Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 7341

Lewat PLBN Serasan, Natuna, Kepri Perkuat Jalur Perdagangan Malaysia-Natuna

0

Hubungan dagang daerah-daerah sekitar Natuna, Provinsi Kepri dengan Malaysia sudah berlangsung lama. Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen untuk memperkuat itu, melalui pemanfaatan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Natuna.

Semakin mendekati tuntasnya pembangunan infrastruktur strategis PLBN Serasan, Natuna, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri mulai mencari ruang untuk mendekatkan akses perdagangan ke Malaysia, khusunya wilayah Malaysia Timur (Sabah dan Sarawak).

Kepala BPPD Provinsi Kepri, Doli Boniara bersama Kepala Bagian Perbatasan , Burhanudin Husien melakukan penelusurun jalur lintas batas negara melalui PLBN Entikong, Kalbar sejak Selasa 21 Juni 2022 sampai 23 Juni 2022

“Dengan dimanfaatkannya PLBN Serasan, Natuna beberapa waktu kedepan. Ini akan memperkuat sejarah perdagangan daerah-daerah di Natuna dengan Malaysia,” ujar Doli Boniara, Kamis (23/6).

BACA JUGA: Pemprov Kepri Incar Pengelolaan PLBN di Natuna

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, PLBN Serasan akan menjadi yang pertama berada di daerah kepulaun. Karena PLBN di Kalbar langsung berbatasan dalam satu daratan. Pihaknya juga sudah menyampaikan keberadaan PLBN Serasan dengan KJRI di Malaysia.

“Kita ingin bergerak cepat, sehingga dengan tuntasnya pembangunan, PLBN Serasan bisa segera dimanfaatkan. Apalagi Natuna daerah perikanan yang hasil tangkapnya bisa dibawa ke wilayah Malaysia Timur, Sabar dan Sarawak,” jelasnya.

Menurut Doli, Sematan, Malaysia jaraknya hanya enam jam perjalan dengan menggunakan pompong. Karena secara historisnya Malaysia dan Natuna sudah melakukan hubungan dagang. Bahkan sebagian daerah di Natuna, seperti Serasan, perdagangan dilakukan dengan mata uang ringgit.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepri, Doli Boniara melihatkan salah pulau terluar Indonesia saat berada di Sematan, Malaysia. Rabu (22/6) lalu.

“KJRI Malaysia juga akan membantu untuk membuka akses perdagangan resmi melalui PLBN Serasan, Natuna. Karena PLBN ini bukan hanya diplot untuk perdagangan barang, namun juga menjadi lintasan orang,” jelasnya lagi.

Masih kata Doli, perdagangan ini bermula dari saling membutuhkan sejak turun temurun ditambah pula karena serumpun. Dia menyebutkan Semantan yang terletak di Malaysia Timur dan Desa Arung Ayam dan Air Nusa. Bisa ditempuh enam jam dengan pompong. Lantas dengan kapal cepat, tentu hanya lebih cepat lagi.

“Komditas perdagangan yang sudah berlangsung, misalnya dari Pulau Serasan ada pedek, tikar dan ikan karang. Sementara dari Malaysia berupa kecap, gula pasir dan beras,” paparnya.

Interaksi masyarakat dua negara ini terus terjadi karena didukung letak geografis yang saling berdekatan. Selain itu, musim utara yang terjadi turut menunjang terjadinya perdagangan itu, karena jaraknya yang dekat dibandingkan dengan pulau lainnya di Kabupaten Natuna.

“Bahkan, interaksi dua masyarakat berbeda negara ini diketahui bukan hanya melalui perdagangan, namun juga terjadi perkawinan,” tutupnya.

Sementara itu, Kabag Perbatasan, Burhanudin Husein menambahkan, bentuk-bentuk kerjasama yang bisa diperkuat adalah dibidang perdagangan perikanan, kelapa, wisata dan tentu saja untuk lintasan orang dan barang.

“Apalagi seperti di Sematan, Malaysia saat ini sedang digesa pembangunan resort-resort. Natuna juga punya peluang untuk mengambangkan pariwisata. Makanya kita berharap PLBN Serasan nantinya tersedia kapal cepat ke Malaysia wilayah Timur,” ujar menambahkan.

Pembangunan PLBN Serasan sudah mendekati tuntas, mega proyek yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja (Satker) Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) menargetkan tuntas secepat mungkin. Bahkan saat ini, progresnya sudah diangka 97 persen. Adapun nilai pembangunan mendekati Rp150 miliar. (*)

Reporter: Jailani

Delapan Tahun Sudah Rais Bawono Hadi Merawat Anak-Anak yang Lahir di Luar Pernikahan

0
KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG

Panti asuhan yang didirikan Rais Bawono Hadi tak pernah mencari donatur dan mengajari anak-anak asuh beragam keterampilan agar bisa mandiri sejak dini. Mereka tak boleh diadopsi dan hanya ibu kandungnya yang kelak bisa mengambil.

KHAFIFAH ARINI PUTRI, Kota Semarang

UPIK 14 bulan itu mendekat, merengek, dan tak lama kemudian menangis. Rupanya dia minta digendong.

Benar saja, tangis Himatul Kholbi, bocah perempuan tersebut, langsung mereda begitu sudah dalam gendongan. Dan, sesaat berselang, Hima (sapaan akrabnya) lelap di pangkuan Jawa Pos Radar Semarang (jaring batampos.co.id).

Sama sekali tak terganggu dengan kegaduhan bocah-bocah lain yang berlarian, berebut mainan, dan kemudian bertengkar. Juga tangisan di ruangan sebelah, sebuah kamar berukuran 5 x 8 meter, dengan sebuah kasur 2 x 2 meter yang ditempati delapan bayi, kemarin (23/6) siang itu. Serta sebuah boks bayi dengan penghuni yang baru berusia 3 hari.

Total ada 30 bayi berusia di bawah 1 tahun di Panti Asuhan Manarul Mabrur, Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Jawa Tengah, tersebut. Keseluruhan anak asuh mencapai 80 orang. Terdiri dari balita, anak-anak, remaja, dan dewasa. Paling muda berusia 3 hari dan yang paling tua 60 tahun.

”Semua anak yang ada di sini sama, baik muda maupun tua. Saya menyayangi mereka tanpa membedakan umurnya,” kata Rais Bawono Hadi, pemilik panti asuhan, sambil menyuapkan makanan dan minuman ke anak-anak asuhnya.

Rasa sayang itu pula yang pertama menggerakkan Rais. Pria 57 tahun tersebut prihatin melihat mulai lunturnya kepedulian kepada sesama dari keseharian orang banyak.

Ketergugahan yang juga berangkat dari pengalaman hidupnya sebagai seorang mantan marbot. Tinggal berpindah-pindah dan pernah berada di titik terbawah kehidupan.

Berbekal hasil penjualan tanah warisan, pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur, itu pun memilih mendedikasikan hidup kepada mereka: anak-anak yang terlahir dari hubungan luar nikah. Yang tak mendapatkan pengakuan keluarga, apalagi kehangatan perhatian.

Sejak Panti Asuhan Manarul Mabrur didirikan pada 2014, Rais menanggung semua biaya hidup, sekolah, kuliah, bahkan sampai anak asuhnya menikah. Sebuah tanggungan yang tentu saja tidak ringan.

Saat ini ada lima anak yang masih bersekolah TK. Enam anak lainnya di SD. SMP ada lima anak dan empat anak lainnya di SMA. Ada pula tiga anak asuh yang masih berkuliah di STIE Sampangan Kota Semarang.

”Niat awalnya hanya ingin membantu sesama manusia untuk mengembalikan karakter bangsa. Jadi, siapa pun yang membutuhkan bantuan akan saya bantu,” ungkap pria yang baru saja ditinggal sang istri, Triyana Zulaikah, berpulang itu.

Tak sekali pun Rais meminta bantuan pihak lain untuk membiayai panti asuhannya. Manarul Mabrur tak punya donatur tetap dan memang tak pernah mencari, meski jika ada yang datang dan ikhlas membantu akan diterima.

Rais memilih mengajari anak-anaknya untuk mandiri sedini mungkin. Mereka diberi keterampilan seperti membuat bonsai, sabun cair, dan sablon. Produknya mereka jual dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan yang mendesak, di antaranya untuk biaya sekolah.

Keluarga mendukung penuh Rais sedari awal. Baik sang istri yang kini telah tiada maupun ketiga anaknya yang dua di antaranya kini sudah menikah. Kakak ipar dan mertua juga sehari-hari turut membantunya merawat di panti.

Saat ini ada 47 ibu hamil yang antre untuk melahirkan dan menitipkan anak mereka. Sampai kemarin, delapan ibu hamil tersebut sudah berada di panti asuhan yang berada di Jalan Shirotol Mustaqim Nomor 1, Kelurahan Pudakpayung, itu. ”Dalam sehari saya bisa menolak dua sampai tiga orang yang ingin menitipkan bayinya di sini,” tambahnya.

Yang dengan terpaksa dia tolak itu para ibu hamil yang hanya berniat menitipkan anak mereka kelak. Untuk itu, Rais biasanya memberi mereka dua opsi. Pertama, si ibu hamil bisa melahirkan di panti, tapi anaknya langsung dibawa pulang. Atau, opsi kedua, anak itu diberikan kepada Panti Asuhan Manarul Mabrur dan tidak diperbolehkan untuk diambil sampai anak tersebut dewasa. Semua keperluan, termasuk akta kelahiran, pun dia urus.

”Kami dibantu dinas sosial dalam pengurusan akta. Nama yang tercantum adalah nama ibu. Sementara bagi ibu yang belum mempunyai KTP, anak tersebut diakui sebagai anak alam atau anak negara,” terangnya.

Anak-anak yang dititipkan di Manarul Mabrur tidak boleh diadopsi. Hanya ibu kandungnya yang boleh mengambilnya. Rais menjamin semua anak di panti akan dibesarkan sepenuh hati.

M yang telah delapan bulan mengandung termasuk yang menerima opsi pertama. Sudah dua minggu dia berada di panti, yang dilakukan agar teman dan tetangga tak ada yang tahu dia sedang mengandung.

Gadis 18 tahun asal Sleman, Jogjakarta, itu mengaku akan membawa pulang bayinya setelah melahirkan. ”Ke sini diantar kedua orang tua. Setelah melahirkan akan kembali ke rumah dan anak saya akan diakui sebagai adik. Sementara saya akan belajar di pondok,” katanya.

Untuk anak-anak asuhnya, anak-anak yang tersisih dari keluarga, Rais juga telah menyiapkan total 1,6 hektare tanah untuk tempat tinggal mereka. Yang tersebar di Kota Semarang; Getasan, Kabupaten Semarang; dan di Jepara.

Rais mengaku selama ini yang menyulitkannya hanya mencari orang-orang yang bersedia membantu merawat anak-anak asuhnya. Dengan ikhlas, tanpa digaji.

Tapi, sudah delapan tahun Manarul Mabrur berdiri, berbagai kesulitan yang menghadang toh bisa dia lewati. Sudah enam anak asuhnya yang turut dia antarkan menjadi sarjana.

”Tentu saya bahagia melihat mereka jadi sarjana. Namun, kebahagiaan saya terbesar adalah kalau bisa melihat anak-anak punya skill yang bisa menjadikan mereka mandiri sekeluar dari sini,” tuturnya. (*/c9/ttg)

Transfer Pembalap MotoGP Sudah Menuju Finis, Oliveira Pilih Aprilia

0
Pembalap tim KTM Miguel Oliveira melakukan selebrasi setelah menjuarai Grand Prix Catalunya, Minggu (6/6/2021) (ANTARA/AFP/Lluis Gene)

batampos – Kepingan-kepingan puzzle silly season atau bursa transfer pembalap MotoGP satu per satu telah menemukan tempatnya.

Joan Mir sudah hampir pasti ke Repsol Honda. Kemudian rekan setimnya di Suzuki Alex Rins juga tinggal menunggu waktu untuk diumumkan menggantikan Alex Marquez di LCR Honda.

Sebelumnya, bahkan Jack Miller sudah diumumkan bakal berlabuh di pabrikan KTM menjadi rekan satu tim Brad Binder.

Nah, teranyar adalah rider yang digantikan Miller di KTM Miguel Oliveira dikabarkan sudah semakin dekat ke Aprilia.

Tentu saja bukan untuk menggeser salah satu rider di tim pabrikan. Karena Aleix Espargaro dan Maverick Vinales sudah lebih dulu diumumkan telah memperpanjang kontrak.

Oliveira dikabarkan akan mendapat satu kursi di tim salelit Aprilia yang baru, yakni RNF. Seperti diketahui, RNF akan beralih dari tim satelit Yamaha ke Aprilia musim depan.

Kabar ini sekaligus menepis isu sebelumnya yang menyebut Oliveira bakal merapat ke Gresini Racing.

”Aprilia akan melebarkan pasarnya pada 2023, Miguel Oliveira sudah menandatangani kontrak dua tahun dengan pabrikan Noale tersebut untuk membalap dengan tim satelit RNF milik Razlan Razali,” tulis Sky Italia dilansir Crash.

”Dalam beberapa pekan terakhir, rider Portugal tersebut dikabarkan telah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Gresini. Namun, dia tidak setuju dengan penawaran gajinya.”

”Akhirnya, Oliveira memilih proyek Aprilia.”

Dari Gresini dikabarkan, Fabio Di Giannantonio telah menandatangani perpanjangan kontrak. Belum diketahui durasinya untuk berapa musim.

Namun, yang bersangkutan telah memberikan sinyal untuk bertahan di tim tersebut.

”Semua orang sudah menanti pengumuman di Instagram (dia tertawa). Kita lihat saja nanti. Yang pasti, kami sudah sangat dekat dengan perpanjangan kontrak,” ucapnya.

Lalu bagaimana dengan Pol Espargaro? Pada awalnya, dia dikabarkan bakal turun kasta ke tim satelit Honda, LCR. Namun dengan masuknya Rins menggantikan Alex Marquez, posisinya menjadi sangat sulit.

Sementara kursi Takaaki Nakagami di LCR sudah hampir pasti akan digantikan oleh rider Moto2 saat ini Ai Ogura. (*)

 

Reporter: JPGroup

Polisi Sebut Darmawi Tewas Usai Tersengat Listrik

0
Polisi mengotong korban ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah sakit setelah kesetrum listrik di ruko, yang berada di Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Rabu (22/6) siang. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Polisi menyatakan kematian tukang bernama Darmawi, 52, di ruko jalan Indunsuri, Tanjunguban pada Rabu (22/6) sekira pukul 11.30 WIB, akibat tersengat listrik.

Hal ini disimpulkan setelah mengali keterangan saksi di lokasi kejadian.

Kapolsek Bintan Utara, AKP Sopandi mengatakan, saksi yang dimintai keterangan merupakan teman kerja korban.

Berdasarkan keterangan temannya, mereka mulai bekerja membobok tembok bagian atas bangunan sekira pukul 08.30 WIB. Ini dikerjakan sebelum memasang atap spandek.

Sopandi mengatakan, korban sempat berteriak keras yang kemudian didengar temannya.

“Korban berteriak, “saya kesetrum”,” kata Sopandi.

BACA JUGA: Diduga Kesetrum saat Memasang Atap Spandek, Tukang Bangunan Tewas di Ruko Alamananda, Tanjunguban

Sopandi mengatakan, saat kejadian, posisi kabel colokan tergantung di atas baja ringan kerangka atap.

Melihat korban kesetrum, temannya mengambil kayu untuk memukul kabel yang tergantung di baja ringan kerangka atap.

“Korban pun tumbang di atap,” kata Sopandi menambahkan pihaknya telah mengamankan gulungan kabel yang digunakan korban saat bekerja.

Setelah itu, temannya menurunkan korban dari atap. Kemudian, temannya menelepon keluarga korban dan rumah sakit.

“Setelah di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal,” kata Sopandi.

Sopandi mengatakan, pihak rumah sakit telah melakukan visum. Hasilnya, pihak rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan. (*)

reporter: Slamet

BNPB Ditunjuk sebagai Satgas Penanganan PMK

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (F.Istimewa)

batampos – Penyakit kuku dan mulut (PMK) di Indonesia sudah mewabah di 19 Provinsi. Kemarin (23/6) rapat terbatas membahas PMK dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan menteri-menterinya di Istana Kepresidenan Bogor. Ada beberapa hal yang dihasilkan, antara lain penanganan yang mirip dengan penanganan Covid-19.

Seusai rapat terbatas, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan melarang pergerakan hewan hidup terutama sapi. Ketentuan ini berlaku khususnya pada wilayah yang terdampak PMK. Namun, sedikit berbeda dengan penanganan Covid-19, larangan mobilitas hanya pada level kecamatan.

“Kita sebut dengan daerah merah,” ujar Airlangga. Pembagian zona juga mirip saat PPKM Covid-19. Ada zona merah, kuning dan hijau. Pada daerah merah, pembatasan pergerakan hewan lebih ketat. Menurut Inmendagri disebutkan ada 1765 kecamatan yang termasuk dalam zona merah.

Lalu pemerintah juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK. Satgas ini akan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Kolaborasi juga dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait.

Untuk mengurangi potensi penularan, pemerintah menyediakan vaksin PMK. Ini ditujukan pada hewan yang sehat. Total vaksin PMK yang disediakan pemerintah ada 29 juta dosis. “Seluruhnya akan dibiayai dengan dana dari KPCPEN,” ungkap Airlangga.

Airlangga menjelaskan Jokowi turut memberikan arahan untuk terus mempersiapkan obat-obatan, vaksinator, dan mekanisme keluar masuk peternakan. Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, pengawasan secara biohazard melalui disinfektan perlu untuk terus dilakukan.

Selain itu hewan yang dimusnahkan paksa juga disiapkan ganti rugi oleh pemerintah. “Sekitar Rp10 juta per sapi,” ucap Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Selain itu dia akan turun langsung ke lapangan untuk mengatasi permasalahan ini. “Setelah ini akan dilaksanakan rapat-rapat koordinasi dan turun ke daerah. Khususnya daerah-daerah yang merah,” ucapnya.

Pada rapat terbatas itu juga membahas persiapan jelang Iduladha. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pihaknya akan melakukan pengaturan terkait hewan kurban dalam situasi merebaknya PMK. Hal ini jadi perhatian karena kebutuhan hewan ternak pada saat Iduladha akan meningkat.

“Kementerian Agama akan melakukan pengaturan terkait bagaimana kurban hewan-hewan ternak dalam masa pandemi PMK ini,” ujar Yaqut. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan ormas Islam di seluruh Indonesia untuk menyosialisasikan ketentuan hewan kurban di masa PMK.

Yaqut menyebut hal utama yang harus dipahami bahwa hukum kurban adalah sunnah muakad atau sunnah yang dianjurkan. “Artinya, jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan maka kita tidak boleh memaksakan,” tuturnya. Yaqut berjanji akan mencarikan alternatif yang lain jika kurban tidak bisa dilaksanakan.

Dia menekankan aturan kurban akan mengacu ketentuan yang dibuat pemerintah. Aturan tersebut mengacu pada satgas penanganan PMK. (*)

Reporter: JP Group

BNPB Ditunjuk sebagai Satgas Penanganan PMK

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (F.Istimewa)

batampos – Penyakit kuku dan mulut (PMK) di Indonesia sudah mewabah di 19 Provinsi. Kemarin (23/6) rapat terbatas membahas PMK dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan menteri-menterinya di Istana Kepresidenan Bogor. Ada beberapa hal yang dihasilkan, antara lain penanganan yang mirip dengan penanganan Covid-19.

Seusai rapat terbatas, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan melarang pergerakan hewan hidup terutama sapi. Ketentuan ini berlaku khususnya pada wilayah yang terdampak PMK. Namun, sedikit berbeda dengan penanganan Covid-19, larangan mobilitas hanya pada level kecamatan.

“Kita sebut dengan daerah merah,” ujar Airlangga. Pembagian zona juga mirip saat PPKM Covid-19. Ada zona merah, kuning dan hijau. Pada daerah merah, pembatasan pergerakan hewan lebih ketat. Menurut Inmendagri disebutkan ada 1765 kecamatan yang termasuk dalam zona merah.

Lalu pemerintah juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK. Satgas ini akan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Kolaborasi juga dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait.

Untuk mengurangi potensi penularan, pemerintah menyediakan vaksin PMK. Ini ditujukan pada hewan yang sehat. Total vaksin PMK yang disediakan pemerintah ada 29 juta dosis. “Seluruhnya akan dibiayai dengan dana dari KPCPEN,” ungkap Airlangga.

Airlangga menjelaskan Jokowi turut memberikan arahan untuk terus mempersiapkan obat-obatan, vaksinator, dan mekanisme keluar masuk peternakan. Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, pengawasan secara biohazard melalui disinfektan perlu untuk terus dilakukan.

Selain itu hewan yang dimusnahkan paksa juga disiapkan ganti rugi oleh pemerintah. “Sekitar Rp10 juta per sapi,” ucap Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Selain itu dia akan turun langsung ke lapangan untuk mengatasi permasalahan ini. “Setelah ini akan dilaksanakan rapat-rapat koordinasi dan turun ke daerah. Khususnya daerah-daerah yang merah,” ucapnya.

Pada rapat terbatas itu juga membahas persiapan jelang Iduladha. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pihaknya akan melakukan pengaturan terkait hewan kurban dalam situasi merebaknya PMK. Hal ini jadi perhatian karena kebutuhan hewan ternak pada saat Iduladha akan meningkat.

“Kementerian Agama akan melakukan pengaturan terkait bagaimana kurban hewan-hewan ternak dalam masa pandemi PMK ini,” ujar Yaqut. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan ormas Islam di seluruh Indonesia untuk menyosialisasikan ketentuan hewan kurban di masa PMK.

Yaqut menyebut hal utama yang harus dipahami bahwa hukum kurban adalah sunnah muakad atau sunnah yang dianjurkan. “Artinya, jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan maka kita tidak boleh memaksakan,” tuturnya. Yaqut berjanji akan mencarikan alternatif yang lain jika kurban tidak bisa dilaksanakan.

Dia menekankan aturan kurban akan mengacu ketentuan yang dibuat pemerintah. Aturan tersebut mengacu pada satgas penanganan PMK. (*)

Reporter: JP Group

Merdeka Award 2022, Inspirasi Indonesia, Gubkepri Terima Penghargaan Kategori ‘Inovatif Untuk Negeri’

0
Gubkepri Ansar Ahmad menerima penghargaan dengan kategori Inovatif Untuk Negeri dalam ajang Merdeka Award tahun 2022 dengan tema Inspirasi Indonesia, Kamis (23/6) bertempat di Gedung Smesco, Paviliun Provinsi, Jakarta.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dinilai telah mampu memberikan inspirasi dengan berbagai inovasinya selama memimpin Kepri. Tidak hanya menginspirasi  masyarakat Kepri, namun Ansar Ahmad dinilai juga telah memberi inspirasi bagi bangsa Indonesia.

Atas berbahai inovasinya, Gubernur Ansar pun menerima penghargaan dengan kategori Inovatif Untuk Negeri dalam ajang Merdeka Award tahun 2022 dengan tema Inspirasi Indonesia, Kamis (23/6) bertempat di Gedung Smesco, Paviliun Provinsi, Jakarta.

Dalam sambutannya Gubernur Ansar mengatakan, penghargaan yang ia terima tersebut merupakan hal yang membanggakan dan membahagiakan dalam rangka mentranspformasi berbagai informasi. Dan penghargaan ini oleh Ansar Ahmad akan didedikasikan kepada seluruh masyarakat Kepri, dengan harapan, penghargaan dimaksud bisa memacu untuk terus berinovasi-inovasi yang menginspirasi.

“Di era saat ini transformasi digital adalah sebuah keniscayaan. Sebagai daerah Kepulauan, Kepri memiliki 2408 pulau, 378 diantaranya berpemghuni dan sebanyak 22 pulau berada di garis terdepan. Jika kita tidak kreatif, tidak inovatif dan produktif, kita akan tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” kata Ansar.

Gubernur Ansar juga berterimakasih kepada Merdeka.com atas apresiasinya melalui kegiatan tahunan yang dilakukan berupa Merdeka Award.

“Semoga kegiatan ini berlanjut terus, dan setiap apresiasi yang diberikan bisa menjadi pondorong bagi lembaga yang menerima. Sekali lagi terimakasih atas apresiasinya dan jadilah media yang lebih profeaional, independen dan berimbang dalam pemberitaan,” harap Ansar.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai penerima penghargaan kategori award ‘Inovasi Anak Neheri’ dinilai dari beberapa kriteria yang meliputi; pertama Program Inovasi Penggerak Ekonomi. Dalam hal ini yang paling menonjol adalah program Subsidi Bunga Modal UMKM dengan bunga nol persen. Pelaku UMKM hanya mengembalikan pinjaman pokok. Bunga dari pinjaman modal ditanggung Pemprov Kepri.

Kedua, Program Inovatif di bidang Pelayanan Publik. Keberhasilan program pelayanan publik di Pemprov Kepri bisa dinilai secara digitat seperti layanan Japri Gub (Jaring Aspirasi Gubernur) yakni sebuah Aplikasi pengaduan, wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada Gubernur Kepri. Kemudian Aplikasi Video Conference yang dapat  dimanfaatkan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda serta para OPD di lingkungan Pemprov Kepri untuk berhubungan dengan masyarakat

Penilaian lainnya adalah Program Inovativ Pendukung Digitalisasi. Adapun Proses Izin Dengan Jarimu atau SI JEMPOL sebuah Aplikasi dibuat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu. Aplikasi ini dinilai baik, familiar, memudahkan dalam pelayanan dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Kemudian ada aplikasi Mi Bedil SIMA-PK (Media Informasi Berbasis Digital Sistem Manajemen-Pendidikan Kepri).

Kemudian ada SIMANJA  (Sistem Informasi Manajemen Kinerja), E-DISPOSISI yang berguna untuk Aplikasi disposisi surat beserta catatan yang di perintahkan pimpinan kepada instansi terkait

Hal lainnya yang mengantarkan Gubernur Ansar menerima menghargaan adalah dari unsur penilaian Progran Kolaborasi. Hal ini mengingat, kolaborasi yang baik antara Pemprov Kepri dan Tokopedia menghadirkan fitur layanan Tokopedia E-Samsat. Dengan cara ini  pembayaran pajak kendaraan lebih cepat dan efisien. Selain itu kolaborasi antara  Pemprov Kepri dan Bank Riau Kepri,dimana semua bentuk transaksi di Pulau Penyengat menggunakan metode QRIS. Perbelanjaan UMKM, pembayaran transportasi penyeberangan dan keliling pulau penyengat, pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

Hadir dalam kesempatan ini untuk menerima penghargaan yang sama, diantaranya Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan, Sesmenko Bidang Kemaritiman Kemenkomarves Ayodya GL Kalake,  Kabag Humas & Protokol Pemkot Semarang  RR Dwi Setyowati dan Direktur BTN Andi Nirwoto.

“Sekali lagi terimakasih. Apresiasi ini jelas memberi nilai lebih bagi kami dan masyarakat Kepri. Juga akan menjadi motivasi kita semua agar terus  berinovasi dan berkreasi,” turup Gubernur.(*)

Senjata Api Seharusnya Melekat di Anggota

0
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko (Dok Antara)

batampos –  Senjata api seharusnya melekat kepada anggota saat bertugas dengan kondisi apapun. Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri dipastikan bakal memberikan sanksi tegas terhadap anggotanya yang senjatanya menewaskan anak KH Arrazy.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Gatot Repli Handoko menuturkan, memang saat ini anggota Polri yang mengawal Buya Arrazy ditarik ke Mabes Polri. Saat ini anggota tersebut sedang diperiksa oleh Divpropam. “Dalam pemeriksaan,” terangnya.

Yang pasti, anggota tersebut akan diberikan sanksi tegas karena senjatanya bisa dibuat mainan oleh anak-anak Buya Arrazy. Walau, disebutkan bahwa anggota tersebut telah menyimpan senjata di tempat yang aman. “Diberikan sanksi tegas,” jelasnya.

Sementara Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, seharusnya standar operasional prosedur (SOP) dalam membawa senjata api itu melekat terhadap anggota polisi dalam kondisi apapun. Termasuk dalam kondisi beribadah sekalipun. “Ini jelas ada kemungkinan pelanggaran,” urainya.

Senjata api itu melekat ke anggota polisi untuk mencegah senjata api dikuasai orang lain. Dia menuturkan, sangat berisiko kalau senjata api itu dipegang orang lain. “Membahayakan,” paparnya.

Namun begitu, perlu untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP) dan pengambilan keterangan dari para saksi. Dia mengatakan, dengan semua itu bisa diambil kesimpulan yang akurat terkait kejadian naas itu. “Perlu pendalaman,” ujarnya.

Dia menegaskan, memang keteledoran itu bisa jadi diawali dengan pelanggaran dari SOP. Pelanggaran SOP dan keteledoran itu yang kemudian memicu terjadinya musibah. “Saya minta diusut tuntas,” paparnya.

Sebelumnya, anak KH Arrazy meninggal dunia setelah tertembak menggunakan senjata api milik anggota polisi. Anggota itu sedang bertugas mengawal Buya Arrazy, saat kejadian anggota itu sedang shalat Dzuhur dan menyimpan senjatanya yang disebut ditempat aman.

Namun, ternyata senjata api itu bisa berada ditangan anak Buya Arrazy yang berusia lima tahun. Dengan tanpa sengaja menembak anak Buya Arrazy yang berusia tiga tahun. (*)

Reporter: JP Group

Soal Klaim Kepri, Mahathir Mohamad Klarifikasi Pernyataanya

0
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. ANTARA Foto/Ho-WAG Mahathir

batampos- Soal penyataanya mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura, Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengklarifikasi ucapannya tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya untuk media yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis, Mahathir mengatakan pernyataannya telah diartikan di luar konteks, dan laporan tentang apa yang ia sampaikan pada pertemuan dengan orang Melayu tersebut tidak akurat.

“Saya tidak meminta Malaysia untuk mengklaim tanah yang telah kami hilangkan,” ujar dia.

Ia ingin mengatakan bahwa mereka sangat khawatir kehilangan batu seukuran meja tapi tidak pernah mengkhawatirkan bagian dari Malaysia yang lebih besar ketika diambil dari mereka.

“Kehilangan Pulau Batu Puteh bukanlah masalah besar. Adalah kesalahan Pemerintah Johor untuk menyangkal bahwa itu milik Johor. Seandainya penolakan itu tidak dilakukan, tidak akan ada perselisihan sekarang,” ujar dia.

BACA JUGA:Bertemu Menteri Kamboja dan Malaysia, Mendag Bahas Ekonomi ASEAN

Mahathir mengatakan Malaysia patut bersyukur pengadilan dunia memberikan Pulau Ligitan dan Sipadan kepada mereka. Pulau-pulau tersebut jauh lebih berharga daripada Pulau Batu Puteh.

Menurut dia, seharusnya Malaysia bersyukur bahwa Indonesia tidak mempermasalahkan pemberian tersebut. “Sungguh kita tidak bersyukur atas keuntungan itu”.

Sebelumnya ramai diberitakan mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut menyebut Malaysia semestinya mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau sebagai bagian dari Tanah Melayu yang memiliki hubungan historis dengan Malaysia. (*)

reporter: antara

Belajar dari Kasus Pencurian Sepeda Motor Anggota Dewan, Polisi Imbau Masyarakat Lebih Waspada

0
Curi Motor
Ilustrasi pencurian motor

batampos – Polsek Batuaji terus mendalami kasus pencurian sepeda motor anggota DPRD Kota Batam Tumbur Hutasoit yang berdiam di Perumahan Pemda II Batuaji. Polisi masih terus melacak pelaku pencurian yang terjadi pada, Senin (20/6) lalu tersebut.

“Anggota masih dalami. Kita coba cari tahu ciri-ciri pelakunya. Motor itu parkir agak jauh jadi belum ada kamera pengawas yang merekamnya,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto, Kamis (23/6).

Kejadian pencurian sepeda motor anggota Dewan ini, kantanya, hendaknya jadi perhatian semua pihak bahwasannya pelaku pencurian sepeda motor selalu mengintai setiap waktu. Jangan biarkan kesempatan bagi pelaku memuluskan aksi pencuriannya dengan meningkatkan pengamanan terhadap kendaraan atau harta benda lain saat ditinggalkan.

“Pasang kunci ganda dan parkir di tempat aman seperti dalam garasi untuk kendaraan bermotor. Harta benda lain juga demikian pastikan simpan di tempat aman,” ujar Danniel.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Batuaji. Korbannya adalah anggota DPRD Kota Batam Tumbur Hutasoit yang berdiam di Perumahan Pemda II Batuaji. Sepeda motor Honda Genio yang dikendarai anaknya hilang digasak maling saat parkir depan rumah, Senin (20/6).

Tumbur mengaku tidak mengetahui pasti kapan sepeda motor jenis metic warna hitam merah dicuri. Namun terakhir kali sepeda motor itu digunakan sekitar pukul 16.30 WIB.

“Saat kejadian kebetulan saya tidak berada di rumah. Anak saya saat itu melaporkan sepeda motor diparkir di depan rumah dan dikunci stang sudah hilang,” ujar Tumbur.

Sepeda motor itu diketahui hilang saat kendaraan itu hendak digunakan sekitar pukul 21.00 WIB. Namun alangkah kagetnya kendaraan yang biasa terparkir didepan rumah itu sudah raib. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara