Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7430

Polsek Sei Beduk Tangkap Pelaku Curanmor

0
curanmor
AW (tengah) pelaku pencurian kendaraan bermotor diringkus tim Reskrim Polsek Sei Beduk di kos-kosannya di Ruli Kampung Aceh. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmmor), AW, diringkus tim Reskrim Polsek Sei Beduk di kos-kosannya di Ruli Kampung Aceh.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari 1×24 jam.

“Benar pelaku curanmor telah diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka karena dinyatakan telah melakukan tindak pidana pencurian dan melanggar rumusan pasal 363 KUHPidana,” katanya melalui pernyataan tertulisnya.

Korban lanjutnya, melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya merk Honda Blade Warna Merah Silver pada Minggu (3/7/2022) sore.

Mendapatkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sei Beduk dipimpin kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Shigit Sarwo Edhi, langsung melakukan pencarian.

Tim lanjutnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terduga pelaku berada di Ruli Kampung Aceh. Saat tiba di lokasi langsung menangkap pelaku.

Selain itu pihaknya juga mendapatkan barang bukti sepeda motor milik korban.

“Pelaku diancaman dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara,” tuturnya.(*)

Polsek Sei Beduk Tangkap Pelaku Curanmor

0
curanmor
AW (tengah) pelaku pencurian kendaraan bermotor diringkus tim Reskrim Polsek Sei Beduk di kos-kosannya di Ruli Kampung Aceh. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmmor), AW, diringkus tim Reskrim Polsek Sei Beduk di kos-kosannya di Ruli Kampung Aceh.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari 1×24 jam.

“Benar pelaku curanmor telah diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka karena dinyatakan telah melakukan tindak pidana pencurian dan melanggar rumusan pasal 363 KUHPidana,” katanya melalui pernyataan tertulisnya.

Korban lanjutnya, melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya merk Honda Blade Warna Merah Silver pada Minggu (3/7/2022) sore.

Mendapatkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sei Beduk dipimpin kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Shigit Sarwo Edhi, langsung melakukan pencarian.

Tim lanjutnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terduga pelaku berada di Ruli Kampung Aceh. Saat tiba di lokasi langsung menangkap pelaku.

Selain itu pihaknya juga mendapatkan barang bukti sepeda motor milik korban.

“Pelaku diancaman dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara,” tuturnya.(*)

Timnas U-19 Indonesia Berhadapan dengan Brunei Malam Ini

0
Gelandang Timnas Indonesia U-19 Marselino Ferdinan (tengah) dikepung empat pemain lawan saat memasuki area kotak penalti timnas Vietnam U-19 (2/7). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

batampos – Piala AFF U-19 2022 sangat menguras energi. Baru Sabtu (2/7) malam bertanding melawan Vietnam, malam ini (4/7) tim nasional (timnas) Indonesia U-19 harus kembali bertanding.

Untung, saat kelelahan melanda, timnas Indonesia U-19 akan menghadapi lawan yang di atas kertas levelnya di bawah Vietnam U-19, yaitu Brunei Darussalam. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, pukul 20.00 WIB (live Indosiar).

Timnas U-19 diyakini bisa menang mudah atas Brunei Darussalam U-19. Mental Brunei sedang terpuruk pasca kekalahan telak 0-7 saat melawan Myanmar. Kekalahan itu membuat Brunei menempati posisi juru kunci grup A.

Pelatih timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong (STY) melihat ada peluang yang bisa dimaksimalkan saat timnya bertemu Brunei. Namun, pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu tidak mau terlalu memikirkan kondisi tim lawan. Fokusnya adalah memperbaiki kreativitas serangan Indonesia.

”Brunei Darussalam kalah telak saat kami bermain seri melawan Vietnam. Jadi, kami punya pekerjaan rumah sendiri yang harus diselesaikan,” ucap mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Pekerjaan rumah STY menjelang pertandingan melawan Brunei bukan hanya mencetak gol. Mantan pemain Queensland Roar itu juga harus memikirkan rotasi. Terlebih, lini belakang Indonesia tidak diperkuat Muhammad Ferarri. Center back asal Persija Jakarta tersebut dibekap cedera hamstring saat melawan Vietnam.

”Hamstring termasuk cedera parah. Perlu waktu kira-kira sebulan untuk bisa pulih. Jadi, Ferarri tidak bisa main untuk pertandingan selanjutnya,” terang mantan pelatih timnas Korea Selatan U-20 tersebut.

Salah satu opsi STY untuk menggantikan peran Ferarri adalah Marcell Januar Putra. Pemain asal Persis Solo tersebut sudah dicoba untuk menggantikan Ferarri dalam laga kontra Vietnam. Jebolan Bali United junior itu dinilai sukses menjalankan tugasnya dalam skema 3-4-3.

”Kami akan menyiapkan strategi terbaik meski beberapa posisi akan dirotasi,” tegas pelatih 52 tahun tersebut.

Gelandang Indonesia Marselino Ferdinan berharap pertandingan melawan Brunei menjadi titik balik kebangkitan skuad Garuda Muda. Pemain asal Persebaya Surabaya itu tidak mau Indonesia kehilangan tiga poin dalam sisa pertandingan fase grup. Termasuk saat melawan Brunei.

”Karena itu, saya meminta teman-teman untuk tetap fokus pada diri sendiri. Tidak usah memikirkan kondisi tim lawan. Tidak perlu meremehkan tim lawan. Kami fokus saja menjalankan strategi pelatih,” ucap adik kandung gelandang PSIS Semarang Oktafianus Fernando tersebut.

Menurut Marselino, Indonesia masih punya peluang untuk bersaing memperebutkan tiket ke semifinal. ”Yang terpenting, kami harus bekerja keras dan bertanding dengan motivasi tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih timnas Brunei Darussalam U-19 Faizalani Abdul Ghani menilai pertandingan melawan Indonesia tidak mudah. Apalagi, Indonesia akan bermain di hadapan suporternya dan Brunei baru menelan kekalahan telak.

”Tim kami kurang persiapan. Tidak seperti Indonesia. Persiapan mereka sangat matang. Tapi, semoga kami bisa memberikan persaingan yang ketat. Para pemain juga bisa mendapatkan pengalaman berharga,” ujarnya. (*)

 

Reporter: JPGroup

SMAN 1 Batam Umumkan Hasil PPDB Jalur Zonasi, Cek Pengumumannya di Sini

0
sman 1 batam ppdb
Ketua PPDB SMAN 1 Batam, Michelle Firsta Karima Sara. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pengumuman Peneriman Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) diumumkan serentak, Senin (4/7).

Ketua PPDB SMAN 1 Batam, Michelle Firsta Karima Sara mengatakan, pelaksanaan PPDB tahap pertama dan kedua telah berakhir. Sebanyak 909 siswa mendaftar di SMAN 1 Batam. Sementara siswa yang lolos atau diterima berjumlah 288 siswa.

“Ya, hari ini pengumuman hasil seleksi PPDB jalur zonasi. Pengumuman dilaksanakan dengan cara online atau dalam jaringan (daring),” ujar Michelle, Senin.

Dirincinya, dari siswa yang diterima ini sebanyak 191 melalui jalur zonasi, 43 siswa jalur prestasi, 43 siswa jalur afirmasi dan perpindahan orang tua 11 orang.

Bagi orang tua yang ingin mengecek hasil pengumuman PPDB ini bisa mengakses di website sippdb.kepriprov.go.id atau https://sippdb.kepriprov.go.id/kelulusan-sma?kotaid=8&jalur=32&sekolahid=182.

Diketahui, SMAN 1 Batam sendiri pada tahun ajaran ini menerima kuota sebanyak 288 yang nanti akan dibagi dalam delapan kelas, di mana dalam setiap kelas bakal diisi masing-masing 36 siswa.

Proses PPDB dibuka dua tahap. Tahap pertama diperuntukan bagi jalur prestasi, jalur afirmasi dan perpindahan orangtua dengan kuota 35 persen. Selanjutnya pada tahap kedua dibuka jalur zonasi dengan kuota sebesar 65 persen.

Michelle menilai, sejauh ini proses PPDB online di SMAN 1 Batam berlangsung lancar, bahkan selama dua hari ini tidak ada kendala baik dari jaringan internet maupun operator PPDB di SMAN 1 Batam.

“Pendaftaran kita buka 24 jam, sedangkan untuk proses verifikasi menyesuaikan,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Proyek Hotelnya Mangkrak, Cristiano Ronaldo Ditegur Dewan Kota Manchester

0
Striker Manchester United Cristiano Ronaldo. (F. Marco Bertorello/AFP)

batampos – Kota Manchester rupanya tidak lagi nyaman bagi Cristiano Ronaldo. Tidak hanya terkait dengan perannya sebagai bomber Manchester United, tetapi juga statusnya sebagai pebisnis.

Laporan Daily Mail menyebut, CR7 mendapat teguran dari Dewan Kota Manchester soal hotel yang akan dibangunnya di 67 Piccadilly, Manchester.

Sebagaimana diketahui, Piccadilly merupakan area bersejarah di Kota Manchester. Bangunan di kawasan tersebut rata-rata dibangun sejak abad ke-18. Nah, 67 Piccadilly adalah bangunan bekas milik Prince of Wales.

Di lokasi itulah, CR7 berencana membangun hotel yang masuk dalam jaringan Pestana CR7 Hotel.

Namun, sejak dibeli pada 2020, sampai sekarang proyek hotel bintang empat senilai GBP 27 juta (Rp 489,5 miliar) itu belum juga dimulai.

Padahal, pembangunannya sudah hampir dua tahun berjalan. Itulah yang disebut Dewan Kota Manchester mengganggu pemandangan kawasan bersejarah dan mematikan potensi bisnis di kawasan tersebut.

’’Kondisi kawasan ini (karena tidak segera dibangun, Red) akan memberikan kesan buruk ke daerah tersebut kepada banyak orang yang berkunjung ke sana. Kondisi itu bakal mengurangi investasi yang masuk,’’ sebut Dewan Kota Manchester.

Mandeknya pembangunan hotel tersebut ditengarai akibat pandemi Covid-19.

Seharusnya bangunan di 67 Piccadilly itu akan dijadikan hotel kelimanya. Sebelumnya, jaringan Pestana CR7 Hotel mempunyai empat hotel di kota-kota penting dalam perjalanan hidup sang superstar, kecuali hotel terbarunya di New York.

Tiga hotel yang lain berada di Madeira sebagai kota kelahirannya, Lisbon yang merupakan kota pertamanya bermain sepak bola, dan Madrid sebagai kota yang membawa namanya melambung dengan trofi-trofi juaranya bersama Real Madrid.

Hanya di Turin dia gagal membangun jaringan hotelnya. (*)

 

Reporter: JPGroup

Baru Diperbaiki, Kabel PJU di Mediterania Kembali Dicuri

0
Lampu Penerangan Jalan 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Setelah diperbaiki beberapa waktu lalu, kabel lampu penerangan jalan umum (PJU) kembali menjadi target pencurian. Akibatnya lampu jalan di Jalan Sudirman atau dekat Perumahan Mediterania kembali tidak berfungsi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur meembenarkan pencurian terhadap kabel kembali terjadi. Saat ini tim sudah turun ke lapangan dan melakukan perbaikan.

Tiang dengan nomor PJU P. 169 di dekat Mega Legenda sampai di depan Mediterania atau jalan besar tersebut didapati terpotong. Sehingga tidak berfungsi sebagai penerangan jalan. Akibatnya jalan menjadi gelap.

“Kabel dipotong di cover tiang. Semalam tim sudah turun dan sudah diperbaiki, sehingga jalan kembali diterangi lampu,” kata Yumasnur, Senin (4/7).

Saat ini kabel PJU menjadi sasaran empuk bagi pelaku tindakan kejahatan. Beberapa kali PJU mati, dan setelah dicek kabelnya diputus dan diambil. Meskipun sudah dilakukan penggantian, tindakan pencurian kembali berulang. Hal ini menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

“Setiap kami cek, didapati kabel sudah diputus. Bahkan di lokasi yang sama terjadi lebih dari satu kali pencurian,” ujarnya.

Ia mengakui kesulitan untuk mengawasi titik-titik PJU yang menjadi titik rawan pencurian. Hal ini karena pihaknya tidak mengetahui pukul berapa pelaku kejatahan melancarkan aksinya.
Akibatnya, tindakan tersebut terulang, dan ketika tim teknis turun, ternyata fasilitas umum dirusak, dengan cara dicuri kabelnya.

“Jadi tidak ada kerusakan yang teknis sebenarnya setiap PJU mati. Setelah dicek kabel sudah hilang dicuri. Kami berupaya secepat mungkin melakukan perbaikan, agar pengguna jalan aman,” terang Yumasnur.

Mengenai laporan ke pihak kepolisian, ia mengaku masih menyiapkan bukti pendukung dan lainnya. Saat ini kejadian tersebut masih terjadi. “Iya, nanti secepatnya akan kami proses. Sekarang kami lagi mengecek titik-titik lainnya. Jika memang masih sama mungkin nanti akan dilaporkan ke polisi,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Dicari Staf yang Mau Kerja di Hotel Terkemuka di Eropa, Tak Perlu Pengalaman Kerja

0
Accor Group membuka lowongan pekerja. Pengalaman kerja tak dibutuhkan. ( F Business)

batampos – Jaringan-jaringan hotel terkemuka di Eropa sedang mencari staf tanpa pengalaman kerja di tengah kelangkaan tenaga yang membuat mereka tak mampu memenuhi permintaan pascapandemi.

Ribuan pekerja hotel dengan bayaran rendah meninggalkan industri itu ketika perjalanan internasional anjlok selama pandemi COVID-19.

Banyak dari mereka memilih untuk tidak kembali karena sudah mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, sehingga pengusaha hotel kini kesulitan mencari pekerja.

Jaringan hotel terbesar di Eropa, Accor, sedang menggelar uji coba rekrutmen staf yang belum pernah bekerja di perhotelan, menurut CEO Accor Sebastien Bazin dalam wawancara dengan Reuters bulan lalu.

Accor, yang membawahi hotel-hotel terkenal seperti Mercure, ibis dan Fairmont di lebih dari 110 negara, memerlukan 35.000 pekerja di seluruh dunia, katanya.

“Kami coba di Lyon dan Bordeaux sepuluh hari lalu dan pekan ini kami mewawancarai calon tanpa resume, pengalaman kerja dan mereka akan direkrut dalam 24 jam,” kata Bazin.

Dalam jangka pendek, Accor berusaha mengisi sejumlah posisi di Prancis dengan anak-anak muda dan migran sambil membatasi pelayanan.

“Mereka adalah para mahasiswa, orang-orang dari Afrika Utara,” kata Bazin.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga menutup restoran selama jam makan siang atau buka hanya lima hari sepekan. “Tak ada solusi lain,” katanya.

“Karyawan baru diberikan pelatihan selama enam jam dan praktik langsung di lapangan,” tambahnya.

Kelangkaan staf sangat terasa dampaknya, terutama di Spanyol dan Portugal, di mana pariwisata menyumbang 13 persen dan 15 persen ekonomi di masing-masing negara itu sebelum pandemi.

Pengusaha hotel di sana menawarkan upah lebih besar, akomodasi gratis dan berbagai manfaat seperti bonus dan asuransi kesehatan.

“Banyak pekerja telah memutuskan pindah ke sektor lain, jadi kami memulai industri ini dari nol lagi dan kami berjuang mencari bakat,” kata Gabriel Escarrer, CEO jaringan hotel Spanyol Melia kepada pers di Madrid.

Untuk menarik minat pekerja, perusahaannya menawarkan akomodasi, kadang berupa kamar hotel, karena sedikitnya rumah sewa di dekat resor.

Jaringan hotel yang lebih kecil juga menghadapi masalah serupa.

Direktur operasi Hotel Mundial, salah satu hotel paling ikonik di Lisbon, mengatakan pihaknya sedang merekrut 59 pekerja.

Tanpa jumlah staf yang cukup, dia khawatir beberapa hotel akan memangkas jumlah tamu dan berbagai fasilitas yang mereka berikan.

“Jika kami tak bisa merekrut, kami akan mengurangi pelayanan,” katanya.

Menurut dia, kondisi saat ini sangat disesalkan dan dramatis bagi sebuah industri yang telah kehilangan pemasukan selama dua tahun terakhir.

Di seluruh Spanyol dan Portugal, kondisi tersebut terlihat di berbagai bar, restoran dan hotel.

Jose Carlos Sac, 52 tahun, hanya membuka bar miliknya di Madrid, Tabanco de Jerez, selama akhir pekan ketika mahasiswa yang perlu uang tambahan libur kuliah.

“Sepanjang pekan kami tak bisa buka karena tak ada pekerja, mereka pergi belajar,” katanya sambil memberi isyarat kepada para mahasiswa untuk menata meja pada Sabtu.

Di distrik La Latina, Madrid, yang ramai, pemilik Angosta Tavern, Mariveni Rodriguez, mempekerjakan migran di musim-musim sibuk.

“Kami memberikan kesempatan kepada migran yang sangat ingin bekerja karena tak memiliki kerabat atau dukungan resmi,” kata dia.

Industri katering Spanyol kekurangan 200.000 pekerja dan industri hotel Portugal memerlukan sedikitnya 15.000 orang lagi untuk memenuhi permintaan yang kian meningkat, menurut beberapa asosiasi perhotelan nasional.

“Tentu solusinya adalah membayar lebih besar,” kata Jose Luis Yzuel dari asosiasi layanan katering.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengundang orang kembali bekerja di sektor-sektor tersebut.

Di Spanyol, bar dan restoran pada kuartal pertama menambah gaji pekerjanya hampir sebesar 60 persen dari tahun lalu, menurut data resmi.

Namun, industri pariwisata masih menjadi sektor yang membayar upah paling sedikit di Eropa, yaitu sekitar 1.150 euro (sekitar Rp18 juta) per bulan.

Di Portugal, upah pekerja hotel diprediksi meningkat 7 persen tahun ini, menurut survei bank sentral dan Institut Statistik Nasional, tetapi gaji rata-rata di sektor itu hanya 881 euro (Rp13,75 juta) per bulan, atau sedikit di atas upah minimum 705 euro.

Bazin mengatakan meski hotel-hotel mampu mengatasi kekurangan staf dengan tingkat keterisian kamar hanya 60-70 persen, mereka akan menghadapi krisis ketika kamar hotel terisi penuh.

“Masalah yang saya hadapi adalah, ketika saya tahu antara awal Juli hingga akhir Agustus kami akan terisi 100 persen, mampukah saya melayani semua tamu?” tutup Bazin. (*)

Sumber: Antara

Jenazah Rahmat, Kru KM Pasifik Mengapung di Perairan Berakit, Bintan

0
Tim Sar gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan mengapung di perairan Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (4/7) malam. F.Basarnas Tanjungpinang

batampos- Seorang kru KM Pasifik, Rahmat, 20, yang hilang setelah kapalnya terbalik dihantam angin kencang di perairan Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ditemukan, Minggu (3/7) malam.

Informasi yang diperoleh, seorang nelayan yang melintas melihat jasad korban mengapung di perairan perairan Desa Berakit.

Kemudian, nelayan tersebut melaporkan peristiwa yang dilihatnya ke aparat TNI AL. Tidak lama, Basarnas dan TNI AL mengevakuasi korban ke darat, lalu dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA: Angin Mengarah ke Utara, Hari ke 4, Pencarian Rahmat, Kru Kapal Pasifik Belum Berhasil

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan, jasad kru kapal yang hilang sudah ditemukan di perairan Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong pada Minggu (3/7) sekira pukul 20.30 WIB.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. “Karena korban sudah ditemukan, operasi ini ditutup,” kata Slamet Riyadi.

Diberitakan sebelumnya, kapal yang mengangkut 8 orang dari Tanjungbalai Karimun dihantam angin kencang dan terbalik di perairan Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kamis (30/6) dini hari.

Atas insiden ini, 7 orang kru kapal jaring ikan berhasil diselamatkan nelayan yang melintas, sementara 1 kru kapal atas nama Rahmat hilang. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Satpol PP Copot Reklame Kedai Makanan, Ini Penyebabnya..

0
Satpol PP saat mencopot reklame

batampos – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang mencopot reklame kedai penjual makanan sup babi dan olahannya lainnya karena dinilai tidak sesuai dengan perizinan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menjelaskan terkait dengan adanya usaha kedai kopi, yang menyediakan makanan sup babi dan olahan lainnya dari babi.

“Tim satpol PP telah melakukan tindakan pemeriksaan, dan beberapa tindakan,”kata Teguh, Minggu (3/7).

Dijelaskan Teguh, timnya sudah mencopot reklame kedai tersebut karena tidak izin, sedangkan reklame yang menempel pada bagian atas bangunan, akan dibongkar sendiri oleh pemiliknya. “Kita beri waktu paling lambat sampai hari Senin,”ujarnya.

BACA JUGA: Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai, Pembayaran Bisa Dilakukan di sini…

Teguh menerangkan perizinan kedai kopi atau rumah makan tersebut masih menggunakan perizinan yang lama sehingga belum menyesuaikan dengan sistem terbaru yaitu Online Single Submission (OSS).

Dalam perizinan lamanya Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) masih disebutkan menjual sop ikan. Tidak menyediakan sup babi dan makanan olahan sejenis lainnya.

“Sehubungan dengan itu, kita minta yang bersangkutan segera menyesuaikan perizinannya ke PTSP,”ujar Teguh.

Selanjutnya mengenai proses di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kata Teguh bagaimana mekanisme perizinannya, apakah dibenarkan atau tidak, tentu menjadi domain dinas tersebut. (*)

reporter: Peri Irawan

 Petani di Batam Enggan Menanam Sayur, Ini Alasanya

0
batampos – Harga sayur kembali mahal. Gagal panen petani jadi penyebab sayur kembali naik harga. Sawi dan bayam misalkan kini sudah mendekati angka Rp 30 ribu perkilogram. Sementara kangkung, daun singkong dan sejenisnya kembali ke angka belasan ribu rupiah. Stok sayuran juga mulai berkurang.
petani cabai
Agus. Petani cabai di Marina, sedang melihat tanamannya sebelum dipanen. Saat ini harga cabai khususnya cabai merah di Kota Batam masih mahal dan dibanderol Rp 120 ribu per kilogram. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Petani sayur di Marina, Tembesi dan Barelang mulai menyerah. Mereka enggan menanam sayuran karena tidak ada hasil. Gagal panen akibat musim hujan yang berkepanjangan serta mahalnya harga pupuk mengharuskan mereka istirahat sementara waktu. Lahan pertanian yang ada dimanfaatkan untuk tanaman lain seperti cabe, jagung ataupun singkong.

“Tak balek modal. Walaupun mahal hasil panen (kurang) tidak sebanding dengan jumlah pengeluaran untuk beli bibit dan pupuk. Banyak yang busuk tanaman sayur,” kata Hendro, petani sayur di Barelang.
Sebagian petani bahkan memilih mencari pekerjaan sampingan lain seperti buruh bangunan ataupun pedagang keliling. Lahan pertanian yang ada dimanfaatkan untuk tanaman jangka panjang yang tidak membutuhkan biaya perawatan yang rutin.
“Tunggu musim kemarau baru tanam lagi. Sementara biar saja dulu tanam singkong,” kata Kasim, petani di Marina.
Di pasaran harga sayuran terpantau kembali meroket selama sepekan belakangan ini. Sawi sudah mendekati Rp 30 ribu perkilogram. Bayam naik ke angka Rp 24 ribu perkilogram. Kangkung dan daun singkong diangka Rp 14 ribu perkilogram. Sementara cabe setan masih bertahan diangka Rp 130 ribu perkilogram.
Masyarakat tentunya keberatan sebab kenaikan harga kebutuhan pokok ini sudah lama berlangsung. Meskipun berulang kali memohon solusi dari pemerintah namun belum ada tindakan yang berarti hingga saat ini. (*)
Reporter: Eusebius Sara
Play sound