Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7308

Jika Lahan Tercukupi 10 Hektare, RS Khusus Kejiwaan dengan Anggaran Rp 170 Miliar Dibangun 2023 di RSUD EHD Tanjunguban

0

batampos- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) masih mengupayakan ketersediaan lahan untuk pembangunan rumah sakit khusus kejiwaan yang masih satu komplek dengan RSUD Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepri di Tanjunguban, Bintan.

Hingga saat ini lahan yang diserahkan PT. Surya Bangun Pertiwi (SBP) Lobam untuk pembangunan rumah sakit khusus kejiwaan baru sekira 5 hektare.

Gubkepri Ansar Ahmad

“Sekarang kita sedang melengkapi lahannya supaya mencukupi, karena skalanya mesti besar. Standarnya yang diminta (pemerintah pusat) sekira 10 hektare, kemarin lahan yang diserahkan baru 5 hektare. Kita minta 5 hektare lagi,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RSUD EHD Provinsi Kepri di Tanjunguban, Senin (25/7).

Pembangunan rumah sakit khusus kejiwaan, kata Ansar, dibiayai pemerintah pusat dengan estimasi anggaran sekira Rp 170 miliar. Pemprov Kepri hanya menyiapkan detail engineering design (DED) dengan estimasi anggaran sekira Rp 10 miliar lebih.

BACA JUGA: Gubkepri Tinjau RSUD Engku Haji Daud Tanjunguban, Gesa Proses Peningkatan Tipe jadi RS Khusus Jiwa Provinsi Kepri

Jika lahan seluas 10 hektare tersedia, Ansar mengatakan, Pemprov Kepri akan segera menyiapkan DED untuk pembangunan rumah sakit khusus kejiwaan melalui APBD Perubahan Kepri tahun 2022.

“Rencana pembangunan tahun 2023. Tapi kuncinya kesiapan lahan, makanya kita kejar kesiapan lahan,” kata Ansar.

Ansar optimis jika lahan tersedia, maka pihaknya akan segera menyiapkan DED-nya.

“Saya kira terkejar di anggaran perubahan ini DED-nya, DED-nya tiga bulan selesai. Selesai pengesahan anggaran, kita lelang DED-nya,” kata Ansar.

Sementara Direktur RSUD EHD Kepri, Tanjunguban, dr Kurniakin WS Girsang mengatakan, pembangunan rumah sakit khusus kejiwaan merupakan bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Seperti pak Gubernur bilang tergantung lahan. Kalau lahan dapat, bantuan Kemenkes tinggal tunggu saja karena kemarin sudah ada penyerahan lahan sebagian,” kata Kurniakin.

Mengenai kebutuhan tenaga kesehatan, Kurniakin mengatakan, pihaknya sudah membuat permintaan ke pemerintah berkenaan kebutuhan tenaga kesehatan yang akan disiapkan jika rumah sakit khusus kejiwaan beroperasi.

Kurniakin juga menyampaikan, selama ini lahan seluas 2,5 hektare yang telah dibangun RSUD EHD Tanjunguban ini yang belum memiliki sertifikat, kini sudah ada sertifikatnya.

“Kita terima kasih ke pak Gubernur, Kajati dan Kadinkes. Jadi dari tahun 2007, baru selesai kemarin, mungkin karena dalam rangka (pembangunan RS khusus kejiwaan) semua jadi cepat. Alhamdulillah,” kata Kurniakin.

Dalam kesempatan ini, Kurniakin melalui stafnya menjelaskan, saat ini ada dua dokter spesialis kejiwaan di RSUD EHD Tanjunguban dengan 11 orang tenaga perawat, dimana 1 orang perawatnya sudah spesialis keperawatan kejiwaan.

Sekedar diketahui, saat ini di RSUD EHD Tanjunguban sudah memiliki unit kejiwaan dengan daya tampung 16 pasien. Jika rumah sakit khusus kejiwaan jadi dibangun, maka dapat menampung sekira 60 pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.

Sementara Kadis Kesehatan Kepri, M Bisri mengatakan, sudah ada dokter spesialis kejiwaan asli putra daerah yang saat ini berada di luar daerah berminat untuk bertugas di rumah sakit khusus kejiwaan.

“Ada yang berminat untuk bertugas di sini,” kata Bisri. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Teknologi HSTC, Naik Motor Semakin Aman

0
IMG 20220726 WA0044
Teknologi Honda Selectable Torque Control (HSTC). Foto: Honda Capella Kepri untuk Batam Pos
batampos – PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Wilayah Kepulauan Riau memberikan edukasi singkat seputar teknologi Honda Selectable Torque Control (HSTC) di sela-sela fun gathering bersama awak media, Sabtu (23/7/2022) di Kampung Terih, Nongsa.
Honda Customer Care Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Tony Anggadha, mengatakan, HSTC merupakan salah satu fitur dan teknologi untuk mendukung aspek keamanan dan keselamatan berkendara.
“Fitur ini nanti juga akan disematkan pada produk terbaru Honda yang akan segera dilaunching pada awal Agustus nanti. Fitur ini semakin menambah sederet fitur keamanan lainnya yang sudah disematkan pada beberapa produk sepeda motor Honda,” jelasnya.
HSTC lanjutnya, merupakan fitur yang berfungsi untuk membatasi torsi mesin jika terdeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran ban depan dengan ban belakang, sehingga potensi terjadinya ban selip dapat dihindari.
Saat ini, HSTC dapat dijumpai pada model Big Bike dan Matic Premium Honda seperti; Honda CRF 1000L Africa Twin, Honda Gold Wing, CBR 1000RR, X-ADV 750, Forza dan PCX 160.
Pengendara bisa mengaktifkan fitur ini hanya dengan menekan tombol yang ada di bagian setang sebelah kiri ke posisi ON. Jika pengendara ingin merasakan sensasi torsi mesin yang lebih kuat, maka fitur ini bisa di-non-aktifkan dengan menekan tombol tersebut ke posisi OFF.
Fitur ini bisa diaktifkan dan dimatikan saat motor sedang melaju. Tapi alangkah baiknya dilakukan saat posisi motor sedang berhenti.
HSTC akan bekerja saat sensor yang ada pada tiap roda mendeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran roda depan dan roda belakang.
Kemudian informasi tersebut akan dikirimkan ke ECU dan ECU akan memerintahkan Engine Torque 
Control (ETC) untuk memutus sementara pengapian mesin. Saat ETC memutus pengapian, secara otomatis kerja mesin akan terhenti dalam sepersekian detik sehingga penyaluran torsi mesin ke roda belakang terputus untuk meredakan selip yang terjadi.
Fitur ini akan memberikan dampak yang besar jika dibarengi dengan gaya dan sikap berkendara yang baik atau tidak ugal-ugalan sehingga sangat berguna dan penting, terutama sebagai fitur safety atau keselamatan pengendara.
Ditengah-tengah pembahasan fitur HSTC, ada sedikit bocoran bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan peluncuran produk line up terbaru Honda yang menggunakan fitur HSTC.
“Dalam waktu dekat kita akan secara melaksanakan launching product pada awal Agustus nanti, apa nama unitnya masih rahasia, tunggu udangan resmi dari kita” pungkas Tony.
Tidak hanya workshop teknologi, rangkaian kegiatan diramaikan dengan beberapa aktivitas seperti bermain PaintBall dan santap siang bersama. Tim pemenang Paintball War, tentu saja mendapatkan hadiah menarik sebagai apresiasi atas kemenangannya.
“Selamat kepada tim pemenang paintball. Untuk tim yang lain, semoga lebih beruntung dikesempatan berikutnya,” tutup Tony.(*)

Revolusi Galtier di Paris Saint-Germain

0
Christopher Galtier belum berpengalaman menangani skuad bertabur bintang seperti Paris Saint-Germain.. (VALERY HACHE/AFP )

batampos – Tidak berpengalaman menangani skuad penuh bintang dianggap sebagai handicap utama Christophe Galtier ketika menggantikan Mauricio Pochettino sebagai entraineur Paris Saint-Germain (PSG).

Ternyata, hal itu bukan tantangan sesungguhnya bagi Galtier. Tantangan pelatih pemenang Ligue 1 bersama Lille OSC pada musim 2020–2021 itu adalah revolusi skema main.

Galtier mengubah formasi empat bek PSG selama era Qatar Sports Investments (sejak 2011) menjadi tiga bek. Yaitu, 3-4-1-2 atau 3-4-3.

Skema yang diusung Galtier memang mengakomodasi trisula Kylian Mbappe-Lionel Messi-Neymar Jr. Messi bisa memainkan peran lebih ke dalam maupun sentral permainan yang memang disukainya.

Mbappe dan Neymar pun lebih punya sokongan dari sayap karena agresivitas yang dimiliki duo bek, Achraf Hakimi dan Nuno Mendes.

Setelah hanya menang 2-1 atas Kawasaki Frontale (20/7) dan 3-0 kontra Urawa Red Diamonds (23/7), PSG menutup tur pramusim di Jepang dengan pesta gol 6-2 atas Gamba Osaka kemarin (25/7).

Grafik produktivitas gol Les Parisiens terlihat positif.

Yang menjadi masalah adalah sektor pertahanan. Trio bek Sergio Ramos-Marquinhos-Presnel Kimpembe belum terlalu solid. Galtier bisa mengalami masalah ketika Ramos yang berusia 36 tahun tidak prima untuk bermain reguler.

Juga ketika salah seorang dari Marquinhos atau Kimpembe absen.

Sebab, nama-nama di bangku cadangan tidak terlalu meyakinkan. Bek timnas Senegal Abdou Diallo hanya memainkan 16 laga musim lalu setelah bersinar pada musim sebelumnya dengan turun di 36 laga.

Opsi lainnya adalah bek Jerman Thilo Kehrer yang angin-anginan dan Danilo Pereira (Portugal) yang sejatinya lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan.

”Sistem baru kami masih butuh banyak penyesuaian meski akan sangat mematikan jika efektif. Masih banyak ketidakseimbangan dengan kami mudah kebobolan,” papar Galtier kepada L’Equipe.

”Itu menjadi PR (pekerjaan rumah, Red) kami,”

Sayang, Galtier tidak punya banyak waktu untuk membenahi PR skema mainnya. Sepekan ke depan atau Senin (1/8) dini hari WIB, PSG sudah melakoni laga kompetitif pertama musim 2022–2023.

Les Parisiens ditantang FC Nantes dalam perebutan Trophee des Champions di Bloomfield Stadium, Tel Aviv. Dalam ajang yang sama tahun lalu (2/8/2021), PSG kalah 0-1 oleh Lille OSC di venue yang sama.

Hanya, kekalahan tersebut dilalui ketika PSG minus trisula Mbappe-Messi-Neymar.

Messi masih belum bergabung. Mbappe mendapat libur tambahan karena baru saja tampil dalam Euro 2020 yang memang baru dihelat tahun lalu. Kali ini, Mbappe juga kembali absen lantaran akumulasi kartu dari Ligue 1 musim lalu.

Sementara itu, Neymar memang dikenal terlambat dalam mencapai kondisi fisik ideal ketika menjalani pramusim.

Hanya, striker timnas Brasil itu memberi harapan bagus pada musim panas tahun ini setelah memborong dua gol ke gawang Gamba kemarin. (*)

 

 

Reporter: JPgroup

Wirya Silalahi: Perhatian Pemprov Kepri untuk Dunia Pendidikan Minim

0

batampos- Penerimaan peserta didik baru di tingkat SMA sederajat di Kepri selalu ricuk. Khususnya di Kota Batam. Selain berlomba ke sekolah yang ”favorit” ternyata inprastruktur pendidikan juga mendukung terjadinya ”ketidakberesan” penerimaan siswa tersbeut tersebut.

Wirya Putra Silalahi

Seperti untuk tahun ini, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA yang dianggap favorit, terutama di SMAN 1 dan SMAN 3 Batam masih menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah kepri. Walaupun sudah dibangun SMAN pendamping, misal SMAN 24 untuk menampung luberan pendaftar di SMAN 1, SMAN 26 untuk luberan SMAN 3, tetap saja orangtua dan siswa tak mau di sekolah baru tersebut. ”Ya mau gimana memang fasilitas di sekolah baru atau pendamping itu sangat minim,” ujar Wirya Putra Silalai, sekretaris komisi IV DPRD Kepri.

Wirya mencontohkan, di SMA 26, selama 3 tahun berjalan baru ada 2 ruang kelas tanpa meubeler. ”Padahal saat ini sekolah tersbeut sudah memiliki 10 kelas,” sebutnya.

Untuk mengantisipasinya, terpaksa pelajar SMA 26 menumpang belajar di SMA 3, tetapi shift siang.

Padahal kita tahu, Dinas Pendidikan Kepri terus mengatakan sudah tidak ada lagi sekolah favorit tapi kenyataanya di lapangan bisa dilihat.

”Tetap saja siswa dan orangtua menolak bila sekolah di sman- sman pendamping tersebut. Bisa dimaklumi, karena sekolah ini sangat lambat perkembangannya dari tahun ke tahun,” sebutnya.

Bahkan untuk melakukan pembangunan pun di sekolah pendamping itu, pemprov Kepri harus menunggu dana DAK/ APBN. Sedangkan untuk dana itu, kita tahu mulai dilirik bila minimal telah berjalan 3 tahun.

BACA JUGA: Banyak Orang Tua Terkendala NIK saat PPDB Jalur Zonasi, Ini Alasannya

”Sementara dari APBD Pemprov hanya dialokasikan anggaran sekitar Rp500 juta per tahun, malah pernah tak dianggarkan sama sekali. Sangat kecil perhatian Pemprov Kepri terhadap dunia pendidikan Kepri,” tegas Wirya.

Padahal jika merajut peraturan dan komitmen bangsa ini, kata Wirya, pemerintah akan lebih memprioritaskan pendidikan. ”Dengan mengalokasikan dana pendidikan minimal 20 persen di setiap tingkatan, APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten/kota,” sebutnya.

Ini sesuai dengan Undang Undang No.20 tahun 2003, pasal 49 ayat (1):
DANA PENDIDIKAN SELAIN GAJI PENDIDIK DAN BIAYA PENDIDIKAN KEDINASAN DIALOKASIKAN MINIMAL 20% DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (APBN) PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN MINIMAL20% DARI ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH (APBD).

”Jadi, harus diingat GAJI PENDIDIK dan PENDIDIKAN KEDINASAN tidak termasuk alokasi dana pendidikan 20%,” bebernya.

Bahkan Wirya juga membeberkan jumlah anggaran pendidikan dari APBD Kepri 2022 masih jauh dari ideal.

APBD Provinsi Kepri tahun 2022:
1. Belanja Gaji dan Tunjangan ASN & PPPK: Rp325.144.267.448
2. DAK Fisik: Rp129.489.035.000
3. DAK Non Fisik (Dana BOS dan Sertifikasi Guru): Rp258.495.014.000
4. Belanja Gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) : Rp5.822.700.000
5 Belanja Gaji Tenaga Harian Lepas (THL): Rp3.964.940.000
6. Belanja Gaji PTK Non ASN : Rp53.565.957.477
7. Rutinitas Perkantoran: Rp12.069.135.104
8 Program Pembangunan: Rp33.911.640.193
9. Tunda Bayar TA. 2021: Rp9.600.011.344

Pagu anggaran Dinas Pendidikan 2022 adalah: Rp832.062.700.566

Dari tabel di ini, sebutu Wirya, dapat disimpulkan Dana Pendidikan APBD Provinsi Kepri tahun 2022 adalah= 11.56% jauh dari syarat minimal yang diamantkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 49 ayat(1).

”Itulah sebabnya sangat minim alokasi pembangunan sarana pendudikan di Provinsi Kepri.
Ada kekeliruan persepsi alokasi dana pendidikan selama ini. Sesuai UU Nomor 20 tahun 2003, pasal 49 ayat(1): sebenarnya gaji pendidik tidak masuk dalam hitungan 20% dana pendidikan.
Untuk itu kita kekurangan dana 327 M lagi agar kita dapat memenuhi Anggaran pendidikan 20% sesuai dengan Undang Undang No.20 Tahun 2003,” urainya.

Seharusnya dengan alokasi dana 20% dari APBN dan APBD setiap tingkatan, sebut Wirya, tidak ada lagi masalah pendidikan karena kekurangan sarana dan prasarana sekolah.
”Tetapi itulah masalahnya Pemerintah Provinsi Kepri sangat minim sekali perhatiaannya kepada masalah pendidikan di Kepri,” tutup Wirya. (*)

Truk Pengangkut Tanah Bahayakan Pengendara, Polisi: Akan Kita Tindak dan Tilang

0
Truk Pengangkut Tanah e1638254451910
Ilustrasi truk pengangkut tanah. (Dok.Batampos)

batampos – Aktivitas truk pengangkut tanah kembali meresahkan pengendara jalan. Truk tanpa terpal tersebut sering melintas di Jalan Duyung, Batuampar atau tepatnya di depan Harbourbay.

Andri, salah seorang pengendara mengaku kerap berpapasan dengan truk pengangkut tanah tersebut. Bahkan, sesama truk terlihat melaju kencang dan saling mendahului di jalan raya.

“Truknya kencang, apalagi malam hari. Ini sangat membahayakan kami yang bawa motor,” ujar Andri, Senin (25/7) siang.

Selain melaju kencang, truk tersebut tanpa menggunakan penutup terpal. Sehingga, tanah yang diangkut berceceran dan mengotori jalan.

“Paling sore ada yang siram jalan. Kan jalan jadi berlumpur. Seharusnya itu (muatan tanah) ditutup,” kata warga Nagoya ini.

Hal senada dikatakan Ronald, pengendara lainnya. Ia mengatakan aktiviyas truk tersebut harus ditindak oleh petugas kepolisian. Sehingga, pengendara lebih merasa aman dan nyaman saat melintas di jalan tersebut.

“Harusnya ditertibkan. Kalaupun beraktivitas, sesuai aturan. Jangan menbahayakan pengendara lain,” katanya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra berjanji akan menindak truk pengangkut tanah tanpa terpal tersebut. Ia menegaskan akan memberikan sanksi tilang kepada sopir truk yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Ini saya baru dapat info. Akan langsung kita tindak,” ujarnya singkat.(*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Kepri Terlempar dari 10 Besar sebagai Tujuan Investasi

0
ilustrasi bp batam kawasan industri
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data terbaru mengenai realisasi investasi di seluruh wilayah Indonesia. Dalam rilis data realisasi investasi itu, Provinsi Kepri terlempar dari 10 besar sebagai tujuan investasi. Meskipun Kepri memiliki cukup banyak kawasan industri.

Koordinator Wilayah Batam dan Karimun Himpunan Kawasan Industri (HKI), Tjaw Hioeng mengungkapkan, jika dilihat dari data yang dirilis Kementrian Investasi beberapa hari yang lalu, Kepri hanya menempati urutan ke-15 untuk Penanaman Modal Asing (PMA). Dengan realisasi investasi sebesar USD 432,9 juta.

Sementara untuk investasi Penanaman Modal Dalam Negeri menempati urutan ke-19 dengan realisasi investasi sebesar Rp 2.905,2 miliar.

“Dengan berbagai fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui PP41 tahun 2021 sepertinya belum sesuai dengan harapan,” ujarnya, Senin (25/7).

Menurutnya, ada beberapa hambatan yang menyebabkan masih minimnya realisasi investasi di Kepri. Seperti belum maksimalnya pelaporan realisasi yang seharusnya menjadi kewajiban bagi para perusahaan untuk menyampaikan laporan per 3 bulan ke BKPM.

“Laporan yang biasanya kita kenal dengan LKPM (Laporan Kegiatan Penamanan Modal) secara berkala atau per 3 bulan sekali,” kata dia.

Selanjutnya, terkait kemudahan di PP 41/2021 harus diselaraskan dengan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) dari kementerian dan lembaga yang berwenang. Dimana penyelarasan itu, katanya, masih dalam tahap pembahasan.

Sementara untuk Batam sendiri di tahun 2021, realisasi investasi turun dari tahun 2020. Dimana tahun 2021 hanya mencapai USD 1,02 miliar. Sementara tahun 2020, capaian Batam sebesar USD 1,59 miliar.

Ia menambahkan, yang perlu dipahami terkait laporan realisasi investasi tentunya akan beda dengan nilai investasi. Sebab, ketika sebuan perusahaan ingin menanamkan modalnya, mereka baru mengajukan nilai investasi.

Tentunya untuk tahapan realisasi bisa memakan waktu sampai tahunan. Tergantung jenis kegiatan usahanya dan kemudahan proses perizinan yang diberikan kepada perusahaan tersebut.

“Akhir-akhir ini banyak keluhkan terkait perizinan di bidang lingkungan, yang mana proses perizinannya menjadi kewenangan instansi sesuai Perizinan Berusaha. PMA menjadi kewenangan Pusat, padahal kepanjangan Pemerintah Pusat di Daerah adalah Badan Pengusahaan,” imbuhnya.(*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Ziarah Penebusan Dosa dan Minta Maaf Atas Pelecehan Seksual di Sekolah Katolik, Paus Fransiskus Kunjungi Kanada

0
Paus Fransiskus bertemu dengan komunitas adat First Nations, Metis dan Inuit di Maskwacis, Alberta, Kanada, Senin (25/7/2022) waktu setempat. F Guglielmo Mangiapane/Reuters

batampos – Paus Fransiskus melakukan kunjungan ‘ziarah penebusan dosa’ selama enam hari ke Kanada sejak Minggu (24/7/2022) lalu. Dikatakan seperti itu, karena Paus akan melaksanakan minta maaf khusus kepada suku Indian Metis dan Inuit , warga pribumi Kanada (first nation, red) atas keterlibatan Gereja Katolik atas asimilasi paksa di sekolah katolik, yang menyebabkan sekitar dua ribu anak-anak tewas kelaparan dan bahkan mengalami kekerasan seksual pada periode 1881-1996 lalu.

BACA JUGA:
Bertemu Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Undangan Berkunjung ke Indonesia

Banyak anggota keluarga Wahéhshon Whitebean bersekolah di sekolah perumahan Kanada yang dikelola Katolik saat itu. Sekolah itu dirancang mengikis budaya Pribumi dan yang penuh dengan pelecehan seksual. Jadi perjalanan enam hari Paus Fransiskus mengunjungi Kanada sangat terasa pribadi bagi Whitebean yang kini berusia 39 tahun.

“Ini ziarah penebusan dosa. Memohon pengampuna Tuhan untuk penyembuhan dan rekonsiliasi. Saya minta maaf secara tulus,” ujar Paus seperti dikutip dari Times, Senin (25/7/2022) waktu setempat.

Lewat kunjungan ke bekas situs Ermineskin Indian Residential School di Maskwacis, di Provinsi Alberta itu dilakukan tanpa naskah. Acara dihadiri para penyintas sekolah asrama Katolik itu.

Mereka duduk dalam hening dan haru ketika Paus menyesalkan peran gereja Katolik dalam sistem sekolah asrama yang kejam di Kanada. “Dengan rasa malu dan tanpa ragu, saya dengan rendah hati memohon pengampunan atas kejahatan yang dilakukan oleh begitu banyak orang Katolik terhadap masyarakat adat,” ujar Paus sambil duduk di kursi rodanya.

Penyintas, Maureen Belanger dengan penuh emosional saat mendengarkan permintaan maaf dari bapa suci umat Katolik itu. “Saya tak tahu bagaimana mengungkapkannya. Apakah saya akan puas dan merayakan permintaan maaf ini? Bapa suci meminta kami untuk memaafkannya. Permintaan maafnya sangat kuat dan tulus. Namun di saat yang sama, saya tak bisa melupakan roh-roh yang tak bisa beristirahat dengan tenang,” ungkapnya.

Dalam kunjungan ke Kanada ini, sebelum upacara dan pidato yang dihadiri masyarakat adat dan keluarga penyintas, beberapa warga membawa spanduk merah sepanjang 50 meter bertuliskan nama-nama ribuan korban yang tewas dan mendapat pelecehan.

Sekolah asrama di Alberta ini secara paksa memisahkan lebih dari 150 ribu anak-anak pribumi dari keluarga mereka dan menyebabkan banyak anak kelaparan, pemukulan, dan pelecehan seksual. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kanada menyatakan tindakan disebut sebagai genosida budaya. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Truk Pengangkut Tanah Diimbau Tidak Membahayakan dan Mengotori Jalan

0
kotor e1647853986336
Tanah yang berjatuhan dari truk pengangkut tanah di jalan marina city

batampos – Aktivitas truk pengangkut tanah akhir-akhir ini cukup menimbulkan permasalahan di beberapa titik ruas jalan di Batam. Terkait hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Yumasnur mengatakan pihaknya tidak memilki kewenangan untuk menindak.

Kendati demikian ia mengimbau kepada perusahaan yang melakukan aktivitas pengangkutan tanah ini, agar memperhatikan muatan sesuai dengan daya dukung jalan. Selain itu, agar tidak menimbulkan permasalahan bagi pengguna jalan lainnya, pengemudi truk tanah ini diharapkan bisa menggandakan terpal untuk menutup tanah yang diangkut.

“Tujuannya agar tidak mengotori jalan. Karena kalau hujan jalan bisa menjadi licin, dan menyumbat saluran air. Dan kalau cuaca lagi panas bisa menimbulkan debu, dan mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Untuk itu, pihak pengangkut tanah ini perlu memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya. Ia berharap meskipun ada aktivitas pengangkutan tanah, lingkungan di sekitar jalan tidak terganggu.

“Sekarang lagi musim hujan, dan ini kalau terus ada pembiaran tanpa memperhatikan tanah yang jatuh ke jalan, sangat membahayakan pengendara. Jadi saya imbau untuk lebih memperhatikan dan mengontrol agar muatan tidak melebihi, dan tanah tidak mengotori jalan,” pinta Yumasnur. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Barca Membuka Pintu untuk Kepulangan Messi

0
Ekspresi Lionel Messi saat konferensi pers perpisahan dirinya dengan Barcelona, di 1899 Auditorium, Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (8/8/2021). Messi yang bergabung dengan Barcelona sejak tahun 2004 berlabuh di PSG Prancis. (ANTARA FOTO/Reuters-Albert Gea/hp.)

batampos – Musim 2022–2023 menjadi musim kedua sekaligus yang terakhir dalam kontrak Lionel Messi dengan Paris Saint-Germain. Meskipun Messi masih punya opsi perpanjangan kontrak semusim lagi.

Situasi yang terus dimonitor mantan klub Messi, FC Barcelona.

Seperti diungkapkan Presiden Joan Laporta, Barca menyatakan keinginannya untuk bisa diperkuat striker berjuluk La Pulga alias Si Kutu tersebut.

”Saya berharap dan berharap bahwa lembaran Messi di Barca belum berakhir. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa lembaran yang terbuka ini tidak akan tertutup,” tutur Laporta kepada ESPN.

Laporta merasa punya ikatan dengan Messi karena karier emas La Pulga muncul dalam periode pertamanya duduk di kursi kepresidenan Barca (15 Juni 2003 sampai 1 Juli 2010).

Dari 12 trofi yang diraih pada era tersebut, 11 trofi di antaranya diperoleh bersama Messi. Termasuk dua kali juara Liga Champions.

Ketika Messi memilih angkat kaki dari Barca musim lalu, Laporta tidak kuasa menahan karena periode kedua kepemimpinannya baru berjalan empat bulan.

”Secara moral, sebagai presiden Barca, saya pikir saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan. Secara pribadi sekalipun, saya juga merasa masih berutang budi kepadanya (Messi, Red),” beber Laporta.

Menurut sumber dari lingkaran orang terdekat Laporta yang diberitakan Mundo Deportivo, Laporta memiliki keinginan supaya Messi bersedia menutup kariernya dengan jersey Barca.

Bukan hanya Laporta. Entrenador Barca yang juga pernah bermain dengan Messi, Xavi Hernandez, masih menginginkan bekerja sama dengan La Pulga.

Xavi meyakini kepulangan Messi ke Barca menunjang proyek besarnya mematangkan skuad Blaugrana dalam 2–3 musim ke depan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Pasar Murah Cabai dan Telur Hanya Digelar di Sagulung dan Aviari

0
OperasiPasar Murah 3 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam diserbu masyarakat. Namun sebagian masyarakat mengeluh karena pelaksanaannya hanya di dua lokasi. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam kembali menggelar pasar murah. Sayangnya, pasar murah yang digelar selama tiga hari ini Senin-Rabu (25-27/7) hanya untuk Pasar Sagulung dan Pasar Aviari (Batuaji).

Pasar murah di dua lokasi ini, khusus untuk cabai dan telur. Untuk cabai yang disediakan ada tiga jenis yakni, cabai merah keriting, cabai hijau, dan cabai rawit hijau. Jam operasi pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Lokasi masih di seputaran pasar.

Kabag Perindustrian dan Perekonomian Kota Batak, Zul Arif membenarkan adanya pasar murah khusus cabai dan telur. Namun pelaksanaan pasar murah hanya di dua lokasi yakni Pasar Sagulung dan Pasar Aviari.

“Gelaran pasar murah di dua lokasi itu berdasarkan rapat bersama tim TIPD. Kami memilih daerah yang harga telur dan cabai tertinggi di Kota Batam. Ini dari survei yang telah dilakukan tim,” ujar Zul Arif kepada Batam Pos, Senin (25/7).

Menurut dia, stok cabai disediakan oleh koperasi yang berada dibawah naungan Bank Indonesia dan Pemko Batam. Sedangkan untuk telur, pihaknya mengandeng distributor Kota Batam.

Untuk cabai merah keriting setiap hari selama pasar murah berlangsung, disiapkan stok 100 kilogram, dan stok telur menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Stok cabai merah 100 kg sehari, tapi kalau cabai rawit dan hijau saya lupa datanya. Telur menyesuaikan,” terangnya.

Harga cabai merah Rp 90 ribu per kg, cabai hijau Rp 50 ribu dan rawit Rp 48 ribu. Sedangkan untuk harga telur Rp 46 ribu per papan.

“Untuk harga lebih murah dibandingkan harga pasar daerah tersebut. Kami sudah survei kalau cabai merah disana Rp 98 ribu,” katanya.

Disinggung soal akan digelar di daerah Batam lainnya, Zul Arif belum bisa memastikan. Menurutnya, gelaran pasar murah dilaksanakan berdasarkan kesepakatan tim TIPD.

“Nah untuk lokasi lain kami belum tahu. Karena memang untuk stok cabai sangat terbatas. Kami harus cari harga di bawah pasaran. Makanya gelaran kali ini, kami memilih daerah yang memang harga cabai tertinggi,” ungkapnya.

Sementara Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto membenarkan pihaknya turut dilibatkan dalam gelaran pasar murah tersebut. Namun kali ini, yang dilibatkan khusus dari distributor telur.

“Anggota asosiasi yang terlibat khusus telur, kalau cabai sepertinya dari Dinas Ketahanan Pangan. Untuk harga yang kami berikan di pasar murah yakni Rp 46 ribu per papan, itu harga distributor,” jelasnya.

Meri, warga Nongsa mengaku kecewa gelaran pasar murah hanya dilaksanakan di dua tempat. Padahal, hampir semua masyarakat menderita dengan harga cabai yang menggila.

“Cabai mahal dimana-mana, bukan di Batuaji dan Sagulung saja. Harusnya pemerintah adil menggelar di setiap tempat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Yashinta