Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7513

Mendag: Produk UKM Indonesia Akan Lengkapi Industri Amerika 

0

 

batampos – Bertemu Dubes AS, Mendag Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Usaha, Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia bisa masuk pasar Amerika Serikat. Namun, produk tanah air tersebut dipastikan tidak akan menjadi pesaing produk dalam negeri Paman Sam.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat (AS) Jakarta, Sung Kim di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (28 Juni 2022).

Hal itu disampaikan Zulhas usai menerima kunjungan  Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Kim di  kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Selasa (28/6).

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya AS untuk menjalankan inisiatif  Indo-Pacific Economic  Framework  for  Prosperity  (IPEF).Hal  ini  untuk  memastikan  pertumbuhan  ekonomi  di kawasan Indo-Pasifik yang saling menguntungkan, inklusif dan terbuka,”ujar Mendag Zulhas.

Mendag  Zulhas melanjutkan,  setidaknya  tiga  elemen  penting  yang  menjadi  perhatian  Indonesia terkait inisiatif tersebut, yaitu unsur fleksibilitas, arah dan prosedur yang jelas, serta keterbukaan dalam  pembahasan  Pilar  IPEF.  Selain  itu,  skema  IPEF  harus  disinergikan  dengan  skema  ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Mendag  Zulhas juga menyampaikan,  Indonesia  dan  AS  dapat  semakin  mempererat  hubungan bilateral  yang  sudah  terjalin  sejak  73  tahun  yang  lalu.  Di  antaranya  dengan  adanya  inisiatif  Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) yang sudah terbentuk sejak 1996.

“Melalui forum  TIFA,  kedua  negara  dapat  saling  membahas  mengenai  isu-isu  perdagangan  dan investasi,  serta  berbagai  potensi  kerja  sama.  Diharapkan  pertemuan  TIFA  Tingkat  Menteri  dapat terlaksana,” ungkap Mendag Zulhas.

Terkait  fasilitas  Generalized  System  of  Preference  (GSP),  Mendag  Zulhas  turut  menyampaikan pentingnya otorisasi pemberlakuan kembali GSP bagi Indonesia. Produk Indonesia yang mayoritas merupakan produk usaha kecil dan menengah (UKM) akan melengkapi kebutuhan industri AS bukan sebagai pesaing. Selain itu, Indonesia siap menjadi pemasokalternatif industri AS dengan kualitas dan  harga  yang  bersaing.“Oleh karena itu, keputusan dan dukungan Kongres AS untuk segera mengesahkan  kembali  pemberian  fasilitas  GSP  untuk  Indonesia  sangat  berperan  besar  dalam mendorong pembangunan ekonomi kedua negara,”ujar Mendag Zulhas.

Terkait G20, Mendag Zulhas mengapresiasi dukungan AS terhadap Presidensi G20 tahun ini. Mendag Zulhasberharap  dukungan  AS akan  membantu  negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.

Dalam   memperkuat   kerja   sama   perdagangan   bilateral,   Dubes   Kim   menyampaikan   perlunya meningkatkan potensi komoditas pertanian antara Indonesia dengan AS yang sampai saat ini baru terealisasi sekitar 30 persen menjadidua kali lipat di tahun mendatang.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan akses produk pertanian di Indonesia yang sudah terbuka dan siap untuk dioptimalkan,” ujar Dubes Kim.

Pada periode Januari—April 2022, total perdagangan Indonesia dan AS tercatat sebesar USD 13,77 miliar, atau naik 26,65 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 10,87 miliar.

Sementara  pada  2021,  total  perdagangan  kedua  negara  tercatat  sebesar  USD 37,02 miliar,  naik siginifikan sebesar 36 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 27,20miliar. Pada 2021, ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar USD 25,77 miliar sedangkan impor dari AS ke Indonesia tercatat sebesar USD 11,25 miliar.Dengan demikian Indonesia mencatatkan surplus USD 14,52 miliar.

Komoditas ekspor andalan Indonesia ke AS pada 2021 adalah minyak sawit, krustasea hidup, alas kaki dari bahan kulit, krustasea dan moluska, serta furnitur. Sementara impor utama Indonesia dari AS adalah minyak bumi, kedelai, vaksin, residu pembuatan pati, dan tepung. (*)

Kelola Penghasilan dengan bijak agar Lepas dari Lingkaran Generasi Sandwich

0
ILUSTRASI: Bank OCBC NISP Batam di Kompleks Palm Spring, Jumat 1 November 2013. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Terhimpit kebutuhan finansial orang tua dan anak memang sangat mirip dengan makanan sandwich. Alhasil, orang-orang yang berada di posisi ini sering disebut dengan sandwich generation.

Masuk ke jajaran sandwich generation memang tidak mudah untuk menjalaninya, akan susah untuk mengatur keuangan karena menghidupi banyak orang bersamaan. Belum lagi membayar kebutuhan seperti cicilan, biaya pendidikan anak, perawatan orangtua, kebutuhan pribadi, dan masih banyak lagi.

Membicarakan soal keuangan ke anggota keluarga mungkin tidak biasa bagi sebagian orang, karena takut berakhir canggung. Tapi hal itu harus dilakukan agar tidak memberatkan dan terus menjadi generasi sandwich. Ada enam cara yang bisa dilakukan untuk memutus rantai tersebut, yakni mengelola penghasilan dengan bijak, catat keuangan, menambah sumber penghasilan, menyiapkan program pensiun, punya asuransi kesehatan, dan berkomunikasi dengan keluarga.

”Anda harus bisa jujur tentang kemampuan finansial, agar keluarga sendiri tidak terlalu memberatkan dalam sisi finansial. Agar orangtua mengerti tentang kondisi finansial kamu dan akhirnya tidak memaksakan Anda untuk membiayai mereka,” ungkap Wealth Management Head Bank OCBC NISP, Juky Mariska, Senin (27/6).

Memutus rantai sandwich generation memang bukan hal yang mudah, tapi akan perlahan bisa memutus rantai tersebut dengan perencanaan keuangan yang baik.

Saat ini jenis investasi sudah semakin berkembang, Anda bisa dengan mudah memilih produk mana yang cocok dan tentu saja menanamkan kedisplinan dan diversifikasi investasi.

“Saat ini, menabung secara tradisional tidak cukup. Tabungan harus ditransformasikan agar dapat memberikan hasil yang optimal dan hal ini dapat dilakukan dengan melakukan diversifikasi tabungan dengan menempatkan dana tabungan di berbagai instrumen keuangan yang terjangkau,” terangnya.

Bank OCBC NISP memiliki berbagai instrumen keuangan yang dapat membantu generasi muda untuk dapat mulai berinvestasi sesuai dengan risiko profil yang dimiliki. Diversifikasi investasi sangat penting untuk mengoptimalkan keuntungan.

”Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko dan tingkat keuntungan yang berbeda, sehingga dengan menyebarkan penempatan dana Anda di beberapa instrumen investasi, nantinya akan men­dapatkan hasil yang optimal dengan risiko yang sesuai dengan Anda,” sebutnya.

Untuk dapat secara efektif melakukan diversifikasi investasi, harus membekali diri dengan pemahaman yang tepat dan menyeluruh soal kondisi keuangan.

”Untuk memulai, Anda harus dapat memahami kondisi keuangan dengan melakukan asesmen secara independen dan selalu bersemangat untuk mengikuti kelas keuangan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bank OCBC NISP Buka Program Kelas Pengelolaan Keuangan

Bank OCBC NISP menyediakan Financial Fitness Check Up dan juga ruangan berbagai kelas keuangan yang dapat membuka wawasan Anda.

Hal ini dapat diakses di www.ruangmenyala.com. Menjadi generasi sandwich memang berat, Anda bisa memikul 2 sampai 3 kali lebih berat dari pada orang lain.

”Nah, dengan adanya tips di atas Anda bisa mulai melakukannya sedari sekarang, agar bisa memutus rantai generasi sandwich dan juga akan merasa lebih bahagia ketika sudah tua nanti,” tutup Juky. (*)

Reporter: Azis Maulana

Beli BBM Bersubsidi Harus Terdaftar di Aplikasi MyPertamina

0
ILUSTRASI: Seorang petugas sedang mengisi BBM di SPBU Vitka, Tiban, Batam, Sabtu 15 Mei 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – PT Pertamina (Persero) menyatakan aplikasi MyPertamina akan menjadi syarat untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar agar penyaluran subsidi bisa tepat sasaran.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan, pihaknya berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

“Kami menyiapkan website MyPertamina, yang dibuka pada 1 Juli 2022,” kata Alfian.

Pertamina menjelaskan bahwa masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui laman tersebut untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar.

Sistem MyPertamina akan membantu perseroan dalam melakukan pencocokan data pengguna yang akan membeli BBM bersubsidi.

Menurutnya, pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

“Pengguna terdaftar akan mendapatkan kode QR khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar,” jelas Alfian.

BACA JUGA: Pembatasan Pembelian BBM Tunggu Revisi Perpres

Pertamina menjamin jika seluruh data sudah cocok, maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital.

“Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar, sehingga bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi,” pungkas Alfian.

Saat ini Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta sistem untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar secara tepat sasaran.

Uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota maupun kabupaten yang tersebar di lima provinsi yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta. (*)

Reporter: JP Group

Dilarang Transit, Peretas Rusia “serbu” Lithuania 

0
Ilustrasi hacker mencoba membobol data di ruang digital (ANTARA/HO/Pexels)

batampos– Peretas Rusia diduga menyerang situs pemerintah dan swasta di Lithuania hanya karena larangan transit barang di negara tersebut untuk menuju Kaliningrad.

“Sasaran utama ada institusi negara, institusi transportasi dan situs media,” kata Wakil Menteri Pertahanan Lithuania, Margiris Abukevicius, dikutip dari Reuters, Selasa.

Kaliningrad adalah wilayah eksklave Rusia, terletak di antara Uni Eropa, Polandia dan Lithuania, kedua negara yang disebut belakangan adalah anggota NATO. Kaliningrad bisa diakses melalui kereta api dari wilayah Lithuania.

BACA JUGA: Saat Pemimpin G7 Berunding, Rusia Justru Tingkatkan Serangan ke Ukraina

Lembaga perpajakan Lithuania mengatakan mereka menghentikan aktivitas karena banyak upaya peretasan terhadap sistem mereka. Mereka mengatakan semua data aman.

Grup peretas Rusia bernama Killnet mengklaim tanggung jawab atas serangan distributed denial of service tersebut (DDoS).

“Serangan akan terus berlanjut sampai Lithuania mencabut blokade. Kami sudah menghancurkan 1.652 sumber web. Dan serangan ini baru dimulai,” kata Killnet.

Abukevicius mengatakan serangan sudah terlihat sejak 21 Juni. Dewan Keamanan Rusia pada 22 Juni menyatakan pembalasan terhadap blokade pengiriman. Mereka mengatakan peristiwa ini akan “membawa dampak negatif serius terhadap populasi Lithuania”.

Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania memprediksi serangan ini, atau dalam skala yang lebih besar masih akan berlangsung sampai beberapa hari mendatang, diperkirakan menyasar sektor transportasi, energi dan keuangan.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrel pekan lalu menyatakan Lithuania “baru saja menerapkan sanksi Uni Eropa” soal menghentikan transportasi beberapa barang ke Kaliningrad. Negara tersebut belum mengambil keputusan yang bersifat unilateral. (*)

reporter: antara

Gunakan Produk Dana Pensiun untuk Persiapkan Masa Depan

0
ILUSTRASI: Para Pegawai Negeri Sipil (PNS). F. Dite Surendra/ Jawa Pos

batampos – Melakukan perencanaan keuangan adalah sebuah keniscayaan, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kelak. Dengan melakukan perencanaan keuangan, setidaknya sedikit memberi harapan akan kehidupan di masa depan yang lebih baik lagi.

Bagaimana pun, memiliki perencanaan keuangan yang terjamin, tentu menjadi harapan setiap orang. Tetapi tidak semua orang memiliki rencana yang matang dalam mempersiapkan hidupnya kelak. Bisa karena mereka tidak tahu atau karena menganggap perencanaan keuangan adalah milik mereka yang telah berusia senja.

Perencanaan keuangan pun tak melulu bagi mereka yang akan menginjak pensiun, tetapi juga mesti dipersiapkan oleh kalangan muda atau milenial. Apalagi jika Anda saat ini telah bekerja, segera lah membuat perencanaan keuangan.

Tidak semua masyarakat mau dan tahu bagaimana perencanaan keuangan dilakukan. Padahal, banyak sekali produk keuangan yang bisa diakses masyarakat untuk membantu perencanaan keuangan di masa depan.

Jika Anda saat ini telah bekerja dan berencana melakukan perencanaan keuangan, maka bjb Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah pilihannya. Produk ini memiliki sejumlah kelebihan yang akan membantu masa depan Anda lebih baik lagi.

Nah, bank bjb yang kini masuk bank terbesar nasional ini memiliki produk yang dapat memfasilitasi nasabah untuk membuat perencanaan keuangan melalui bjb DPLK. Fasilitas ini dibuat untuk semua usia agar masa depan Anda lebih baik lagi.

bjb DPLK adalah dana pensiun bank bjb yang dibuat untuk membantu nasabah mempersiapkan masa depan. Karena, berapapun besarnya penghasilan saat ini, tanpa ada perencanaan pensiun tidak ada yang bisa menjamin masa tua Anda akan terpenuhi secara ekonomi.

Tapi jika Anda bergabung menjadi nasabah bjb DPLK, ada perencanaan keuangan yang lebih pasti. Nah, untuk bergabung menjadi nasabah DPLK sangatlah mudah. Menariknya, bebas biaya pendaftaran. Hanya dengan setoran awal Rp100,000 dan iuran bulanan minimal Rp50,000 per bulan, peserta dapat mempersiapkan dana pensiun secara mandiri sesuai keinginannya dengan jangka waktu tertentu hingga mencapai usia pensiun.

Bedanya dengan dana pensiun lainnya, di bjb DPLK, besaran dan perubahan iuran diatur oleh peserta sendiri dan dapat dilakukan setiap saat. Fleksibilitas ini akan sangat membantu Anda dalam hal keuangan. Semakin besar iuran yang disetorkan, maka akan semakin besar dana pensiun yang akan didapatkan kelak.

Secara manfaat, Anda akan mendapatkan benefit pensiunan sampai dengan Rp 50 juta bebas pajak, pengenaan pajak 5% bersifat final dikenakan untuk kelebihan dari Rp 50 juta. Selain itu, batas usia pensiun yang tersedia dan manfaat usia pensiun dipercepat memungkinkan DPLK digunakan untuk manfaat lainnya seperti untuk ibadah keagamaan, pendidikan, liburan di masa depan dan berbagai hal lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta.

Produk ini pun sangat menguntungkan. Pengelolaan dana peserta pada investasi dilakukan secara profesional dan pada instrumen yang memberikan keuntungan optimal dan aman bagi peserta. Pembebasan pajak hasil investasi memberikan keuntungan tambahan bagi pengembangan dana peserta.

BACA JUGA: Pastikan Dana JHT Tak Dipakai Pemerintah

Soal keamanan dana, Anda tak pelru khawatir karena bank bjb memiliki instrumen agar dana nasabah tetap aman. Pengalaman selama lebih dari 10 tahun dalam pengelolaan DPLK yang serta dukungan penuh pendiri DPLK yaitu bank bjb memberikan keamanan bagi dana peserta. Nantinya, pertumbuhan saldo iuran, dana pengembangan peserta serta biaya dapat diketahui langsung oleh peserta.

“Transaksi DPLK bank bjb juga dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, misalnya melalui setoran tunai, autodebet, transfer antar bank, transfer dari ATM bank manapun dan internet banking. Melalui DIGI by bank bjb, saldo iuran dan pengembangan peserta DPLK bank bjb dapat diketahui setiap saat. Penarikan iuran dan klaim dapat dilaksanakan di seluruh jaringan kantor bank bjb,” ujar Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto. (*)

Reporter: JP Group

LinkAja Menyimpan Potensi dan Mendukung Layanan Finansial Digital 

0
ILUSTRASI: Warga Batam menggunakan LinkAja untuk transaksi e-commerce untuk berbelanja, Selasa 26 Januari 2021. F. Suprizal Tanjung, Batam Pos, Batam Pos

batampos – Memasuki pertengahan 2022 sekaligus tahun ketiga beroperasi, PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) baru saja sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) .

Dengan strategi model bisnis ini LinkAja optimistis akan mencapai akselerasi pertumbuhan bisnis yang optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para pemegang saham serta masyarakat Indonesia.

Pimpinan baru yang ditunjuk melalui RUPST, Yogi Rizkian Bahar, menyampaikan visinya terhadap LinkAja ke depannya.

“LinkAja merupakan satu-satunya perusahaan keuangan digital yang menyimpan potensi signifikan untuk menyasar dan mendukung ekosistem BUMN Indonesia melalui layanan finansial digital yang komprehensif,” ujarnya, Senin (27/6).

Dengan adanya arahan bisnis baru yang lebih fokus serta membangun fundamental bisnis, percaya bahwa LinkAja akan bertumbuh lebih pesat dan optimal, serta memberikan kontribusi positif pada proses akselerasi inklusi keuangan di Indonesia.

”Dari sejak awal beroperasi, LinkAja telah memfasilitasi program yang dijalankan oleh pemerintah, di antaranya sebagai media penyaluran gaji maupun insentif pegawai BUMN, sarana penyaluran dana bantuan pemerintah seperti dana insentif Kartu Prakerja yang mencakup 33 provinsi dan 514 kabupaten dan kota,” terangnya.

Di 2021 LinkAja juga telah mendapatkan persetujuan sebagai e-wallet dari Bank Indonesia untuk dapat terus mengembangkan lebih banyak layanan keuangan, serta lisensi e-retailer dari Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) yang memungkinkan perusahaan bukan hanya sebagai penyedia jasa pembayaran namun juga dapat terus melakukan ekspansi bisnis.

BACA JUGA: LinkAja Syariah Makin Berkah bagi Semua 

Selain itu, LinkAja juga memperoleh beragam penghargaan dari dalam dan luar negeri, antara lain menerima 15 penghargaan dari Bank Indonesia, termasuk sebagai PJSP QRIS Terbaik dan 9 penghargaan di ajang Contact Center World Awards 2021.

Ke depannya, LinkAja terus bergerak gesit dalam melihat, memfasilitasi, serta memajukan beragam potensi yang ada demi kemajuan perekonomian Indonesia yang lebih pesat dan optimal.

”Mendukung pelaku bisnis mikro dan ultra mikro, LinkAja telah digunakan sebagai alat pembayaran resmi oleh para penjual pulsa di platform DigiPOS yang mayoritas tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Yogi. (*)

Reporter: Azis Maulana

Produsen Migor Diminta Menghargai Sawit Petani dan Membeli Minimal Rp 1.600 per Kilogram

0
Ilustrasi buah kepala sawit siap oleh menjadi minyak sawit mentah (CPO) yang menjadi salah satu andalan ekspor Indonesia. (istimewa )

batampos – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meminta produsen minyak goreng agar menghargai sawit milik petani dengan harga wajar. Minimalnya Rp 1.600 per kilogram. Hal ini menyusul anjloknya harga Tanda Buah Segar sawit belakangan ini.

“Dengan kondisi yang ada saat ini, saya meminta kepada seluruh produsen minyak goreng untuk membeli sawit petani dengan minimal harga 1.600/kg. Jangan sampai kondisi anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) ini membuat petani sawit makin terpuruk,” ujar Zulhas, Senin (27/6).

Zulhas meminta produsen minyak goreng untuk mendukung menyukseskan program Minyak Kita, minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 14.000 per liter.

“Secara khusus, kami meminta dukungan para produsen dalam memproduksi minyak goreng kemasan sederhana, dengan harga Rp 14.000/liter,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Zulhas menyebut, akan ada kompensasi bagi produsen migor yang membantu pemerintah menyiapkan mingor kemasan sederhana.

“Sebagai kompensasi, akan diberikan kuota ekspor CPO kepada produsen sawit yang mendukung program migor kemasan sederhana ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Dua Pabrik Sawit di Mukomuko Kembali Beroperasi

Dengan dibukanya Keran ekspor CPO ini, maka kebutuhan produsen terhadap CPO akan meningkat. Hal ini juga akan berdampak pada kebutuhan produsen akan Tandan Buah Segar dari petani sawit pemerintah.

“Kalau stok CPO di produsen tersalurkan baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun untuk ekspor, maka Tandan Buah Segar sawit petani akan tidak terserap. Harga juga akan membaik,” ucapnya.

“Akan tetapi kebutuhan dalam negeri tetap diutamakan. Ada skema yang akan mengatur itu,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kemendag Optimistis Harga Cabai Turun Juli

0
ILUSTRASI: Pedangang menjual cabai di Pasar Tos 3000 Nagoya, Batam, Senin 5 April 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meyakini bahwa harga bahan pangan, khususnya cabai dan bawang merah, segera pulih. Faktor cuaca disebut sebagai pendorong kenaikan harga pada musim panen kali ini. Kemendag juga menegaskan, belum ada rencana untuk membuka keran impor. Mereka optimistis pada dua sampai tiga bulan ke depan harga dua komoditas tersebut melandai.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan, membeberkan, memang ada potensi harga cabai turun lebih cepat jika pasar diguyur produk impor, misalnya dari Vietnam. ”Namun, petani lokal kita saja sekarang lagi terganggu panennya (karena cuaca, red), jadi harus jual tinggi. Jadi, kita tidak akan ganggu dengan produk dari negara lain,” ujarnya, Sabtu(25/6).

Oke memprediksi harga cabai dan bawang merah akan turun mulai Juli seiring membaiknya cuaca dan produksi yang terus berjalan.

”Sebentar lagi ritmenya pulih, nanti sekitar Juli–Agustus itu (harga cabai dan bawang, red) turun,” ucap dia.

Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) sempat menyampaikan statemen yang memicu kontra dari para peda­gang. Saat dikonfirmasi mengenai kenaikan harga cabai, Zulhas menilai petani cabai diuntungkan dengan adanya kondisi tersebut.

”Kalau bawang merah, cabai-cabai, naik itu kan memang musiman. Waktu itu saya tanya orang pasar, biasa kalau musim begini harganya naik, biarlah petani ada bonus tahunan,” ucapnya.

Namun, pernyataan tersebut memicu nada kontra yang cukup keras dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi). Wakil Sekretaris Jenderal Pembinaan dan Pendidikan Pedagang Pasar DPP Ikappi Ahmad Choirul Furqon mengatakan, pernyataan tersebut tidak berdasar logika. ”Jangan hibur pedagang atau petani dengan logical fallacy,” cetusnya.

Menurut Furqon, pernyataan Zulhas dianggap menyederhanakan masalah. Padahal, masalah di lapangan jauh lebih kompleks dan harus diintervensi secara serius. Menurut dia, harga cabai dari para petani relatif normal dan tidak terjadi kenaikan signifikan.

”Jadi, apabila terjadi kenaikan harga yang tidak rasional, berarti ada masalah besar di jalur tengah, yaitu rantai distribusi,” bebernya.

Ikappi mengkhawatirkan tidak normalnya harga pangan, termasuk cabai, bakal berdampak domino yang akan merugikan pedagang di hilir.

BACA JUGA: Mendag Akan Sediakan Migor Curah Kemasan Sederhana 

”Harga yang tidak normal di pasar saat ini tidak selayaknya ditanggapi dengan bercanda,” tegas Furqon.

Di pihak lain, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto mengatakan, di beberapa titik, produksi beberapa bahan pangan seperti cabai dan bawang merah terganggu karena anomali cuaca. Khususnya yang berada di dataran rendah.

”Biasanya pada Juni curah hujan relatif sedikit, tapi sejak Mei (curah hujan, red) cukup banyak,” terang dia. (*)

Reporter: JP Group

Pelindo Catatkan Laba Bersih Rp 3,2 T 

0
ILUSTRASI: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batuampar beberapa waktu lalu. Data dari BPS Batam, kinerja ekspor Batam terus pulih secara bertahap. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo membukukan pendapatan usaha senilai Rp 28,8 triliun, naik dibandingkan pendapatan usaha 2020 yakni sebesar Rp 26,6 triliun. Kenaikan pendapatan memberi kontribus terhadap kenaikan laba bersih dari Rp 3 triliun di 2020 menjadi Rp 3,2 triliun di 2021.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Mulyono, menyatakan salah satu fokus utama Pelindo pascamerger adalah transformasi operasional pada kluster petikemas melalui standardisasi dan sistemisasi pelabuhan.

Hasilnya, selama hampir delapan bulan pasca merger, ada peningkatan kinerja dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari.

Di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, jumlah bongkar muat naik lebih dari dua kali lipat dari 20 boks per kapal per jam menjadi 45 boks per kapal per jam. Kecepatan bongkar muat itu membuat waktu sandar kapal dapat berkurang menjadi setengahnya, dari dua hari menjadi hanya satu hari.

Peningkatan kinerja yang sama terjadi di TPK Makassar. Kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 42 BSH dan waktu sandar juga bisa berkurang dari 2 hari menjadi 1 hari. Sejalan dengan TPK Makassar, Terminal Makassar New Port juga mengalami peningkatan kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 39 BSH dengan standar waktu sandar yang berkurang dari 2 menjadi 1 hari.

Peningkatan kinerja terbaik ada di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Ambon. Peningkatan jumlah bongkar muat naik hampir tiga kali lipat, dari 12 boks per kapal per jam menjadi 35 boks.

BACA JUGA: Pelindo Terus Tekan Biaya Logistik

“Dampaknya, jumlah waktu sandar dapat terpangkas dari tiga hari menjadi satu hari,” ujar Ali.

Bagi Pelindo, makin pendeknya waktu sandar dan kecepatan bongkar muat membuat biaya operasional makin efisien yang tergambar dalam kinerja Triwulan I 2022, dengan nilai laba bersih mencapai Rp 670 miliar, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Reporter: JP Group

Pelindo Catatkan Laba Bersih Rp 3,2 T 

0
ILUSTRASI: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batuampar beberapa waktu lalu. Data dari BPS Batam, kinerja ekspor Batam terus pulih secara bertahap. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo membukukan pendapatan usaha senilai Rp 28,8 triliun, naik dibandingkan pendapatan usaha 2020 yakni sebesar Rp 26,6 triliun. Kenaikan pendapatan memberi kontribus terhadap kenaikan laba bersih dari Rp 3 triliun di 2020 menjadi Rp 3,2 triliun di 2021.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Mulyono, menyatakan salah satu fokus utama Pelindo pascamerger adalah transformasi operasional pada kluster petikemas melalui standardisasi dan sistemisasi pelabuhan.

Hasilnya, selama hampir delapan bulan pasca merger, ada peningkatan kinerja dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari.

Di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, jumlah bongkar muat naik lebih dari dua kali lipat dari 20 boks per kapal per jam menjadi 45 boks per kapal per jam. Kecepatan bongkar muat itu membuat waktu sandar kapal dapat berkurang menjadi setengahnya, dari dua hari menjadi hanya satu hari.

Peningkatan kinerja yang sama terjadi di TPK Makassar. Kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 42 BSH dan waktu sandar juga bisa berkurang dari 2 hari menjadi 1 hari. Sejalan dengan TPK Makassar, Terminal Makassar New Port juga mengalami peningkatan kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 39 BSH dengan standar waktu sandar yang berkurang dari 2 menjadi 1 hari.

Peningkatan kinerja terbaik ada di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Ambon. Peningkatan jumlah bongkar muat naik hampir tiga kali lipat, dari 12 boks per kapal per jam menjadi 35 boks.

BACA JUGA: Pelindo Terus Tekan Biaya Logistik

“Dampaknya, jumlah waktu sandar dapat terpangkas dari tiga hari menjadi satu hari,” ujar Ali.

Bagi Pelindo, makin pendeknya waktu sandar dan kecepatan bongkar muat membuat biaya operasional makin efisien yang tergambar dalam kinerja Triwulan I 2022, dengan nilai laba bersih mencapai Rp 670 miliar, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Reporter: JP Group