Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7309

Truk Pengangkut Tanah Bahayakan Pengendara, Polisi: Akan Kita Tindak dan Tilang

0
Truk Pengangkut Tanah e1638254451910
Ilustrasi truk pengangkut tanah. (Dok.Batampos)

batampos – Aktivitas truk pengangkut tanah kembali meresahkan pengendara jalan. Truk tanpa terpal tersebut sering melintas di Jalan Duyung, Batuampar atau tepatnya di depan Harbourbay.

Andri, salah seorang pengendara mengaku kerap berpapasan dengan truk pengangkut tanah tersebut. Bahkan, sesama truk terlihat melaju kencang dan saling mendahului di jalan raya.

“Truknya kencang, apalagi malam hari. Ini sangat membahayakan kami yang bawa motor,” ujar Andri, Senin (25/7) siang.

Selain melaju kencang, truk tersebut tanpa menggunakan penutup terpal. Sehingga, tanah yang diangkut berceceran dan mengotori jalan.

“Paling sore ada yang siram jalan. Kan jalan jadi berlumpur. Seharusnya itu (muatan tanah) ditutup,” kata warga Nagoya ini.

Hal senada dikatakan Ronald, pengendara lainnya. Ia mengatakan aktiviyas truk tersebut harus ditindak oleh petugas kepolisian. Sehingga, pengendara lebih merasa aman dan nyaman saat melintas di jalan tersebut.

“Harusnya ditertibkan. Kalaupun beraktivitas, sesuai aturan. Jangan menbahayakan pengendara lain,” katanya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra berjanji akan menindak truk pengangkut tanah tanpa terpal tersebut. Ia menegaskan akan memberikan sanksi tilang kepada sopir truk yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Ini saya baru dapat info. Akan langsung kita tindak,” ujarnya singkat.(*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Kepri Terlempar dari 10 Besar sebagai Tujuan Investasi

0
ilustrasi bp batam kawasan industri
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data terbaru mengenai realisasi investasi di seluruh wilayah Indonesia. Dalam rilis data realisasi investasi itu, Provinsi Kepri terlempar dari 10 besar sebagai tujuan investasi. Meskipun Kepri memiliki cukup banyak kawasan industri.

Koordinator Wilayah Batam dan Karimun Himpunan Kawasan Industri (HKI), Tjaw Hioeng mengungkapkan, jika dilihat dari data yang dirilis Kementrian Investasi beberapa hari yang lalu, Kepri hanya menempati urutan ke-15 untuk Penanaman Modal Asing (PMA). Dengan realisasi investasi sebesar USD 432,9 juta.

Sementara untuk investasi Penanaman Modal Dalam Negeri menempati urutan ke-19 dengan realisasi investasi sebesar Rp 2.905,2 miliar.

“Dengan berbagai fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui PP41 tahun 2021 sepertinya belum sesuai dengan harapan,” ujarnya, Senin (25/7).

Menurutnya, ada beberapa hambatan yang menyebabkan masih minimnya realisasi investasi di Kepri. Seperti belum maksimalnya pelaporan realisasi yang seharusnya menjadi kewajiban bagi para perusahaan untuk menyampaikan laporan per 3 bulan ke BKPM.

“Laporan yang biasanya kita kenal dengan LKPM (Laporan Kegiatan Penamanan Modal) secara berkala atau per 3 bulan sekali,” kata dia.

Selanjutnya, terkait kemudahan di PP 41/2021 harus diselaraskan dengan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) dari kementerian dan lembaga yang berwenang. Dimana penyelarasan itu, katanya, masih dalam tahap pembahasan.

Sementara untuk Batam sendiri di tahun 2021, realisasi investasi turun dari tahun 2020. Dimana tahun 2021 hanya mencapai USD 1,02 miliar. Sementara tahun 2020, capaian Batam sebesar USD 1,59 miliar.

Ia menambahkan, yang perlu dipahami terkait laporan realisasi investasi tentunya akan beda dengan nilai investasi. Sebab, ketika sebuan perusahaan ingin menanamkan modalnya, mereka baru mengajukan nilai investasi.

Tentunya untuk tahapan realisasi bisa memakan waktu sampai tahunan. Tergantung jenis kegiatan usahanya dan kemudahan proses perizinan yang diberikan kepada perusahaan tersebut.

“Akhir-akhir ini banyak keluhkan terkait perizinan di bidang lingkungan, yang mana proses perizinannya menjadi kewenangan instansi sesuai Perizinan Berusaha. PMA menjadi kewenangan Pusat, padahal kepanjangan Pemerintah Pusat di Daerah adalah Badan Pengusahaan,” imbuhnya.(*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Ziarah Penebusan Dosa dan Minta Maaf Atas Pelecehan Seksual di Sekolah Katolik, Paus Fransiskus Kunjungi Kanada

0
Paus Fransiskus bertemu dengan komunitas adat First Nations, Metis dan Inuit di Maskwacis, Alberta, Kanada, Senin (25/7/2022) waktu setempat. F Guglielmo Mangiapane/Reuters

batampos – Paus Fransiskus melakukan kunjungan ‘ziarah penebusan dosa’ selama enam hari ke Kanada sejak Minggu (24/7/2022) lalu. Dikatakan seperti itu, karena Paus akan melaksanakan minta maaf khusus kepada suku Indian Metis dan Inuit , warga pribumi Kanada (first nation, red) atas keterlibatan Gereja Katolik atas asimilasi paksa di sekolah katolik, yang menyebabkan sekitar dua ribu anak-anak tewas kelaparan dan bahkan mengalami kekerasan seksual pada periode 1881-1996 lalu.

BACA JUGA:
Bertemu Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Undangan Berkunjung ke Indonesia

Banyak anggota keluarga Wahéhshon Whitebean bersekolah di sekolah perumahan Kanada yang dikelola Katolik saat itu. Sekolah itu dirancang mengikis budaya Pribumi dan yang penuh dengan pelecehan seksual. Jadi perjalanan enam hari Paus Fransiskus mengunjungi Kanada sangat terasa pribadi bagi Whitebean yang kini berusia 39 tahun.

“Ini ziarah penebusan dosa. Memohon pengampuna Tuhan untuk penyembuhan dan rekonsiliasi. Saya minta maaf secara tulus,” ujar Paus seperti dikutip dari Times, Senin (25/7/2022) waktu setempat.

Lewat kunjungan ke bekas situs Ermineskin Indian Residential School di Maskwacis, di Provinsi Alberta itu dilakukan tanpa naskah. Acara dihadiri para penyintas sekolah asrama Katolik itu.

Mereka duduk dalam hening dan haru ketika Paus menyesalkan peran gereja Katolik dalam sistem sekolah asrama yang kejam di Kanada. “Dengan rasa malu dan tanpa ragu, saya dengan rendah hati memohon pengampunan atas kejahatan yang dilakukan oleh begitu banyak orang Katolik terhadap masyarakat adat,” ujar Paus sambil duduk di kursi rodanya.

Penyintas, Maureen Belanger dengan penuh emosional saat mendengarkan permintaan maaf dari bapa suci umat Katolik itu. “Saya tak tahu bagaimana mengungkapkannya. Apakah saya akan puas dan merayakan permintaan maaf ini? Bapa suci meminta kami untuk memaafkannya. Permintaan maafnya sangat kuat dan tulus. Namun di saat yang sama, saya tak bisa melupakan roh-roh yang tak bisa beristirahat dengan tenang,” ungkapnya.

Dalam kunjungan ke Kanada ini, sebelum upacara dan pidato yang dihadiri masyarakat adat dan keluarga penyintas, beberapa warga membawa spanduk merah sepanjang 50 meter bertuliskan nama-nama ribuan korban yang tewas dan mendapat pelecehan.

Sekolah asrama di Alberta ini secara paksa memisahkan lebih dari 150 ribu anak-anak pribumi dari keluarga mereka dan menyebabkan banyak anak kelaparan, pemukulan, dan pelecehan seksual. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kanada menyatakan tindakan disebut sebagai genosida budaya. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Truk Pengangkut Tanah Diimbau Tidak Membahayakan dan Mengotori Jalan

0
kotor e1647853986336
Tanah yang berjatuhan dari truk pengangkut tanah di jalan marina city

batampos – Aktivitas truk pengangkut tanah akhir-akhir ini cukup menimbulkan permasalahan di beberapa titik ruas jalan di Batam. Terkait hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Yumasnur mengatakan pihaknya tidak memilki kewenangan untuk menindak.

Kendati demikian ia mengimbau kepada perusahaan yang melakukan aktivitas pengangkutan tanah ini, agar memperhatikan muatan sesuai dengan daya dukung jalan. Selain itu, agar tidak menimbulkan permasalahan bagi pengguna jalan lainnya, pengemudi truk tanah ini diharapkan bisa menggandakan terpal untuk menutup tanah yang diangkut.

“Tujuannya agar tidak mengotori jalan. Karena kalau hujan jalan bisa menjadi licin, dan menyumbat saluran air. Dan kalau cuaca lagi panas bisa menimbulkan debu, dan mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Untuk itu, pihak pengangkut tanah ini perlu memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya. Ia berharap meskipun ada aktivitas pengangkutan tanah, lingkungan di sekitar jalan tidak terganggu.

“Sekarang lagi musim hujan, dan ini kalau terus ada pembiaran tanpa memperhatikan tanah yang jatuh ke jalan, sangat membahayakan pengendara. Jadi saya imbau untuk lebih memperhatikan dan mengontrol agar muatan tidak melebihi, dan tanah tidak mengotori jalan,” pinta Yumasnur. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Barca Membuka Pintu untuk Kepulangan Messi

0
Ekspresi Lionel Messi saat konferensi pers perpisahan dirinya dengan Barcelona, di 1899 Auditorium, Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (8/8/2021). Messi yang bergabung dengan Barcelona sejak tahun 2004 berlabuh di PSG Prancis. (ANTARA FOTO/Reuters-Albert Gea/hp.)

batampos – Musim 2022–2023 menjadi musim kedua sekaligus yang terakhir dalam kontrak Lionel Messi dengan Paris Saint-Germain. Meskipun Messi masih punya opsi perpanjangan kontrak semusim lagi.

Situasi yang terus dimonitor mantan klub Messi, FC Barcelona.

Seperti diungkapkan Presiden Joan Laporta, Barca menyatakan keinginannya untuk bisa diperkuat striker berjuluk La Pulga alias Si Kutu tersebut.

”Saya berharap dan berharap bahwa lembaran Messi di Barca belum berakhir. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa lembaran yang terbuka ini tidak akan tertutup,” tutur Laporta kepada ESPN.

Laporta merasa punya ikatan dengan Messi karena karier emas La Pulga muncul dalam periode pertamanya duduk di kursi kepresidenan Barca (15 Juni 2003 sampai 1 Juli 2010).

Dari 12 trofi yang diraih pada era tersebut, 11 trofi di antaranya diperoleh bersama Messi. Termasuk dua kali juara Liga Champions.

Ketika Messi memilih angkat kaki dari Barca musim lalu, Laporta tidak kuasa menahan karena periode kedua kepemimpinannya baru berjalan empat bulan.

”Secara moral, sebagai presiden Barca, saya pikir saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan. Secara pribadi sekalipun, saya juga merasa masih berutang budi kepadanya (Messi, Red),” beber Laporta.

Menurut sumber dari lingkaran orang terdekat Laporta yang diberitakan Mundo Deportivo, Laporta memiliki keinginan supaya Messi bersedia menutup kariernya dengan jersey Barca.

Bukan hanya Laporta. Entrenador Barca yang juga pernah bermain dengan Messi, Xavi Hernandez, masih menginginkan bekerja sama dengan La Pulga.

Xavi meyakini kepulangan Messi ke Barca menunjang proyek besarnya mematangkan skuad Blaugrana dalam 2–3 musim ke depan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Pasar Murah Cabai dan Telur Hanya Digelar di Sagulung dan Aviari

0
OperasiPasar Murah 3 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam diserbu masyarakat. Namun sebagian masyarakat mengeluh karena pelaksanaannya hanya di dua lokasi. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam kembali menggelar pasar murah. Sayangnya, pasar murah yang digelar selama tiga hari ini Senin-Rabu (25-27/7) hanya untuk Pasar Sagulung dan Pasar Aviari (Batuaji).

Pasar murah di dua lokasi ini, khusus untuk cabai dan telur. Untuk cabai yang disediakan ada tiga jenis yakni, cabai merah keriting, cabai hijau, dan cabai rawit hijau. Jam operasi pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Lokasi masih di seputaran pasar.

Kabag Perindustrian dan Perekonomian Kota Batak, Zul Arif membenarkan adanya pasar murah khusus cabai dan telur. Namun pelaksanaan pasar murah hanya di dua lokasi yakni Pasar Sagulung dan Pasar Aviari.

“Gelaran pasar murah di dua lokasi itu berdasarkan rapat bersama tim TIPD. Kami memilih daerah yang harga telur dan cabai tertinggi di Kota Batam. Ini dari survei yang telah dilakukan tim,” ujar Zul Arif kepada Batam Pos, Senin (25/7).

Menurut dia, stok cabai disediakan oleh koperasi yang berada dibawah naungan Bank Indonesia dan Pemko Batam. Sedangkan untuk telur, pihaknya mengandeng distributor Kota Batam.

Untuk cabai merah keriting setiap hari selama pasar murah berlangsung, disiapkan stok 100 kilogram, dan stok telur menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Stok cabai merah 100 kg sehari, tapi kalau cabai rawit dan hijau saya lupa datanya. Telur menyesuaikan,” terangnya.

Harga cabai merah Rp 90 ribu per kg, cabai hijau Rp 50 ribu dan rawit Rp 48 ribu. Sedangkan untuk harga telur Rp 46 ribu per papan.

“Untuk harga lebih murah dibandingkan harga pasar daerah tersebut. Kami sudah survei kalau cabai merah disana Rp 98 ribu,” katanya.

Disinggung soal akan digelar di daerah Batam lainnya, Zul Arif belum bisa memastikan. Menurutnya, gelaran pasar murah dilaksanakan berdasarkan kesepakatan tim TIPD.

“Nah untuk lokasi lain kami belum tahu. Karena memang untuk stok cabai sangat terbatas. Kami harus cari harga di bawah pasaran. Makanya gelaran kali ini, kami memilih daerah yang memang harga cabai tertinggi,” ungkapnya.

Sementara Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto membenarkan pihaknya turut dilibatkan dalam gelaran pasar murah tersebut. Namun kali ini, yang dilibatkan khusus dari distributor telur.

“Anggota asosiasi yang terlibat khusus telur, kalau cabai sepertinya dari Dinas Ketahanan Pangan. Untuk harga yang kami berikan di pasar murah yakni Rp 46 ribu per papan, itu harga distributor,” jelasnya.

Meri, warga Nongsa mengaku kecewa gelaran pasar murah hanya dilaksanakan di dua tempat. Padahal, hampir semua masyarakat menderita dengan harga cabai yang menggila.

“Cabai mahal dimana-mana, bukan di Batuaji dan Sagulung saja. Harusnya pemerintah adil menggelar di setiap tempat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Yashinta

2 Ekor Ayam Mati, Petugas Damkar Tanjunguban Tangkap Ular Sawah Sepanjang 3 Meter

0
Damkar Tanjunguban menangkap ular yang berada di usaha pemotongan ayam milik Lukman Hakim di Jalan Manggis, Kampung Baru, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (26/7). F.Damkar Tanjunguban

batampos– Pemilik usaha pemotongan ayam, Lukman Hakim, 51, dikejutkan dengan penemuan ular sawah sepanjang 3 meter di tempat usahanya, Jalan Manggis, Kampung Baru, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (26/7).

Pagi itu, Lukman mendatangi tempat usahanya untuk memulai usaha pemotongan ayam. Ketika sedang mempersiapkan peralatan usahanya, Lukman melihat ular di dalam kandang yang berisikan ayam-ayam siap dipotong.

“Pas dia (Lukman) tengok ke kandang ayamnya, dia tengok yang hitam-hitam. Barulah diceknya, ternyata ular,” kata Plt Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi.

Karena sendirian, Lukman tidak berani menangkap ular. Lukman kemudian menghubungi Panyodi untuk menangkap ular yang ada di kandang ayamnya.

“Laporannya saya teruskan ke kantor,” kata Panyodi.

BACA JUGA: 2022, Tim Damkar Tanjungpinang Evakuasi Ular Terbanyak 

Panyodi mengatakan, setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung bergerak ke lokasi.

Panyodi mengatakan, tidak ada masalah saat mengevakuasi ular.
Hanya di lokasi, petugas menemukan dua ekor ayam milik Lukman yang mati.

“Ularnya belum sempat makan, cuma dia (ularnya) sudah bunuh dua ekor ayam,” kata Panyodi.

Dikatakan Panyodi, ular yang ditangkap memiliki panjang sekira 3 meter dengan berat sekira 10 kilogram setelah ditimbang.

Setelah ditangkap, petugas membawa ular tersebut ke kantor.

“Kita tunggu sampai siang ini, kalau tidak ada yang berminat memeliharannya, kita akan lepasliarkan ke habitatnya,” kata Panyodi.

Selain bertugas memadamkan api, Panyodi mengatakan, pihaknya juga bertugas sebagai penyelamat dengan membantu masyarakat yang terkena bencana nonkebakaran seperti evakusi ular, tawon, lebah bahkan cincin yang tersangkut di jari.

“Kalau ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan Damkar bisa menghubungi nomor 07714651295. Kami siap memberikan pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan tanpa dipunggut biaya,” kata Panyodi. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Pimpin Klasemen Piala AFF, Timnas Putri U-18 Banjir Bonus

0
Pemain Timnas putri U-18 Indonesia Claudia Alexandra Scheunemann (kanan) saat beraksi menghadapi Kamboja. (Feny Selly/Antara Photo )

batampos – Tim nasional U-18 putri Indonesia dihujani bonus usai memenangi dua laga perdana di Grup A Piala AFF U-18 Putri 2022 yang berlangsung di Palembang.

Dikutip dari keterangan Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) di Jakarta, Senin, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan bonus uang senilai Rp 75 juta untuk keberhasilan timnas U-18 putri menundukkan Singapura dengan skor 1-0, Jumat (22/7).

Kemudian, Ketua Umum ASBWI Nadalsyah menghadiahkan uang dengan jumlah serupa. Sebab, skuad Garuda Pertiwi mampu mengalahkan Kamboja dengan skor 1-0, Minggu (24/7).

Andai mampu menundukkan dua lawan kuat yang tersisa di Grup A yakni Vietnam dan Thailand, bonus akan kembali mengalir untuk Sheva Imut dan kawan-kawan.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dikabarkan akan menyodorkan bonus jika timnas U-18 putri mengandaskan Vietnam. Lalu, jika mampu membungkam Thailand, bonus datang dari manajer timnas U-18 putri Akhmad Gunadi Nadalsyah.

Menurut Akhmad Gunadi, bonus demi bonus dialirkan demi memberikan motivasi kepada para pemain. Ujungnya, dia berharap sepak bola putri Indonesia terus berkembang.

“Sebagai tuan rumah, tentu kita sangat bangga jika tim bisa bermain bagus dan meraih kemenangan di setiap laga. Apalagi ketika bisa meraih tiga poin berharga,” kata Akhmad Gunadi.

“Kami sudah meraih dua kemenangan dan, sebagai manajer, saya akan memberikan apresiasi berupa bonus kepada tim. Ini penting untuk menambah semangat anak-anak yang kini berjuang untuk Indonesia,” tambahnya.

Timnas U-18 putri Indonesia kini memimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF U-18 Putri 2022 lantaran berhasil meraup enam poin dari dua laga.

Saat melawan Singapura, gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Claudia Scheunemann. Sementara itu, gol tunggal Sheva Imut lewat tendangan bebas pada menit akhir memastikan Indonesia mengandaskan Kamboja.

Berikutnya, Indonesia akan menjajal kekuatan dua pesaing terberat di Grup A. Skuad “Garuda Pertiwi” akan bertarung kontra Vietnam pada Selasa (26/7) dan Thailand pada Kamis (28/7). Dua laga itu digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.

Piala AFF U-18 2022 diikuti oleh sembilan negara. Kalau di Grup A ada Indonesia, Singapura, Kamboja, Vietnam serta Thailand, di Grup B ada Australia, Myanmar, Malaysia dan Filipina.

Nantinya, tim yang berhak melaju ke semifinal adalah juara dan runner-up dari setiap grup. (*)

 

 

Reporter: Antara

Eksekusi Mati Aktivis Demokrasi Mendapat Kecaman Internasional

0
Aktivis pro-demokrasi berunjuk rasa di Yangon, Myanmar beberapa waktu lalu. Junta militer mengeksekusi empat aktivits demokrasi atas tuduhan teror, Jumat (22/7/2022) lalu.  F Komisioner HAM PBB

batampos – Junta militer Myanmar mengeksekusi mati empat aktivis demokrasi negaranya dengan alasan teror, Jumat (22/7/2022) lalu. Peristiwa ini pun mendapat kecaman dari dunia internasional.

BACA JUGA:
Junta Militer Myanmar Eksekusi Mati 4 Aktivis Demokrasi

Berbagai rentetan peristiwa yang mengakibatkan warga sipil dan cendikiawan yang pro-demokrasi dimarginalkan dan kerap menjadi korban sejak kudeta militer terjadi Januari 2021 lalu.

Persatuan Nasional Myanmar (NUG) yang menjadi pemerintah bayangan dalam menentang kudeta Tatmadaw, mengecam dan mengutuk peristiwa eksekusi tersebut.

“Kami sangat terkejut dan terpukul atas kejadian yang menghilangkan nyawa empat rean kami ini. Kami mendesak warga internasional menghukum junta militer atas kekejaman dan pembunuhan ini,” ujar salah satu pengurus NUG dilansir dari Bloomberg, Selasa (26/7/2022).

NUG terdiri dari sejumlah tokoh pro-demokrasi, perwakilan kelompok etnis bersenjata, dan anggota NLD.

Sementara itu, kantor berita bentukan junta militer, Global News Light of Myanmar menyebutkan, eksekusi mati dilaksanakan terhadap empat aktivis demokrasi karena terbukti melakukan tindakan teror dalam memberi arahan, mengatur, dan melakukan konspirasi tidak manusiawi yang mengancam kehidupan bernegara. Keempatnya pun didakwa melanggar UU Antiterorisme.

PBB menyebutkan, eksekusi keempat aktivis ini menjadi yang pertama sejak 1988. Orang terakhir yang menjalani hukuman mati dengan cara digantung yakni Phyo Zayar Thaw.

Zayar Thaw merupakan sekutu dekat pimpinan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Aung San Suu Kyi. Tiga lainnya yang turut dieksekusi yakni, penulis Ko Jimmy, Hla Myo Aung, dan Aung Thura Zaw.

Anggota keluarga dari empat aktivis yang dieksekusi mati saat ini sedang menunggu di Penjara Insein, Yangon,guna mendapat konfirmasi dari pihak penjara.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebut keputusan militer menghukum mati keempat aktivis itu sebagai pelanggaran nyata dan terang-terangan terhadap hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan pribadi.

Otoritas militer Myanmar terus mengeluarkan kebijakan keras terhadap milisi lokal, aktivis oposisi, dan orang-orang yang dianggap menyimpan sentimen antikudeta.

Awalnya, pemerintah junta militer membuat klaim bahwa pemilu yang dimenangkan Suu Kyi berlangsung dengan kecurangan, awal 2021 lalu. Kudeta pun terjadi. Namun, tuduhan ini dibantah para pejabat KPU negara itu karena tidak ada bukti kecurangan.

Sejak kudeta berlangsung, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) mencatat jumlah korban tewas, dipenjara atau ditahan oleh militer Myanmar. Sebanyak 14.847 orang ditangkap dan sekitar 2.114 orang telah dibunuh oleh pasukan militer.

Sedangkan Suu Kyi dan beberapa pejabat pro-demokrasi ditahan sampai kini. Bila putusan sidang pengadilan junta militer menyatakan terbukti, Suu Kyi bisa dipenjara paling lama 150 tahun. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Menyambut SS-1, Satelit Karya Mahasiswa Indonesia yang Segera Mengorbit

0
Tim SS-1 (Surya Satellite-1) saat berada di Laboratorium Pusat Teknologi Satelit BRIN di Rancabungur Kabupaten Bogor. (Dokumen TIM SS-1 For Jawa Pos)

Satelit nano SS-1 karya Muhammad Zulfa Dhiya’ulhaq bersama tim dari Surya University bisa mengirimkan teks seperti informasi bencana, tinggi permukaan air, dan deteksi asap. Dia dan tim mulai bekerja dengan saldo awal Rp 0.

M. HILMI SETIAWAN, Jakarta

ZULFA seperti bocah yang mendapatkan mainan baru begitu menerima e-mail itu. Di malam yang telah larut itu, dia sangat gembira. E-mail tersebut berasal dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Isinya begitu penting untuk kelanjutan riset satelit SS-1 yang dia dan timnya lakukan sejak 2016.

’’Melalui e-mail itu, mereka mengumumkan tim kami menang,’’ kata pria bernama lengkap Muhammad Zulfa Dhiya’ulhaq tersebut kepada Jawa Pos pada akhir bulan lalu tentang e-mail yang diterimanya pada 6 Agustus 2018.

Hadiah dari kontes yang diadakan JAXA bersama United Nation Office for Outer Space Affairs (UNOOSA) pada 2017 itu adalah slot peluncuran satelit. Pria 27 tahun itu memperkirakan ongkos peluncuran satelit seukuran milik mereka sekitar Rp 625 juta jika harus membayar sendiri. Mahalnya biaya ini kerap membuat peneliti berpikir berkali-kali untuk berinovasi satelit.

Zulfa menuturkan, rencananya peluncuran dilakukan pada Oktober tahun ini. Sebelum diluncurkan ke luar angkasa, satelit yang masuk kategori nano satelit itu dikirimkan ke Jepang pada 27 Juni. Selanjutnya, pada 4 Juli dilakukan instalasi atau pemasangan satelit SS-1 ke modul peluncurannya. Baru kemudian satelit dikirimkan ke Amerika Serikat. Rencananya, satelit berdimensi 10 x 10 x 11,5 cm dengan volume 1 liter tersebut diluncurkan ke angkasa dengan roket kargo. ’’Jika tidak menggunakan SpaceX Dragon, bisa juga dengan Cygnus NG-18,’’ ujarnya.

Tujuan peluncurannya adalah lebih dulu dikirimkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Setelah tiba di ISS, kargo akan diproses astronot yang berada di dalamnya. Nanti, oleh astronot yang bertugas di ISS, satelit nano itu dilepas ke luar angkasa menuju ke titik orbit. Pelepasan satelit nano ke orbit tidak menggunakan roket. ’’Dilepasin biasa, ada pegas dan pendorong sedikit. Sederhananya seperti ketapel,’’ jelasnya.

Zulfa bekerja bersama enam anggota tim lainnya. Mereka adalah Suhandinata, Setra Yoman Prahyang, Afiq Herdika Sulistya, Hery Steven, Roberto Gunawan, dan Correy Ananta.

Satelit SS-1 mereka rancang untuk mengorbit secara polar. Yaitu, berputar mengitari bumi melewati kutub. Berbeda dengan orbit satelit Lapan-A2 yang bersifat ekuatorial atau mengikuti garis khatulistiwa. Dalam satu hari, satelit ini akan mengitari bumi sebanyak empat sampai lima kali. Berputarnya dari utara ke selatan dan semakin bergeser ke sebelah kiri.

Setelah diluncurkan ke orbit pada Oktober 2022, satelit SS-1 ini baru berfungsi pada November 2022. Satelit ini bakal mengorbit di ketinggian 400 km di atas permukaan laut. Zulfa menjelaskan, satelit yang mereka buat didesain mengorbit sekitar satu tahun saja. Setelah itu, satelit akan jatuh menuju bumi dan tidak menjadi sampah luar angkasa. Karena ukurannya yang tidak terlalu besar, bangkai satelit SS-1 nanti hancur sendiri terbakar lapisan atmosfer.

Dia lantas menjelaskan alasan riset satelit itu berlangsung lama. Sejak 2016 sampai satelit diluncurkan ke angkasa pada 2022. Artinya, dibutuhkan waktu selama enam tahun. Zulfa menceritakan, riset satelit SS-1 dimulai saat dirinya masih berstatus mahasiswa di Surya University. Di kampus tersebut, ada sebuah pusat riset dengan beragam kegiatan penelitian. Mulai robot, drone, internet of things (IoT), dan lain sejenisnya. Saat itu Zulfa dan timnya berdiskusi soal penelitian yang bisa berkontribusi untuk masyarakat.

Sampai akhirnya, berkat bimbingan dari kampus, dimulailah riset inovasi satelit nano SS-1. Dia menyatakan, satelit memiliki beragam jenis. Dimulai dengan nanosatellite dengan ukuran yang paling kecil dan bobot maksimal 1,3 kg. Kemudian, ada microsatellite dengan bobot mencapai 50 kg.

Fungsi satelit SS-1 adalah membuat jaringan komunikasi alternatif untuk daerah yang tidak terjangkau sinyal GSM. Satelit itu tetap bisa mengirimkan data ke daerah-daerah tersebut. ’’Jadi, fungsi satelit SS-1 ini seperti memasang kabel komunikasi, tetapi di luar angkasa,’’ jelasnya.

Pesan yang nanti bisa dikirim melalui layanan satelit SS-1 adalah pesan teks. Pesan teks ini, misalnya, berupa informasi bencana dari daerah pedalaman, mengukur muka air, dan deteksi asap.

Intinya, sensor apa pun yang bisa mengirimkan datanya bisa ditangkap satelit tersebut. Kemudian, datanya dikirimkan kembali ke stasiun bumi yang sudah disiapkan Zulfa dan timnya. Rencananya. stasiun bumi untuk menangkap sinyal dari SS-1 dibangun di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Zulfa yang memulai riset satelit SS-1 saat masih duduk di semester V jurusan teknik fisika mengakui, riset satelitnya membutuhkan waktu lama. Sebab, dalam riset satelit ada istilahnya redudansi alias ketika satu sistem gagal atau failed bisa di-back up sistem cadangannya.

Tantangan lain dalam riset satelit adalah keterbatasan sumber daya. Dia memulai riset satelit SS-1 dengan saldo tim Rp 0. Namun, dia bersyukur mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dukungan BRIN dalam bentuk mentoring oleh ahli di bidang satelit. Kemudian, fasilitas laboratorium dan ruang khusus pembuatan satelit di Pusat Teknologi Satelit BRIN di Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Selain itu, ada dukungan dari Pasifik Satelit Nusantara. Perusahaan swasta asal Indonesia tersebut yang pertama bergerak di bidang telekomunikasi berbasis satelit dan menjadi salah satu operator satelit di tanah air.

Struktur satelit SS-1 terbuat dari aluminium space grade seri 7. Kemudian, di dalamnya ada beberapa komponen elektro. Ada pula PCB (printed circuit board) untuk modul komunikasi dan modul power. Kemudian, ada juga komponen antena dan panel surya sebagai sumber energi.

Satelit ini berangkat dari kantor BRIN di Bogor, lalu ke Jepang dan menuju ke AS sampai di ISS dalam keadaan power off. Kemudian, saat satelit diluncurkan astronot ke orbit, aliran listrik mulai on. Dan, dalam tempo 30 menit berada di orbit, antena akan mengembang serta satelit berfungsi.

Dia menyatakan, solar cell di setiap sisi satelit sudah cukup untuk menyuplai daya. Listrik yang diterima akan disimpan di baterai lithium-ion. Selama mengorbit, satelit SS-1 ini mengambil tenaga listrik dari pancaran sinar matahari.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN Robertus Heru Triharjanto menyebut satelit SS-1 sebagai pionir satelit nano di Indonesia. ’’Selesainya satelit ini menjadi bukti konsistensi para mahasiswa dan pihak-pihak pendukung, termasuk BRIN,’’ katanya.

Fasilitas Pusat Teknologi Satelit BRIN sudah beroperasi sekitar 15 tahun. Sudah banyak satelit produksi BRIN atau Lapan yang diproses di pusat teknologi satelit tersebut. Fasilitas di dalamnya bisa dimanfaatkan riset satelit yang dikerjakan perguruan tinggi, start-up, maupun perusahaan swasta lainnya.

Heru berharap ke depan satelit nano dan mikro tidak hanya diproduksi BRIN, tetapi juga lembaga-lembaga lain, termasuk kalangan universitas. ’’Adanya satelit SS-1 ini menjadi titik awal kepercayaan bahwa Indonesia mampu membangun sebuah satelit,’’ ujarnya. (*/c14/ttg)