Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7315

Sabuk Juara Legenda Tinju Muhammad Ali Laku Rp 92,5 Miliar

0
Sabuk juara legenda tinju Muhammad Ali dari kemenangannya pada 1974 atas George Foreman. (Heritage Auctions/ha.com)

batampos – Sabuk juara legenda tinju Muhammad Ali dari kemenangannya dalam pertarungan yang dijuluki ‘Rumble in the Jungle’ pada 1974 atas George Foreman dibeli oleh pemilik tim football Amerika Indianapolis Colts, Jim Irsay. Sabuk itu dibeli seharga 6,18 juta dolar AS atau sekitar Rp 92,5 miliar.

Dikutip dari Antara, Irsay, yang dikenal sebagai kolektor memorabilia, mengumumkan pembelian tersebut, Minggu, melalui akun Twitter-nya. Dia mengatakan bangga menjadi pemilik sabuk bersejarah dalam tinju dunia World Boxing Council (WBC) itu.

Irsay mengisyaratkan barang tersebut mungkin akan ditampilkan dalam pameran koleksinya yang akan diadakan pada Agustus di Chicago serta pada September di Indianapolis.

Dikutip dari AFP, Heritage Auctions mengatakan bahwa angka tersebut merupakan salah satu harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk barang memorabilia olahraga.

“Setelah beberapa jam menyaksikan dua penawar bolak-balik melewati sabuk ini, ini terbukti menjadi pertempuran yang layak untuk Rumble itu sendiri,” kata Direktur lelang barang olahraga Heritage Auctions, Chris Ivy, dalam laman resmi perusahaan lelang barang koleksi itu.

“Kami sangat senang dengan potongan sejarah tinju yang luar biasa ini – sejarah olahraga, sejarah budaya – menemukan seorang juru kunci yang luar biasa yang sekarang akan membaginya dengan seluruh dunia.”

Ali mengalahkan Foreman yang sebelumnya tak terkalahkan di Kinshasa, Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo) dengan KO ronde kedelapan untuk merebut kembali mahkota kelas berat dunia.

Ali, yang meninggal pada 2016 pada usia 74 tahun, mempertahankan mahkota WBC hingga kalah dari Leon Spinks pada 1978. (*)

Reporter: Antara

Disbudpar Aceh Kembali Gelar Aceh Perkusi 2022

0
Event Aceh Perkusi. (F.Ist)

batampos – Aceh Perkusi kembali digelar di Banda Aceh pada tanggal 29 – 31 Juli 2022. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Disbudpar Aceh ini merupakan salah satu dari deretan event “khazanah piasan nanggroe” dan juga terdaftar masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf RI. Untuk pelaksanaan kali ini akan dilakukan secara daring dan luring.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almunizal Kamal menjelaskan kegiatan Aceh Perkusi ini bertujuan sebagai media membangun kolerasi musik perkusi dalam bingkai kebudayaan dunia.

“Dalam event kali kita akan menghadirkan ragam grup dan jenis perkusi yang ada di beberapa kabupaten di Aceh, seperti rapai pasee, rapai geurimpeng, Canang, rapai tuha, tegening, rapai geleng, rapai saman dan beberpa jenis perkusi lainnya,” papar Almunizal.

Disamping itu, turut juga hadir grup perkusi dari luar Aceh, diantaranya Kepulauan Riau, Depok, Bandung, Jakarta  dan provinsi lainnya.

Perjalanan event Perkusi Aceh ini sudah memasuki tahun yang ke lima dalam pelaksanaannya. Kemeriahan acara perkusi tahun ini akan lebih menarik dengan adanya partisipasi beberapa grup perkusi luar negeri, seperti grup Nadi Singapura, Daisuke Ogawa dan klong Yaw Thailand.

Sementara itu,  Imam Juaini selaku project manager kegiatan ini mengatakan bahwa event Aceh Perkusi 2022 dengan tema “Permata Tanah Serambi” ini sebagai catatan bahwa kekayaan dan keberagaman perkusi ditengah-tengah masyarakat Aceh begitu beragam, atraktif dan unik. Sehingga menjadikannya sebagai identitas musik budaya masyrakat Aceh, yang harus dijaga dan dikembangkan dalam upaya mempertahankan eksistensinya di tengah kondisi perubahan zaman.

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh Nurlaila Hamjah secara terpisah mengemukakan bahwa kegiatan Aceh Perkusi merupakan event penting dan strategis, karena dapat dijadikan sebagai moment yang tepat untuk promosi, edukasi, membangun relasi, mengembangkan kreativitas dan melakukan interaksi seni secara luas.

Dalam kesempatan ini, pihaknya mencoba mengimplementasikan konsep tersebut dalam bentuk kegiatan, seperti kemah perkusi, clinik perkusi, Seueng Rapai, dan parade Perkusi.
Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29 – 31 juli 2022 berpusat di Taman Bustanussalatin-Banda Aceh. “Dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya,” jelas Nurlaila. (*/uma)

Disbudpar Aceh gelar  kegiatan Aceh Perkusi 2022

0

 

batampos – Aceh perkusi kembali digelar di Banda Aceh pada tanggal 29 s.d 31 Juli 2022. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Disbudpar Aceh ini merupakan salah satu dari deretan event “khazanah piasan nanggroe” dan juga terdaftar masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf RI. Untuk pelaksanaan kali ini  akan  dilakukan secara daring dan luring.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almunizal Kamal (inzet) dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa kegiatan Aceh Perkusi ini bertujuan sebagai media membangun kolerasi musik perkusi dalam bingkai kebudayaan dunia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almunizal Kamal mengatakan, “dalam event kali kita akan menghadirkan ragam grup dan jenis perkusi yang ada dibeberapa kabupaten di Aceh, seperti : rapai pasee, rapai geurimpeng, Canang,rapai tuha, tegening, rapai geleng, rapai saman dan beberpa jenis perkusi lainnya.”

Disamping itu turut juga hadir grup perkusi dari luar Aceh, diantaranya Kepulauan Riau, Depok, Bandung, Jakarta  dan provinsi lainnya.

Perjalanan event Perkusi Aceh ini sudah memasuki  tahun yang ke lima dalam pelaksanaannya. Kemeriahan acara perkusi tahun ini akan lebih menarik dengan adanya partisipasi beberapa grup perkusi luar negeri, seperti grup Nadi Singapura, Daisuke Ogawa dan klong Yaw Thailand.

Sementara itu  imam juaini selaku project manager kegiatan ini mengatakan bahwa event Aceh perkusi 2022 dengan tema “Permata Tanah Serambi” ini sebagai catatan bahwa kekayaan dan keberagaman perkusi ditengah-tengah masyarakat Aceh begitu beragam, atraktif dan unik, sehingga menjadikan nya sebagai identitas musik budaya masyrakat Aceh, yang harus dijaga dan  dikembangkan dalam upaya mempertahankan eksistensinya di tengah kondisi perubahan zaman.

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh Nurlaila Hamjah secara terpisah mengemukakan bahwa kegiatan Aceh Perkusi merupakan event penting dan strategis, karena dapat dijadikan sebagai moment yang tepat untuk promosi, edukasi, membangun relasi, mengembangkan kreativitas dan melakukan interaksi seni secara luas.

Dalam kesempatan ini, kami mencoba mengimplementasikan konsep tersebut dalam bentuk kegiatan,  seperti: kemah perkusi, Clinik perkusi, Seueng Rapai, dan parade Perkusi. Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29 s/d 31 juli 2022 berpusat di Taman Bustanussalatin-Banda Aceh, tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya, jelas Nurlaila. (*)

Kekasih Brigadir J, Vera Ungkap Sesuatu Sebelum Joshua Tewas

0
Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir J diperiksa di Mapolda Jambi. (Istimewa)

batampos – Kekasih Brigadir Joshua atau Brigadir J, Vera Simanjuntak, mengungkap bahwa beberapa menit sebelum Brigadir J tewas, Vera masih sempat komunikasi via telepon seluler.

Vera Simanjuntak kekasih Brigadir J ini mengaku bahwa dia terakhir berkomunikasi dengan Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022 sekira pukul 16.43 WIB.

Sementara klaim pihak kepolisian, Brigadir Joshua atau Brigadir J tewas saat baku tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB.

Sementara Ramos Hutabarat, Kuasa Hukum Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir Joshua menyebutkan bahwa selama pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim Polri, kliennya mendapatkan 32 pertanyaan.

Vera Simanjuntak kekasih Brigadir J diperiksa Minggu (24/7) selama beberapa jam atau dari siang hingga malam hari atau dari pukul 12.00 WIB hingga 18.45 WIB.

Vera Simanjuntak saat diwawancarai wartawan mengaku, bahwa dia terakhir berkomunikasi dengan Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022 lalu sekira pukul 16.43 WIB.

Vera Simanjuntak Kekasih Brigadir Joshua Digarap Penyidik Tiga Hari Berturut-turut di Polda Jambi “Pertanyaan ini adalah untuk mendalami lagi mengenai komunikasi yang terjadi antara Brigadir J dan klien kami,” kata Ramos Hutabarat, Minggu (24/7) di Mapolda Jambi.

Ditambahkan Ramos bahwa Brigadir Joshua pernah berkomunikasi dengan Vera bahwa dirinya sedang ada masalah. “Memang ada komunikasi dengan Vera bahwa korban sedang ada dalam masalah,” ungkapnya.

Ditambahkan Ramos, bahwa handphone merek iPhone milik Vera Simanjuntak kekasih Brigadir Joshua ini disita penyidik sebagai barang bukti. “Benar, disita penyidik dan dijadikan barang bukti,” tambah kuasa hukum dari kekasih Brigadir Joshua Hutabarat ini.

Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J ini juga mengaku sehat usai diperiksa enam jam oleh penyidik Bareskrim Polri di Mapolda Jambi, Minggu 24 Juli 2022.

Vera juga berharap bahwa kasus ini dapat selesai dan keadilan dapat ditegakkan bagi mendiang kekasihnya Brigadir Joshua. Vera saat diwawancarai mengaku, bahwa dia terakhir berkomunikasi dengan Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022 lalu sekira pukul 16.43 WIB. “Selama saya kenal, dia adalah orang yang baik dan penyayang, sangat sopan sekali,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Jumlah Kendaraan di Batam Meningkat, Perlu Sarana Pendukung

0
Arus Kendaraan Bermotor 1 F Cecep Mulyana scaled e1658721996237
Arus laluintas kendraraan terlihat ramai melintas d Jjalan Ahmad Yani Batamcenter, Minggu 24/7). Jumlah kendaraan terus meningkat, untuk mengatasi kemacetan Pemerintah Kota Batam terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Kota Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Peningkatan jumlah kendaraan di Batam belum sebanding dengan rambu jalan. Pemasangan rambu masih minim, khususnya di kawasan Batuaji, Sagulung, Seibeduk, hingga Sekupang.

“Kita itu khusus rambu di jalan kota. Untuk di kota (Batam Center dan Nagoya) itu (rambu jalan) sudah cukup. Yang kurang itu seperti di Batuaji, Dapur 12,” ujar Kabid Sarana Prasarana Dinas Perhuhubungan Kota Batam, Sutikno.

Untuk itu, kata Sutikno, Dishub Batam akan memasang 78 rambu di jalan lingkar kota (JLK). Pemasangan direncanakan pada Agustus nanti. “Jumlah rambu ini sesuai anggaran 2022. Agustus nanti dipasang,” katanya.

Ia menjelaskan lokasi penambahan rambu tersebut nantinya dipasang di lokasi yang rawan kecelakaan atau kemacetan. Seperti simpang empat, tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.

“Nanti lokasi pemasangan rambu ini juga akan kita survei dan sesuai permintaan dari masyarakat. Apa saja rambu yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra, mengatakan dengan meningkatnya jumlah kendaraan di Batam, pihaknya turut meningkatkan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

“Kemudian penindakan pelanggaran lebih tajam lagi. Anggota ditugaskan lebih cepat untuk menindak,” katanya.

Yudhi menjelaskan, untuk rambu di jalan atau traffic light kawasan Batam Center dan Nagoya sudah memadai. Namun, beberapa jalan di kawasan Batuaji, Sekupang masih minim rambu.

“Di Sekupang dan Batuaji itu seperti melawan arus, perintah dan larangan belum ada,” ungkapnya.

Menurut Yudhi, rambu jalan ini penting untuk dilengkapi di seluruh jalan. Sebab, rambu ini berguna untuk mengantisipasi kecelakaan, dan melancarkan arus pengendara.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan di Batam masih belum terlalu berdampak terhadap keamanan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.

Kombes Tri Yulianto menyebutkan, jumlah kendaraan masih sepadan dengan ruas jalan yang ada di Batam.

“Jalan Batam itu sudah lebar dan mulus,” kata Tri, Jumat (22/7).

Tri mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh pemerintah daerah di Batam. Sebab, pelebaran dan pembangunan lengan-lengan jalan, dapat meningkatkan keamanan berlalu-lintas.

“Sangat baik dan bagus,” tuturnya.

Demi mengoptimalkan pengawasan, Tri meminta Polresta Barelang ikut dalam pengawasan dan membantu melancarkan lalu lintas.

“Polda itu ada 20 titik, Polresta Barelang 30 titik,” ucapnya

Tri meminta agar pemerintah daerah memperbarui lagi rambu atau marka jalan. Garis marka jalan saat ini, kata Tri, sudah mulai pudar. (*)

 

Reporter: YOFIE YUHENDRI, FISKA JUANDA

Pemkab Bintan Pastikan Sarana Prasarana Popda Kepri Ke-VIII Siap Digunakan

0
Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika meninjau sarana dan prasarana Popda Kepri di lapangan bola Assyura di Km 20, Kijang, Sabtu (23/7) pagi. F.Adi

batampos-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memastikan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Kepulauan Riau (Kepri) Ke-VIII tahun 2022 yang digelar 25 hingga 30 Juli mendatang, siap digunakan.

“Persiapan sarana prasarana sudah finalisasi rampung untuk digunakan, seperti fasilitas olahraga sepakbola, serta beberapa cabang olahraga (cabor) lain,” kata Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika usai meninjau kesiapan sarana prasarana kegiatan Popda Kepri di lapangan bola Assyura di Km 20, Kijang, Sabtu (23/7) pagi.

Selain sarana prasarana, Ronny mengatakan, Pemkab Bintan juga akan menyiapkan gerai vaksinasi covid 19 di setiap lokasi venue cabang olahraga.

“Kita akan menyiapkan gerai yang bisa dipergunakan bagi pengunjung maupun peserta yang belum vaksinasi covid 19,” kata Ronny.

BACA JUGA: 154 Atlet Wakili Bintan dalam Popda Kepri Ke-VIII di Bintan

Selain itu, lanjut Ronny, di lokasi venue juga nantinya disiapkan barcode sehingga diharapkan pengunjung dapat merasa aman dan nyaman dalam menyaksikan cabor yang dipertandingkan.
Mengenai kesiapan Popda, Ronny mengatakan, Kabupaten Bintan siap menjadi tuan rumah Popda Kepri.

Ronny juga mengharapkan, Bintan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan Popda namun juga sukses dalam prestasi atlet.

Sementara Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, Polres Bintan akan menerjunkan sekira 300 personel untuk melakukan pengamanan jalannya Popda Kepri di Kabupaten Bintan.

“Kita akan tempatkan personel yang akan mengamankan jalannya pertandingan baik dalam gedung maupun di luar gedung,” kata Tidar.

Tidar juga mengatakan, Polres Bintan akan mengamankan Popda Kepri mulai pembukaan, saat berlangsungnya pertandingan hingga penutupan.

“Kita berharap selama berlangsungnya kegiatan Popda Kepri tidak ada kendala,” harap Tidar.

Sebagaimana diketahui, ada 9 cabor yang dipertandingkan. 3 cabor akan dipusatkan di Kecamatan Bintan Timur mulai dari cabor bulutangkis di GOR Tang, cabor sepak bola di lapangan Asura dan cabor bola voli di GOR Demang Lebar Daun.

Selanjutnya di Kecamatan Bintan Utara akan dipusatkan 3 cabor lain yaitu cabor renang di Kolam Renang Fasharkan Mentigi, cabor basket di Vihara Dharma Santi Tanjunguban dan cabor tenis lapangan di lapangan Hang Tuah.

Sementara untuk cabor pencak silat akan menggunakan GOR Kawal Kecamatan Gunung Kijang dan cabor sepak takraw akan dipusatkan di GOR Kecamatan Toapaya. Sedangkan cabor atlet akan menggunakan Stadion Sri Tri Buana Dompak.(*)

Reporter: Slamet

Oknum Jaksa Pemeras Rp 700 Juta di Sulteng Mangkir dari Panggilan Polisi

0
Ilustrasi Pemerasan. (Istimewa)

batampos – Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulteng masih melakukan penyelidikan dugaan penipuan dan pemerasan uang yang dilakukan oleh oknum jaksa berinisial A senilai Rp700 juta, terkait barter tuntutan hukum, terhadap korbannya Risaldhy.

Saat dikonfirmasi, Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan, dan masih dalam tahap pemeriksaan Saksi-Saksi, meskipun diketahui bahwa terlapor tidak kooperatif. “Bahkan yang bersangkutan diketahui sudah tidak masuk kantor,” ungkapnya, Minggu (24/7).

Sugeng juga menyampaikan pada surat pemanggilan pertama yang bersangkutan tidak hadir atau mangkir tanpa alasan jelas.

“Pada surat pemanggilan kedua, ada balasan surat dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, isi dari surat tersebut menyatakan bahwa yang bersangkutan oknum jaksa Arifuddin sudah tidak masuk kantor sejak kasusnya mencuat,”ucapanya.

Sebelumnya oknum jaksa berinisial A  itu, diduga menekan dan mengancam salah seorang terdakwa kasus narkotika, dengan tuntutan seumur hidup, jika tidak menyerahkan uang senilai Rp700 juta.

Uang senilai Rp700 juta itu pun, disebut-sebut oleh oknum jaksa berinisial A, sudah disetor ke sejumlah pejabat di Kejasaan Tinggi Sulteng.

Awalnya, terdakwa atas nama Risaldhy mendapat informasi dari jaksa A jika dirinya akan dituntut seumur hidup. Namun jika dia menyerahan uang senilai Rp700 juta maka tuntutan itu akan diringankan menjadi 8 tahun penjara, dan terdakwa pun bakal divonis 6 tahun penjara.

Namun ternyata saat vonis, Risaldhy malah mendapat hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan uang senilai Rp700 juta sudah diserahkan kepada jaksa A. Putusan tersebut pun membuat keluarga dari terdakwa keberatan dan menuntut oknum jaksa Kejati Sulteng itu, untuk mengembalikan uang Rp700 juta itu.

Riswanto Lasdin selaku kuasa hukum terdakwa Risaldhy, juga sudah melayangkan somasi/teguran hukum pertama pada 10 Februari 2022 dan somasi kedua pada 22 Februari 2022 kepada oknum jaksa A yang menangani perkara Nomor : 464 /Pid.sus/2021/PN.Pal. Namun dua kali somasi yang dilayangkan tidak ditanggapi jaksa A.

Olehnya, pengacara ini kembali melayangkan surat somasi ketiga, pada 9 Maret 2022, sebagai penegasan surat somasi sebelumnya, dengan batas waktu Kamis (17/3) lalu dengan tembusan Kejaksaan Agung. “Tapi hingga batas akhir tersebut, belum ada itikad baik dari yang bersangkutan,” kata Riswanto Lasdin, didampingi rekannya Muhammad Irfan Umar.

Dia mengatakan, dalam perkara ini, pihaknya telah berulang kali melakukan pertemuan bersama pejabat Kejati Sulteng. Di antaranya Aspidum, Asintel, dan Koordinator Pidum Kejati Sulteng, pada tanggal 3 Februari, 22 Februari, 24 Februari dan 8 Maret 2022. Pada intinya Kejaksaan Tinggi akan memfasilitasi pengembalian uang kliennya tersebut. “Namun hingga saat ini kami belum menemukan itikad baik dari oknum Jaksa A,” kesalnya. (*)

Reporter: JP Group

Nominasi Wilayah Bebas Korupsi, Kejari Batam Dalam Penilaian

0
Herlina Setyorini Kajari Batam Dalil Harahap 9
Kajari Batam Herlina Setyorini. F. Dalil Harahap

batampos – Sebanyak 25 Satuan Kerja (Satker) di sejumlah daerah Indonesia tengah dinilai untuk mendapat predikat Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kejaksaan Negeri Batam, termasuk salah satu dari 25 nominasi tersebut.

Ke 25 nominasi tersebut merupakan hasil seleksi dari 299 Satker yang mengikuti tes WBK yang diselenggarakan MenPAN RB. Namun seiring waktu, satu persatu Satker berguguran dan mengerucut menjadi 25 nominasi.

Kepala Kejari Batam, Herlina Setyorini cukup berbangga Kejari Batam bisa sampai ke tahap ini. Yang artinya, Kejari Batam punya potensi cukup besar untuk bisa mendapat predikat WBK.

“Alhamdulillah kami 25 yang tersaring dari 299 peserta awal tingkat nasional. Hal ini tak lepas dari kerjasama tim yang solid di Kejari Batam,” ujar Herlina.

Meski begitu, pihaknya masih terus berbenah, diantaranya meningkatkan kinerja profesioanlisme sesuai dengan tugas dan fungsi, meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, kemudian penerapan budaya anti korupsi serta fungsi pengawasan.

“Penilaian masih berlangsung baik di internal maupun external. Ada pembekalan juga dari Kejagung, baik secara zoom atau langsung kesini. Yang pasti, kami terus melakukan perubahan before dan after, pastinya lebih baik lagi,” terang Herlina.

Menurut dia, saat ini pihaknya juga terus melakukan inovasi baik bagi kinerja para jaksa dan ASN di lingkungan Kejari Batam. Begitu juga innovasi untuk pelayanan kepada masyarakat. Diantara E-PTSP, antar barang bukti langsung ke rumah (perkara yang sudah incrah), konsultasi hukum bagi warga negara asing, pengambilan E-tilang dan banyak lainnya.

“Kami terus berbenah dan bernovasi memberi pelayanan terbaik dan bebas korupsi. Saya optimis Kejari Batam bisa mendapat predikat WBK,” tegasnya. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Potensi Hujan di Batam Meningkat Hingga Pengujung Agustus

0
Hujan Cuaca
Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti kawasan Batam Center. BMKG memprediksi dalam beberapa hari kedepan Kota Batam akan diguyur hujan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos – Sejak Juli dan Agustus cuaca di Batam cenderung panas dan potensi hujan menurun. Namun, menjelang September, potensi hujan kembali meningkat. BMKG memprediksi dua hari kedepan, Batam akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Ada peningkatan potensi hujan,” kata Kepala Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman , Minggu (24/7).

Penyebab peningkatan potensi hujan ini, akibat adanya pusat daerah bertekanan rendah di wilayah Kepulauan Riau, berpotensi menyebabkan pertumbuhan awan hujan menjadi signifikan. Secara umum, kondisi cuaca esok hari di wilayah Batam diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.

“Potensi hujan ringan di pagi hingga siang hari. Malamnya berawan dan dini hari hujan ringan. Suhu di kisaran 24 hingga 32 derajat celcius,” ungkap Suratman.

Perkiraan Selasa (26/7), pagi dan siang hari berawan. Potensi hujan ringan di malam hari. Dini harinya kondisinya berawan. Namun, di Selasa suhu menjadi lebih dingin dan sejuk.

“Suhu di Batam diperkirakan dari 25 hingga 28 derajat celcius,” ungkap Suratman.

Namun, masyarakat yang berada di wilayah Bintan, Tanjungpinang dan Natuna, harus mewaspadai hujan lebat disertai petir. BMKG memperkirakan hujan lebat disertai petir terjadi di pagi hari hingga siang hari di Bintan dan Tanjungpinang.

Sedangkan di Natuna, hujan lebat mula dari pukul 13.00 hingga 16.00. “Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kepulauan Riau,” kata Suratman. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

PLN Batam dan ICON+ Launching ICONNET Batam

0
IMG 20220725 WA0039 e1658723459830
Direktur Utama PLN Batam, Nyoman S. Astawa (kiri) beserta Direktur Utama ICON+, Yuddy Setyo Wicaksono, memperlihatkan nota kesepahaman layanan internet ICONNET. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – Sinergi anak perusahaan PT PLN (Persero) yaitu PT PLN Batam dan PT Indonesia Connets Plus (Icon +) mempersembahkan ICONNET . Layanan ini bukan hanya listrik saja tapi juga layanan internet dengan harga terjangkau bagi masyarakat Batam.

Sinergi ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Batam, Nyoman S. Astawa, beserta Direktur Utama ICON+, Yuddy Setyo Wicaksono, di Kantor Korporat PT PLN Batam, Batam Center, Rabu (20/7/2022).

ICONnet dari ICON+ hadir di Batam untuk memberikan alternatif pilihan jaringan internet rumahan yang andal, cepat, dengan harga terjangkau. Didukung oleh aset PLN Batam, ICONnet memanfaatkan jaringan full fiber optic yang sudah tersebar melalui 510 gardu distribusi.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), Bob Saril yang mengucapkan terimakasih dan apresiasi luar biasa atas terselenggaranya launching, khususnya bagi jajaran PLN Batam dan Icon+.

“Hal ini sebagai wujud kolaborasi yang nyata dalam mengembangkan proses bisnis PLN Group, yaitu Beyond kWH. Setelah tahun lalu secara resmi melaunching ICONNET sekarang kita punya harapan besar dengan memanfaatkan infrastruktur eksisting yang sudah ada di PLN Batam,” ungkap Bob Saril.

Bob juga mengatakan tantangan kedepan semakin berat dengan ruang lingkup yang lebih luas, oleh karena itu Ia berharap langkah terobosan ini dapat menjawab kebutuhan dan tuntutan pelanggan yang membutuhkan internet cepat, andal, dan sesuai dengan keekonomian masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa, mengungkapkan kerjasama dengan ICON+ juga berjalan dalam bentuk pelayanan.

Sekarang bukan hanya sekedar memasang dan mendistribusikan listrik saja, tapi dengan layanan ICON+ pelanggan dapat menikmati layanan internet dirumah.

“Kami membuka jam pelayanan sampai 24 jam, jadi bukan hanya keluhan gangguan listrik yang bisa langsung ditangani tapi juga gangguan atau penyambungan internet, kami akan lebih cepat dan tanggap dalam merespon setiap keluhan pelanggan PLN Batam,” jelas Nyoman.(*)