batampos – Jack Wilshere, mantan gelandang Arsenal kembali ke klubnya jadi pelatih kepala tim U-18 seperti dikutip AFP, Selasa (12/7).
Wilshere gantung sepatu pekan lalu setelah berjuang melawan serangkaian cedera yang menutup karirnya yang menjanjikan.
Foto asip – Gelandang Aarhus Gymnastik asal Inggris, Jack Wilshere, saat latihan pertandingan Superliga Denmark antara FC Nordsjaelland dan AGF di Farum, Denmark, pada 10 April 2022. (AFP/CLAUS BECH)
Pemain berusia 30 tahun itu menghabiskan waktu bekerja sama dengan para pemain muda Arsenal musim lalu dan kini mengambil kesempatan membantu membentuk generasi muda akademi The Gunners.
“Sungguh kehormatan besar bisa memikul peran ini. Bukan rahasia lagi saya mencintai klub ini,” kata Wilshere. “Saya menyukai apa yang kami perjuangkan dan sebagian besar hidup saya dihabiskan dalam akademi ini. Ini kesempatan besar bagi saya dan saya siap.”
“Saya lapar dan tidak sabar membantu pemain-pemain muda ini untuk berkembang dan menjadi yang terbaik yang mereka bisa di dalam dan di luar lapangan. Sungguh perasaan khusus bisa menjadi bagian keluarga besar Arsenal.”
Wilshere sendiri adalah jebolan akademi muda Arsenal dan pernah bermain bersama Bolton, Bournemouth, West Ham dan Aarhus.
Dia membuat 197 penampilan bersama The Gunners dan merupakan bagian dari tim yang menjuarai Piala FA 2014 dan 2015.
Manajer akademi Arsenal Per Mertesacker berkata, “Semua orang tahu betapa bersemangatnya Jack tentang Arsenal. Dia mengerti apa yang ingin kami capai di sini dan dia sungguh membuat kami terkesan tahun lalu.”
“Dia tahu persis apa yang diperlukan agar menembus tim inti melalui akademi.” (*)
batampos – Hampir satu bulan lamanya kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun nihil. Namun, laporan terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten melaporkan ada 4 orang positif terpapar
Rachmadi
”Empat orang yang positif terpapar Covid-19 ini merupakan satu keluarga yang berdomisili di Kecamatan Tebing. Secara detil dari mana terpaparnya belum diketahui. Yang jelas, memang diduga dari satu orang keluarga baru pulang dari luar negeri. Yakni, Filipina,” ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, Senin (11/7).
Untuk mengetahui secara detil, lanjutnya, perlu penanganan secara intensif. Yakni, apakah terpapar dari luar negeri atau perjalanan pulang dari luar Kabupaten Karimun. Hasil wawancara petugas kesehatan diakui memang ada satu orang baru pulang dari luar negeri.
”Untuk jenisnya juga tidak bisa dipastikan. Apakah subvarian Omicron yang baru atau bukan. Karena, untuk mengetahui jenisnya harus proses periksaan sampel swab melalui metode whole genome sequencing (WGS). Di daerah kita belum ada. Melainkan di kirim ke Jakarta. Hanya saja butuh waktu untuk mengetahui hasilnya. Untuk itu, kita tangani seperti pasien Covid-19 lainnya saja,” jelasnya.
Dikatakan Rachmadi, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan sampel swab satu orang anggota keluarga lainnya. Mudah-mudahan, hasilnya negatif. Meski demikia, sesuai standa operasi dan prosedur, petugas kesehatan sudah melakukan tracing dan testing awal. Saat ini masih berlangsung. Diharapkan tidak ada penambahan lagi.
”Dengan adanya temuan kasu positif Covid-19, membuktikan bahwa virus ini belum hilang. Untuk itu, kita menghimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sehari-hari. Khususnya selalu menggunakan masker selama ditempat umum. Karena, pandemi belum berakhir. Satu lagi, yang belum vaksin agar segera mendapatkan vaksin ke UPT Puskesmas terdekat,” jelasnya. (*)
batampos – Tur dunia ditunda demi kesembuhan mental, Shawn Mendes sesungguhnya merasa berat hati terkait penundaan tur tersebut.
Jadwal tur dunia dari penyanyi muda asal Kanada, Shawn Mendes, telah dimulai sejak Juni lalu dan dijadwalkan akan berlangsung hingga Agustus 2023 mendatang. Namun sayangnya di tengah perjalanan tur dunia yang mengusung tajuk ‘Wonder: The World Tour,’ Shawn Mendes mengalami permasalahan mental. Dia pun terpaksa menunda tur tersebut sampai kondisinya semakin membaik.
Penundaan ini dimaksudkan supaya ia bisa lebih fokus pada proses penyembuhan kesehatan mentalnya tersbut. Mengumumkan penundaan tur dunia ini sejatinya sangat berat bagi Shawn Mendes. Sebab ia dan para penggemar sudah menanti-nantikan momen penting ini.
“Bikin hati saya hancur mengatakan ini, dengan berat hati saya harus menunda pertunjukan tiga minggu ke depan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Shawn Mendes dikutip dari Pagesix, Senin (11/7).
Tur dunia yang dijalankan pemilik album Handwritten itu sebagai bagian dari promosi albumnya berjudul Wonder yang dirilis pada tahun 2020. Tajuk tur penyanyi berusia 23 tahun itu pun diambil dari judul album terbarunya tersebut.
Keputusan menunda tur dunia ini tidak diputuskan oleh Shawn Mendes sendirian. Keputusan menunda tur dunia pelantun ‘Stitches’ diputuskan usai mendengarkan masukan dari sejumlah pihak, termasuk dari manejemen dan dokter yang memeriksa keadaannya.
“Saya perlu waktu untuk menyembuhkan dan menjaga diri saya serta kesehatan mental saya. Jika ada perkembangan, saya berjanji akan berita tahu kalian,” tutur Shawn Mendes.
Ini sejatinya bukan pertama kalinya Mendes curhat terkait permasalahan kesehatan mentalnya dengan para penggemar. Pada bulan April lalu, dia juga berbagi pesan panjang di Twitter dengan mengatakan bahwa dia sering bertanya pada diri sendiri, “Apa yang harus saya lakukan dengan hidup saya?” berkaitan permasalahan mental dialaminya.
Namun dalam tweet berikutnya, Shawn Mendes meyakinkan para penggemar bahwa dia baik-baik saja. “Sejujurnya saya baik-baik saja! Aku hanya ingin berkomunikasi dengan kalian dengan cara yang benar-benar jujur. Jadi saya baru saja mengetikkan catatan lama yang besar untuk Anda LOL,” akunya. (*)
Pendiri Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin didampingi pengacaranya memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa di Bareskrim Polri, Senin malam (11/7/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
batampos – Pendiri Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjelaskan pemeriksaan yang dijalaninya di Bareskrim Polri, Senin terkait dengan program CSR Boeing kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.
’’Hari ini (pemeriksaan) lebih banyak membahas tentang terkait dengan Boeing,” kata Ahyudin ditemui usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin malam (11/7).
Ahyudin menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 12 jam lamanya dari pukul 08.30 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Menurut dia, pemeriksaan terkait CSR Boeing berlangsung secara komprehensif. ’’Tapi saya tidak bisa menjelaskan secara utuh di sini ya,” katanya.
Namun secara garis besar, mantan Ketua Dewan Pembina ACT tersebut menegaskan bahwa bentuk program yang diamanahkan oleh Boeing kepada ACT dalam bentuk program pengadaan fasilitas umum (fasum) berupa tempat ibadah (musala/masjid) madrasah, dan sarana pendidikan.
’’Jadi programnya bukan uang yang diberikan kepada ahli waris itu, jadi jangan diartikan bahwa dana CSR yang diterima oleh ACT dari Boeing itu adalah bantuan santunan uang tunai yang dititipkan oleh Boeing kepada ACT lalu diberikan kepada ahli waris tidak begitu. Jadi, program CSR Boeing yang dikerjasamakan dengan ACT itu dalam bentuk pengadaan fasum,” ujarnya.
Menurut dia durasi waktu atau tenggat waktu program itu belum selesai sampai Juli 2022 ini program masih berlangsung pelaksanaannya. Ahyudin juga mengaku tidak mengetahui apa fasilitas yang dikerjasamakan itu, karena dirinya bukan Presiden ACT dan juga bukan ketua pengurus yayasan.
Sebelum Januari 2022, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina ACT yang tidak langsung terlibat secara operasional. ’’Apalagi sejak 11 Januari 2022 saya sudah tidak menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina ACT, maka progres program dari Januari sampai Juli 2022 saya tidak tahu ya. Jadi enam bulan lamanya saya tidak mengerti progresnya,” aku Ahyudin.
Terkait perkara ini statusnya resmi naik ke tahap penyidikan, Ahyudin menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berjalan. Ia optimistis perkara tersebut selesai karena pihak Boeing tidak ada yang komplain atau melaporkan bahwa program itu bermasalah. ’’Saya kira tanggapannya baik, toh mengikuti saja, tidak ada juga Boeing komplain, tidak ada lah, belum ada pelapor dari Boeing bahwa program ini bermasalah, tidak ada,” katanya.
Pengacara Ahyudin, Teuku Pupun Zulkifli menambahkan, bahwa kerja sama Boeing dengan ACT tidak dalam bentuk pemberian santunan kepada korban oleh maskapai bukan layaknya asuransi kecelakaan. Melainkan, program kerja sama pembangunan fasilitas umum.
’’Jadi tolong dipahami semua, ini bukan konteks asuransi sebagaimana asuransi kecelakaan lainnya,” ujar Pupun.
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipdeksus) Bareskrim Polri telah meningkatkan status perkara dugaan penyelewengan dana CSR ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 ke tahap penyidikan.
Peningkatan status ini setelah penyidik melakukan gelar perkara dan menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana penyelewengan dana CSR korban kecelakaan pesawat itu.
Penyidik mengusut dugaan pelanggaran Pasal 372 juncto 372 KUHP dan/atau Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 5 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan/atau Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. (*)
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi (kanan) menerima cenderamata dari Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, memberikan ceramah pembekalan (cerbek) kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXII Seskoad yang mengusung tema “Integrasi TNI, Polri, Pemkot Batam dan BP Batam dalam Pembangunan Daerah” di Gedung Jenderal Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Senin (11/7/2022).
Seskoad merupakan Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat, Komando Utama (Kotama) sebagai Lembaga Pendidikan Tertinggi yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.
Kedatangan Muhammad Rudi, yang juga sering dijuluki sebagai Bapak Tokoh Pembangunan Batam, disambut antusias oleh 274 orang Pasis Dikreg LXII Seskoad, yang terdiri dari Pasis TNI AD 241 orang, TNI AL 2 orang, dan TNI AU 2 orang, Pasis Polri 19 orang dan pasis negara sahabat sebanyak 10 orang (Arab Saudi, Australia, Bangladesh, Fiji, Filipina, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Thailand).
Pembukaan kegiatan dan sambutan disampaikan oleh Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho. Ia mengatakan keberhasilan pembangunan Batam, membuat dirinya ingin mengetahui lebih jauh kiat sukses, membangun suatu daerah dengan sinergi yang positif dari semua pemangku atau stakeholders.
Dalam sambutannya, Komandan Seskoad menyampaikan apresiasi kepada Kepala BP Batam yang juga sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, atas atensinya untuk dapat berbagi kiat-kiat membangun suatu daerah kepada para Perwira Siswa.
“Kami telah mengetahui bahwa Batam telah banyak kemajuannya. Progresnya (Kepala BP Batam) dalam membangun Batam sangat luar biasa, serta sinergitas yang baik dari TNI dan Polri, bersama Pemerintah untuk bisa memajukan Batam. Pastinya pembekalan ini akan sangat bermanfaat untuk Pasis yang nantinya akan mengabdi di wilayah masing-masing,” ujar Anton.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rudi memaparkan sejumlah pembangunan yang berhasil dilakukan di Batam.
Sebagaimana diketahui, banyak pekerjaan besar yang saat ini sedang digarap oleh BP Batam, guna membuat Batam sebagai kawasan tujuan investasi dapat semakin tertata dan modern, juga memiliki aksesibilitas yang mumpuni sebagai pusat logistik di Kawasan Asia Tenggara kedepannya.
Di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan KEK Kesehatan dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.
Muhammad Rudi, mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi pilihan sebagai fondasi utama yang disiapkan untuk menggeliatkan investasi di Batam. “Hal tersebut untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain pembangunan wilayah, kemajuan suatu daerah juga ditunjang oleh keberhasilan koordinasi dan sinergitas seluruh stakeholders.
“Bahwa sinergitas pemerintah bersama seluruh stakeholders menjadi kekuatan utama bangsa. Adanya integrasi dan kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Kota dan BP Batam, merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.” Ujar pria yang juga merupakan Walikota Batam ini.
Menurutnya, semangat sinergitas inilah yang telah mampu menciptakan suasana yang kondusif. Sehingga masyarakat merasa aman dan investor semakin nyaman, serta proses pembangunan menjadi lancar.
“Pesat dan berhasilnya pembangunan daerah tidak lepas dari dukungan dan kerja sama antara Pemerintah, TNI dan juga Polri. Sehingga dukungan dan sinergitas ini sangat penting untuk memacu keberhasilan dan kemajuan suatu daerah,” ujar Muhammad Rudi.
Turut hadir mendampingi, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam; Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait serta Kepala Dinas Kominfo Kota , Azril Apriansyah.(*)
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi (kanan) menerima cenderamata dari Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, memberikan ceramah pembekalan (cerbek) kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXII Seskoad yang mengusung tema “Integrasi TNI, Polri, Pemkot Batam dan BP Batam dalam Pembangunan Daerah” di Gedung Jenderal Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Senin (11/7/2022).
Seskoad merupakan Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat, Komando Utama (Kotama) sebagai Lembaga Pendidikan Tertinggi yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.
Kedatangan Muhammad Rudi, yang juga sering dijuluki sebagai Bapak Tokoh Pembangunan Batam, disambut antusias oleh 274 orang Pasis Dikreg LXII Seskoad, yang terdiri dari Pasis TNI AD 241 orang, TNI AL 2 orang, dan TNI AU 2 orang, Pasis Polri 19 orang dan pasis negara sahabat sebanyak 10 orang (Arab Saudi, Australia, Bangladesh, Fiji, Filipina, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Thailand).
Pembukaan kegiatan dan sambutan disampaikan oleh Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho. Ia mengatakan keberhasilan pembangunan Batam, membuat dirinya ingin mengetahui lebih jauh kiat sukses, membangun suatu daerah dengan sinergi yang positif dari semua pemangku atau stakeholders.
Dalam sambutannya, Komandan Seskoad menyampaikan apresiasi kepada Kepala BP Batam yang juga sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, atas atensinya untuk dapat berbagi kiat-kiat membangun suatu daerah kepada para Perwira Siswa.
“Kami telah mengetahui bahwa Batam telah banyak kemajuannya. Progresnya (Kepala BP Batam) dalam membangun Batam sangat luar biasa, serta sinergitas yang baik dari TNI dan Polri, bersama Pemerintah untuk bisa memajukan Batam. Pastinya pembekalan ini akan sangat bermanfaat untuk Pasis yang nantinya akan mengabdi di wilayah masing-masing,” ujar Anton.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rudi memaparkan sejumlah pembangunan yang berhasil dilakukan di Batam.
Sebagaimana diketahui, banyak pekerjaan besar yang saat ini sedang digarap oleh BP Batam, guna membuat Batam sebagai kawasan tujuan investasi dapat semakin tertata dan modern, juga memiliki aksesibilitas yang mumpuni sebagai pusat logistik di Kawasan Asia Tenggara kedepannya.
Di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan KEK Kesehatan dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.
Muhammad Rudi, mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi pilihan sebagai fondasi utama yang disiapkan untuk menggeliatkan investasi di Batam. “Hal tersebut untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain pembangunan wilayah, kemajuan suatu daerah juga ditunjang oleh keberhasilan koordinasi dan sinergitas seluruh stakeholders.
“Bahwa sinergitas pemerintah bersama seluruh stakeholders menjadi kekuatan utama bangsa. Adanya integrasi dan kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Kota dan BP Batam, merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.” Ujar pria yang juga merupakan Walikota Batam ini.
Menurutnya, semangat sinergitas inilah yang telah mampu menciptakan suasana yang kondusif. Sehingga masyarakat merasa aman dan investor semakin nyaman, serta proses pembangunan menjadi lancar.
“Pesat dan berhasilnya pembangunan daerah tidak lepas dari dukungan dan kerja sama antara Pemerintah, TNI dan juga Polri. Sehingga dukungan dan sinergitas ini sangat penting untuk memacu keberhasilan dan kemajuan suatu daerah,” ujar Muhammad Rudi.
Turut hadir mendampingi, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam; Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait serta Kepala Dinas Kominfo Kota , Azril Apriansyah.(*)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat penyampaian ranperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi dalam rapat paripurna di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu, Senin (11/7) siang. F.Slamet Nofasusanto
batampos– Untuk menarik investor agar menanamkan modal di Bintan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan memberikan insentif dan kemudahan investasi di Kabupaten Bintan.
Sebagai payung hukumnya, pansus ranperda pemberian insentif dan kemudahan investasi akan membahas lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Hal ini terekam dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu, Senin (11/7) siang.
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Bintan, Agus Hartanto serta Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan serta segenap anggota DPRD Bintan dan kepala OPD Pemkab Bintan.
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, pemberian insentif dan kemudahan investasi akan diberikan untuk mendorong iklim investasi di Kabupaten Bintan.
“Mungkin kita mengorbankan 1 sektor yakni pajak dan retribusi tapi 10 sektor yang akan didapatkan. Misalnya masuknya investasi di Bintan dapat mengurangi pengangguran dan membuat ekonomi masyarakat bergerak,” jelas Roby.
Roby mengatakan, dengan adanya payung hukum terkait pemberian insentif dan kemudahan investasi, diharapkan mendorong ekonomi masyarakat di Kabupaten Bintan.
Roby juga berharap, pemberian insentif kemudahan investasi yang akan diberikan dapat direalisasikan di semua daerah di Bintan, tidak hanya di kawasan industri Lobam dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bintan, Indra Hidayat mengatakan, pemberian insentif dan kemudahan investasi yang akan diberikan seperti keringanan pajak dan retribusi.
“Semoga mendorong investasi yang ada di Kabupaten Bintan,” harap Indra. (*)
batampos – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan semua laboratorium pemeriksaan tes Covid-19 untuk memasukan hasil tes PCR ke dalam sistem New All Record (NAR) Kemenkes. Bagi yang tidak patuh, izin operasionalnya akan dibekukan hingga bahkan dicabut.
“Lab wajib memasukkan data semua orang yang dites PCR,” ujar Budi, kemarin (11/7).
Instruksi ini muncul karena ada laporan masyarakat yang melakukan tes PCR tapi tidak mau hasilnya tercantum di aplikasi PeduliLindungi. Mereka meminta Lab pemeriksaan untuk tidak melaporkan hasilnya ke dalam sistem NAR Kemenkes. Sehingga hasilnya tidak muncul di PeduliLindungi.
Dampaknya, mereka yang positif Covid-19 tidak terdeteksi. “Kami menemukan kasus ada pasien yang mengeluh sakit tapi dites di Lab mana tidak dilaporkan, dan tidak ada di PeduliLindungi,” tuturnya.
Masyarakat yang hasil PCR positif di PeduliLindungi akan terlabel hitam. Sehingga tidak dapat masuk ke mall, perkantoran, hotel dan juga transportasi umum. Langkah ini dilakukan Kemenkes untuk mencegah penularan virus Covid-19 ke orang lain. “Ini harus didisiplinkan, kalau ada seperti itu (tidak memasukan hasil ke sistem) harus langsung ditegur,” ungkapnya.
Mulai kemarin, Kementerian Kesehatan akan memonitor dengan ketat laboratorium mana saja yang tidak memasukan hasil tes PCR ke dalam NAR. Kemenkes juga akan mengirimkan surat pemberitahuan kebijakan ini ke seluruh laboratorium yang menyelenggarakan tes Covid-19.
Di sisi lain, pemerintah juga didesak untuk menyiapkan langkah mitigasi menghadapi kenaikan angka positif Covid-19. Salah satunya dengan kembali meningkatkan upaya testing, tracing, treatment (3T). Terlebih, banyak masyarakat yang menganggap pandemi Covid-19 telah usai. Sehingga mengabaikan gejala-gejala yang mungkin muncul.
Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, pemerintah juga perlu menyiapkan pelayanan, rujukan, hingga nesiapan alat termasuk oksigen. Meski, kecil kemungkinan terjadi tingkat keparahan pada pasien namun potensi tersebut tetap ada.
“Apalagi jika menimpa orang berisiko tinggi. Misal orang lanjut usia, komorbid, atau anak-anak yang belum vaksin,” ujarnya.
Hal-hal tersebut tetap harus disiapkan. Bila tidak, maka risikonya bisa fatal berujung kematian.
Selain itu, menurut dia, PPKM juga harus dikuatkan kembali. Tak perlu langsung menuju PPKM level 3 atau 4, namun pengetatan perlu dilakukan. Kedisiplinan mengenai penggunaan masker, menjaga kebersihan, hingga menjaga jarak.
“Lebih diawasi secara ketat. Diperkuat lagi literasi, kedisiplinan, masker dan sebagainya. Ini yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.
Sementara itu Kasubbid Dukungan Kesehatan (Dukkes) Satgas Covid-19 BNPB Brigjen TNI (Purn) Alexander K. Ginting mengatakan varian Covid-19 yang ada sekarang berbeda dengan varian Delta. Varian Delta memiliki tingkat keperahan yang lebih kuat. Sedangkan varian BA saat ini cenderung lebih ringan gejalanya.
’’Akibatnya banyak yang dianggap tidak jadi masalah,’’ tuturnya.
Kondisi ini mengakibatkan potensi penularannya tinggi. Untuk itu diperlukan peningkatan tes dan pelacakan kontak erat. Dia mengatakan masyarakat tidak perlu takut dan khawatir menyembunyikan gejalanya. Lebih baik diketahui segera kemudian dilakukan penanganan. Sehingga tidak menular ke yang lainnya.
Guru besar FKUI Tjandra Yoga Aditama mengatakan masyarakat perlu berbesar hati menerima arahan Presiden Joko Widodo. Yaitu menggunakan masker baik di dalam maupun di luar rungan. Menurut dia, arahan Presiden itu merupakan perlindungan yang sangat penting.
Tjandra lantas mengatakan kasus Covid-19 di India saat ini didominasi varian BA.2. ’’Kita di Indonesia juga amat perlu melakukan pengumpulan data ke arab BA.2 ini dan turunannya,’’ kata dia. Kemudian hasilnya disampaikan secara terbuka ke publik.
Dia mengatakan sejauh ini belum ada kepastian tentang penularan dan berat rignannya dampak infeksi varian BA.2.75. Varian ini juga disebut memiliki kemungkinan menghindar dari sistem imun seseorang. Tjandra mengatakan dari India saja, varian ini sudah menyebar ke 10 negara. Baginya penyebaran ini cukup cepat dan mengingatkan kembali ke varian Delta. (*)
Ilustrasi. Masyarakat mendatangi kantor pusat SPAM Batam di Batam Center. Foto: Dokumentasi batampos.co.id
batampos – Sejumlah masyarakat Kota Batam mengeluhkan tagihan air PAM yang naik selama beberapa bulan terakhir. Padahal pemakaian air sama dengan bulan-bulan sebelumnya.
Novi, warga Nongsa mulai menyadari tagihan air PAM di rumahnya naik sejak tiga bulan terakhir. Dimana sebelumnya, rata-rata tagihan air berkisar Rp 60-65 ribu per bulan.
“Tiga bulan belakangan naik, awalnya Rp 90 ribuan, kemudian Rp 100 ribuan, bulan ini naik lagi jadi Rp 118,” ujarnya.
Menurut Novi, pemakaian di rumah hampir sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Karena itu, ia bingung kenapa tagihan air di rumahnya terus naik.
“Apa ada kenaikan tarif air ya, makanya tagihan naik terus,” imbuh Novi.
Hal senada diungkapkan Icha warga Nongsa yang juga merasa tagihan air di rumahnya naik.
“Tiga bulan terakhir tagihan air naik, biasanya cuma Rp 50-55 ribuan, bulan lalu naik jadi Rp 93 ribu. Tak ada tamu dan lainnya, tapi tagihan air naik,” terang Icha.
Ia juga mengeluhkan kualitas air yang tiba-tiba keruh dan berbusa. Namun kata dia, kondisi air ini tak terjadi setiap hari.
“Kadang air putih dan berbusa. Kadang bersih,” ujarnya.
Sementara, Mulyana warga Batamcenter juga mengakui tagihan air di rumahnya naik dari biasa. Namun memang naiknya tak terlalu signifikan.
“Naik juga, cuma naiknya tak banyak. Beberapa belas ribu saja,” terang Mulyana.(*)
Tahar Rahim sebagai Mohamedou Ould Slahi dalam film The Mauritanian (Istimewa)
batampos – The Mauritanian, film kisah nyata salah tangkap pasca gedung kembar World Trade Centre (WTC), New York, runtuh, pada 11 September 2001 akibat serangan teroris. Peristiwa hancurnya menara kembar ini tidak dipungkiri merupakan salah satu insiden paling buruk dan menyedihkan dalam sejarah peradaban manusia. Kejadian yang kemudian kerap disebut dengan 9/11 tersebut tidak hanya memberikan dampak buruk kepada warga Negeri Paman Sam, tapi juga mereka yang ditangkap secara sepihak dan membabi buta tanpa bukti lantaran diduga merupakan antek dari Osama Bin Laden dan organisasi Al-Qaeda.
Film ini sukses mempertontonkan sisi gelap lain dari pascainsiden menara kembar WTC. Diangkat dari kisah nyata, film ini menceritakan belasan tahun perjuangan seorang pria asal Mauritania bernama Mohamedou Ould Slahi yang merupakan korban salah tangkap. The Mauritanian juga memperlihatkan sekelumit kekejaman dan kekejian dari penjara Guantanamo Bay yang merupakan tempatnya ditahan selama kurang lebih 14 tahun.
Slahi (Tahar Rahim) sejatinya tidak memiliki paham radikal di dalam kepalanya. Ia hanya seorang sipil biasa yang berotak encer. Walau pernah ikut berlatih perang di Afghanistan, hal itu ia lakukan sebagai bekal untuk memerangi Komunis, paham yang juga ingin dimusnahkan oleh Amerika Serikat.
Nasib apes Slahi dimulai pada 2002, setelah tiba-tiba ia ditangkap oleh pihak militer Amerika Serikat dan dibawa ke penjara Guantanamo Bay, Kuba. Di sana, Slahi yang tidak tahu menahu soal aksi terorisme 9/11 dipaksa untuk mengakui segala hal yang tidak ia lakukan terkait hancurnya menara kembar WTC.
Tuduhan pihak militer muncul dari pengakuan salah seorang anggota Al-Qaeda yang pernah menginap di rumah Slahi sebelum aksi 9/11 dijalankan. Kepada pihak militer, orang tersebut memutarbalikkan fakta dan mengatakan bahwa Slahi adalah otak di balik 9/11. Slahi, yang sesungguhnya memang tidak mengetahui apapun, jelas membantah tegas segala tuduhan yang dialamatkan padanya.
Namun, segala kejujuran yang disampaikan Slahi justru tidak membuat keadaan semakin baik.
Untuk diketahui, Guantanamo Bay adalah salah satu penjara yang disebut-sebut sebagai penjara paling kejam dan mengerikan. Siksaan demi siksaan yang sangat brutal dan tidak manusiawi pun harus dialami oleh Slahi. Mulai dari dibiarkan kedinginan, disiram air hingga tidak bisa bernapas, diputarkan lagu heavy metal dengan speaker yang mengarah ke dirinya, sampai pelecehan seksual dari sipir perempuan, semua harus dijalani Slahi agar ia mengakui perbuatan yang tidak ia lakukan.
Lebih parah lagi, Slahi sama sekali tidak diberi kesempatan untuk membela diri di persidangan. Ia terus menerus disiksa dan dipaksa mengaku tanpa adanya proses sidang resmi di meja hijau.
Kejadian ini akhirnya sampai ke telinga seorang pengacara bernama Nancy Hollander (Jodie Foster). Bersama koleganya, Teri Duncan (Shailene Woodley), keduanya pun memulai perjalanan panjang untuk membebaskan Slahi dari neraka dunia tersebut, yang akhirnya berhasil terealisasi pada tahun 2016.
Disutradarai Kevin Macdonald, The Mauritanian boleh dibilang berhasil menyuguhkan kisah drama yang sangat menyentuh.
Berdurasi 2 jam 9 menit, film ini sukses membawa para penontonnya ikut mengalami rasa sesak akibat ketidakadilan yang dialami Slahi, dan turut bernapas lega bahkan berurai air mata ketika akhirnya pengadilan memutuskan bahwa Slahi tidak bersalah.
Akting dari Tahar Rahim dan Jodie Foster jelas menjadi kekuatan utama dari The Mauritanian. Keduanya mampu menjalankan peran masing-masing sebagai seorang tahanan yang tengah kalut dan nyaris gila, serta seorang pengacara tegar yang tengah berkonflik dengan batin dan kehidupan pribadinya. Rahim dan Foster menjalankan tugas mereka dengan ciamik sejak awal hingga penghujung film.
Secara keseluruhan, The Mauritanian adalah film yang pantas untuk ditonton bagi Anda para penyuka drama. Jangan berharap ada adegan aksi baku hantam di dalamnya, karena The Mauritanian adalah film yang menitikberatkan pada pahitnya kenyataan dan perjuangan atas nama kemanusiaan.(*)