Sabtu, 18 April 2026
Beranda blog Halaman 7572

Wali Kota Batam Berharap Angka Kemiskinan Berkurang 

0
Pencaker Urus Kartu Kunong Dalil Harahap78
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap angka kemiskinan berkurang seiring membaiknya perekonomian, dan pengendalian Covid-19. Foto: Dalil Harahap

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap angka kemiskinan berkurang dan lapangan pekerjaan terbuka lebar seiring membaiknya perekonomian, dan pengendalian Covid-19.

Ia berharap ke depan perekonomian terus membaik, dan serapan tenaga kerja kembali meningkat, seiring dilonggarkan aturan masuk bagi wisman. Rudi menyampaikan harapan bagi kota Batam adalah kesejahteraan yang meningkat.

“Kalau ingin saya, Batam bisa mandiri dan lebih baik. Termasuk dalam pengendalian orang miskin. Semakin berkurang angka kemiskinan maka daerah akan dinilai sukses dalam menjamin kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya, Minggu (22/5).

Selain angka kemiskinan, ketersediaan lapangan kerja juga diharapkan semakin meningkat. Batam masih menjadi pilihan bagi pencaker, artinya kemampuan Batam masih diakui.

Selama dua tahun menghadapi Covid-19 berbagai upaya dilakukan termasuk dalam memanfaatkan bantuan pemerintah pusat.

Melalui usulan dari daerah, banyak masyarakat kurang mampu mendapatkan bantuan, bahkan pelaku usaha juga mendapatkan bantuan permodalan.

“Ini sudah dilakukan dua tahun terkahir. Sekarang saatnya untuk bangkit. Usaha silakan dimulai kembali, sehingga akan menyerap tenaga kerja. Target kita semua percepatan pemulihan ekonomi di Batam,” tegasnya.

Seperti diketahui, selama dua tahun terakhir angka kemiskinan di Kota Batam mengalami kenaikan.

Hal ini tidak terlepas dari berbagai faktor. Pertama akibat kehilangan pekerjaan, karena ditutupnya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam. Hampir 80 persen yang terdampak adalah mereka yang bekerja di sektor pariwisata.

Kedua banyak hotel, restoran, agen perjalanan yang tutup karena tidak ada tamu yang harus mereka layani, meskipun masih ada beberapa yang bertahan dengan melakukan berbagai kebijakan, agar usaha mereka tetap berjalan.

Awal tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat jumlah penduduk miskin di Kepri sepanjang September 2020 bertambah sebanyak 142.611 orang atau 6,13 persen dari total keseluruhan penduduk Kepri.

Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, mengatakan kenaikan angka penduduk miskin di Kepri, dipicu karena pandemi covid-19.

Angka tersebut bertambah sebanyak 10.645 orang, dibanding Maret 2020 yang sebesar 131.966 orang.

“Artinya dalam rentang waktu enam bulan, ada penambahan sekitar 10.000 orang penduduk miskin di Kepri,” kata Agus.

Sementara, periode September 2020 ke Maret 2021 jumlah penduduk miskin di Kepri naik6,12 persen atau 1.852 orang. Ia menyebutkan September 2020 jumlah warga miskin Kepri 142.611 orang, naik menjadi 144.462 orang di Maret 2021.

Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Batam untuk saat ini total warga miskin yang tercatat saat ini berjumlah 52.513 Kepala Keluarga (KK).

Selama pandemi angka kemiskinan di Batam diakuinya mengalami peningkatan. Hal ini terdaftar berdasarkan laporan dari tingkat lurah.

“Selama pandemi banyak yang mengusulkan diri untuk masuk sebagai penerima bantuan dari pusat. Banyak dari mereka merupakan korban PHK sehingga tidak mempu membiayai kehidupan keluarga mereka,” sebut Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Hasyimah.

Pihaknya selama dua tahun terakhir berupaya memaksimalkan bantuan dari pusat. Hal ini terbukti selama pandemi hampir semua program pengentasan kemiskinan yang gelontorkan pusat, berhasil disalurkan di Batam, termasuk bansos minyak goreng beberapa waktu lalu.

Seiring membaiknya perekonomian, ia berharap data kemiskinan di Batam bisa berkurang. Untuk mengetahui hal ini, pihaknya bersama petugas DTKS akan melakukan verifikasi.

“Setiap tahun selalu verifikasi, sebelum akhirnya ditetapkan berapa jumlah DTKS di Batam. Mudah-mudahan ada penurunan, karena kondisi terus membaik,” harapnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Wali Kota Batam Berharap Angka Kemiskinan Berkurang 

0
Pencaker Urus Kartu Kunong Dalil Harahap78
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap angka kemiskinan berkurang seiring membaiknya perekonomian, dan pengendalian Covid-19. Foto: Dalil Harahap

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap angka kemiskinan berkurang dan lapangan pekerjaan terbuka lebar seiring membaiknya perekonomian, dan pengendalian Covid-19.

Ia berharap ke depan perekonomian terus membaik, dan serapan tenaga kerja kembali meningkat, seiring dilonggarkan aturan masuk bagi wisman. Rudi menyampaikan harapan bagi kota Batam adalah kesejahteraan yang meningkat.

“Kalau ingin saya, Batam bisa mandiri dan lebih baik. Termasuk dalam pengendalian orang miskin. Semakin berkurang angka kemiskinan maka daerah akan dinilai sukses dalam menjamin kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya, Minggu (22/5).

Selain angka kemiskinan, ketersediaan lapangan kerja juga diharapkan semakin meningkat. Batam masih menjadi pilihan bagi pencaker, artinya kemampuan Batam masih diakui.

Selama dua tahun menghadapi Covid-19 berbagai upaya dilakukan termasuk dalam memanfaatkan bantuan pemerintah pusat.

Melalui usulan dari daerah, banyak masyarakat kurang mampu mendapatkan bantuan, bahkan pelaku usaha juga mendapatkan bantuan permodalan.

“Ini sudah dilakukan dua tahun terkahir. Sekarang saatnya untuk bangkit. Usaha silakan dimulai kembali, sehingga akan menyerap tenaga kerja. Target kita semua percepatan pemulihan ekonomi di Batam,” tegasnya.

Seperti diketahui, selama dua tahun terakhir angka kemiskinan di Kota Batam mengalami kenaikan.

Hal ini tidak terlepas dari berbagai faktor. Pertama akibat kehilangan pekerjaan, karena ditutupnya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam. Hampir 80 persen yang terdampak adalah mereka yang bekerja di sektor pariwisata.

Kedua banyak hotel, restoran, agen perjalanan yang tutup karena tidak ada tamu yang harus mereka layani, meskipun masih ada beberapa yang bertahan dengan melakukan berbagai kebijakan, agar usaha mereka tetap berjalan.

Awal tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat jumlah penduduk miskin di Kepri sepanjang September 2020 bertambah sebanyak 142.611 orang atau 6,13 persen dari total keseluruhan penduduk Kepri.

Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, mengatakan kenaikan angka penduduk miskin di Kepri, dipicu karena pandemi covid-19.

Angka tersebut bertambah sebanyak 10.645 orang, dibanding Maret 2020 yang sebesar 131.966 orang.

“Artinya dalam rentang waktu enam bulan, ada penambahan sekitar 10.000 orang penduduk miskin di Kepri,” kata Agus.

Sementara, periode September 2020 ke Maret 2021 jumlah penduduk miskin di Kepri naik6,12 persen atau 1.852 orang. Ia menyebutkan September 2020 jumlah warga miskin Kepri 142.611 orang, naik menjadi 144.462 orang di Maret 2021.

Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Batam untuk saat ini total warga miskin yang tercatat saat ini berjumlah 52.513 Kepala Keluarga (KK).

Selama pandemi angka kemiskinan di Batam diakuinya mengalami peningkatan. Hal ini terdaftar berdasarkan laporan dari tingkat lurah.

“Selama pandemi banyak yang mengusulkan diri untuk masuk sebagai penerima bantuan dari pusat. Banyak dari mereka merupakan korban PHK sehingga tidak mempu membiayai kehidupan keluarga mereka,” sebut Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Hasyimah.

Pihaknya selama dua tahun terakhir berupaya memaksimalkan bantuan dari pusat. Hal ini terbukti selama pandemi hampir semua program pengentasan kemiskinan yang gelontorkan pusat, berhasil disalurkan di Batam, termasuk bansos minyak goreng beberapa waktu lalu.

Seiring membaiknya perekonomian, ia berharap data kemiskinan di Batam bisa berkurang. Untuk mengetahui hal ini, pihaknya bersama petugas DTKS akan melakukan verifikasi.

“Setiap tahun selalu verifikasi, sebelum akhirnya ditetapkan berapa jumlah DTKS di Batam. Mudah-mudahan ada penurunan, karena kondisi terus membaik,” harapnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Dirjen Keuda Kemendagri Apresiasi Kinerja Samsat Kepri

0
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Keuda Kemendagri) Agus Fatoni meninjau layanan Samsat Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (20/5). (Dok Kemendagri)

batampos – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Keuda Kemendagri) Agus Fatoni meninjau layanan Samsat Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), (20/5). Fatoni mengapresiasi kinerja Samsat Batam yang telah banyak melakukan inovasi khususnya melakukan pelayanan digital.

“Pelayanan Samsat Batam cukup bagus. Banyak sekali inovasinya dan pelayanannya cepat dan berbasis digital,” kata Fatoni dalam keterangannya, Minggu (22/5).

Fatoni mengungkapkan, pelayanan pajak kendaraan bermotor satu tahun dapat diselesaikan dalam waktu 3 menit. Sementara pelayanan pajak kendaraan bermotor 5 tahun, dapat diselesaikan diurus dalam waktu 30 menit.

“Samsat Batam ini merupakan salah satu Samsat terbaik di Indonesia. Bisa menjadi salah satu rujukan daerah lainnya,” ucap Fatoni.

Pejabat Kemendagri ini pun meminta agar pemerintah daerah lainnya bisa mencontoh hal tersebut. Sehingga memudahkan masyarakat mengurus pajak kendaraan.

“Kami sangat mengapresiasi ini. Semoga apa yang sudah berjalan dengan baik ini bisa terus ditingkatkan dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam sektor pelayanan publik,” ujar Fatoni.

Selain itu, Fatoni juga mengapresiasi inovasi dan terobosan yang dilakukan Samsat Batam Centre, seperti menyediakan pelayanan Samsat antar pulau, sehingga memudahkan masyarakat kepulauan dalam pelayanan pajak kendaraan.

“Di sini juga kami melihat Layanan JEMPOL SAPRI (Jemput Bola Samsat Kepri) dimana petugas Samsat JEMPOL SAPRI yang sudah dihubungi akan mendatangi wajib pajak sehingga wajib pajak tidak perlu datang ke kantor Samsat atau Samsat Corner. Termasuk e-Samsat, dimana pembayaran pajak dapat dilakukan melalui aplikasi Android yang bekerja sama dengan berbagai channel Bank,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

BP Batam: Pecah PL Bisa Dilakukan Saat Perpanjangan UWT

0
Mal Pelayanan Publik BP Batam
Ilustrasi. Pelayanan BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Foto diambil sebelumpandemi Covid-19. Foto: Dokumentasi batampos

batampos – Masyatakat Kota Batam yang akan membayar Uang Wajib Tahunan (UWT), namun belum pecah Penetapan Lokasi (PL) tidak perlu khawatir. Sebab, pecah PL bisa dilakukan saat dilakukan perpanjangan UWT.

“Bagi yang belum pecah PL, pada waktu perpanjangan, akan dilakukan pecah PL atas nama yang bersangkutan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ia melanjutkan untuk perpanjangan UWT saat ini sudah lebih mudah. Masyarakat hanya tinggal mengajukan perpanjangan UWT melalui Land Management System (LMS) Online Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Jika seluruh persyaratan lengkap, proses perpanjangan UWT bisa dilakukan 15 hari.

“Silahkan kunjungi situs tersebut untuk informasi penting lainnya,” katanya.

Sementara itu, untuk syarat perpanjangan ada perbedaan untuk perorangan yang sudah mempunyai sertifikat dan badan hukum yang sudah mempunyai sertifikat.

Dilansir dari LMS Online BP Batam, untuk perorangan yang sudah mempunyai sertifikat, cukup melampirkan identitas dari pemohon; sertipikat tanah dan fotocopy PBB terakhir.

Sementara badan hukum yang sudah punya sertifikat, persyaratannya mulai dari identitas pemohon; copy KTP Direktur yang masih berlaku; akta pendirian dan akta perubahan terakhir yang disahkan oleh Menkumham; surat keputusan pengesahan Menkum dan HAM terakhir; sertifikat tanah dan fotocopy PBB terakhir.

Begitu juga persyaratan perpanjangan UWT bagi perorangan dan badan hukum yang belum mempunyai sertifikat.

Untuk perorangan sertifikat, syaratnya mulai dari identitas pemohon; copy Surat Perjanjian (SPJ); copy Surat Keputusan (SKEP); copy Faktur Lunas UWT 30 tahun dan fotocopy PBB terakhir.

Sementara untuk badan hukum, identitas pemohon; copy KTP Direktur yang masih berlaku; akta pendirian dan akta perubahan terakhir yang disahkan oleh Menkumham; surat Keputusan Pengesahan Menkum dan HAM terakhir; copy Surat Perjanjian (SPJ); copy Surat Keputusan (SKEP); copy faktur lunas UWT 30 tahun dan fotocopy PBB terakhir.

Perlu diingat, jangka waktu pelunasan UWT paling lama 30 Hari Kalender terhitung sejak faktur UWT di terbitkan. Faktur UWTO akan batal dengan sendirinya apabila pemohon tidak melunasi pembayaran UWT sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.(*)

Reporter : Eggi Idriansyah

BP Batam: Pecah PL Bisa Dilakukan Saat Perpanjangan UWT

0
Mal Pelayanan Publik BP Batam
Ilustrasi. Pelayanan BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Foto diambil sebelumpandemi Covid-19. Foto: Dokumentasi batampos

batampos – Masyatakat Kota Batam yang akan membayar Uang Wajib Tahunan (UWT), namun belum pecah Penetapan Lokasi (PL) tidak perlu khawatir. Sebab, pecah PL bisa dilakukan saat dilakukan perpanjangan UWT.

“Bagi yang belum pecah PL, pada waktu perpanjangan, akan dilakukan pecah PL atas nama yang bersangkutan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ia melanjutkan untuk perpanjangan UWT saat ini sudah lebih mudah. Masyarakat hanya tinggal mengajukan perpanjangan UWT melalui Land Management System (LMS) Online Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Jika seluruh persyaratan lengkap, proses perpanjangan UWT bisa dilakukan 15 hari.

“Silahkan kunjungi situs tersebut untuk informasi penting lainnya,” katanya.

Sementara itu, untuk syarat perpanjangan ada perbedaan untuk perorangan yang sudah mempunyai sertifikat dan badan hukum yang sudah mempunyai sertifikat.

Dilansir dari LMS Online BP Batam, untuk perorangan yang sudah mempunyai sertifikat, cukup melampirkan identitas dari pemohon; sertipikat tanah dan fotocopy PBB terakhir.

Sementara badan hukum yang sudah punya sertifikat, persyaratannya mulai dari identitas pemohon; copy KTP Direktur yang masih berlaku; akta pendirian dan akta perubahan terakhir yang disahkan oleh Menkumham; surat keputusan pengesahan Menkum dan HAM terakhir; sertifikat tanah dan fotocopy PBB terakhir.

Begitu juga persyaratan perpanjangan UWT bagi perorangan dan badan hukum yang belum mempunyai sertifikat.

Untuk perorangan sertifikat, syaratnya mulai dari identitas pemohon; copy Surat Perjanjian (SPJ); copy Surat Keputusan (SKEP); copy Faktur Lunas UWT 30 tahun dan fotocopy PBB terakhir.

Sementara untuk badan hukum, identitas pemohon; copy KTP Direktur yang masih berlaku; akta pendirian dan akta perubahan terakhir yang disahkan oleh Menkumham; surat Keputusan Pengesahan Menkum dan HAM terakhir; copy Surat Perjanjian (SPJ); copy Surat Keputusan (SKEP); copy faktur lunas UWT 30 tahun dan fotocopy PBB terakhir.

Perlu diingat, jangka waktu pelunasan UWT paling lama 30 Hari Kalender terhitung sejak faktur UWT di terbitkan. Faktur UWTO akan batal dengan sendirinya apabila pemohon tidak melunasi pembayaran UWT sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.(*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Politeknik Negeri Batam Siapkan 3 Ribu Kuota Calon Mahasiswa Baru

0
Polibatam Business Administration Competition Kami 1 Oktober 2021 1
Mahasiswa Prodi ABT Politeknik Negeri Batam foto bersama usai meraih juara umum dalam Business Administration Competition (BAC) ke 7 tahun 2021. Foto: Istimewa

batampos – Politeknik Negeri Batam mempersiapkan 3 ribu kuota untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023.

Direktur Politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda, mengatakan, jumlah tersebut untuk di seluruh program studi.

“Tahun ini Politeknik Negeri Batam akan menerima mahasiswa baru melalui berbagai jalur penerimaan,” ujarnya,” ujar Minggu (22/5/2022).

Seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Untuk Diploma 4, itu yang jalur bersama. Bareng perguruan tinggi yang lain, itu kan SBMPTN sama SNMPTN,” katanya.

Kemudian untuk program Diploma III (D3), seluruh Politeknik menyelenggarakan jalur masuk sendiri. Yaitu SBMPN dan SNMPN.

“Itu bedanya T saja. Untuk yang jalur bersama,” katanya.

Kemudian Politeknik Negeri Batam juga membuka jalur mandiri. Dimana jalur mandiri ini sama dengan jalur lainnya, yakni melalui tes.

Kemudian, di Politeknik Negeri Batam juga ada jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk calon mahasiswa yang sudah bekerja. Dimana, untuk jalur RPL ini, karya atau pengalaman kerjanya dimasa lalu boleh diakui dalam SKS atay dalam kredit.

“Jalur ini (RPL) yang sebenarnya sepi, tapi teman teman kalau mahasiswa biasanya masuk melalui tes,” katanya.

Terakhir adalah jalur afirmasi. Dimana untuk jalur afirmasi ini dibuka untuk calon mahasiswa yang berasal dari daerah hinterland. Dimana, untuk jalur afirmasi di tahun lalu, diisi oleh mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Anambas dan lainnya.

Khusus untuk jalur afirmasi ini, tambahnya Politeknik Negeri Batam bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Dimana, untuk proses seleksi dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Ini khusus teman-teman berprestasi, tapi dari kalangan ekonomi menengah kebawah atau kurang mampu. Sehingga nanti diasramakan terus nanti kita berikan beasiswa penuh,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Bebas Angsuran Yamaha dan Dapat Jaket Trendi

0
Bagi pengendara motor aktif yang sedang mencari teman untuk beraktivitas, Yamaha Gear 125 bisa menjadi pilihan yang tepat. F. yamaha

batampos – PT Yamaha Alfa Scorpii sebagai main dealer Yamaha di Kepri memberikan program menarik bagi masyarakat Batam. Dalam promo tersebut, konsumen bisa memanfaatkan program di Mei ini untuk Yamaha Gear 125. Konsumen cukup membayar DP hanya Rp 1,9 juta dan bebas dua angsuran mulai dari Rp 823 ribu, konsumen bisa mendapatkan jaket trendi khas Yamaha.

Tahun ini menjadi tahun pertama Yamaha Gear 125 mendapat sentuhan warna baru. Terinspirasi dari perkembangan tren masa kini, Yamaha menghadirkan perpaduan warna baru yang unik dengan grafis yang lebih modern.

”Sehingga membuat tampilan motor matik multiguna ini semakin keren dan elegan sebagai partner berkendara. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan antusias dan semangat para konsumen yang akan menjadi bagian dari Yamaha Gear 125,” ungkap Promosi Development Yamaha Kepri, Redho, Minggu (22/5).

Yamaha Gear Standard Version dengan kombinasi warna dan grafis baru membuatnya tampil semakin sporty dan modern, cocok untuk pengendara aktif yang menyukai gaya sporty.

Memiliki 5 (lima) pilihan warna baru, seperti warna Metallic Cyan yang menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia, khususnya generasi masa kini, Metallic White dengan kombinasi warna putih dengan grafis biru tua dan kuning, Metallic Red perpaduan warna merah dengan grafik biru, Matte Olive dengan nuansa hijau olive, dan Metallic Black perpaduan warna hitam dengan grafik kuning.

BACA JUGA: Mudah Dapatkan Yamaha All New NMAX 155

Kelima pilihan warna bernuansa glossy dan matte yang disertai penambahan grafis membuatnya tampil semakin keren. ”Skutik entry level ini menggunakan Smart Motor Generator (SMG). Selain menjadi pendukung SSS, proses menyalakan mesinnya pun lebih halus,” terangnya.

Buat fiturnya tersedia lampu utama berteknologi LED, Stop & Start System (SSS), remote answer back system, pengisi ulang daya gawai, stand side switch, smart lock, punya double hook (gantungan) untuk membawa barang tambahan, dan telah disematkan lampu hazard untuk kebutuhan darurat.

”Untuk informasi lebih lanjut terkait produk, kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/ atau mengunjungi langsung diler resmi Yamaha di Kota Batam,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Kapal Rute Tanjungpinang-Singapura Berangkat Setiap Hari

0

batampos– Terhitung Senin (23/5) trip kapal feri dari Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura ( SBP) Tanjungpinang tujuan Tanah Merah, Singapura akan rutin berangkat setiap hari.

Asisten Manager Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Raja Junjungan menjelaskan sebelumnya trip kapal feri tujuan Singapura hanya berangkat setiap tanggal genap. “Iya sekarang mulai Senin rutin berangkat setiap hari,” kata Raja, Minggu (22/5).

Kapal Feri Queen Star saat bersandar di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, belum lama ini. F. Peri Irawan

Lebih lanjut Raja menjelaskan, untuk rincian keberangkatan mulai Senin hingga Jumat, kapal pertama dari Tanjungpinang berangkat pukul 07.00 WIB dan kapal kedua berangkat pukul 07.30 WIB. Sedangkan kapal pertama dari Singapura berangkat pukul 13.30 waktu setempat dan kapal kedua berangkat pukul 13.50 waktu setempat.

“Ada dua kapal yang berangkat yaitu Sindo Ferry Queen Star 5 dan Wavemaster 3,” papar Raja.

Sedangkan untuk akhir pekan atau Sabtu dan Minggu trip kapal ke Singapura dan sebaliknya lebih banyak. Satu kapal akan berangkat dua kali.
Kapal Sindo Ferry Queen Star 5 berangkat dari Tanjungpinang pukul 07.00 WIB dan siang pukul 13.30 WIB, kemudian kapal Wavemaster 3 berangkat pukul 07.30 WIB dan 13.00 WIB.

Sedangkan kapal Kapal Sindo Ferry Queen Star 5 dari Singapura ke Tanjungpinang berangkat pukul 11.00 dan 17.00 waktu setempat.

“Kemudian kapal Wavemaster 3 dari Singapura ke Tanjungpinang berangkat pukul 11.30 dan 17.50 waktu Singapura,” sebut Raja.

BACA JUGA: Kerjasama Food Industry 4.0 and Suplpay Cain Programme, Gubkepri dan Republic Polytechnic Singapura Tandatangani MoI

Saat ini, Raja menambahkan untuk penambahan trip kapal internasional hanya tujuan Singapura sedangkan tujuan Malaysia masih berangkat setiap tanggal genap seperti sejak dibuka pada awal April 2022 lalu.

“Kapal yang ke Malaysia masih 1 kapal ya. belum ada konfirmasi untuk jalan tiap hari,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Pos Imigrasi Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Edi menyampaikan selama dua pekan terakhir pergerakan penumpang yang berangkat ke Singapura dan Malaysia masih landai belum terlihat peningkatan yang signifikan sejak awal dibuka.

“Sepekan ini WNI yang datang sebanyak 527 orang dan WNA sebanyak 132 orang gabungan dari Singapura dan Malaysia berdasarkan manifest,” sebut Edi.

Ditambahkan Edi, yang berangkat ke luar negeri itu didominasi warga yang akan berobat sedangkan yang pergi liburan tidak begitu banyak. “Libur lebaran kemarin juga ada sedikit peningkatan,” sebutnya. (*)

reporter: Peri

SIPOL Bakal Dibuka ke Publik

0
Ilustrasi kantor KPU. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berencana membuka akses masyarakat untuk memantau Sistem Informasi Pendaftaran Partai Politik (SIPOL). (istimewa)

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berencana membuka akses masyarakat untuk memantau Sistem Informasi Pendaftaran Partai Politik (SIPOL). Langkah itu diambil sebagai upaya antisipasi kasus pencatutan nama masyarakat sebagai anggota Parpol.

Untuk diketahui, SIPOL merupakan sebuah instrument digital yang digunakan KPU untuk menampung administrasi persyaratan parpol sebagai peserta pemilu. Mulai dari data kepengururan di berbagai level hingga daftar keanggotaan partai. Sebagaimana ketentuan, salah satu syarat partai politik adalah memiliki 1000 anggota atau 1/1000 dari jumlah penduduk di setiap kabupaten/kota.

Komisioner KPU Idham Holik mengatakan, partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk mengecek validitas persyaratan jumlah anggota yang disetor parpol. Sekaligus memberi ruang partisipasi kepada masyarakat. “Kita berikan peluang pada masyarakat untuk mengecek namanya ada di keanggotaan partai atau tidak,” ujarnya dalam diskusi virtual, kemarin (22/5).

Mengacu pada pengalaman lima tahun lalu, lanjut Idham, muncul kasus pencatutan nama yang dilakukan parpol. Indikasi tersebut diketahui usai dalam proses verifikasi, ada masyarakat yang mengaku tidak menjadi anggota partai.

Pencatutan tersebut, bukan hanya bermasalah dari segi kepatuhan, namun juga merugikan masyarakat yang bersangkutan. Sebab dengan dijadikan anggota partai, ada hak-hak masyarakat yang tercabut. Misalnya untuk menjadi petugas pemilu yang mensyaratkan tidak menjadi anggota partai.

Dalam konteks yang lebih luas, terdaftar sebagai anggota partai tanpa persetujuan juga bisa menghambat karir. Seperti saat mendaftar sebagai Aparatur Sipil Negara dan profesi lainnya yang menuntut independensi.

“Partisipasi pubik akan kita buka untuk memastikan tidak ada yang dirugikan,” kata mantan Komisioner KPU Jawa Barat tersebut. Pihaknya juga berharap partai politik untuk bertindak jujur dan bertanggung jawab menjamin hak masyarakat.

Untuk teknis akses publik seperti apa, Idham belum membeberkan. Saat ini sendiri, sistem SIPOL yang disiapkan KPU sedang dalam tahap finalisasi. Usai tuntas, rencananya KPU akan mengundang Badan Pengawas pemilu, organisasi masyarakat, partai politik untuk memberikan masukan sebelum di launching penggunaannya.

Sementara itu, anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty berharap penggunaan SIPOL bisa dipersiapkan lebih baik. Mengacu pada pengalaman lima tahun lalu, SIPOL masih memunculkan sejumlah persoalan. Mulai dari server down, kegagalan user untuk mengakses dan sebagainya.

Dalam konteks Pemilu 2024, dia berharap kendala teknis bisa dihindari. Tak hanya itu, keamanan juga lebih terjaga. “Bisakah kita selangkah lebih maju, seluruh sistem informasi kita juga melakukan audit forensic digitalisasi untuk memastikan keamanan,” ujarnya.

Lolly meyakini, dalam konteks kepentingan politik, keamanan data harus terjamin. Jangan sampai ada pihak yang melakukan gangguan untuk tujuan politik tertentu. Untuk itu, dia meminta KPU melibatkan lembaga terkait di bidang keamanan cyber.

“Diaudit forensic oleh lembaga professional dimana bawaslu juga dilibatkan,” imbuhnya. Selain itu, Lolly juga mendesak agar aspek regulasinya diperkuat. Sehingga penggunaan SIPOL tidak lagi dipersoalkan partai. (*)

Reporter: JP Group

Indonesia Hentikan Pasokan Gas ke Singapura

0
PGN Berupaya Wujudkan Perekonomian Nasional 2 F Cecep Mulyana
Petugas PGN saat memasang jaringan gas di rumah salah satu warga Batam. Pemerintah Indonesia akan menghentikan pasokan gas ke Singapura pada 2023. Hal ini diambil untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri.

batampos – Pemerintah Indonesia akan menghentikan pasokan gas ke Singapura. Hal ini diambil untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri.

Pemerintah pun sedang mencari pasar domestik, demi peralihan pasokan gas yang diekspor ke Singapura itu.

“2023 gas yang diekspor ke Singapura disetop, maka mesti (memikirkan) disalurkan kemana (pasar domestik),” Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa.

Pernyataan mengenai penghentian pasokan gas ini, sudah sempat disampaikan Menteri ESDM, Arifin Tasrif, di rapat kerja dengan komisi VII DPR Republik Indonesia, November tahun lalu. Arifin menyampaikan akan mengakhiri suplai gas ke Singapura ke 2023, dan akan disalurkan ke dalam negeri.

Pipa gas yang dialirkan ke Singapura melalui pipa Duri Dumai, Riau. Pipa gas ini akan dialirkan ke kawasan industri di wilayah Sumatera. Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, harga gas yang akan diberikan ke Industri di Sumatera sebesar USD 6 per MMBTU.

Rencana ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah, dan mengurangi defisit neraca perdagangan. Sehingga menggeser penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas.

Selama ini, pasokan gas ke Singapura berasal dari Blok Corridor yang dikelola Conoco Phillips sebanyak 300 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Guna mendukung pengalihan pasokan gas tersebut, Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur melalui pembangunan jaringan pipa transmisi, seperti Dumai – KEK Seimangke dan Wilayah Jaringan Distribusi (WJD).(*)

Reporter: Fiska Juanda