Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7336

Masih Dibahas Kemendag, Kenaikan Tarif Parkir Belum Diterapkan

0
Parkir 1 F Cecep Mulyana
Parkir berbayar di salah satu pusat perbelanjaan di Batam.

batampos – Pemerintah Kota Batam mulai menerapkan Perda Retribusi yang sudah disahkan Desember Tahun 2021 lalu. Perda tersebut mengatur terkait penerimaan retribusi dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan retribusi tentang bangunan gedung.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah mengatakan sampai saat ini baru Perda Retribusi yang sudah selesai dan bisa diterapkan. Perda tersebut akan mengatur pendapatan daerah dari IMTA yang sejak awal tahun lalu tidak masuk ke dalam penerimaan daerah, karena ada perubahan.

Sedangkan untuk penerapan pajak daerah yang diatur dalam Perda tersebut masih dalam pembahasan antara Kementerian Dalam Negeri dengan pihak dari Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami juga lagi menunggu jadwal terkait waktu pembahasan Perda terkait pajak daerah tersebut,” sebutnya, Kamis (7/7).

Akibat belum disetujuinya Perda tersebut, Pemko Batam masih menunda pemberlakuan rencana kenaikan tarif parkir kendaraan khusus. Rencana awal kenaikan ini akan diterapkan April lalu atau empat bulan usai disahkan. Namun karena harus menunggu persetujuan dari Kemendagri, pihaknya terpaksa menunda penerapan kenaikan tarif parkir ini.

“Jadi harus menunggu dulu, nanti kalau semua sudah disetujui, baru bisa diterapkan. Sejauh ini masih dengan tarif yang lama,” ujarnya.

Rencananya Pemko Batam akan menaikkan tarif parkir khusus untuk kendaraan roda dua Rp 1 ribu menjadi 2 ribu per jam, begitu juga dengan tarif kendaraan roda dua Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti menyampaikan penerimaan retribusi dari IMTA sudah mulai berjalan. Usai disetujui Perda langsung dibawa ke Kementerian Tenaga Kerja, sehingga retribusi sudah masuk ke kas daerah.

“Sudah mulai kita terima. Kalau tidak salah tanggal 28 Juni sudah masuk, namun saya kurang tahu angkanya berapa,” kata dia.

Rudi menjelaskan dalam Perda terbaru tidak semua retribusi IMTA masuk ke kas daerah. Hal ini sudah diatur, sehingga ada penurunan target Retribusi IMTA tahun ini. Aturan tersebut mengatur bahwa retribusi IMTA dari kawasan KEK tidak masuk ke kas daerah, dan langsung masuk ke pemasukan negara.

“Memang begitu aturannya. Jadi pekerja asing yang ada di kawasan KEK retribusinya masuk ke negara. Tentu ini akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah. Kalau tahun lalu kita masih bisa dapat, namum tahun tidak lagi,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam ini menambahkan perpanjangan IMTA ini mulai dilakukan periode Agustus-September mendatang.

“Tentu kita harapkan hasilnya bisa maksimal, meskipun tidak semua retribusi IMTA masuk ke kita tahun ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Lebih dari 300 Rekening terkait ACT Sudah Diblokir

0

 

Penelusuran ini dilakukan untuk memberikan perhatian khusus terkait indikasi penyalahgunaan dana bantuan kemanusiaan yang dikelola oleh ACT. Hal ini didasarkan pada kewenangan yang dimiliki sesuai peraturan perundang-undangan khususnya Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kewenangan PPATK.

“Saat ini PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT, yang tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK),” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7).

Berdasarkan data transaksi dari dan ke Indonesia pada periode 2014 sampai dengan Juli 2022 yang terkait ACT, terdapat dana masuk yang bersumber dari luar negeri sebesar total Rp 64.946.453.924 dan dana keluar dari Indonesia sebesar Rp 52.947.467.313.

Ivan menegaskan, penghimpunan dan penyaluran bantuan harus dikelola dan dilakukan secara akuntabel, serta dengan memitigasi segala risiko baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana kemanusiaan. Dia tak memungkiri, PPATK mengindentifikasi adanya beberapa penyalahgunaan yayasan untuk media pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Terlebih, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 yang pada intinya meminta setiap ormas melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran sumbangan untuk mengenali pemberi (know your donor) dan mengenali penerima (know your beneficiary).

“Serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang akuntabel mengenai penerimaan bantuan kemanusiaan tersebut,” tegas Ivan.

PPATK juga mengharapkan, pihak yang melakukan kegiatan pengumpulan dan penyaluran dana bantuan kemanusian tidak resisten untuk memberikan ruang bagi pengawasan oleh pemerintah. Karena aktivitas yang dilakukan oleh pihak penggalang dana dan donasi melibatkan masyarakat luas dan reputasi negara.

“PPATK berkomitmen untuk bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, termasuk aparat penegak hukum (apgakum) dan Kementerian Sosial selaku Pembina Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dalam menyikapi permasalahan yang menarik perhatian masyarakat ini,” pungkas Ivan. (*)
Reporter: JP Group

Tingginya Harga Komoditi Jelang Idul Adha Bikin Panik

0
Sayuran 1 F Cecep Mulyana
Warga mengeluhkan harga bahan pokok di Batam yang terus merangkak naik jelang Lebaran. F.Cecep Mulyana

batampos – Harga komoditi pangan jelang hari raya kurban atau Idul Adha membuat masyarakat panik. Sebab, hampir semua komoditi yang biasa digunakan saat lebaran masih tinggi, seperti cabai, bawang, kentang dan telur.

Seperti pantauan di Pasar Botania Batamcenter, harga cabai masih berkisar Rp 100-120 ribu per kilogram. Bahkan yang terbaru, harga cabai merah keriting naik menjadi Rp 130 ribu per kg.

“Cabai merah keriting naik lagi, jadi Rp 130 ribu per kg. Cabai yang lain masih sama, seperti cabai setan Rp 120 ribu per kg, cabai rawit Rp 100 ribu per kg,” ujar Edi pedagang.

Menurut dia, tingginya harga sejumlah komoditi, membuat penjualan para pedagang lesu. Khusus cabai, pedagang juga tak berani menyetok dengan jumlah banyak, karena dikhawatirkan layu dan membuat rugi.

“Ya, kami tak berani stok banyak. Harga cabai tinggi, daya beli masyarakat pun turun,” ujarnya.

Wirda, warga Batamcenter mengaku panik menghadapi perayaan idul adha. Ia pun masih pikir panjang untuk memasak saat lebaran, karena harga-harga komoditi yang melejit.

“Belanja Rp 100 ribu cuma dapat sayuran, itu pun jumlahnya sedikit. Kalau untuk lebaran habis berapa pula, cabai dan bawang pake mahal juga,” terangnya.

Ia berharap, pemerintah bisa menggelar pasar murah untuk mengatasi kepanikan masyarakat. Namun ternyata, pasar murah yang ditunggu-tunggu tak juga digelar pemerintah.

“Ditengah tingginya harga ini, kami berharap. Pasar murah. Tapi ternyata sampai sekarang belum ada pasar murah. Udah mau lebaran juga, ” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Elin warga Bengkong yang tak habis pikir dengan kenaikan harga komoditi. Apalagi disaat gaji yang biasa diterima suaminya perbulan pas-pasan untuk hidup. Menurut nya hampir dua pekan ia pun mulai rutin masak mie instan untuk suami dan anak.

“Nah sekarang harga-harga pada mahal. Bingung saya harus bagaimana. Belakangan ini lebih sering makan mie instan. Kasian sebenarnya sama anak, cuma mau gimana lagi,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengaku pihaknya masih terus berupaya menjalin kerjasama dengan pemerintah di daerah penghasil. Tujuannya untuk mendapatkan harga murah. Namun sampai saat ini, kerjasama tersebht masih proses. (*)

 

Reporter : Yashinta

Sempat Dirawat di RSJ, Medina Zein Ternyata Sehat dan Cakap

0
Usai dijemput paksa, Medina Zein resmi ditahan 20 hari ke depan. (istimewa)

batampos – Sempat dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) karena mengidap sakit bipolar beberapa waktu lalu, Medina Zein yang jadi tersangka dua kasus ternyata sehat dari hasil pemeriksaan di RS Kramat Jati.

Beberapa waktu lalu, Medina Zein sempat disebut mengidap penyakit bipolar. Akibat penyakitnya tersebut, istri dari Lukman Azhari itu dikabarkan dirawat di rumah sakit jiwa di daerah Bandung Jawa Barat.

Baca juga:Selebgram Medina Zein Dirawat di RSJ Akibat Bipolar

Untuk memastikan kondisi kesehatan Media Zein, penyidik Polda Metro Jaya mengarahkannya menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Pemeriksaan dilakukan sebelum pelimpahan berkas dan tersangka ke Kejari Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Denny Wicaksono memastikan kondisi Medina Zein dalam keadaan stabil. “Kondisinya baik, sehat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di RS Kramat Jati ternyata sehat dan cakap untuk keperluan tahap 2,” kata Denny kepada wartawan saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/7).

Dia juga mengungkapkan, usai dilakukan pelimpahan berkas dan tersangka dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jaksa memutuskan melakukan penahanan terhadap Medina Zein untuk 20 hari ke depan. Sembari Jaksa malengkapi berkas agar kasus ini segera dilimpahkan ke pengadilan, Medina Zein kini dititipkan di rutan Pola Metro Jaya.

Medina Zein menjadi tersangka atas dua kasus sekaligus. Yaitu kasus laporan pengancaman melalui media elektronik atas laporan sosialita Uci Flowdea. Medina Zein dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2021 usai berseteru buntut adanya dugaan penjualan tas branded palsu.

Laporannya terdaftar dengan nomor LP/ B/ 5025/X/2021/SPKT/ Polda Metro Jaya tertanggal 11 Oktober 2021. Uci Flowdea melaporkan Medina Zein dengan Pasal 335 KUHP dan Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 UU ITE.

Medina Zein juga dilaporkan oleh Marissya Icha terkait dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan. Laporan dibuat pada 5 September 2021 di Polda Metro Jaya. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/B4517/IX/2021/SPKT Polda Metro Jaya. Medina Zein dilaporkan dengan Pasal 310 dan 311 KUHP dan atau Pasal 27 Ayat (3) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.(*)

Reporter: jpgroup

Ibu Kandung Aniaya Anaknya Selama Dua Bulan, Kejadiannya di Tanjungpiayu

0
ilustrasi kekerasa pada anak
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Kasus penganiaan yang dilakukan ibu kandung terhadap anaknya terjadi di Tanjungpiayu, Kota Batam. Kasus ini terkuak setelah pelaku DA (30) merekam aksinya saat menganiaya RA (3).

Komisioner KPPAD Batam, Nina Inggit Garnasih, mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapatkan video yang direkam pelaku. Pelaku menganiaya anak keduanya tersebut selama dua bulan.

“Kejadian ini berawal ketika si ibu (pelaku) ketahuan selingkuh oleh suaminya. Konflik mulai terjadi,” ujar Inggit.

Inggit menjelaskan, selama konflik tersebut pelaku dan suaminya pisah ranjang. Kemudian pelaku kerap menganiaya anaknya sebagai ancaman bagi sang suami untuk memberikan nafkah.

“Video itu dikirimkan ke suaminya. Kalau tak dikirim nafkah, mengancam akan membunuh anaknya,” katanya.

Mengetahui video kekerasan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Seibeduk. Ia juga mengecam perbuatan pelaku. Menurutnya, perbuatan pelaku dapat merusak dan mengguncang psikis anak.

“Kita selamatkan anaknya. Orangtuanya nikah siri, makanya secara hukum dan prosedur gak bisa ditangani,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia, membenarkan adanya laporan kekerasan anak ini. Ia mengaku sudah mengamankan pelaku.

“Memang benar ada laporan (penganiayaan anak) tersebut. Perkara masih dalam tahap lidik,” ujar Betty.

Betty menjelaskan, untuk melengkapi bukti penganiayaan yang dilakukan pelaku pihaknya melakukan visum terhadap korban. Kemudian korban diserahkan ke UPTD PPA Kota Batam.

“Untuk anak yg menjadi korban sudah kita titipkan. Untuk orang tua anak sudah kita lakukan pemeriksaan sambil menunggu visum,” tutupnya.(*)

Soroti Lini Depan Timnas Indonesia U-19, STY Cari Striker Bagus

0
Gelandang Timnas Indonesia U-19 Marselino Ferdinan (tengah) dikepung empat pemain lawan saat memasuki area kotak penalti timnas Vietnam U-19 (2/7). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

batampos – Posisi timnas Indonesia U-19 melorot ke peringkat keempat klasemen sementara grup A AFF Cup U-19 2022.

Itu terjadi setelah timnas Indonesia U-19 bermain imbang 0-0 dengan timnas Thailand U-19 tadi malam di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat. Di laga lain, Vietnam menang 4-0 atas Brunei Darussalam dan Myanmar menang 3-1 atas Filipina.

Pelatih timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong (STY) mengatakan, performa timnya mengalami penurunan setelah Marselino Ferdinan cedera menjelang babak pertama berakhir.

”Feeling saya terhadap Marselino tidak baik. Besok (hari ini, Red) saya harus datang ke rumah sakit untuk mengetahui perkembangannya. Tapi, sepertinya dia tidak bisa bermain sampai turnamen ini selesai,” ucap STY setelah pertandingan.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyoroti lini depan timnas Indonesia U-19. Lini depan skuad Garuda Muda begitu perkasa ketika menghadapi Brunei Darussalam U-19. Namun, mereka melempem saat melawan tim berat seperti Vietnam U-19 dan Thailand U-19.

”Pemain depan kami memang kurang bagus dalam finishing, kecuali saat melawan Brunei Darussalam. Memang, seharusnya sistem permainan saat ini membuat striker lebih baik. Tapi, masalah itu masih jadi persoalan pokok. Saya mau minta tolong. Jika ada striker bagus, tolong rekomendasikan ke timnas,” bebernya.(*)

 

 

Reporter: Antara

Stok Terbatas Akibat Serangan PMK, Warga Kecewa Tak Kebagian Hewan Kurban

0
Sapi Kurban Dalil Harahap 5
Hewan ternak di lokasi penangkaran hewan, Seitemiang, Tanjungriau, Sekupang, Minggu (5/6). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Hewan Kurban yang berada di lokasi penangkaran hewan Seitemiang sudah habis terjual. Banyak kandang yang memasang spanduk penjualan sapi dan kambing ditutup karena sudah tak ada stok lagi.

Banyak masyarakat yang harus pulang dengan kecewa lantara tak kebagian hewan kurban.

“Tadi pagi ada tiga orang datang mau nyari sapi atau kambing tapi sudah tak ada lagi. Stoknya terbatas tahun ini. Kandang kami hanya 130 ekor sapi saja dan sudah terjual semua. Tahun ini berkurang stok karena PMK. Tahun-tahun sebelum biasanya diatas 200 an ekor stok yang kami sediakan,” ujar Eko, pengelola kandang Rahayu di lokasi penanganan hewan Seitemiang, Kamis (7/7).

Begitu juga dengan kambing yang bisanya menyediakan stok 500-an ekor kini hanya 380-an saja dan itupun sudah semuanya terjual.

Begitu juga dengan kandang Habib, 100-an ekor sapi yangh tersedia juga sudah habis terjual. Namun hingga siang kemarin masih banyak masyarakat yang bertandang ke sana mencari hewan kurban.

Pedagang hewan kurban tak bisa berbuat banyak sebab, berbagai kebijakan untuk mencegah PMK menghambat proses pengiriman hewan kurban ke lokasi kandang.(*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Kandaskan No 1 Eropa, Apri/Fadia Melaju ke Perempat Final

0
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti lolos ke babak perempat final Malaysia Masters 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti terus bermain solid pada Malaysia Masters 2022. Pada babak 16 besar hari ini (7/7), Apri/Fadia menyingkirkan unggulan kedelapan asal Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva.

Apri/Fadia mengandaskan ganda nomor satu Eropa tersebut dalam straight game, 21-18 dan 21-17

“Lawan juga tidak mudah dikalahkan. Mereka memiliki serangan yang kuat. Puji syukur alhamdulillah kami bisa melewati dengan kemenangan,” kata Fadia dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (7/8) sore, Apriyani/Fadia bermain apik sejak awal. Mereka terus mengontrol permainan. Juga berlaga dengan agresif.

Bicara soal strategi bermain, pasangan juara Malaysia Open 2022 itu hanya menerapkan pola permainan no lob. Strategi dan taktik ini bertujuan untuk membatasi agar lawan yang memiliki power besar, tidak leluasa untuk menekan.

“Dengan pola seperti itu, lawan tidak bisa menyerang dan menekan kami terus. Mereka akhirnya juga tidak berkembang permainannya. Apalagi, kami pun bisa menyerang balik ketika ada kesempatan,” kata Fadia.

Fadia menambahkan, kemenangan atas Steova bersaudari menambah jumlah pasangan di Top 10 dunia yang bisa mereka kalahkan. Akhirnya, tinggal dua pasangan dunia yang belum Apri/Fadia kalahkan.

Mereka adalah, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (nomor dua dunia asal Jepang) dan Kim So-yeong/Kong Hee-yong (nomor empat dunia dari Korea Selatan).

“Yang pasti dengan kemenangan atas Steova bersaudari itu menambah motivasi saya untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya. Itu hanya kemenangan dan kami tidak boleh cepat puas, sebelum bisa juara,” ucap Fadia.

Di perempat final, Apri/Fadia akan menghadapi ganda Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Pada babak 16 besar, Tan/Muralitharan secara mengejutkan mengandaskan unggulan keempat asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan 21-14, 21-19.

“Besok harus lebih siap dan fokus satu demi satu angka dulu. Apalagi, seperti kami, pola permainan lawan juga mengandalkan kecepatan. Meski lawan pasti akan didukung penonton, saya akan fokus ke permainan saja,” tutur Fadia.

Sayang, tiga pasangan ganda putri Indonesia lainnya, gagal mengikuti jejak Apri/Fadia.

Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dihentikan unggulan keenam, Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang) dalam dua game langsung 17-21, 14-21.

Sedangkan Feby Valencia Dwijayanti Gani/Ribka Sugiarto disingkirkan ganda Korea Selatan Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong dalam rubber game 25-23, 17-21, 18-21.

Pasangan Melani Mamahit/Tryola Nadia juga tertahan langkahnya. Mereka dikandaskan ganda Korea Selatan yang menempati unggulan kedua Lee So-hee/Shin Seung-chan dalam dua game langsung 12-21, 20-22. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Truk Pengangkut Kecelakaan, Tabung Oksigen Berserakan di Jalan Seraya

0
b68bb34e 2db1 4650 b73e 5977a11808c7 e1657242103674
Mobil pengangkut tabung oksigen jenis Daihatsu Gran Max BP 8061 DR mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di depan Hotel Musik, Seraya, Batuampar, Kamis (7/7) siang. F.Arip untuk Batam Pos

batampos – Mobil Daihatsu Gran Max BP 8061 DR mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di depan Hotel Musik, Seraya, Batuampar, Kamis (7/7) siang. Akibatnya, muatan mobil berupa tabung oksigen kosong berserakan di jalan.

Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arip Pasada mengatakan kecelakaan itu berawal saat pengendara mobil melaju kencang dari arah Seraya menuju Pelabuhan Batuampar. Namun, setiba di lokasi pengendara hilang kendali.

“Dari pemeriksaan, mobilnya slip. Jadi hilang kendali,” ujar Arip.

Arip menjelaskan saat hilang kendali, pengendara banting stri ke arah kiri jalan hingga menabrak pepohonan. Mobil tersebut terbalik dan ringsek di bagian depan.

“Sopirnya mengalami luka saja. Tadi langsung ditangani anggota, kebetulan saat kejadian jalanan sepi. Tidak ada gangguan,” katanya.

Arip menegaskan usai kejadian pihaknya langsung mengamankan sopir dan kendaraan tersebut. “Sudah kita amankan ke Polres. Sopirnya tidak ada pengaruh alkohol, karena slip saja,” tegasnya.

Dengan kejadian ini, Arip mengimbau kepada seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan. Seperti tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi bagus.

“Lebih waspada, jangan membahayakan diri dan pengendara lainnya. Dan pastikan lengkapi surat kendaraan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Inilah Wukuf yang Ditunggu-tunggu, Siang Ini Satu Juta Jemaah Haji Berkumpul di Arafah

0
Pos layanan kesehatan di Arafah, Kamis (7/7/2022) memberikan pelayanan kepada jamaah calon haji yang akan melaksanakan wukuf. (ANTARA/HO-Kemenkes)

batampos – Mata Endang Purwaningsih berkaca-kaca. Penantiannya sejak 2011 untuk berangkat ke Tanah Suci bisa terwujud tahun ini. Dan, hari ini (8/7) jemaah asal Karanganyar, Jawa Tengah, itu akan menjalani puncak sekaligus inti dari ibadah haji, yakni wukuf di Arafah.

Bersama sekitar satu juta jemaah dari seluruh dunia, Endang Purwaningsih akan mengikuti prosesi wukuf mulai siang ini. ”Inilah saat yang ditunggu-tunggu,” tuturnya saat menunggu pemberangkatan ke Arafah dari Al Kiswah Tower, Jarwal, Makkah, kemarin (7/7).

Apalagi, tahun ini adalah haji akbar. Yaitu, pelaksanaan wukuf bertepatan dengan hari Jumat. Endang akan memaksimalkan waktu selama berada di Arafah untuk berdoa. ”Saya begitu berharap bisa segera melaksanakan wukuf,” ucap perempuan 53 tahun itu.

Tjuk Sugiarto tidak kalah bahagia dan antusias menyambut wukuf di Arafah hari ini. Bahkan, dia bersiap sejak sebelum subuh kemarin. Padahal, pemberangkatan pertama baru dimulai pukul 07.00. ”Dua tahun lalu mau berangkat, tapi tertunda karena pandemi, sekarang terwujud. Ini luar biasa. Ini semua panggilan Allah,” ucap pria 60 tahun itu.

Kemarin sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi, calon jemaah haji Indonesia secara bertahap diberangkatkan menuju Arafah. Mereka menumpang bus dengan membawa tas berisi perlengkapan untuk menjalankan ibadah selama lima hari di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pemberangkatan jemaah yang dikoordinasikan maktab dan kloter masing-masing tersebut tuntas kemarin petang.

Dari pantauan koran ini di dua hotel, yakni Sultan Hotel di kawasan Syisyah dan Al Kiswah Tower di Jarwal, pemberangkatan jemaah menuju Arafah berjalan relatif lancar. Sempat terjadi penumpukan di lobi hotel lantaran jemaah yang belum waktunya berangkat sudah turun dari kamarnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang bertindak sebagai amirulhaj memastikan bahwa mobilitas jemaah menuju Arafah berjalan lancar. Tidak ada jemaah yang tertinggal. ”Setelah pemberangkatan terakhir, petugas melakukan sweeping. Semua lantai akan diperiksa untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal,” terang Yaqut.

Panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) juga telah menyiapkan antisipasi penanganan terhadap jemaah berisiko tinggi selama pelaksanaan ibadah di Armuzna. ”Ada petugas bagi jemaah yang membutuhkan perlakuan khusus karena keterbatasan-keterbatasan,” kata Menag.

Plh Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag Wawan Djunaedi di Asrama Haji Pondok Gede mengatakan, sebelum pemberangkatan jemaah kemarin, sebagian petugas lebih dulu bertolak ke Arafah pada Rabu (6/7) malam. Di antaranya, Satgas Arafah bidang layanan umum dan kesehatan. Selanjutnya, Satgas Muzdalifah tiba di Arafah pada 7 Juli dan Satgas Mina diberangkatkan pada 8 Juli. ’’Mari sama-sama kita doakan seluruh jemaah bisa menjalankan prosesi puncak ibadah haji dengan lancar,’’ tutur Wawan.

Prosesi wukuf dimulai siang ini pada pukul 11.00. Di tenda Misi Haji Indonesia, khutbah wukuf rencananya disampaikan Mohammad Mukri Wiryosumarto dari UIN Raden Intan Lampung. Dia adalah anggota amirulhaj. (*)

Reporter: JP Group