Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7364

Vaksinasi Booster di Batam Meningkat 50 Persen

0
Antri Vaksinasi Dalil Harahap1
Ilustrasi. Kegiatan vaksinasi booster di sejumlah kantor polisi di Kota Batam mengalami hingga 50 persen. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kegiatan vaksinasi booster di sejumlah kantor polisi di Kota Batam mengalami hingga 50 persen dan dalam sehari, setiap polsek bisa melayani 100 orang.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan, meningkatknya kegiatan vaksinasi ini seiring dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Kementrian Dalam Negri nomor 440/3917/SJ.

“Kita sosialisasikan aturan ini. Didalamnya diatur syarat vaksinasi dosis lanjutan (booster) bagi masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan orang dengan transportasi udara dan laut dalam negeri. Atau mengikuti kegiatan yang menimbulkan kerumunan,” katanya.

Budi menjelaskan dalam sehari pihaknya melayani vaksin booster hingga 100 orang. Biasanya, dalam sehari pihaknya cuma melayani 50 orang.

“Sekarang bisa 100 lebih (yang vaksin). Untuk stok vaksin unlimited (tak terbatas),” katanya.

Hal senada juga dikatakan Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal. Ia mengatakan vaksinasi booster di Mapolsek Bengkong juga meningkat 50 persen.

“Sekarang meningkat. Kita menyediakan dari pagi hingga siang hari,” ujar Bob.

Bob mengimbau kepada mwasyarakat yang akan mendapatkan vaksin untuk segera mendatangi Mapolsek. Selain itu, pihaknya rutin melakukan imbauan vaksinasi ke perumahan-perumahan.

“Imbauan terus kita lakukan. Bagi yang belum mendapatkan vaksin bisa langsung datang ke Polsek,” tutupnya.

Sebelumnya, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, mengunjungi dan memantau kegiatan vaksinasi di Mapolsek Lubukbaja. Dalam kunjungan tersebut, Agung meminta Polresta Barelang untuk terus menggesa kegiatan vaksinasi hingga mencapai target.

“Saya melihat langsung ternyata sangat proaktif dan stabil. Dalam artian Polresta Barelang dengan satgas covid-nya juga TNI dan Dinkes membanggakan dalam pelaksanaan vaksinasinya. Sehingga Batam khususnya bisa terhindar dari penyebaran Covid-19,” kata Agung.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Brigpol Yosua Diduga Disiksa sebelum Dieksekusi

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Mabes Polri for JawaPos.com)

batampos – Polri akhirnya membentuk tim gabungan untuk mengungkap kronologi di balik peristiwa tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Nofriansyah Yosua Hutabarat, ajudan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Tim itu tentu harus menjawab berbagai kejanggalan dalam insiden yang terjadi di rumah dinas Sambo tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tim gabungan dipimpin Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Di dalamnya juga ada Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabagintelkam Komjen Pol Ahmad Dofiri, Asisten Kapolri Bidang SDM (As SDM) Irjen Pol Wahyu Widada, Paminal, dan Provos.

Tim khusus yang bertugas menyingkap fakta lain terkait insiden berdarah di rumdin Kadiv propam itu juga akan melibatkan pihak eksternal. Antara lain, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). ”Kami ingin peristiwa yang ada betul-betul bisa menjadi terang,” ujar Listyo dalam konferensi pers kemarin (12/7).

Listyo menerangkan, tim gabungan internal dan eksternal diharapkan memberikan output berupa rekomendasi untuk melengkapi penyidikan yang tengah dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan. Sejauh ini, ada dua kasus yang ditangani Polres Jaksel. Yakni, percobaan pembunuhan dan ancaman kekerasan terhadap perempuan (pasal 298 KUHP).

Listyo meminta kasus pidana ditangani menggunakan prinsip scientific crime investigation. Penanganan harus menggunakan berbagai disiplin ilmu pengetahuan, bukan berdasar rumor atau isu-isu liar yang berkembang belakangan. ”Walaupun ditangani Polres Jakarat Selatan, kami minta diasistensi Polda (Metro) dan Bareskrim Polri,” tegas mantan Kabareskrim itu.

Polri memastikan penanganan kasus itu akan dilaksanakan secara transparan dan diawasi oleh tim khusus tersebut. Baik proses penyelidikan maupun penyidikan. Polri juga tidak menutup diri apabila ada laporan lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. ”Semuanya tentu harus kita telaah, kita cermati, dan kita tangani secara objektif, transparan, serta menggunakan kaidah-kaidah penyelidikan dan penyidikan,” ungkap jenderal lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1991 tersebut.

Atensi Kapolri itu menjawab keraguan publik terkait penanganan insiden baku tembak di rumdin Sambo pada Jumat (8/7) lalu tersebut. Kronologi versi Polri, peristiwa itu terjadi ketika Putri Ferdy Sambo (istri Kadiv Propam) berteriak karena Yosua tiba-tiba masuk ke kamar pribadinya dan menodongkan senjata.

Teriakan itu membuat Bhayangkara Dua (Bharada) berinisial E bereaksi. Dari lantai 2 rumdin tersebut, Bharada E turun menuju sumber suara. Melihat kehadiran Bharada E, Yosua panik. Dia melepaskan tembakan ke arah Bharada E. Tembakan itu kemudian dibalas Bharada E. Dari lima tembakan yang dilepaskan, empat di antaranya mengenai tubuh Yosua hingga membuatnya tewas.

Itu versi Polri. Jawa Pos mendapatkan kronologi versi lain yang bersumber dari internal kepolisian. Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa bukan Bharada E yang membuat Yosua meregang nyawa. ”Apa yang saya ungkapkan ini sebenarnya bukan hal baru. Dalam artian, publik juga sudah menduga,” ucap anggota yang ikut menangani kasus tersebut.

Dia menerangkan, kronologi yang diperoleh dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah pihak menyebutkan bahwa Yosua ketahuan tengah bersama istri Kadiv propam di dalam kamar. Dari situlah urusan menjadi panjang. Yosua diseret keluar dari kamar dan dihajar habis-habisan. Itulah yang membuat banyak luka sayatan dan memar di jasad Yosua.

Setelah Yosua disiksa, bintara polisi asal Jambi itu kemudian dihabisi dengan tembakan. ”Dari keterangan sejumlah saksi, situasinya memang sangat panas,” kata perwira polisi tersebut. Kronologi itu sebelumnya sudah berkembang di internal kepolisian. Utamanya, kabar tewasnya Yosua pada Jumat, tapi baru diungkap Polri pada Senin (11/7).

Dia menambahkan, kesimpulan sementara dari kronologi itu terus didalami. Terutama terkait siapa eksekutor utama yang membuat Yosua kehilangan nyawa. ”Perlu mencari bukti-bukti lagi dan menanyai sejumlah saksi,” imbuhnya.

Secara umum, kronologi versi sumber kepolisian tersebut sejalan dengan kecurigaan publik. Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menyebut bahwa kronologi versi Polri yang menyebut Yosua tewas karena terkena peluru senjata Bharada E memang terkesan janggal. Sebab, sesuai ketentuan, bharada sebagai tamtama tidak diperkenankan memegang senjata. Kecuali sedang dalam tugas operasi pengamanan. Kalaupun mendapat izin membawa senjata, kata dia, seorang tamtama awal sangat riskan. ”Kalau dia (Bharada E) membawa senjata api laras pendek, lantas siapa yang memberi izin? Ini juga jadi pertanyaan,” kata Bambang.

Terkait kronologi versi lain tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan belum bisa memberikan komentar. Ketika dihubungi Jawa Pos, jenderal polisi bintang satu tersebut belum merespons.

Peristiwa berdarah di rumdin Kadiv propam tersebut mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo. Dalam kunjungannya ke Subang, Jawa Barat, kemarin, Jokowi mendesak agar jalur hukum bisa menyelesaikan masalah tersebut. ”Proses hukum harus dilakukan,” tuturnya singkat.

Tak hanya presiden, Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul juga memberikan atensi. ’’Kami akan monitor penuh untuk mendapatkan penjelasan yang lebih klir,” terang dia saat konferensi pers di ruang Fraksi PDI Perjuangan, Nusantara I, kompleks parlemen, Senayan, kemarin.

Menurut dia, kejadian itu memang janggal. Dia menyebutkan, bagaimana bisa dua polisi saling baku tembak sehingga salah satunya meninggal dunia? Apa yang menyebabkan mereka bisa saling menyerang dengan senjata api? ”Bagaimana ada antaranggota Polri saling tembak-menembak. Itu janggalnya minta ampun,” tuturnya.

Kejanggalan berikutnya, kata Pacul, peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/7) lalu, tapi baru dibuka ke publik pada Senin (11/7). Akhirnya, muncul pertanyaan kenapa baru dibuka Senin, kenapa agak lambat? Semua kejanggalan itu harus dibuat terang sehingga tidak menimbulkan tanda tanya.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu menegaskan, komisi III akan memastikan penanganan perkara tersebut berjalan transparan. ”Saya sebagai ketua komisi III menjamin akan ada transparansi di sana,” tegasnya. Komisi III akan betul-betul serius mengawal kasus tersebut. Sebab, senjata api yang digunakan dalam penembakan itu dibeli dengan uang rakyat. Polisi juga dilatih dengan menggunakan uang dari APBN. Selain itu, penggunaan senjata api tidak gampang, banyak aturan yang harus dipatuhi. Misalnya, pemegang senjata harus mempunyai izin, lulus tes psikologi, dan syarat lainnya.

Ketua DPP PDIP itu menyatakan, komisi III akan mengundang Kapolri dan jajarannya. Pihaknya akan meminta penjelasan lebih terperinci agar masyarakat bisa langsung mendengarnya. Namun, dia belum bisa memastikan waktu pemanggilan pucuk pimpinan Polri itu. ”Saya sebagai ketua komisi mempunyai kewenangan untuk mengatur undangan itu,” urainya.

Terkait desakan penonaktifan Sambo dari posisi Kadiv Propam Mabes Polri, Pacul menyatakan bahwa penonaktifan seorang perwira tinggi tentu akan melalui proses yang tidak sederhana. Harus dipastikan bahwa perwira itu memang betul-betul bersalah. Padahal, menurut keterangan Mabes Polri, saat peristiwa tersebut terjadi, Sambo tidak berada di rumah. Jadi, desakan penonaktifan Sambo itu terlalu jauh. Sebab, kesalahannya belum jelas. Memang, kata dia, orang yang salah harus diberi sanksi, tapi kalau kesalahannya belum jelas, bagaimana mau diberi sanksi.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM M. Choirul Anam mengaku belum mendapat surat resmi dari Polri terkait pembentukan tim gabungan. Meski begitu, Anam menyebut pihaknya akan mengedepankan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi jika nanti dilibatkan dalam tim gabungan tersebut. ”Kami harus bertemu dan berdiskusi dulu,” ujarnya kepada Jawa Pos (jaringan batampos,co.id). (*)

Reporter: JP Group

Pelajar Datangi Damkar Tanjunguban, Alasannya…

0

batampos- Seorang pelajar inisial RP, 16, mendatangi kantor Damkar Tanjunguban, Selasa (12/7) sekira pukul 13.55 WIB. Warga Kecamatan Bintan Utara ini meminta tolong petugas agar melepaskan cincin yang tersangkut di jari.

Informasi diperoleh, korban awalnya memasangkan cincin baru di jari. Setelah dimasukkan ke jari, cincin itu tak bisa dikeluarkan.

Petugas Damkar Tanjunguban melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang pelajar di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan pada Selasa (12/7) sekira pukul 13.55 WIB. F.Slamet Nofasusanto

“Cincin baru. Pas dimasukkan ke jari tidak masalah, begitu mau dikeluarkan nyangkut di ruas jari,” kata Plt Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi.

Panyodi mengatakan, korban dibawa temannya ke Damkar Tanjunguban setelah mengetahui dari salah satu link berita di media sosial mengenai petugas Damkar Tanjunguban yang berhasil menangani kasus yang sama.

“Temannya tau dari berita kita yang dishare di media sosial, makanya dibawa temannya ke kantor,” kata Panyodi.

BACA JUGA: Gara Gara Cincin, Remaja di Tanjunguban Ini Datangi Kantor Damkar 

Panyodi mengatakan, tidak membutuhkan waktu lama untuk melepaskan cincin tersebut. Soalnya, cincin yang tersangkut di jari korban lebih tipis.

“Cuma pas kita lepaskan, ruas jarinya sudah agak bengkak, mungkin mau ngeluarkan sendiri tapi tidak bisa,” kata Panyodi.

Panyodi mengatakan, jika ada masyarakat yang mengalami masalah yang sama bisa meminta pertolongan Damkar dengan mendatangi kantor Damkar Tanjunguban atau menghubungi kantor Damkar Tanjunguban di nomor 07714651295. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Isu Perselingkuhan Istri Irjen Sambo dan Brigadir J, Ini Kata Kapolres

0
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat menyampaikan perkembangan kasus penembakan Brigadir J di Jakarta, Selasa (12/07/2022). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

batampos – Isu perselingkuhan antara Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat dengan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Sambo berhembus di tengah pengusutan kasus penembakan yang dilakukan Bharada E.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto pun langsung menanggapi isu tersebut. Namun, dia tak mau menjelaskan secara rinci, sebab itu menyangkut privasi. “Kami agak sensitif menyampaikan ini,” kata Budhi di Mapolres Metro Jaksel, Selasa (12/7).

Perwira menengah Polri itu menyebut dugaan perselingkuhan tersebut merupakan ranah penyidikan. “Tentunya itu masuk dalam materi penyidikan yang tidak dapat kami ungkap ke publik,” kata Budhi seperti dikutip Fajar (Jawa Pos Group).

Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan Bharada E di kediaman pribadi Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan pada saat kejadian, Irjen Ferdy Sambo sedang tidak ada di rumah.

“Kadiv Propam tidak ada di rumah karena sedang tes PCR,” kata Brigjen Ramadhan di Mabes Polri, Senin (11/7) malam. Menurut penjelasan Brigjen Ramadhan, peristiwa baku tembak itu terjadi setelah Brigadir J keluar dari kamar istri Kadiv Propam Polri, Putri Ferdy Sambo. (*)

Reporter: JP Group

Pencaker Sesaki Kawasan Industri di Batam

0
Pencaker Dalil Harahap
Ilustrasi. Pencari kerja di Kota Batam. Foto Diambil sebelum Covid-19. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Para Pencari Kerja (Pencaker) sesaki kawasan industri di Kota Batam. seperti yang terlihat di kawasan industri ataupun perusahaan di Batuaji, Sagulung dan Seibeduk.

Kawasan Industri Latrade di Tanjunguncang selama sepekan terakhir terlihat ratusan pencaker setiap harinya. Meskipun tak diizinkan masuk ke dalam kawasan, mereka tetap menitipkan lamaran mereka di pos sekuriti.

“Iya ada lowongan di PT Champions di dalam makanya ramai yang menitipkan lamaran. Sudah seminggu ini mereka (pencaker) tak henti-hentinya datang,” kata Budi, petugas keamanan kawasan Industri Latrade.

Begitu juga dengan kawasan industri Batamindo. Pencaker juga berjubel setiap harinya. Informasi lowongan kerja beberapa perusahaan eletronik selama sepekan terakhir jadi fokus perhatian pencaker ke kawasan industri tersebut.

Aula spot hall yang selama ini dijadikan sebagai papan pengumuman lowongan kerja juga dibanjiri pencaker setiap harinya.

“Seminggu ini katanya ada lamaran di PT Sumitomo makanya ramai yang datang. Setiap hari ribuan orang yang keluar masuk untuk memasukan lamaran atau sekedar mencari informasi loker,” ujar Elfis, petugas keamanan di kawasan Batamindo.

Selain kawasan industri, lonjakan pencaker ini juga bisa dilihat dari pengurusan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polsek-polsek yang ada.

Polsek Batuaji dan Sagulung misalkan melayani hingga 60 berkas dalam sehari. Ini meningkat drastis dari hari-hari bisa sebelumnya dikisaran 30 berkas perhari.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam Rudi Sakyakirti menyampaikan hal yang sama. Ada peningkatan pengurusan kartu kuning untuk pencarian kerja sejak masuk liburan lebaran kali lalu.

“Iya ramai, data pastinya belum direkap. Di kantor kecamatan (pengurusan kartu kuning bagi pemegang KTP Batam) juga meningkat,” Ujarnya.

Disebutkan Rudi jumlah pencaker memang belum seimbang dengan lowongan kerja yang ada namun setidaknya tahun 2022 ini mulai lebih baik dari tahun 2020 ataupun 2021 lalu.
“Sudah mulai membaik, meskipun tetap belum seimbang. Perusahaan baru yang masuk juga mulai banyak,” ujarnya.

Rudi pun optimis jika situasi ekonomi ataupun industri di Batam dalam beberapa tahun kedepan akan terus membaik.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Pemkab Karimun Sebut Semua Sapi Kurban Bebas PMK, Hanya 1 yang….

0
Petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian melakukan pemeriksaan daging sapi hewan kurban untuk menghindari penyakit.

batampos- Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun sampai saat ini masih melakukan pantauan terhadap aktivitas masyarakat yang melaksanakan pemotongan hewan kurban sehubungan dengan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

”Sejak Hari Raya Idul Adha kita sudah sebarkan tim pemantauan ke setiap masjid dan surau atau musala di setiap kecamatan. Tujuannya, untuk memastikan hewan kurban, khususnya sapi yang disembelih dalam kondisi sehat,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Selasa (12/7).

Setiap sapi yang seledai disembelih, lanjutnya, dilakukan pemeriksaan hati. Tujuannya, untuk memastikan tidak ditemukan cacing di hati sapi. Kalau ditemukan, langsung dibuang.

BACA JUGA: KPK dan RMBKK Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban untuk Didistribusikan ke Warga

”Alhamdulillah, sampai dengan hari ketiga pemotongan sapi, selain bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) juga tidak ada ditemukan cacing di hati sapi. Hanya saja, ada satu sapi di Kecamatan Tebing ditemukan cacing rumen. Tapi, bukan ditemukan di hati, melainkan di usus. Cacing jenis ini tidak berbahaya. Namun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, usus pada sapi tetap dibuang,” jelasnya.

Menyinggung jumlah hewan kurban tahun ini, Sukrianto menyebutkan, jumlah sapi dan kambing masih akan terus bertambah, karena masih dalam suasana Hari Tasriq. ”Data sementara sapi yang disembelih sebanyak 376. Dari jumlah tersebut 6 ekor berasal dari WNA yang berkurban di Kecamatan Moro dan Meral Barat. Kemudian, kambing sebanyak 324. Dan 3 ekor berasal dari WNA,” jelasnya. (*)

reporter: sandi

Bisnis Alat Berat Menguat, WISL Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

0
ILUSTRASI: Petugas menggunakan alat berat membersihkan puing-puing rerutuhan bangunan minimarket “Alfamart” di Kabupaten Banjar, Kalsel, Selasa (19/4/2022). (ANTARA/Firman)

batampos – Menguatnya harga sektor komoditas masih berlangsung hingga saat ini dan telah mendorong meningkatnya permintaan alat berat dan berbagai pendukung logistik di sektor tersebut. Permintaan yang terus menguat itu diperkirakan akan berlangsung terus hingga 2023.

Menurut Roadmap Infrastruktur Indonesia, permintaan alat berat akan meningkat untuk beberapa tahun ke depan menyusul rekor tertinggi yang dicapai pada 2021. Peningkatan diperkirakan masih akan terjadi pada tahun 2022 dan 2023.

Prospek yang baik tersebut selanjutnya memberikan dampak terhadap pertumbuhan bisnis alat berat yang menurut perkiraan Hinabi (Himpunan Industri Alat Berat Indonesia) tahun 2022 ini sekitar 30 persen hingga 40 persen. Prospek pertumbuhan bisnis alat berat yang terus membaik ke depan tersebut menjadi latar belakang PT Wahana Inti Selaras (WISL) dalam pengembangan kegiatan usaha, sehingga perseroan berencana untuk melakukan penghimpunan dana melalui penerbitan obligasi.

Dalam keterangan tertulis, Senin (11/7), emiten berkode ticker WISL tersebut berencana melakukan Penawaran Umum Obligasi I Wahana Inti Selaras Tahun 2022 dengan nilai pokok sebanyak banyaknya Rp 2 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai modal kerja perseroan dan lima anak usaha yaitu PT Indotruck Utama (ITU), PT Eka Dharma Jaya Sakti (EDJS), PT Indo Traktor Utama (INTRAMA), PT Prima Sarana Gemilang (PSG), dan PT Prima sarana Mustika (PSM).

Obligasi yang telah meraih peringkat idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tersebut akan dibagi dalam tiga Seri, yaitu Seri A, Seri B, dan Seri C yang masing-masing memiliki tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun. Jumlah pokok dan besarnya suku bunga masing-masing seri belum ditentukan, namun bunga akan dibayarkan setiap triwulanan.

BACA JUGA: Antam Salurkan Rp 13,8 Miliar Dana TJSL

Adapun yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Untuk Emisi Obligasi ini adalah PT BNI Sekuritas, PT Buana Capital Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sedangkan yang bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Masa penawaran awal (book building) dijadwalkan 11-21 Juli, sedangkan pernyataan efektif ke OJK pada 27 Juli. Penawaran umum dijadwalkan pada 29 Juli hingga 1 Agustus, dan pembayaran ke investor pada 3 Agustus. Distribusi efek akan dilakukan pada 4 Agustus, sedangkan listing di BEI pada hari berikutnya. (*)

Reporter: JP Group

Personel Sat Binmas Polres Karimun Berjibaku Padamkan Api

0
Anggota Polres Karimun saat berusaha memadamkan api yang membakar semak semak dekat pemukiman warga

batampos- Tiga orang personel dari Sat Binmas Polres Karimun, Selasa (12/7) harus berjibaku memadamkan api di lahan kosong yang terbakar dekat dengan perumahan warga.

”Kita dapat info dari warga dan kebetulan habis mobile menggunakan mobil patroli langsung menuju lokasi kebakara yang ada di Jalan Poros. Kita hanya bertiga dan dibantu masyarakat harus berusaha memadamkan api. Karena, saat itu mobil pemadam kebakaran belum ada,” ujar Kasat Binmas Polres Karimun, AKP Rizal Rahim.

BACA JUGA: Pascakebakaran MV Dumai Line 5, Polres Bintan Cek Alat Keselamatan Kapal Penumpang

Dengan peralatan seadanya, lanjut Rizal, dia dan dua anggota bersama masyarakat berhasil membendung api agar tidak meluas sampai ke pemukiman masyarakat. Apalagi, ketika itu di lokasi angin bertiup kencang. Sehingga, jika dibiarkan api akan bertambah besar dan meluas.

”Apa yang kita lakukan tidak lain sebagai bentuk pelayanan dan juga tanggung jawab sebagai anggota Polri. Dengan kondisi cuaca panas, kita menghimbau agar masyarakat tidak membalas sampah atau mbakar lahan kosong. Karena, jika tidak terkendali akibatnya fatal,” ungkapnya. (*)

reporter: Sandi

Kontribusi Hulu Migas Capai 97 Persen Target APBN

0
ILUSTRASI kapal migas PGN. f. dok. PGN

batampos – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali menyelenggarakan CEO Forum pada tahun ini di kantor SKK Migas, Wisma Mulia Jakarta, Senin (11/7). Kegiatan ini adalah keempat kali sejak diseleng­garakan tahun 2020, serta kedua kali untuk tahun 2022.

Pada sambutan pengarahan sekaligus membuka acara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyampaikan tantangan industri hulu migas sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Arifin juga menjelaskan tantangan pada era transisi energi, serta perubahan peran industri hulu migas pada masa mendatang yang akan menjadi bahan baku industri

Lebih lanjut, dia juga menyam­paikan apresiasi atas kontribusi industri hulu migas bagi penerimaan negara dan harapannya agar produksi dan lifting migas dapat ditingkatkan.

“Pemerintah memberikan apresiasi atas kontribusi industri hulu migas bagi penerimaan negara. Jika 2021 penerimaan negara sektor hulu migas mencapai USD 13,7 miliar atau 188 persen dari target USD 7,8 miliar. Sampai Juni 2022, kontribusi hulu migas sudah mencapai USD 9,7 miliar atau 97 persen dari target APBN 2022 yang sebesar USD 7,8 miliar,” ungkapnya.

BACA JUGA: SKK Migas dan KKKS Dukung Pengembangan Kapasitas Vendor

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan CEO Forum yang kedua kalinya pada 2022, dilakukan agar pelaku usaha migas dapat me-review potret kinerja setengah tahun pertama kegiatan hulu migas tahun ini. Untuk selanjutnya, mempersiapkan langkah-langkah percepatan dalam menyelesaikan program kerja yang diperlukan.

“Agar target kinerja hulu migas sampai akhir tahun 2022 tercapai dengan optimal, dan menyusun Rencana Kerja Tahun 2023 untuk dapat mencapai Visi 2030,” ujar Dwi Soetjipto.
“Kita semua, SKK Migas dan KKKS berada pada kapal yang sama, mari semua kita bekerja sama,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa

0
batampos- Seorang pekerja bangunan yakni SR, 70, ditemukan tak bernyawa, Senin (11/7) malam. Korban diduga terjatuh saat merenovasi atap sebuah rumah Jalan Sultan Mahmud Tanjungunggat, Tanjungpinang.
Kecelakaan kerja tersebut terungkap setelah korban tidak pulang ke rumahnya di Kampung Purwodadi Tanjungpinang Timur. Pihak keluarga yang resah mencoba menghubungi korban. Namun tidak mendapat jawaban. Pihak keluarga kemudian menyusul ke tempat kerja korban di kawasan Tanjungunggat.
Petugas saat memeriksa kondisi korban di rumah sakit. F. Satreskrim Polresta Tanjungpinang

Pihak keluarga bersama warga setempat mendatangi tempat kerja korban. Keluarga bersama warga kemudian masuk ke rumah yang direnovasi korban. Saat berada di ruang tengah, pihak keluarga melihat korban dalam keadaan terbaring bersimbah darah.

Melihat hal tersebut, warga langsung menghubungi pihak kepolisian. Selanjutnya, keluarga dibantu warga membawa korban ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga mendapat laporan terkait kecelakaan kerja. “Ditangani Polsek Bukit Bestari,” kata Awal, Selasa (12/7).
Berdasarkan visum, lanjut Awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun terdapat luka memar di bagian kepala akibat benturan yang menyebabkan korban meninggal. “Diduga korban jatuh. Kepala membentur lantai rumah,” jelas Kasat Reskrim. (*)
Reporter : YUSNADI NAZAR