Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 (Dok. PSSI)
batampos – Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Kepastian itu didapat setelah Indonesia menggulung Nepal dengan skor telak 7-0 pada laga terakhir Grup A kualifikasi. Dengan 6 poin dan selisih gol 7, Indonesia termasuk dalam 5 runner-up terbaik di kualifikasi. Hanya juara grup dan 5 runner-up terbaik yang berhak melaju ke Piala Asia 2023.
Juara Grup A menjadi milik Jordania yang meraih hasil sempurna yakni 9 poin. Pada laga terakhir, Jordania berhasil mengalahkan Kuwait dengan skor 3-0.
Lolosnya Indonesia selain menang telak 7-0 atas Nepal, juga tak lepas dari kekalahan Kuwait dari Jordania. Di klasemen akhir Grup A, Indonesia berada di posisi kedua dengan 6 poin di bawah Jordania yang mendulang 9 poin. Sementara, Kuwait berada di posisi ketiga dengan 3 poin.
Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, untuk pertama kali sejak 2007, Indonesia kembali tampil di putaran final Piala Asia. Ya, terakhir kali Merah Putih berkiprah di Piala Asia pada 2007. Dan, ini merupakan keikutsertaan Indonesia yang kelima.
Sebelumnya Indonesia lolos ke Piala Asia pada 1996, 2000, 2004, dan 2007 saat menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Dari 4 keikutsertaan sebelumnya, Indonesia gagal melaju ke fase berikutnya.
Indonesia unggul cepat pada menit ke-6 lewat Dimas Drajad. Kartu merah yang diterima pemain Nepal, S Aryal, pada menit 33, membuat Indonesia tak terbendung dalam membangun serangan. Merah Putih menutup laga pada babak pertama dengan skor 2-0 setelah Witan Sulaeman mencetak gol pada menit 43.
Pada babak kedua, Indonesia memberondong gawang Nepal dan menghasilkan 5 gol. Masing-masing lewat Fachruddin Aryanto pada menit 54, Saddil Ramdani pada menit 55, Elkan Baggott menit 80, Witan pada menit 81, dan Marselino Ferdinan pada menit 90.
Hingga laga berakhir, gawang Indonesia tak mampu dibobol Nepal. Dan, kemenangan telak 7-0 atas Nepal memastikan tiket ke putaran final Piala Asia 2023.
SUSUNAN PEMAIN
Indonesia: Nadeo Argawinata, Pratama Arhan, Elkan Baggott, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam Bahar, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, Muhammad Dimas Drajad, Saddil Ramdani
Nepal: Deep Karki, Shiva Gurung, Bikash Tamang, Suman Aryal, Sunil Bal, Prince Karki, Arik Bista, Nir Kumar Rai, Pujan Uperkoti, Rajan Gurung, Santosh Tamang
batampos – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD memasuki tahap pengumuman, Selasa (14/6). Banyak anak yang tidak lolos PPDB karena berbagai alasan.
F. Dalil Harahap/Batam Pos Murid SDN 008 saat pulang sekolah, Selasa (14/6). Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SDN memasuki tahap pengumuman.
Kendala yang paling umum ditemui adalah umur yang belum genap tujuh tahun. Kendala lainnya, dokumen pelengkap PPDB seperti akta lahir dan alamat yang tidak sesuai.
Pantauan di lapangan, orangtua yang anaknya tak lolos PPDB umumnya kecewa. Mereka mengaku keberatan jika harus masuk ke sekolah swasta karena faktor biaya yang mahal.
Mereka pun ramai-ramai mencari solusi lain dengan berbagai cara.
Ada yang mendatangi sekolah yang dituju, menyampaikan ke perangkat RT/RW, komite sekolah, bahkan ada yang nekat ke kantor Dinas Pendidikan Kota Batam. Mereka umumnya berharap agar anaknya kembali diterima di sekolah yang didaftar sebelumnya.
”Kemarin RT/RW sudah minta data anak yang mau masuk SD, makanya hari ini saya coba informasi ke RT/RW semoga anak saya bisa diterima melalui kuota lainnya,” ujar Yusril, warga Sagulung Baru yang anaknya tak lolos PPDB di SDN 01 Sagulung.
Tekad dan usaha para orangtua yang anaknya tak lolos PPDB ini diapresiasi pihak sekolah. Namun, pihak sekolah belum bisa mengambil keputusan apapun sebab itu wewenang Disdik Kota Batam.
Pihak sekolah menyarankan agar anak-anak yang tak lolos PPDB bersama orangtuanya ke kantor Disdik Batam untuk mencari solusinya. ”Tak bisa kami ambil tindakan kalau tak ada instruksi. Tunggu ada keputusan dari Dinas dulu,” ujar seorang guru di SDN 01, Sagulung.
Meskipun banyak yang kecewa, namun proses penyampaian pengumuman PPDB ini berjalan aman dan tertib. Pihak kepolisian juga turun mengawasi di lokasi sekolah. Polsek Sagulung misalnya. Melapor tak ada gejolak yang berarti di lingkungan sekolah yang ada sepanjang hari kemarin.
”Aman, anggota siaga di lapangan,” ujar Kapolsek Sagulung, Iptu Nyoman Ananta Mahendra.
Walikota Batam Janji Siapkan Solusi
Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berjanji menyiapkan solusi bagi anak yang tidak lolos seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar (SD) negeri. Diperkirakan total anak yang tidak tertampung mencapai ribuan orang.
Ia mengatakan, setelah semua proses selesai, panitia sudah mengumumkan siswa yang diterima berdasarkan rencana daya tampung (RDT). Hasilnya, tentu tidak semua bisa tertampung, karena keterbatasan jumlah fasilitas yang tersedia.
”Nanti saya akan ambil kebijakan untuk mereka. Sekarang kan sudah diumumkan berdasarkan juknis yang sudah ada. Saya tunggu laporan Disdik, baru bisa saya petakan apa solusi untuk mereka ini,” ujarnya saat dijumpai di Mas-jid Agung, Batam Center, Senin (14/6).
Ia menegaskan, setiap masalah yang ada harus diselesaikan dan dicarikan solusi terbaik. Perkiraan ada sekitar seribu orang yang tidak lolos seleksi, karena kuota terbatas.
Untuk itu, setelah ini, pihaknya bersama Forkopimda akan duduk bersama dan membahas, serta mencarikan pemecahan masalah calon peserta didik yang tidak terakomodir tersebut.
”Selesaikan dulu tahap ini. Secepatnya akan dicarikan solusinya,” ujarnya.
Selanjutnya, usai tahap peng-umuman PPDB, siswa akan melanjutkan tahap pendaftaran ulang 16-18 Juni nanti. Sekolah membuka waktu dua hari untuk pengecekan berkas syarat untuk PPDB di masing-masing sekolah.
Ketua PPDB SD 010 Batam Kota, Mukhtar, mengatakan, pengumuman sudah ditempel di depan sekolah. Orangtua juga ada datang mengecek langsung atau melalui aplikasi pendaftaran.
”Alhamdulillah, setelah dibuka lima hari total siswa yang lolos 180 orang. Angka ini sesuai dengan RDT (rencana daya tampung) yang ada,” kata dia.
Berdasarkan hasil seleksi sebanyak 57 pendaftar tidak lolos seleksi. Hal ini didapatkan setelah panitia melakukan seleksi berdasarkan jalur yang telah ditentukan. Mereka yang tidak lolos sudah diberikan penjelasan.
”Kami sudah laporkan kepada Disdik, semoga ada jalan keluar bagi mereka yang tidak lolos ini. Kepada orangtua juga sudah kami sampaikan. Pihak sekolah berupaya melaksanakan seleksi sesuai dengan juknis,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekolah yang ada hanya mampu menampung 11.564 Siswa. Sementara yang mendaftar mencapai 12.608 siswa. Dengan demikian, ada 1.044 tak tertampung di sekolah dasar negeri yang menunggu solusi. (*)
Reporter : Eusebius Sara | Yulitavia
Editor : RYAN AGUNG
batampos – Harga cabai terus merangkak naik di pasar. Seperti cabai setan yang menembus angka Rp 130 ribu per kilogram, Selasa (14/6). Cabe rawit dan sejenisnya juga sudah diangka Rp 100 ribu per kilogram.
Pantauan di sejumlah pasar basah di Batuaji dan Sagulung, yang stabil harganya hanya cabai hijau panjang yakni Rp 40 ribu per kilogram. Lonjakan harga cabai ini terjadi setiap hari. Dalam sepekan belakangan sudah lima kali naik harga. Cabai setan misalkan dari Rp 105 ribu terus merangkak naik dan sempat di angka Rp 130 ribu per kilogram.
“Naik terus setiap hari. Kadang kami pedagang ini juga kewalahan dengan keluhan pembeli. Cabe jadi kurang laris karena kemahalan,” ujar Nita, pedagang bumbu perlengkapan dapur di pasar basah SP Plaza, kemarin.
Kenaikan harga cabai ini disebutkan pedagang karena lonjakan harga pupuk yang mencapai 100 persen saat ini. Petani mengeluarkan banyak modal sehingga harus menaikan harga jual cabai. “Cabe dari Medan juga sama harganya sekarang. Biasanya lebih murah,” kata Nita lagi.
Tingginya harga cabai ini tentu jadi keluhan masyarakat terutama kaum ibu-ibu. Masyarakat menjerit sebab harga kebutuhan pokok lainnya juga masih tinggi saat ini. Minyak goreng kemasan misalkan masih diatas Rp 20 ribu per liter.
“Musim PPDB lagi, benar-benar pusing kami ibu-ibu ini. Anggaran untuk biaya sekolah anak juga mahal, harus dibebani lagi dengan lonjakan harga kebutuhan pokok seperti ini. Pusing memang,” keluh Heni, seorang ibu rumah tangga. (*)
batampos – Pengelola Pelabuhan Internasional Feri Batam center telah bersiap menghadapi lonjakan penum-pang atas kembali dibukanya pintu keluar masuk Harbour Front, Singapura, Rabu (15/6). Apalagi jumlah operasional kapal per harinya akan kembali seperti sediakala, yakni 43 trip.
General Manajer Operasional Pelabuhan Internasional Batam Center, Nika Astaga, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menghadapi lonjakan penumpang di antaranya dari segi keamanan. Dimana sejak pandemi, jam operasional pelabuhan maksimal hanya sampai jam 7 malam. Namun jika HarbourFront dibuka, maka jam opera-sional akan diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB.
”Biasaya jam 6-7 sore kami sudah tutup. Namun karena Harbour Front ini buka, dan trip kapal terakhir jam 10 malam, maka operasional pelabuhan pun semakin lama. Dan dari segi keamanan kami sudah siap dan sangat siap. Karena memang dari dulu kami sudah biasa menghadapi lonjakan penumpang,” jelas Nika, Selasa (14/6).
Mulai hari ini (15/6), jadwal operasional kapal setiap harinya menjadi 43 trip. Jumlah ini jauh meningkat diban-ding trip sebelumnya, yang hanya 16 trip. Namun jika dibanding sebelum pandemi, jumlah trip kapal itu masih dikatakan normal.
”Hari Selasa ini (kemarin, red) masih 16 trip. Karena Harbour Front buka, menjadi 43 trip. Balik ke normal seper-ti sebelum pandemi. Untuk jalur Harbour Front memang banyak, karena berangkat setiap jam. Untuk dermaga tunggu kapal, juga sudah siap,” terangnya.
Menurut Nika, selama dua minggu terakhir arus penumpang terus meningkat. Dari pertama pintu Singapura dan Malaysia dibuka yang hanya 600 penumpang kemudian naik menjadi 1.000. Saat ini rata-rata per hari sudah berkisar 2.500-3.000 penumpang.
”Bahkan saat akhir pekan kemarin , jumlah penumpang hampir 4.000 orang. Jumlah itu terbanyak selama pandemi. Dan kami yakin jika jalur Harbour Front dibuka akan lebih ramai lagi.”
Ditanya harga tiket, Nika tidak menanggapi. Menurutnya, itu bukan wewenang pengelola pelabuhan. Sebab pihaknya hanya sebagai penyedia fasilitas tempat. Apalagi harga tiket pastinya sudah jadi pertimbangan dari perusahaan kapal.
”Kalau soal harga tiket, itu bukan wewenang kami,” katanya.
Sementara, Kadisbudpar Kota Batam, Ardi Winata, mengapresiasi dibukanya pintu Harbour Front. Ia berharap, dibukanya kembali jalur yang menjadi pilihan utama tersebut bisa membangkitkan gairah pariwisata.
”Harapan kami sangat besar, wisman kembali seperti semula. Kami juga akan menyambut tamu Rabu (15/6) di Pelabuhan Internasional Feri Batam Center, sebagai filosofi bangkitnya pariwisata Batam. Jam 10.00 pagi,” pungkas Ardi. (*)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Polri/Antara)
batampos – Korps Bhayangkara mengantisipasi potensi polarisasi masyarakat akibat pilpres 2024. Karena itu jauh-jauh hari sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mencegah politik identitas. Satgas itu akan memberikan edukasi, sosialisasi dan literasi untuk kampanye yang bermartabat.
Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, satgas gabungan dengan KPU, Bawaslu dan partai politik ini bertugas untuk mencegah politik identitas dan provokasi. Satgas ini akan melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kampanye dalam pilpres 2024. “Agar masyarakat bisa menjaga toleransi, etika, moderasi agama dan menjaga persatuan,” ungkapnya kemarin.
Untuk memperkuat, juga akan dilakukan focus group discussion (FGD) bersama elemen masyarakat. Dari tokoh masyarakat, agama, hingga pegiat media sosial juga diajak. “Menjaga kebhinekaan,” tuturnya.
Yang juga penting, Polri akan kembali mengaktifkan patroli siber. Dia menuturkan patroli siber ini akan memberikan peringatan terhadap setiap pihak yang menyebarkan konten provokasi. “Peringatan dulu,” terangnya.
Untuk penegakan hukum, lanjutnya, akan dilakukan ultimatum remedium atau hukum pidana akan menjadi jalan terakhir yang ditempuh. “Penegakan hukum jalan terakhir,” ujarnya.
Menjelang pilpres 2024, Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata. Operasi tersebut akan dilaksanakan di tingkat Mabes Polri hingga polsek. Operasi itu akan bekerjasama dengan TNI dengan tujuan menjaga keamanan selama masa pilpres 2024. “Polri akan bersinergi dengan TNI, penyelenggara pemilu dan stakeholder,” urainya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan perlunya persiapan pengamanan pilpres 2024 lebih awal. Hal itu dikarenakan pilpres 2024 jauh lebih kompleks dari pemilu dan pilres sebelumnya. Sebab, dalam pilpres 2024 akan menggabungkan antara pilres dengan pilkada. Karena itu Korps Bhayangkara terus menyiapkan pengamanan walau waktu masih panjang. (*)
batampos – Sebanyak 12 tim nasional dan internasional mengikuti Duel Meet Batam Fighting Boxing yang digelar Pertina Batam, 9-12 Juni. Event ini digelar di Sasana Wira Boxing Camp.
Petinju Lionel Efraim didampingi bersama pelatih Rionando memamerkan medali yangdiraihnya dalam ajang Duel Meet Batam Fighting Boxing, di Sasana Wira Boxing Camp, Batam, Minggu (12/6). F. Pertina Batam untuk Batam Pos
12 tim yang menjadi peserta event ini adalah Kepri, Pulau Penang (Malaysia), Johor (Malaysia), Bekasi (Jawa Barat), Sumatera Barat, Pematang Siantar (Sumut), Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kuansing.
Ketua panitia pelaksana Rionando menjelaskan sebanyak dua kategori yang terbagi menjadi 10 kelas dipertandingkan di ajang ini. “Untuk kategori junior (2006-2007) mempertandingkan kelas 44 kg, kelas 50 kg, kelas 54 kg, dan kelas 54 kg putri,” urainya.
“Sedang untuk kategori youth (2004-2005) mempertandingkan kelas 46 kg, kelas 51 kg, kelas 54 kg, kelas 57 kg, kelas 60 kg, dan kelas 63 kg,” tambah pria yang akrab disapa Rio ini.
Dalam event ini, lanjut Rio, Kepri yang diwakili petinju Batam berhasil mempersembahkan hasil maksimal. “Kepri berhasil mengoleksi empat emas, satu perak, dan lima perunggu. Sedang Kepri B berhasil menyabet satu perunggu,” seru Rio.
Peringkat selanjutnya direbut oleh Kabupaten Kuansing Kuangsing yang memperoleh dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Di bawahnya adalah Bekasi yang mengirimkan dua petinju dengan raihan dua emas. Kabupaten Rokan Hilir berhasil menyabet satu emas dan satu perak. Dan sumatera Barat berada di bawahnya dengan raihan satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
“Sedang tim lainnya hanya mampu merebut medali perak dan perunggu,” tutup Rio. (*)
Hasil Akhir Pertandingan Duel Meet Batam Fighting Boxing
1. Lionel Efraim Silalahi: Emas Kelas 54 Kg Junior Putra
(Siswa SMP 56 Batam Kelas VIII)
2. Faiz Wira Catias: Emas Kelas 51 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
3. Vergino Samuel Barera Butar Butar: Emas Kelas 60 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
4. Angga Rianter Manurung : Emas Kelas 63 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
5. Viona Florentina Tamba: Perak Kelas 54 Kg Junior Putri
(Siswa SMPN 25 Batam Kelas VIII)
6. Nathanael Jody Martua Butar Butar: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
7. Gilbert Raphael Silaban: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SDS Yos Sudarso Kelas V)
8. Andreas Moa Erik : Perunggu Kelas 50 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
9. Cristian Morety Samosir : Perunggu Kelas 46 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
10. Kumara Zaky : Perunggu Kelas 54 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
11. Abdullah Lategar : Perunggu Kelas 57 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
batampos – Central Taekwondo Club (CTC) memberangkatkan empat atletnya untuk mengikuti kejuaraan kukkiwon dan training partner di Korea Selatan, Senin (13/6/2022). Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas atlet taekwondo Batam.
Selain itu, juga dimaksudkan menjalani program latihan dengan target berlaga di ajang SEA Games. “Program ini dilaksanakan selama satu bulan. Dengan awal mengikuti kejuaraan, dan dilanjutkan dengan training partner bersama beberapa dojang di Korea Selatan,” jelas Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Batam, Eko Wahyu, Selasa (14/6/2022).
CTC, lanjutnya, mencanangkan target untuk bisa meloloskan atlet berlaga di ajang SEA Games. Ia mengatakan program ini akan dilaksanakan beberapa kali di masa mendatang.
“Ini adalah target jangka panjang dari CTC,” ucap Eko.
Empat atlet yang mengikuti kejuaraan Chuncheon Taekwondo Korea Open 2022 dan training parner adalah Michelle, Waldo Xavier, Evanda Sabrina, dan Winda Dwi Putri. Empat atlet ini didampingi oleh pelatih Kosasi Sumarli dan Oh Il Nam, dengan manajer tim, Nur Syariah.
untuk diketahui, Oh Il Nam adalah pelatih asal Korea Selatan yang kini menjadi salah satu pelatih CTC. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, taekwondoin CTC berlatih dibawah bimbingan mantan juara dunia taekwondo ini selama tiga bulan.
Eko juga mengatakan empat atlet CTC ini akan berada di Korea Selatan selama tiga minggu. “Dan biaya baik itu untuk keberangkatan dan tinggal menjadi tanggungan pribadi,” tuturnya.
Ia berharap ke depan taekwondoin Batam bisa menjalani program serupa untuk bisa meningkatkan kemampuannya. “Tentu saja dengan bekerjasama dengan Pengprov TI, Dispora, KONI, dan pemangku kepentingan lainnya,” seru Eko.
Pengkot TI, lanjutnya, fokus dan mensupport upaya-upaya yang dilakukan untuk peningkatan prestasi taekwondoin Batam. “Ke depan akan terus bermunculan taekwondoin Batam yang bisa berlaga di kejuaraan nasional dan Internasional,” tegasnya.
Hal ini sejalan dengan target TI Batam untuk terus mencetak taekwondoin potensial. “Terutama yang bisa diorbitkan ke tingkat nasional dan internasional,” kata Eko.
Sejalan dengan itu, Pengkot TI Batam akan menggelar kejuaraan untuk mencari bibit-bibit taekwondoin di Batam dan Kepri. Kejuaraan yang bertajuk Oh Il Nam Taekwondo Open Championship 2022 ini akan digelar 22-24 Juli mendatang.
“Bertempat di Mitra Mall Batuaji, kejuaraan ini terbuka untuk taekwondoin dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dua kategori akan diperlombakan di kejuaraan itu, yakni kyorugi (tanding) dan poomsae (jurus). “Untuk kyurogi dibagi menjadi dua jenis, yakni prestasi dan festival. Sedang poomsae hanya mempertandingkan kelas festival,” tutupnya. (*)
batampos- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun mengeluarkan kebijakan baru terkait pengumuman kelulusan pelajar tingkat SD dan SMP tahun ini. Yakni, dilakukan secara daring. Sehingga, pelajar tidak perlu datang ke sekolah untuk mengambil hasil kelulusan.
”Untuk tahun ini pengumuman kelulusan pelajar SD dan SMP serentak diumumkan. Yakni, Rabu (15/6) pukul 14.00 WIB. Namun, sebagai bentuk antisipasi dan menghindari adanya aksi konvoi pelajar, maka pengumumannya dilakukan secara daring,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Sugianto, Selasa (14/6).
Dengan menyampaikan pengumuman secara daring, lanjutnya, selain menghindari aksi konvoi pelajar, juga untuk mencegah terjadinya aksi coret-coret seragam sekolah. Termasuk juga menghindari adanya kerumunan. Maklum saja, situasi masih pandemi Covid-19 belum dicabut.
”Terkait adanya pengumuman kelulusan pelajar SD dan SMP serentak dan dilakukan dengan cara daring, kita juga sudah menyampaikan surat ke Polres Karimun. Dan untuk persentase pengumuman kelulusan SD dan SMP kita belum bisa menyampaikan. Karena, masih di pihak sekolah. Dan besok pagi (Rabu, red) sekolah baru akan mengadakan rapat kelulusan. Makanya siang hari baru diumumkan masalah kelulusan ini. Dan saya menunggu hasil rapat sekolah baru bisa mengetahui persentase kelulusan. Apalagi, masalah kelulusan kewenangan pihak sekolah,” jelasnya.
Meski demikian, tambah Sugianto, untuk jumlah total sekolah dan pelajar SD dan SMP tahun ini sudah ada. Untuk SD negeri dan swasta jumlahnya 139 sekolah dengan jumlah pelajar sebanyak 4.416 orang. Sedangkan, untuk SMP negeri dan swasta ada 54 sekolah dengan jumlah siswa 3.635 orang. (*)
KPAI bersama Kemendibud, Inspektorat Kepri, Dinas Pendidikan Kepri meninjau Sekolah Penerbangan Nasional Dirgantara (SPND) di Batam Center, Rabu (17/11). F.Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos-Meskipun Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam sudah mengeluarkan rekomendasi berupa sejumlah sanksi berat. Namun Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Andi Agung tidak menindaklajuti rekomendasi tersebut.
“Yang jelas, Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam sudah mengeluarkan rekomendasi. Namun sampai saat ini, belum ditindaklajuti Kadisdik Kepri (Andi Agung,red),” ujar salah satu Anggota Tim, Selasa (14/6) di Tanjungpinang.
Ditanya apa yang menjadi penyebab, Mantan Sekretaris Disdik Batam tersebut membiarkan SMK Dirgantara Batam tetap menerima murid baru? Mengenai hal itu, pria yang meminta nama tidak dikoran tersebut mengatakan, itu pastinya bisa konfirmasi langsung ke Kadisdik.
“Bisa konfirmasi langsung, karena tindaklajutnya berada di Disdik Provinsi Kepri. Dan kendali tersebut adalah Kadisdik,” tegasnya.
Kepala Bidang (Kabid) SMK Disdik Kepri, Dian Utama juga menolak untuk memberikan penjelasan terkait persoalan ini. Ia juga menyarakan untuk konfirmasi langsung ke Kadisdik Kepri. Sementara itu, Kadisdik Kepri, Andi Agung juga masih belum memberikan respon, meskipun sudah dikonfirmasi lewat pesan whatsapp.
Sebelumnya, ada jumlah sanksi dalam bentuk rekomendasi atas persoalan yang terjadi di SMK SPND Batam. Sanksi tersebut dituangkan dalam laporan kerja tim yang sudah disampaikan ke Gubernur melalui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.
Wakil Ketua Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam, Irmendes menyebutkan, rekomendasi-rekomendasi tersebut dalam bentuk sanksi atas persoalan yang terjadi. Pertama disetopnya pemberian Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kedua sekolah terkait dilarang menerima murid baru.
“Bagi siswa dikelas 11 dan 12 yang berkeinginan pindah, akan difasilitasi oleh Pemprov Kepri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri,” ujar Irmendes yang merupakan Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Kepri tersebut. (*)
batampos – Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia kaget melihat panjangnya antrian haji di Malaysia mencapai seratus tahun lebih. Tak berselang lama, antrian haji di Indonesia juga nyaris satu abad. Rekor antrian haji terpanjang saat ini di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yaitu 97 tahun.
Informasi panjang antrian haji tersebut merujuk data resmi di Kementerian Agama (Kemenag). Secara umum kuota haji dibagi di tiap-tiap provinsi. Tetapi untuk di Sulawesi Selatan, kuota dibagi di tiap-tiap kabupaten kota. Data terbaru Kabupaten Bantaeng jadi pemegang rekor antrian haji terpanjang di Indonesia.
Dengan kuota yang hanya 85 orang, antrian haji di Kabupaten Bantaeng mencapai 97 tahun. Dua daerah lain yang antriannya lebih dari 90 tahun juga ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Yaitu Kabupaten Sidrap dengan panjang antrian 94 tahun. Lalu Kabupaten Pinrang dengan panjang antrian haji 91 tahun.
Sebaliknya kuota haji paling cepat ada di Kabupaten Maybrat, Papua Barat yang hanya antri sembilan tahun. Saat ini kuota haji di Maybrat cuma dua orang dan terdapat 18 orang di dalam antrian haji. Antrian haji yang relatif cepat juga ada di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Dengan kuota hanya lima orang dan pendaftar saat ini 78 orang, antrian haji di Kabupaten Mahakam Ulu hanya 16 tahun.
Anggota Dewan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Hurriyah El Islamy menuturkan bahwa durasi antrian haji itu bukan angka yang paten. Dia mengatakan angka tersebut bisa berubah menyesuaikan kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.
’’Kuota haji terbatas, karena space di Arafah dan Mina juga terbatas,’’ katanya di sela menghadiri Milad ke-28 tahun Gaido Bank Syariah di Jakarta kemarin (14/6). Hurriyah mengatakan pada 2020 dan 2021 lalu tidak ada pemberangkatan haji. Kemudian tahun ini ada pemberangkatan haji, tetapi kuotanya hanya sekitar separuh dari kuota tetap Indonesia.
Kondisi itu yang mengakibatkan antrian haji di Indonesia semakin panjang. Apalagi pendaftaran haji dibuka sepanjang tahun. Dia mengakui minat masyarakat untuk berhaji memang tinggi.
Lantas apakah ada rencana untuk mengerem atau menahan laju pendaftaran haji?
Hurriyah menegaskan pandangan pribadinya, haji itu adalah hak semua umat Islam. Bahkan menjadi salah satu rukun Islam. Selama umat Islam itu mampu, maka haji harus dilakukan. ’’Kalau memang seseorang itu mampu (berhaji, Red), kenapa harus dibatasi atau ditahan,’’ jelasnya.
Dia mengungkapkan pada 2030 nanti, pemerintah Saudi sudah menyusun sebuah program besar. Yaitu menampung jemaah haji dalam jumlah besar. Informasi yang diterima, kuota haji Indonesia bisa bertambah sampai dua kali lipat. Ketika Saudi benar-benar sudah meningkatkan kapasitas di Arafah, Mina, dan Muzdalifah.
Selain itu Hurriyah menjelaskan ke depan pendaftaran haji menggunakan sistem paket. Sistem ini sudah dijalankan secara terbatas pada musim haji 2019 lalu. ’’Jemaah bisa pilih daftar paket VIP, standar, atau paket murah meriah. Sama seperti umrah,’’ tuturnya.
Dengan sistem paket tersebut, hotel dan fasilitas lainnya sudah ditentukan. Tidak bisa menyewa hotel sendiri seperti yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini. Menurut dia ketika sistem pendaftaran haji model paket seperti itu, mekanisme haji yang dijalankan pemerintah sudah tidak relevan lagi.
Konsekuensi sistem pendaftaran haji model paket seperti itu, biaya haji ditetapkan oleh pemerintah Saudi. Bukan ditetapkan oleh pemerintah Indonesia seperti sekarang ini. Dia mencontohkan adanya paket biaya layanan haji di Arafah, Mina, dan Muzdalifah tahun ini yang mencapai 5.656 riyal (Rp 22,16 juta) per jamaah. Pemerintah Indonesia tidak bisa lagi menawar adanya paket layanan haji itu.
Panjangnya antrian haji di Indonesia itu, juga disoroti oleh Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ismed Hasan Putro. Dia mengatakan panjangnya antrian haji itu tidak lepas dengan meningkatnya kesejahteraan umat Islam di Indonesia.
Dia mengatakan fenomena seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Tetapi juga di negara lain termasuk di Malaysia dan Brunei Darussalam. Kemudian di sejumlah negara di Afrika dan Timur Tengah, juga terjadi lonjakan pendaftar haji. Begitupun di Eropa, bertambahnya jumlah mualaf di sana memicu peningkatan pendaftar haji.
Di sisi lain pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum siap menambah kuota haji. ’’Arab Saudi tentu mau-mau saja memberikan kuota satu juta jamaah haji untuk Indonesia,’’ katanya. Tetapi konsekuensinya harus ada penyedian fasilitas SDM dan infrastruktur pelayanan haji. Termasuk kapasitas di Mina yang dalam kondisi normal, jemaah Indonesia tidur berhimpitan di dalam tenda.
Meskipun begitu Ismed mengatakan ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi panjangnya antrian haji tersebut. Diantaranya adalah Indonesia bersama negara-negara OKI lainnya, mengusulkan supaya kuota haji yang tidak terserap dari berbagai negara, dibagi lagi secara proporsional.
Cara berikutnya adalah Kementerian Agama (Kemenag) harus tegas melarang haji untuk kedua kali dan berikutnya. ’’Kalau mau berhaji kedua kali dan selanjutnya, jangan pakai kuota haji reguler,’’ jelasnya. Bagi umat Islam di Indonesia yang ingin berhaji kembali, harus pakai kuota haji undangan atau mujamalah. Untuk diketahui saat ini biaya haji kuota mujamalah sekitar Rp 300 juta/orang.
Ismed menuturkan Kemenag harus memiliki basis data yang kuat dan akurat. Sehingga tidak bisa ada manipulasi data, sehingga seseorang bisa berhaji berkali-kali dengan kuota haji reguler. Selain itu pemilik travel haji juga jangan berangkat haji menggunakan kuota haji reguler atau haji khusus.
Skema menaikkan biaya setoran awal, baginya tidak akan membendung minat masyarakat untuk berhaji. Seperti diketahui saat ini biaya setoran awal daftar haji dipatok Rp 25 juta/jemaah. Biaya ini naik dari ketentuan sebelumnya yaitu Rp 20 juta/jemaah. (*)
Reporter: JP Group
Antrian Haji di Indonesia
Sepuluh Daerah dengan Antrian Terpanjang
Daerah Antri Kuota Pendaftar
Kab. Bantaeng 97 tahun 85 8.203
Kab. Sidrap 94 tahun 116 10.827
Kab. Pinrang 91 tahun 163 14.725
Kab. Wajo 87 tahun 185 15.915
Kota Makassar 84 tahun 516 43.190
Kota Pare-Pare 84 tahun 57 4.787
Kab. Jeneponto 83 tahun 156 12.851
Kota Bontang 81 tahun 67 5.404
Kab. Bone 79 tahun 340 26.709
Kab. Maros 79 tahun 142 11.158
Di Pulau Jawa
Jawa Timur 69 tahun 15.958 1.092.354
Jawa Tengah 63 tahun 13.776 861.672
Jogjakarta 66 tahun 1.427 92.836
Banten 53 tahun 4.291 225.877
DKI Jakarta 55 tahun 3.593 194.187
Keterangan
– Kuota di Provinsi Jawa Barat dibagi tiap kabupaten dan kota