Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7335

Cedera, Andalan Timnas U-19 Bakalan Absen sampai Turnamen Selesai

0
Marselino Ferdinan (tengah) meringis saat dituntun dua pemain timnas U-19 lainnya ketika meninggalkan lapangan Stadion Patriot Candrabhaga pasca melawan Thailand. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

batampos – Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengatakan bahwa kapten dan gelandang andalan Indonesia Marselino Ferdinan kemungkinan absen hingga Piala AFF U-19 2022 berakhir. Marselino mengalami cedera cukup gawat.

“Perasaan saya tidak enak melihat cedera Marselino. Sepertinya tidak bisa lagi bermain di turnamen ini,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga Grup A melawan Thailand di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/7).

Marselino mengalami cedera di ujung babak pertama. Dia harus ditandu keluar lapangan untuk kemudian digantikan Muhammad Ferarri.

Pelatih Korea Selatan itu memastikan akan mengecek kondisi Marselino di rumah sakit hari ini (7/7). “Kami mesti mengetahui situasinya seperti apa,” tutur Shin.

Absennya Marselino membuat Shin memutar otak untuk mengatur strategi baru tanpa pemain berusia 17 tahun. Sebab, Marselino begitu penting untuk tim Indonesia.

Tanpa pemain Persebaya Surabaya itu, Shin mengaku skuad Garuda Nusantara kesulitan mengembangkan dan menjaga organisasi permainan.

“Saya akan memikirkan soal pengganti Marselino besok. Kami fokus pemulihan untuk pertandingan melawan Filipina, Jumat (8/7). Saya memerlukan waktu untuk memikirkan strategi dan taktik kami tanpa dia,” ucap Shin.

Indonesia bermain seri 0-0 melawan Thailand dalam laga Grup A di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu malam. Hasil ini membuat Indonesia tertahan pada peringkat keempat klasemen grup dengan lima poin dari tiga laga.

Situasi tersebut tidak ideal bagi Garuda Nusantara yang menargetkan lolos semifinal dan menjadi juara turnamen. Sebab, hanya dua tim terbaik Grup A dan B yang berhak masuk empat besar.

Sementara satu poin menempatkan Thailand dalam posisi kedua Grup A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Sedang pemuncak klasemen masih dipegang Vietnam dengan poin serupa dengan Thailand tapi unggul selisih gol.

Adapun peringkat ketiga diisi Myanmar (6 poin, 3 laga), disusul Filipina (0 poin, 3 laga) dan Brunei Darussalam sebagai juru kunci (0 poin, 3 laga). (*)

 

Reporter: JPGroup

Kawanan Pelaku Curanmor Ini Beraksi di 10 Lokasi di Bintan dan Tanjungpinang

0

batampos– Polisi menangkap 4 pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di lokasi berbeda di Tanjungpinang, Senin (27/6) dini hari. Dari penangkapan, 2 dari 4 pelaku dilumpuhkan dengan timah di bagian kaki karena berusaha kabur.

Berdasarkan hasil dari penyelidikan polisi, mereka sudah beraksi di 10 tempat kejadian perkara (TKP).

Dua pelaku berjalan pincang setelah ditembak polisi saat dikeluarkan dari sel tahanan di Mapolsek Bintan Timur, Kijang, Kamis (7/7) siang. F.Slamet Nofasusanto

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, 10 TKP dengan rincian 3 TKP di Bintan, sedangkan 7 TKP lain di Tanjungpinang.

Selain melakukan curanmor, Tidar mengatakan, kawanan pelaku juga melakukan aksi jambret di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Spesialis Curanmor Lintas Kota

Tidar menjelaskan, 3 TKP di Bintan, dimana 1 TKP di parkiran Masjid Besar Nurul Iman, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Peristiwa curanmor itu terjadi pada Minggu (22/5) sekira pukul 04.40 WIB.

Ketika itu, korbannya sedang melaksanakan salat subuh. Kedua pelaku yakni berinisial Ys, 36, dan Bh, 34 melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario yang parkir di lokasi masjid.

Dalam kasus ini, Ys berperan sebagai orang yang mengajak Bh melakukan aksi pencurian sepeda motor.

Sedangkan Bh, sebagai orang yang menyediakan kunci T untuk melakukan pencurian sepeda motor.

“Keduanya residivis. Pelaku Ys, residivis kasus bajak laut yang divonis 2 tahun sedangkan pelaku Bh, residivis kasus pencabulan yang divonis 6 tahun,” kata Tidar.

Tidar menjelaskan, setelah dicuri, sepeda motor tersebut belum sempat dijual melainkan digunakan sendiri. “Motornya diganti pelat nomor saja,” kata Tidar.

Keduanya ditangkap di Tanjungpinang di daerah Batu Hitam dan Patung Seribu. Pada saat ditangkap, keduanya melawan sehingga pihak kepolisian melumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki.

Setelah dikembangkan, polisi mengamankan dua pelaku lainnya yakni Ds, 27 dan Rp, 26.

Tidar mengatakan, pelaku Bh bersama Ds dan Rp juga beraksi di wilayah Polsek Gunung Kijang.

“Ada 2 TKP di Polsek Gunung Kijang, salah satunya di Kawal. Jadi TKP di Bintan ada 3 TKP,” kata Tidar. Sedangkan sisanya TKP di Tanjungpinang.

“Sekarang pelaku Ds dan pelaku Rp masih diperiksa di Polsek Gunung Kijang,” kata Tidar.

Akibat perbuatan melanggar hukum, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara.

Sementara pelaku, Ys mengaku menyesali perbuatannya. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Menyesal, gak mau mengulangi lagi,” kata Ys dengan wajah tertunduk. (*)

Reporter: Slamet

Sambut Iduladha, Ikamba Batam Salurkan Ratusan Paket Sembako

0

batampos-– Dalam rangka menyambut hari raya Iduladha 1443 Hijriah, Pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam melakukan bakti sosial (Baksos) dengan menyalurkan 180 paket sembako kepada warga Bangka di Batam. Penyaluran paket sembako itu dilaksanakan di Sekretariat Ikamba Kota Batam di Komplek Ruko Cemara Asri Blok BB 10 nomor 9 Batuaji, Kamis (7/7).

25a02253 379e 4b04 a2c2 734451c79a58 e1657252812801
Ketua Umum Ikamba Kota Batam Jupri menyalurkan paket sembako ke warga Bangka di Batam di Sekretariat Ikamba Kota Batam di Komplek Ruko Cemara Asri Blok BB 10 nomor 9 Batuaji, Kamis (7/7).

Ketua Panitia Baksos Emilia mengatakan penyaluran sembako ini diharapkan bisa membantu warga Bangka yang berada di Batam, Emilia juga menyampaikan bahwa perayaan Idul Adha 1443 Hijriah ini merupakan momentum yang tepat untuk berbagi dan membangun solidaritas serta gotong-royong antar masyarakat Bangka di perantauan.

“Ini menunjukkan bahwa Ikamba Batam memiliki persaudaraan yang erat dan kental, saling bahu membahu tidak ada perbedaan antara masyarakat melayu dan thionghoa. Sesuai dengan semboyan masyarakat Bangka Fan Ngin, Tong Ngin, Jit Jong yang berarti antara masyarakat melayu dengan masyarakat Tionghoa sama. Terjalin harmonisasi atau terjaganya kerukunan hidup antar masyarakat tanpa ada perbedaan suku, agama, dan ras,” ujar Emila yang berdarah Tionghoa ini.

BACA JUGA: ACT Batam Hentikan Donasi, Tapi Bantuan ke Masyarakat Tetap Berjalan

Ketua Umum Ikamba Kota Batam Jupri mengatakan, setiap perayaan agama seperti Idul Fitri, Natal, Imlek, dan lainnya, Ikamba Kota Batam senantiasa mengadakan baksos. Kata dia, selain sebagai ajang silaturahmi antar warga Bangka di perantauan, baksos ini juga menjadi semangat berbagi kasih, kegembiraan dan memperkuat satu dengan lainnya.

“Alhamdulillah tahun ini bantuan yang kita salurkan terus meningkat, Insha Allah dalam tahun ini kita akan memberikan seragam buat para warga Bangka di Batam.

Prinsip kita orang merantau ini kalau kita seperantauan tak perlu gengsi kita semua sama di sini, kita saudara semua di sini sesuai dengan semboyan Ikamba yaitu menyatukan tanpa ada perbedaan. Terimakasih kepada para donatur yang sudah memberikan dukungannya selama ini sehingga semua kegiatan Ikamba dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Jupri.

Sementara itu Rahmat warga Bangka yang tinggal di Batuaji mengucapkan terimakasih kepada pengurus Ikamba Kota Batam dan para donatur sehingga acara itu dapat terlaksana dengan baik. ” Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada para donatur dan pengurus Ikamba semoga semuanya diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar dan selalu istiqomah di jalan kebaikan ini,” ujar Rahmat. (*)

Wali Kota Hingga Warga Singapura Berkurban di Masjid Agung Batam

0
Sapi Dalil Harahap 1
Ilustrasi. Tahun ini Wali kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan satu hewan kurban dengan berat 600 kilogram ke Masjid Agung Batam. Selain dari wali kota Batam, panitia Hari Raya Iduadha Masjid Agung Batam juga menerima sumbangan hewan kurban dari perusahaan, perbankan hingga warga negara Singapura. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Tahun ini Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kembali memberikan satu ekor sapi yang akan dikurbankan pada Lebaran Iduladha 1443 hijriah. Selain wali kota Batam warga negara Singapura juga melakukan ibadah kurban di Masjid Agung Batam.

Ketua Panitia Hari Raya Iduladha, Masjid Agung Batam, Muhammad Jasrol, mengatakan, orang nomor satu di Batam itu menyumbangkan satu ekor sapi dengan bobot kurang lebih 600 kilogram.

“Alhamdulillah, tahun ini pak wali masih ikut berkurban di sini. Nanti usai salat Iduladha, beliau akan langsung menuju masjid untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban bersama keluarga,” katanya.

Selain wali kota Batam, tahun ini panitia kembali menerima peserta kurban dari Singapura. Tiga ekor kambing merupakan kurban dari warga negara Singapura di Masjid Agung Batam.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan usai salat Iduladha. Berdasarkan data sementara total daging yang didapatkan dari jumlah hewan kurban tersebut adalah 2.400 kilogram.

Nantinya daging tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di daerah sekitar masjid, dengan berkoordinasi dengan perangkat RT/RW.

“Jadi tahun ini tidak ada lagi kupon yang kami bagikan. Pendistribusian daging langsung dilakukan oleh panitia dengan cara diantar. Mereka yang menerima berdasarkan proposal yang masuk, dan tentunya mereka yang berhak menerima sesuai dengan koordinasi kami dengan perangkat RT/RW,” jelasnya.

Jasrol menyebutkan, terdapat sedikitnya 800 paket atau kantong daging yang akan didistribusikan nantinya.

Ia menambahkan, sapi yang akan dipotong di masjid raya merupakan stok tahun lalu, dan tidak termasuk dalam pengiriman dari Lampung tengah beberapa waktu lalu.

“Sapi saat ini ada di Barelang. Jadi memang stok ini merupakan dari tahun lalu. Meskipun begitu tetap menjalani tes kesehatan, guna memastikan kesehatan hewan kurban tersebut. Sejauh ini kondis hewan kurban sehat,” jelasnya.

Wakil Sekretaris Masjid Agung ini juga menyebutkan, sesuai dengan aturan hewan kurban akan tiba di masjid satu hari menjelang hari raya kurban atau Sabtu (9/7/2022).

Selain Wali Kota Batam, peserta kurban juga berasal dari Panbil Grup, Bank Riau Kepri, Kandang Berkah, hingga peserta dari Singapura.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengantre di masjid untuk mendapatkan daging kurban.

Hal ini karena pihak panitia sudah berkoordinasi dengan RT/RW setempat. Untuk itu, jika memang membutuhkan daging kurban, silakan hubungi perangkat RT dan daftarkan diri sebagai penerima daging kurban ini.(*)

Reporter: Yulitavia

Indah Darmastuti dan Keadilan lewat Sastra Suara

0
Indah Darmastuti.

Selama lima tahun ini, Indah Darmastuti berusaha menjembatani keterbatasan penglihatan dan kebutuhan menikmati sastra. Teks cerpen, cerita anak, dan puisi disuarakan narator dengan intonasi khusus agar keindahannya terjaga.

Folly Akbar, Jakarta

DARI ”kenyamanan” yang terusik itu, lahirlah ratusan karya sastra suara. Yang merentangkan lebih lebar lagi lengan keadilan hingga bisa merangkul lebih banyak orang, termasuk mereka yang selama ini terpinggirkan dalam cara menikmati cerpen, cerita anak, dan puisi: kalangan difabel.

”Sebelumnya, mata saya seperti dibuka bahwa karya-karya sastra yang bertebaran di berbagai platform ternyata belum diterima secara adil di semua lapisan masyarakat,” kata Indah Darmastuti, penulis, sosok yang membidani kelahiran ratusan sastra suara itu.

Adalah kelompok difabel, lanjut Indah, yang kesulitan menikmati untaian kata dan kalimat yang ditulis para penulis. ”Khususnya mereka yang memiliki penglihatan terbatas atau bahkan tidak punya sama sekali,” ujarnya.

Keterusikan itu berawal saat Sastra Pawon, sebuah komunitas yang diikuti Indah, tampil di salah satu stasiun radio asal Solo, Jawa Tengah. Hadir juga ketika itu kalangan tunanetra sebagai narasumber.

Dari titik itu, Indah sadar bahwa memang ada karya sastra yang ditulis dalam huruf braille, tapi jumlahnya sangat terbatas. Bahwa memang ada aplikasi pembaca layar e-book, tapi dinilai tidak ideal untuk menikmati sastra karena intonasinya yang kaku. Padahal, sastra itu bukan cuma soal teknik, melainkan juga tentang batin, tentang rasa.

Berangkat dari situasi itu, Indah lantas berpikir dan berimajinasi untuk berupaya menjembatani dua jurang tersebut. Keterbatasan penglihatan dan kebutuhan menikmati sastra.

”Baru setelah satu tahun lebih akhirnya menemukan sastra suara. Menyuarakan teks sastra,” tutur perempuan paro baya yang bekerja di toko batik itu ketika dihubungi Jawa Pos dari Jakarta.

Berbeda dengan audio baca biasa, sastra suara didesain dengan narator yang punya kemampuan membuat intonasi khusus. Tujuannya, sastra bisa dinikmati semua lapisan pendengar secara layak dan indah.

Tepat pada Agustus di tahun dia terusik itu, Difalitera, demikian dia menamakan komunitas yang dia motori, berhasil memproduksi karya sastra suara perdana. Sebuah cerita pendek berjudul Sarpakuda karya Indah sendiri.

Sesuai dengan misinya mewujudkan sastra inklusif, Difalitera dibangun tidak dengan tujuan komersial. Karena itu, semua produk sastra suara bisa diakses siapa pun secara gratis. Website difalitera.org yang menjadi wadah menampung sekaligus mendistribusikan karya juga didesain mudah diakses kelompok difabel.

Setelah berjalan sekitar lima tahun, kata Indah, kini sudah ada sekitar 300 karya sastra suara yang tersedia di website tersebut. Mulai puisi, cerita anak, cerita pendek, cerita cekak (cerpen dalam bahasa Jawa), hingga guritan. Jenis-jenis karya tersebut dinilai paling relevan untuk dikonversi menjadi karya sastra suara.

Bayu Sadewo, seorang penikmat sastra suara, mengaku sangat terbantu dengan konten-konten yang diproduksi Difalitera. Sebab, kini dia sebagai penyandang tunanetra total bisa mulai menikmati karya sastra.

”Saya sangat senang. Karena ini kan yang pertama di Indonesia audiobook yang sastra,” ujarnya.

Bayu mulai mengakses konten Difalitera sejak 2018. Awalnya, dia mendapat informasi dari rekannya hingga akhirnya rutin. ”Terutama saat (pandemi) Covid-19. Nggak bisa ke mana-mana juga, jadi sering sekali (menikmati sastra suara),” imbuhnya.

Dari semua konten, Bayu paling menyukai cerpen. Sebab, kisah-kisahnya lebih reflektif. Terutama jika membahas kegelisahan-kegelisahan batin dari penulisnya.

Untuk karya dalam durasi yang lebih panjang seperti novel, Indah berterus terang tidak sanggup. Sebab, dibutuhkan sumber daya yang besar. ”Belum berani karena kami ini volunter. Kalau mengerjakan novel yang tebel, aku ora tego (tidak tega menyuruh narator),” tuturnya.

Saat ini jumlah sumber daya manusia tetap yang dimiliki Difalitera mencapai 12 orang. Tiga kali lipat banyaknya jika dibandingkan dengan awal berdirinya yang hanya empat orang.

Semuanya berstatus volunter atau bekerja secara sukarela. Selain narator, ada relawan bidang lain. Mulai audio editor, ilustrator, hingga yang bertugas mengurus website.

Meski berada dalam satu gelombang, mereka jarang berinteraksi secara langsung. Sebab, mereka tersebar di berbagai daerah. Mulai Purwodadi di Jawa Tengah hingga di London, Inggris.

Namun, kesamaan visi membuat jarak tidak berarti. Kerja kelompok tetap bisa berjalan efektif.

Alur kerja mereka, kata Indah, diawali pemilihan naskah yang bisa berasal dari karya di buku, koran, majalah, ataupun kiriman dari orang. Untuk naskah hasil pencarian, dia akan meminta izin penulis. Tujuannya, tidak menjadi persoalan di kemudian hari.

Dia juga mencantumkan sumber atau penulis pada audionya untuk menghormati penulis. Adapun naskah hasil kiriman, Indah terlebih dulu melakukan penilaian. Di situ dia menggunakan hak prerogatifnya untuk menilai kelayakan sebuah konten.

”Kalau cerita anak, tapi ada konten yang nggak sesuai anak, aku kembalikan,” tuturnya mencontohkan.

Nanti naskah yang sudah siap ditawarkan kepada narator yang siap untuk mengerjakan menjadi audio. Sebelum dipublikasikan, karya akan dicek ulang Indah untuk memastikan semuanya klir.

Kini, seiring lebih mapannya kerja komunitas, Difalitera juga tengah mengerjakan program lain: kanal Sastra Nusantara. Tim menggarap audio dengan bahan karya-karya sastra berbahasa daerah.

Tujuannya pun sama. Selain mengarsipkan, gerakan itu bermaksud memperluas akses bagi kelompok difabel. Sebab, banyak di antara mereka yang hanya bisa berbahasa daerah. Karena itu, sastra suara harus bisa menjangkaunya pula.

Dari 817 bahasa suku yang terdata, Difalitera sudah berhasil mengumpulkan dan mengaudiokan sastra untuk 32 bahasa dari berbagai daerah. Mayoritas karya sastra daerah itu berasal dari kiriman orang-orang di berbagai sudut Indonesia.

”Kegabutan selama pandemi aku (gunakan) mencari cara, link supaya ditemukan dengan orang-orang yang mau berkontribusi,” terangnya, lantas tertawa.

Soal kekurangan, Bayu mengaku tidak menemukan yang berarti. Dari segi akses, desain website sudah sangat aksesibel. ”Pembawaan pembacanya juga udah keren. Webnya makin ke sini juga makin mudah diakses,” ujar pria berusia 33 tahun itu.

Pengakuan dari penikmat seperti Bayu itulah yang menjadi penyemangat Indah dan kawan-kawan. Setidaknya lengan keadilan telah terentang untuk merangkulnya. ”Lega sekali banyak penyandang disabilitas yang terbantu dengan upaya kami,” katanya. (*/c19/ttg)

Jabeur Jadi Orang Arab Pertama di Final Wimbledon

0
Petenis Tunisia Ons Jabeur. (Toby Melville/ Reuters/Antara)

batampos – Ketika Ons Jabeur menyegel match point yang menjadikannya orang Arab pertama yang mencapai final Grand Slam di Wimbledon, Kamis (7/7), yang bisa dia pikirkan hanya bergegas menuju net untuk memberi lawannya Tatjana Maria pelukan erat.

Sementara pelatih Jabeur, Issam Jellali melompat berdiri dengan tangan terangkat untuk bergabung bersama 15.000 penonton yang bersorak memuji petenis putri Afrika pertama yang mencapai pertandingan perebutan gelar. Jabeur hanya tersenyum saat dia mengakhiri laju luar biasa Maria dengan kemenangan 6-2 3-6 6-1.

Menjelang pertandingan, Jabeur bersumpah bahwa pelukan di akhir akan luar biasa dan dia tidak salah. Kedua petenis saling berpegangan di net untuk waktu yang lama, sambil berbisik ke telinga masing-masing.

Dengan sorak-sorai yang masih terdengar di sekitar Centre Court, Jabeur menarik Maria ke sisi lapangan dan bergabung dalam tepuk tangan untuk memberi hormat kepada petenis berusia 34 tahun yang menjadi pertama kalinya seorang ibu dua anak di semifinal Wimbledon setelah Margaret Court pada 1975.

”Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dari kerja keras dan pengorbanan selama bertahun-tahun. Saya senang itu terbayar dan saya akan melanjutkan untuk satu pertandingan lagi,” kata Jabeur dikutip dari Reuters seperti dilansir dari Antara.

”Lebih sulit berlari untuk mendapatkan bolanya. Dia harus membuatkan saya barbekyu sekarang untuk semua lari yang saya lakukan di lapangan!” tambah dia.

”Saya ingin berbagi momen dengannya di akhir karena dia adalah inspirasi bagi banyak orang termasuk saya, kembali setelah memiliki dua bayi, saya tidak percaya bagaimana dia melakukannya. Secara fisik Tatjana adalah binatang buas, dia tidak menyerah,” ujar Jabeur menambahkan.

Sebelum para pemain melangkah ke lapangan, petenis hebat sepanjang masa Billie Jean King mengatakan bahwa Jabeur menggunakan tenis sebagai platform untuk membantu Tunisia, membantu Afrika, dan membantu orang-orang Arab. Petenis Tunisia itu melakukan hal itu saat mengalahkan Maria untuk pertama kalinya di pertandingan level tur mayor.

”Saya seorang wanita Tunisia bangga berdiri di sini hari ini. Saya tahu di Tunisia mereka akan gila sekarang,” kata Jabeur, unggulan ketiga yang sampai pekan ini belum pernah melewati delapan besar di turnamen mayor.

”Saya hanya mencoba menginspirasi sebanyak yang saya bisa. Saya ingin melihat lebih banyak pemain Arab dan Afrika dalam tur, saya menyukai permainan ini dan saya ingin berbagi pengalaman dengan mereka,” ucap dia.

”Saya melihat beberapa junior bermain di sana dan saya berharap untuk melihat mereka di sini di Centre Court suatu hari nanti,” tutur Jabeur.

Sementara Jabeur yang berusia 27 tahun berusaha untuk menginspirasi, Maria ingin menunjukkan kepada kedua putrinya bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar impian. Keduanya menonton sang ibu yang dipaksa menyelamatkan tiga break point di gim pembuka.

Namun, petenis Jerman peringkat 103 itu tidak mampu memperpanjang perlawanan tersebut saat dia kehilangan servis pada gim ketiga dan ketujuh sebelum Jabeur mengunci set pembuka ketika pukulan backhand Maria melambung.

Meski begitu, Maria menolak memberikan kemenangan secara mudah kepada lawan yang dia sebut keluarga saat mematahkan servis untuk memimpin 3-1 di set kedua dan mempertahankan keunggulan itu untuk menyamakan kedudukan.

Namun, Jabeur akhirnya mampu mengatasi lawannya pada set ketiga dan mengantongi poin terpenting dalam kariernya hingga saat ini ketika pukulan forehand Maria menyangkut net. (*)

 

Reporter: Antara

Permintaan Bahan Properti Meningkat, Mitra10 Batam Diperluas

0
Mitra 10 HL scaled e1657250276124
SUPERMARKET bahan bangunan Mitra10 Batam melakukan grand launching remodeling, Kamis (7/7). Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejak dibangun pada 2005 lalu, animo pengunjung ke supermarket bahan bangunan dan home improvement Mitra10 di Kota Batam terus meningkat. Demikian juga dengan angka penjualan yang terus menanjak setiap tahunnya. Permintaan akan bahan-bahan bangunan terus meningkat. Oleh karena itu supermarket Mitra10 diperluas.

”Hadirnya pengembang besar nasional di Kota Batam semakin memperkuat permintaan konsumen atas ragam pilihan bahan bangunan dan home improvement yang berkualitas,” ujar Direktur Utama Mitra10, Andy Totong , Kamis (7/7).

Totong mengatakan, selain memperluas area parkir dan gedung, pelayanan juga terus ditingkatkan. Bukan hanya itu, item barang juga terus ditambah.

”Hari ini (kemarin, red) kami meresmikan kembali Mitra10 Batam, dimana setelah remodeling, menempati lahan lebih luas, sehingga pelanggan bisa berbelanja dengan nyaman dan aman ditempat destinasi belanja bahan bangunan terlengkap dan terbesar di Kota Batam,” ujarnya.

Mitra10 Batam melakukan penambahan lahan hampir dua kali lipat .Jejaring ritel modern bahan bangunan dan home improvement terbesar di Indonesia tersebut menawarkan 25 ribu item barang Stock Keeping Unit (SKU) yang terbagi dalam 13 kategori.

Kategori tersebut terdiri dari cat dan variannya, procelein/ keramik untuk lantai, dinding, kamar mandi dan dapur, pintu dan jendela, pipa/plumbing, material bangunan, listrik, perkakas rumah (hardware), tools, hobi, perabot rumah tangga (houseware) hingga perlengkapan rumah tangga (home appliances).

SKU tersebut dipasok oleh +600 produsen yang lebih dari 80 persen diantaranya merupakan produsen barang lokal/dalam negeri.

”Sehingga keberadaan Mitra10 berdampak positif pada pertumbuhan pebisnis lokal tanah air untuk tumbuh berkelanjutan ,” jelasnya.

Mitra10 yang dimiliki oleh PT Catur Sentosa Adiprana Tbk tersebut kini telah memiliki 44 toko di 25 kota di Indonesia. Bahkan, Perseroan telah menetapkan pencapaian pertama yakni memiliki 50 superstore bahan bangunan Mitra10 di penghujung 2023 nanti dan menuju pencapaian kedua yakni 100 superstore Mitra10 di tahun 2030.

GM Marketing Communications Mitra10, Erick Koswara, menegaskan, remodeling Mitra10 Batam merupakan komitmen berkelanjutan selaku entitas anak CSAP dan pengelola Mitra10 untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dan menjadi mitra masyarakat dalam merenovasi atau membangun rumah.

Hal ini juga di sampaikan Promotion & Advertising Manager Mitra10 , Medya Ika Ayu, , untuk memeriahkan dan memanjakan pelanggan setia Mitra10, para pelanggan juga bisa menikmati berbagai promo menarik saat grand opening, seperti promo tebus murah, promo registrasi keanggotaan Mitra10, diskon khusus kartu kredit bank tertentu hingga crazy price yang merupakan promo diskon produk khusus grand opening dan juga hadiah menarik tas belanja ramah lingkungan hingga logam mulia.

”Para pelanggan Mitra10 pun dapat menikmati layanan terbaru, yakni jasa pemasangan pompa air, water heater, cat, wastafel, shower, shower column hingga shower screen. Bahkan untuk pembelian item dengan nilai tertentu bisa menikmati jasa instalasi gratis,” terangnya.

BACA JUGA: Mitra 10 Program Shopvaganza Tawarkan 25 Ribu Jenis Produk 

Inovasi belanja kebutuhan sehari-hari dan jasa instalasi merupakan bentuk kepedulian Mitra10 kepada para pelanggan untuk memudahkan dalam memenuhi kebutuhan produk berkualitas dengan mudah.

Untuk kemudahan berbelanja, produk Mitra10 saat ini juga dapat diperoleh secara online melalui www.mitra10.com dan platform digiretail dengan Whatsapp Business di nomor +62 87800021010.

”Hal tersebut dimungkinkan karena layanan digital Mitra10 berkonsep omnichannel atau terdiri dari beberapa platform yang saling terintegrasi,” terangnya.

Perjalanan panjang Mitra10 yang dimulai dari toko pertama di Kalimalang pada tahun 1997, kini telah memiliki 44 toko yang tersebar di 25 kota di Indonesia. Dengan target 100 Mitra10 di tahun 2030 akan semakin mengokohkan posisi Mitra10 sebagai terbesar di Indonesia. (*)

Repoter: JP Group

Hajar Pria yang Kencing Sembarangan dan Pamer Alat Kelamin, 2 Penghuni Indekos Dituntut Penjara

0
IMG 20220706 152251 scaled e1657250372503
Sidang kasus penganiayaan di PN Batam, Kamis (7/7). F.Yashinta

batampos – Ericson dan Jhon Fiter menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam karena diduga menjadi pelaku penganiayaan Natal Panjaitan. Penganiayaan itu pun terjadi karena kedua terdakwa kesal melihat korban kencing sembarangan sembari pamer alat kelamin.

Penganiayaan yang terjadi 12 April lalu sekira pukul 02.30 WIB di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, berawal saat kedua terdakwa duduk diluar indekos bersama tiga rekan. Dua diantaranya pasangan kekasih masing-masing. Tiba-tiba datang Natal (korban) yang tinggal bersebelah blok, langsung membuka resleting celananya dan buang air kecil, sembari menujukan alat kelaminnya kepada rombongan ini.

Kesal dengan tingkah korban, Darwin salah satu rekan terdakwa meneriaki korban agar bisa mencari tempat lain. Namun, perkataan itu tak dihiraukan korban dan terus melanjutkan buang air kecilnya. Bahkan usai buang air kecil, korban tak menutup resleting celananya sembari duduk diatas motor dan menghadap rombongan ini.

Ericson dan Jhon pun naik pitam, lalu menghampiri terdakwa yang duduk diatas motor. Keduanya pun langsung melayangkan pukulan dan tendangan hingga korban terjatuh.

“Saya pulang minum tuak, jadi tak sadar menunjukan alat kelamin. Saya mabuk,” dalih Natal saat menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam, kemarin.

Karena sedang mabuk, ia pun tak tahu berapa kali kedua terdakwa memukul dan menendangnya. Kedua terdakwa sempat meminta maaf, namun kesepakatan tak sesuai makanya ia enggan berdamai.

“Sempat mau ada perdamaian, tapi tak sesuai. Makanya tak jadi. Namun secara manusia saya memaafkan keduanya,” ujarnya.

Saksi Rejeki, pasangan salah satu terdakwa juga membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penganiayaan itu terjadi karena korban sengaja menunjukan alat kelaminnya. Padahal saat itu, ada dua orang perempuan.

“Kami nongkrong ada perempuan 2 orang. Tapi korban menunjukan alat kelamin, lumayan lama, sekitar 40 detik. Padahal sudah dibilang, tapi dia tetap tak tutup,” ujar Rejeki.

Atas kejadian itu, kekasih rekannya sempat meminta maaf dan melakukan perdamaian. Namun korban enggan berbuat damai karena meminta sejumlah uang lebih besar.

“Kami sanggupnya Rp 10 juta, tapi bapak itu minta Rp 15 juta,” terang Rejeki.

Sementara, majelis hakim sempat memarahi dan menanyakan maksud korban menunjukan alat kelamin. Korban beralasan karena sedang mabuk.

“Kau itu sudah tua, masa buang air kecil sembarangan dan pakai nunjukan alat kelamin. Macam anak kecil saja kau,” ujar hakim yang langsung membuat korban terdiam.

Atas kasus penganiayaan itu, kedua korban dijerat dengan pasal 170 kuhap tentang pengeroyokan. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Panen Promo di Yamaha, Anak Juara Kelas Dapat Diskon Rp 500 Ribu 

0
YAMAHA 1
PEGAWAI PT Alfa Scorpii memperlihatkan Yamaha Gear. f. Yamaha untuk Batam Pos

batampos – PT Alfa Scorpii selaku main dealer yamaha area Batam memberikan penawaran promo menarik bagi para pelanggan setia sepeda motor Yamaha.

Bertajuk Promo Gear Sang Juara, Yamaha memberikan voucher tambahan diskon sebesar Rp 500 ribu rupiah untuk pemesanan Yamaha GEAR 125. Promo ini dilakukan dalam periode terbatas hingga 30 Juni 2022. Promo ini untuk memudahkan konsumen dalam memiliki sepeda motor Yamaha.

”Promo Gear untuk sang juara kita berikan dalam mendukung prestasi anak bangsa Yamaha Indonesia,” ungkap Promosi Development Yamaha Kepri Redho, Kamis (7/7).

Menurutnya, promo ini diperuntukan bagi orang tua siswa yang anaknya mendapatkan juara 1, 2 dan 3 di sekolah. Promo ini diperuntukan bagi pembelian sepeda motor Yamaha Gear secara kredit.

”Syarat sangat mudah cukup tunjukan nilai raport anak. Periode pembelian 1-31 juli 2022. Langsung kunjungi dialer Yamaha kesayangan anda,” ucapnya.

Tak kalah menarik, PT. Alfa Scorpii juga menghadirkan promo Service Gear Bikin Tenang (Senang). Promo ini lanjut Redho, khusus pengguna Yamaha Gear 125 service di bengkel resmi Yamaha.

”Bagi konsumen Yamaha Ger 125 dapatkan diskon jasa servis sebesar 20 persen dan diskon sparepart 10 persen. Promo periode tanggal 1-31 Juli 2022,” tambah Redho.

BACA JUGA: Yamaha Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagai Kompetisi, Bangkit dalam Ikatan Kuat di Era Baru 

Selanjutnya, program Yamaha Back To school dapatkan promo menariknya, Promo Yamaha Gear cukup bayar Rp 2,1 juta dengan angsuran Rp 832 ribu dan dapatkan juga gratis jaket ekslusifnya.

Selain itu, Promo Yamaha M3 cukup bayar Rp 1,9 juta dengan angsuran Rp 846 ribu. Dan dapatkan gratis 1-2 bulan angsuran. Periode promo tanggal 1-31 juli 2022.

”Tertarik dengan promo ini segera kunjungi diler Yamaha kesayangan kamu,” pungkas Redho. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Pemko Batam Mulai Terapkan Perda Retribusi

0
Parkir 2 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Pemko Batam mulai menerapkan Perda Retribusi yang sudah disahkan Desember Tahun 2021 lalu. Perda tersebut mengatur terkait penerimaan retribusi dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan tentang bangunan gedung. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam mulai menerapkan Perda Retribusi yang sudah disahkan Desember Tahun 2021 lalu. Perda tersebut mengatur terkait penerimaan retribusi dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan retribusi tentang bangunan gedung.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, sampai saat ini baru Perda retribusi yang sudah selesai, dan bisa diterapkan.

Perda tersebut akan mengatur pendapatan daerah dari IMTA yang sejak awal tahun lalu tidak masuk ke dalam penerimaan daerah, karena ada perubahan.

Sedangkan untuk penerapan pajak daerah yang diatur dalam Perda tersebut masih dalam pembahasan antara Kementerian Dalam Negeri dengan pihak dari Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami juga lagi menunggu jadwal terkait waktu pembahasan Perda terkait pajak daerah tersebut,” sebutnya.

Akibat belum disetujuinya Perda tersebut, Pemko Batam masih menunda pemberlakuan rencana kenaikan tarif parkir kendaraan khusus.

Rencana awal kenaikan ini akan diterapkan April lalu atau empat bulan usai disahkan. Namun karena harus menunggu persetujuan dari Kemendagri, pihaknya terpaksa menunda penerapan kenaikan tarif parkir ini.

“Jadi harus menunggu dulu, nanti kalau semua sudah disetujui, baru bisa diterapkan. Sejauh ini masih dengan tarif yang lama,” ujarnya.

Rencananya Pemko Batam akan menaikkan tarif parkir khusus untuk kendaraan roda dua Rp 1 ribu menjadi 2 ribu per jam, begitu juga dengan tarif kendaraan roda dua Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, menyampaikan penerimaan retribusi dari IMTA sudah mulai berjalan.

Usai disetujui Perda langsung dibawa ke Kementerian Tenaga Kerja, sehingga retribusi sudah masuk ke kas daerah.

“Sudah mulai kita terima. Kalau tidak salah tanggal 28 Juni sudah masuk, namun saya kurang tahu angkanya berapa,” kata dia.

Rudi menjelaskan dalam Perda terbaru tidak semua retribusi IMTA masuk ke kas daerah. Hal ini sudah diatur, sehingga ada penurunan target Retribusi IMTA tahun ini.

Aturan tersebut mengatur bahwa retribusi IMTA dari kawasan KEK tidak masuk ke kas daerah, dan langsung masuk ke pemasukan negara.

“Memang begitu aturannya. Jadi pekerja asing yang ada di kawasan KEK retribusinya masuk ke negara. Tentu ini akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah. Kalau tahun lalu kita masih bisa dapat, namu tahun tidak lagi,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam ini menambahkan perpanjangan IMTA ini mulai dilakukan periode Agustus-September mendatang.

“Tentu kita harapkan hasilnya bisa maksimal, meskipun tidak semua retribusi IMTA masuk ke kita tahun ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia