Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7448

Bertemu saat Diperiksa di Polda, Uya Kuya Ucapkan Sehat Selalu pada Medina Zein

0
Uya Kuya dan istrinya, Astrid Kuya, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Senin (11/7)dengan kapasitas mereka sebagai saksi. Mereka diperiksa terkait laporan polisi yang dibuat oleh Denise Chariesta terhadap pengacara Razman Arif Nasution. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Uya Kuya bertemu tak sengaja dengan Medina Zein saat keduanya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (11/7). Uya kemudian memanggilnya dan mengucapkan sehat selalu pada Medina Zein.

Uya Kuya telah melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya. Suami Astrid Kuya tersebut melaporkan Medina Zein atas kasus dugaan penipuan jual beli mobil. Laporan dibuat pada 12 Mei 2022 terdaftar dengan nomor LP/B/2306/V/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Baca Juga:Tabrakan dengan Truk, Charly: Konser Setia Band di Bogor dan Jakarta Tetap Jalan

Senin (11/7), Uya Kuya yang sedang menjalani agenda pemeriksaan penyidik di Polda Metro Jaya dengan kapasitas sebagai saksi atas laporan Denise, tanpa sengaja bertemu dengan Medina Zein yang juga menjalani agenda pemeriksaan atas kasus dugaan laporan palsu laporan Marissya Icha.

“Iya tidak sengaja tadi ketemu sama Medina Zein. Saya lagi di depan ruangan (penyidik) ketemunya. Saya langsung panggil, dia nengok. Saya bilang sehat selalu ya” kata Uya Kuya di Polda Metro Jaya, Senin (11/7).

Uya melihat Medina Zein dan berpapasan lantaran istri Lukman Azhari tersebut menjalani pemeriksaan penyidik di sebuah ruangan yang berdekatan dengan dirinya. “Kebetulan dia diperiksa sebelahan ruangannya sama saya, cuma beda 1 ruangan. Pakai baju oranye sih tadi,” tuturnya.

Secara pribadi Uya Kuya mengaku telah memaafkan tindakan yang dilakukan Medina Zein terhadap dirinya. Akan tetapi proses hukum yang kini sedang bergulir di Polda Metro Jaya, ia pastikan akan tetap dilanjutkan untuk memberikan efek jera, dengan dalih sebagai bentuk kepeduliannya kepada Medina.

Dengan harapan ke depannya Medina tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. Uya Kuya pun mengakui Medina Zein sangat cerdik dalam mengatur siasat sehingga dirinya pun yang merupakan seorang terpelajar masih menjadi korbannya. “Sampai seorang Uya Kuya kena tipu, itu luar biasa,” akunya. (*)

Reporter: jpgroup

Hujan, Gunung Gamalama Keluarkan Asap Putih

0

batampos- Gunung Api Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, mengeluarkan asap putih setinggi 200 meter, Selasa (12/7) pagi.

Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama Dedi Nurani, asap putih yang keluar dari kawah gunung api itu pada Selasa pukul 06.30 sampai 09.30 WIT bukan tanda peningkatan aktivitas vulkanik.

Gunung Api Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, mengeluarkan asap putih pada Selasa (12/7/2022). (ANTARA/Abdul Fatah)

“Air hujan yang terus menerus masuk ke kawah Gunung Gamalama yang kemudian berinteraksi dengan kawah panas mengakibatkan munculnya asap dan asap itu naik ke atas…,” katanya di Ternate, Selasa (12/7).

BACA JUGA: KPK Duga Wali Kota Ambon Kondisikan Pemenang Berbagai Proyek

Dia mengatakan bahwa asap putih yang keluar dari gunung api itu tidak membahayakan dan mengimbau warga di sekitar Gunung Gamalama tidak mengkhawatirkan dampaknya.

Meski demikian, Dedi mengimbau warga tetap waspada karena gunung api di tengah Pulau Ternate itu status aktivitas vulkaniknya Waspada (Level II).

“Masyarakat diminta untuk tidak mendekati puncak Gunung Gamalama dalam radius 1,5 kilometer dari puncak gunung dan mewaspadai pula kemungkinan terjadi banjir lahar dingin saat hujan deras,” katanya. (*)

reporter: antara

 

Suzuki Indonesia Dapat Kemudahan Ekspor Dari Bea Cukai, Eksklusif Ke Seluruh Negara Asean

0
MANAJEMEN dan karyawan Suzuki foto bersama. f. Suzuki untuk Batam Pos

batampos – Sebagai produsen otomotif yang terkenal akan kualitasnya, mobil buatan Suzuki Indonesia tidak hanya dipasarkan di dalam negeri tetapi hingga ke luar negeri. Volume ekspor yang tinggi dan kepatuhan terhadap prosedur ekspor yang baik, membawa Suzuki Indonesia mendapatkan fasilitas eksklusif berupa kemudahan proses ekspor dari Bea Cukai Indonesia.

Kini, kinerja positif tersebut juga membawa Suzuki Indonesia sebagai perusahaan terpilih untuk menjadi bagian dari proses pembentukan ASEAN AEO MRA (bagian dari Bea Cukai ASEAN), di mana melalui MRA ini perusahaan akan mendapatkan kemudahan ekspor ke negara-negara ASEAN.

Proses Validasi Bersama untuk mendapatkan fasilitas eksklusif tersebut dilakukan oleh anggota Bea Cukai ASEAN melalui acara kunjungan ke pabrik Suzuki di Cikarang pada 5 hingga 6 Juli 2022.

Acara ini dihadiri oleh Shingo Sezaki (Presiden Direktur Suzuki Indonesia), para pejabat Bea Cukai Indonesia termasuk Weko Loekitardjo (Kasubdit Registrasi Kepabeanan, Pengembangan Program Prioritas dan AEO), dan Agus Sujendro (Kepala Seksi Sertifikasi AEO) dan anggota ASEAN AEO MRA yang dipimpin Fauziah A Sani (Chair of the Subworking Group on ASEAN AEO MRA).

Anggota ASEAN AEO MRA meninjau langsung proses produksi kendaraan, distribusi produk dari pabrik ke pelabuhan hingga dikirim ke negara tujuan ekspor, serta faktor keamanan supply chain. Dari tinjauan tersebut, Suzuki Indonesia dinilai telah memenuhi prosedur keamanan dengan baik.

Fauziah A Sani mengatakan “Kami senang melihat program ini berjalan dengan baik dan Suzuki Indonesia bersikap kooperatif untuk mendukung program kami. Kami juga berdiskusi dengan Dirjen Bea Cukai Indonesia mengenai penerapan prosedur keamanan yang konsisten dan sesuai. Kami harap program ini dapat diimplementasikan di 10 negara ASEAN pada tahun 2025.

Agus Sujendro turut menambahkan bahwa kunjungan kali ini adalah tindak lanjut dari pertemuan virtual di awal tahun 2022 untuk memberikan gambaran komprehensif terkait kegiatan AEO di Suzuki. “Validasi Bersama pernah dilakukan secara virtual, namun ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti terkait masalah kerahasiaan data sehingga harus dilakukan validasi secara langsung. Kali ini, pelaksanaan Validasi Bersama dilakukan di Indonesia sebagai tuan rumah yang pertama. Selama dua hari, para anggota ASEAN AEO MRA melakukan assessment kepada Bea Cukai Indonesia dan Suzuki,” jelas Agus Sujendro.

Adapun kemudahan-kemudahan ekspor yang bisa didapatkan Suzuki Indonesia di antaranya adalah proses clearance dipercepat di negara tujuan, pengamanan supply chain, serta pengakuan tingkat kepatuhan prosedur yang setara di antara negara-negara ASEAN. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya sehingga kinerja ekspor Suzuki Indonesia dapat terus naik.

BACA JUGA: Suzuki All New Ertiga Hybrid Akan Diluncurkan di 34 Kota

Direktur Suzuki Indonesia, Shodiq Wicaksono, Suzuki Indonesia menjadi satu-satunya Agen Pemegang Merk (APM) yang dijadikan contoh dalam hal kepatuhan prosedur ekspor oleh Bea Cukai ASEAN.

“Sebagai perusahan percontohan, kami merasa bangga dan berterima kasih kepada Bea Cukai Indonesia yang telah mempercayai kami untuk berpartisipasi pada kegiatan Validasi Bersama oleh ASEAN AEO MRA. Dengan hal ini, semoga konsumen kami di manca negara, khususnya ASEAN, dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya,” katanya.

ASEAN AEO MRA atau ASEAN Authorized Economic Operator Mutual Recognition Arrangement sendiri merupakan salah satu inisiatif di forum Bea Cukai ASEAN yang dimaksudkan untuk memfasilitasi perdagangan melalui pemberian pengakuan terhadap program AEO yang dimiliki negara-negara anggota ASEAN. Di tengah pengembangan MRA regional, Validasi bersama dilakukan untuk memastikan bahwa program AEO diimplementasikan oleh seluruh negara anggota. (*)

Reporter: JP Group

PLN Batam Serahkan Bantuan 58 Hewan Kurban

0
pln batam hewan kurban
Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa (tengah) berfoto bersama para penerima hewan kurban dari PT PLN Batam. Pada hari Raya Iduladha 1443 H, PLN Batam mendistribusikan sebanyak 58 hewan kurban kepada para panitia kurban masjid sekitar wilayah operasional perusahaan. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – PT PLN Batam kembali melaksanakan program Penyerahan Bantuan CSR Hewan Kurban kepada para panitia kurban masjid sekitar wilayah operasional perusahaan.

Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa, mengatakan, meskipun situasi pandemi Covid-19 belum sepenuhnya hilang serta penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang ditemukan pada sebagian hewan ternak di Batam, tidak menyurutkan pihaknnya untuk memaknai hari besar umat muslim dengan mendistribusikan sebanyak 58 hewan kurban.

“Terdiri dari 11 ekor sapi dan 47 ekor kambing kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan secara seremonial diserahkan di Pusat Pertenakan Sapi dan Kambing, Sungai Temiang, Batam, Jumat (8/7/2022) lalu,” katanya.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan PT PLN Batam ini diharapkan mampu menambah semarak perayaan Iduladha.

“Di masa penuh tantangan, kita dituntut untuk berubah dan bergerak cepat, ini butuh perjuangan yang luar biasa. Untuk itu melalui momen dari Iduladha ini harus kita tanamkan dan jalankan, bagaimana kita bisa terus membantu sesama dan berkorban untuk perusahaan yang kita cintai ini, PLN Batam,” ujarnya.

“Sama halnya dengan hakikat kurban yang memberikan hewan terbaik untuk dikurbankan, meski penuh tantangan PT PLN Batam tetap dituntut untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelanggan yang ada di Batam,” ujar Nyoman lagi.

Nyoman mengatakan, bantuan ini merupakan wujud syukur atas rahmat yang dilimpahkan Allah SWT kepada semua. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi ladang ibadah bagi pegawai PT PLN Batam.

“Meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat adalah salah satu bentuk wujud bahwa PLN Batam hadir di Batam bukan hanya sekedar menyediakan listrik semata. Tapi juga bisa hadir pada aspek-aspek kehidupan yang lain,” tuturnya.

“Mohon bantuan doa dari Bapak/Ibu semua mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa terus memberikan perlindungan, kekuatan dan jalan kemudahan bagi PLN Batam dalam memberikan pelayanan listrik terbaik, andal dan cukup serta dapat menyediakan listrik yang ekonomis, tetap terjangkau bagi masyarakat,” pinta Nyoman.

Pada kesempatan penyerahan bantuan kurban, PT PLN Batam mengundang Ustadz Robi Kurniawan LC untuk menyampaikan tausyiah serta memimpin doa.

Dalam tausyiahnya Ustadz Robi menerangkan bahwa hakikat dari kurban itu sendiri adalah pendekatan diri untuk menjadi pribadi yang bersih, lepas dari sifat-sifat tidak baik yang ada pada diri manusia.

“Melalui momentum penyemblihan hewan kurban, semoga menghapus sifat yang tidak baik dalam diri kita. Begitu juga dari pendekatan sosial, hewan yang kita kurbankan tidak bisa dikonsumsi sendiri, niatnya adalah dibagikan, berbagi bersama dengan anak yatim, fakir miskin dan kaum dhuafa. Alhamdulillah hewan yang dikurbankan PLN Batam terlihat sehat dan gemuk-gemuk semua. Semoga menjadi berkah bagi semua,” beber Ustadz Robi.

Sementara itu, mewakili masyarakat yang menerima bantuan, Parlaungan Siregar mengucapkan rasa bangga dan terimakasihnya atas bantuan yang diberikan PT PLN Batam.

“Ini merupakan salah satu contoh yang baik dalam menyambung tali silahturami antara PLN Batam dengan masyarakat. Semoga bantuan kurban yang berasal dari sumbangsih perusahaan dan pekerja PLN Batam menjadi berkah, bermanfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

“Saya juga mengharapkan agar perhatian dari PLN tak hanya berhenti di sini namun dapat terus berlanjut bagi masyarakat yang membutuhkan di masa yang akan datang,” katanya lagi.(*)

Sebelum Pembangunan MBM Penyengat Dilanjut, Pemprov Kepri akan Lakukan Ini

0

batampos-Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan Monumen Bahasa Melayu (MBM) di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Lewat APBD Perubahan TA 2022 ini, Pemprov Kepri akan melakukan audit investigasi terhadap struktur bangunan yang sudah ada.

“Pak Gubernur punya komitmen untuk melanjutkan pembangunan MBM di Pulau Penyengat. Namun sebelum itu dilakukan, akan ditentukan melalui audit investigasi,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Hendrija, Senin (11/7).

BACA JUGA: Rp3,3 M untuk Revitalisasi Jaringan Listrik Pulau Penyengat

Dijelaskannya, merujuk dari hasil investigasi itu nanti, akan menjadi pertimbangan apakah struktur yang tersedia layak untuk dilanjutkan atau tidak. Sehingga melalui kerja-kerja ini, Pemprov Kepri akan membuat pertimbangan dan keputusan. Apakah melanjutkan pembangunan, atau melakukan pembangunan dilokasi yang baru.

“Audit investigasi ini sangat perlu, sehingga kita tidak salah dalam membuat keputusan. Mengingat, struktur bangunan yang ditinggalkan mengalami masalah beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Gubkepri Ansar Ahmad

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan proyek bermasalah di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Menurut Gubernur, pada tahun 2023 mendatang, Pemprov Kepri akan melakukan review Detail Engineering Design (DED) Monumen Bahasa Melayu (MBM) Penyengat.

“Pembangunan MBM Penyengat tetap akan dituntaskan. Namun belum dilakukan pada tahun ini,” ujar Gubernur Ansar di kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang, belum lama ini.

Ditegaskannya, tidak ada pembiaran terhadap rencana pembangunan yang diusulkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri tersebut. Apalagi MBM Penyengat akan menjadi ikon bagi Provinsi Kepri. Karena di Pulau Penyengatlah lahir bahasa pemersatu bangsa, yakni Bahasa Indonesia.

“Maka dari itu, pada tahun 2023 kita akan lakukan review DED. Kemudian pembangunannya akan dilakukan pada tahun 2024,” jelas Gubernur.

Seperti diketahui, pekerjaan pembangunan Monumen Bahasa Melayu dibawah kendali Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri pada tahun 2014 lalu dikerjakan PT Sumber Tenaga Baru (STB) dengan kontrak kerja sebesar Rp 12,5 miliar mulai dilaksanakan pertengahan 2014 lalu. Pada perjalannya terjadi wan prestasi, yang menyebabkan kontraktor di black list. Pembangunan tersebut masuk dalam proyek strategis Gubernur Kepri, HM Sani waktu itu. (*)

reporter: jailani

Minyak Dunia Tinggi, Wajar Pertamina Naikkan Harga

0
Ilustrasi SPBU milik PT Pertamina (Persero). (Dok.JawaPos.com)

batampos – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG non subsidi tentu menimbulkan dampak. Meski begitu, kenaikan itu terbilang wajar, mengingat saat ini tren harga minyak dunia masih tetap di level yang tinggi.

Pengamat Energi dari Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menuturkan, Pertamina sebagai badan usaha memang memiliki hak menaikkan harga. ‘’Sederhananya, kalau Pertamina belinya dengan harga yang naik, ya dia jualnya naik. Kalau belinya pas harga turun, ya dia jualnya turun. Seharusnya ya naik turun sesuatu hal yang wajar,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (11/7).

Sejauh ini, penggunaan BBM non subsidi memang digunakan oleh kalangan menengah ke atas. Porsi penggunaan BBM non subsidi ada di kisaran 6 juta hingga 7 juta kiloliter. Sementara, untuk BBM subsidi seperti Pertalite saja, penggunannya mencapai sekitar 28 juta hingga 30 juta kiloliter.

Dengan perbandingan yang kontras itu, dampak kenaikan harga BBM non subsidi diprediksi tidak akan terlalu banyak. ‘’Kalaupun ada dampaknya, relatif bisa di-manage,’’ imbuhnya.

Komaidi melanjutkan, kinerja keuangan Pertamina juga tentu akan terbantu. Dibanding apabila tidak menaikkan harga. ‘’Karena Pertamina juga kan belinya di saat harga naik,’’ jelasnya.

Senada, Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyebut kebijakan itu terbilang wajar. ‘’Bagi Pertamina, kenaikan harga BBM non subsidi bisa memperbaiki cash inflow,’’ ujarnya, kemarin.

Sama halnya dengan harga LPG non subsidi. Fahmy menilai kenaikan harga memang harus dilakukan. Pertamina harus menjual di sesuai harga keekonomian. Sebab, penggunanya pun merupakan masyarakat kalangan menengah ke atas yang mampu.

Secara umum Fahmy menilai, kebijakan kenaikan BBM dan LPG non subsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi. Sebab, jumlah konsumennya pun proporsinya kecil. ‘’Kebanyakan golongan menengah ke atas. Biasanya orang kaya tidak suka gejolak,’’ katanya.

Fahmy juga menyinggung terkait BBM subsidi. Menurutnya, kebijakan Pertamina yang akan melakukan pembatasan pembalian Pertalite memang diperlukan. Sebab, kebijakan itu bisa membantu menurunkan beban subsidi untuk APBN.

Menurutnya, Pertamina bisa saja menyederhanakan kriteria pembatasan. Penggunaan MyPertamina pun dinilai tidak perlu. Sebab, jika kriteria disederhanakan misalnya pertalite dan solar hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum, maka hal itu disebutnya lebih sederhana.

Sejauh ini, Fahmy menyebut untuk harga pertamax juga masih ada di bawah harga keekonomian. Pertamina masih mematok harga pertamax Rp 12.500 per liter. Padahal, untuk bensin dengan oktan atau RON 92, kompetitor sudah menetapkan harga sekitar Rp 17.000 per liter. Secara keekonomian harga pasar telah mencapai Rp 17.950

Meski begitu, Fahmy berharap jika Pertamina bisa mematok harga pertamax mendekati pertalite. Dengan begitu, masyarakat bisa bermigrasi dari pertalite ke pertamax yang lebih ramah lingkungan.

‘’Harga Pertamax masih di bawah harga keekonomian, belum sepenuhnya mengikuti harga pasar. Penetapan harga pertamax di bawah harga keenomian sangat tepat. Bahkan masih perlu diturunkan mendekati harga pertalite. Tujuannya untuk mendorong migrasi dari pertalite ke pertamax pada saat pembatasan pertalite diterapkan,’’ jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Yamaha Luncurkan Warna Baru MT-15, Modern dan Sporty

0
YAMAHA MT-15. F Ist

batampos – Yamaha MT Series dikenal luas di kalangan pecinta motor sport sebagai partner berkendara yang dapat diandalkan. Beragam keunggulan yang dimiliki seperti kualitas performa dan akselerasi yang mampu menemani konsumen untuk menikmati aktivitas kese­harian dan hobinya.

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, menyampaikan salah satu keluarga MT Series yang punya banyak kelebihan, sport naked bike yang kerap mendapatkan penyegaran warna untuk memanjakan para penggemar. Seperti yang teranyar di bulan Juli 2022 ini diluncurkan warna baru yaitu Metallic Dark Grey dan Metallic Blue.

Metallic Dark Grey mewakili perkembangan tren terkini dengan gaya modern sesuai selera market. Dengan dominasi warna abu-abu serta sentuhan warna cyan yang diaplikasikan pada bagian cover samping dan buritan membuat tampilan motor ini kian trendy.

”Makin segar dengan velg warna cyan menjadikan penampilan terbaru Metallic Dark Grey selaras style era saat ini dengan tetap mengangkat karakter sporty,” ujarnya, Senin (11/7).

Sedangkan MT-15 Metallic Blue merepresentasikan ciri khas warna biru pabrikan Yamaha yang jadi kebanggaan pecinta motor Yamaha.

”Warna baru membuat tampilan motor ini makin gagah dan maskulin, dan ditambah lagi dengan velg berwarna biru, turut mendongkrak rasa percaya diri penggunanya kala berkendara di jalanan,” jelasnya.

”MT-15 Master of Torque adalah salah satu pilihan partner berkendara di jajaran motor sport bagi konsumen di Tanah Air. Karakter motor ini yang agresif dan sporty semakin dipertegas dengan kemunculan warna baru yang kami luncurkan di bulan Juli 2022 ini,” sebutnya.

Sentuhan kombinasi warna yang diaplikasikan pada MT-15 warna baru ini kian mengangkat kesan trendy dan modern. Selain tampilan yang fresh dan sangar, dengan fitur dan teknologi modern serta torsi besar yang mendukung performa motor ini, makin melengkapi keunggulan MT-15 untuk menemani aktivitas konsumen.

”MT-15 memiliki desain berkarakter keluarga MT Series, disematkan dua position light LED serta satu lampu utama dengan Projector LED,” terangnya.

Sudah dilengkapi dengan speedometer full digital dengan shift timing light. Kesan moge look juga tampak dengan ada­nya big bike switch untuk sistem pengoperasian motor (cut off/ on dan starter engine).

BACA JUGA: Kredit Yamaha, Bebas Angsuran Sebulan 

”Penggunaan LED pada lampu belakang turut membuat sistem pencahayaan motor menjadi semakin terang, awet dan efisien,” jelasnya.

MT-15 menggunakan suspensi Up Side Down (USD) yang meningkatkan handling dan membuat tampilan motor gagah. MT-15 juga dilengkapi assist & slipper clutch dimana assist clutch membuat pengoperasian kopling jadi lebih ringan dan slipper clutch meminimalisir engine break saat deselerasi. MT-15 dibekali mesin berkapasitas 155cc 4-katup dengan 6-percepatan yang mampu menyemburkan tenaga maksimum sebesar 14,2 kW/ 10.000 rpm dan menghasilkan torsi maksimum 14,7 Nm/ 8.500 rpm.

”Juga sudah dilengkapi Variable Valve Actuation yang menjadikan torsi merata di setiap putaran mesin,” tutupnya. (*)

Reporter: JP Group

Terungkap, Ini Penyebab Naiknya Kasus Covid-19 di Kepri

0
Laboratorium Bergerak Survailen BTKLPP Kelas I batam Dalil Harahap2 scaled e1643360893837
Ilustrasi. Dua petugas medis dari BTKLPP Kelas I Batam Kementerian Republik Indonesia melakukan pemeriksaan sampel Covid-19 dengan TCM mastermix dan Ekstraksi di mobil laboratorium bergerak survailans beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Naiknya kasus Covid-19 di Kepri diduga karena penularan klaster serta terbukanya penerbangan domestik dan pelayaran internasional.

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri. Ia juga membenarkan saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri naik drastis.

“Selama 4 bulan kasus Covid-19 di Kepri melandai, tapi kini naik kembali,” kata Bisri.

Saat ditanya penyebab peningkatan kasus ini? Bisri menduga sudah ada terjadi penularan klaster.

Sehingga terjadi peningkatan kasus di Kepri. Selain itu, terbukanya penerbangan domestik dan pelayaran internasional.

Ia menjelaskan, orang yang keluar masuk ke Kepri meningkat drastis. Sehingga potensi penularan sangat terbuka lebar.

“Aktivitas dan mobilitas masyarakat sangat tinggi. Sehingga, Kepri terdampak jadinya. Ada peningkatan kasus di Jakarta. Orang lalu lalang ke Jakarta meningkat, sehingga potensi penularan juga tinggi,” ungkapnya.

Pihaknya mencatat saat ini ada 25 kasus aktif. Namun, kebanyakan orang yang terpapar Covid-19 ini, tidak ada yang perlu mendapatkan perawatan rumah sakit.

“Semuanya hanya bergejala ringan, sehingga tidak ada peningkatan BOR (Bed occupancy rate atau keterisian tempat perawatan di rumah sakit),” ujar Bisri.

Bisri mengatakan sejauh ini belum ada temuan varian Covid-19 yang baru. Jenis varian Covid-19 yang menjangkiti masyarakat Kepri, jenis omnicron.

“Kami masih tetap memantau, pergerakan kasus dan variannya. Semoga tidak ada varian baru,” ucapnya.

Ia berharap masyarakat yang belum vaksin ketiga, agar segera mendatangi pusat-pusat layanan kesehatan daerah. Vaksinasi dosis ketiga, sangat efektif dalam menghambat penyebaran Covid-19.

“Jangan vaksin akibat alasan bepergian. Segeralah booster, agar kesehatannya terjaga,” tuturnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Tabrakan dengan Truk, Charly: Konser Setia Band di Bogor dan Jakarta Tetap Jalan

0
Setia Band (Instagram/charly_setiaku)

batampos – Mobil yang ditumpangi Charly Van Houten dan kru tabrakan dengan truk di Tol Cipularang, Sabtu (9/7). Meski demikian konser Setia Band pada 17 Juli di Bogor dan Jakarta akan tetap jalan.

Kecelakaan terjadi tepatnya di daerah Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Akibat kejadian tersebut, salah seorang kru mengalami patah tulang dan harus menjalani operasi. Sementara 5 orang lainnya, termasuk Charly, mengalami luka ringan.

Charly Van Houten mengatakan pada tanggal 17 Juli mendatang Setia Band akan ada manggung di Jakarta dan Bogor. Kecelakaan yang terjadi tidak menggeser agenda yang telah direncanakan.

“Dalam waktu dekat ini ada konser di Bogor dan Jakarta. Karena sebenarnya memang kita lagi jalani tur konser untuk promo single ‘7 Tahun’,” kata Charly Van Houten dihubungi melalui sambungan telepon Senin (11/7).

Baca juga:Tur Dunia Ditunda Demi Kesembuhan Mental, Shawn Mendes: Hati Saya Hancur

Setia Band memang baru saja merilis single berjudul ‘7 Tahun’ pada 7 Juli 2022 lalu. Lagu tersebut dibuat terinspirasi dari perpisahan Charly dengan ST12. Namun lagu ini kemudian diarahkan menjadi perjalanan kisah asmara yang berujung pada perpisahan.

Dalam lagu ini, Setia Band berkolaborasi dengan Pepep ST12. Selain itu, video klip lagu ‘7 Tahun’ menggandeng Gisella Anastasia. Lokasi syutingnya dilakukan di gunung Bromo Jawa Timur.

Charly juga mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (9/7) malam lalu terjadi setelah ia menjalani promo single terbaru Setia Band di Bangka Belitung. Mereka pulang menggunakan mobil dari Jakarta menuju Bandung. Saat berada di daerah Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, hal tak diinginkan terjadi. Mobil yang ditumpangi Charly bersama 5 orang lainnya menabrak truk yang berpindah ke sisi kanan tanpa lampu sein.

Kecelakaan yang terjadi ini menjadi menjadi pelajaran bagi Charly Van Houten untuk dirinya lebih mawas diri jika bepergian ke depannya.”Aku tuh orang yang paling takut kalau naik mobil, memang sudah lama. Jadi aku kalau yang nyetir terlalu kencang aku orangnya selalu rewel,” tandasnya. (*)

Reporter: jpgroup

Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah Boleh Beroperasi Lagi

0
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ekaligus Ad Interim Menteri Agama Muhadjir Effendy. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Pencabutan izin pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah tidak berjalan lama. Seperti diketahui pencabutan izin pesantren yang berada di Jombang, Jawa Timur itu disampaikan Kemenag pada 7 Juli lalu. Kemarin (11/7) Kemenag mengumumkan pesantren Shiddiqiyyah bisa kembali beroperasi secara normal.

Normalisasi perizinan pesantren Shiddiqiyyah itu disampaikan Menko PMK sekaligus Ad Interim Menteri Agama Muhadjir Effendy. ’’Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala,’’ kata Muhadjir.

Mantan Mendikbud itu menjelaskan dirinya sudah meminta Plh Sekjen Kemenag Aqil Irham untuk membatalkan rencana pencabutan izin operasional pesantren tersebut. Dengan kebijakan baru ini, para orang tua santri bisa mendapatkan kepastian. Yaitu kepastian status putra dan putrinya yang sedang belajar di pesantren Shiddiqiyyah. ’’Begitupun juga para santri bisa belajar dengan tenang,’’ katanya.

Ketua Majelis Masyayikh Pesantren Indonesia Abdul Ghaffar Rozin menyambut baik keputusan dari pemerintah tersebut. ’’Mungkin lebih tepat diperlukan pembekuan sementara,’’ tuturnya. Bukan pencabutan izin operasional. Selama pembekuan sementara, pengelola pesantren diberikan kesempatan untuk memulihkan kondisi sehingga bisa kondusif kembali. Sehingga para santri bisa belajar dengan tenang kembali. Sedangkan jika dilakukan pencabutan izin secara permanen, akan menjadi preseden buruk terhadap pesantren.

Pria yang akrab disapa Gus Rozin itu mengatakan, kekerasan seksual pada prinsipnya dapat terjadi di mana saja. Termasuk di ruang publik dan domestik atau rumah tangga. Termasuk di lembaga apapun. ’’Sejauh kita tahu, kasus serupa jika meningkat di lembaga pendidikan selain pesantren,’’ tuturnya.

Menurut dia setiap peristiwa kekerasan seksual, tentu tidak bisa dibaca sebagai tindakan institusional. Karenanya yang perlu dilakukan adalah penindakan terhadap pelakunya. Institusinya tetpa perlu diselamatkan. Gus Rozin mengatakan jika setiap peristiwa asusila atau pencabulan berujung penjatuhan sanksi terhadap institusi, akan ada banyak institusi yang mendapatkan hukuman.

Seperti diketahui sebelumnya, pencabutan izin pesantren Shiddiqiyyah disampaikan Kemenag setelah ada permintaan dari kepolisian. Salah satu pertimbangan Kemenag ada salah satu pimpinan pesantren yang juga anak pengasuhnya (MSAT) adalah DPO kepolisian kasus pencabulan dan perundungan santri. Selain itu pihak pesantren juga dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap si pelaku.

Terpisah, Jaringan Pembela Hak Perempuan Korban Kekerasan Seksual menilai, ada arogansi yang diperlihatkan oleh pelaku kekerasan seksual dalam kasus MSAT di Jombang maupun Julianto Eka Putra (JEP) di sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang berlokasi di Batu, Malang, Jawa Timur.

Arogansi ini ditunjukkan keduanya dari lamanya proses hukum yang berjalan. Kasus MSAT misalnya. Anis Hidayah, Anggota Jaringan Pembela Hak Perempuan Korban Kekerasan Seksual melihat, pelaku menunjukkan arogansi relasi kuasa karena merupakan putra pimpinan Pondok Pesantren Shiddiqiyah Ploso, Jombang, Jawa Timur. Hal ini membuat MSAT yang sudah DPO lama tak juga bisa ditangkap.

Bahkan, terakhir, aparat kepolisian harus mengerahkan banyak personil untuk menangkap tersangka. ”Bagaimana pelaku itu menunjukkan arogansi relasi kuasanya sehingga polisi ditekan sedemikian rupa,” katanya dalam diskusi Darurat Kekerasan Seksual dan Penegakan UU TPKS, kemarin.

Begitu pula untuk kasus JEP. Meski nyaris satu tahun menjadi terdakwa, JEP yang diduga melakukan kekerasan seksual pada puluhan siswi di SIP tetap melenggang bebas.

Kondisi ini tentu membuat geram. Karenanya, Anis meminta agar undang-undang tindak pidana kekerasan seksual (UU TPKS) dapat segera diimplementasikan. Ia juga endorong agar pemerintah segera memproses aturan UU TPKS sehingga bisa digunakan dalam proses pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan seksual.

Senada, Pakah Hukum Tata Negara Bivitri Susanti pun menekankan hal yang sama. ”Jangan sampai lupa, UU TPKS ini sudah bisa digunakan loh,” tegasnya dalam kesempatan yang sama.

Meski, lanjut dia, aturan turunannya masih dalam proses penyusunan. UU ini berlaku begitu ia diundangkan. Artinya, bisa diterapkan untuk penanganan kasus-kasus kekerasan seksual yang ada.

Selain itu, Kapolri sendiri telah mengeluarkan telegram untuk jajarannya yang berisikan tentang perintah penggunaan menggunakan UU TPKS dalam penanganan kasus kekerasan seksual. bukan hanya terkait hukum acara, namun upaya perlindungan dan pemenuhan hak korban. ”Ini cara yang bagus ya. Apa yang bisa dilakukan dulu, dilakukan. Tinggal lihat di lapangan implementasinya seperti apa,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur LBH APIK Ratna Batara Munti menambahkan, dengan diberlakukannya UU TPKS ini maka tak ada lagi alasan laporan korban ditolak karena taka da saksi. Sebab, jelas dalam UU TPKS, korban bisa menjadi saksi untuk pelaporannya. Selain itu, bukti juga tidak hanya terpaku pada visum. Bisa juga dari rekam medis dan bahkan surat keterangan psikologi klinis atau psikiater yang akan sangat membantu korban dalam pelaporannya. (*)

Reporter: JP Group