Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7499

Bill Cosby Dinyatakan Bersalah dan Harus Bayar Rp7,4 M, Kasus Pelecehan Seksual Tahun 1975

0
Bill Cosby (mashable.com)

batampos – Pelawak dan aktor Hollywood Bill Cosby dinyatakan bersalah dan harus bayar denda Rp7,4 miliar, atas kasus pelecehan seksual terhadap korban Judy Huth yang terjadi pada tahun 1975.

Dilansir dari Variety, Rabu (22/6/2022), juri sipil Pengadilan Santa Monica, California,
memutus Bill Cosby bersalah dan harus membayar denda 500.000 Dollar AS (Rp7,43 Miliar).

Juri menemukan bahwa Cosby memang berniat untuk menyebabkan kontak yang menyinggung secara seksual. Juri juga menyimpulkan bahwa setiap “orang normal, tanpa ragu-ragu” akan “terganggu, jengkel, tersinggung, atau terluka” oleh perilaku Cosby.

Baca juga:Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Sutradara Paul Haggis Ditahan di Italia

Sembilan juri memilih bahwa mereka setuju bahwa perilaku Cosby dimotivasi oleh “minat
seksual yang tidak wajar atau abnormal pada anak di bawah umur”, sementara tiga juri tidak setuju.

Pengacara Huth, Gloria Allred, menyebut ini adalah kemenangan menuju “perubahan nyata,” peradilan hukum, meskipun tidak ada kompensasi hukuman penjara yang diberikan kepada Bill Cosby.

Huth yang sekarang berusia 64 tahun telah melaporkan Cosby atas tuduhan melakukan pelecehan seksual pada tujuh tahun lalu. Dia mengatakan Cosby memikatnya dan seorang temannya ke mansion beberapa hari setelah bertemu mereka di taman, saat mereka masih remaja.

Dia menuduh bahwa Cosby membawanya sendirian di kamar tidur lalu melakukan pelecehan seksual.

“Saya sangat gembira,” kata Huth di luar gedung pengadilan, bereaksi terhadap putusan
tersebut dan dia berterima kasih kepada juri. “Sudah bertahun-tahun, begitu banyak air
mata,” ujarnya.

Sang pengacara memuji Huth yang tidak kenal lelah memperjuangkan kasusnya. Bahkan perangkat pengadilan sudah berkali dan hakim kasus itu ada yang meninggal dunia.

“Almarhum Hakim Agung Amerika Serikat Ruth Bader Ginsberg pernah berkata, ‘Perubahan nyata, perubahan abadi terjadi selangkah demi selangkah’,” kata Allred.

“Hari ini, klien kami memenangkan perubahan nyata karena dia melawan Bill Cosby selangkah demi selangkah selama lebih dari tujuh setengah tahun. Dia membuktikan dengan putusan juri bahwa Cosby melakukan pelecehan seksual padanya ketika dia masih di bawah umur,” sebutnya.

Allred mencatat bahwa kasus ini jadi yang pertama, dimana pelaku diadili di bawah Undang-Undang Korban Anak, yang melindungi orang dewasa yang selamat dari pelecehan seks anak, untuk maju dan meminta pertanggungjawaban pelaku mereka bertahun-tahun kemudian.

Sementara itu, Tim Cosby masih membantah kliennya melakukan sesuai tuduhan korban. “Kami selalu menyatakan bahwa Judy Huth, Gloria Allred dan kelompok mereka mengarang tuduhan palsu ini, untuk memaksa Tuan Cosby membiayai misi rasis mereka. melawan Black Men yang sukses dan berprestasi di Amerika,” tuturnya. (*)

Reporter: jpgroup

Karo PHM DPD RI Terima Kunjungan Dari DPRD OKU Selatan

0

batampos – Kepala Biro Protokol Humas dan Media Mahyu Darma menerima kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis di OKU Selatan.

“Kami berterimakasih atas kunjungan Komisi III DPRD OKU Selatan yang hadir di rumah rakyat yaitu di Gedung Parlemen Senayan. Pertemuan ini juga akan kami sampaikan kepada Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan,” ucap Mahyu Darma di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (22/6).

Mahyu Darma menjelaskan bahwa Anggota DPD RI setiap provinsi memiliki empat orang perwakilan. Nantinya empat orang itu akan mengisi di setiap Alat Kelengkapan DPD RI yaitu Komite.

“Di dalam optimalisasi kinerjanya mereka mengusulkan, ikut membahas, memberi pertimbangan, dan melakukan pengawasan atas Rancangan Undang-Undang,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Rombongan DPRD OKU Selatan Windya Alhadipuro mengatakan OKU Selatan merupakan hasil pemekaran wilayah yang dilakukan pada tahun 2003 lalu. Hingga saat ini OKU Selatan sudah banyak perubahan dalam segi pembangunan dan lainnya.

“Alhamdulilah sejak pemekaran 2003 lalu, OKU Selatan sudah bergeliat pembangunannya di pelosok-pelosok,” pungkasnya.

Ia menjelaskan permasalahan yang berkembang saat ini antara lain adalah pajak penambangan Galian C yang terletak di Desa Muara Sindang Kecamatan Sindang Danau. Pemungutan pajak itu sebagian berasal dari aktivitas galian yang tak punya izin usaha pertambangan (IUP) alias ilegal.

“Argumen dari Pemda kalau tidak dipungut mereka tidak akan bayar. Artinya, jika dipungut berarti merupakan galian yang sah. Ini sangat rancu sekali maka menjadi pertanyaan bagi kami,” Ketua Komisi III DPRD OKU Selatan.

Menanggapi hal itu, Mahyu Darma berjanji akan menyampaikan permasalahan hal ini kepada empat Anggota DPD RI asal Sumatera Selatan. Permasalahan ini nantinya bisa menjadi bahan Anggota DPD RI saat reses.

“Permasalahan ini akan segera kami sampaikan kepada Anggota DPD RI asal Sumsel. Maka saat reses bisa ditindaklanjuti oleh beliau-beliau,” harapnya.

Mahyu Darma menambahkan DPD RI nantinya bisa mediasi instansi-instansi terkait untuk duduk bareng sehingga persoalan ini bisa teratasi.

“DPD RI juga memiliki hak untuk memanggil instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini,” paparnya.(*)

Karo PHM DPD RI Terima Kunjugan Dari DPRD OKU Selatan

0

batampos – Kepala Biro Protokol Humas dan Media Mahyu Darma menerima kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis di OKU Selatan.

“Kami berterimakasih atas kunjungan Komisi III DPRD OKU Selatan yang hadir di rumah rakyat yaitu di Gedung Parlemen Senayan. Pertemuan ini juga akan kami sampaikan kepada Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan,” ucap Mahyu Darma di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (22/6).

Mahyu Darma menjelaskan bahwa Anggota DPD RI setiap provinsi memiliki empat orang perwakilan. Nantinya empat orang itu akan mengisi di setiap Alat Kelengkapan DPD RI yaitu Komite.

“Di dalam optimalisasi kinerjanya mereka mengusulkan, ikut membahas, memberi pertimbangan, dan melakukan pengawasan atas Rancangan Undang-Undang,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Rombongan DPRD OKU Selatan Windya Alhadipuro mengatakan OKU Selatan merupakan hasil pemekaran wilayah yang dilakukan pada tahun 2003 lalu. Hingga saat ini OKU Selatan sudah banyak perubahan dalam segi pembangunan dan lainnya.

“Alhamdulilah sejak pemekaran 2003 lalu, OKU Selatan sudah bergeliat pembangunannya di pelosok-pelosok,” pungkasnya.

Ia menjelaskan permasalahan yang berkembang saat ini antara lain adalah pajak penambangan Galian C yang terletak di Desa Muara Sindang Kecamatan Sindang Danau. Pemungutan pajak itu sebagian berasal dari aktivitas galian yang tak punya izin usaha pertambangan (IUP) alias ilegal.

“Argumen dari Pemda kalau tidak dipungut mereka tidak akan bayar. Artinya, jika dipungut berarti merupakan galian yang sah. Ini sangat rancu sekali maka menjadi pertanyaan bagi kami,” Ketua Komisi III DPRD OKU Selatan.

Menanggapi hal itu, Mahyu Darma berjanji akan menyampaikan permasalahan hal ini kepada empat Anggota DPD RI asal Sumatera Selatan. Permasalahan ini nantinya bisa menjadi bahan Anggota DPD RI saat reses.

“Permasalahan ini akan segera kami sampaikan kepada Anggota DPD RI asal Sumsel. Maka saat reses bisa ditindaklanjuti oleh beliau-beliau,” harapnya.

Mahyu Darma menambahkan DPD RI nantinya bisa mediasi instansi-instansi terkait untuk duduk bareng sehingga persoalan ini bisa teratasi.

“DPD RI juga memiliki hak untuk memanggil instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini,” paparnya.(*)

RT, RW, dan Kader Posyandu Antusias Dapat Bantuan dari Pemprov Kepri

0
Insentif RT RW Posyandu dan Sekolah di Batuaji f Dalil Harahap e1655881746577
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan bantuan untuk RT, RW, Posyandu, dan Sekolah di Batuaji. f, Dalil Harahap

batampos – Perangkat RT, RW dan Kader Posyandu di Kecamatan Sagulung dan Batuaji antusias saat seremonial penyerahan uang bantuan secara simbolis dari Pemerintah Provinsi Kepri di aula SMKN 1 Batam di Batuaji, Selasa (21/6). Mereka bersyukur sebab bantuan tersebut diluar dari insentif rutin per bulan yang diterima dari Pemko Batam.

“Alhamdulillah akhirnya, perjuangan dan kerja keras kami melayani masyarakat dihargai. Kami sangat menghargai bantuan dari Pemprov ini,” ujar Umar, seorang perangkat RT di Kecamatan Batuaji, kemarin.

Diakuinya perangkat RT/RW selama ini memang mereka rutin mendapatkan insentif dari Pemko Batam sebesar Rp 500 ribu per bulan. Namun mereka lebih bersyukur lagi jika Pemprov Kepri juga mengapresiasi kinerja kerja mereka melalui bantuan uang sebesar Rp 1.200.000 tersebut.

“Sangat bersyukur karena selama ini belum pernah dapat dari Pemprov. Semoga kedepannya tetap ada perhatian seperti ini karena janji kampanye pak Ansar (Gubernur Kepri) sebelumnya katanya mau kasih RT/RW sepeda motor. Walau sepeda motor belum juga nongol sampai saat ini tapi kita tetap berterimakasih atas bantuan uang ini,” ujar Syahrul, perangkat lainnya.

Informasi yang dihimpun, sebelumnya Pemprov Kepri telah mengirim surat resmi ke perangkat RT/RW serta kader Posyandu untuk datang ke seremonial penyerahan bantuan secara simbolis tersebut. Untuk RT/RW diberi uang sebesar Rp 1.200.000 per orang dan Rp 5 juta untuk satu posyandu.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut menuturkan, bantuan sebagai bentuk apresiasi Pemprov Kepri atas kinerja kerja RT, RW, dan kader Posyandu yang telah melayani masyarakat dengan baik. Bantuan ini juga menjadi pengganti sepeda motor yang dijanjikan saat kampanye sebelumnya. Bantuan sepeda motor untuk RT/RW tidak bisa diwujudkan karena keterbatasan anggaran dan juga mekanisme yang belum mengizinkan.

“Semoga ini bisa membantu agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik lagi kedepannya,” ujar Ansar.

Untuk perangkat RT/RW bantuan yang diberikan sebesar Rp 1,2 juta per orang. Bantuan ini akan rampung disalurkan melalui rekening dalam jangka waktu sepekan kedepan. Sementara untuk posyandu bantuan yang diberikan sebesar Rp 5 juta per posyandu.

“Semua adalah APBD Kepri yang telah disetujui oleh DPRD Kepri sebagai sambung rasa antar pemerintah dengan masyarakat,” ujar Ansar.

Selain itu, Pemprov Kepri juga menyerahkan bantuan untuk tranportasi untuk anak-anak sekolah di Hinterland sebesar Rp 1,37 miliar. Bantuan ini diserahkan melalui masing-masing sekolah. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Majiec Rybus Dicoret Timnas Polnadia karena Bela Klub Rusia

0
Bek kiri Maciej Rybus semasa membela Lokomotiv Moskva dua musim lalu. Kini dia memperkuat klub Rusia lainnya, Spartak Moskva. (MAXIM SHEMETOV/POOL/AFP )

batampos – Sejak terpapar Covid-19 selama FIFA Matchday pada Maret lalu, Maciej Rybus tidak pernah kembali ke timnas Polandia.

Bek kiri yang menjadi kekuatan Polandia dalam Piala Dunia 2018 itu kembali tidak masuk dalam timnas berjuluk Orly tersebut sepanjang perhelatan UEFA Nations League pertengahan bulan ini.

Keputusan Rybus meneken kontrak dengan klub Liga Primer Rusia Spartak Moskva per 11 Juni lalu diduga ada kaitannya.

Bek 32 tahun yang sudah punya 66 caps itu menjadi sorotan di negaranya karena tetap berkarier di Rusia, negara yang tengah berkonflik dengan Ukraina.

Polandia sangat jelas berada di pihak Ukraina sebagaimana koneksi mereka ketika menjadi tuan rumah bersama di Euro 2012.

Kabar terbaru menyebut, Rybus telah dicoret dari skuad proyeksi Piala Dunia 2022.

”Dia (Rybus, Red) sudah diberi tahu bahwa namanya tidak dipertimbangkan untuk masuk timnas di Piala Dunia karena situasi klubnya saat ini.” Begitu keterangan resmi Federasi Sepak Bola Polandia (PZPN) kemarin (21/6).

Sebelum Rybus, gelandang Orly Grzegorz Krychowiak meninggalkan FC Krasnodar dan bergabung dengan AEK Athens setelah krisis Rusia-Ukraina memanas.

Hanya, mengingat memiliki istri orang Rusia bernama Lana, bisa jadi Rybus tidak memilih cara yang dilakukan Krychowiak.

Selain itu, Rybus berkarier di Rusia sejak bersama Terek Grozny (2012–2016), lalu berlanjut di Lokomotiv Moskva (2017–2022). (*)

 

 

Reporter: JPgroup

Kepergian Granovskaia Sudahi Era Abramovich di Chelsea

0
Marina Granovskaia akhirnya angkat koper dari Chelsea, (chelsea)

batampos – Sisa-sisa pengaruh Roman Abramovich di jajaran petinggi Chelsea akhirnya habis.

Setelah Chairman Bruce Buck meletakkan jabatannya pada Minggu (19/6) lalu, giliran direktur yang juga otak semua operasi transfer Chelsea, Marina Granovskaia, menyusul angkat koper dari London Cobham.

Buck dan Granovskaia merupakan figur penting di balik sukses Chelsea semasa kepemilikan Roman Emperor –julukan Abramovich. Keduanya sudah mengabdi di Chelsea sejak 2003.

Meski, Granovskaia baru sedekade terakhir dipercaya sebagai tangan kanan Abramovich.

’’Sedih,’’ cuit Granovskaia di akun Twitter-nya kemarin.

Wanita blasteran Rusia-Kanada itu diklaim akan merampungkan transfer balik kucing Romelu Lukaku ke Inter Milan plus mendatangkan Raheem Sterling sebelum meninggalkan Chelsea.

Kehebatan Granovskaia-lah yang membuat Chelsea tidak pernah menyediakan jabatan direktur olahraga dalam jajaran petinggi klub.

Untuk pengganti Granovskaia, pemilik baru Chelsea Todd Boehly telah memiliki calon sejak jauh-jauh hari.

Dia adalah Direktur Olahraga Atletico Madrid Andrea Berta. Sosok yang punya peran dalam kekuasaan panjang Diego Simeone sebagai pelatih Atletico.

Hal yang diharapkan terjadi dengan Thomas Tuchel sebagai tactician Chelsea. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Harga Cabai Tak Turun-turun

0
Cabai Pasar Sore Bengkong Sadai f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Warga Batam mengeluhakan harga cabai yang terus meroket di Batam. F. iman wachyudi / Batam Pos

batampos – Harga tinggi cabai di pasaran Batam masih bertahan hingga Rp 130 ribu per kilogram. Masyarakat pun meminta agar pemerintah bisa segera bertindak. Sebab, sejumlah komoditi lainnya sudah mulai ikut merangkak naik.

Lira warga Batamcenter misalnya, tak habis pikir kenapa harga cabai bisa melonjak sangat drastis. Apalagi bisa bertahan lebih dari tiga minggu.

“Bingung saya kalau belanja, harga cabai tak turun-turun. Biasanya kalau naik tak sampai 2 minggu, ini sudah 3 minggu. Dan ini harga tertinggi menurut saya,” ujar Lira.

Ia pun mempertanyakan bagaimana solusi dari Pemerintah Kota Batam mengenai menggilanya harga cabai. Sebab, hampir seluruh lini masyarakat merasa sangat berat dengan tingginya cabai ini.

“Tak turun-turun kenapa ya, apa tak ada tindakan dari pemerintah. Soalnya hampir seluruh masyarakat menjerit dengan harga cabai, ” terang Lira.

Hal senada diungkapkan Novi warga lainnya yang juga tak kalah kesal mendapati beberapa komoditi lainnya sudah mulai naik. Menurutnya, hampir seluruh komoditi di pasaran naik.

“Kemarin minyak goreng, sekarang cabai juga menggila. Eh ikan nila, lele dan patin ikutan naik juga. Semua sudah serba naik,” jelas Novi.

Karena itu, ia berharap adanya digelar pasar murah di setiap kelurahan, sehingga masyarakat bisa ikut terbantu. Jangan sampai pemerintah membiarkan masyarakat dalam kondisi sulit dengan harga komoditi yang melonjak.

“Saya tahu Batam bukan daerah penghasil, tapi paling tidak pemerintah bisa mencari solusi, dengan pasar murah atau apalah, intinya meringankan masyarakat dari lonjakan harga,” terang Novi.

Sementara pantauan Batam Pos di Pasar Botania Batamcenter, harga cabai masih bertahan di harga Rp 120 ribu untuk cabai rawit merah dan Rp 110 ribu untuk cabai rawit keriting. Sedangkan cabai rawit hijau berada diharga lebih murah yakni Rp 90 ribu per kg.

“Harga cabai belum turun, harga masih sama,” ujar Husni salah satu pedagang.

Ia pun enggan dikatakan mengambil untung banyak untuk harga cabai. Karena memang hampir seluruh pedagang mendapatkan harga tinggi dari pemasok.

“Bukan kami yang naikan harga, memang harga cabai lagi tinggi. Lihat saja di Pasar Tos 3000 Jodoh, harganya paling beda Rp 10-15 ribu. Tak jauh juga dari di pasar ini,” jelas Husni.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau masih belum bisa dikonfirmasi terkait harga cabai. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Kejagung Periksa Eks Mendag Lutfi Terkait Kasus Mafia Minyak Goreng

0
Mantan Menter Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah (CPO). (Kemendag)

batampos – Mantan Menter Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah (CPO). Lutfi saat ini telah memenuhi panggilan tim jaksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Supardi menyatakan, Lutfi akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Dia akan digali keterangannya seputar pemberian izin ekspor CPO.

“Nanti penyidiklah materinya, kan seputar peran dia dalam proses itu,” kata Supardi kepada wartawan, Rabu (22/6).

Dia menjelaskan, semua proses yang berkaitan peran Lutfi dalam pemberian izin ekspor CPO akan didalami tim jaksa penyidik Korps Adhyaksa. Terlebih, kasus ekspor CPO ini belakangan menjadi sorotan di dalam negeri.

“Semua proses diklarifikasi, apa yang dia dengar dia ketahui di dalam semua proses itu,” tegas Supardi.

Meski demikian, Supardi enggan menjelaskan mengapa pihaknya baru memeriksa Lutfi setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Supardi hanya mengatakan, hal ini merupakan strategi tim penyidik.

“Kita kan punya strategi,” ujar Supardi.

Dalam kasus korupsi ini, jaksa penyidik menduga pemberian izin ekspor minyak sawit mentah ke beberapa perusahaan yang dilakukan oleh Kemendag melawan hukum. Total ada lima tersangka yang telah dijerat Kejaksaan, salah satunya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana.

Penyidik juga menetapkan pihak swasta yang berperan sebagai penasehat yang membantu pengambilan keputusan penerbitan persetujuan ekspor bernama Lin Che Wei. Sementera terdapat tiga bos perusahaan sawit yang juga terjerat, mereka di antaranya Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Stanley MA dan General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas, Picare Tagore Sitanggang. (*)

Reporter: JP Group

Tai Tzu Ying, Ratu Bulu Tangkis Dunia Sekaligus Pemegang Gelar Doktor

0
Pebulu tangkis tunggal putri China Taipei Tai Tzu Ying saat bertanding melawan Pebulu tangkis tunggal putri China Wang Zhi Yi dalam pertandingan final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, (19/6/2022). Tunggal putri China Taipei Tai Tzu Ying berhasil menjadi juara 1 Indonesia Open 2022 dengan skor 21-23, 21-6 dan 21-15. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Menggondol gelar doktor dan Indonesia Open dalam rentang 10 hari adalah salah satu bukti komitmen Tai Tzu Ying menyeimbangkan prestasi olahraga dengan akademik. Belum tahu kelak akan menjadi pelatih atau dosen.

RIZKY AHMAD FAUZI, Jakarta

BAGINYA, mengejar prestasi di olahraga tidak sepatutnya dibenturkan dengan kiprah di pendidikan. Saat namanya bisa membuat keder pebulu tangkis tunggal putri mana pun, di saat yang sama dia juga sukses menggondol gelar doktor.

”Di Taiwan, sangat jarang ada atlet yang bisa ambil S-3 sekaligus bertanding di kejuaraan yang padat di level internasional. Jadi, saya berterima kasih kepada universitas saya yang sudah membantu saya menyelesaikan pelajaran sembari saya bertanding,” ujar Tai Tzu Ying (TTY), ratu bulu tangkis Taiwan dan dunia yang kini menyandang gelar doktor.

Bukti terbaru bagaimana TTY mampu menyeimbangkan kehidupan sebagai atlet dan akademik bisa dilihat dalam rentang 10 hari, antara 9 sampai 19 Juni. Wisuda sebagai doktor dia jalani pada 9 Juni lalu. Dan, 10 hari kemudian, pebulu tangkis 28 tahun itu berhasil merebut gelar tunggal putri Indonesia Open, turnamen super 1000, level tertinggi dalam rangkaian turnamen di bawah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Tentu tak mudah. Kuncinya ada pada komitmen dan kedisiplinan. TTY mengingat bagaimana repotnya mengatur waktu berinteraksi dengan dosen, menjalani kuliah secara daring, dan di saat yang sama harus menjaga kondisinya sebagai atlet. Pandemi ”membantunya” dalam artian jadwal turnamen jadi sangat berkurang. Karena itu, dia bisa lebih punya waktu untuk menyelesaikan kuliah doktoral di Institute of Competitive Sports of Taipei, Taipei University.

Sebelumnya, tunggal putri nomor dua dunia itu menamatkan jenjang master di University of Taipei jurusan pelatihan olahraga. Dia juga lulus dengan penghargaan khusus dari wali kota setempat atas kontribusinya.

Padahal, kesibukan TTY malang melintang di bulu tangkis dunia berlangsung sejak usia belia. Pada usia 18 tahun saja, dia telah mewakili Taiwan di Olimpiade 2012 di London. Dua Olimpiade berikutnya juga diikuti dengan raihan perak di Olimpiade Tokyo setelah kalah oleh pemain Tiongkok Chen Yu Fei di partai puncak.

”Itu kegagalan paling menyakitkan,” katanya kepada Jawa Pos yang menemuinya setelah menjuarai Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (19/6) lalu.

Wajar TTY sekecewa itu. Secara head-to-head, dia unggul atas Chen Yu Fei. Juara tunggal putri Indonesia Open tiga kali itu juga tercatat sebagai tunggal putri yang terlama menjadi ranking pertama dunia, yakni 2 Desember 2016 hingga 25 Juli 2019.

Jadi, dia sangat diunggulkan ketika itu. Tapi, di final ajang yang paling diimpikannya tersebut, perebut emas tunggal putri Asian Games 2018 itu malah dipaksa menyerah 18-21, 21-19, 18-21.

Tapi, di luar kegagalan merebut emas di Tokyo itu, TTY sudah meraup banyak sekali prestasi. World Tour Finals sudah tiga kali dia menangi. All England, turnamen super 1000 lainnya, telah dua kali dia juarai. Juara Asia juga dua kali.

Di tengah kepadatan turnamen itu, TTY harus pintar-pintar mengatur waktu. ”Cara saya bagi waktu untuk dapat gelar dan latihan saya memang harus cari dosen untuk atur waktu, untuk menyelesaikan kuliah. Dan, saya ada request ke dosen agar kuliah online karena itu lebih efisien buat saya,” katanya.

TTY bak dua sosok yang berbeda: antara di lapangan dan di luar lapangan. Dia lapangan, dia bisa demikian dingin dengan tatapan mata tajam yang mengintimidasi lawan. Tapi, selepas pertandingan, dia pribadi yang ramah dan rendah hati.

Hari-harinya memang tak pernah lepas dari olahraga. Dia atlet, kuliah kepelatihan dan keolahragaan, serta waktu luangnya juga dihabiskan untuk olahraga.

Gym adalah tempat favoritnya. Di media sosialnya, dia kerap membagikan aktivitasnya menjaga kondisi di tempat kebugaran.

Tubuhnya memang terlihat bugar sekali. Liat dan berotot meski sekilas tampak kurus. Dan, nyaris tak pernah terlihat lelah meski pertandingan harus berlangsung ketat sampai tiga game. Duel melawan Chen Yu Fei di semifinal Indonesia Open, contohnya. Saat sang lawan kehabisan bensin di game ketiga, TTY tampak seperti belum berkeringat. Di final, dia juga kembali menang tiga game atas pemain Tiongkok lainnya, Wang Zhi Yi, yang berusia enam tahun lebih muda darinya.

Bagi Tzu Ying, olahraga memang tentang kerja keras. Dan, itu sangat menguras tenaga serta konsentrasi. Tetapi, menurut dia, seorang atlet tetap tidak boleh mengabaikan pendidikan.

”Tidak peduli seberapa sulitnya menjadi atlet, Anda tidak boleh menyerah untuk belajar. Sambil meningkatkan pengetahuan Anda, itu akan membantu meningkatkan karier Anda,” ucapnya.

TTY belum bisa memastikan apakah kelak akan menjadi pelatih ataupun memilih mengajar sebagai dosen di kampus. Menurut dia, itu masih terlalu jauh untuk dipikirkan. Dia masih sangat menikmati hari-hari sebagai atlet. Bertanding di kejuaraan level elite.

”Kapan saya berhenti, saya belum tahu. Saya hanya akan terus menjaga kesehatan dan coba terus bermain sekuat saya,” ujar kampiun Universiade 2017 yang dihelat di negaranya itu.

Di usia yang sudah mendekati kepala tiga, Tzu Ying memang bakal punya tantangan tersendiri untuk bisa terus tampil pada performa terbaiknya. Apalagi, banyak rivalnya saat ini yang berusia jauh di bawahnya. Wang Zhi Yi, misalnya. Juga Ahn Se-young yang malah berusia 20 tahun.

”Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah fokus pada diri sendiri dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” katanya. (*/c19/ttg)

Penyaluran ZIS di Karimun Capai Rp6,7 Miliar Lebih

0
Hambali Petugas zakat hambali ketika melayani warga membayar zakat fitrah. f,TRI HARYONO

batampos – Kantor Kementerian Agama Karimun telah merekap Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) tahun 1443 H/2022 M kepada mustahiq dan sebagainya. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kamenag Karimun H Samsudin ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk penyaluran ZIS pada tahun ini mencapai Rp 6.783.386.286 hingga bulan Juni ini.

” Alhamdulilalh, walaupun dibandingkan tahun 1442 H/2021 M lalu terjadi penurunan dari Rp8 miliar lebih menjadi Rp6,7 miliar sekarang,” terangnya, Selasa (21/6).

Untuk penyaluran tersebut, paling banyak dari Baznas kabupaten Karimun. Sedangkan, untuk jumlah mustahiq sendiri mencapai 36.064 jiwa yang tersebar di 12 kecamatan. Mulai dari Fakir dan Miskin Rp4,8 miliar lebih, Amil Rp718.594 juta, mualaf Rp210.212 juta, Riqob Rp1.370 juta, Ghorim Rp9.805 juta, Fisabilillah Rp770.174 juta, Ibnu Sabil Rp78.037 juta, sosial dan sebagainya Rp182.842 juta.

BACA JUGA: Safari Ramadan ke Pangkil, Bintan, Gubkepri Salurkan Dana Zakat dan Bantuan Masker

” Mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak lagi pengumpulan ZIS baik dari Baznas Karimun maupun disetiap kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Baznas Karimun H Nasrial mengungkapkan, untuk pendistribusian dana umat periode pertama mencapai Rp438.200 juta dengan penerima sebanyak 1.454 orang mulai dari fakir miskin, fisabillah dan mualaf. Dan, telah didistribusikan kepada penerima saat menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H lalu.

” Tetap kita menghimbau kepada umat muslim untuk tetap menunaikan zakatnya. Baik itu zakat harta, zakat profesi maupun infaq dan shadaqah,” ujarnya.

Masih kata Nasrial lagi, walaupun saat pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, namun tetap mewajibkan mengikuti protokol kesehatan saat pendistribusian dana umat. Sehingga, pendistribusian tersebut berjalan lancar dan tidak ada kendala. Dimana, saat ini terjadi penurunan pengumpulan dana umat selama pandemi Covid-19 ini. Namun pihaknya, tetap optimis pengumpulan dana umat tahun ini akan terjadi peningkatkan.

Selain penyaluran dana umat, Baznas Karimun juga telah telah menyalurkan bantuan pendidikan, kesehatan dan bencana alam pada tahun ini mencapai Rp138 juta lebih yang sudah dimanfaatkan oleh penerima bantuan.

” Melalui, pengumpulan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) di Baznas Karimun. Kita secara tidak langsung telah membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sekali lagi, saya himbau kepada umat muslim tunaikan ZIS dimasing-masing UPZ,” ungkapnya. (*)

reporter: Tri Haryono