MC Texstyle, perusahaan tekstil di Jakarta yang berdagang dengan basis digital
batampos – Sukses bisnis online, MC Texstyle, perusahaan tekstil di Jakarta menyasar brand Clothing dan konveksi dari seluruh Indonesia. Perusahaan ini memasarkan produknya secara online tanpa stigma ‘beli kucing dalam karung’.
Era digital memaksa sejumlah pengusaha mencari cara tersendiri dalam memasarkan produk-produk mereka.
Memanfaatkan teknologi yang setiap saat selalu berkembang membuat para pebisnis skala besar maupun kecil terjun ke sejumlah platform digital, mulai dari Instagram, Tiktok, Facebook, dan YouTube.
Cara ini diyakini bisa membuat proses pendekatan terhadap calon customer menjadi jauh lebih mudah. Setidaknya, pola pikir itulah yang ditanamkan oleh Manav Chainani, owner dari perusahaan tekstil MC Texstyle yang berbasis di Jakarta.
“Customer kami rata-rata merupakan brand clothing line dan konveksi dari seluruh Indonesia yang memiliki waktu terbatas untuk datang belanja bahan. Hal inilah yang melatarbelakangi pemanfaatan digital dalam transaksi di MC Texstyle,” ucap Manav dalam keterangan resminya.
Manav melanjutkan, untuk menghilangkan anggapan ‘beli kucing dalam karung’, pihaknya juga menawarkan handbook gratis kepada calon pelanggannya yang berisi potongan seluruh jenis kain yang dijual. Penawaran ini dilakukan sebagai upaya membangun kepercayaan agar calon customer dapat mengetahui tekstur kain secara nyata hanya dari rumah.
“Handbook ini kami kirim gratis ke seluruh Indonesia. Setiap hari, puluhan handbook kita produksi untuk memenuhi permintaan calon customer,” lanjut Manav.
Meskipun cara ini memang bukan cara baru dalam memasarkan sebuah produk, namun Manav yakin cara yang dilakukannya memiliki manfaat bagi setiap konsumen termasuk UMKM yang baru saja ingin memulai bisnis. Saat ini, kata Manav, MC Texstyle aktif melakukan proses transaksi melalui akun Instagram @mctexstyle dan juga melalui situs mctexstyle.id.
“MC Texstyle memiliki SDM profesional di masing-masing bidang, saya sangat memegang teguh kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi,“ katanya.
Sebagai perusahaan yang memanfaatkan digital, Manav mengaku sering mendapat banyak permintaan untuk membuka toko fisik. Dari banyaknya permintaan tersebut, Manav menyebut bahwa dirinya sudah menyiapkan toko fisik dalam beberapa bulan ke depan.“Rencananya kami buka di dekat Pasar Sunter, Jakarta Utara,” tutup Manav. (*)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan. (Foto: Fianda Sjofjan Rassat/Antara)
batampos – Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Herdi Susianto dicopot dari jabatannya, menyusul polemik terjadinya pro dan kontra ihwal penanganan kasus insiden baku tembak di kediaman Irjen Pol Ferdy Sambo. Sebagai gantinya, Polda Metro Jaya menunjuk Kombes Pol Yandri Irsan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan penunjukan Yandri Irsan itu berdasarkan Surat Perintah Nomor 158/VII/KEP/2002 tanggal 21 Juli 2002 tentang Pelaksanaan Tugas atau Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan.
“Dalam surat perintah tersebut, Kapolda menunjuk Kombes Pol Yandri Irsan yang sehari-hari sebagai Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya ditunjuk sebagai Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan,” kata Endra Zulpan di Jakarta, Kamis (21/7) dikutip dari Antara.
Zulpan menambahkan, dengan adanya surat perintah tersebut, seluruh kegiatan di Polres Jakarta Selatan akan diemban oleh Kombes Pol Yandri Irsan.
“Dengan surat perintah ini yang berlaku mulai hari ini dinamika operasional kegiatan Kepolisian di Polres Metro Jakarta Selatan akan diterima oleh pelaksana tugas yang baru,” ujar Zulpan.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto dari jabatannya.
Penonaktifan itu dalam rangka menjaga transparansi, objektivitas dan akuntabilitas dalam pengungkapan kasus baku tembak antaranggota di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo beberapa hari lalu yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. (*)
Pesawat Citilink dengan nomor terbang QG307 mendarat darurat di Bandara Juanda, Surabaya setelah beberapa menit lepas landas, Kamis (21/7) pagi. (istimewa)
batampos – Pesawat Citilink dengan nomor terbang QG307 mendarat darurat di Bandara Juanda, Surabaya setelah beberapa menit lepas landas, Kamis (21/7) pagi. Tak diduga, peristiwan itu terjadi karena sang pilot mengalami darurat kesehatan
“Pesawat tersebut telah mendarat kembali pukul 07.00 WIB di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya dengan baik dan selamat,” ungkap Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Dewa Kadek Rai dalam keterangan resminya, Kamis (21/7/2022).
Pilot Pesawat Citilink yang tak diketahui identitasnya itu, disebut sempat mendapat pertolongan pertama oleh dokter setelah kembali mendarat di Bandara Juanda.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari pihak rumah sakit setempat, disampaikan bahwa pilot kami dinyatakan telah meninggal dunia,” tambahnya.
Dewa Kadek Rai memastikan, pihaknya akan mengurus keperluan pilot Pesawat Citilink terkait prosedur pemulangan jenazah kembali ke pihak keluarga di Jakarta.
Di samping itu, ia menyebutkan Citilink telah mengambil keputusan sangat baik terkait meninggalnya seorang pilot saat menerbangkan pesawat.
“Almarhum akan diterbangkan langsung pada hari ini dari Surabaya menuju Jakarta dan jenazah akan disemayamkan di Jakarta sesuai dengan penanganan prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (*)
batampos -‘Klitih’ merupakan perilaku agresiv yang dilakukan sekelompok orang dengan sengaja untuk melukai seseorang. Dalam konteks kenakalan remaja, ‘klitih’ dilakukan sekelompok pelajar berkeliling menggunakan kendaraan dengan target pelajar sekolah lain yang dianggap sebagai musuh. Menurut data dari Jogja Police Watch (JPW), hingga Juli 2022, tercatat 12 kali aksi ‘klitih’ di Yogyakarta dengan korban terluka dan meninggal.
Kementerian Sosial memberikan motivasi dan edukasi kepada 32 Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Yogyakarta dampak dari ‘klitih’ (kejahatan jalanan) beberapa waktu lalu. Hal ini merupakan wujud konkret Kemensos dalam memperkuat komitmen dan dukungan terhadap layanan rehabilitasi sosial kepada ABH.
“Komitmen dan dukungan kami terhadap layanan rehabilitasi sosial kepada ABH ini berawal dari keprihatinan akan maraknya kenakalan remaja di Yogyakarta, yang disebut ‘klitih’,” kata Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta Eva Rahmi Kasim.
Eva menyebut, usia remaja identik dengan masa-masa rawan lantaran tingkat emosi mereka belum stabil. Remaja juga berada di rentang usia yang sarat akan tuntutan pencarian jati diri. “Hal ini membuat mereka mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang, seperti kasus ‘klitih’, yang terjadi di Kota Gudeg ini beberapa waktu lalu,” terangnya.
Para penerima manfaat, yang rata-rata usia remaja ini, dikatakan Eva, lantas diberikan motivasi dan edukasi agar meninggalkan perilaku yang melanggar hukum. “Kami membantu rehab anak-anak itu melalui penyuluhan dengan pendekatan anak muda,” katanya.
Pelayanan yang diberikan kepada ABH antara lain pemeriksaan dan konseling psikologis, pendampingan dan advokasi sosial, serta penyuluhan sosial untuk merubah perilaku para penerima manfaat ke arah yang lebih baik.
Dikemas dengan Kegiatan Menyenangkan
Pemberian motivasi dan edukasi kepada para penerima manfaat, yang bertajuk ‘Penyuluhan Sosial Milenial’ ini, dikemas dalam bentuk fun games dengan menggabungkan aktivitas fisik outdoor yang interaktif dan santai.
“Kami berupaya untuk mengeksplorasi semangat dan keceriaan anak-anak Indonesia, khususnya yang berada di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman,” kata Kepala Bagian Tata Usaha BBPPKS Yogyakarta, Ujang Taofik Hidayat, selaku pembina kegiatan.
Ujang menambahkan bahwa kegiatan juga diselingi dengan permainan kelompok dan aksi reflektif. “Diharapkan melalui fun games ini, para penerima manfaat dapat belajar pentingnya kerja sama, kekompakan, juga semangat pantang menyerah, sehingga dapat mendukung terwujudnya komitmen ‘Anak Indonesia Hebat’,” tutur dia.
Motivasi dan komitmen sebagai Anak Indonesia Hebat, yang ditanamkan tim fasilitator kepada para penerima manfaat, selaras dengan tema Hari Anak Nasional (HAN) 2022, yaitu ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyemarakkan peringatan HAN 2022, yang diperingati tanggal 23 Juli setiap tahunnya.
Kegiatan, yang digagas oleh BBPPKS Yogyakarta dan berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DIY ini, diikuti oleh 32 remaja Penerima Manfaat (PM) di BPRSR Sleman dan melibatkan 11 orang fasilitator yang merupakan Penyuluh Sosial dan Pekerja Sosial di BBPPKS Yogyakarta.
Kepala BBPPKS Yogyakarta Eva Rahmi Kasim berharap dapat terus berkontribusi melalui BBPPKS Yogyakarta untuk mengatasi masalah sosial dengan memanfaatkan potensi SDM penyuluh dan pendamping sosial yang ada. (*)
Personel Polsek Sekupang mengatur arus lalu lintas di beberapa titik rawan macet di kawasan Tiban. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos
batampos – Polsek Sekupang hadir ditengah-tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalulintas kendaraan guna antisipasi terjadinya kemacetan serta lakalantas, Kamis (21/7/2022).
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, mengatakan, kegiatan tersebut disebut dengan strong point.
“Strong Point merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh Kepolisian dan bentuk nyata hadirnya Polri di tengah-tengah aktifitas masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dengan meningkatnya aktifitas masyarakat setelah dilakukannya pelonggaran oleh pemerintah akibat Pandemi Covid-19 dimana berdampak pada meningkatnya Volume kendaraan di pagi hari.
Seperti halnya terlihat dibeberapa titik yang salah satunya di Simpang PDI Tiban Indah terlihat arus lalu lintas ramai namun lancar dan pihakny hadir dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas kendaraan.
“Selain Simpang PDI Tiban Indah kita juga menempatkan personel di Simpang Taman Irene Tiban Baru, Simpang Gedung Beringin dan Simpang Hiltop masing-masing titik di isi oleh dua personel,” paparnya.
Ia mengatakan, secara rutin setiap pagi dan sore personel Polsek Sekupang ditempatkan di titik rawan kemacetan
Ia mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu dan aturan berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas di jalan dan mengutamakan keselamatan.(*)
Kejari Tanjungpinang, Joko Yuhono saat membacakan puisi pada salah satu acara kebudayaan di Tanjungpinang, belum lama ini, F, ist
batampos – Seorang penegak hukum tidak selalu identik dengan pribadi yang kaku dan keras dalam kesehariannya, ternyata masih ada yang humanis dalam memutuskan suatu masalah karena memiliki jiwa yang mencintai suatu seni dan kebudayaan, sehingga yang menjadi hukum tertinggi menurutnya adalah perdamaian yang merupakan bagian dari kebudayaan.
Seperti Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanjungpinang, Joko Yuhono yang sangat menyukai kebudayaan. Bagi dia hakekat manusia itu adalah berkebudayaan dari berbagai jenis budaya yang ada seperti tari, seni musik, seni suara yang merupakan hasil olah dari sebuah kebudayaan.
Joko melihat di Tanjungpinang merupakan kota budaya yang sangat luar biasa. Persoalannya selama ia bertugas di Tanjungpinang aktivitas budaya itu kurang ditonjolkan.
“Selama ini saya melihat kurang greget, makanya saya bersama teman-teman budayawan yang ada mencoba untuk menginisiasi supaya kebudayaan ini agar hidup lagi,” kata Joko Yuhono, Rabu (20/7).
Menurut alumni Universitas Padjajaran (Unpad) ini, Tanjungpinang ini sangat luar biasa karena memiliki banyak penyair hebat namun kurang dukungan.
Padahal rohnya orang Tanjungpinang adalah kebudayaan. Jika ingin menjadikannya kota hebat, maka jadikanlah kota budaya karena potensinya luar biasa, bukan kota industri.
“Sehingga saya terdorong untuk terjun ke urusan kebudayaan ini,” ujar Joko ketika diwawancarai disela persiapan peringatan 100 tahun Khairil Anwar.
Joko bersemangat karena terbawa semangat dari para penyair hebat yang sekarang ini butuh dorongan seperti, Husnizar Hood, Rida K Liamsi, Teja Alhab, Akib agar kebudayaan itu bisa hidup dan mewarnai Kota Tanjungpinang.
“Kepenyairan mereka mewarnai kota ini, kalau saya kan ya sekedar hobi saja. Terlepas dari latar belakang pendidikan, itu membantu saya memahami karya sastra,” sebutnya.
Bagi dia membaca puisi itu ibaratkan nostalgia selama menjalani pendidikan sastra saat kuliah, karena dulunya memang sering mendapat bagian baca puisi, main tetrical.
Sebelum ke Tanjungpinang yaitu Banten, Joko juga sudah menyukai kebudayaan yang ada di daerah tersebut hanya saja belum sempat terealisasi dan beliau mendapat surat keputusan (SK) pindah tugas ke Kota Gurindam ini.
Menyukai kebudayaan itu sendiri, juga memiliki hubungan dengan pekerjaannya. Bagi dia dalam mengambil keputusan sebagai jaksa. Menggunakan hukum itu menurutnya tidak harus selalu keras, seperti sekarang ini sudah muncul restorative justices yang mengharuskan seseorang berprilaku humanis dalam mengambil keputusan.
“Seperti orang berkelahi, jika kita bisa damai, untuk apa dibawa ke pengadilan karena akan ada win and lose kalau kita berdamai hasilnya win win solution,” sebutnya.
Hukum tertinggi itu menurut Joko adalah perdamaian, jika orang-orang sudah damai maka tidak akan ada hukuman yang akan digunakan.
Andai kata penegak hukum itu punya rasa kebudayaan yang tinggi maka penegakan hukum yang humanis akan kuat di Indonesia.
Orang seni atau berkebudayaan itu tidak kaku dan tidak mudah stres, rasa peduli terhadap sesama itu akan mudah timbul.
“Jika ditanya apakah ada hubungan dengan tugas di kantor, jelas ada hubungannya dan kegiatan kebudayaan ini sama sekali tidak mengganggu urusan pekerjaan saya,” ujarnya lagi.
Antara hukum dan kebudayaan itu memiliki hubungan yang sangat dekat, karena budaya hukum itu bagaimana orang menyelesaikan permasalahan.
Dahulunya para nenek moyang orang Indonesia itu menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah dan mufakat karena merupakan masyarakat yang memiliki dan memegang teguh adatnya, kecuali perbuatan yang jelas melawan hukum.
“Namun begitu masuk orang imprealis maka dibawalah KUHP, dengan rasionalitas yang tinggi sehingga jika ada yang salah langsung dipenjara,” papar Joko.
Sekarang ini budaya hukum Indonesia sudah terdistrosi oleh budaya hukum orang barat sementara pemikirannya adalah orang timur sehingga terjadi benturan. Bahkan KUHP Indonesia sekarang masih menggunakan KUHP dari Negara Belanda akibat terlalu lama dijajah. “Cara orang barat selesaikan masalah itu win and lose, kalau orang kita win and win,”katanya.
Terlepas dari persoalan kebudayaan hukum itu, dalam waktu dekat Joko bersama budayawan di Tanjungpinang sudah menyiapkan sejumlah kegiatan budaya seperti peringatan 100 tahun Khairil Anwar dan festival kopi kemerdekaan yang rencananya akan dilaksanakan pada Agustus mendatang bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan.
Festival itu tidak hanya ngopi bareng, tapi juga menampilkan kebudayaan nusantara melalui fashion show pakaian adat, terlibat juga didalamnya para pejabat daerah sebagai peserta dan akan dibentangkan karpet merah di Jalan Merdeka untuk dilalui saat berjalan menggunakan baju adat tersebut.
“Saya ingin pemerintah itu pro terhadap kebudayaan, seperti mengeluarkan aturan yang membuat kebudayaan itu menjadi kental di masyarakat. Misalnya hotel atau kantor pemerintahan wajib memiliki karakteristik budaya melalu tertentu untuk ditampilkan,” harapnya. (*)
BNNP Kepri mengamankan dua orang WNI dan satu orang WNA terkait pabrik sabu di Perumahan Sukajadi, Klaster Nirwana. (F.Juanda)
batampos – BNNP Kepri mengamankan dua orang WNI dan satu orang WNA, 19 Juli lalu, di Perumahan Sukajadi, Klaster Nirwana. Penangkapan ketiga orang ini ditenggarai akibat menjalankan pabrik sabu di perumahan tersebut. Namun, pabrik sabu tersebut berjalan satu minggu. Kegiatan mereka sudah terendus BNNP Kepri.
“Saya melihat ada barang bukti sabu dan tiga orang pelaku,” kata Didik Ketua RT 6, RW 1, Kelurahan Sukajadi, Kamis (21/7).
Didik mengatakan tidak ada kecurigaan masyarakat setempat di lokasi tersebut. Namun, dari tetangga yang berada di sebelah kanan, pabrik sabu tersebut, mengakui ke Didik anjingnya sering menyalak setiap ketiga orang itu keluar atau masuk rumah tersebut.
“Anjing tetangganya yang agak berprilaku aneh, sering mengonggong,” tutur dia.
Informasi didapat Batam Pos, WNA yang diamankan berwarganegara Malaysia. WNA tersebut didatangkan khusus dari Malaysia, untuk meracik sabu tersebut.
“Proses sabu ini memakan waktu sekitar 8 jam,” kata sumber Batam Pos.
Karena baru beberapa minggu beroperasi, barang bukti yang diamankan tidak banyak. “Tak banyak,” ujarnya. (*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (dua dari kanan) saat memimpin sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kepada seluruh stakeholders yang telah terlibat dalam proses persiapan penanaman pohon jati emas salah satunya adalah mempercepat proses pematangan lahan yang merupakan langkah penting agar pohon jati emas dapat ditanam sesuai rencana.
“Berkat dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholders yang terlibat di Batam, bibit pohon yang akan ditanam telah melebihi jumlah perkiraan, yaitu hampir 12.000 pohon,“ kata Muhammad Rudi saat memimpin sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam, pada Rabu (20/7/2022).
Lebih lanjut, Rudi menuturkan, proses pematangan lahan ini harus dikejar, karena seremoni penanaman pohon jati emas diestimasikan 24 Agustus 2022 mendatang.
Disebutkan, Pohon Jati Emas akan ditanam dari Simpang Flyover Laluan Madani-Simpang Bandara (Jalan Yos Sudarso, Sudirman-Hang Tuah) sepanjang 15 km beserta pengembangan lima jalurnya yang merupakan infrastruktur pendukung agar terciptanya Bandara Hang Nadim Batam berstandar Internasional.
Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui Bandar Udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.
“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Batam yang lebih maju, sejahtera dan modern sehingga nantinya Batam ramai dikunjungi wisatawan dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Batam.” ujar Muhammad Rudi.
Ia Bersama dengan Komandan Korem Provinsi Kepulauan Riau (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Wakil Gubernur Provinsi Kepualuan Riau, Marlin Agustina, kegiatan dihadiri lebih dari 200 orang yang terdiri dari, Pelaku Usaha dan BUMN, Perbankan, Kepala Puskesmas se-Kota Batam, Forkompinda Kepri, Forkopimda Kota Batam, dan Pejabat Tingkat II di Lingkungan BP Batam.
Tidak hanya membahas program prioritas penanaman pohon jati emas, kegiatan sosialisasi ini juga membahas program penanganan stunting di Batam.
Sebagaimana yang diketahui, kejadian balita pendek atau biasa disebut dengan stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Stunting disebabkan dari nutrisi yang tidak optimal.
Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, mengatakan, selain melestarikan lingkungan di Kota Batam, Pemerintah juga harus fokus terhadap kesehatan masyarakat.
Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara.
Berdasarkan Data Stunting kota Batam pada Februari 2022 sebanyak 1.954 anak, dari 57.869 balita (3,38 %).
“Tugas pemerintah masih cukup berat karena ada target prevalensi stunting 14 persen yang harus dicapai pada tahun 2024. Itu artinya, kita harus menurunkan prevalensi sebesar 10,4 persen dalam 2,5 tahun ke depan, yang tentu saja ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mencapainya,” jelas Muhammad Rudi.
“Saya berharap kita semua dapat bekerjasama mewujudkan Kota Batam yang lebih baik,” tutup Muhammad Rudi.(*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (dua dari kanan) saat memimpin sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kepada seluruh stakeholders yang telah terlibat dalam proses persiapan penanaman pohon jati emas salah satunya adalah mempercepat proses pematangan lahan yang merupakan langkah penting agar pohon jati emas dapat ditanam sesuai rencana.
“Berkat dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholders yang terlibat di Batam, bibit pohon yang akan ditanam telah melebihi jumlah perkiraan, yaitu hampir 12.000 pohon,“ kata Muhammad Rudi saat memimpin sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam, pada Rabu (20/7/2022).
Lebih lanjut, Rudi menuturkan, proses pematangan lahan ini harus dikejar, karena seremoni penanaman pohon jati emas diestimasikan 24 Agustus 2022 mendatang.
Disebutkan, Pohon Jati Emas akan ditanam dari Simpang Flyover Laluan Madani-Simpang Bandara (Jalan Yos Sudarso, Sudirman-Hang Tuah) sepanjang 15 km beserta pengembangan lima jalurnya yang merupakan infrastruktur pendukung agar terciptanya Bandara Hang Nadim Batam berstandar Internasional.
Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui Bandar Udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.
“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Batam yang lebih maju, sejahtera dan modern sehingga nantinya Batam ramai dikunjungi wisatawan dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Batam.” ujar Muhammad Rudi.
Ia Bersama dengan Komandan Korem Provinsi Kepulauan Riau (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Wakil Gubernur Provinsi Kepualuan Riau, Marlin Agustina, kegiatan dihadiri lebih dari 200 orang yang terdiri dari, Pelaku Usaha dan BUMN, Perbankan, Kepala Puskesmas se-Kota Batam, Forkompinda Kepri, Forkopimda Kota Batam, dan Pejabat Tingkat II di Lingkungan BP Batam.
Tidak hanya membahas program prioritas penanaman pohon jati emas, kegiatan sosialisasi ini juga membahas program penanganan stunting di Batam.
Sebagaimana yang diketahui, kejadian balita pendek atau biasa disebut dengan stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Stunting disebabkan dari nutrisi yang tidak optimal.
Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, mengatakan, selain melestarikan lingkungan di Kota Batam, Pemerintah juga harus fokus terhadap kesehatan masyarakat.
Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara.
Berdasarkan Data Stunting kota Batam pada Februari 2022 sebanyak 1.954 anak, dari 57.869 balita (3,38 %).
“Tugas pemerintah masih cukup berat karena ada target prevalensi stunting 14 persen yang harus dicapai pada tahun 2024. Itu artinya, kita harus menurunkan prevalensi sebesar 10,4 persen dalam 2,5 tahun ke depan, yang tentu saja ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mencapainya,” jelas Muhammad Rudi.
“Saya berharap kita semua dapat bekerjasama mewujudkan Kota Batam yang lebih baik,” tutup Muhammad Rudi.(*)
RANS Nusantara FC wajah baru di Liga 1 pada musim ini. (Instagram/Rans Cilegon FC)
batampos – Dewa United dan RANS Nusantara FC memang pendatang baru di pentas sepak bola nasional. Namun, dua wajah baru itu menawarkan konsep yang berbeda dari penghuni lama di pentas sepak bola tanah air. Keduanya sukses memadukan sepak bola dengan bisnis dan entertainment.
Filosofi tersebut sudah dicanangkan RANS Nusantara FC. Untuk urusan prestasi, RANS Nusantara FC memercayakan penuh kepada pelatih Rahmad Darmawan.
Pelatih yang akrab disapa RD itu juga diberi kebebasan penuh untuk membentuk skuad tangguh sesuai seleranya.
Nah, untuk urusan entertainment dan bisnis, manajemen RANS memang jagonya. Salah satu strategi bisnis yang diambil tim berjuluk The Prestige Phoenix tersebut adalah berinvestasi di bidang properti.
Saat ini RANS Nusantara sedang membangun training ground di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Training ground yang berdiri di atas lahan 2,3 hektare itu diberi nama RANS Prestige Sportainment.
Chairman RANS Nusantara FC Rudy Salim menjelaskan, RANS Prestige Sportainment sudah di-groundbreaking pada Desember tahun lalu. Namun, setelah peletakan batu pertama, konsep bangunan terpaksa direvisi.
Penyebab utamanya adalah tingginya animo masyarakat untuk menggunakan RANS Prestige Sportainment. ”Jadi, kami besarkan lagi. Karena itu, banyak struktur yang berubah. Menggambarnya saja bisa tiga–empat bulan,” ucapnya.
Pria yang juga pengusaha mobil mewah itu menambahkan, RANS Prestige Sportainment akan memiliki banyak fasilitas. Ada lapangan sepak bola, sepak bola mini (mini soccer), futsal, dan arena skateboard. Selain itu, ada lapangan bulu tangkis, tenis, basket, wall climbing, arena e-sport, dan kafe.
”Saat ini lahan untuk pembangunan sudah rata. Tiang pancang ke dalam sudah dipasang sedalam 40 meter. Kami tinggal membangun bangunan atasnya,” jelas Rudy.
Pria kelahiran 24 April 1987 tersebut merencanakan RANS Prestige Sportainment selesai pada awal tahun depan. Jika arena olahraga itu sudah selesai, RANS Nusantara FC akan berlatih di sana.
”Tapi, RANS Prestige Sportainment juga akan terbuka untuk umum. Kalau tidak, nanti kami dapat uangnya dari mana? Makanya, ayo sewa lapangan di sini,” tuturnya lalu tertawa.
Selain training ground, Rudy berencana membangun stadion sendiri untuk RANS Nusantara FC. Namun, rencana itu belum tahu kapan akan direalisasikan.
”Kami baru setahun mengakuisisi klub. Ternyata, baru setahun, kami sudah lolos ke kasta tertinggi. Jadi, kami masih mau memperbaiki fundamen. Tapi, yang pasti, cita-cita kami mau punya kandang sendiri,” tegasnya.
Jika training ground RANS Nusantara FC baru selesai awal tahun depan, lain halnya dengan Dewa United. Training ground yang sedang dibangun Dewa United di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, tersebut diperkirakan selesai akhir tahun ini.
”Saat ini progres pembangunannya sudah berjalan 70 persen. Untuk training ground mungkin lapangannya sudah bisa dipakai pada September mendatang,” ucap CEO Dewa United FC Ardian Satya Negara.
Training ground Tangsel Warrior (julukan Dewa United), terang Ardian, memiliki banyak fasilitas. Salah satunya bangunan dengan tiga lantai. Bangunan itu akan dijadikan mes atlet. Lengkap dengan central kitchen.
”Ada juga hall basket, gym, ruang fisioterapi, sauna, serta kolam air dingin dan air hangat,” ungkapnya.
Training ground Dewa United juga dilengkapi dengan dua lapangan berstandar internasional. Lapangan pertama adalah soccer field berukuran 110 x 73 meter. Lalu, lapangan kedua adalah mini soccer field berukuran 60 x 40 meter. ”Kami juga memiliki kolam renang berukuran standar Olympic,” jelasnya.
Ardian memastikan bahwa segala fasilitas yang ada di training ground Dewa United tidak dikomersialkan. ”Untuk sementara ini masih khusus untuk Dewa United,” imbuhnya. (*)