokasinya

0
WhatsApp Image 2022 04 03 at 15.43.38 e1648976889111
Ilustrasi. Kegiatan vaksinasi booster di One Batam Mall, Batam Center. Dinkes) Kota Batam memperluas titik penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 dan saat ini terdapat 35 titik yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam. Foto: Iman Wacyudi/Batam Pos

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memperluas titik penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 dan saat ini terdapat 35 titik yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam.

Ketua Bidang Kesehatan, Satgas Pengendalian Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, beberapa waktu lalu capaian vaksinasi mengalami penurunan.

Meskipun begitu, pihaknya kesehatan tetap membuka gerai vaksin seperti di mal, Polsek, bandara, dan puskesmas.

“Mulai dari Puskesmas, Polsek, Grand Batam Mall, Lapangan Futsal SP Plaza, Mall Botania 2 dan Bandara Hang Nadim. Semua kami buka, guna percepatan pelayan vaksin kepada masyarakat,” katanya.

Didi menambahkan, dengan adanya pemberlakuan syarat vaksin sebagai syarat perjalanan, diperkirakan permintaan terhadap vaksin akan meningkat bila dibandingkan sekarang ini.

“Sudah pasti berpengaruh terhadap capaian. Kemarin sempat sepi masyarakat yang mendatangi posko vaksin ini. Namun karena ada aturan baru, mungkin saja naik,” ujar Kepala Dinkes Batam itu.

Diri mengatakan, titik-titik vaksinasi di antaranya di Puskesmas Sambau, Puskesmas Tanjung Sengkuang, Puskesmas Tanjung Buntung, Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Bulang, Puskesmas Galang, Puskesmas Sei Panas, Puskesmas Rempang Cate, Puskesmas Belakang Padang, Puskesmas Batu Aji.

Selanjutnya Puskesmas Kampung Jabi, Puskesmas Mentarau, Puskesmas Sei Pancur, Puskesmas Kabil, Puskesmas Sei Lekop, Puskesmas Tanjung Uncang, Puskesmas Lubuk Baja, Puskesmas Baloi Permai, Puskesmas Sei Langkai dan Puskesmas Sekupang.

“Total vaksin yang diserahkan kepada seluruh Puskesmas ada 4 ribu dosis. Jadwal vaksinasi di seluruh Puskesmas dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai,” ujarnya.

Pihaknya juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menggelar gerai vaksinasi. Di antaranya, Polsek Nongsa, Polsek Sagulung, Polsek Batu Aji, Polsek Bengkong, Polsek Sei Beduk, Polsek Sekupang, Polsek Batam Kota, Polsek Lubuk Baja, Polsek Batu Ampar, Polsek Galang dan Polsek Bulang.

Total vaksin yang diberikan kepada Polsek sebanyak 2.200 dosis. Pelaksanaan vaksinasi di seluruh Polsek dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Selanjutnya ada juga beberapa gerai vaksinasi di Mal. Di antaranya, Grand Batam hanya menyediakan vaksinasi dosis 3 atau booster sebanyak 300 dosis. Pelaksanaam dimulai sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Selanjutnya Lapangan Futsal Batu Aji SP Plaza. Menyediakan khusus vaksin dosis 3 atau booster sebanyak 300 dosis. Pelaksanaan dimulai sejak pukul 09.00 sampai sengan selesai.

Vaksinasi Mall Botania 2, menyediakan khusus vaksin dosis 3 atau booster sebanyak 300 dosis. Pelaksanaan dimulai sejak pukul 09.00 sampai sengan selesai.

Bandara Hang Nadim, menyediakan khusus vaksin dosis 3 atau booster sebanyak 300 dosis. Pelaksanaan dimulai sejak pukul 09.00 sampai sengan selesai.

Total vaksin booster yang diserahkan kepada Grand Batam Mall, Lapangan Futsal SP Plaza, Mall Botania 2 dan Bandara Hang Nadim sebanyak 900 dosis. Di lokasi tersebut, Dinkes yang bertugas adalah perwakilan dari Puskesmas.(*)

Reporter: Yulitavia

51 Orang Jamaah Haji Direncanakan Tanazul

0
Naib Amirul Hajj sekaligus Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi (tengah) saat menjenguk jamaah sakit di KKHI Mekkah, Sabtu (2/7/2022). ANTARA/HO-MCH2022

batampos – Sebagian jamaah haji Indonesia yang masih dirawat karena sakit akan dipulangkan terpisah dari kloternya. Data sementara, 51 jamaah Indonesia direncanakan mengikuti tanazul dengan catatan memenuhi kriteria laik terbang.

’’Kami akan lihat skala urgensi untuk jamaah yang ditanazulkan,’’ kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana. Tanazul merupakan pemulangan jemaah haji melalui kloter yang berbeda dengan keberangkatan karena alasan sakit.

Hingga tadi malam (11/7), 188 jamaah Indonesia masih dirawat. Perinciannya, 173 orang di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan 15 jamaah di rumah sakit Arab Saudi. ’’Kondisi pasien akan terus dievaluasi dan dilihat perkembangannya, mana yang akan ditanazulkan,” terangnya. Tak tertutup kemungkinan jemaah dipulangkan mendahului kloter asal atau dipulangkan lebih lambat dari kloternya.

Tanazul diprioritaskan bagi jemaah yang saat dipulangkan tidak memperberat kondisi fisiknya. Juga, tak berpotensi menimbulkan kecacatan atau mengancam keselamatan jamaah haji. ’’Kami mengusulkan berdasar pertimbangan medis,” imbuh Budi.

Sementara itu, selama masa puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), ada 14 jamaah yang wafat. Perinciannya, 1 jamaah meninggal di KKHI Arafah, 6 jemaah di KKHI Makkah, dan 7 jemaah di KKHI Mina. Dengan demikian, total ada 41 jamaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga kemarin. ”Jika disandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, ini yang paling sedikit,” tutur Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Armuzna Nasrullah Jasam.

Berdasar data siskohat, hingga hari ke-38 operasional haji pada 2015, sebanyak 380 jamaah dinyatakan meninggal. Lalu, berturut-turut pada 2016 tercatat ada 149 jamaah yang wafat, 2017 sebanyak 274 orang, 2018 ada 154 orang, dan 2019 sebanyak 151 orang.

Kemarin sebagian jamaah Indonesia mulai kembali beraktivitas di Makkah. Yakni, mereka yang memilih keluar dari Mina pada 12 Zulhijah sebelum terbenamnya matahari atau disebut nafar awal. Jamaah lainnya, yang memilih nafar sani, tetap menginap sampai hari ini (13 Zulhijah).

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief meminta jamaah beristirahat sebelum melaksanakan ibadah di Masjidilharam. Terlebih, bus salawat yang memfasilitasi jamaah Indonesia baru beroperasi kembali besok (13/7). ”Tawaf ifadah bisa dilakukan setelah bus salawat beroperasi,’’ ujar Hilman.

Selanjutnya, jamaah Indonesia mulai diterbangkan dari Jeddah menuju tanah air pada 15 Juli. Kloter pertama yang dipulangkan adalah embarkasi Solo (SOC-1), yaitu pada 15 Juli pukul 05.10 waktu Saudi, dan diperkirakan tiba di Solo pukul 22.15 WIB pada hari yang sama.

Plt Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Yudhi Pramono menuturkan, ada sejumlah kewajiban yang dijalani jemaah haji saat kepulangan. Tujuannya, mencegah kasus Covid-19 dari Arab Saudi masuk ke Indonesia.

Seluruh jamaah yang hendak pulang akan menjalani pemeriksaan suhu. Jemaah tak perlu melakukan swab PCR maupun antigen. Namun, bagi yang menunjukkan gejala demam dan sejenisnya, bakal ada pengecekan lebih lanjut. Jika positif Covid-19, jemaah akan dikarantina.

’’Pemerintah sudah menerbitkan regulasi yang mengatur syarat pelaku perjalanan luar negeri,’’ ucap Yudhi dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema Prokes Kepulangan Jamaah Haji di Jakarta kemarin. (*)

Reporter: JP Group

PAD Kepri Rendah, Dispenda Diminta Bekerja Ekstra

0
Adi Prihantara

batampos-Pemerintah Provinsi Kepri sedang menghadapi situasi sulit. Pasalnya kondisi pendapatan asli daerah (PAD) masih jauh dari target yang menyebabkan neraca keuangan Pemprov Kepri mengalami defisit pada semester pertama TA 2022 sebesar Rp200 miliar lebih.

“Sampai akhir semester pertama, target pendapatan kita masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Karena andalannya yang pada pajak kendaraan bermotor,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara pertengahan pekan lalu di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

BACA JUGA: PAD di Bawah 50 Persen, APBD Kepri Defisit Rp390 Miliar

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri tersebut juga menyebutkan, penerimaan dana transfer pusat juga masih belum optimal. Menyikapi kondisi ini, pihaknya meminta Dispenda Kepri bekerja ekstra untuk mengoptimalkan setiap sektor pendapatan daerah. Ditanya mengenai progres labuh jangkar, Mantan Sekda Bintan tersebut menegaskan pendapatan dari sektor ini belum optimal.

“Labuh jangkar memang ada masuk (PAD) tapi nilainya juga masih kecil, sekitar Rp 3 atau Rp 4 miliar saja. Karena masih banyak pekerjaan yang harus dibereskan untuk mendapatkan pemasukan yang optimal dari sektor ini,” tutup Adi Prihantara.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan dari Pemprov Kepri terkait kondisi keuangan daerah pada semester pertama lalu. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga mengatakan, pihaknya juga akan meminta penjelasan ke Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) terkait kondisi pendapatan daerah.

Sedangkan untuk kondisi neraca keuangan daerah, akan melakukan konfirmasi ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Jika memang benar kondisi keuangan kita defisit sampai akhir semester pertama lalu, maka akan berdampak pada rencana kegiatan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan update di Dirjen Perimbangan Keuangan Negara (DJPK) Kementerian Keuangan, Pemprov Kepri menutup semester pertama dengan kondisi defisit sebesar Rp390 miliar. Adapun kondisi pendapatan daerah sebesar Rp1.1 triliun. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada angka Rp593 miliar atau 44 persen dari target Rp1,3 triliun. (*)

reporter: Jailani

Ombudsman Kepri Surati Sekda Kota Batam, Begini Isinya…

0
kepala ombudsman kepri lagat
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Ombudsman Kepri menyurati Sekda Kota Batam terkait keluhan masyarakat Kampungtua Tanjung Gundap, Kelurahan Tembesi, Sagulung mengenai akses jalan utama mereka yang rusak parah. Kondisi jalan tersebut diketahui sudah terjadi sejak puluh tahun lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, mengatakan, pihaknya menyurati Sekda Kota Batam pada akhir bulan Juni lalu. Surat dari ombudsman Kepri pun dibalas oleh Pemko Batam dalam beberapa poin.

“Intinya jalan tersebut masih belum bisa dianggarkan, karena sebagian akses jalan masuk dalam kawasan hutan lindung,” katanya.

Ia mengapresiasi balasan surat dari Pemko Batam. Meski begitu, ia tetap minta kepastian status Kampungtua Tanjung Gundap untuk menjawab keluhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan menghargai apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam. Mudah-mudahan status Kampung Tua Tanjung Gundap dapat segera dipastikan agar perencanaan dari Pemkot Batam pun lebih jelas,”ujarnya.

Ia berharap Pemko Batam dapat merespon kasus serupa lainnya, terutama terkait jalan utama menuju suatu kawasan pemukiman warga sebagai bukti hadirnya negara dengan menyediakan fasilitas umum yang penting bagi masyarakat.

Sisi lain, ia berharal agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam dapat turut mendukung apa yang menjadi program kerja (proker) Pemko Batam dalam hal perencanaan dan penganggaran.

“Seperti gayung bersambut, DPRD Kota Batam pun harus mendukung apa yang menjadi proker Pemkot Batam melalui hasil Musrenbang pada tingkat Kelurahan hingga Kota,” katanya.

“Jangan sampai Pemkot Batam punya semangat besar, sedangkan DPRD nya kurang. Pun sebaliknya. Kedepannya, kami harap DPRD Kota Batam menjadikan isu serupa sebagai program kerja yang dapat dilaksanakan di Kota Batam,” tutup Lagat.(*)

Reporter : Yashinta

Ombudsman Kepri Surati Sekda Kota Batam, Begini Isinya…

0
kepala ombudsman kepri lagat
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Ombudsman Kepri menyurati Sekda Kota Batam terkait keluhan masyarakat Kampungtua Tanjung Gundap, Kelurahan Tembesi, Sagulung mengenai akses jalan utama mereka yang rusak parah. Kondisi jalan tersebut diketahui sudah terjadi sejak puluh tahun lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, mengatakan, pihaknya menyurati Sekda Kota Batam pada akhir bulan Juni lalu. Surat dari ombudsman Kepri pun dibalas oleh Pemko Batam dalam beberapa poin.

“Intinya jalan tersebut masih belum bisa dianggarkan, karena sebagian akses jalan masuk dalam kawasan hutan lindung,” katanya.

Ia mengapresiasi balasan surat dari Pemko Batam. Meski begitu, ia tetap minta kepastian status Kampungtua Tanjung Gundap untuk menjawab keluhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan menghargai apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam. Mudah-mudahan status Kampung Tua Tanjung Gundap dapat segera dipastikan agar perencanaan dari Pemkot Batam pun lebih jelas,”ujarnya.

Ia berharap Pemko Batam dapat merespon kasus serupa lainnya, terutama terkait jalan utama menuju suatu kawasan pemukiman warga sebagai bukti hadirnya negara dengan menyediakan fasilitas umum yang penting bagi masyarakat.

Sisi lain, ia berharal agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam dapat turut mendukung apa yang menjadi program kerja (proker) Pemko Batam dalam hal perencanaan dan penganggaran.

“Seperti gayung bersambut, DPRD Kota Batam pun harus mendukung apa yang menjadi proker Pemkot Batam melalui hasil Musrenbang pada tingkat Kelurahan hingga Kota,” katanya.

“Jangan sampai Pemkot Batam punya semangat besar, sedangkan DPRD nya kurang. Pun sebaliknya. Kedepannya, kami harap DPRD Kota Batam menjadikan isu serupa sebagai program kerja yang dapat dilaksanakan di Kota Batam,” tutup Lagat.(*)

Reporter : Yashinta